Review Jurnal “Tahapan Perkembangan Kawasan
Metropolitan Jakarta”
Arrauda Vioya
Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol. 21 No. 3, Desember 2010, hlm 215-226 http://www.sappk.itb.ac.id/jpwk/wp-content/uploads/2014/01/06-Jurnal-14-Vioya.pdf
Jurnal yang berjudul Tahapan Perkembangan Kawasan Metropolitan Jakarta oleh Arrauda Vioya ini sesuai dengan judulnya mengulas mengenai bagaimana tahapan perkembangan Ibukota Jakarta yang merupakan kawasan perkotaan terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara menuju kepada kawasan metropolitan berdasarkan aspek ekonomi. Metropolitan sendiri memiliki arti yaitu merupakan penggabungan dari kota-kota yang berdekatan atau bisa juga aglomerasi dari berbagai kawasan permukiman, tidak harus kawasan yang bersifat kota, namun secara keseluruhan membentuk satu kesatuan dalam aktivitas bersifat kota dan bermuara pada pusat (kota besar yang menjadi inti metropolitan) yang dapat dilihat dari aliran tenaga kerja dan aktivitas komersial (Winarso, 2006). Arti dari kata metropolitan sendiri apabila ditarik kesimpulan berdasarkan pendapat beberapa ahli adalah kawasan metropolitan merupakan transformasi kumpulan kota melalui suatu tahapan atau pola perkembangan tertentu yang dapat diindikasikan melalui kondisi dan karakteristik ekonomi.
Daerah yang merupakan kawasan Metropolitan Jakarta ini berdasarkan Raperpes Metropolitan Jabodetabek-Punjur pada tahun 2007 terbagi ke dalam Provinsi DKI Jakarta sebagai pusat utama dan juga sub-sub pusat pengembangan yaitu kota dan Kabupaten Bekasi, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota dan Kabupaten Tangerang. Dalam penelitian yang dilakukan adaptasi beberapa indikator perekonomian guna menjelaskan karakteristik ekonomi kawasan metropolitan yang sesuai dengan kondisi Indonesia karena teori metropolitan tidak sepenuhnya dapat diterapkan untuk menjelaskan pola perkembangan metropolitan di Indonesia karena adanya perbedaan karakteristik perekonomian antar negara maju dan negara berkembang seperti Indonesia. Indikator perekonomian yang digunakan yaitu indikator pertumbuhan ekonomi, indikator perkembangan ekonomi, dan indikator sosio-ekonomi lainnya. Hal ini terkait dengan indikator perbandingan terhadap perekonomian nasional dimana metropolitan memiliki fungsi dan peran besar di Indonesia.
Indikator pertumbuhan ekonomi bisa menjadi bagian dalam perkembangan ekonomi namun keduanya merupakan hal yang berbeda. Indikator pertumbuhan ekonomi merupakan ukuran dari nilai produksi barang dan jasa dalam periode waktu tertentu, sedangkan indikator perkembangan ekonomi merupakan ukuran dari tingkat kesejahteraan masyarakat dalam suatu komunitas. Adapun variabel dari pertumbuhan ekonomi ialah pendapatan per kapita, PDRB, serta perbandingan antara pendapatan nasional dan pendapatan daerah. Variabel perkembangan ekonomi dapat dilihat dari tingkat kemiskinan, kesenjangan antargolongan ekonomi masyarakat dan ketimpangan antarwilayah di kawasan metropolitan.
macam faktor penarik bagi para pendatang. Peran DKI Jakarta sebagai ibukota negara menyebabkan peluang terbukanya lapangan pekerjaan cukup besar. Segala fasilitas yang dimiliki serta kegiatan-kegiatan yang terdapat di dalamnya menyebabkan banyaknya pendatang di DKI Jakarta, baik dari kota sekitarnya maupun kota-kota yang letaknya jauh dari DKI Jakarta. Hal ini kemudian menyebabkan pertumbuhan penduduk DKI Jakarat bukan merupakan penduduk asli DKI Jakarta.
Besarnya pertumbuhan penduduk yang disebabkan oleh banyaknya pendatang yang masuk mengakibatkan terjadinya pertumbuhan ekonomi yang pesat. Hal ini disebabkan karena sebagian besar atau hampir secara keseluruhan penduduk yang datang ke daerah DKI Jakarta adalah mereka yang berada pada usia-usia produktif dan berperan besar dalam segi perekonomian. Akibat pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang pesat, kawasan ibukota tidak mampu lagi mendukung perkembangan tersebut sehingga berdampak pada pembangunan kawasan di sekitar ibukota yang berfungsi mendukung akivitas di kota Inti. kawasan kawasan pendukung tersebut merupakan kawasan penyangga atau kota satelit yang berperan sebagai satu kesatuan dengan DKI Jakarta dalam optimalisasi kawasan Metropolitan Jabodetabek sebagai Pusat kegiatan Nasional (PKN).
Pengelompokkan kawasan metropolitan tersebut yaitu terdiri dari Core (Zona Inti) Zona ini merupakan zona inti kawasan Metropolitan Jabodetabek yang terdiri dari Kota Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Inner Zone (Zona Lingkar Dalam) Zona ini merupakan area perkotaan yang mengelilingi Metropolitan Jabodetabek. Terdiri dari Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Depok dan Kota Tangerang. Outer Zone (Zona Lingkar Luar) Zona ini merupakan kawasan lingkar terluar metropolitan yang terdiri dari Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang.
di setiap kota dan kabupaten di Metropolitan Jakarta. Kesenjangan antargolongan masyarakat di kota dan kabupaten yang terletak di Metropolitan Jakarta tergolong rendah karena nilainya berada di bawah 0,4. Kasus perubahan tingkat kesenjangan yang berbeda terjadi di kawasan inti Metropolitan Jakarta. Hal yang terjadi di kawasan ini ialah semakin berkembangnya metropolitan semakin meningkat pula tingkat kesenjangan antargolongan ekonomi masyarakat. Peran metropolitan yang besar terhadap perekonomian nasional merupakan dasar digunakannya analisis mengenai perbandingan perekonomian metropolitan dengan nasional. Analisis yang dilakukan untuk mengetahui hal ini ialah perhitungan kontribusi PDRB Metropolitan Jakarta terhadap PDB Nasional serta nilai Location Quotient (LQ) Metropolitan Jakarta. Berdasarkan hasil analisis, kontribusi PDRB Metropolitan Jakarta terhadap perekonomian nasional terus mengalami peningkatan.
Kelebihan dari jurnal ini yaitu penyampaian dari hasil penelitian ini sangat terstruktur dan bertahap. Dimulai dari pengenalan hingga penjabaran secara lebih lengkap, selain itu juga didukung dengan bukti-bukti akurat yang bisa di pertanggunjawabkan kebenarannya seperti mengaitkan dengan banyak pendapat para ahli dan juga data-data yang ditampilkan secara grafik semakin memudahkan pembaca dalam memahami dan menyerap informasi yang disampaikan. Sedangkan kelemahannya yaitu adanya kalimat yang sedikit akan membingungkan pembaca yaitu kalimat:
Apabila dilihat secara lebih rinci hingga pertumbuhan per kota dan kabupaten di kawasan metropolitan diketahui bahwa pada tahun 2001 terjadi penurunan jumlah penduduk di beberapa kabupaten dan kota di Metropolitan Jabodetabek yang bersamaan dengan peningkatan jumlah penduduk di kabupaten dan kota lainnya di luar Metropolitan Jabodetabek. Adapun peningkatan jumlah penduduk terjadi di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Peningkatan jumlah penduduk yang paling tinggi terjadi di Kota Depok dengan laju pertumbuhan penduduk pada tahun 2000-2001 sebesar 23,81%.
Daftar Pustaka
Alfana, Muhammad Arif Fahrudin, Sri Rum Giyarsih, Kanthi Aryekti, dan Ayu Rahmaningtias. 2016. Fertilitas Dan Migrasi: Kebijakan Kependudukan Untuk Migran Di Kabupaten Sleman. NATAPRAJA, 3 (1)
Anggleni , Andela, Mt Rini Rachmawati, dan Sri Rum Giyarsih. 2015. Kinerja Pelayanan Pengurusan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (Ktp-El) Di Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Astuti , Siti Nurdianti, dan Sri Rum Giyarsih. 2013. Persepsi Dampak Perubahan Administrasi Wilayah Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Dan Budaya Masyarakat Bukit Intan. Jurnal Bumi Indonesia, 2 (2)
Astuti, Siti Nurdianti, dan Sri Rum Giyarsih. 2013. Persepsi Dampak Perubahan Administrasi Wilayah Terhadap Sosial Ekonomi Dan Sosial Budaya Masyarakat Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkal Pinang. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Christanto , Ludovicus Manditya Hari, dan Sri Rum Giyarsih. 2013. Perkembangan
Morfologi Kota Magelang Dari Tahun 2006 Sampai Dengan Tahun 2013. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Dantie, Aniesa Norma, dan Sri Rum Giyarsih. 2013. Rencana Aksi Komunitas Untuk Pengurangan Risiko Bencana di Kawasan Pesisir Studi Kasus Desa Tangguh Bencana Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Dwianditha, Nysa, dan Sri Rum Giyarsih. 2014. Pengaruh Perpindahan Penghuni Non Rumah Susun Ke Rumah Susun Terhadap Kondisi Sosial Konomi Penghuni Di Rumah Susun Sarijadi Kota Bandung. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Dwihatmojo, Roswidyatmoko, Mt Luthfi Muta'ali, dan Sri Rum Giyarsih. 2015. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Endah Dwi Astuti, dan Sri Rum Giyarsih. 2014. Peran Remitan Tki Terhadap Peningkatan Kualitas Permukiman Di Desa Jangkaran Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo (The Role Of Remitances Of Indonesian Labor In The Settlement Quality Increase In Jangkaran Village, Temon Sub District, Kulonprogo). Jurnal Manusia dan Lingkungan, 20 (2), 184-189
Giyarsih Sri Rum, dan Andri Kurniawan. 2015. Persepsi Dan Tingkat Kepuasan Masyarakat Miskin Terhadap Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Kelurahan 3-4 Ulu Kota Palembang. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Giyarsih, Sri Rum, dan Muhammad Arif Fahrudin Alfana. 2013. Indonesian Journal of Geography, 45 (1)
Giyarsih, Sri Rum, dan Syarifah Aini Dalimunthe. 2013. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Permukiman Pasca Gempa Bumi Di Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. TATALOKA, 15 (1), 28-38
Giyarsih, Sri Rum, Iwan Kustiwan Dan, Almira Ladimananda, Srioka Rachmadita, Mohammad Amin, Erni Suharini Dan, Bitta Pigawati, Naimatul Aufa Dan, Pakhri Anhar, Sunarti Dan, Ratna Aurelia. 2012. Pemodelan Dinamika Perkembangan Perkotaan, Daya Dukung Lahan Di Kawasan Cekungan, Pembiayaan Pengelolaan Prasarana Jalan, Pengelolaan Das Garang Hulu, Studi Tata Ruang Kota Rancangan Van, Der Pijl, Pengendalian Pembangunan Perumahan, Kota Semarang Di Kawasan Perbukitan, Koridor Antar Kota Sebagai Penentu Sinergisme. TATALOKA, VOL. 14 NO. 2 HALAMAN 90-170
Giyarsih, Sri Rum. 1999. Mobilitas Penduduk Daerah Pinggiran Kota. Majalah Geografi Indonesia, 13 (1999)
---.2002. Dampak Non Ekonomi Migrasi Tenaga Kerja Wanita Ke Luar Negeri Di Daerah Asal: Laporan Penelitian, Penelitian Ilmu Pengetahuan Terapan, Kajian Wanita. Yogyakarta: Lembaga Penelitian, Universitas Gadjah Mada
---.2003. Peran koridor perkotaan terhadap pembangunan wilayah perdesaan: studi transformasi struktur wilayah perdesaan di koridor perkotaan Yogyakarta-Solo-Semarang: laporan penelitian hibah bersaing XI/1 perguruan tinggi, tahun anggaran 2003. Yogyakarta: Lembaga Penelitian, Universitas Gadjah Mada
---.2010. Pola Spasial Transformasi Wilayah di Koridor Yogyakarta – Surakarta. Forum Geografi, Vol. 24, No. 1, Juli 2010: 28 – 38
---.2010. Urban Sprawl Of The City Of Yogyakarta, Special Reference To The Stageof Spatial Transformation (Case Study At Maguwoharjo Village, Sleman District). Indonesian Journal of Geography, 42 (1), 49-60
---.2011. Identifikasi Tipologi Wilayah Pengembangan Prasarana Dan Sarana Dasar Pekerjaan Umum Di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 11 (3), 115-124
---.2012. Dampak Transformasi Wilayah Terhadap Kondisi Kultural Penduduk (Tinjauan Perspektif Geografis). Surakarta: Fakultas Geografi UMS-LPPM UMS
---.2012. Pengelolaan Sampah Di Kampung Jogoyudan Dan Ratmakan Di Bantaran Sungai Code Kota Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada ---.2014. Pengentasan Kemiskinan Yang Komprehensif Di Bagian Wilayah
Terluar Indonesia-Kasus Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Comprehensive Poverty Reduction In Indonesian Outermost Regions-Case Study Of Nunukan Regency-North Kalimantan Province). Jurnal Manusia dan Lingkungan, 21 (2), 239-246
---.2014. Peran Strategis Kpu Kabupaten Bulungan Dalam Validasi Registrasi Penduduk Dan Pemutakhiran Data Pemilih Untuk Pemilukada Tahun 2015. Universitas Gadjah Mada
---.2014. The Role Of Yogyakarta And Surakarta Cities In The Intensity Of The Regional Transformation Of Two Villages Located In The Yogyakarta-Surakarta Corridor. Romanian Review of Regional Studies, 10 (1), 15
---.2015. Dampak Transmigrasi Terhadap Tingkat Kesejahteraan Warga Transmigran Di Desa Tanjung Kukuh Kecamatan Semendawai Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Provinsi Sumatera Selatan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
---.2015. Pemetaan Kelembagaan dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis DAS Bengawan Solo Hulu. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan 2 (2)
---.2016. Koridor Antar Kota Sebagai Penentu Sinergisme Spasial: Kajian Geografi Yang Semakin Penting. TATALOKA 14 (2), 90-97.
Harini, Rika, S.R Giyarsih, dan S.R Budiani. 2005. Analisis Sektor Unggulan dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Daerah Istimewa Yogyakarta. Majalah Geografi Indonesia, Jilid 19 (2005)
Hidayat, Oryza, dan Sri Rum Giyarsih. 2012. Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada Tentang Bahaya Penyakit AIDS. Jurnal Bumi Indonesia, 1 (2)
Juliandi, Nano, dan Sri Rum Giyarsih. 2014. Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Ke Non Pertanian Di Kecamatan Mungkid Dan Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang Tahun 2000-2011. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Masyarakat (Kasus Pulau Pramuka, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Provinsi Dki Jakarta). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Prihatanto, Ary, dan Sri Rum Giyarsih. 2013. Identifikasi Kondisi Kebencanaan di Kawasan Kepesisiran Kecamatan Tugu Kota Semarang. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta
Pristiani, Yunita Dwi, dan Sri Rum Giyarsih. 2014. Evaluasi Pelaksanaan Program Business Coaching Bagi Pemuda Wirausaha Baru Bank Indonesia Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Ekonomi Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi di Bank Indonesia Cabang Yogyakarta). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Raharja , Ary Prihatanto Mustika, dan Sri Rum Giyarsih. 2013. Evaluasi Kesesuaian Rencana Tata Ruang Dengan Pemanfaatan Ruang Memperhatikan Karakteristik Kebencanaan Di Kawasan Kepesisiran Kecamatan Tugu Kota Semarang. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Rahmat , Panji Nur, dan Sri Rum Giyarsih. 2014. Penilaian Kerentanan Fisik, Sosial Dan Ekonomi Dusun-Dusun Di Sekitar Kali Putih Terhadap Banjir Lahar Gunungapi Merapi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Ramdani , Deni, dan Sri Rum Giyarsih. 2014. Pelaksanaan Program Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Di Pedesaan (Psp-3) Dalam Meningkatkan Kemandirian Kewirausahaan Pemuda Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Ekonomi Wilayah (Studi Di Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul Di Yogyakarta). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Ridwan, Ucok Heriady, dan Sri Rum Giyarsih. 2010. Kajian kualitas lingkungan permukiman masyarakat pesisir Suku Bajo di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Ridwan, Ucok Heriady, dan Sri Rum Giyarsih. 2012. Kualitas Lingkungan Permukiman Masyarakat Suku Bajo di Daerah yang Berkarakter Pinggiran Kota dan Daerah Berkarakter Pedesaan di Kabupaten Muna. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota 8 (2), 118-125
Saputra, Iwan Alim, dan Sri Rum Giyarsih. 2014. Studi Komparatif Transformasi Wilayah Di Kabupaten Klaten. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Sarmita , I Made, dan Sri Rum Giyarsih. 2013. Niat Migrasi Dan Penyesuaian Diri Migran Sirkuler Asal Jawa Di Kecamatan Kuta Selatan-Bali. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Setyaningrum, Puspasari, dan Sri Rum Giyarsih. 2012. Identifikasi Tingkat Kerentanan Sosial Ekonomi Penduduk Bantaran Sungai Code Kota Yogyakarta Terhadap Bencana Lahar Merapi. Jurnal Bumi Indonesia ,1 (3)
Setyono , Jawoto Sih, Hadi Sabari Yunus, dan Sri Rum Giyarsih. 2016. The Spatial Pattern Of Urbanization And Small Cities Development In Central Java: A Case Study Of Semarang-Yogyakarta-Surakarta Region. Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning, 3 (1), 53-66
Sriartha , I Putu, Suratman Suratman, dan Sri Rum Giyarsih. 2015. The Effect of Regional Development on The Sustainability of Local Irrigation System (A Case of Subak System in Badung Regency, Bali Province). Forum Geografi, 29 (1)
Sriartha, I Putu, dan Sri Rum Giyarsih. 2015. Spatial Zonation Model of Local Irrigation System Sustainability (A Case of Subak System in Bali). The Indonesian Journal of Geography, 47 (2), 142
Susanti , Silvia, Ma M Baiquni, dan Sri Rum Giyarsih, M Si. 2015. Strategi Penghidupan Masyarakat Korban Lumpur Panas Sidoarjo Setelah Relokasi Permukiman Di Desa Kepatihan Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Tajuddin , Lalu, R Rijanta, Hadi Sabari Yunus, dan Sri Rum Giyarsih. 2015. Migrasi Internasional Perilaku Pekerja Migran Di Malaysia Dan Perempuan Ditinggal Migrasi Di Lombok Timur. Jurnal Kawistara,5 (3)
Valentina, Imelda Prima, Dan Sri Rum Giyarsih. 2014. Sistem Pengoperasian Bongkar Muat Barang dan Keterkaitan Spasial Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Wangi Kabupaten Banyuwang. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Vioya, Arrauda. 2010. Tahapan Perkembangan Kawasan Metropolitan Jakarta. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol. 21 No. 3, Desember 2010, hlm 215-226. http://www.sappk.itb.ac.id/jpwk/wp-content/uploads/2014/01/06-Jurnal-14-Vioya.pdf diakses pada 1 September 2016 puku;l 18:23 WIB oleh Dwike Ariestantya
Wahidah, Ana Fitria, dan Sri Rum Giyarsih. 2013. Pengaruh Perkembangan Kota Jakarta Terhadap Tingkat Perkembangan Sosial Ekonomi Dan Demografi Kecamatan Serpong Tahun 2008-2010. Jurnal Bumi Indonesia, 2 (1)