• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Assalamu alaikum Warrohmatullahi Wabarakatuh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR. Assalamu alaikum Warrohmatullahi Wabarakatuh"

Copied!
59
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warrohmatullahi Wabarakatuh

Fakultas Peternakan UGM telah menetapkan visi-misinya pada kurun waktu 2017-2022 menjadi rujukan bangsa bidang peternakan dan the best ASEAN's higher education and research institution in animal science.

Untuk merealisasikan visi-misi tersebut tentu diperlukan kerja sama, kerja keras, kerja cerdas dan fokus dengan mengerahkan segala sumber daya internal dan memanfaatkan aneka potensi eksternal. Dalam hal ini, Program Studi Magister Ilmu Peternakan merupakan salah satu program yang menjadi prioritas untuk didorong agar dapat lebih berkiprah, sehingga kegiatan akademik dan penelitian dapat berkembang lebih maju menghasilkan lulusan yang bermutu siap memenangkan persaingan di kawasan ASEAN. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pimpinan Fakultas agar Program Studi Magister Ilmu Peternakan, Fakultas Peternakan dapat berkembang dan maju lebih pesat. Pembenahan administrasi, kelengkapan sarana-prasarana, peningkatan mutu pelayanan kepada mahasiswa dan kemudahan dalam melakukan penelitian melalui berbagai fasilitas kerja sama dengan mitra industri peternakan telah dilakukan. Demikian pula perbaikan sistem pembimbingan dan monitoring kemajuan studi sejak beberapa tahun terakhir ini lebih diintensifkan agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

Panduan akademik ini pun hadir untuk memudahkan mahasiswa mengetahui berbagai peraturan akademik, prosedur administrasi dan kurikulum beserta silabus mata kuliah yang ditawarkan beserta profil ringkas dosen pengampu mata kuliah.

Semoga panduan akademik ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi para mahasiswa dan calon mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan UGM.

Wassalamu’alaikum Warrohmatullahi Wabarakatuh

Yogyakarta, Juni 2021

Dekan/Penangungjawab Program Studi Magister Fakultas Peternakan UGM

(3)

3

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... 2 DAFTAR ISI ... 3 PENDAHULUAN ... 4 1. Alamat... 4 2. Latar Belakang ... 4 3. Visi ... 4 4. Misi ... 4

5. Tujuan Program Studi ... 5

6. Kompetensi Lulusan ... 5

7. Struktur Organisasi ... 7

PENERIMAAN MAHASISWA BARU ... 8

1. Persyaratan Pendaftaran ... 8

2. Proses Pendaftaran ... 9

KURIKULUM ... 10

1. Minat Studi dan Departemen Pendukung ... 10

2. Mata Kuliah ... 11

3. Kode Mata Kuliah ... 13

4. Mata Kuliah dengan Kode PTU ... 13

5. Praktikum ... 14

PELAKSANAAN KEGIATAN AKADEMIK ... 15

1. Dosen Pengajar ... 15

2. Dosen Pembimbing Akademik ... 15

3. Dosen Pembimbing Tesis ... 15

4. Dosen Penguji ... 16

5. Penggantian Dosen Pembimbing ... 16

6. Rencana Studi ... 16

7. Kartu Rencana Studi ... 16

8. Penambahan dan Pembatalan Mata Kuliah ... 16

9. Transfer Mata Kuliah ... 16

10. Kegiatan Perkuliahan ... 17

11. Bahasa Pengantar ... 17

12. Sit in ... 17

13. Ujian Semester ... 17

14. Pengulangan Mata Kuliah ... 17

15. Nilai Ujian ... 17

16. Pengumuman Hasil Ujian... 18

17. Laporan Kemajuan Studi ... 18

18. Kuliah Kerja Lapangan ... 18

19. Ujian Komprehensif ... 18

20. Tesis ... 19

21. Evaluasi ... 20

22. Masa Studi ... 21

23. Cuti Akademik ... 21

24. Larangan dan Sanksi Akademik ... 21

25. Wisuda ... 22

SILABUS MATA KULIAH... 23

1. Mata Kuliah Wajib Program Studi ... 23

2. Mata Kuliah Minat Studi ... 25

(4)

4

PENDAHULUAN

1. Alamat

Alamat : Jl. Fauna 3, Kampus UGM, Bulaksumur,

Yogyakarta 55281, Indonesia

Telpon/Fax : +62-274-560867

E-mail : [email protected]

Website : https://pasca.fapet.ugm.ac.id

2. Latar Belakang

Program Magister (S2) Ilmu Ternak dibuka pertama pada 1 September 1980 dengan 2 mayor, yaitu: Ilmu Produksi Ternak dan Ilmu Makanan Ternak. Selanjutnya pada tahun ajaran 1981/1982 ditambah 1 mayor, yaitu Ilmu Pemuliaan Ternak dan Reproduksi Ternak. Tahun 1984 dikembangkan menjadi 3 minat utama Program Studi Ilmu Ternak, yaitu: 1) Minat Utama Ilmu Produksi Ternak, 2) Minat Utama Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, dan 3) Minat Utama Ilmu Pemuliaan dan Reproduksi Ternak.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0331/0/1991 tentang Penutupan Fakultas Pascasarjana dan Pembukaan Program Pascasarjana di Lingkungan Universitas dan Institut Negeri maka pada tahun 1992 Fakultas Pascasarjana diubah menjadi Program Pascasarjana dengan status Program Pascasarjana Ilmu Peternakan tetap berada di bawah naungan Program Pascasarjana UGM. Selanjutnya pada tahun 2002 Program Magister Ilmu Peternakan memiliki 4 minat utama, yaitu: Minat Studi Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Minat Studi Ilmu Produksi Ternak, Minat Studi Sosial Ekonomi Peternakan, dan Minat Studi Teknologi Hasil Ternak.

Pada tahun 2006, dengan diterbitkannya Keputusan Rektor UGM No. 89/P/SK/HT/2006 tentang Penyelenggaraan Program Magister Monodisiplin berkedudukan di bawah fakultas, maka Program Magister Ilmu Peternakan dikelola oleh Fakultas Peternakan UGM.

Program Studi Magister Ilmu Peternakan saat ini menawarkan 5 minat studi, yaitu: a) Nutrisi dan Makanan Ternak, b) Sistem Produksi Ternak, c) Kebijakan dan Bisnis Peternakan, d) Teknologi Hasil Ternak, serta e) Reproduksi dan Pemuliaan Ternak Tropik.

3. Visi

Visi Program Studi Magister Ilmu Peternakan adalah terciptanya pendidikan peternakan yang unggul, kompetitif, berbudaya, dan bertaraf internasional berbasis riset dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan umat manusia.

4. Misi

Misi Program Studi Magister Ilmu Peternakan adalah :

a. Menyelenggarakan pendidikan peternakan yang berkualitas dalam rangka mendidik dan membangun bangsa.

b. Menghasilkan lulusan yang tangguh, unggul, bermoral, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat internasional.

c. Menyelenggarakan penelitian untuk pengembangan IPTEKS dan diterapkan untuk kesejahteraan masyarakat.

(5)

5

d. Menjalin kerjasama saling menguntungkan dengan institusi lain baik dalam maupun luar negeri.

5. Tujuan Program Studi

Program Studi Magister Ilmu Peternakan mempunyai tujuan menghasilkan lulusan bergelar Master of Science yang :

1. Berjiwa Pancasila, menjunjung tinggi norma, tata nilai, moral agama, etika, dan tanggung jawab professional di bidang peternakan;

2. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang peternakan secara berkelanjutan melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji;

3. Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang peternakan melalui pendekatan inter atau multidisipliner;

4. Mampu mengelola riset di bidang peternakan dan mengembangkannya untuk kemanfaatan bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.

6. Kompetensi Lulusan

Kompetensi lulusan mahasiswa program magister sebagai berikut :

A. Sikap dan Perilaku

Lulusan mampu berperilaku baik, benar dan berbudaya sebagai hasil dari internalisasi dan aktualisasi nilai dan norma yang tercermin dalam kehidupan spiritual dan sosial melalui proses pembelajaran, pengalaman, penelitian, dan/atau pengabdian kepada masyarakat di bidang peternakan.

1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;

2. Bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme, dan berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;

3. Memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan dengan menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, kepercayaan, dan pendapat orang lain serta taat hukum;

4. Bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi kemampuan menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik di bawah tanggung jawabnya, dan hukum/peraturan perundangan.

B. Penguasaan Pengetahuan

Menguasai teori dan teori aplikasi bidang pengetahuan terkini di bidang peternakan.

1. Mampu menguasai ilmu peternakan terkini dan teori aplikasinya;

2. Mampu menguasai ilmu produksi, ilmu nutrisi dan makanan ternak, teknologi hasil, dan sosial ekonomi peternakan dalam hubungannya dengan ketahanan pangan dan lingkungan;

(6)

6

3. Mampu menguasai perancangan, pengelolaan, dan pengembangan riset bidang peternakan.

C. Keterampilan Khusus

Lulusan mampu mengembangkan IPTEKS di bidang peternakan melalui riset inter/multi disiplin yang inovatif dan teruji

1. Mampu melakukan inovasi di bidang peternakan berbasis pengembangan IPTEKS;

2. Mampu merancang riset berkarakter inter- dan multidisipliner dalam bidang peternakan;

3. Mampu merumuskan dan menyelesaikan persoalan dalam pembangunan nasional khususnya peternakan;

4. Mampu menyelesaikan masalah dan mengantisipasi isu-isu dalam pengembangan ilmu dan industri peternakan.

D. Keterampilan Umum

Lulusan mampu mengelola sumber daya dengan memanfaatkan IPTEKS untuk memecahkan permasalahan di bidang peternakan dengan keilmuan terkini serta melakukan riset dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh.

1. Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan bidang keahliannya, menyusun konsep ilmiah dan hasil kajian berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah;

2. Mampu mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian dengan menggunakan teknologi informasi dalam konteks pengembangan keilmuan dan implementasi bidang keahlian yang dikembangkan melalui pendekatan interdisiplin atau multidisiplin;

3. Mampu mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai-nilai kemanusiaan berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data;

4. Mampu mengkomunikasikan hasil pemikiran dan penelitian ilmiah dalam bentuk tesis dan tulisan ilmiah secara bertanggung jawab berdasarkan etika akademik di jurnal nasional terakreditasi;

5. Mampu menegakkan integritas akademik secara umum dan mencegah terjadinya praktik plagiarisme;

6. Mampu berkomunikasi secara efektif secara lisan dan tulisan dalam Bahasa Inggris dengan menggunakan teknologi informasi untuk pengembangan keilmuan peternakan dan implementasinya.

(7)

7

7. Struktur Organisasi

Guna memperlancar pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Program Studi Magister Ilmu Peternakan UGM perlu dilengkapi dengan struktur organisasi yang terdiri dari Pimpinan Fakultas dan Pengelola Program Studi Magister.

Pimpinan Fakultas Periode 2016 - 2021

Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN Eng, Dekan/Penanggungjawab

Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU.,

ASEAN Eng. Ir. Bambang Suwignyo, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. Prof. Ir. I Gede Suparta Budisatria, M.Sc., Ph.D. IPU., ASEAN Eng. Wakil Dekan Bidang Akademik

Dan Kemahasiswaan Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia

Pengelola Studi Program 2021 - 2026

Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. Ketua Studi Program

(8)

8

PENERIMAAN MAHASISWA BARU

1.

Persyaratan Pendaftaran

Calon Mahasiswa harus memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai berikut:

a. Berijazah S1 atau yang setara dari Program Studi yang terakreditasi dalam bidang ilmu yang sesuai dan atau berkaitan dengan program Magister yang akan diikuti. b. Transkrip nilai asli atau foto copy transkrip nilai yang telah dilegalisir.

c. Mempunyai prestasi akademik yang baik, ditunjukkan dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan rincian sebagai berikut:

1) lebih dari atau sama dengan 2,50 (dua koma lima nol) untuk Program Studi terakreditasi A, atau;

2) lebih dari atau sama dengan 2,75 (dua koma tujuh lima) untuk Program Studi terakreditasi B, atau;

3) lebih dari atau sama dengan 3,00 (tiga koma nol nol) untuk Program Studi terakreditasi C.

d. Sertifikat hasil Tes Potensi Akademik dengan skor minimal 450 dan dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku, yaitu maksimum 2 tahun dari tanggal dikeluarkannya salah satu sertifikat berikut:

1) PAPs UGM 2) TPDA PLTI

3) Tes Potensi Akademik (TPA) BAPPENAS

e. Sertifikat hasil tes kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku, yaitu maksimum 2 tahun dari tanggal dikeluarkannya sertifikat. Sertifikat kemampuan bahasa inggris yang diakui adalah (pilih salah satu):

1) Academic English Proficiency Test (AcEPT) dari UGM dengan skor lebih dari sama dengan 149, atau;

2) International English Testing System (IELTS) dari institusi yang diakui oleh IDP dengan skor lebih dari sama dengan 4.0, atau;

3) Internet-Based (iBT) TOEFL dari institusi yang diakui oleh IIEF dengan skor lebih dari sama dengan 30, atau;

4) Institutional Testing Program (ITP) TOEFL dari institusi yang diakui oleh IIEF dengan skor lebih dari sama dengan 400, atau;

5) Test of English Proficiency (TOEP) dari Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI) yang diakui DIKTI untuk sertifikasi dosen dengan skor lebih dari sama dengan 27. f. Rekomendasi dari 2 (dua) orang yang mengenal calon Mahasiswa pada jenjang

pendidikan sebelumnya. Rekomendasi dapat berasal dari Dosen Pembimbing Akademik dan atau orang lain yang dianggap berwenang, misalnya atasan tempat kerja calon mahasiswa. Rekomendasi bersifat rahasia dan dilakukan secara online, sehingga tautan akan dikirim secara personal melalui email pemberi rekomendasi. g. Surat keterangan sehat dari Rumah Sakit, Puskesmas atau Klinik yang memiliki izin

(9)

9

h. Proyeksi keinginan calon Mahasiswa dalam mengikuti Program Studi Magister yang berisi antara lain rencana topik/minat penelitian serta alasan dan harapan mengikuti program yang dipilih, rencana topik penelitian, dan rencana setelah selesai kuliah. i. Surat izin studi atau tugas belajar dari instansi bagi yang sudah bekerja.

2.

Proses Pendaftaran

(10)

10

KURIKULUM

Pendidikan Program Studi Magister Ilmu Peternakan diselenggarakan berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 11 Tahun 2016 atas dasar sistem kredit semester yang diukur dengan satuan kredit semester (SKS). Beban studi minimal yang harus ditempuh sebanyak 40 SKS yang terdiri atas kegiatan perkuliahan dan kegiatan penelitian penulisan tesis. Mahasiswa wajib mengambil mata kuliah wajib prodi sebanyak 14 SKS, mata kuliah wajib minat studi minimal 6 SKS, mata kuliah pilihan minat studi minimal 8 SKS, dan kegiatan penelititian dan penulisan tesis sebanyak 12 SKS.

1. Minat Studi dan Departemen Pendukung

Program Studi Magister Ilmu Peternakan UGM menawarkan 5 minat studi, yaitu: 1) Nutrisi dan Makanan Ternak, 2) Sistem Produksi Ternak, 3) Kebijakan dan Bisnis Peternakan, 4) Teknologi Hasil Ternak, serta 5) Reproduksi dan Pemuliaan Ternak Tropik. Masing-masing minat studi tersebut didukung oleh 5 Departemen yang memiliki laboratorium yang tergabung di dalamnya, yaitu:

a) Minat Studi Nutrisi dan Makanan Ternak

Minat studi ini didukung oleh Departemen Nutrisi Makanan Ternak yang memiliki 4 laboratorium, yaitu:

a) Laboratorium Biokimia Nutrisi;

b) Laboratorium Hijauan Makanan Ternak dan Pastura; c) Laboratorium Ilmu Makanan Ternak;

d) Laboratorium Teknologi Makanan Ternak.

b) Minat Studi Sistem Produksi Ternak

Minat studi ini didukung oleh Departemen Produksi Ternak yang memiliki 3 laboratorium, yaitu:

a) Laboratorium Ilmu Ternak Perah dan Industri Persusuan; b) Laboratorium Ternak Potong, Kerja, dan Kesayangan; c) Laboratorium Ternak Unggas.

c) Minat Studi Kebijakan dan Bisnis Peternakan

Minat studi ini didukung oleh Departemen Sosial Ekonomi Peternakan yang memiliki 2 laboratorium, yaitu:

a) Laboratorium Agrobisnis Peternakan;

b) Laboratorium Komunikasi dan Pembangunan Masyarakat.

d) Minat Studi Teknologi Hasil Ternak

Minat studi ini didukung oleh Departemen Teknologi Hasil Ternak yang memiliki 3 laboratorium, yaitu:

a) Laboratorium Ilmu dan Teknologi Daging; b) Laboratorium Teknologi Susu dan Telur.

(11)

11

c) Laboratorium Teknologi Kulit, Hasil Ikutan dan Limbah Peternakan.

e) Minat Studi Reproduksi dan Pemuliaan Ternak Tropik

Minat studi ini didukung oleh Departemen Reproduksi dan Pemuliaan Ternak yang memiliki 2 laboratorium, yaitu:

a) Laboratorium Fisiologi dan Reproduksi Ternak; b) Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Ternak.

2. Mata Kuliah

Mata kuliah yang ditawarkan dalam Program Studi Magister Ilmu Peternakan terdiri atas mata kuliah wajib program studi dan mata kuliah minat studi. Mata kuliah minat studi terdiri dari mata kuliah wajib minat dan mata kuliah pilihan minat yang ditawarkan oleh masing-masing minat studi.

Mata Kuliah Wajib Program Studi

No. Semester Kode Mata Kuliah SKS

1 Ganjil/Genap PTU 6001 Filsafat Ilmu 2/0

2 Ganjil/Genap PTU 6002 Desain Penelitian 2/0

3 Ganjil/Genap PTU 6003 Sistem Produksi Ternak 2/0

4 Ganjil/Genap PTU 6004 Pengolahan Hasil Ternak Tropis Mutakhir 2/0

5 Ganjil/Genap PTU 6005 Pakan Ternak Tropik 2/0

6 Ganjil/Genap PTU 6006 Strategi Perencanaan Agribisnis Peternakan 2/0

7 Ganjil/Genap PTU 6007 Pengembangan Sumber Daya Genetik Ternak 2/0

8 Ganjil/Genap PTU 7099 Tesis 12/0

Mata Kuliah Pilihan Minat 1. Minat Studi Nutrisi Makanan Ternak

No. Semester Kode Mata Kuliah Sifat

Mata Kuliah SKS

1 Ganjil PTN 6101 Nutrisi Komparatif Wajib Minat 1/1

2 Ganjil PTN 6102 Rekayasa Hijauan dan Teknologi Pakan Wajib Minat 2/0 3 Genap PTN 6103 Teknik Penelitian Nutrisi dan Makanan

Ternak Wajib Minat 2/0

4 Ganjil PTN 6104 Biokimia dan Fisiologi Nutrisi Pilihan Minat 2/0 5 Ganjil PTN 6105 Biodinamika dalam Pakan Ternak

Gembala Pilihan Minat 2/0

6 Ganjil PTN 6106 Fabrikasi Pakan Pilihan Minat 1/1

7 Ganjil PTN 6107 Mikrobiologi Ternak Pilihan Minat 1/1

8 Ganjil PTN 6108 Nutrisi Ruminansia Pilihan Minat 1/1

9 Genap PTN 6109 Instrumentasi Nutrisi dan Makanan

Ternak Pilihan Minat 2/0

10 Genap PTN 6110 Budidaya Hijauan Pakan dan Pastura Pilihan Minat 1/1

11 Genap PTN 6111 Kontrol Kualitas Pakan Pilihan Minat 1/1

12 Genap PTN 6112 Nutrisi Unggas dan Non Ruminansia Pilihan Minat 2/0 13 Genap PTN 6113 Teknologi Fermentasi dan Enzim Pilihan Minat 1/1

(12)

12 2. Minat Studi Sistem Produksi Ternak

No. Semester Kode Mata Kuliah Sifat

Mata Kuliah SKS

1 Ganjil PTD 6201 Sistem Produksi Ternak Perah Wajib Minat 2/0

2 Ganjil PTD 6202 Sistem Produksi Ternak Potong, Kerja, dan

Kesayangan Wajib Minat 2/0

3 Genap PTD 6203 Sistem Produksi Ternak Unggas Wajib Minat 2/0

4 Ganjil PTD 6204 Biologi Laktasi Ternak Perah Tropik Pilihan Minat 2/1 5 Ganjil PTD 6205 Teknik Industri Ternak Potong, Olahraga,

dan Kesayangan Pilihan Minat 2/1

6 Ganjil PTD 6206 Industri Ternak Unggas Tropik Pilihan Minat 2/1

7 Genap PTD 6207 Industri Ternak Perah dan Persusuan Pilihan Minat 2/1 8 Genap PTD 6208 Biologi Produksi Ternak Potong, Kerja, dan

Kesayangan Pilihan Minat 2/1

9 Genap PTD 6209 Teknik Penelitian Produksi Ternak Pilihan Minat 2/0 10 Genap PTD 6210 Tingkah Laku dan Animal Welfare Ternak

Unggas Pilihan Minat 3/0

3. Minat Studi Kebijakan dan Bisnis Peternakan

No. Semester Kode Mata Kuliah Sifat

Mata Kuliah SKS

1 Ganjil PTE 6301 Statistika Sosial dan Bisnis Wajib Minat 2/0

2 Ganjil PTE 6302 Desain Penelitian Sosial dan Bisnis

Peternakan Wajib Minat 2/0

3 Genap PTE 6307 Kebijakan Agrobisnis Peternakan Wajib Minat 2/0

4 Ganjil PTE 6304 Ekonomi Manajerial Pilihan Minat 2/0

5 Ganjil PTE 6305 Ilmu dan Pendidikan Penyuluhan Pilihan Minat 2/0

6 Ganjil PTE 6306 Manajemen Proyek Pilihan Minat 3/0

7 Genap PTE 6303 Manajemen Pemasaran Pilihan Minat 2/1

8 Genap PTE 6308 Komunikasi Bisnis Peternakan Pilihan Minat 2/0

9 Genap PTE 6309 Manajemen Sumber Daya Manusia Pilihan Minat 2/0

10 Genap PTE 6310 Ekonomi Pembangunan Pedesaan Pilihan Minat 2/0

4. Minat Studi Reproduksi dan Pemuliaan Ternak Tropik

No. Semester Kode Mata Kuliah Sifat

Mata Kuliah SKS

1 Ganjil PTR 6501 Peningkatan Efisiensi Reproduksi Ternak Wajib Minat 2/1

2 Genap PTR 6502 Perbaikan Mutu Genetik Ternak Wajib Minat 3/0

3 Ganjil PTR 6503 Fisiologi Lingkungan Ternak Tropik Pilihan Minat 2/0

4 Ganjil PTR 6504 Pemuliaan Ternak Lanjut Pilihan Minat 3/0

5 Ganjil PTR 6505 Penilaian dan Evaluasi Ternak Lanjut Pilihan Minat 3/0

6 Genap PTR 6506 Endokrinologi Ternak Lanjut Pilihan Minat 2/0

7 Genap PTR 6507 Fisiologi dan Reproduksi Ternak Pilihan Minat 2/1

(13)

13 5. Minat Studi Teknologi Hasil Ternak

No. Semester Kode Mata Kuliah Sifat

Mata Kuliah SKS

1 Ganjil PTH 6401 Bioproses Hasil Ternak Wajib Minat 3/0

2 Genap PTH 6402 Pengendalian Mutu Hasil Ternak Wajib Minat 3/0

3 Ganjil PTH 6403 Biologi Otot Pilihan Minat 2/0

4 Ganjil PTH 6404 Ilmu dan Industri Kulit Pilihan Minat 2/0

5 Ganjil PTH 6405 Ilmu dan Teknologi Susu Lanjut Pilihan Minat 2/0 6 Ganjil PTH 6406 Pengemasan dan Display Hasil Ternak Pilihan Minat 2/0 7 Ganjil PTH 6407 Pangan Fungsional Hasil Ternak Pilihan Minat 2/0 8 Genap PTH 6408 Ilmu dan Teknologi Telur Lanjut Pilihan Minat 2/0

9 Genap PTH 6409 Pengolahan dan Industri Daging Pilihan Minat 2/0

10 Genap PTH 6410 Teknik Penelitian Teknologi Hasil Ternak Pilihan Minat 2/0

11 Genap PTH 6411 Teknologi Limbah Peternakan Pilihan Minat 2/0

3. Kode Mata Kuliah

Pengkodean mata kuliah pada Program Studi Magister Ilmu Peternakan diatur sebagai berikut: kode 3 huruf adalah kode minat studi dan 4 angka berikutnya adalah kode mata kuliah.

Kode huruf untuk 5 minat studi adalah sebagai berikut: PTN = Minat Studi Nutrisi dan Makanan Ternak PTD = Minat Studi Sistem Produksi Ternak

PTE = Minat Studi Kebijakan dan Bisnis Peternakan PTH = Minat Studi Teknologi Hasil Ternak.

PTR = Minat Studi Reproduksi dan Pemuliaan Ternak Tropik Kode 4 angka untuk mata kuliah adalah sebagai berikut:

Angka pertama = aras magister (6 atau 7) Angka kedua = kode minat studi

Angka ketiga dan keempat = nomor urut mata kuliah (01, 02, ... dan seterusnya). Minat Studi Nutrisi dan Makanan Ternak (PTN) = 61

Minat Studi Sistem Produksi Ternak (PTD) = 62 Minat Studi Kebijakan dan Bisnis Peternakan (PTE) = 63 Minat Studi Teknologi Hasil Ternak (PTH) = 64 Minat Studi Reproduksi dan Pemuliaan Ternak Tropik (PTR) = 65

4. Mata Kuliah dengan Kode PTU

Mata kuliah dengan kode PTU adalah mata kuliah yang wajib diambil oleh setiap mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Peternakan Universitas Gadjah Mada. Mata kuliah berkode PTU tidak dimasukkan dalam suatu laboratorium di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, sehingga digunakan kode huruf U. Untuk mata kuliah ini, pengembangan dan pengelolaannya diserahkan kepada tim yang ditunjuk oleh Ketua Program Studi Ilmu Peternakan Universitas Gadjah Mada dengan pertimbangan dari Penanggung Jawab untuk suatu periode tertentu (maksimal 3 tahun).

(14)

14

5. Praktikum

Praktikum dilaksanakan oleh masing-masing laboratorium dan dikoordinasi oleh dosen pengampu mata kuliah yang bersangkutan.

(15)

15

PELAKSANAAN KEGIATAN AKADEMIK

1. Dosen Pengajar

Dosen Program Magister Ilmu Peternakan mengacu kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang harus memiliki kualifikasi akademik S3 (Doktor). Dosen pengajar suatu mata kuliah diusulkan oleh Kepala Laboratorium atau ditunjuk oleh Ketua Program Studi yang memperhatikan kompetensi dan penugasan mengajar.

2. Dosen Pembimbing Akademik

Dosen Pembimbing Akademik berperan dalam menumbuhkan kebiasaan belajar yang efektif, mengarahkan rencana dan peraturan studi secara cerdas, membantu mengembangkan karakter intelektual serta memberikan motivasi baik dalam bidang akademik dan non akademik untuk menjadi lulusan yang mengikuti perkembangan zaman. Pembimbing Akademik ditentukan oleh Ketua Program Studi. Dosen Pembimbing Akademik memberi konsultasi berkualitas di bidang akademik, memberikan pertimbangan dan persetujuan atas Kartu Rencana Studi Mahasiswa dengan jumlah tatap muka beberapa kali dalam 1 (satu) semester.

3. Dosen Pembimbing Tesis

Pembimbing Tesis adalah dosen yang ditetapkan oleh Dekan untuk membimbing seorang atau lebih mahasiswa dalam penyusunan proposal penelitian, pelaksanaan penelitian, dan penulisan tesis. Pembimbing Tesis terdiri atas Pembimbing Utama dan Pembimbing Pendamping. Persetujuan Pembimbing Utama dan Pendamping didasarkan pada kompetensi dosen dan kuota pembimbingan. Dosen Pembimbing Utama harus berderajat Doktor dan minimal memiliki jabatan Lektor. Pembimbing Pendamping harus berderajat Doktor.

Mekanisme pengusulan Dosen Pembimbing Tesis diatur sebagai berikut:

1. Mahasiswa memperoleh informasi tentang potensi laboratorium-laboratorium, baik sumber daya manusia maupun program-program penelitian yang telah, sedang, atau yang akan dilakukan, dalam pertemuan 1 minggu sebelum kuliah dimulai yang diatur oleh Ketua Program Studi.

2. Mahasiswa mengajukan permohonan kepada Ketua Program Studi tentang usulan Dosen Pembimbing Utama dan Pendamping Tesis sesuai dengan minat studi yang dipilih dengan mengisi formulir permohonan. Usulan diajukan maksimal pada akhir semester satu. Pembimbing Pendamping dapat berasal dari minat studi yang berbeda atau program studi lain di UGM atau berasal dari luar UGM yang telah memenuhi syarat dengan mengisi formulir permohonan.

3. Setelah usulan disetujui dalam Rapat Pimpinan, Ketua Program Studi melanjutkan usulan Dosen Pembimbing Utama dan Pendamping dilanjutkan kepada Dekan untuk memberikan SK penugasan.

4. Dosen sebagai pembimbing utama dan atau pembimbing pendamping tesis maksimal 6 mahasiswa.

(16)

16

4. Dosen Penguji

Dosen Penguji tesis terdiri dari Dosen Pembimbing Tesis, Dosen lain dan atau Penguji bukan Dosen yang ditetapkan oleh Program Studi. Mekanisme pengusulan dosen penguji adalah sebagai berikut:

a. Mahasiswa dengan persetujuan dosen pembimbing mengajukan permohonan kepada Ketua Program Studi tentang usulan penguji sesuai dengan bidang substansi tesis yang dipilih. Usulan diajukan maksimal pada akhir semester satu. Dosen penguji dapat berasal dari program studi lain di UGM atau berasal dari luar UGM atau dari instansi lain yang telah memenuhi syarat.

b. Setelah Ketua Program Studi menyetujui usulan dosen penguji, dilanjutkan kepada Dekan untuk diberikan SK penugasan.

5. Penggantian Dosen Pembimbing

Dosen Pembimbing Utama atau Pendamping dapat diganti apabila tidak aktif memberikan bimbingan seperti tugas ke luar negeri atau di luar kampus Universitas Gadjah Mada, atau alasan lainnya yang menurut pertimbangan Ketua Program Studi. Dosen yang bersangkutan diminta untuk mengajukan surat permohonan pengunduran diri. Atas dasar surat permohonan tersebut Ketua Program Studi akan menunjuk penggantinya. Apabila diperlukan, Ketua Program Studi akan berkonsultasi dengan berbagai pihak yang terkait. Segala konsekuensi administrasi dalam penggantian dosen pembimbing diatur oleh Ketua Program Studi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

6. Rencana Studi

Mahasiswa diwajibkan mengambil mata kuliah sesuai dengan beban SKS yang dipersyaratkan oleh program studi dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Mata kuliah ditentukan berdasarkan mata kuliah wajib program studi dan pilihan. 2. Mata kuliah pilihan adalah mata kuliah yang ditawarkan oleh minat studi atau

program studi di luar Fakultas Peternakan UGM yang relevan. Pengambilan mata kuliah yang ditawarkan program studi di luar Fakultas Peternakan UGM, harus disetujui oleh Pembimbing dan Ketua Program Studi.

3. Mata kuliah kolateral adalah mata kuliah program S1 yang dianjurkan oleh Pembimbing untuk ditempuh bagi mahasiswa yang dipandang memerlukan, dan mahasiswa harus mengikuti peraturan Dosen Pengampu mata kuliah program S1 serta disetujui oleh Ketua Program Studi.

7. Kartu Rencana Studi

Kartu Rencana Studi (KRS) berisi rencana perkuliahan yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa setiap semester. Kartu Rencana Studi wajib disahkan oleh Ketua Program Studi setelah mendapat persetujuan dari Dosen Pembimbing.

8. Penambahan dan Pembatalan Mata Kuliah

Perubahan (penambahan atau pembatalan) mata kuliah dalam Rencana Studi dapat dilakukan selambat-lambatnya dalam 2 minggu semenjak kuliah minggu pertama dimulai, dengan disetujui oleh Dosen Pembimbing.

9. Transfer Mata Kuliah

Transfer mata kuliah adalah transfer nilai mata kuliah yang sudah diperoleh mahasiswa pindahan dari program studi dalam atau luar universitas, baik dalam maupun luar negeri.

(17)

17

Penentuan nilai transfer mata kuliah ditetapkan oleh tim yang ditunjuk oleh Ketua Program Studi.

10. Kegiatan Perkuliahan

Kegiatan perkuliahan terdiri atas: kuliah, praktikum, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Mahasiswa wajib mengikuti kegiatan perkuliahan dengan mengisi daftar hadir. Persyaratan mengikuti ujian ditentukan berdasarkan kehadiran minimal 75%.

11. Bahasa Pengantar

Bahasa pengantar yang digunakan dalam perkuliahan adalah bahasa Indonesia dan Inggris. Mahasiswa asing yang belum mampu berbahasa Indonesia diwajibkan belajar bahasa Indonesia selama minimal 1 semester di Pusat Pelatihan Bahasa UGM.

12. Sit in

Mahasiswa sit in adalah mahasiswa yang mengikuti kegiatan perkuliahan tanpa hak untuk memperoleh hasil penilaian.

Syarat-syarat mengikuti sit in:

1. Mendapat rekomendasi dari Dosen Pembimbing. 2. Memperoleh izin dari Dosen Pengampu Kuliah.

3. Aktif dalam mengikuti perkuliahan, praktikum, dan ujian.

4. Memenuhi persyaratan administratif yang ditentukan oleh Ketua Program Studi. 5. Sit in di luar program studi diatur oleh program studi terkait.

13. Ujian Semester

Ujian semester adalah ujian yang dilaksanakan untuk mengevaluasi kompetensi mahasiswa untuk setiap mata kuliah yang diambil. Pelaksanaan ujian dilaksanakan sebagai berikut:

1. Ujian tengah semester dilaksanakan pada minggu ke-8 dalam setiap semester yang sedang berjalan.

2. Ujian akhir semester dilaksanakan 1 minggu setelah berakhirnya perkuliahan.

14. Pengulangan Mata Kuliah

Pengulangan mata kuliah adalah pengambilan mata kuliah yang pernah ditempuh pada semester sebelumnya dengan tujuan untuk perbaikan nilai. Persyaratan pengulangan mata kuliah adalah sebagai berikut:

1. Mengisi Kartu Rencana Studi.

2. Mahasiswa mengikuti perkuliahan dan praktikum secara aktif sesuai ketentuan.

15. Nilai Ujian

Nilai ujian adalah hasil akhir penilaian seluruh kegiatan perkuliahan untuk setiap mata kuliah. Nilai hasil ujian mata kuliah dinyatakan dalam huruf A, A-, A/B, B+, B, B-, B/C, C+, C, C-, C/DC-, D+C-, DC-, atau E. Bagi mahasiswa yang belum dapat melengkapi semua persyaratan penilaian, maka nilai tersebut dinyatakan dengan nilai TL (tidak lengkap). Apabila dalam waktu maksimal 1 bulan sejak nilai diumumkan belum dapat melengkapi, maka otomatis nilai TL akan menjadi nilai E.

(18)

18

16. Pengumuman Hasil Ujian

Pengumuman hasil ujian dilakukan selambat-lambatnya 2 minggu setelah ujian. Nilai ujian sudah harus diserahkan oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah kepada Ketua Program Studi, selambat-lambatnya 1 minggu setelah ujian, dan selanjutnya akan diumumkan kepada mahasiswa.

Dalam hal mahasiswa tidak puas dengan penilaian yang diterimanya, mahasiswa dapat melakukan klarifikasi dengan prosedur sebagai berikut:

1. Mahasiswa dapat melakukan klarifikasi dalam jangka waktu 2 minggu setelah nilai diumumkan.

2. Mahasiswa menghubungi dosen yang bersangkutan unutk memperoleh informasi komponen penilaian yang diterimanya.

3. Dalam hal terdapat revisi nilai yang telah diumumkan, Dosen mengirim surat revisi nilai kepada Ketua Program Studi.

17. Laporan Kemajuan Studi

Laporan kemajuan studi mahasiswa dibuat oleh dosen pembimbing dan mahasiswa yang bersangkutan setiap akhir semester.

18. Kuliah Kerja Lapangan

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bersifat ekstrakurikuler dan dilaksanakan mahasiswa atas usulan Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HMP) Peternakan, didampingi oleh dosen yang ditunjuk oleh Ketua Program Studi sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.

19. Ujian Komprehensif

19.1. Syarat Ujian

Program Studi Magister Ilmu Peternakan mempersyaratkan mahasiswa untuk menempuh ujian komprehensif sebelum menempuh ujian tesis. Tujuan ujian komprehensif adalah untuk menguji mahasiswa sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan. Ketentuan pelaksanaan ujian komprehensif diatur sebagai berikut:

1. Mengajukan permohonan ujian kepada Ketua Program Studi. 2. Sudah menyelesaikan mata kuliah yang ditetapkan.

3. Telah melaksanakan seminar proposal.

4. Ujian komprehensif dilakukan maksimal selama 120 menit.

5. Memiliki nilai AcEPT setara TOEFL minimal 400 dan PAPs / TPA minimal 450. 19.2. Dosen Penguji Komprehensif

Dosen Penguji Komprehensif terdiri dari Pembimbing Utama, Pembimbing Pendamping, dan 2 orang Dosen Penguji.

19.3. Kriteria Hasil Ujian

Kriteria hasil ujian adalah lulus atau mengulang, yang dinyatakan lewat keputusan final atas penilaian yang diberikan masing-masing penguji. Bagi mahasiswa yang dinyatakan mengulang, dapat mendaftarkan kembali kepada Ketua Program Studi dalam waktu 2 minggu setelah ujian dan selambat-lambatnya 3 bulan. Bagi mahasiswa yang telah menempuh ujian komprehensif 3 kali berturut-turut dan masih belum berhasil, maka diwajibkan mengambil mata kuliah yang ditentukan oleh tim penguji.

(19)

19

Tesis Tesis merupakan komponen mata kuliah wajib dengan total SKS sebanyak 12 SKS yang terdiri atas, proposal tesis; pelaksanaan penelitian dan penulisan tesis; seminar hasil penelitian satu publikasi ilmiah; dan ujian tesis.

20.1. Proposal tesis

Proposal tesis meliputi penyusunan dan seminar proposal tesis sebanyak 2 SKS. Tujuan seminar adalah mempersiapkan dan menyampaikan proposal/hasil penelitian, memperoleh masukan, menambah wawasan, dan tukar menukar informasi ilmiah terkini, serta belajar etika berkomunikasi secara interaktif. Ketentuan dan mekanisme kegiatan seminar dapat dilihat di petunjuk teknis seminar.

20.2. Pelaksanaan penelitian dan penulisan tesis

Kegiatan pelaksanaan penelitian dan penulisan tesis sebanyak 5 SKS. Penelitian dapat dimulai setelah mahasiswa melakukan seminar proposal. Setelah tahap penelitian selesai, mahasiswa diharapkan mampu menulis tesis berdasarkan hasil penelitiannya. Pedoman penelitian dapat dilihat di petunjuk teknis penelitian.

20.3. Publikasi ilmiah

Mahasiswa diwajibkan memiliki satu publikasi ilmiah dari hasil penelitian tesisnya yang telah disetujui oleh editor untuk dipublikasikan ke dalam jurnal ilmiah atau prosiding seminar tanpa melanggar etika kepenulisan.

20.4. Syarat ujian tesis seminar hasil penelitian 1. Lulus ujian komprehensif;

2. Telah melaksanakan seminar hasil penelitian;

3. Memiliki satu publikasi ilmiah dari hasil penelitian tesisnya yang telah disetujui oleh editor untuk dipublikasikan ke dalam jurnal ilmiah atau prosiding seminar tanpa melanggar etika kepenulisan;

4. Telah melakukan koreksi format draft tesis;

5. Mengajukan permohonan ujian tesis dilampiri draft tesis dan publikasi hasil penelitian yang telah diperbaiki sebanyak 4 bendel dan disahkan oleh kedua Dosen Pembimbing.

20.5. Ujian tesis

Ujian tesis dijadwalkan paling cepat 1 minggu setelah berkas dikumpulkan oleh Mahasiswa. Bobot ujian tesis sebanyak 5 SKS. Dosen Pembimbing serta Dosen Penguji telah sepakat untuk dilaksanakannya ujian tesis. Pelaksanaan ujian berlangsung selama maksimal 120 menit.

20.6. Penilaian tesis

Komponen nilai ujian tesis terdiri dari 5 yaitu proposal tesis dan seminar proposal, pelaksanaan penelitian, seminar hasil penelitian, publikasi, dan ujian tesis. Penilaian ujian dalam bentuk angka. Kemudian rata-rata nilai yang diperoleh dikonversikan ke huruf (grade) sebagai berikut:

≥80,0 = A 45 – 49,9 = C+ 75 – 79,9 = A- 40 –44,9 = C 70 –74,9 = A/B 35 – 39,9 = C- 65 – 69,9 = B+ 30 –34,9 = C/D 60 – 64,9 = B 25 – 29,9 = D+ 55 – 59,9 = B- 20 –24,9 = D 50 –54,9 = B/C 0– 19,9 = E

(20)

20

20.7. Ujian ulang

1. Mahasiswa yang dalam ujian tesis memperoleh nilai C atau lebih rendah, diberi kesempatan untuk mengulang ujian setelah 2 minggu dan selambat-lambatnya 3 bulan.

2. Nilai ujian ulang yang diberikan maksimal B.

20.8. Perbaikan tesis

Perbaikan tesis bagi mahasiswa yang telah melaksanakan ujian tesis diberi waktu paling lama 3 bulan. Bila dalam waktu 3 bulan perbaikan tesis belum dapat diselesaikan, maka diwajibkan menempuh ujian tesis lagi.

20.9. Referendum

Referendum adalah proses penetapan kelulusan mahasiswa berdasarkan data akademik mahasiswa oleh dosen Program Pascasarjana. Referendum dilakukan setelah mahasiswa dinyatakan lulus ujian tesis.

20.10. Yudisium

Yudisium adalah proses penetapan kelulusan mahasiswa berdasarkan persyaratan akademis dan administratif. Yudisium dilakukan setelah mahasiswa dinyatakan lulus secara akademis (setelah referendum). Yudisium dilakukan oleh Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi dan Dosen Pembimbing. Yudisium diselenggarakan sebulan sekali (menyesuaikan mahasiswa yang lulus ujian tesis).

20. Evaluasi

Pemantauan dan evaluasi dilaksanakan dalam 2 tahap, yaitu: Evaluasi Belajar Tahap Awal dan Evaluasi Belajar Tahap Akhir.

Evaluasi Belajar Tahap Awal

1. Mahasiswa yang sampai akhir semester 2 tidak mencapai jumlah 15 SKS dan dengan indeks prestasi minimal 3,00 tidak diperkenankan menempuh tesis hingga batas waktu yang ditetapkan oleh fakultas.

2. Dalam hal batas waktu 1 semester tambahan Mahasiswa tidak dapat mencapai kemajuan studi sebagaimana dimaksud pada huruf a, Mahasiswa yang bersangkutan tidak diperkenankan melanjutkan studi dan dinyatakan mengundurkan diri atau drop-out.

Evaluasi Belajar Tahap Akhir

1. Mahasiswa yang sampai akhir semester 3 belum menyelesaikan seluruh kegiatan belajar dengan indeks prestasi paling rendah 3,00 akan diberikan Surat Peringatan Pertama.

2. Mahasiswa yang sampai akhir semester 4 belum menyelesaikan seluruh kegiatan belajar dengan indeks prestasi paling rendah 3,00 akan diberikan Surat Peringatan Kedua.

3. Mahasiswa yang sampai akhir semester 5 belum menyelesaikan seluruh kegiatan belajar dengan indeks prestasi paling rendah 3,00 akan diberikan Surat Peringatan Ketiga dan diberi kesempatan untuk menyelesaikan studi paling lama 1 semester.

(21)

21

4. DaIam haI Mahasiswa tidak dapat menyelesaikan studi sebagaimana dimaksud pada huruf c, Mahasiswa yang bersangkutan tidak diperkenankan melanjutkan studi dan dinyatakan mengundurkan diri atau drop-out.

21. Masa Studi

Masa studi adalah masa aktif yang dibutuhkan mahasiswa untuk menyelesaikan studi. Masa studi di Program Magister Ilmu Peternakan adalah sebagai berikut:

1. Masa studi paling cepat lebih dari 2 semester dan paling lama maksimal adalah 6 semester.

2. Masa studi dihitung sejak terdaftar sebagai mahasiswa sampai yudisium.

22. Cuti Akademik

Mahasiswa dapat mengajukan permohonan cuti akademik dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Cuti akademik diizinkan maksimal 2 semester tanpa diperhitungkan sebagai masa studi.

2. Cuti akademik tidak diizinkan sebelum lolos evaluasi pertama.

3. Penerima beasiswa harus mengikuti aturan cuti dari pemberi beasiswa.

23. Larangan dan Sanksi Akademik

Mahasiswa dinyatakan melanggar kejujuran akademik jika melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Kecurangan pada saat melakukan ujian.

2. Mengikuti ujian atau tugas akademik lainnya untuk kepentingan pihak lain atau meminta pihak lain mengerjakan ujian atau tugas akademik lainnya untuk kepentingan dirinya.

3. Kegiatan-kegiatan yang merugikan kepentingan akademik pihak lain. 4. Plagiarisme.

Mahasiswa yang melakukan pelanggaran atas salah satu atau beberapa aturan di atas, akan dikenakan sanksi sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan, mulai dari sanksi ringan berupa teguran dan/atau peringatan sampai sanksi berat berupa tidak diizinkan mengikuti kegiatan akademik selama 1 semester dan/atau diberhentikan sebagai mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Peternakan.

(22)

22

24. Wisuda

Wisuda adalah proses pelantikan kelulusan mahasiswa yang telah menempuh studi di UGM. Wisuda dilakukan setelah mahasiswa dinyatakan lulus sesuai hasil yudisium dan telah menyerahkan semua persyaratan administrasi yang ditetapkan program studi dan universitas.

(23)

23

SILABUS MATA KULIAH

1. Mata Kuliah Wajib Program Studi

 Filsafat Ilmu (PTU 6001 - 2/0)

Mata kuliah Filsafat Ilmu bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan impelemntasi berpikir secara filsafati di bidang ilmu peternakan, Mata kuliah wajib untuk mahasiswa tingkat pascasarjana jenjang strata 2 (S2). Materi kuliah akan membahas tentang pengetahuan filsafat dan klasifikasinya, filsafat ilmu berdasarkan lingkup dan kedudukannya, perkembangan filsafat ilmu dan penemuan bidang sesuai jamannya serta konseptualisasi dan metodologi teori ilmiah. Pada akhir perkuliahan diberikan implementasi filsafat ilmu dalam pemanfaatannya untuk penyusunan rancangan thesis.

Keseluruhan pembahasan materi, diskusi dan praktik dimaksudkan untuk memberikan pemahaman filsafat ilmu. Mahasiswa harus memahami filsafat, ilmu pengetahuan, filsafat ilmu dan pola berfikir filsafati sehingga mampu menyiapkan rancangan penelitian yang benar. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui pendekatan fokus kepada mahasiswadengan diskusi, studi kasus dan praktik berfikir secara ilmiah. Evaluasi dilakukan melalui tugas-tugas terstruktur kelompok, tugas mandiri dan penilaian keaktifan mahasiswa, dan tes tertulis.

 Desain Penelitian (PTU 6002 - 2/0)

Matakuliah Desain Penelitian ini bertujuan untuk membekali mahasiswa tentang pengetahuan, pemahaman dan penerapan berbagai desain penelitian dalam rangka penyusunan tesis. Mata kuliah ini wajib ditempuh oleh mahasiswa magister. Materi perkuliahan akan membahas secara ringkas mengenai jenis-jenis penelitian, tahapan penelitian dan macam-macam desain penelitian seperti desain penelitian studi kasus, desain penelitian komparatif, desain penelitian kuantitatif, desain penelitian kualitatif, dan desain penelitian campuran (mixed research design). Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui pendekatan yang banyak melibatkan keaktifan mahasiswa seperti diskusi, studi kasus, dan praktik pembuatan desain penelitian. Evaluasi dilakukan melalui tugas-tugas terstruktur, partisipasi aktif mahasiswa dan tes tertulis.

 Sistem Produksi Ternak (PTU 6003 - 2/0)

Mata kuliah ini berfokus pada pemahaman akan kompleksitas sistem dalam rangka mengeksplorasi dan mendesain produksi ternak yang berkelanjutan yang meliputi dari level farm hingga regional. Kami berfokus membangun sistem – sistem dengan memperhatikan ternak dan fungsi ganda dari ternak, kelayakan ekonomi (economic viability), penerimaan sosial (social acceptability), animal welfare dan aspek lingkungan.

 Pengolahan Modern Hasil Ternak Tropis (PTU 6004 - 2/0)

Mata kuliah ini mengajarkan tentang pengolahan modern hasil olahan ternak, food safety, food security, mikrobiologi, biokimia, packaging, pemasaran, halal system, display produk, serta pemasaran produk.

(24)

24

 Pakan Ternak Tropik (PTU 6005 - 2/0)

Mata kuliah ini mengkaji tentang sistem dan hal-hal terkait dalam pakan ternak khususnya wilayah tropik yang meliputi spesifikasi kondisi tropik, jenis jenis sumber pakan bagi ternak, manajemen pengadaan, teknologi pengolahan, peningkatan nilai pakan, informasi biokimiawi dan nutrisi yang terkandung dalam pakan, perkembangan mutakhir pakan, feed safety and security, serta rantai pemasaran, dan nilai ekonomi pakan.

 Kebijakan Agrobisnis Peternakan (PTU 6006 - 2/0)

Mahasiswa mampu mengenal konsep stategi perencanaan, mengevaluasi dan mengaplikasikan manajemen strategi dalam lingkup peternakan dan agribisnis peternakan. Mampu menganalisa faktor eksternal dan internal dalam agribisnis khususnya dalam memilih metode strategi, menganalisis lingkungan, perilaku konsumen, resiko, skenario analisis, SDM, pengambilan keputusan, dan strategi pertumbuhan serta implementasi perencanaan pada industri peternakan.

 Pengembangan Sumber Daya Genetik Ternak (PTU 6007 - 2/0)

Mata kuliah ini membicarakan tentang pengembangan sumber daya genetik ternak yang meliputi pentingnya menjaga kelestarian sumber daya genetik ternak, konsep dasar genetika, pembentukan bangsa, aplikasi genetika molekuler pada ternak, seleksi atas dasar satu dan beberapa macam sifat, persilangan, sistem endokrin ternak, pengaruh lingkungan terhadap fisiologi dan reproduksi ternak, inseminasi buatan, invitro fertilisasi, transfer embrio, keuntungan ekonomi penggunaan semen beku produksi dan distribusinya.

 Tesis (PTU 7099 - 12/0)

Tesis merupakan karya ilmiah hasil penelitian yang penilaiannya meliputi: a. Proposal tesis (2 SKS)

Terdiri dari penyusunan proposal dan seminar proposal. b. Pelaksanan penelitian dan penulisan (5 SKS)

c. Seminar hasil (2 SKS) d. Ujian tesis (2 SKS) e. Publikasi (1 SKS)

Publikasi yang dimaksud adalah hasil penelitian yang sudah dikirimkan kepada editor pada minimal jurnal nasional terakreditasi, atau hasil penelitian yang sudah disetujui oleh editor untuk diterbitkan pada prosiding seminar terindeks scopus.

(25)

25

2. Mata Kuliah Minat Studi

2.1. Minat Studi Nutrisi dan Makanan Ternak

Mata Kuliah Wajib Minat  Nutrisi Komparatif (PTN 6101 - 1/1)

Mata kuliah ini membahas berbagai perbedaan aspek fisiologi pencernaan meliputi pencernaan makanan, absorbsi dan metabolisme nutrien serta penggunaannya pada ruminansia, non ruminansia. Komparasi metabolisme mikrobia dalam saluran pencernaan dan metabolisme pada ternak inang serta kaitannya dengan produk ternak.

 Rekayasa Hijauan dan Teknologi Pakan (PTN 6102 - 2/0)

Mata kuliah Rekayasa Hijauan dan Teknologi Pakan dirancang untuk membekali mahasiswa agar berkompenten dalam teknik rekayasa tanaman pakan baik secara genetik maupun on farm (agronomi ataupun fisiologi) terhadap pertumbuhan tanaman, produksi dan kualitas pakan hijauan tropik, teknologi konservasi hijauan, menaikkan kualitas hasil sisa tanaman pertanian (roughages), maupun pengolahan dan penyimpanan konsentrat.

 Teknik Penelitian Nutrisi dan Makanan Ternak (PTN 6103 - 2/0)

Kuliah ini memberikan pengetahuan tentang penelitian yang sering dipergunakan dalam penelitian di bidang Nutrisi dan Makanan Ternak. Dasar teori teknik penelitian diberikan sehingga peserta didik mengetahui dengan jelas mengapa teknik penelitian tersebut perlu dilakukan sehingga mampu memberikan pembahasan secara komprehensif dari hasil penelitian yang diperoleh. Mata kuliah ini berisi beberapa teknik penelitian baik yang dilakukan dalam laboratorium maupun di lapangan. Kuliah dilakukan dengan pemberian teori dan diskusi bersama sehingga diharapkan mahasiswa mampu memilih teknik penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian yang akan dilakukan, mampu merancang teknik penelitian baik dari segi logistik, pengambilan dan penyiapan sampel baik ternak maupun pakan, analisis di laboratorium dan analisis data yang diperoleh.

Mata Kuliah Pilihan Minat  Biokimia dan Fisiologi Nutrisi (PTN 6104 - 2/0)

Kehidupan hewan ditentukan oleh aktivitas fisiologi digesti, absorpsi dan metabolisme senyawa-senyawa biologis di dalam sel seperti halnya karbohidrat, protein, lipida dan asam nukleat, yang prosesnya berlangsung secara enzimatis. Untuk dapat memahami proses biologis yang dijumpai pada setiap kajian di bidang peternakan perlu kiranya dicermati kembali kajian logis kehidupan yang selalu bermuara pada kegiatan fisiologis dan biokimiawi. Berdasar pertimbangan tersebut mahasiswa peternakan perlu memahami proses regulasi control feed intake dan water intake pada ruminansia dan non ruminansia, fisiologi digesti (unggas, non ruminansia dan ruminansia), dinamika pencernaan dan absorpsi nutrien. Selanjutnya, perlu dibahas metabolisme karbohidrat, protein, lipida dan asam nukleat pada ruminansia dan non ruminansia. Akan dibahas juga tentang struktur dan kinetika enzim serta abnormalitas dan pengaturan metabolisme. Dibahas pula sistem fisiologi meliputi hormonal, sistem imun dan syaraf, serta proses detoksifikasi.

(26)

26

 Biodinamika dalam Pakan Ternak Gembala (PTN 6105 - 2/0)

Mata kuliah ini membicarakan tentang pengertian biodinamika sistem dalam pakan ternak gembala. Dijelaskan tentang pengertian biodinamika dalam suatu sistem peternakan, juga tentang, manajemen penggembalaan terkait hitungan carrying capacity, stocking rate, dan penentuan tingkat tekanan penggembalaan. Praktek evaluasi penggembalaan meliputi tanah, ternak, lingkuangan air dan udara serta hubungannya dengan tanaman, mikrobia tanah dan asosiasinya dibicarakan untuk melihat siklus biodinamika berlangsung.

 Fabrikasi Pakan (PTN 6106 - 1/1)

Mata kuliah Fabrikasi Pakan dirancang untuk membekali mahasiswa agar berkompeten dalam teknologi terkini yang digunakan dalam proses fabrikasi pakan, merancang pembuatan pabrik makanan ternak yang berwawasan lingkungan, serta mengolah bahan pakan baku untuk dibuat pakan jadi. Untuk tujuan tersebut mahasiswa dibekali cara memilih mesin penggiling, mesin pencampur dan cara penyimpanan konsentrat baik yang sudah berupa pakan jadi maupun masih berupa bahan baku. Selain diberikan teori, mahasiswa juga melakukan praktik pengolahan konsentrat meliputi penggilingan dan pencampuran bahan pakan konsentrat untuk dibuat pakan jadi.

 Mikrobiologi Ternak (PTN 6107 - 1/1)

Pertumbuhan, produksi maupun reproduksi ternak ruminansia dan non ruminansia ditentukan oleh kegiatan mikrobia (bakteri, protozoa dan fungi) dalam rumen dan saluran cerna yang lain, yang satu dengan lainnya saling berinteraksi dalam jalur metabolisme. Mata kuliah Mikrobiologi Ternak diawali dengan membahas klasifikasi dan peran bakteri, protozoa dan fungi dalam ekologi saluran pencernaan. Interaksi biokimiawi antar mikrobia dan mikrobia dengan sel ternak akan dijelaskan. Kajian aktivitas mikrobia pada proses fermentasi saluran pencernaan, yang dilanjutkan dengan pemahaman interaksi metabolisme antar mikrobia perlu dipelajari termasuk strategi pengaturan fermentasi agar dapat memaksimalkan efisiensi fermentasi. Analisis fermentasi secara kontinyu , teori dan aplikasi teknik simulasi rumen dalam evaluasi pakan akan dijelaskan. Dibahas pula rekayasa genetik mikrobia dan manipulasi fermentasi baik untuk menghasilkan probiotik dan prebiotik serta aplikasinya di dalam saluran pencernaan untuk peningkatan kinerja ternak. Kajian interaksi antar dan inter mikrobia dalam pemanfaatan pakan perlu dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan peternakan ramah lingkungan dan tercapainya efisiensi produksi ternak.

 Nutrisi Ruminansia (PTN 6108 - 1/1)

Mata kuliah Nutrisi Ruminansia ini membahas tentang perbedaan aspek-aspek fisiologi dan anatomi digestif, serta pemahaman tentang metabolisme nutrien untuk ruminansia dan herbivora. Mata kuliah nutrisi ruminansia ini untuk membekali mahasiswa agar kompeten dalam melakukan Klasifikasi Herbivora berdasarkan hijauan pakan, Saluran pencernaan aspek anatomi, Pertumbuhan dan perkembangan, motilitas, aspek fisiologi pencernaan yang meliputi pencernaan makanan, absorpsi, dan metabolisme nutrien serta penggunaannya pada ternak ruminansia. Selain teori, mahasiswa juga melakukan praktek mengenai funtional feed. Artinya pakan yang bersifat pemenuhan nutrien dan fungsi lain. Praktk ini akan dilakukan di laboratorium, pengamatan secara In Vitro dan apabila memungkinkan

(27)

27

akan dilakukan secara In Vivo serta asspek-aspek fisiologi digestif dan metabolisme nutrien dari ternak Ruminansia dan herbivora, sehingga akan lebih mampu menerapkan ilmu untuk melakukan penelitian di bidang nutrisi ruminansia.

 Instrumentasi Nutrisi dan Makanan Ternak (PTN 6109 - 2/0)

Mata kuliah ini disediakan bagi mahasiswa yang berminat menjadi peneliti dalam lingkup nutrisi dan makanan ternak. Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang, serta cara penggunaan instrumen-intrumen, penyiapan sampel dan prosedur analisisnya di lingkup Nutrisi dan Makanan Ternak.

 Budidaya Hijauan Pakan dan Pastura (PTN 6110 - 1/1)

Mata kuliah ini membicarakan tentang pengertian HMT dan pastura, manajemen pengelolaan untuk lahan HMT dan pastura, evaluasi kualitas dan analisis ketersediaan pakan di lahan pasture serta tentangteknik modern budidaya rumput melalui teknik kultur jaringan dan manfaatnya dalam budi daya hijauan.

 Kontrol Kualitas Pakan (PTN 6111 - 1/1)

Mata kuliah Kontrol Kualitas Pakan ini dirancang untuk membekali mahasiswa agar berkompeten dalam penentuan kualitas bahan pakan dan mengontrol kualitas bahan pakan dengan jalan melihat keaslian bahan baku pakan. Hal ini disebabkan kualitas bahan baku sangat menentukan kualitas pakan jadi. Selain teori, mahasiswa juga melakukan praktek menilai bahan pakan baku secara langsung baik secara makroskopis, mikroskopis, maupun khemis. Penilaian mikroskopis dilakukan menggunakan mikroskop tiga dimensi, penilaian secara kimia dilakukan menggunakan khemikalia yang sesuai dengan tujuan penilaiannya.

 Nutrisi Unggas dan Non-Ruminansia (PTN 6112 - 2/0)

Mata kuliah Nutrisi Unggas ini membahas lebih mendalam dan terarah (fokus) pada nutrisi dan pakan ternak unggas, khususnya ayam pedaging ataupun petelur serta nutrisi dan pakan non-ruminansia yaitu kelinci dan babi. Silabus dari Mata Kuliah Nutrisi Unggas dan Non Ruminansia berupa Perkembangan keilmuan di bidang nutrisi dan pakan ternak unggas, sistem pencernaan, nilai cerna nutrien, absorbsi dan hambatan absorbsi nutrien, peranan dan persyaratan nutrien pada ternak unggas dan Non Ruminansia.

 Teknologi Fermentasi dan Enzim (PTN 6113 - 1/1)

Membahas arti proses fermentasi, ruang lingkup, tujuan dan kaitannya dengan teknologi ensim, serta aplikasinya dalam bidang peternakan yang meliputi penangan produk dan limbah ternak, produksi zat tambahan, peningkatan kualitas dan efisiensi pemanfaatan pakan dan evaluasi pakan. Menerangkan tentang media fermentasi, metabolisme zat gizi oleh mikrobia, pertumbuhan mikrobia dan analisis kinetika fermentasi. Pembahasan tentang pengaturan metabolisme dijelaskan dalam rangka mendapatkan isolat terseleksi dan dilanjutkan penjelasan tentang cara preservasi mikrobia sebagai starter dan aplikasinya dalam bidang industri. Membahas tentang mekanisme kerja dan kinetika reaksi enzimatis, dilanjutkan dengan pembahasan cara isolasi dan purifikasi ensim dan purifikasi produk fermentasi yang lain. Terapan rekayasa genetik dipelajari dalam rangka peningkatan efisiensi produk fermentasi, diakhiri dengan mempelajari berbagai teknologi produksi enzim dan fermentasi.

(28)

28

2.2. Minat Sistem Produksi Ternak

Mata Kuliah Wajib Minat  Sistem Produksi Ternak Perah (PTD 6201 - 2/0)

Mata kuliah ini berfokus pada pemahaman akan kompleksitas sistem produksi ternak perah yang berfungsi sebagai penghasil susu. Pemahaman tersebut adalah dalam rangka mengeksplorasi dan mendesain produksi ternak perah yang berkelanjutan. Fokus mata kuliah membangun sistem-sistem dengan memperhatikan ternak dan fungsi ganda dari ternak, kelayakan ekonomi (economic viability), penerimaan social (social acceptability), animal welfare, (termasuk di dalamnya animal behavior) dan aspek lingkungan.

 Sistem Produksi Ternak Potong, Kerja dan Kesayangan (PTD 6202 - 2/0)

Mata kuliah ini berfokus pada pemahaman akan kompleksitas sistem produksi ternak yang berfungsi sebagai penghasil daging, kerja dan olahraga serta hewan kesayangan dan percobaan. Pemahaman tersebut adalah dalam rangka mengeksplorasi dan mendesain produksi ternak potong, kerja / olahraga dan kesayangan yang berkelanjutan yang meliputi dari level farm hingga regional. Kami berfokus membangun sistem – sistem dengan memperhatikan ternak dan fungsi ganda dari ternak, kelayakan ekonomi (economic viability), penerimaan social (social acceptability), animal welfare, (termasuk di dalamnya animal behavior) dan aspek lingkungan.

 Sistem Produksi Ternak Unggas (PTD 6203 - 2/0)

Mata kuliah ini berfokus pada pemahaman akan kompleksitas sistem produksi ternak unggas yang berfungsi sebagai penghasil daging dan telur. Pemahaman tersebut adalah dalam rangka mengeksplorasi dan mendesain produksi unggas yang berkelanjutan yang meliputi dari level farm hingga regional. Kami berfokus membangun sistem – sistem dengan memperhatikan ternak dan fungsi ganda dari ternak, kelayakan ekonomi (economic viability), penerimaan social (social acceptability), animal welfare, (termasuk di dalamnya animal behavior) dan aspek lingkungan.

Mata Kuliah Pilihan Minat  Biologi Laktasi Ternak Perah Tropik (PTD 6204 – 2/1)

Mata kuliah Biologi Laktasi Ternak Perah Tropik merupakan mata kuliah program studi Magister Ilmu Peternakan yang terdiri dari 3 SKS. Mata kuliah ini membahas tentang proses laktasi pada ternak perah di tropik. Ternak perah yang dikembangkan di Indonesia sebagian besar berasal dari daerah temperate. Adaptasi dan aklimatisasi di daerah tropika sangat perlu dipelajari, terutama yang terkait dengan lingkungan terhadap proses yang berlangsung selama laktasi. Pembahasan mata kuliah ini meliputi anatomi dan fisiologi laktasi, perkembangan kelenjar susu, biosintesis komponen susu, kebutuhan nutrien dan formulasi ransum ternak perah, manajemen pakan, serta seleksi ternak produksi tinggi. Penyelenggaraan mata kuliah ini dilakukan dalam bentuk tatap muka dikelas, diskusi, tugas mandiri, dan presentasi. Pemilihan metode pembelajaran tersebut bertujuan untuk memberikan situasi belajar dua arah.

Pokok-pokok bahasan yang memerlukan penjelasan lebih rinci dan memerlukan contoh diberikan dalam bentuk praktikum. Pembelajaran ini memanfaatkan materi

(29)

29

yang tersedia di Fakultas Peternakan UGM, seperti Laboratorium Ilmu Ternak Perah dan Industri Persusuan, Unit Pelaksana Teknis Sapi Perah, recording ternak, dan fasilitas yang terdapat pada mitra kerja di lapangan.

 Teknik Industri Ternak Potong, Olahraga, dan Kesayangan (PTD 6205 - 2/1)

Mata kuliah ini membahas tentang teknik pengelolaan industri ternak potong, kerja / olahraga dan hewan kesayangan dan percobaan untuk menghasilkan bibit dan produk yang berkualitas dengan menitik-beratkan pada optimalisasi usaha yang efisien dan berkelanjutan.

 Industri Ternak Unggas Tropik (PTD 6206 – 2/1)

Industri perunggasan daging dan telur dewasa ini menjadi sangat strategis dalam penyediaan pangan bernutrisi tinggi bagi masyarakat terutama sebagai penyedia protein dan penyangga ketahanan pangan. Unggas penghasil daging dan telur asalnya dari daerah sub tropis dan usaha perunggasan maju serta berkembang pesat baik dari segi bibit, pakan, peralatan, vaksin dan obat keseluruh dunia termasuk di daerah tropis di antaranya Indonesia. Perkembangan di daerah tropis diantaranya ke Indonesia. Perkembangan di daerah tropis tentunya perlu ada penyesuaian karena iklim makro sangat berpengaruh terhadap produktivitas ayam petelur dan pedaging. Di samping iklim makro, infrastruktur masyarakat, pattern penyakit di daerah tropis juga berbeda, untuk itu perlu adanya pembahasan dan komparasi dengan usaha peternakan unggas didaerah subtropik. Selain itu juga perlu dimengerti industry perunggasan di ASEAN terutama di Indonesia sejak kemerdekaan sampai abad ke-21.

 Industri Ternak Perah dan Persusuan (PTD 6207 - 2/1)

Discuss about Dairy Cluster Industry (Stock, Good Dairy Farming Practice, dairy animal other than cow), Global Dairy System (Oceania, America, India/China, Africa), Global Dairy Trade (marketing, distribution, trade distortion and value added strategy).

 Biologi Produksi Ternak Potong, Kerja, dan Kesayangan (PTD 6208 - 2/1)

Mata kuliah mengembangkan pemahaman tentang proses pertumbuhan dan perkembangan (produksi) ternak potong, kerja dan kesayangan mulai dari periode ovum, janin, anak hingga dewasa dan digunakan sesuai dengan fungsinya. Selain itu, mata kuliah ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi dalam sistem produksi ternak potong, kerja/olahraga dan kesayangan yang produktif dan berkelanjutan.

 Teknik Penelitian Produksi Ternak (PTD 6209 - 2/0)

Mata kuliah ini membahas tentang teknik-teknik penelitian yang dilakukan untuk peningkatan produksi daging, telur dan susu peternakan. Mata kuliah ini diberikan agar mahasiswa mengetahui adanya perbedaan dan juga persamaan pemahaman dalam pelaksanaan di bidang peternakan sesuai dengan permasalahan yang ada, terutama untuk masing-masing laboratorium. Dengan pengenalan ini mahasiswa memiliki pemahaman tentang pengambilan jumlah ternak sebagai sampel, faktor yang spesifik mempengaruhi masing-masing laboratorium. Metode penelitian terhadap komoditas dan fisiologi reproduksi menjadi perhatian yang perlu dipahami. Metode pembelajaran yang digunakan adalah dengan pengambilan contoh dan tatap muka, serta diskusi tentang masalah-masalah penelitian produksi ternak. Penilaian yang dilakukan tentang pengertian orientasi mata kuliah ini yaitu melalui kuis dan ujian.

(30)

30

 Tingkah Laku dan Animal Welfare Ternak Unggas (PTD 6210 - 3/0)

Poultry behaviour in the tropic bertujuan untuk mempelajari tingkah laku yang terkait dengan rasa kenyamanan dan fisiologi unggas. Dimulai dengan beberapa faktor lingkungan yang mempengaruhi fisiologi unggas, terutama sistem hormonal, fisiologi peneluran, fisiologi pakan dan kondisi stres. Ternak unggas memberikan reaksi yang bersifat tingkah laku atau behaviour. Adanya hubungan fisiologi ini dengan tingkah laku dipelajari secara khusus, terutama hubungannya dengan penampilan performans. Hubungan konstitusi dan morfologi tubuh merupakan hubungan yang erat terhadap fisiologi dan tingkah laku dengan lingkungan sebagai kondisi. Reaksi tingkah laku sebagai konstituen dikontrol oleh syaraf pusat terhadap lingkungan sebagai kondisi. Hubungan ini perlu mendapat perhatian terhadap sistem pemeliharaan, karena secara tidak langsung akan memberikan reaksi spesifik pembentukan tingkah laku. Beberapa bentuk tingkah laku yang akan dipelajari adalah tingkah laku pakan, tingkah laku perkawinan, tingkah laku sosial, tingkah laku kenyamanan. Khusus terhadap tingkah laku rasa takut ditinjau dari segi fisiologis, karena erat kaitannya dengan kemampuan adaptasi dan biosekuritas ternak untuk mencapai tingkat kenyamanan pada ternak. Beberapa model penelitian tingkah laku juga dikembangkan untuk lebih memahami hubungan konstituen dan kondisi ternak. Metode pembelajaran dilakukan dengan tatap muka dan juga menunjukkan video singkat terbentuknya tingkah laku ternak serta reaksi ternak terhadap beberapa objek. Metode penilaian ditekankan terhadap pengetahuan dan pengenalan aspek perubahan akibat tingkah laku dalam bentuk ujian.

2.3. Minat Studi Kebijakan dan Bisnis Peternakan

Mata Kuliah Wajib Minat  Statistika Sosial dan Bisnis (PTE 6301 - 2/0)

Mata kuliah ini mencakup dua cabang utama statistik: statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif termasuk mengumpulkan data dan meringkas dan menafsirkannya melalui teknik numerik dan grafis. Statistik inferensial termasuk memilih dan menerapkan teknik statistik yang benar untuk membuat perkiraan atau menguji populasi berdasarkan sampel. Topik yang dibahas dapat mencakup statistik deskriptif, korelasi dan regresi sederhana, probabilitas, estimasi titik dan interval, pengujian hipotesis, regresi berganda, dan analisis deret waktu. Mahasiswa diharapkan mengetahui dan memahami bagaimana menggunakan statistik parametrik dan non-parametrik dan mengembangkan beberapa pemahaman tentang keterbatasan inferensi statistik dan etika analisis data dan statistik.

 Desain Penelitian Sosial dan Bisnis Peternakan (PTE 6302 - 2/0)

Mata kuliah ini didesain untuk membentuk kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian di bidang sosial ekonomi dan bisnis, baik dengan pendekatan kuantitatif maupun kualitatif. Topik yang diajarkan dalam mata kuliah ini adalah overview tentang desain penelitian dalam ilmu sosial dan bisnis dan proses penelitian, asumsi dasar filosofi pendekatan penelitian, etika penelitian, sumber data, survey, eksperimen, observasi, penelitian kualitatif, pendekatan penelitian kualitatif, pengukuran dan skala pengukuran, penyusunan kuesioner, populasi dan desain pengambilan sampel, analisis data dan interpretasi data, penulisan laporan penelitian.

Referensi

Dokumen terkait

Dia menyebutkan tidak jarang calon TKI memalsukan umur mereka. Belum lagi pungutan- pungutan yang diminta pihak sponsor dengan jumlah yang besar, sehingga membuat para

- Dalam pengambilan Dokumen Lelang, Direktur dapat diwakilkan dengan membawa surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaanlkepala cabang dan kartu pengenal. -

Indonesia mempunyai ketetapan klasifikasi subsektor industri kreatif di antaranya periklanan, arsitektur, pasar seni dan barang antik, kerajinan, fesyen, multimedia

 fungsi dan fitur pada aplikasi perangkat lunak pendukung pembelajaran dalam jaringan.  etika

Adapun tujuan umum pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan tempe kedelai terhadap kadar glukosa darah puasa mencit jantan galur ddY obesitas....

 Menyimpulkan tentang teor pembentukan bumi.Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai siswa dan meluruskan jika terjadi salah konsep..  Menjelaskan materi tentang

[r]

[r]