POLA KOMUNIKASI SUAMI ISTRI BEKERJA (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Suami Istri Bekerja Dalam Mengasuh Anak Pada Masyarakat Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar).

15 

Teks penuh

(1)

i

POLA KOMUNIKASI SUAMI ISTRI BEKERJA

(Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Suami Istri Bekerja Dalam Mengasuh Anak Pada Masyarakat Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang,

Kabupaten Karanganyar)

Oleh:

ANTON ARI WIBOWO

D1211007

SKRIPSI

Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

(2)
(3)
(4)
(5)

v MOTTO

“Mulailah segala sesuatu dengan Bismillah, InsyaAllah akan berakhir dengan Alhamdulillah”

(Penulis)

(6)

vi

PERSEMBAHAN

Karya ini penulis persembahkan untuk:

1. Bapak dan Ibu atas kasih sayang, bimbingan dan dukungannya selama ini 2. Saudara, adik-adikku yang aku sayangi 3. Bapak dan Ibu dosen yang telah

membimbingku

4. Teman-teman yang selalu aku banggakan

(7)

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT atas segala berkat, rahmat, karunia serta atas kehendak-Nya, skripsi dengan judul POLA KOMUNIKASI SUAMI ISTRI BEKERJA (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Suami Istri Bekerja Dalam Mengasuh Anak Pada Masyarakat Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar) dapat terselesaikan. Penulisan skripsi ini merupakan pembelajaran bagi penulis untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dari bangku perkuliahan.

Penulis menghadapi tantangan dan hambatan dalam penyusunan skripsi ini. Tantangan ketika di lapangan yakni pendekatan dengan narasumber untuk memberikan informasi dan menyesuaikan jadwal guna melakukan wawancara. Sementara dalam proses analisis dan penulisan data, penulis harus banyak belajar dengan bantuan dosen pembimbing. Adanya tantangan tersebut penulis mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman dalam melakukan penelitian. Penulis berharap skripsi ini dapat menambah pengetahuan bagi pembaca mengenai komunikasi suami istri bekerja dalam mengasuh anak. Sehingga melalui pengetahuan tersebut hubungan keluarga antara suami, istri maupun anak yang telah terjalin dapat dibina dan berjalan harmonis.

Penyelesaian skripsi ini tentunya tidak lepas dari bantuan berbagai pihak dan pada kesempatan kali ini penulis hendak menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada:

(8)

viii

2. Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si., selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Sri Hastjarjo, S.Sos., Ph.D, selaku Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta

4. Dr. H. Sutopo JK., M.S., selaku pembimbing skripsi 1 yang berkenan memberikan nasehat, bimbingan dan arahan dalam penulisan skripsi. 5. Dra. Hj. Sofiah, M.Si., selaku pembimbing skripsi 2 yang senantiasa

sabar membimbing serta memberikan masukan dan saran demi perbaikan skripsi.

6. Dra. Prahastiwi Utari, M.Si, Ph.D, selaku penguji skripsi 1yang telah berkenan menguji penulis dalam pendadaran skripsi

7. Firdastin Ruthnia Y., S.Sos., M.Si, selaku penguji skripsi 2 yang juga telah berkenan menguji penulis dalam pendadaran skripsi

8. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu, yang telah membantu dan mendukung dalam penulian skripsi ini.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyusunan skripsi ini jauh dari kesempurnaan. Untuk itu, kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini memberikan manfaat bagi kita semua.

Surakarta, April 2016

(9)

ix

2. Komunikasi Interpersonal ... 21

3. Komunikasi Keluarga ... 23

4. Pola Komunikasi ... 28

(10)

x

BAB II. DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN ... 62

A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 62

1. Keadaan Geografis ... 62

2. Keadaan Penduduk ... 65

3. Struktur Organisasi ... 70

B. Identitas Narasumber ... 72

BAB III. SAJIAN DAN ANALISIS DATA ... 76

A. Gambaran Narasumber ... 76

B. Pola Komunikasi Suami Istri Bekerja Dalam Mengasuh Anak ... 81

1. Cara Berkomunikasi ... 81

2. Waktu Komunikasi ... 87

3. Inisiatif Dalam Komunikasi ... 90

4. Motif Komunikasi ... 91

5. Pesan yang Disampaikan Dalam Komunikasi ... 92

(11)

xi

7. Kewenangan Dalam Berkomunikasi ... 95

C. Faktor Penghambat dan Pendukung Komunikasi Suami Istri Bekerja Dalam Mengasuh Anak ... 100

1. Faktor-Faktor Yang Menghambat Komunikasi Suami Istri Bekerja Dalam Mengasuh Anak ... 100

2. Faktor-Faktor Pendukung Komunikasi Suami Istri Bekerja Dalam Mengasuh Anak ... 102

BAB IV. PENUTUP ... 106

1. Kesimpulan ... 106

2. Saran ... 108

(12)

xii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Penduduk Kec. Mojogedang Berdasar Jenis Kelamin ... 65

Tabel 2.2 Penduduk Kec Mojogedang Berdasar Agama ... 66

Tabel 2.3 Penduduk Kec. Mojogedang Berdasar Tingkat Kesejahteraan ... 66

Tabel 2.4 Penduduk Desa Mojogedang Berdasar Jenis Kelamin ... 67

Tabel 2.5Penduduk Desa Mojogedang Berdasar Profesi ... 68

Tabel 2.6 Penduduk Desa Mojogedang Berdasar Jenis Kelamin yang Bekerja ... 68

Tabel 2.7 Penduduk Desa Mojogedang Berdasar Usia ... 69

(13)

xiii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Bagan Kerangka Berpikir ... 50

Gambar 1.2 Alur Penelitian ... 51

Gambar 1.3 Skema Komponen Analisis Data Model Interaktif ... 59

Gambar 2.1 Peta Kecamatan Mojogedang ... 62

(14)

xiv ABSTRAK

Anton Ari Wibowo. D1211007. Pola Komunikasi Suami Istri Bekerja (Studi Deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Suami Istri Bekerja Dalam Mengasuh Anak Pada Masyarakat Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar). Skripsi. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2016.

Pasangan suami istri yang memutuskan sama-sama bekerja dalam menjalani kehidupan rumah tangga ketika telah mempunyai keturunan menemui berbagai tantangan. Mereka memerlukan bantuan pengasuhan anak dikarenakan kondisi keduanya sama-sama bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi, hambatan dan pendukung komunikasi suami istri bekerja dalam mengasuh anak pada masyarakat Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar.

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data utama yang diperoleh dari wawancara, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, dokumen serta data pendukung lainnya. Teknik analisa dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yakni purposive sampling.

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pola komunikasi suami istri bekerja dalam mengasuh anak memerlukan bantuan orangtua dari pasangan tersebut dalam pengasuhan anak mereka. Komunikasi dilakukan dengan tatap muka langsung serta melalui perantara alat komunikasi berupa telepon. Waktu yang digunakan berkomunikasi yakni pada saat pagi hari sebelum berangkat bekerja, pada saat bekerja komunikasi dilakukan dengan telepon, serta pada saat pulang bekerja, komunikasi efektif ketika hari libur. Inisiatif komunikasi suami dan istri sama namun cenderung lebih ke istri. Motif komunikasi dominan untuk mengetahui kabar, mempererat hubungan serta mengungkapkan perasaan dan perhatian, juga menyelesaikan masalah. Pesan yang disampaikan bersifat pribadi tentang rumah tangga sehari-hari dan cenderung tentang anak. Efek yang dirasakan berupa perasaan nyaman dan tenang, masalah cepat terselesaikan, menumbuhkan rasa kasih sayang serta mempererat hubungan. Terdapat 2 pola komunikasi pada komunikasi suami istri bekerja dalam mengasuh anak, yakni pola komunikasi persamaan dan pola seimbang terpisah. Faktor yang menghambat yaitu waktu, dengan suami istri sama-sama bekerja maka tidak ada yang bisa mengasuh anaknya sendiri. Yang kedua adalah kondisi fisik dan psikis yang lelah setelah pulang bekerja. Faktor mendukung yang pertama adalah ekonomi, pasangan yang sama-sama bekerja akan lebih baik keuangan mereka karena mendapat pemasukan dari dua orang, dibandingkan apabila pendapatan berasal dari suami atau istri saja. Yang kedua adalah kepercayaan, tugas dalam mengasuh anak dapat mereka percayakan kepada orangtua. Yang ketiga adalah hari libur, dimana keluarga dapat menghabiskan waktu bersama-sama, sehingga komunikasi berjalan efektif.

(15)

xv ABSTRACT

Anton Ari Wibowo. D1211007. Communication patterns Husband and Wife Work (Qualitative Descriptive Study of Communication Patterns of Husband and Wife Work In Parenting On Rural Community Mojogedang, District Mojogedang, Karanganyar). Essay. Communication Studies Faculty of Social and Political Sciences University March Surakarta. 2016.

Couples who decide to work together in living life to the household when it has to have children encounter many challenges. They need the help of child care because of the condition they both worked. The research objective is to examine how patterns of communication, communication barriers and supporting husband and wife work in caring for children in the village community Mojogedang, District Mojogedang, Karanganyar.

The methodology used in this study is qualitative. Sources of key data obtained from interviews, while supporting data obtained from books, documents and other supporting data. Mechanical analysis is done through a process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The sampling technique used in this research that is purposive sampling.

Based on the results of this research is that the communication patterns husband and wife work in caring for children need the help of parents of the couple in their parenting. Communication is done face to face and through the intermediary of a form of telephone communication. Time spent communicating namely during the mornings before going to work, at work communication is done by phone, and at the time of return to work, effective communication when the holiday. Communication initiatives husband and wife are equal but tend more to the wife. The dominant motif order to learn about communication, strengthen relationships and express feelings and concerns, as well solve the problem. The message is private on everyday household and tend to be about the child. Effects felt in the form of a feeling of comfort and quiet, the problem quickly resolved, foster a sense of compassion and strengthen relationships. There are two patterns of communication in the communication husband and wife working in parenting, namely communication patterns and the pattern of balanced equation separately. Factors that hinder that time, the husband and wife both work then no one can take care of their own children. The second is the physical and psychological conditions were tired after returning to work. Factors supporting the first is economic, couples who are both working their finances will be better as it gets income from two people, than if the income comes from the husband or wife. The second is the belief, the task of parenting can they entrust to the parents. The third is a holiday, where families can spend time together, so that communication is effective.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...