• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Pedoman Pelayanan Haemodialisa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "1. Pedoman Pelayanan Haemodialisa"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I DEFINISI DEFINISI

A.

A. GaGagagal l GiGinjnjal al KrKrononikik

Gagal Ginjal Kronik yang mulai perlu dialisis adalah Gagal Ginjal Kronik  Gagal Ginjal Kronik yang mulai perlu dialisis adalah Gagal Ginjal Kronik  dengan GFR < 15 mL/menit. Pada keadaan ini fungsi ginjal sudah sangat dengan GFR < 15 mL/menit. Pada keadaan ini fungsi ginjal sudah sangat men

menuruurun n sehsehingingga ga terjterjadi adi akuakumumulasi lasi toktoksin sin daldalam am tutuuh uh !ure!uremiamia". ". PadPadaa keadaa

keadaan n uremuremia ia diudiutuhktuhkan an terapi penggantterapi pengganti i ginjal untuk ginjal untuk mengmengamil alihamil alih fungsi ginjal dalam mengeleminasi toksin tuuh sehingga tidak terjadi gejala fungsi ginjal dalam mengeleminasi toksin tuuh sehingga tidak terjadi gejala yang leih erat.

yang leih erat.

Kriteria Gagal Ginjal Kronik !#K$" adalah % Kriteria Gagal Ginjal Kronik !#K$" adalah %

&& KeKerurusasakakan ginn ginjal sejal selalama ' ulma ' ulan atan atau leau leiih( yh( yang dang dididefefininisisikikan sean seagagaiai a

anonormrmalalitaitas s ststruruktkturural al atatau au fufungngsiosionanal l giginjnjalal( ( dedengngan an atatau au tatanpnpaa  penurunan

 penurunan GFR GFR yang yang ermanifestasi ermanifestasi seagai seagai kelainan kelainan patologis patologis atauatau kerusakan ginjal) termasuk ketidakseimangan komposisi *at di dalam kerusakan ginjal) termasuk ketidakseimangan komposisi *at di dalam darah atau urin derta ada atau tidaknya gangguan hasil pen+itraan

darah atau urin derta ada atau tidaknya gangguan hasil pen+itraan

&& GGFFR < R < ,,- m L- m L//mmeenniitt//11((' m' m leileih h dadari ri ' ' uulalan n dedengngan an ataatau u tatanpnpaa kerusakan ginjal.

kerusakan ginjal. 0a

0ahapan kerusakan ginjal erdasarkan hapan kerusakan ginjal erdasarkan GFR %GFR % Tahap I

Tahap I

LFG: ≥90ml/mn LFG: ≥90ml/mn

Kerusakan ginjal dengan LFG Kerusakan ginjal dengan LFG normal atau turun

normal atau turun

elum memperlihatkan elum memperlihatkan gejala gejala Tahap II Tahap II LFG: !0"#9ml/mn LFG: !0"#9ml/mn

Kerusakan ginjal dengan Kerusakan ginjal dengan  penurunan ringan fungsi  penurunan ringan fungsi

ginjal ginjal elum memperlihatkan elum memperlihatkan gejala gejala Tahap III Tahap III LFG: $0"%9ml/mn LFG: $0"%9ml/mn Penurunan

Penurunan LFG LFG sedang sedang 2udah 2udah mulai mulai timultimul gejala%letih(mual(sakit gejala%letih(mual(sakit kepala( nafsu makam kepala( nafsu makam menurun menurun Tahap I& Tahap I& LFG: '%"(9ml/mn LFG: '%"(9ml/mn Penurunan LFG erat Penurunan LFG erat Kerusakan ginjal dengan Kerusakan ginjal dengan  penurunan erat fungsi ginjal  penurunan erat fungsi ginjal

2indroma uremia 2indroma uremia Sa)i*m & Sa)i*m & LFG: +'%ml/mn LFG: +'%ml/mn

3erupakan Penyakit Ginjal 3erupakan Penyakit Ginjal 0ahap 4khir

0ahap 4khir

3emerlukan

3emerlukan 0e0erapirapi Pengganti Ginjal Pengganti Ginjal

0eknik perhitungan 0KK % 0eknik perhitungan 0KK %

(2)

1. Perhitungan ##0 erdasarkan rumus Cockroft-Gault 

. Pengukuran 0KK erdasarkan pengumpulan urin  jam

B. ,-mo)ialii

6emodialisis !6$" adalah salah satu terapi pengganti ginjal yang menggunakan alat khusus dengan tujuan mengatasi gejala dan tanda akiat laju filtrasi glomerulus yang rendah sehingga diharapkan dapat memperpanjang usia dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Poliklinik 6emodialisis Rumah 2akit 2ari 4sih Kara7a+i Kota 0angerang adalah tempat pelayanan 6emodialisis yang terdiri dari  mesin dialisis( didukung dengan unit pemurnian air (water treatment)( dan peralatan  pendukung serta mempunyai tenaga medis yang terdiri  pera7at mahir 6$( 1 $okter ersertifikat 6$( dan super8isi oleh 1 orang internis( Konsultan Ginjal 6ipertensi !KG6".

(3)

BAB II

ANG LINGK1

Pelayanan pasien hemodialisis merupakan pelayanan yang dierikan kepada  pasien dengan gagal ginjal tahap terminal yang

Konsep Pelayanan 6emodialisis Rumah 2akit 2ari 4sih Kara7a+i Kota 0angerang meliputi%

1. Pelayanan 6emodialisis dilakukan se+ara komprehensif dan sesuai standar  . Peralatan yang tersedia harus memenuhi ketentuan

'. 2emua tindakan harus terdokumentasi dengan aik  . 6arus ada sistem monitor dan e8aluasi

Ketepatan pemerian pelayanan harus dimulai pada saat kontak pertama dengan  pasien. 6al ini merupakan tanggungja7a semua staf Rumah 2akit 2ari 4sih

Kara7a+i Kota 0angerang aik klinisi atau admisi.

anyak faktor yang mempengaruhi keerhasilan pelayanan hemodialisis( untuk  itu pengkajian sesaat pasien datang sangatlah penting( dengan menggali informasi klinik yang lengkap( meliputi %

1. 4namnesis dan atau alloanamnesis yang lengkap. 9nformasi yang digali adalah keluhan kesehatan sekarang( dahulu dan ri7ayat penyakit yang ada pada keluarga. 4lloanamnesis dilakukan pada keluarga terdekat pasien.

. Pemeriksaan fisik se+ara lengkap dari kepala sampai kaki untuk  mengidentifikasi kelainan&kelainan yang ada( terutama pada organ&organ 8ital( yang jika tidak segera dilakukan penanganan segera akan erakiat fatal.

'. Pemeriksaan penunjang sesuai indikasi yang diperoleh dari hasil anamnesa dan  pemeriksaan fisik lengkap.

$ari hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik serta penunjang yang dilakukan diharapkan dokter dan pera7at mampu mengidentifikasi masalah&masalah

(4)

kesehatan yang ada dan diren+anakan asuhan yang tepat( sesuai dengan keutuhan  pasien.

2etiap tindakan hemodialisis terdiri dari%

 Persiapan pelaksanaan hemodialisis % '- menit

 Pelaksanaan hemodialisis % '& 5 jam

(5)
(6)

BAB III TATA LAKSANA

A. Sr*k*r 2rganiai ni ,E32DIALISIS

(7)

K--nagaan

Petugas yang ada di unit 6emodialisis adalah dokter dan pera7at yang sudah kompeten. Ketenagaan pelayanan hemodialisis terdiri dari%

1. 0enaga 3edis !$okter penanggung ja7a dan $okter pelaksana"

& $okter penanggung ja7a hemodialisis adalah $okter 2p.P$& KG6.

& $okter pelaksana hemodialisis adalah $okter umum ersertifikat 6$ yang telah dilatih di pusat pendidikan yang diakreditasi dan disahkan oleh P:R;:FR9.

. Pera7at !Pera7at mahir dan Pera7at iasa".

Pera7at mahir hemodialisis adalah pera7at ersertifikat pelatihan 6$ di  pusat pendidikan yang diakreditasi dan disahkan oleh P.P:R;:FR9.

B. 1ro-)*r 1-la5anan ,-mo)ialii

0indakan 6emodialisis dilakukan setelah adanya surat rujukan dari $okter  2pesialis Penyakit $alam atau $okter mum yang telah ersertifikat 6emodialisa erdasarkan indikasi medis.

9nisiasi hemodialisis dilakukan pada pasien dengan%

 0KK/LFG < 1- mL/ menit dengan gejala uremia atau malnutrisi

 0KK/LFG < 5mL/ menit 7alaupun tanpa gejala

 9ndikasi khusus%

& 0erdapat komplikasi akut !edema paru( hiperkalemia( asidosis metaolik erulang"

& Pada pasien dengan nefropati diaetik dapat dilakukan leih a7al

2etiap pasien aru yang akan mendapatkan terapi hemodialisa di Rumah 2akit 2ari 4sih Kara7a+i Kota 0angerang harus memuat informed concent  terleih dahulu.  Informed concent  ertujuan untuk memerikan informasi se+ukupnya kepada pasien tentang keuntungan dan kerugian hemodialisis( dierikan se+ara tertulis seelum melakukan hemodialisis untuk pertama kali dan erlaku seterusnya selama pasien masih menjalani hemodialisis di Rumah 2akit 2ari 4sih Kara7a+i Kota 0angerang.

:8aluasi perkemangan pasien dilakukan se+ara erkala( meliputi%

 Pemeriksaaan ;a( K( #a( P( reum ! tiap ' ulan"

(8)

6. Al*r 1ai-n )alam 1-la5anan ,-mo)ialii

 1ai-n 7ar* 5ang )aang )ari S lain/ *ni h-mo)ialii lain

1. Pasien/penanggung ja7a pasien diarahkan ke  Admission ra7at jalan untuk melakukan pengisian data pasien aru.

. 2etelah mendaftar di admission, pasien diarahkan ke 9G$ untuk dilakukan  pemeriksaan oleh $okter 6emodialisa yang meliputi % 4namnesa(  pemeriksaan fisik( dan pemeriksaan laoratorium yang terdiri dari  pemeriksaan 6ematologi Rutin 1( reum( #reatinin( 6s4g( dan anti 6#=. 2etelah dilakukan pemeriksaan( maka pasien diantar menuju  poliklinik hemodialisis.

'. Poliklinik 6emodialisis Rumah 2akit 2ari 4sih Kara7a+i Kota 0angerang hanya memerikan pelayanan kepada pasien dengan 6s4g negatif 

. Pasien pindahan dari R2 lain/ nit 6emodialisa lain 7aji mema7a Travelling Dialysis

 1ai-n Lama

1. Pasien/penanggung ja7a pasien diarahkan ke  Admission ra7at jalan untuk melakukan pendaftaran. Kemudian petugas  !ront "ffice menanyakan +ara pemayaran yang akan digunakan pasien( menginput registrasi pasien ke dalam komputer( kemudian memuatkan  #rint  out /hasil +etak nomor urut dan lael. ukti transaksi 9nstalasi Ra7at >alan akan diterima dan di+etak di agian Rekam 3edis.

. 2etelah pasien mendapatkan hasil +etak nomor urut( pasien diarahkan menuju poliklinik hemodialisis.

 1ai-n 5ang 7-raal )ari a4a Inap 8-rma*k *ang In-ni

1. 0indakan hemodialisis dilakukan atas instruksi $okter 2pesialis Penyakit $alam sesuai indikasi

. Pera7at di ruang per7atan menghuungi pera7at hemodialisa untuk mengkonfirmasi ketersediaan tempat

(9)

Penggunaan dialiser reuse adalah suatu tindakan penggunaan ulang dialiser / leih dari satu kali yang telah diproses se+ara aku untuk pada pasien yang sama. Penggunaan dialiser reuse harus ada persetujuan tertulis (Informed  concent)  dari pasien tentang keuntungan dan kerugian menggunakan dialiser  reuse( dierikan se+ara tertulis seelum melakukan hemodialisis untuk   pertama kali dan erlaku seterusnya selama pasien masih menjalani

hemodialisis di Rumah 2akit 2ari 4sih Kara7a+i Kota 0angerang.

Keuntungan menggunakan dialiser reuse adalah mengurangi iaya hemodialisis( mengurangi gejala klinik selama hemodialisis( mengurangi kejadian anafilaksis( dan menaikan iokompatiilitas dialiser. 2edangkan kerugiannya yaitu erupa kontaminasi akteri( kemungkinan terjadi transmisi agen infeksi( timul keluhan yang erhuungan dengan *at kimia yang dipakai dalam proses ulang dan penurunan perfoman+e dialiser. Pelaksanaan dialiser  reuse sesuai dengan prinsip ke7aspadaan uni8ersal dan sesuai prosedur  manual ($%" %rosedur &anual 'euse Dialiser dan $%" #enggunaan Dialiser   'euse) Kriteria penghentian dialiser reuse%

a. =olume kompartemen darah dialiser dia7ah ?-@ dari 8olume kompartemen darah dialiser a7al

 . Peruahan fisik dialiser dari 7arna putih menjadi hitam/ ke+oklatan +. 0erdapat tanda&tanda reaksi anafilaktik dan reaksi pirogenik yang erat

(10)

BAB I& D2K3ENTASI

2emua rangkaian pelayanan hemodialisis pada pasien dilakukan se+ara terkoordinasi dan terintegrasi dalam suatu rekam medi+ agar asuhan yang diterima oleh pasien teren+ana dengan aik( terpantau sehingga pelayanan yang dierikan dapat se+ara optimal dan sesuai dengan keutuhan asuhan pasien. $okumentasi  pelayanan hemodialisis erupa%

1. Formulir hemodialisis / Penga7asan Kepera7atan 6emodialisis dan #atatan $okter 

. 6asil Pemeriksaan Laoratorium '. #atatan Pendidikan Kesehatan

(11)

DAFTA 1STAKA

1. Peraturan 3enteri Kesehatan Repulik 9ndonesia ;omor   ?1/3:;K:2/P:R/=99/-1- tentang Penyelengaraan Pelayanan $ialisis Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan

. uku Pedoman Pelayanan 6emodialisis di 2arana Pelayanan Kesehatan $epkes R9 tahun --?.

Referensi

Dokumen terkait

RSIA Mutiara Bunda memberikan beberapa jenis pelayanan medis untuk Ibu dan Anak antara lain poliklinik umum dan poliklinik Anak, poliklinik Kebidanan &amp; Kandungan, Unit

Pedoman pelayanan Neonatus Intensive Care Unit Rumah Sakit Ibu Dan Anak Amanah Probolinggo ini diharapkan dapat menjadi panduan atau acuan bagi seluruh staff yang bekerja di

Selain itu, dapat memberikan dampak positif kepada citra rumah sakit yaitu dengan penyebarluasan informasi adanya pelayanan yang baik di Unit Rawat Jalan Rumah sakit Umum

Pelayanan Dialisis memegang peran penting dalam menentukan keberhasilan di Rumah Sakit secara keseluruhan, sehingga perlu pemahaman tentang pelayanan di lingkup Instalasi

Visi Unit Gizi Rumah Sakit Kartini adalah Menjadikan Unit Gizi di Rumah Sakit Kartini sebagai tempat pemberian pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak yang terbaik, dan

Selain itu, dapat memberikan dampak positif kepada citra rumah sakit yaitu dengan penyebarluasan informasi adanya pelayanan yang baik di Unit Rawat Jalan Rumah sakit Umum

Selama dua tahun pembangunan, Rumah Sakit Budi Kemuliaan resmi beroperasi pada 8 Oktober 1992 dengan kapasitas 20 tempat tidur dengan jenis pelayanan yang tersedia pada saat

Perijinan Unit Hemodialisis di luar Rumah Sakit Untuk dapat menyelenggarakan upaya pelayanan hemodialisis di luar institusi RS, maka harus memiliki ijin tertulis dari Dinas Kesehatan