MATERI
(6)
A. Pengertian Kelompok
Sosial
Kelompok mempunyai pengertian
sebagai suatu kumpulan dari
orang-orang yang mempunyai
Joseph S. Roucek dan Roland L. Warren
(1984) dalam bukunya “
Sociology an
Intruduction
”
Mayor Polak 1979, kelompok
adalah suatu group,
yaitu sejumlah orang
yang ada antara
hubungan satu sama lain
dan antar hubungan itu
bersifat sebagai sebuah
Wila Huky (1982), mengatakan
kelompok sosial
merupakan suatu unit
yang terdiri dari dua
orang atau lebih, yang
saling berinteraksi atau
B. Ciri Kelompok Menurut Huky
1. terdiri paling sedikit dua orang
2. diantara mereka ada saling berinteraksi,
berkomunikasi.
3. interaksi dan komunikasi secara timbal balik
dan saling mempengaruhi
4. kelompok bisa jangka pendek, menengah atau
jangka panjang
5. mempunyai tujuan yang sama secara
berkelanjutan
6. Minat dan kepentingan bersama merupakan
ciri utama kelompok.
C. Situasi Yang Dapat
Menimbulkan Kelompok
1. pertalian keluarga (se nenek, trah)
2. perkawinan
3. Persamaan agama
4. persamaan budaya
5. persamaan bahasa
6. dekat secara teritorial
7. pemilikan barang bersama
8. pekerjaan yang sama
10. adanya tanggung jawab bersama
11. kepentingan ekonomis bersama
12. dibawah pimpinan yang sama
13. satu institusi/lembaga
14. memiliki musuh bersama
15. pertahanan bersama
16. saling membutuhkan
17. keperluan hidup bersama
18. melakukan sesuatu bersama
Menurut Abdul Syani (1987) ada suatu
rangkaian sistem yang dapat menimbulkan
kelompok, yaitu :
1. adanya sistem dari status-status
para anggotanya, seperti organisasi
pemuda.
2. terdapat dan berlakunya nilai-nilai,
norma-norma kebudayaan dalam
mempertahankan kehidupan
kelompok
Menurut Soerjano Soekanto, himpunan
manusia baru dapat dikatakan sebagai
kelompok bila memenuhi persyaratan
tertentu, yaitu :
1. setiap anggota kelompok sadar
bahwa dia merupakan bagian dari
kelompok tersebut.
3. Ada sesuatu yang :
. dimiliki bersama.
. ada nasib bersama
. kepentingan bersama
. tujuan bersama
. idiologi bersama
. musuh bersama
D. Macam-macam Kelompok
Sosial.
Durkheim mengatakan kelompok
manusia dapat dibagi dua, yaitu :
Segi
mekanik
dan segi
organisatorik
.
2.
Segi organisatorik
(
gesellschaf
), merupakan
ikatan kelompok hasil dari
kesadaran manusia,
merupakan keinginan yang
rasional (
membentuk ikatan
organisasi, kegemaran
Tonnies mengatakan setiap masyarakat
selalu ada diantara kelompok
gemeinschaf
:
1.
Gemeinschaf by blood
,
berdasarkan ikatan darah atau
keturunan (keluarga, trah)
2.
Gemenschaf of place
, yaitu
3.
Gemenschaf of mind
, ikatan
atas dasar jiwa dan pikiran
yang sama, kelompok ini
biasanya tidak mempunyai
ikatan yang kuat dan
biasanya dalam rentang
waktu yang terbatas atau
tidak abadi (
separtai,
Pada ikatan
gesellschaf
, hanya
sementara seperti mesin saja bersifat
sebagai satu bentuk pemikiran.
Hubungan atas dasar perjanjian dan
berdasarkan ikatan timbal balik.
Gemenschaf
:
Personal
(berkepribadian
jelas)
. informal
Gesellschraft :
Impersonal
(kepribadian
kurang jelas)
. formal
Dikenal juga kelompok
etnosentris
dan
xenosentris
.
Kelompok
etnosentris
, kelompok
yang memegang teguh norma-norma,
menjauhkan diri dari kelompok
lain agar identitasnya tidak
dicampuri oleh budaya
Kelompok
xenosentrik
,
kelompok yang menyukai
perubahan terutama kebudayaan
dari luar
kelompoknya.
Kelompok ini bersifat dinamis,
terbuka, optimistis dan siap