• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASUMSI-ASUMSI DASAR ANALISIS TEKNIKAL KEUNTUNGAN DAN KRITIK TERHADAP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ASUMSI-ASUMSI DASAR ANALISIS TEKNIKAL KEUNTUNGAN DAN KRITIK TERHADAP"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Materi 12

Materi 12

ANALISIS TEKNIKAL

ANALISIS TEKNIKAL

Prof. Dr.

Prof. Dr. DEDEN MULYANA, SE.,

DEDEN MULYANA, SE., M.Si

M.Si..

ANALISIS TEKNIKAL

ANALISIS TEKNIKAL

ASUMSI-ASUMSI DASAR ANALISIS TEKNIKAL

KEUNTUNGAN DAN KRITIK TERHADAP

ANALISIS TEKNIKAL

TEKNIK-TEKNIK DALAM ANALISIS TEKNIKAL

- The Dow Theory

- Chart Pola Pergerakan Harga Saham

- Rata-rata bergerak

- Relative Strength

• TRADING RULES DALAM ANALISIS

TEKNIKAL

(2)

ANALISIS TEKNIKAL

ANALISIS TEKNIKAL

Apa perbedaan antara analisis teknikal

dengan analisis fundamental?

-Analisis teknikal mendasarkan diri pada

pola-pola pergerakan harga saham dari waktu ke

waktu

-Analisis fundamental secara “top-down”

mendasarkan diri pada faktor-faktor

fundamental perusahaan yang dipengaruhi

oleh faktor ekonomi dan industri

http://www.deden08m.wordpress.com

ASUMSI YANG MENDASARI

ASUMSI YANG MENDASARI

ANALISIS TEKNIKAL

ANALISIS TEKNIKAL

Para analis teknikal percaya bahwa mereka bisa

mengetahui pola-pola pergerakan harga saham di masa datang dengan berdasarkan pada observasi pergerakan harga saham di masa lalu.

Levy (1966), mengemukakan beberapa asumsi yang mendasari analisis teknikal:

1. Nilai pasar barang dan jasa, ditentukan oleh interaksi permintaan dan penawaran.

2. Interaksi permintaan dan penawaran ditentukan oleh berbagai faktor, baik faktor rasional maupun faktor yang tidak rasional.

(3)

ASUMSI YANG MENDASARI

ASUMSI YANG MENDASARI

ANALISIS TEKNIKAL

ANALISIS TEKNIKAL

3. Harga-harga sekuritas secara individual dan nilai pasar secara keseluruhan cenderung bergerak mengikuti suatu trend selama jangka waktu yang relatif panjang.

4. Trend perubahan harga dan nilai pasar dapat berubah karena perubahan hubungan permintaan dan penawaran. Hubungan-hubungan tersebut akan bisa dideteksi dengan melihat diagram reaksi pasar yang terjadi.

http://www.deden08m.wordpress.com

Gambar 12.1 Penyesuaian Harga Saham

Gambar 12.1 Penyesuaian Harga Saham

Akibat Masuknya Informasi Baru

Akibat Masuknya Informasi Baru

Waktu, t Informasi yang baru mulai masuk Harga keseimbangan yang lama Harga keseimbangan yang baru Rp 5.800 Rp 6.000 Harga

Para analis teknikal mengidentifikasi trend

perubahan harga dan mengambil tindakan untuk

mencari keuntungan

(4)

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN

ANALISIS TEKNIKAL

ANALISIS TEKNIKAL

Keuntungan penggunaan analisis teknikal

terkait dengan asumsi yang digunakannya.

Para analis teknikal percaya bahwa investor

akan bisa memperoleh abnormal return jika

investor mampu mengakses informasi

secara cepat, punya kemampuan analitis

yang tinggi dan punya insting yang tajam

atas apa yang akan terjadi terhadap harga

pasar jika ada informasi baru.

http://www.deden08m.wordpress.com

KRITIK TERHADAP ANALISIS

KRITIK TERHADAP ANALISIS

TEKNIKAL

TEKNIKAL

Kritik penggunaan analisis teknikal juga terkait dengan asumsi yang mendasarinya dan keefektifan pendekatan analisis teknikal dalam memprediksi harga saham.

Kritikan yang paling tajam muncul dari para penganut hipotesis efisiensi pasar, yang

samasekali tidak percaya bahwa harga saham di masa yang akan datang akan dipengaruhi oleh pergerakan harga saham masa lalu.

Kritikan berikutnya berkaitan dengan keefektifan penggunaan analisis teknikal untuk jangka waktu yang panjang.

(5)

TEKNIK

TEKNIK--TEKNIK

TEKNIK

ANALISIS TEKNIKAL

ANALISIS TEKNIKAL

Para analis teknikal, juga disebut sebagai ‘chartist’ karena dalam aktivitasnya mereka merekam data atau membuat grafik (chart) pergerakan harga saham dan volume perdagangan .

Beberapa teknik penggunaan grafik (charting) dalam analisis teknikal, yaitu:

1. The Dow Theory

2. Chart pola harga saham 3. Analisis rata-rata bergerak 4. Analisis relative strength

http://www.deden08m.wordpress.com

THE DOW THEORY

THE DOW THEORY

The Dow Theory pertama kali dikemukakan oleh Charles H. Dow pada tahun 1800-an, yang bertujuan untuk mengidentifikasi trend harga pasar saham dalam jangka panjang dengan berdasar pada data historis harga pasar saham di masa lalu.

Berdasarkan teori tersebut, pola pergerakan harga saham bisa dikelompokkan menjadi:

1. Primary trend

2. Secondary (intermediate) trend 3. Minor trend atau day-to-day move

(6)

Primary trend

Gambar 12.2. Pergerakan Harga Saham

Gambar 12.2. Pergerakan Harga Saham

Menurut The Dow Theory

Menurut The Dow Theory

Waktu Harga saham Minor trend Secondary trend http://www.deden08m.wordpress.com

CHART

CHART POLA PERGERAKAN

POLA PERGERAKAN

HARGA SAHAM

HARGA SAHAM

Teknik chart pola pergerakan harga saham dilakukan dengan menyusun grafik (chart) dari pergerakan saham secara individual selama waktu tertentu.

Ada dua istilah penting dalam identifkasi pola pergerakan saham, yaitu:

1. Support level 2. Resistance level

(7)

CHART

CHART POLA PERGERAKAN HARGA

POLA PERGERAKAN HARGA

SAHAM

SAHAM

Dalam penggambaran pola pergerakan saham

(charting) biasanya dipakai dua cara sederhana

yaitu dengan bar chart dan point-and-figure

chart.

Dalam bar chart, pergerakan harga saham

setiap harinya ditunjukkan oleh diagram batang

vertikal (bar vertical).

Dalam point-and-figure chart,pergerakan harga

saham digambarkan dengan angka dan

gambar (point and figure).

http://www.deden08m.wordpress.com

Gambar 12.3

Gambar 12.3

Contoh

Contoh Bar Chart

Bar Chart

8.000 Volume Perda-gangan Saham (ribuan) 2.000 4.000 6.000 Waktu 4.000 4.500 5.000 5.500 6.000 6.500 Harga Volume perdagangan saham Pergerakan harga saham http://www.deden08m.wordpress.com

(8)

4500

Gambar 12.4

Gambar 12.4

Contoh

Contoh Point

Point--and Figure Chart

and Figure Chart

X X X X 0 X 0 X X 0 X 0 X 2 X 0 5 X 0 X 0 X X X 0 X 0 X 0 X 6 0 7 X 0 X X 0 0 X X X 0 X 0 X X 0 1 0 X 0 X 0 X 0 X 0 X 0 X 0 X 0 0 X 0 X 0 0 X 0 0 X 3 0 X 0 0 X 0 X 0 4 4000 3500 Harga Waktu http://www.deden08m.wordpress.com

RATA

RATA--RATA BERGERAK

RATA BERGERAK

Teknik rata-rata bergerak (moving average) dipakai untuk mendeteksi dan menganalisis arah pergerakan harga saham dan besarnya tingkat pergerakan harga saham.

Teknik ini dilakukan dengan menghitung nilai rata-rata bergerak dari data harga penutupan saham harian selama beberapa periode pengamatan, sehingga menghasilkan sebuah garis trend.

Selanjutnya, garis trend tersebut akan dipakai untuk memperkirakan harga saham di masa depan.

(9)

Gambar 12.4

Gambar 12.4

Garis Rata

Garis Rata--rata Bergerak 200

rata Bergerak 200--harian

harian

Waktu 4.000 4.500 5.000 5.500 6.000 6.500 Harga Garis rata-rata bergerak 200-harian http://www.deden08m.wordpress.com

GARIS RATA

GARIS RATA--RATA BERGERAK DAN

RATA BERGERAK DAN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN BELI/JUAL

PENGAMBILAN KEPUTUSAN BELI/JUAL

Teknik rata-rata bergerak juga bisa dipakai untuk membantu mengambil keputusan beli/jual saham.

Kapan investor harus membeli saham?:

1. Garis rata-rata bergerak secara mendatar dan harga pasar saham melampaui garis tersebut

2. Harga saham berada di bawah garis rata-rata bergerak yang sedang menaik

3. Harga saham saat ini berada di atas garis rata-rata bergerak yang cenderung menurun, namun kembali menaik sebelum mencapai garis tersebut.

(10)

GARIS RATA

GARIS RATA--RATA BERGERAK DAN

RATA BERGERAK DAN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN BELI/JUAL

PENGAMBILAN KEPUTUSAN BELI/JUAL

Kapan investor harus menjual saham?:

1. Harga saham saat ini berada di bawah garis rata-rata bergerak yang mendatar

2. Harga saham bergerak naik di atas garis rata-rata bergerak, namun garis rata-rata bergerak tersebut

justru sedang menurun

3. Harga saham yang cenderung mengalami kenaikan (berada di bawah garis rata-rata bergerak), tetapi kembali menurun sebelum mencapai garis rata-rata bergerak tersebut .

http://www.deden08m.wordpress.com

RELATIVE STRENGTH

RELATIVE STRENGTH

• Relative strength dipakai untuk menggambarkan

rasio antara harga saham dengan indeks pasar

atau industri tertentu

.

Hasil perbandingan biasanya digambarkan

dengan plot-plot yang menunjukkan

per-bandingan harga relatif saham selama jangka

waktu tertentu

.

Dari gambar yang telah disusun, investor bisa melihat perbandingan kekuatan saham-saham terhadap industrinya atau terhadap indeks pasar.

(11)

Gambar 12.5

Gambar 12.5

Relative Strength

Relative Strength Saham Cisco System,

Saham Cisco System,

Inc. terhadap Indeks Pasar

Inc. terhadap Indeks Pasar

Waktu 5 15.5 25 35.5 45 58.5 Harga ($) 5 15.5 25 35.5 45 58.5 Harga ($) Relative stregth terhadap indeks pasar http://www.deden08m.wordpress.com

Gambar 12.6

Gambar 12.6

Trading rule

Trading rule membeli atau menjual

membeli atau menjual

saham dalam analisis teknikal

saham dalam analisis teknikal

Trend Mendatar Saat menjual Trend Peningkatan Titik terendah Waktu Harga saham Titik puncak Trend Penurunan Saat Beli saham Trend Penurunan Titik terendah Saat Beli saham Trend Peningkatan

Sumber: Reilly, F.K., dan Brown, K.C., 1997. “Investment Analysis and Portfolio Management”, 5thed., The Dryden Press, New York, hal. 776

Gambar

Gambar 12.1 Penyesuaian Harga Saham Gambar 12.1 Penyesuaian Harga Saham
Gambar 12.2. Pergerakan Harga Saham Gambar 12.2. Pergerakan Harga Saham
Gambar 12.3Gambar 12.3 Contoh
Gambar 12.4Gambar 12.4 Contoh
+3

Referensi

Dokumen terkait

Pada sub bagian ini, kita membuat grafik distribusi dari harga saham UNVR.JK terhadap waktu yang akan membantu kita dalam mengamati dan menganalisis perilaku atau fluktuasi harga

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar... Estika Tata

Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan analisis teknikalnya, pergerakan harga saham BBRI tidak dapat diprediksi karena sinyal yang muncul tergolong sedikit

a) Investor akan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk memantau pergerakan harga sahamnya. Setelah menemukan harga wajar suatu saham dari proses analisis fundamental

• Pergerakan harga saham rebound tepat pada level support MA50 dengan potensi menguat menuji resistance dan kembali pada trend positif jangka menengahT. • Stop-loss jika harga

ELSA memiliki indikator Macd, Stoc osc dan Rsi mengindikasikan pola Uptrend, ELSA berhasil menembus Resistance di level harga 436 sehingga ter- buka peluang untuk menguji

Sebuah grafik data historis akan mempermudah untuk memberi tanda terhadap efek dari suatu kunci kejadian pada harga sekuritas, yang ditampilkan lebih dari satu periode waktu,

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Membandingkan pergerakan harga saham perusahaan-perusahaan pertambangan periode Januari-Desember 2009 yang terdaftar pada indeks