• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

---I

'.\Ill (

PEHPI'SlA

•• •

.

\.

.

.... )

PENGARUH NIKOTIN SELAMA ORGANOGENESIS TERHADAP

PERKEMBANGAN RANGKA AKSIAL PRA LAHIR MENCIT

ALBINO (

mus muscucus )

SWISS WEBSTER

SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOBI SMU

SKRIPSI

Oleh:

En6ang Sapfiningsih

NIM. BIC 195162

FAKULTAS

KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JEMBER

(2)

MOTTO

Dan sesungguhnya pada binatang temak itu bcnar-bcnar tcrdapat pelajaran bagi kamu.

<S.Q.

An-

Nahl:

66)

(3)

HALAMAN PERSEMBAIIAN

Skripsi ini dipersembahkan kepada:

I) bapak dan ibu (Hoedojo Padmodihardjo dan Maryati) tcrcinta, yang senantiasa

mengi ringi langkahku dengan do'a dan kasih sa yang serta kesabaran,

2) mbak lpunk, mas Prie, mas Yono, mbak Atiek dan mas Budi, yang selalu

mendukungku dengan penuh kasih,

3) dosen Pembimbing I dan II yang selalu mcmberikan bimbingan dan dorongan,

4) guru-guruku yang terhonnat,

5) almamater yang kubanggakan.

(4)

IIALAMAN PENGAJUAN

Pengaruh Nikotin Selama Organogenesis Terhadap Pcrkcmbangan Rangka 1\ksial Pra Lahir Mencit Albino (Mus mu.w;u/us) Swiss Webster

Sebagai Surnber Belajar Biologi SMU

SKRIPSI

Diajukan Untuk Dipertahankan Di Dcpan Tim Pcnguji Guna Memenuhi

Salah Satu Syarat Untuk Menyclesaikan S I Program Pendidikan Biologi Jurusan Pendidikan Matematika Dan llmu Pengetahuan Alam Pada

Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember

Nama Mahasiswa NIM

Angkatan Tahun Daerah Asal

Olch :

Tempat I Tanggal lahir

J urusan I Program

Endang Saptiningsih BIC\95\62

1995

Purworcjo, Jawa Tengah Jakarta, 08 Maret 1976 P. MIPA I P. Biologi Disetujui, Pembimbing l

--~

)w~

(Drs. Supriyanto, M.Si.) NIP. 131 660 791 IV Pembimbing II / ( Drs. S · h o n o ) NIP. 13 276 656

(5)

IIALAMAN PENGESAIIAN

Te1ah dipertahankan di depan Tim Penguji dan diterima olch Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan Universitas Jember,

Ketua Pada Hari Tanggal Tern pat

(Pr~jo

)

NIP. 130 178 058 Anggota: I. Drs. Supriyanto, M.Si. NIP. 131 660 791 Jum'at 30 Juni 2000

Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan

Tim Penguji : Sckretaris ( Drs. S i o n o ) NIP. 131 76 656 (

---:::::---

\ ( ...

~

~

2. Drs. S1amet Hariyadi, M.Si. (.

UAJL

...

/v

tAA/L~ l~

)

J

'

NIP. 131 993 439

(6)

KATA PENGANTAR

Dengan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik.

Skripsi dengan judul "Pengaruh Nikotin Selama Organogenesis Terhadap Perkembangan Rangka Aksial Pra Lahir Mencit Albino (Mus musculus) Swiss

Webster Sebagai Sumber Belajar Biologi SMU" ini, dapat tersusun dengan bantuan, petunjuk dan bimbingan berbagai pihak. 0\eh karena itu, tidak lupa penulis menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat.

I. Rektor Universitas Jember.

2. Dekan Fakultas Keguruan dan 1\mu Pendidikan Universitas .!ember.

3. Kctua Jurusan Pendidikan Matematika dan llmu Pengctahuan Alam Fakultas

Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.

4. Dosen Pembimbing l dan 11.

5. Ketua Laboratorium Biologi Fakultas Keguruan dan 1\mu Pendidikan Universitas Jember.

6. Ketua Laboratorium Biologi Fakultas MIPA Universitas Jember.

7. Semua pihak yang membantu penulis dalam menyelesaikan penyusunan

skripsi ini.

Penulis mengharapkan kritik dan saran, demi kesempumaan karya tulis ini di

masa yang akan datang.

Jember, J uni 2000 Pcnulis

(7)

DAFTAR lSI

Hala1nan Judul. ... i

Halaman Motto ... ii Halaman Persembahan ... iii

lla\aman Pengajuan ... iv Hal a man Pengesahan ... v

Kala Pengantar ... vi Daftar lsi ... vii Daftar Tabel ... ix Daftar Ga1nbar ... x Daftar La1npiran ... xi Abstrak ... xi i I. PENDAHULUAN ... 1 1. I La tar Belakang ... I 1.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3 Batasan Permasalahan ... 3

1.4 Tujuan Penelitian ... 3

1.5 Manfaat Penelitian ... .4

II. TlNJAUAN PUSTAKA ... 5

2.1 Sumber, Sifat Fisik dan Sifat Kimia Nikotin ... 5

2.2 Mctabolisme, Distribusi dan Ekskresi Nikotin ... 6

2.3 Embriotoksisitas dan Teratogenitas Nikotin ... 8 2.4 Tinjauan sebagai Sumber Biologi ... II

2.5 Hipotesis Penelitian ... 15

(8)

Ill. MET ODE PENELITIAN ... 16

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian ... l6 3.2 Alat dan Bahan Penelitian ... l6 3.2.1 Alat Penelitian ... 16

3.2.2 Bahan Penelitian ... 17 3.3 Prosedur Penelitian ... 17

3.3.1 Hewan Percobaan ... 17

3.3.2 Pemeliharaan Mencit ... 17

3 .3.3 Perlakuan dengan Nikotin ... 18

3.3.4 Pcngamatan ... 19

3.4 Rancangan Percobaan ... 20

3.5 Analisis Data ... 20

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 22

4.1 Hasil Pengamatan ... 22

4.2 Petnbahasan ... 32

4.2.1 Pengaruh Nikotin terhadap Perkembangan Rangka Aksia\ ... 32

4.2.2 Pengaruh Nikotin terhadap Rusuk ... 33

4.2.3 Pengaruh Nikotin terhadap Sternum ... 34

4.2.4 Pengaruh Nikotin terhadap Kelambatan Penulangan ... 34

4.2.5 Kelainan Perkembangan Akibat Pembcrian Nikotin terhadap Perkembangan Penulangan Rang"a Aksial Mencit Albino (Mus musculus) Swiss Webster dapat Di6'1makan sebagai Sumber 13clajar Btologi ... ... 35

V. SIMPULAN DAN SARAN ... .46

5.1 Sitnpulan ... 46

5.2 Saran ... 46

DAFTAR PUSTAKA ... 47

LAMPIRAN-LAMP1RAN ... 50

(9)

DAFTAR TABEL

Nomor Halaman

I. Bahan Kimia dalam Asap Rokok yang Diisap ... 6 2. Rancangan Percobaan ... 20 3 Kelainan Rangka Aksial Berupa Yariasi Rusuk ke-14 dan Yariasi

Sternum Fetus Mencit Umur 18 Hari yang lnduknya Diberi Nikotin pada

Umur Kebuntingan 7, 9, 11 Hari ... 24 4. Kelambatan Penulangan pada Tulang Supraoksipital dan Parietal fetus

MencitUmur 18 Hari yang lnduknya Dibcri Nikotin pada Umur

Kebunti ngan 7, 9 dan 11 Hari ... 2 8 5. Jumlah Komponen Kolumna Yertebralis dan Sternebra yang Menulang

Fetus Mencit Umur 18 Hari yang lnduknya Diberi Nikotin

pada Umur Kebuntingan 7, 9 dan 11 Hari ... 31

(10)

DAFTAR GAMBAR

Nomor I Iaiaman

I. Rusuk ke-14 Pendek Unilateral Dibandingkan dengan Kontrol Fetus

Mencit Umur I 8 Hari yang lnduknya Diberi Nikotin Dosis 12 mg!kg b.b

pada

U

mur Kebuntingan 7 Hari

...

25

2. Rusuk kc- 14 Pendek Dibandingkan dengan Kontrol Fetus Mcncit Umur I 8 Hari yang Induknya Diberi Nikotin Dosis 12 mg/kg b.b pada Umur

Kebuntingan 7 Hari ... 25 3. Sternebra Asimetris Dibandingkan dengan Kontrol Fetus Mencit

Umur 18 Hari yang lnduknya Diberi Nikotin Dosis I 8 mg/kg b.b pada

Umur Kebuntingan 7 Hari ... 26

4. Sternebra "Dumbbell", Rudimen dan Tcrbelah Dibnndingkan dcngan

Kontrol Fetus Mencit Umur 18 llari yang lnduknya Diberi Nikotin

Dosis 18 mglkg b.b pada Umur Kebuntingan 7 I lari ... 26 5. Kelambatan Penulangan Tulang Supraoksipital Dibandingkan

dcngan Kontrol Fetus Mencit Umur 18 Hari yang lnduknya D1ben

Nikotin Dosis I 8 mglkg b.b pada Umur Kebuntingan 7 llari.. .. ... 29

6. Kelambatan pcnulangan tulang parietal dibandingkan dcngan kontrol

fetus mencit umur 18 hari yang induknya diberi nikotin dosis

(11)

DAFTAR LAMPlRAN

Nomor llalaman

1. Matrik Penelitian ... 50 2. Cara Pembuatan Dosis Nikotin ... 51 3. Lembar Konsultasi Penyusunan Skripsi 1 ... 52 4. Lembar Konsultasi Penyusunan Skripsi 2 ... 53

(12)

ABSTRAK

Endang Saptiningsih, Juni 2000, Pengaruh Nikotin Selama Organogenesis

Terhadap Perkembangan Rangka Aksial Pra Lahir Mcneil Albino (Mus musculus)

Swiss Webster Sebagai Sumber Belajar Biologi SMU

Skripsi, Program Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan MIPA, Fakultas

Keguruan dan llmu Pendidikan Universitas Jember.

Pembimbing: I. Drs Supriyanto, M.Si.

II. Drs Sihono.

Nikotin merupakan komponen zat kimia tcrbanyak dijumpai dalam rokok,

memiliki daya toksik yang cepat menimbulkan gejala keracunan dan bersifat

teratogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nikotin selama

organogenesis terhadap perkembangan rangka aksial pra 1ahir mencit albino dan untuk mengetahui umur kebuntingan yang paling sensitif serta untuk mengetahui

apakah kelainan dan kelambatan penulangan rangka aksial yang terjadi akibat

pemberian nikotin pada induk yang bunting secara intraperitoneal dengan dosis 6,

12 dan 18 mgfkg b.b pada umur kebuntingan 7, 9 dan 11 hari dapat digunakan

sebagai sumber belajar biologi. Mencit dibunuh saat umur kcbuntingan 18 hari

dan dilakukan eviserasi, kemudian diamati adanya kelainan rangka aksial fetus.

llasil pengamatan menunjukkan bahwa nikotin dapat mcnyebabkan kclainan

rangka berupa kelainan rusuk ke-14 yang pendck dan pendck unilateral, sternebra

yang rudimen, asimetris, "dumbbell", terbelah, dan kelambatan penulangan

supraoksipital serta parietal. Persentase fetus yang mengalami kelainan rangka

aksial meningkat sangat nyata dari kontrol pada umur kebuntingan 7 hari. Dalam

pengamatan ini tidak ditemukan kelainan pada vertebra torakalis. Kelainan rangka

aksial umumnya meningkat sangat nyata seiring dcngan mcningkatnya dosis.

Kecuali pada kelainan rangka rusuk ke-14 dan kelambatan penulangan parietal

hanya ditemukan pada dosis 12 dan 18 mg/kg b.b pada "elompok umur

kebuntingan 7 hari dan meningkat sangat nyata dan kontrol. Sedang kelainan

rangka berupa sternum rudimen, pada umur kebuntmgan 9 dan II hari hanya

ditemukan pada dosis 12 dan 18 mglk.g b.b. Kcsimpulan dari penelitian bahwa

umur kebuntingan 7 hari merupakan umur paling sensitif terhadap dosis nikotin

karena paling banyak memunculkan kelainan rangka aksial.

Kata Kunci: nikotin, rangka aksial, sumber bclajar biologi.

(13)
(14)
(15)

Referensi

Dokumen terkait

KESENIAN MACAPAT GRUP BUD I UTOMO PAD A ACARA SYUKURAN KELAHIRAN BAYI D I KUJANGSARI KOTA BANJAR.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

Unit pengolah adalah unit kerja pada pencipta Arsip yang mempunyai tugas dan tanggung jawab mengolah Arsip yang berkaitan dengan kegiatan penciptaan Arsip

Analisis data adalah proses mencari dan menyusun data secara sistematis. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan cara

Penetapan Kepsesmen Paraf Draft Kepsesmen Usulan Kepmen PPN tembusan Usulan Kepmen PPN Koordinasi Penyiapan Keputusan Menteri tembusan. substansi

Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar: Jakarta: CV.

PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PADUAN SUARA DI SMPN 1 BANTARUJEG KABUPATEN

Untuk memperoleh jawaban dari tujuan penelitian maka peneliti menggali dari berbagai referensi berkaitan dengan pembelajaran, media pembelajaran, bernyanyi paduan

The frequency of superficial fungal infection in patients with diabetes mellitus and its relation to the level of HbA1c... Ragunatha S, Anitha B, Inamadar C, Palit A,