• Tidak ada hasil yang ditemukan

LINGKARAN SINGGUNG LUAR SEGIEMPAT TIDAK KONVEKS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LINGKARAN SINGGUNG LUAR SEGIEMPAT TIDAK KONVEKS"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

37

LINGKARAN SINGGUNG LUAR SEGIEMPAT TIDAK KONVEKS

Rika Delpita Sari1*, Mashadi2

1Mahasiswa Program Studi Magister Matematika

Jurusan Matematika

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau [email protected]

2Dosen Jurusan Matematika

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau Kampus Binawidya, Pekanbaru 28293

ABSTRAK

Dalam artikel ini dibahas mengenai kekonkurenan bisector sudut dalam dan bisector sudut luar segiempat tidak konveks dengan menggunakan Teorema Ceva dan konkurensi bisector sudut. Juga dibahas cara mengkonstruksikan lingkaran singgung luar segiempat tidak konveks serta menentukan panjang jari-jari lingkaran singgungluar segiempat tidak konveks

Kata kunci: lingkaran singgung luar segiempat konveks, teorema Ceva, teorema Urquhart.

1. PENDAHULUAN

Dalam geometri dipelajari mengenai lingkaran singgung luar segitiga. Lingkaran singgung luar adalah suatu lingkaran yang menyinggung salah satu sisi dari segitiga sebelah luar dan perpanjangan dua sisi lainnya. Lingkaran singgung luara dalah suatu lingkaran yang menyinggung salah satu sisi dari segitiga sebelah luar dan perpanjangan dua sisi lainnya. Lingkaran singgung luar terkadang disebut juga dengan lingkaran luar (excircles). Definisi lingkaran singgung luar segitiga menurut Coxeter dan Greitzer[1] merupakan lingkaran yang menyinggung sisi dan perpanjangan dari dua sisi lainnya.

Bukan hanya segitiga yang memiliki lingkaran singgung luar, segiempat juga memiliki lingkaran singgung luar segiempat. Lingkaran singgung luar segiempat merupakan lingkaran yang menyinggung sisi maupun perpanjangan sisi lainnya seperti yang ditulis oleh Martin 2 ,

Berdasarkan jurnal yang ditulis oleh Martin 3 dibahas tentang lingkaran singgung luar segiempat yang lain. Namun belum ada yang membahas mengenai lingkaran singgung luar segiempat tidak konveks. Oleh karena itu pada artikel ini dibahas mengenai kekonkurenan bisector sudut dalam dan bisector sudut luar segiempat tidak konveks

(2)

38

dengan menggunakan Teorema Ceva dan konkurensi bisector sudut. Juga dibahas cara mengkonstruksikan lingkaran singgung luar segiempat tidak konveks serta menentukan panjang jari-jari lingkaran singgung luar segiempat tidak konveks

2. TINJAUAN PUSTAKA

Lingkaran Singgung Luar Segitiga

Lingkaran singgung luar segitiga atau yang lebih dikenal dengan istilah excircle merupakan lingkaran yang menyinggung sisi luar segitiga. Mashadi dalam [4] memberikan definisi dari lingkaran singgung luar segitiga yaitu

Definisi2.1 Lingkaran singgung luar pada suatu ∆𝐴𝐵𝐶 adalah lingkaran yang menyinggung sebuah sisi segitiga dan perpanjangan dua sisi lainnya

Ilustrasidari Definisi 2.1 dapat dilihat pada Gambar 2.1. Suatu ∆𝐴𝐵𝐶 memiliki lingkaran singgung luar yang berpusat di titik 𝑂. Lingkaran tersebut menyinggung sisi 𝐵𝐶 di titik 𝐸, dan perpanjangan sisi 𝐴𝐵 dan 𝐴𝐶 berturut-turut di titik 𝐹 dan 𝐷.

Gambar 2.1: Lingkaran singgung luar pada ∆𝐴𝐵𝐶

Kongkurensi Bisektor pada Lingkaran Singgung Luar Segitiga

Kongkurensi menunjukkan tiga buah garis yang berpotongan disatu titik dalam suatu segitiga. Sebelum membuktikan kongkurensi bisektor sudut pada lingkaran singgung luar segitiga, terlebih dahulu dibahas tentang Teorema Ceva. Teorema ceva merupakan salah satu cara untuk menunjukkan kongkurensi dari tiga buah garis. Teorema Ceva yang digunakan yaitu kongkurensi di luar segitiga [4].

(3)

39

Teorema 2.1 (Teorema Ceva) Jika titik 𝐺, 𝐻, dan 𝐼 masing-masing adalah titik pada sisi 𝐵𝐶, 𝐶𝐴, dan𝐴𝐵 maka garis 𝐴𝐺, 𝐵𝐻 dan 𝐶𝐼 berpotongan di satu titik jika dan hanya jika:

𝐶𝐺 𝐺𝐵× 𝐵𝐼 𝐼𝐻× 𝐴𝐻 𝐻𝐶 = 1 TeoremaUrquhart

Jika 𝑂𝐴 dan 𝑂𝐵 dua buah garis yang berpotongan di 𝑂. Titik 𝐴′ suatu titik pada 𝑂𝐴, serta 𝐵′ suatu titik pada 𝑂𝐵 dan 𝑂′ merupakan perpotongan antara 𝐴𝐵′ dengan 𝐴′𝐵. Maka akan berlaku hubungan [7] yang ditulis dalam Teorema 2.2.

Teorema 2.2 Diberikan 𝑂𝐴 dan 𝑂𝐵 dua buah garis yang berpotongan di 𝑂. Titik 𝐴′ suatu titik pada 𝑂𝐴, serta 𝐵′ suatu titik pada 𝑂𝐵 dan 𝑂′ merupakan pepotongan antara 𝐴𝐵′ dengan 𝐴′𝐵 maka berlaku

𝑂𝐴 + 𝐴𝑂′ = 𝑂𝐵 + 𝐵𝑂′ ⇔ 𝑂𝐴′+ 𝐴′𝑂′ = 𝑂𝐵′ + 𝑂′𝐵′

Bukti : Bukti lihat [7] Seperti pada gambar 2.3

Gambar 2.3: Ilustrasi Teorema urquhart dengan penambahan sudut

Lingkaran Singgung Luar Segiempat konveks didepan sudut C

Tidak semua segiempat konveks dapat dibentuk lingkaran singgung yang berada di depan titik 𝐶. Oleh sebab itu sebelum mengkonstruksi lingkaran singgung, maka haruslah diketahui syarat dari suatu segiempat yang memiliki lingkaran singgung di depan titik 𝐶.

Syarat yang pertama agar suatu segiempat konveks memiliki lingkaran singgung luar di depan titik 𝐶 yaitu tidak ada sisi yang sejajar. Segiempat 𝐴𝐵𝐶𝐷( ⎕𝐴𝐵𝐶𝐷) yang memiliki sepasang sisi yang sejajar yaitu 𝐴𝐷 ∥ 𝐵𝐶. Jika dibuat perpanjangan dari masing-masing sisi ⎕𝐴𝐵𝐶𝐷 maka sisi yang sejajar tersebut tidak akan pernah berpotongan. Sehingga tidak mungkin dapat dibentuk lingkaran yang menyinggung dari semua perpanjangan sisi ⎕𝐴𝐵𝐶𝐷.Seperti pada Gambar 2.4.

(4)

40

Gambar 2.4: Segiempat 𝐴𝐵𝐶𝐷 dengan 𝐴𝐷 ∥ 𝐵𝐶.

Selaintidak ada sisi yang sejajar jugaada syarat yang kedua yaitu penjumlahan dua sisi yang berdekatan adalah sama [3].

Teorema 2. 3 Suatu ⎕𝐴𝐵𝐶𝐷 dengan panjang sisi 𝐴𝐵 = 𝑎, 𝐵𝐶 = 𝑑, 𝐶𝐷 = 𝑐 dan 𝐴𝐷 = 𝑑 akan mempunyai lingkaran singgung luar di depan titik 𝐶 jika dan hanya jika

𝑎 + 𝑏 = 𝑐 + 𝑑

Bukti: perhatikan Gambar 2.5, bukti lihat [3] .

Gambar 2.5: Lingkaran singgung luar ⎕𝐴𝐵𝐶𝐷 di depan titik 𝐶

Jari-jari Lingkaran Singgung Luar Segiempat

Seperti halnya lingkaran singgung luar segitiga, maka jari-jari lingkaran singgung luar segiempat juga dapat dihubungkan dari luas segiempat [4].

Teorema 2.4 Sebuah lingkaran singgung luar segiempat dengan panjang sisi , 𝑏, 𝑐dan𝑑 mempunyai panjang jari-jari

𝜌 =𝐿⎕𝐴𝐵𝐶𝐷 𝑎 − 𝑐 =

𝐿⎕𝐴𝐵𝐶𝐷 𝑑 − 𝑏

(5)

41

Gambar 2.6 : Lingkaran singgung dengan jari-jari 𝜌

3. PEMBAHASAN

Konstruksi Lingkaran Singgung Luar Segiempat Tidak konveks

Tidak semua segiempat tidak konveks dapat dibentuk lingkaran singgung luar yang berada di depan titik 𝐶. Adapun Langkah-langkah dalam mengkonstruksi lingkaran singgung luar segiempat tidak konveks adalah sebagai berikut:

a. Buatlah ⎕𝐴𝐵𝐶𝐷 yang mempunyai panjang sisi 𝐴𝐵 = 𝑎, 𝐵𝐶 = 𝑏, 𝐶𝐷 = 𝑐 dan 𝐴𝐷 = 𝑑 dengan syarat semua sisinya tidak ada yang sejajar serta memenuhi persamaan 𝑎 + 𝑏 = 𝑐 + 𝑑.

b. Perpanjang sisi 𝐵𝐶 sehingga berpotongan dengaan 𝐴𝐷di titik 𝐷′, Dimana panjang 𝐴𝐷′

tidak boleh lebih dari setengah 𝐴𝐷. Kemudian perpanjang juga sisi 𝐷𝐶 sehingga memotong 𝐴𝐵di titik 𝐵′, Dimana panjang 𝐴𝐵′ tidak boleh lebih dari setengah 𝐴𝐵 dan

jaraktitik A ketitik C tidak boleh lebih panjang dari jari – jari lingkaran singgung luar segiempat tidak konveks.

c. Buatlah masing-masing garis bisektor sudut pada sudut-sudut internal, yaitu ∠𝐴 dan ∠𝐶, sudut-sudut eksternal, yaitu sudut ∠𝐸𝐷𝐵 dan ∠𝐶𝐵𝐹, serta 2 buah sudut yang terbentuk dari perpanjangan keempat sisi segiempat. Keenam bisektor sudut tersebut akan berpotongan di titik 𝑃.

d. Dari titik 𝑃 tersebut tarik garis yang tegak lurus ke perpanjangan sisi 𝐴𝐷, beri nama titik 𝑉. Lalu lukis lingkaran yang berpusat di 𝑃 dan berjari-jari 𝑃𝑉. Sehingga lingkaran tersebut menyinggung perpanjangan sisi 𝐴𝐵 di titik 𝑉, perpanjangan 𝐴𝐵 di titik 𝑈, dan menyinggung 𝐵𝐶 di titik 𝑇 dan 𝐷𝐶 di titik 𝑊.

Gambar 3.1: Titik pusat lingkaran yang terbentuk dari perpotongan enam bisektor sudut

Lingkaran Singgung Luar Segiempat Tidak konveks

\

A

B

C

D

P

B ‘

D

z

y y

*

*

x

x

z

T U T V W E F

o

o

#

#

(6)

42

Sebelum membahas mengenai lingkaran singgung luar segiempat tidak konveks, akan dibahas lebih dulu kekonkurenan bisector sudut luar dan bisector sudut dalam segiempat tidak konveks.

Diberikan ⎕𝐴𝐵𝐶𝐷 dengan panjang 𝐴𝐵 = 𝑎, 𝐵𝐶 = 𝑏, 𝐶𝐷 = 𝑐 dan 𝐷𝐴 = 𝑑. Buatlah masing-masing garis bisektor sudut pada sudut-sudut internal, yaitu ∠𝐴 dan ∠𝐶, sudut-sudut eksternal, yaitu sudut-sudut ∠𝐸𝐷𝐵 dan ∠𝐶𝐵𝐹. Akan ditunjukan internal bisector dan eksternal bisector tersebut konkuren di titk 𝑃.perhatikan Gambar 3.1

Gambar 3.2: Garis 𝐴𝑃, 𝐵𝐸, 𝐷𝐹 dan 𝐶𝑃 kongkuren di titik 𝑃

Bukti :Perpanjang sisi 𝐵𝐶 sehingga berpotongan dengaan 𝐴𝐷 di titik 𝐷′, Kemudian perpanjang juga sisi 𝐷𝐶 sehingga memotong 𝐴𝐵 di titik 𝐵′. Tarik bisector ∠𝐵𝐷′𝐸 sehingga memotong 𝐴𝐵 di titik 𝐼, keudian tarik bisector ∠𝐷𝐵′𝐵 sehingga memotong 𝐴𝐷 di titik 𝐻 Seperti pada Gambar 3.3

Gambar 3.3: kekonkurenan 𝐴𝑃, 𝐵′𝑃 dan 𝐵𝐸

1. Akan ditunjukkan 𝐴𝑃, 𝐵′𝑃 dan 𝐵𝐸 konkuren di titik P

⇒ Perhatikan ∆𝐴𝐷′𝐼dan ∆𝐵𝐷′𝐼 pada Gambar 3.3, memiliki tinggi yang sama yaitu ℎ1, dan

∆𝐴𝑃𝐼 dan ∆𝐵𝑃𝐼 memiliki tinggi yang sama yaitu ℎ

2

,

Berdasarkan konsep luas

∆𝐴𝐷′𝑃 sama dengan luas ∆𝐴𝐷′𝐼 dikurang luas ∆𝐴𝐷′𝑃 sehingga diperoleh

A

G

D

B

I

P

H

h

2

h

1

\

A

B

C

D

P

a

b

c

d

z

y y

*

*

x

x

z

T U T V W E F

(7)

43 𝐿∆𝐴𝐷′𝐼

=

1

2

𝐴𝐼

1

− ℎ

2 (3.1)

Dengan cara yang sama

pada ∆𝐵𝐷′𝑃 diperoleh

𝐿∆𝐵𝐷′𝑃 =1

2𝐵𝐼 ℎ1− ℎ2 (3.2) Dengan membandingkan persamaan (3.1) dan (3.2) diperoleh

𝐿∆𝐵𝐷′𝑃 𝐿∆𝐴𝐷′𝑃=

𝐵𝐼

𝐴𝐼. (3.3) Dengan menggunakan cara yang sama, pada ∆𝐴𝑃𝐵 dan ∆𝐵𝐷′𝑃, diperoleh perbandingan

𝐿∆𝐴𝐷′𝐵 𝐿∆𝐵𝐷′𝑃=

𝐺𝐷′

𝐺𝐵 (3.4) sedangkan pada ∆𝐴𝑃𝐵 dan ∆𝐴𝐷′𝑃, diperoleh

𝐿∆𝐴𝐷′𝑃 𝐿∆𝐴𝐷′𝐵=

𝐴𝐻

𝐷′𝐻 (3.5) Jika persamaan (3.3), (3.4) dan (3.5) dikalikan maka diperoleh

𝐷′𝐺 𝐺𝐵 × 𝐵𝐼 𝐼𝐻× 𝐴𝐻 𝐻𝐷′= 1.

⇐ Misalkan pada garis 𝐵𝐶 terdapat titik 𝐺′, sehingga 𝐺 ≠ 𝐺′ diperoleh

𝐷′𝐺 𝐺𝐵 × 𝐵𝐼 𝐼𝐻× 𝐴𝐻 𝐻𝐷′= 1. dan

𝐷′𝐺′

𝐺′𝐵

×

𝐵𝐼

𝐼𝐻

×

𝐴𝐻

𝐻𝐷′

= 1.

𝐷′𝐺

𝐺𝐵

=

𝐷′𝐺′

𝐺′𝐵

.

𝐺𝐵 = 𝐺

𝐵.

Hal ini mengakibatkan 𝐺 = 𝐺′, sehingga 𝐺 dan 𝐺′ berhimpit. ∎

2. Akan ditunjukkan 𝐴𝐺′, 𝐵′𝐻′ dan 𝐷𝐼′ konkuren di titik P’. Perhatikan Gambar 3.4

Gambar 3.4: kekonkurenan 𝐴𝐺′, 𝐵′𝐻′ dan 𝐷𝐼′

Untuk membuktikan 𝐴𝐺′, 𝐵′𝐻′ dan 𝐷𝐼′ konkuren di titik P’ dapat menggunakan langkah yang sama pada pembuktian 𝐴𝑃, 𝐵′𝑃 dan 𝐵𝐸 konkuren di titik P

A

G

D

B

I

P

H

h

2

h

1

(8)

44 3. Akan ditunjukkan𝑃 = 𝑃′,

Perhatikan ∆𝐴𝐷′𝐵 dan ∆𝐴𝐵′𝐷 pada Gambar 3.5.dengan menggunakan teorema Urquhart diperolah

𝐾∆𝐴𝐷′𝐵 = 𝐾∆𝐴𝐵′𝐷.

Dan dengan memisalkan 𝑠 merupakan setengah dari keliling suatu segitiga maka 𝑠∆𝐴𝐷′𝐵 = 𝑠∆𝐴𝐵𝐷

Gambar 3.5: Segiempat 𝐴𝐵𝐶𝐷 yang mempunyai dua buah lingkaran singung

Perhatikan ∆𝐴𝐷′𝐵. Buat lingkaran singgung luar dari ∆𝐴𝐷′𝐵 beri nama titik 𝑃 sebagai titik pusatnya. Misalkan lingkaran singgung tersebut menyinggung perpanjangan 𝐷′𝐵 di titik 𝑇, perpanjangan 𝐴𝐷′ di titik 𝑉 dan perpanjangan 𝐴𝐵 di titik 𝑈. Sehingga panjang jari-jari lingkaran yang berpusat di 𝑃 yang dilambangkan dengan 𝑟𝑃 adalah

𝑃𝑇 = 𝑃𝑈 = 𝑃𝑉 = 𝑟𝑃 (3.6)

Karena setengah keliling suatu segitiga yang memiliki lingkaran singgung luar sama dengan panjang garis singgungnya [6], maka

𝑠∆𝐴𝐷′𝐵 = 𝐴𝑈 atau

𝑠∆𝐴𝐷′𝐵 = 𝐴𝑉

Perhatikan ∆𝐴𝐵′𝐷. Buat lingkaran singgung luar dari ∆𝐴𝐵′𝐷 beri nama 𝑃′ sebagai titik pusatnya. Misalkan lingkaran singgung tersebut menyinggung perpanjangan 𝐴𝐷 di titik 𝑉′, sisi 𝐵′𝐷 di titik 𝑊 dan perpanjangan 𝐴𝐵′ di titik 𝑈′. Sehingga panjang jari-jari lingkaran yang berpusat di 𝑃′ yang dilambangkan dengan 𝑟𝑃′ adalah

𝑃′𝑈′ = 𝑃𝑉= 𝑃′𝑊 = 𝑟

𝑃′ (3.7)

Karena setengah keliling suatu segitiga yang memiliki lingkaran singgung luar sama dengan panjang garis singgungnya [6], maka

𝑠∆𝐴𝐵′𝐷 = 𝐴𝑈′,

A

B’

C

D’

B

D

V

V’

W

T

U U’

P P’

(9)

45 atau

𝑠∆𝐴𝐵′𝐷 = 𝐴𝑉′ Karena 𝑠∆𝐴𝐷′𝐵 = 𝑠∆𝐴𝐵′𝐷 maka haruslah

𝑈 = 𝑈′, (3.8) dan

𝑉 = 𝑉′, (3.9) Karena lingkaran yang berpusat di 𝑃 dan 𝑃′ memiliki dua buah titik singgung yang sama yaitu di titik 𝑈 dan 𝑉 maka haruslah

𝑃′ = 𝑃∎

3. Tarik garis dari ∠𝐶 yang melalui titik 𝑃 akan ditunjukkan 𝐶𝑃 bisektor ∠𝐷𝐶𝐵

Dengan menghubungkan titik 𝐶 dan 𝑃 maka terbentuk 2 buah segitiga yaitu ∆𝐶𝐼𝐸 dan ∆𝐶𝐸𝐺 yang memiliki

𝐶𝐼 = 𝐶𝐺 (sisi), (3.10)

∠𝐶𝐼𝐸 = ∠𝐶𝐺𝐸 (sudut), (3.11)

𝐸𝐼 = 𝐸𝐺 (sisi). (3.12)

Berdasarkan persamaan (3.10), (3.11) dan (3.12) diperoleh ∠𝐼𝐶𝐸 = ∠𝐺𝐶𝐸,

Sehingga 𝐶𝐸 garis bisektor ∠𝐾𝐶𝐽. Dengan demikian terbukti bahwa 𝐴𝐸, 𝐵𝐸, 𝐶𝐸, 𝐷𝐸, 𝐸𝐽 dan

𝐸𝐾 kongkurensi. ∎

Jari-jari Lingkaran Singgung Luar Segiempat

Untuk menentukan panjang jari – jari lingkaran luar segiempat tidak konveks dapat dihubungkan dengan luas segiempat. Diberikan sebuah segiempat tidak konveks 𝐴𝐵𝐶𝐷 dengan sepanjang dengan panjang 𝐴𝐵 = 𝑎, 𝐵𝐶 = 𝑏, 𝐶𝐷 = 𝑐 dan 𝐷𝐴 = 𝑑.

Bukti: Perhatikan Gambar 3.6.

Gambar 3.6 : Lingkaran singgung dengan jari-jari 𝑅𝑎

𝐿⎕𝐴𝐵𝑃𝐷 = 𝐿∆𝐴𝐵𝑃 + 𝐿∆𝐴𝐷𝑃 − 𝐿∆𝐵𝐶𝑃 − 𝐿∆𝐶𝐷𝑃 (3.13)

\

A

B

C

D

P

a

b

c

d

V

U

T

W

(10)

46

𝐿⎕𝐴𝐵𝐶𝐷 =

1

2

𝑅

𝑎

𝑎 + 𝑑 − 𝑏 − 𝑐 ,

𝑅

𝑎

=

2𝐿⎕𝐴𝐵𝐶𝐷

𝑎 − 𝑐 + 𝑑 − 𝑏

dan karena 𝑎 + 𝑏 = 𝑐 + 𝑑 diperoleh

𝑅

𝑎

=

𝐿⎕𝐴𝐵𝐶𝐷

𝑎 − 𝑐

=

𝐿⎕𝐴𝐵𝐶𝐷

𝑑 − 𝑏

. ∎

4. KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan tesis ini dapat disimpulkan bahwa tidak semua segiempat tidak konveks yang mempunyai lingkaran yang menyinggung perpanjangan sisi dari tiap segiempat. Selain itu pada pengkonstruksian lingkaran singgung luar segiempat tidak konveks ini terdapat kongkurensi dari 6 bisektor sudut. Pembuktian kongkurensi ini menggunakan pendekatan teorema Ceva pada segitiga.

5. DAFTAR PUSTAKA

[1]. H.S.M. Coxeterdan S. L. Greitzer. Geometry Revisited, Washington D C: MAA; 1967. [2]. J. Martin.More Characterizations of Tangential Quadrilaterals, Forum geometricorum.

Boca Raton: Departement of mathematical science Florida Atlantik University; 2011. [3]. J.Martin. Similiar Metric Characterization of Tangential and Extangential Quadrilateral,

Forum geometricorum. Boca Raton: Departement of mathematical science Florida Atlantik University; 2012.

[4]. Mashadi. Geometri. Pekanbaru: Pusbangdik Universitas Riau; 2012.

[5].M. Nicusor. Characterizations of a Tangential Quadrilateral, Forum geometricorum. Boca Raton: Departement of mathematical science Florida Atlantik University; 2009. [6]. Singgih S Wibowo. Matematika Menongsong OSN SMP. Yogyakarta: Intersolusi

Pressindo; 2011.

[7]. Weisstein, Eric W [internet]. “Urquhart’s Theorem.” From mathworld-A Wolfram web resourcehttp://mathworld.wolfram.com//UrquhartsTheorem.html

[8]. Y, Paul. Introduction to the geometry of the triangle.Florida Atlantic University; 2001.

Gambar

Gambar 2.1:   Lingkaran singgung luar pada ∆
Gambar 2.3:   Ilustrasi Teorema urquhart dengan penambahan sudut  Lingkaran Singgung Luar Segiempat konveks didepan sudut C
Gambar 2.4:  Segiempat
Gambar 2.6 :  Lingkaran singgung dengan jari-jari
+5

Referensi

Dokumen terkait

Melukis garis singgung lingkaran dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melukis garis singgung lingkaran melalui titik yang tepat berada di lingkaran atau melalui titik yang

Dari satu titik di luar lingkaran, dapat ditarik dua buah garis singgung pada lingk aran tersebut. Garis yang menghubungkan kedua titik singgung disebut garis polar atau garis

Cara untuk menentukan persamaan-persamaan garis singgung yang terletak di Cara untuk menentukan persamaan-persamaan garis singgung yang terletak di luar lingkaran dapat

Sudut perpotongan dua lingkaran adalah sudut antara garis singgung- garis singgung pada salah satu titik potong ke dua lingkaran itu, atau sudut antara

Substitusikan koordinat titik potong garis kutub ke rumus persamaan garis singgung yang melalui titik pada lingkaran.?. Persamaan Garis Singgung Lingkaran yang Membentuk

MNO membentuk .... Dengan jarak kedua titik pusat  p, jari-jari lingkaran besar  R, dan jari-jari lingkaran kecil r maka dapat diketahui rumus garis singgung

Lingkaran dalam suatu segitiga adalah lingkaran yang berada di dalam segitiga dan menyinggung semua sisi segitiga tersebut. Titik pusat lingkaran merupakan titik potong ketiga

Dari satu titik di luar lingkaran, dapat ditarik dua buah garis singgung pada lingk aran tersebut. Garis yang menghubungkan kedua titik singgung disebut garis polar atau garis