i
KONSEP DIRI MAHASISWA ANDROGINI DI KOTA SALATIGA (Studi Kasus Mahasiswa Androgini di Dua Kampus Swasta di Kota Salatiga)
Oleh
GLADYS ALFA GRACIA 362016142
SKRIPSI
Diajukan Kepada Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi
Sebagai Persyaratan Untuk Mendapatkan Gelar Sarjana
PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
SALATIGA 2020
ii
iii
PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TUGAS AKHIR
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Gladys Alfa Gracia NIM : 362016142
Program Studi : Ilmu Komunikasi – Penyiaran (Broadcasting) Fakultas : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi
Universitas Kristen Satya Wacana
Menyatakan bahwa karya tugas akhir dengan judul “KONSEP DIRI MAHASISWA ANDROGINI DI KOTA SALATIGA (Studi Kasus Mahasiswa Androgini di Dua Kampus Swasta di Kota Salatiga” merupakan benar-benar hasil karya tugas akhir yang dibimbing oleh:
1. Ester Krisnawati,S.Sos., M.I.K 2. Budhi Widi Astuti. S.I.Kom, M.A
Merupakan hasil karya tugas akhir saya sendiri dan tidak terdapat sebagian atau keseluruhan tulisan yang merupakan gagasan orang lain yang saya ambil secaara menyalin ataupun meniru (plagiat).
Demikian pernyataan keaslian karya yang saya buat dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Salatiga, 10 Desember 2020 Yang Memberi Pernyataan,
Gladys Alfa Gracia
iv
v
vi
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yesus Kristus, atas segala penyertaan dan berkat-Nya skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik. Skripsi dengan judul KONSEP DIRI MAHASISWA ANDROGINI DI KOTA SALATIGA (Studi Kasus Mahasiswa Androgini di Dua Kampus Swasta di Kota Salatiga) ini disusun sebagai salah satu syarat untuk mendapat gelar S1 pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana Kota Salatiga.
Skripsi ini tidak akan selesai dengan baik tanpa bantuan dari orang-orang di sekitar peneliti. Oleh sebab itu peneliti ingin mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang membantu peneliti hingga skripsi ini dapat selesai dengan baik. Pada kesempatan ini, peneliti ingin mengucapkan terimakasih kepada:
1. Tuhan Yesus Kristus yang selalu menyertai dan memberkati.
2. Kedua orangtua, Papah dan Mamah yang selalu mendoakan, memberikan perhatian, kasih sayang dan semangat juga dukungan materil yang tak terhingga untuk peneliti.
3. Pihak kampus UKSW, yang sudah memberikan beasiswa rutin kepada peneliti selama peneliti berkuliah di UKSW.
5. Kedua informan; Ardian Setya Pradana dan Muhammad Arya Ramadani yang sudah bersedia menjadi objek dalam penelitian ini.
6. Ester Krisnawati,S.Sos., M.I.K selaku pembimbingan utama, yang sudah sabar membimbing peneliti juga memberikan saran positif untuk skripsi serta memberikan semangat untuk peniliti.
7. Budhi Widi Astuti. S.I.Kom, M.A selaku pembimbing pendamping, yang banyak memberikan masukan dan saran yang baik untuk skripsi kepada peneliti dengan sabar.
8. Ratriana Y. E Kusumiati, M.Si., Psi. selaku narasumber pakar psikologi yang sudah meluangkan waktu bersedia diwawancarai untuk skripsi ini.
vii
9. Dr. Lintang Ratri Rahmiaji, S.Sos., M.Si. selaku narasumber pakar gender yang sudah meluangkan waktu dan bersedia diwawancarai untuk skripsi ini.
10. Kusminarko Warno, M.Pd. selaku narasumber pakar tata busana yang sudah meluangkan waktu dan bersedia diwawancarai untuk skripsi ini.
11. RAHASIA NEGARA yang sudah banyak memberikan saran dan dukungan untuk peneliti dalam skripsi ini juga menjadi sahabat selama peneliti berkuliah di UKSW.
13. Teman-teman Ilmu Komunikasi 2016 lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
12. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang sudah membantu dalam penyusunan skripsi ini.
Peneliti sungguh merasa jika skripsi ini kurang sempurna, masih terdapat kesalahan dan kekurangan yang luput dari perhatian peneliti ketika mengerjakan. Oleh sebab itu, peneliti memohon untuk masukan, kritik, dan saran yang nantinya akan sangat membantu perbaikan dalam skripsi ini. Terimakasih, Tuhan Yesus memberkati.
Salatiga, 10 Desember 2020
Gladys Alfa Gracia Peneliti
viii
Daftar Isi
Lembar Judul ……… i
Lembar Pengesahan ………... ii
Lembar Keaslian Karya Tugas Akhir………... iii
Lembar Pernyataan Persetujuan Akses ……….iv
Lembar Pernyataan Tidak Plagiat ……….v
Kata Pengantar ………... vi
Daftar Isi ………... viii
Daftar Gambar ………...x
Saripati………...xi
Abstract………...xii
Bab I. Pendahuluan ………...1
1.1 Latar Belakang ………... ..1
1.2 Rumusan Masalah ………...7
1.3 Tujuan Penelitian ………...…...7
1.4 Manfaat Penelitian ………...………...……...7
1.5 Definisi Konsep…...…………...………...……...8
Bab II. Landasan Teori ………...11
2.1 Teori Interaksionisme Simbolik ………...11
2.2 Konsep Diri ………...17
2.3 Komponen Konsep Diri ………18
2.4 Faktor-faktor Pembentuk Konsep Diri ………...20
2.5 Konsep Diri Positif dan Negatif ………...……..21
2.6 Androgini ………...…….21
2.7 Komunikasi Interpersonal ………...22
ix
2.8 Penelitian Terdahulu ………...24
2.9 Kerangka Pikir………...26
Bab III. Metode Penelitian ………...27
3.1 Pendekatan Penelitian dan Jenis Penelitian……….27
3.2 Unit Amatan dan Unit Analisa ………...27
3.3 Jenis dan Sumber Data ………...28
3.4 Metode Pengumpulan Data ………... ...28
3.5 Metode Analisis Data ………...29
3.6 Keabsahan Data ………...29
Bab IV. Hasil Penelitian Dan Pembahasan ………..31
4.1 Gambaran Umum Narasumber 1 ………31
4.2 Gambaran Umum Narasumber 2 ……….…………...32
4.3 Konsep Diri Mahasiswa Androgini di Universitas Kristen Satya Wacana …...34
4.3.1 Mind………...34
4.3.2 Self…….………...………...35
4.3.3 Society ………..………...37
4.4 Komponen Konsep Diri ………...……...41
4.5 Faktor-faktor Pembentuk Konsep Diri ………...53
4.6 Konsep Diri Positif dan Negatif ……….56
4.7 Refleksi Penelitian ………..59
Bab V. Penutup ………...64
5.1 Kesimpulan .………...………...64
5.2 Saran ………...65 Daftar Pustaka
Lampiran
x
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Penampilan Ardian saat menjadi model androgyne ………...31
Gambar 2 Penampilan Ardian saat menjadi model androgyne ………...32
Gambar 3 Penampilan Arya saat menjadi mayoret ………..33
Gambar 4 Penampilan Arya saat fashion show ………33
Gambar 5 Penampilan Arya ketika menjadi mayoret ………...40
Gambar 6 Penampilan Arya ketika menjadi mayoret ………...40
Gambar 7 Penampilan Ardian saat menjadi mayoret ………...42
Gambar 8 Gaya pakaian Arya sehari-hari ……….44
xi
KONSEP DIRI MAHASISWA ANDROGINI DI KOTA SALATIGA
(Studi Kasus Mahasiswa Androgini di Dua Kampus Swasta di Kota Salatiga)
SARIPATI
Persoalan gender bukanlah hal yang baru bagi masyarakat karena gender merupakan kategori paling dasar dalam kehidupan sosial, gender dikenal sejak manusia dilahirkan. Konsep gender yang diyakini oleh masyarakat identik dengan konsep jenis kelamin, masyarakat juga hanya mengenal gender feminin dan maskulin. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Sandra Bem pada tahun 1974, menemukan gender baru yang disebut dengan androgini. Akan tetapi di Indonesia konsep ini banyak sekali menuai pro dan kontra karena masyarakat belum familiar dengan istilah androgini dan perkembangannya juga berbeda dengan yang ada di belahan benua lain, banyak masyarakat yang juga beranggapan androgini sama dengan kaum LGBT. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konsep diri mahasiswa androgini di Kota Salatiga. Konsep diri sangat berpengaruh pada pola komunikasi interpersonal, pandangan orang lain terhadap diri individu tersebut mempengaruhi bagaimana individu memandang dirinya sendiri. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead untuk mengetahui konsep diri mahasiswa androgini di Kota Salatiga.
Kata Kunci: Gender, Androgini, Konsep Diri, Interaksionisme Simbolik
xii ABSTRACT
Gender issues are not new to society because gender is the most basic category in social life, gender has been known since humans were born. The concept of gender which is believed by society is identical with the concept of gender, society only recognizes feminine and masculine genders. According to research conducted by Sandra Bem in 1974, discovered a new gender called androgyny. However, in Indonesia this concept reaps a lot of pros and cons because people are not familiar with the term androgyny and its development is also different from those in other parts of the continent, many people also think androgynous is the same as LGBT people.
The research objective was to determine the self-concept of androgynous students in the city of Salatiga. Self-concept is very influential on interpersonal communication patterns, other people's views of the individual affect how individuals perceive themselves. The approach in this study uses descriptive qualitative, in this study the researcher used the theory of symbolic interactionism from George Herbert Mead to determine the self-concept of androgynous students in the city of Salatiga.
Keywords: Gender, Androgyny, Self-Concept, Symbolic Interactionism