• Tidak ada hasil yang ditemukan

Panduan Kamus Besar bahasa Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Panduan Kamus Besar bahasa Indonesia"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Panduan Kamus Besar Bahasa Indonesia

Offline

Ridhwan Noor 11:00

Downloads

Baru-baru ini, Software Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi revisi, yakni versi 1.5 telah dirilis. KBBI Versi 1.5 ini merupakan versi offline dan dapat diakses tanpa harus terkoneksi dengan internet. Dan software ini bersifat freeware, kita bisa bebas menyebarkan program ini tentunya bukan untuk diperjualbelikan.

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Luar Jaringan (offline) dengan mengacu pada data dari KBBI Daring atau online (edisi IE) yang diambil dari http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/ Sekarang berganti di http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/ atau http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php

Database data merupakan hak cipta PusatBahasa. Untuk Informasi, update, dukungan, masukan dan saran melalui: Website: http://ebsoft.web.id atau Email: [email protected]

Download Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline Portabel di link ini. atau yang mau di install di komputer di link download ini.

Dan berikut Panduan singkatan dalam KBBI Offline tersebut

(Disarikan dari penjelasan yang ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi III)

Huruf Miring dipakai untuk menuliskan label kelas kata, label akronim, label bidang ilmu, ragam bahasa (seperti ragam cakapan, ragam kasar, dan ragam hormat), label pemakai bahasa, peribahasa dan kiasan, nama ilmiah, serta contoh pemakaian kata atau sublema.

a. label ragam bahasa

ark arkais, untuk menandai kata yang berlabel itu tidak lazim

cak ragam cakapan, unuk menandai kata yang berlabel itu digunakan dalam ragam takbaku; hor ragam hormat untuk menandai kata yang berlabel itu digunakan dalam ragam resmi; kas kasar, untuk menandai kata yg berlabel itu digunakan dalam ragam yang tidak sopan; kl klasik, untuk menandai kata yang berlabel itu digunakan dalam kesusasraan Melayu Klasik

b. Label kelas kata

a adjektiva, yaitu kata yang menjelaskan nomina atau Pronomina;

(2)

num numeralia, yaitu kata bilangan;

p partikel, kelas kata yang meliputi kata depan, kata sambung, kata seru, kata sandang, ucapan salam

pron ptonomina, kelas kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, dan kata tanya; v verba, yaitu kata kerja

c. Label penggunaan bahasa yang menunjukkan dalam bahasa apa atau dialek Melayu mana kata yang bersangkutan digunakan.

1) . Dialek Melayu

Karena dialek Melayu jumlahnya cukup banyak, lema yang khas dialek-dialek itu dijelaskan dalam pemerian

makna dan tidak diberi label khusus, kecuali Jk Melayu Jakarta

Mal Melayu Malaysia

(3)

d. Label bidang kehidupan dan bidang ilmu menunjukkan dalam bidang apa kata yang bersangkutan digunakan.Apabila dalam penjelasan makna sudah tersurat penggunaan kata itu, label tidak disertakan.

Adm administrasi dan kepegawaian Anat anatomi

Bud agama Budha

Dag perdagangan Dem demografi Dik pendidikan Dirg kedirgantaraan

Dok kedokteran dan fisiologi Ek ekonomi dan keuangan

El elektronika (kelistrikan dan teknik elektronika) Ent Entemologi

Far farmasi Fil filsafat Filol folologi Fis fisika

Geo geografi dan geologi Graf grafika

Hid hidrologi

Hidm hidrometeorologi Hin agama Hindu Hub perhubungan Huk hukum Hut kehutanan Ikn perikanan

idt perindustrian dan kerjinan Isi agama Islam

Kap perkapalan Kat agama Katolik Kim kimia

Kom ilmu komunikasi (publisistik dan jurnalistik) Komp komputer

(4)

Ling linguistik

Pet petrologi serta minyak dan gas bumi Pol politik dan pemerintahan

Psl psikologi

Sas susastra (sastra) Sen kesenian

IV. Singkatan-singkatan lain

akr akronim di dalam

dll dan lain-lain dng dengan dp daripada dr dari

(5)

tsb tersebut tt tentang yg yang

Referensi

Dokumen terkait

Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan dengan

atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital (Iwapi, Kowani, Bappenas)..  Akronim yang bukan nama diri yang

Untuk mengetahui penerapan penulisan huruf kapital yang dipakai sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan,

• mencari suatu kata yang mungkin berasal dari kata dasar yang berbeda (bdk. KBBI III Daring).. Pencarian

Suku kata pertama dibentuk dari tiga huruf pertama komponen kata ‘Pemerintah’ dan suku kata kedua dibentuk dari tiga huruf pertama komponen kata ‘Kota’.Penulisan akronim

Dalam buku Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (2003) telah dijelaskan bahwa huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali

Dari 40 kosakata “gaul” yang dipakai, sebagian besar kosakata itu merupakan ragam lisan yang termasuk dalam jenis a kata-kata atau akronim yang diciptakan sendiri, yakni 30 buah, b

Media Pembelajaran Media pembelajaran yang dipakai adalah • Buku Siswa; • kartu huruf; • kartu kata; • kartu bergambar benda-benda yang memiliki suku kata yang diawali dengan huruf