• Tidak ada hasil yang ditemukan

Inpari 4. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Inpari 4. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Inpari 4

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2008

Keterangan: Umur tanaman : 115 hari, Bentuk tanaman : Sedang, Tinggi

tanaman : 95 – 105 cm, Anakan produktif : 16 batang,

Warna kaki : Hijau, Warna batang : Hijau, Warna telinga

daun : Putih, Warna lidah daun : Hijau, Warna daun : Hijau,

Muka daun : Kasar, Posisi daun : Tegak, Daun bendera :

Tegak, Bentuk gabah : Panjang dan Ramping, Warna gabah :

Kuning bersih, Kerontokan : Sedang, Kerebahan : Sedang,

Tekstur nasi : Pulen, Kadar amilosa : 21,07 %, Bobot 1000

butir : 25 g, Rata-rata hasil : 6,04 t/ha, Potensi hasil : 8,80

t/ha, Ketahanan terhadap Hama : • Agak rentan terhadap

hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2 dan 3, Penyakit : •

Tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III dan

IV serta agak rentan strain VIII, agak tahan penyakit virus

tungro inokulum varian 013, rentan terhadap penyakit virus

tungro inokulum varian 073 dan 031, Anjuran tanam : Cocok

ditanam pada lahan irigasi dengan ketinggian sampai 600 m

dpl, Alasan utama dilepas : Lebih tahan terhadap HDB Strain

IV daripada Ciherang, hasil dan mutu sama dengan Ciherang.

Status: Komersial

(2)

Inpari 13

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2010

Anakan Produktif: 17 malai

Anjuran: ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl

Bentuk Gabah: Panjang Ramping

Bentuk Tanaman: Tegak

Bobot 1000 butir: 25,2 g

Daun Bendera: Agak Terkulai

Golongan: Cere

Kadar Amilosa: 22,40%

Kerontokan: Sedang

Ketahanan terhadap hama:

Tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2 dan 3

Ketahanan terhadap penyakit:

Agak rentan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, IV dan VIII, tahan terhadap penyakit blas ras 033 dan agak tahan terhadap ras 133, 073 dan 173

Pemulia: Nafisah, Cucu Gunarsih, Bambang Suprihatno, Aan A.Daradjat. Trias Sitaresmi, M.Yamin Samaullah

Peneliti: Baehaki SE, Triny SK, Suprihanto, Prihadi Wibowo, Anggiani Nasution, Rina Dirgahayu, AA Kamandalu, Akmal, Ali Imran, Zairin

Permukaan Daun: Kasar

Posisi Daun: Tegak

Potensi Hasil: 8,0 t/ha

Rata-rata produksi: 6,59 t/ha

Teknisi: Thoyib S.Maaruf,Maman Suherman,Uan DS,Karmita, Meru. Suwarsa, Dede Munawar

Tekstur Nasi: Pulen

Tinggi Tanaman: 101 cm

Umur Tanaman: 103 hari

Warna Batang: Hijau

Warnah Gabah: Kuning Bersih

Warna Kaki: Hijau

Warna Lidah Daun: Hijau

Warna Telinga Daun: Putih

Keterangan: Umur tanaman 103 hari. Potensi hasil 8,80 ton/ha. Tekstur nasi Pulen. Tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2 dan 3. Agak rentan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, IV dan VIII, tahan terhadap penyakit blas ras 033 dan agak tahan terhadap ras 133, 073 dan 173. Cocok ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl

Status: Komersial

(3)

Inpari Sidenuk

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2011

Anakan Produktif: +/- 15 malai

Asal: Diah Suci diradiasi sinar gamma dengan dosis 0,20 kGy dari 60Co

Bentuk gabah: Ramping

Bentuk Tanaman: Tegak

Berat 1000 butir: +/- 25,9 gram

Golongan: Cere

Jumlah gabah per malai: 175-200 butir

Kadar amilosa: +/- 20,6 %

Kerebahan: Tahan

Kerontokan: Sedang

Nomor pedigri: OBS1703-PSJ

Permukaan daun: Kasar

Posisi daun: Tegak

Posisi daun bendera: Tegak

Potensi hasil: 9,1 ton/ha GKG

Rata-rata hasil: 6,9 ton/ha GKG

Tekstur nasi: Pulen

Tinggi Tanaman: +/- 104 cm

Umur tanaman: +/- 103 hari

Warna batang: Hijau

Warna daun: Hijau

Warna gabah: Kuning bersih

Warna kaki: Hijau

Warna lidah daun: Tidak berwarna

Warna telinga daun: Tidak berwarna

Keterangan: Umur tanaman 103 hari. Potensi hasil 9,1 ton/ha GKG. Tekstur nasi pulen. Ketahanan terhadap hama : Agak tahan terhadap Wereng Batang Coklat biotipe 1, 2, dan biotipe 3. Ketahanan terhadap penyakit : Agak tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri patotipe III, rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe IV, agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe VIII, rentan terhadap penyakit tungro serta rentan terhadap semua ras blas. Cocok ditanam di ekosistem sawah dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl dan tidak dianjurkan ditanam di daerah endemic tungro dan blas.

Status: Komersial

(4)

Inpari 14 Pakuan

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2011

Anakan Produktif: +/- 17 malai

Asal: Cipeundeuy C / Carreon // Way Apo Buru /// IR64

Bentuk gabah: Ramping

Bentuk Tanaman: Tegak

Berat 1000 butir: +/- 25,9 gram

Golongan: Cere

Jumlah gabah per malai: +/- 106 butir

kadar amilosa: +/- 22,5 %

Kerebahan: Toleran

Kerontokan: Sedang

Nomor pedigri: BP3308B-2E-5-B*4

Permukaan daun: Kasar

Posisi daun: Tegak

Posisi daun bendera: Tegak

Potensi hasil: 8,2 ton/ha GKG

Rata-rata hasil: 6,6 ton/ha GKG

Tekstur nasi: Pulen

Tinggi Tanaman: +/- 103 cm

Umur tanaman: +/- 113 hari setelah sebar

Warna batang: Hijau

Warna daun: Hijau

Warna gabah: Kuning bersih

Warna kaki: Hijau

Warna lidah daun: Tidak Berwarna

Warna telinga daun: Tidak berwarna

Keterangan: Umur tanaman 113 hari. Potensi hasil 8,2 ton/ha. Tekstur nasi pulen. Ketahanan terhadap hama agak rentan terhadap wereng batang coklat biotipe 1 dan 2, serta rentan terhadap biotipe 3. Ketahanan terhadap penyakit, agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe IV dan agak rentan terhadap hawar daun bakteri patotipe VIII, agak tahan terhadap penyakit blas ras 033 dan 133, rentan penyakit blas ras 073 dan 173, serta rentan terhadap virus tungro. Cocok ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 mdpl.

Status: Komersial

(5)

Inpari 15 Parahyangan

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2011

Anakan Produktif: ± 15 malai

Asal: TB168E-TB-4-0-1 / Widas // IR64

Bentuk gabah: Ramping

Bentuk Tanaman: Tegak

Berat 1000 butir: ± 26,5 gram

Golongan: Cere

Jumlah gabah per malai: ± 115 butir

Kadar amilosa: ± 20,7%

Kerebahan: Toleran

Kerontokan: Sedang

Nomor pedigri: BP3244-2E-8-8-3-3-1*B

Permukaan daun: Kasar

Posisi daun: Tegak

Posisi daun bendera: Tegak

Potensi hasil: 7,5 ton/ha GKG

Rata-rata hasil: 6,1 ton/ha GKG

Tekstur nasi: Pulen

Tinggi Tanaman: ± 105 cm

Umur tanaman: ± 117 hari setelah sebar

Warna batang: Hijau

Warna daun: Hijau

Warna gabah: Kuning bersih

Warna kaki: Hijau

Warna lidah daun: Tidak berwarna

Warna telinga daun: Tidak berwarna

Keterangan: Umur tanaman 117 hari. Potensi hasil 7,5 ton/ha. Tekstur nasi pulen. Ketahanan terhadap hama agak tahan terhadap wereng batang coklat biotipe 1, agak rentan terhadap wereng batang coklat biotipe 2, serta rentan terhadap wereng batang coklt biotipe 3. Ketahanan terhadap penyakit, agak tahan terhadap hawar daun bakteri patotipe III, agak rentan hawar daun bakteri patotipe IV dan VIII, tahan penyakit blas ras 033, agak tahan penyakit blas ras 133 dan 073, rentan penyakit blas ras 173, serta rentan terhadap virus tungro. Cocok ditanam di ekosistem sawah tadah hujan sampai ketinggian 600 mdpl.

Status: Komersial

(6)

Inpari 16 Pasundan

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2011

Anakan Produktif: +/- 17 malai

Asal: Ciherang/Cisadane//Ciherang

Bentuk gabah: Ramping

Bentuk Tanaman: Tegak

Berat 1000 butir: +/- 25,9 gram

Golongan: Cere

Jumlah gabah per malai: +/- 104 butir

Kadar amilosa: +/- 22,7 %

Kerebahan: Toleran

Kerontokan: Sedang

Nomor pedigri: BP3412-2E-12-3-3-1*B

Permukaan daun: Kasar

Posisi daun: Tegak

Posisi daun bendera: Tegak

Potensi hasil: 7,6 ton/ha GKG

Rata-rata hasil: 6,3 ton/ha GKG

Tekstur nasi: Pulen

Tinggi Tanaman: +/- 102 cm

Umur tanaman: +/- 118 hari setelah sebar

Warna batang: Hijau

Warna daun: Hijau

Warna gabah: Kuning bersih

Warna kaki: Hijau

Warna lidah daun: Tidak berwarna

Warna telinga daun: Tidak berwarna

Keterangan: Umur tanaman 118 hari. Potensi hasil 7,6 ton/ha. Tekstur nasi pulen. Ketahanan terhadap hama : Agak rentan terhadap Wereng Batang Coklat biotipe 1 dan 2, rentan biotipe 3. Ketahanan terhadap penyakit : Tahan terhadap Hawar Daun Bakteri patotipe III, agak tahan terhadap patotipe IV danpatotipe VIII, tahan terhadap penyakit blas ras 033, agak tahan terhadap penyakit blas ras 073, rentan terhadap ras 133 dan 173, serta rentan terhadap virus tungro. Cocok ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl.

Status: Komersial

(7)

Inpari 29 Rendaman

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2012

Potensi hasil: 9,5 ton/ha

Rasa nasi: Pulen

Umur tanaman: ±110 hari

Keterangan: Umur tanaman ±110 hari setelah semai. Potensi hasil 9,5 ton/ha. Tekstur nasi pulen. Ketahanan terhadap hama dan penyakit: Agak rentan Wereng Batang Coklat biotipe 1, rentan biotipe 2 dan 3. Agak rentan Hawar Daun Bakteri patotipe III, rentan patotipe IV dan VIII. Baik ditanam di sawah irigasi dataran rendah sampai ketinggian 400 m dpl, terutama di daerah rawan banjir dengan rendaman keseluruhan fase vegetative selama lebih dari 14 hari.

Status: Komersial

(8)

Inpari 30 Ciherang Sub 1

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2012

Potensi hasil: 9,6 ton/ha

Rasa nasi: Pulen

Umur tanaman: 111 hari

Keterangan: Umur tanaman 111 hari setelah semai. Potensi hasil 9,6 ton/ha. Tekstur nasi pulen. Ketahanan terhadap hama dan penyakit: Agak rentan Wereng Batang Coklat biotipe 1, dan 2, rentan biotipe 3. Agak rentan hawar daun bakteri patotipe III, rentan patotipe IV dan VIII. Cocok ditanam di sawah dataran rendah sampai ketinggian 400 m dpl di daerah luapan sungai, cekungan dan rawan banjir lainnya dengan dengan rendaman keseluruhan fase vegetative selama 15 hari.

Status: Komersial

Kontak: Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

(9)

Mekongga

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2004

Kisaran Hasil: 6 ton/ha

Rasa Nasi: Pulen

Umur Panen: 116-125 hari

Keterangan: Umur tanaman : 116–125 hari, Bentuk tanaman : Tegak, Tinggi tanaman : 91–106 cm, Anakan produktif : 13–16 batang, Warna kaki : Hijau, Warna batang : Hijau, Warna telinga daun : Tidak berwarna, Warna lidah daun : Tidak berwarna, Warna daun : Hijau, Muka daun : Agak kasar, Posisi daun : Tegak, Daun bendera : Tegak, Bentuk gabah : Ramping panjang, Warna gabah : Kuning bersih, Kerontokan : Sedang, Tekstur nasi : Pulen, Kadar amilosa : 23 %, Indeks glikemik : 88, Bobot 1000 butir : 28 g, Rata-rata hasil : 6,0 t/ha, Potensi hasil : 8,4 t/ha, Ketahanan terhadap Hama : • Agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3, Penyakit : • Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV, Anjuran tanam : Baik ditanam di lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.

Status: Komersial

(10)

Sintanur

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2001

Ketahanan Hama: Tahan terhadap wereng coklat biotipe a dan 2

Ketahanan Penyakit: Tahan terhadap hawar daun bakteri strain III

Potensi Hasil: 6 ton/ha (gabah kering panen)

Rasa Nasi: Enak

Tekstur Nasi: Pulen

Umur Tanaman: 120 hari

Keterangan: Sesuai untuk sawah irigasi dataran rendah sampai ketinggian < 500 m dpl

Status: Non Komersial

(11)

Ciherang

Komoditas: Padi Sawah

Tahun: 2000

Anakan Produktif: 14-17 batang

Anjuran: Cocok ditanam pada musim hujan dan kemarau dengan ketinggian di bawah 500 m dpl

Asal Persilangan: IR18349-53-1-3-1-3/IR19661-131-3-1//IR19661-131-3-1-///IR64/////IR64

Bentuk Gabah: Panjang ramping

Bobot: 1000 butir = 27-28 gr

Dilepas Tahun: 2000

Golongan: Cere

Hasil: 5 -8,5 t/ha

Nomor Pedigri: S3383-Id-Pn-41-3-1

Tahan Hama: Wereng coklat biotipe 2 dan 3

Tahan Penyakit: Bakteri Hawar Daun (HDB) strain III dan IV

Tekstur Nasi: Pulen

Tinggi Tanaman: 107-115 cm

Umur Tanaman: 116-125 hari

Warna Gabah: Kuning bersih

Keterangan: Tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan agak tahan biotipe 3. Tahan terhadap hawar daun bakteri strain III dan IV. Baik ditanam di lahan sawah irigasi dataran rendah sampai 5000 m dpl.

Status: Komersial

Referensi

Dokumen terkait

Memperoleh agens penginduksi ketahanan tanaman padi yang efektif terhadap penyakit hawar daun bakteri ( X. oryzae ), khususnya oleh bakteri endofit dan atau asam

Fase tersebut merupakan fase rentan terhadap penyakit hawar daun bakteri, sehingga periode pengamatan 42 hss sampai 63 hss adalah periode yang paling tepat untuk menentukan

- Cukup tahan terhadap busuk tongkol Gibberella, hawar daun,H.turcicum, karat daun, dan virus; serta ketahanan sedang terhadapperkecambahan tongkol.. -Agak rentan terhadap bulai

Gejala penyakit hawar daun bakteri yang muncul pada tanaman muda lebih dikenal dengan sebutan “kresek” (Balai Besar Tanaman Padi, 2009).. Pada umumnya gejala penyakit hawar

PENYAKIT HAWAR DAUN BAKTERI (HDB) PADA TANAMAN PADI...

Hasil pengujian pada galur padi rawa terhadap penyakit hawar daun bakteri diperoleh 2 galur dan 1 varietas yang menunjukkan respons tahan dan agak tahan terhadap kelompok IV dan

Pengamatan tingkat ketahanan plasma nutfah padi terhadap penyakit hawar daun bakteri dilakukan dengan melihat luas daun yang terkena penyakit meng- gunakan skala serangan

Evaluasi plasma nutfah padi memperoleh sembilan aksesi tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri grup IV dan VIII, serta dua aksesi (Ana-ana dan Ketan Merah) bereaksi tahan