• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKSANAAN KODE ETIK GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 12 PEKANBARU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PELAKSANAAN KODE ETIK GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 12 PEKANBARU"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PELAKSANAAN KODE ETIK GURU DI SEKOLAH

MENENGAH ATAS NEGERI 12 PEKANBARU

Oleh

AFANDI

NIM. 10911005007

FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU

PEKANBARU

(2)

PELAKSANAAN KODE ETIK GURU DI SEKOLAH

MENENGAH ATAS NEGERI 12 PEKANBARU

Skripsi

Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam

(S.Pd.I.)

Oleh

AFANDI

NIM. 10911005007

(3)

x

ABSTRAK

AFANDI, (2014) : Pelaksanaan Kode Etik Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 pekanbaru

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tuntutan pada setiap guru agar bisa melaksanakan kode etik itu dengan baik. Guru sebagai pelaksana untuk mendidik memiliki peranan yang besar dalam meningkatkan mutu pendidikan serta dalam menentukan tercapai tidaknya tujuan pendidikan. Moral atau tata cara yang tercermin melalui tingkah laku yang tertera dari guru tersebut memberikan pengaruh terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada mereka (guru). Hal ini sangat penting dalam menentukan sukses tidaknya pelaksanaan proses pembelajaran.

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: a) Bagaimana Pelaksanaan kode etik guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru? b) Apa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kode etik guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru? Sampel penelitian adalah seluruh guru bidang study yang berjumlah 72 orang. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui angket dan wawancara. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif.

Berdasarkan analisis data maka diperoleh hasil: 1) Pelaksanaan kode etik guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru sudah berjalan dengan baik, setiap guru sudah melakukan kewajiban sebagai seorang guru seperti, datang tepat waktu, melaksanakan kewajiban yang diembankan kepadanya seperti berpakaian rapi sesuai dengan profesinya. 2) Faktor- factor yang mempengaruhi dalam pelaksanaan kode etik guru itu sendiri antara lain sebagian besar guru yang mengajar tidak sesuai dengan keahliannya, dan tidak adil dalam pemberian nilai serta tidak mempunyai keahlian dalam mengajar. Di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru sudah baik menjalankannya.

(4)

ﺺﺨﻠﻣ

يﺪﻧﺎﻓأ

4)

201

ﺔﯿﻣﻮﻜﺤﻟا ﺔﯿﻟﺎﻌﻟا ﺔﻄﺳﻮﺘﻤﻟا ﺔﺳرﺪﻤﻟﺎﺑ سرﺪﻤﻠﻟ ﻲﻗﻼﺧأ نﻮﻧﺎﻗ ﺬﯿﻔﻨﺗ :(

.ورﺎﺒﻨﻛﺎﺑ

اﺬﯿﻔﻨﺗ ﺎﯿﻗﻼﺧأ ﺎﻧﻮﻧﺎﻗ اوﺬﻔﻨﯾ سرﺪﻤﻟا ﻰﻠﻋ ﺐﻠﻄﻟا ﻲھ ﺔﺳارﺪﻟا هﺬھ ءارو ﻊﻓاوﺪﻟا ﺖﻧﺎﻛ

ﺬﯿﻔﻨﺗ ﻲﻓ سرﺪﻤﻠﻟ ﺪﺑﻻ.ﺎﻨﺴﺣ

ﺮﯾﺮﻘﺗ ﻲﻓ ﺔﯿﺑﺮﺘﻟا ﺔﯿﻋﻮﻧ ﺔﯿﻗﺮﺗ ﻲﻓ يروﺮﺿ رود ﻲﻗﻼﺧأ نﻮﻧﺎﻗ

و ﻒﺋﺎظﻮﻟا ﺬﯿﻔﻨﺗ ﻰﻟإ ﻒﻗاﻮﻤﻟا ﻦﻣ ﻲﺗﺄﯾ ﻦﯾﺬﻟا قﻼﺧﻷا ﺮﺛﺆﯾو .ﺔﯿﺑﺮﺘﻟا فﺪھ لﻮﺼﺣ

.ﻢﯿﻠﻌﺘﻟا حﺎﺠﻧ ﻦﯿﯿﻌﺗ ﻲﻓ يروﺮﺿ ﺮﻣأ ﻦﻣ هﺬھ نﻮﻜﯾو .سرﺪﻤﻟا ﻰﻠﻋ ﺔﯿﻟوﺆﺴﻤﻟا

:ﻲھ ﺔﺳارﺪﻟا هﺬھ ﻲﻓ ﺔﻠﻜﺸﻤﻟا ﺔﻏﺎﯿﺻ ﺖﻧﺎﻛ

1

ﺧأ نﻮﻧﺎﻗ ﺬﯿﻔﻨﺗ ﻒﯿﻛ (

سرﺪﻤﻠﻟ ﻲﻗﻼ

نﻮﻧﺎﻗ ﺬﯿﻔﻨﺗ ﺮﺛﺆﺗ ﻲﺘﻟا ﻞﻣاﻮﻌﻟا ﻲھ ﺎﻣ (ب ،ورﺎﺒﻨﻛﺎﺑ ﺔﯿﻣﻮﻜﺤﻟا ﺔﯿﻟﺎﻌﻟا ﺔﻄﺳﻮﺘﻤﻟا ﺔﺳرﺪﻤﻟﺎﺑ

.ورﺎﺒﻨﻛﺎﺑ ﺔﯿﻣﻮﻜﺤﻟا ﺔﯿﻟﺎﻌﻟا ﺔﻄﺳﻮﺘﻤﻟا ﺔﺳرﺪﻤﻟﺎﺑ سرﺪﻤﻠﻟ ﻲﻗﻼﺧأ

رﺪﻘﺑ نﻮﺳرﺪﻤﻟا ﺔﺳارﺪﻟا هﺬھ ﻲﻓ تﺎﻨﯿﻌﻟا

72

هﺬھ ﻲﻓ تﺎﻧﺎﯿﺒﻟا ﻊﻤﺟ تﺎﯿﻨﻘﺗ .ﺮﻔﻧ

و نﺎﯿﺒﺘﺳﻻا ﻲھ ﺔﺳارﺪﻟا

.ﺔﯿﻋﻮﻧ ﺔﯿﻔﺻو ﺔﻘﯾﺮﻄﺑ تﺎﻧﺎﯿﺒﻟا ﻞﯿﻠﺤﺗ ﻢﺛ ﺔﻠﺑﺎﻘﻤﻟا

:ﻲﺗﺄﺗ ﺎﻤﻛ لﻮﺼﺤﻟا ﺚﺣﺎﺒﻟا ﻒﺸﻛ تﺎﻧﺎﯿﺒﻟا ﻞﯿﻠﺤﺗ ﻰﻠﻋ ءﺎﻨﺑ

1

ﻲﻗﻼﺧأ نﻮﻧﺎﻗ ﺬﯿﻔﻨﺗ نﺎﻛ (

سرﺪﻣ ﻞﻛ مﺎﻗ ،ﺪﯿﺟ ىﻮﺘﺴﻤﻟا ﻰﻠﻋ ورﺎﺒﻨﻛﺎﺑ ﺔﯿﻣﻮﻜﺤﻟا ﺔﯿﻟﺎﻌﻟا ﺔﻄﺳﻮﺘﻤﻟا ﺔﺳرﺪﻤﻟﺎﺑ سرﺪﻤﻠﻟ

ﻟا ،ﻢﮭﺗﺎﺒﺟاو ﻞﻤﻌﯾ دﺎﻌﯿﻤﻟا ﻲﻓ لﻮﺧﺪﻟا ﻞﺜﻣ ﻢﮭﺘﻔﯿظو ﻰﻠﻋ

سﺎﺒﻠﻟا ﻦﺴﺣ و مﺎﻈﻨﻟا ﻰﻠﻋ ﺮﯿﺴ

،ﮫﺘﻨﮭﻣ ﺐﺴﺣ

2

ﻻ ﻦﯿﺳرﺪﻤﻟا ﺾﻌﺑ نأ ﻞﺜﻣ سرﺪﻤﻠﻟ ﻲﻗﻼﺧأ نﻮﻧﺎﻗ ﺬﯿﻔﻨﺗ ﺮﺛﺆﺗ ﻲﺘﻟا ﻞﻣاﻮﻌﻟا (

ﺎﮭﯿﻔﻨﺗ نﺎﻛ .ﻢﯿﻠﻌﺘﻟا ﻲﻓ ﺔﻠھﺆﻣ ﻢﮭﻟ ﺲﯿﻟ و جﺎﺘﻧﻹا ﻲﻓ ﻦﯿﻟدﺎﻋ اﻮﻧﻮﻜﯾ ﻢﻟو ﻢﮭﺘﻨﮭﻣ ﻰﻠﻋ نﻮﻘﺑﺎﻄﯾ

.ﺪﯿﺟ ىﻮﺘﺴﻤﻟا ﻰﻠﻋ ورﺎﺒﻨﻛﺎﺑ ﺔﯿﻣﻮﻜﺤﻟا ﺔﯿﻟﺎﻌﻟا ﺔﻄﺳﻮﺘﻤﻟا ﺔﺳرﺪﻤﻟﺎﺑ

(5)

xii

ABSTRACT

AFANDI, (2014) : The Implementation of Teachers’ Ethic Code at State Senior High School 12 Pekanbaru.

The study was motivated by the demand to the teacher to implement ethic code well. The teacher must have the important role in improving the quality of education and to determine whether the goal of education has been reached or not. The moral of teacher will effect toward duty implementation and responsibility to them. This was the important thing in determining the success of learning process.

The formulations of study were: a) how the implementation of teachers’

ethic code at state senior high school 12 Pekanbaru, b) what the factors influenced

the implementation of teachers’ ethic code at state senior high school 12

Pekanbaru.

The sample of study was all teachers numbering 72 persons. The data collection techniques were questionnaires and interview, the data which have been collected were analyzed using descriptive qualitative method.

Based on data analysis the writer found the following results: 1) the

implementation of teachers’ ethic code at state senior high school 12 Pekanbaru

was categorized good, every teacher has done their responsibility as teachers such as, coming on time, discipline and orderly dress, 2) the factors influenced the

implementation of teachers’ ethic code namely, some teachers teach which does

not agree with their profession, and they were not fair in scoring and they not have the skill in teaching. At state senior high school 12 Pekanbaru has run well.

(6)

PENGHARGAAN

Bismillahirrahmanirrahiim

Segala Puji dan Syukur Penulis panjatkan khadirat Allah SWT. yang telah memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini, sebagai mana mestinya. Shalawat beriringkan salam selalu tercurahkan kepada suri tauladan kita Nabi Muhammad SAW. Keluarganya, Sahabatnya, dan Orang-Orang yang mengikuti Sunnahnya.

Skripsi dengan judul :”Pelaksanaan Kode Etik Guru di Sekolah Menengah Atas 12 Pekanbaru”,Skripsi ini disusun dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program Sarjana (S1) Jurusan Pendidikan Agama Islam (S. Pd. I) pada Program Sarjana Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada baginda Rasulullah SAW.

Penyelesaian skripsi ini tidak terlepas dari dorongan, bantuan serta bimbingan dari berbagai pihak secara moril maupun materil, untuk itu, dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ayahanda HASAN (Alm) dan Ibunda tercinta RUSLAINI yang selalu mendo’akan dan memotivasi ananda sehingga ananda bisa menyelesaikan skripsi ini.

Selanjutnya penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini tidak akan terwujud sebagaimana adanya, tanpa adanya bantuan dari pihak-pihak tertentu. Oleh karena itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada:

(7)

iv

4. Bapak Drs. M. Fitriyadi, MA. selaku Sekretaris Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN SUSKA Riau.

5. Bapak Prof. Dr. Munzir Hitami MA. selaku Penasehat Akademis

6. Bapak Drs. Suhardi Syam. yang telah memberikan bimbingan, pengarahan, dan saran-saran dalam penyusunan skripsi ini.

7. Bapak dan Ibu dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau Pekanbaru yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan selama penulis mengikuti perkuliahan di fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

8. Ibu Dra. Hj. Zurina selaku Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru yang telah memberikan izin penelitian kepada penulis

9. Kakak-kakak dan Abang-abang tercinta: As, Iskandar, Nuris, Nijai, Indra, dan anak saudara tercinta, yang telah memberikan motivasi kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.

10. Sahabat-sahabat asrama : M. Ifaundra, Nelpan Gustian Hararap, Zamri Akmal, Hendra Dinata, Putri Patma Wati, Irawati, Susianti, dan lain sebagainya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, yang telah mendorong saya untuk terus semangat dalam membimbing saya untuk menyelesaikan study saya.

11. Sahabat-sahabat penulis seperjuangan angkatan 2009 lokal B ( Beni Irwanto, Mishardi, Resma Zulhemeri,) yang telah banyak membantu baik dari segi pemikiran, perhatian, dan motivasi. Penulis ucapkan terimakasih atas bantuan dan dukungan kalian semua.

12. Buat teman sehidup penulis Astri Loga Sari, S. Pd.I yang selalu membantu penulis dalam semua hal baik motivasi, semangat juangnya untuk membantu penulis menyiapkan skripsi ini.

13. Buat semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu-persatu yang besar tidak disebutkan gelar dan yang kecil yang tidak disebutkan nama yang membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini

14. Buat keluarga kecil NH69, Asrama Karimun Putra, Asrma Karimun Putri yang selalu memberi semangat kepada penulis untuk bisa menyelesaikan skripsi.

(8)

Kepada Allah SWT. Penulis berdo’a semoga bantuan yang telah diberikan kepada penulis mendapat balasan yang terbaik dari-Nya.

Akhirnya penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, maka penulis sangat mengharapkan saran dan kritik konstruksi dari semua pihak. Atas saran dan kritikan yang diberikan penulis ucapkan terima kasih.

Pekanbaru, Januari 2014

Penulis,

(9)

xiii DAFTAR ISI PERSETUJUAN... i PENGESAHAN ... ii PENGHARGAAN ... iii PERSEMBAHAN... vi MOTTO ... ix ABSTRAK ... x

DAFTAR ISI... xiii

DAFTAR TABEL ... xiv

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang... 1

B. Penegasan Istilah ... 8

C. Permasalahan ... 9

D. Tujuan dan Kegunaan Penelitian... 10

BAB II KAJIAN TEORI A. Karangka Teoretis... 12

B. Penelitian yang Relevan ... 18

C. Konsep Operasional... 19

BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian ... 21

B. Subjek dan Objek Penelitian... 21

C. Populasi dan Sampel... 21

D. Teknik Pengumpulan Data ... 22

E. Teknik Analisis Data ... 22

BAB IV PENYAJIAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Lokasi Penelitian ... 24

B. Penyajian Data ... 32 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan... 50 B. Saran ... 50 DAFTAR KEPUSTAKAAN LAMPIRAN

Referensi

Dokumen terkait

(2) Kode Etik Guru Indonesia berfungsi sebagai seperangkat prinsip dan norma moral yang melandasi pelaksanaan tugas dan layanan profesional guru dalam hubungannya

Kode Etik Guru Indonesia berfungsi sebagai seperangkat prinsip dan norma moral yang melandasi pelaksanaan tugas dan layanan profesional guru dalam hubungannya

Kode Etik Guru dan Staf Tata Usaha SMA Negeri 1 Tomopobulu adalah seperangkat aturan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua komponen sekolah yang terkait

1. Upaya guru pembimbing dalam menanggulangi kenakalan siswa di SMAN 12 Pekanbaru dengan persentase berkisar antara 0-40%. Maka dapat Dilihat dari hasil observasi terhadap

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kecanduan game online pada siswa SMA Negeri 12 Pekanbaru. 2)

Assessment siswa untuk penyusunan program Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Pekanbaru adalah (1) guru bimbingan konseling melakukan

Kode Etik Guru Indonesia menekankan pada kewajiban guru untuk mendidik siswa secara holistik, menerapkan kurikulum secara profesional, berkomunikasi dengan baik, memelihara lingkungan sekolah yang positif, dan mengembangkan profesi

Dokumen berisi kode etik, ikrar guru, tata tertib guru dan pembiasaan guru di