• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bandara Sultan Hasanuddin

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bandara Sultan Hasanuddin"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Bandara Sultan Hasanuddin

IATA : UPG

ICAO : WAAA

Province : SULAWESI SELATAN

Address : Jl. Bandar Udara Hasanuddin, Kel. Hasanuddin, Kec. Mandai, Kab. Maros, Sulawesi Selatan, 90552

Telephone : +62 (411) 550123, 553082, 553083 Fax : +62 (411) 553183 Telex : - Email : - Sumber: maps.google.com General Info

Distance : 0,00 km From: Kota Makassar

17,87 km From Provincial Capital: Kota Makassar, Sulawesi Selatan 1.413,82 km From Country Capital : Kota Jakarta, DKI Jakarta

Longitude : 119.554903

119° 33' 17,65" BT

Latitude : -5.058254

5° 3' 29,71" LS

Elevation : 11,76 mdpl (38,58 ft dpl)

Category : Internasional Airport, Embarkasi Haji Hajj Airport : Ya

Class : Kelas IA

Operator : PT. Angkasa Pura I

(2)

Operated Aircraft : A-300, B-739 LLU Services : -

Meteorology Services : Ada DPPU Services : Tidak Ada Internet Services : Tidak Ada

Public Facilities : Bank, Telepon umum, Kafetaria, Pos Public Transportation : Taxi, Shuttle Bus Bandara

Air-Side Facilities

Landas Pacu / Runway Runway #1

Ukuran / Dimension : 3.000 m x 45 m Total Area : 135.000 m2 Konstruksi / Surface : Aspal Hotmix

Azimuth : 13-31

PCN : 68 F/B/W/U

Runway #2

Ukuran / Dimension : 3.100 m x 45 m Total Area : 139.500 m2 Konstruksi / Surface : Aspal Hotmix

Azimuth : 03-21

PCN : 77 F/C/X/T

Landas Hubung / Taxiway Taxiway #1

Ukuran / Dimension : 158 m x 23 m Total Area : 3.634 m2 Konstruksi / Surface : Aspal Hotmix

PCN : 63 F/C/X/T

Taxiway #2

Ukuran / Dimension : 217 m x 27 m Total Area : 5.751 m2 Konstruksi / Surface : Aspal Hotmix

PCN : 63 F/C/X/T

Taxiway #3

Ukuran / Dimension : 162 m x 45 m Total Area : 7.290 m2 Konstruksi / Surface : Aspal Hotmix

PCN : 63 F/C/X/T

Taxiway #4

Ukuran / Dimension : 802 m x 23 m Total Area : 18.446 m2 Konstruksi / Surface : Aspal Hotmix

PCN : 63 F/C/X/T

Taxiway #5

Ukuran / Dimension : 945 m x 23 m Total Area : 21.735 m2 Konstruksi / Surface : Aspal Hotmix

PCN : 63 F/C/X/T

Landas Parkir / Apron Apron #1

Ukuran / Dimension : 0 m x 0 m Total Area : 266.157 m2

Konstruksi / Surface : Aspal Hotmix

PCN : 74 R/C/X/T

Capacity : 21 Pesawat tipe B-747, A-300, B-739/B-734, CN-212, MD-82, F-27, CN-235

(3)

Landas Putar / Turning Area Turning Area #1

Ukuran / Dimension : 0 m x 0 m Total Area : 0 m2

Konstruksi / Surface : Tidak Terdefinisi

PCN :

Daerah Henti / Stop Way Stop Way #1

Ukuran / Dimension : 60 m x 45 m Total Area : 2.700 m2 Konstruksi / Surface : Tanah Padat

PCN :

Stop Way #2

Ukuran / Dimension : 60 m x 45 m Total Area : 2.700 m2 Konstruksi / Surface : Tanah Padat

PCN :

Daerah RESA RESA #1

Ukuran / Dimension : 0 m x 0 m Total Area : 0 m2

Konstruksi / Surface : Tidak Terdefinisi Strip Landasan Pacu / Runway Strip Strip #1

Ukuran / Dimension : 2.620 m x 300 m Total Area : 786.000 m2 Konstruksi / Surface : Rumput

Hanggar Hanggar #1

Ukuran / Dimension : 0 m x 0 m Total Area : 0 m2

Konstruksi / Surface : - PCN : - Capacity : - Land-Side Facilities Terminal Passenger Terminal #1 Category : Internasional

Ukuran / Dimension : 0 m x 0 m Total Area : 8.770 m2

Capacity : 400000 People(s)

Departure Lounge : 0 m x 0 m Total Area : 0 m2

Arrival Lounge : 0 m x 0 m Total Area : 0 m2

Passenger Terminal #2

Category : Domestik

Ukuran / Dimension : 0 m x 0 m Total Area : 53.045 m2

Capacity : 7 People(s)

Departure Lounge : 0 m x 0 m Total Area : 0 m2

Arrival Lounge : 0 m x 0 m Total Area : 0 m2

Cargo Cargo #1

(4)

Bandar Udara Terdekat / Closest Airports

1. Bandara / Airport : BONE, Kab. Bone, Sulawesi Selatan Distance : 106,67 km

2. Bandara / Airport : H. AROEPPALA SELAYAR,

Kab. Selayar (Kepulauan Selayar), Sulawesi Selatan Distance : 157,56 km

3. Bandara / Airport : PONGTIKU, Kab. Toraja Utara, Sulawesi Selatan Distance : 226,02 km

4. Bandara / Airport : TAMPA PADANG, Kab. Mamuju, Sulawesi Barat Distance : 280,83 km

5. Bandara / Airport : ANDI JEMMA, Kab. Luwu Utara, Sulawesi Selatan Distance : 290,81 km

Airport System (PM.69 Year 2013)

Hierarchy : P (Pengumpan)

Berdasarkan Hirarkinya Bandara Udara terdiri atas:

Bandar Udara Pengumpul (Hub)

Merupakan bandar udara yang mempunyai cakupan pelayanan yang luas dari berbagai bandar udara yang melayani penumpang dan/atau kargo dalam jumlah besar dan mempengaruhi perkembangan ekonomi secara nasional atau berbagai provinsi.

Macam-macam bandar udara pengumpul:

1. Bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan primer yaitu bandar udara sebagai salah satu prasarana penunjang pelayanan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) yang melayani penumpang dengan jumlah lebih besar atau sama dengan 5.000.000 (lima juta) orang pertahun;

2. Bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan sekunder yaitu bandar udara sebagai salah satu prasarana penunjang pelayanan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) yang melayani penumpang dengan jumlah lebih besar dari atau sama dengan 1.000.000 (satu juta) dan lebih kecil dari 5.000.000 (lima juta) orang pertahun; 3. Bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan tersier yaitu bandar udara sebagai

salah satu prasarana penunjang pelayanan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) terdekat yang melayani penumpang dengan jumlah lebih besar dari atau sama dengan 500.000 (lima ratus ribu) dan lebih kecil dari 1.000.000 (satu juta) orang pertahun.

Bandar Udara Pengumpan (Spoke) Bandar Udara Pengumpan merupakan:

a. Bandar udara yang mempunyai cakupan pelayanan dan mempengaruhi perkembangan ekonomi lokal;

b. Bandar udara tujuan atau bandar udara penunjang dari bandar udara pengumpul; c. Bandar udara sebagai salah satu prasarana penunjang pelayanan kegiatan lokal.

Classify : 4D (1800 m <= ARFL) (36 m <= WS < 52 m ; 9 m <= OMG < 14 m)

• Klasifikasi bandar udara terdiri atas beberapa kelas bandar udara yang ditetapkan berdasarkan kapasitas pelayanan dan kegiatan operasional bandar udara.

• Kapasitas pelayanan merupakan kemampuan bandar udara untuk melayani jenis pesawat udara terbesar dan jumlah penumpang/barang yang meliputi:

(5)

• Kode angka (code number) yaitu perhitungan panjang landasan pacu berdasarkan referensi pesawat aeroplane reference field length (ARFL)

• Kode huruf (code letter) yaitu perhitungan sesuai lebar sayap dan lebar/jarak roda terluar pesawat.

Tabel Kriteria Klasifikasi Bandar Udara :

Statistik Angkutan Udara (Valid s/d 28 Januari 2015)

Tahun Datang Berangkat Transit Lokal

2014 Pesawat 3.779 3.779 0 Penumpang 30.089 288.376 168.847 Bagasi 4.470.185 2.957.670 Kargo 2.438.791 3.613.002 Pos 7.495 34.470 2013 Pesawat 46.657 46.656 0 Penumpang 3.766.645 3.470.364 2.043.550 Bagasi 37.440.982 32.567.340 Kargo 28.942.130 23.720.287 Pos 595.703 13.105 2012 Pesawat 39.347 39.343 0 Penumpang 3.223.451 3.010.072 1.983.786 Bagasi 32.004.845 29.460.390 Kargo 25.697.042 21.655.865 Pos 644.130 270.198 2011 Pesawat 35.803 35.800 84 Penumpang 2.896.373 2.649.721 1.797.225 Bagasi 31.272.646 28.363.418 Kargo 23.915.282 18.565.128 Pos 712.717 418.688 2010 Pesawat 12.334 12.325 0 Penumpang 947.930 894.060 604.140 Bagasi 10.400.965 9.590.849 Kargo 8.206.513 6.774.335 Pos 311.359 131.814 2009 Pesawat 14.419 16.566 102.491 Penumpang 1.223.104 1.173.460 756.428 Bagasi 13.992.546 20.902.775 Kargo 11.403.834 14.586.034 Pos 471.842 452.020 Sumber: hubud.dephub.go.id Kode Angka (Code Number)

Panjang Landasan Pacu berdasarkan Referensi Pesawat (Aeroplane Reference Field Length -

ARFL) Kode Huruf (Code Letter) Bantang Sayap (Wing Span - WS)

Jarakn Roda Utama Terluar (Outer Mean Gear -

OMG) 1 ARFL < 800 m A WS < 15 m OMG < 4.5 m 2 800 m <= ARFL <1200 m B 15 m <= WS < 24 m 4.5 m <= OMG < 6 m 3 1200 m <= ARFL < 1800 m C 24 m <= WS < 36 m 6 m <= OMG < 9 m 4 1800 m <= ARFL D 36 m <= WS < 52 m 9 m <= OMG < 14 m E 52 m <= WS < 56 m 9 m <= OMG < 14 m F 56 m <= WS < 80 m 14 m <= OMG < 16 m

(6)

Foto:

Sumber: jejakvicky.com Sumber: kfk.kompas.com

Sumber: asahjaya.wordpress.com Sumber: www.skyscrapercity.com

Sumber: buabuazone88.blogspot.com Sumber: www.skyscrapercity.com

Gambar

Tabel Kriteria Klasifikasi Bandar Udara :

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan penerbangan penumpang Citilink Indonesia di bandar udara Hang Nadim Batam dilakukan oleh perusahaan Ground Handling dimana kegiatan tersebut menangani dan melayani

penilaian negatif dari penumpang pengguna jasa pelayanan publik yang perlu diperhatikan dan tidak boleh diabaikan demi peningkatan kualitas pelayanan yaitu:

Kegiatan penerbangan penumpang Citilink Indonesia di bandar udara Hang Nadim Batam dilakukan oleh perusahaan Ground Handling dimana kegiatan tersebut menangani dan melayani

Kegiatan penerbangan penumpang Citilink Indonesia di bandar udara Hang Nadim Batam dilakukan oleh perusahaan Ground Handling dimana kegiatan tersebut menangani dan melayani

Data yang digunakan berupa data pergerakan pesawat di runway pada jam puncak (waktu sibuk local time) serta data hasil kuesioner penumpang pesawat Bandar Udara

Sektor transportasi udara yang merupakan jasa pelayanan penerbangan adalah salah satu sektor yang mengalami perkembangan cukup signifikan pada 5 (lima) tahun terakhir

“Penutupan konter tiket pada bandar udara dan merubahnya menjadi kantor pelayanan penumpang (customer service) tidak berarti serta merta penjualan tiket diberhentikan

Bandar udara domestik dibedakan menjadi 3 bagian, yakni:  Reguler  Perintis, dan  Lapangan terbang Lapter Bandar Udara Domestik Reguler atau biasa disebut Bandar Udara, melayani