LAPORAN
KUNJUNGAN KERJA SPESIFIK
KOMISI V DPR RI
DALAM RANGKA PENINJAUAN INFRASTRUKTUR DAN
TRANSPORTASI KE PELABUHAN TANJUNG PERAK
KOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR
TANGGAL 03-05 APRIL 2021
KOMISI V DPR-RI
JAKARTA, 2021
DAFTAR ISI
I. PENDAHULUAN ... 3
I.1. Dasar Hukum ... 3
I.2. Maksud dan Tujuan ... 4
I.3. Lokasi dan Waktu ... 4
I.4. Agenda Kunjungan ... 5
II. HASIL PENINJAUAN LAPANGAN ... 5
II.1. Temuan, Permasalahan dan usulan di Lapangan ... 5
II.2. Kesimpulan / Rekomendasi ... 6
III. PENUTUP ... 7
I. Jadwal Kunker Spesifik ke Tanjung Perak Surabaya ... 8
I. PENDAHULUAN
1. Pelabuhan Tanjung Pérak adalah sebuah pelabuhan yang terdapat
di Surabaya, Jawa Timur. Secara administratif, pelabuhan Tanjung Perak termasuk kedalam Kelurahan Perak Timur, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya. Di pelabuhan ini juga terdapat terminal petikemas. Tanjung Perak merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk kedua di Indonesia setelah Pelabuhan Tanjung Priok dan juga sebagai pusat perdagangan menuju kawasan Indonesia bagian timur. Pelabuhan Tanjung Perak menjadi kantor pusat PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia III. Di sebelah pelabuhan Tanjung Perak terdapat Pelabuhan Ujung, yakni pelabuhan kapalferi dengan tujuan Pelabuhan Kamal, Bangkalan, Madura.
2. Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya memiliki layanan penyeberangan melalui jalur laut dengan menggunakan kapal, yaitu dengan adanya terminal penumpang. Fasilitas yang disediakan oleh pihak pelabuhan pada terminal penumpang, yaitu ruang tunggu, kantin atau kafe, ruang menyusui untuk ibu hamil, dan lain-lain. Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya juga memiliki North Quay yang berfungsi sebagai pelabuhan kapal pesiar dari luar negeri yang ingin transit ke Kota Surabaya.
I.1. Dasar Hukum
1. Amandemen Undang-Undang Dasar 1945; pada perubahan Pertama Pasal 20, Perubahan Kedua Pasal 20 A, perubahan Ketiga Pasal 23.
2. Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pasal 98 ayat (4) huruf f.
3. Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia Nomor 1 Tahun 2020Tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Pasal 59 ayat (3). 4. Keputusan Rapat Intern Komisi V DPR RI Tanggal 09 Maret 2021.
I.2. Maksud dan Tujuan
Maksud Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur ini adalah:
a. Untuk meninjau secara langsung Penerapan Protokol Kesehatan untuk penumpang Kapal laut serta Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya Jawa Timur.
b. Untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya.
c. Untuk melihat secara langsung Fasilitas pendukung di Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya di masa Pandemi Covid-19.
Tujuan dilaksanakannya Kunjungan Kerja adalah dalam rangka melaksanakan Fungsi dan Tugas Dewan sesuai dengan Pasal 59, ayat (3), Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, yaitu:
butir a. melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang, termasuk APBN, serta peraturan pelaksanaannya yang termasuk dalam ruang lingkup tugasnya;
butir d. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.
Selanjutnya Tata Tertib DPR RI Pasal 60 ayat (3) juga menyatakan bahwa: ”Dalam melaksanakan tugas komisi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat (4) dan tindak lanjut pengaduan masyarakat, komisi dapat:”
butir f mengadakan kunjungan kerja dalam masa reses atau mengadakan kunjungan kerja spesifik dalam masa sidang, yang hasilnya dilaporkan dalam rapat komisi untuk ditindaklanjuti.
I.3. Lokasi dan Waktu
Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI dalam Rangka Peninjauan Infrastruktur dan Transportasi ke Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan pada tanggal 05 – 07 April 2021 yang dipimpin langsung oleh Bapak
I.4. Agenda Kunjungan
Beberapa agenda kegiatan dalam Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI RI ke Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut:
1. Peninjauan secara langsung program/kegiatan serta permasalahan-permasalahan yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur.
II. HASIL PENINJAUAN LAPANGAN
II.1. Temuan, Permasalahan dan Usulan di lapangan
Beberapa temuan dan permasalahan yang diperoleh dari Kunjungan Kerja Spesifik ke Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur tanggal 05
– 07 April 2021 antara lain:
II. 1. 1. Kementerian Perhubungan II. 1. 1. 1. Ditjen Perhubungan Laut
1. Terkait Penyelenggaraan Kapal Perintis pada tahun 2021 tidak terdapat penyelenggaraan angkutan laut perintis pada pangkalan Tanjung Perak dengan mempertimbangkan kurangnya load factor penumpang dan barang (freight) dari Tanjung Perak, Surabaya ke Pelabuhan Singgah pada trayek R-18.
2. Terkait Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) ditengah modernisasi teknologi peralatan bongkar muat, Pelabuhan Tanjung Perak masih menggunakan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) untuk melakukan kegiatan bongkar muat.
3. Di Pelabuhan Tanjung Perak tercatat 4.113 orang Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).
4. Terkait penyelenggaraan tol laut tahun anggaran 2021 diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas dan Angkatan Laut, Ditjen Hubla dan terdapat 15 (lima belas) jaringan trayek tol laut pada Pelabuhan Tanjung Perak. 5. Untuk Pelabuhan Tanjung Perak dwelling time ditetapkan maksimal 3 hari,
maka akan dipindahkan ke Depo Lini II dan pemeriksaan kepabeanan dilaksanakan di Lini II, hal ini dirasa kurang efektif karena menimbulkan biaya tambahan untuk pemindahan container sedangkan Yard Occupancy Ratio (YOR) di Lini I masih di bawah standar 70%;
6. Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak sudah dilaksanakan dengan mengacu pada standar kinerja operasional pelabuhan yang ditetapkan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak; 7. Pelaksanaan bongkar muat container rata-rata diselesaikan tidak lebih dari
24 jam per kapal (ship call), untuk muatan curah kegiatan bongkar muat diselesaikan sampai 3 hari atau lebih tergantung jumlah muatan;
8. Jenis komoditi barang mudah busuk/rusak pemuatan dapat menggunakan reefer container (petikemas berpendingin) untuk menghindari kerusakan.
9. Terkait Kapal Nelayan dan Kapal Layar Motor (KLM) memiliki fasilitas tambat pada Terminal Kalimas
10. Kapal Nelayan di Pelabuhan Tanjung Perak belum terdapat Pelabuhan Perikanan, fasilitas untuk kapal nelayan ada di Probolinggo dan Lamongan mendekati TPI (Tempat Pelelangan Ikan).
11. Terkait Truk ODOL (Over Dimension Over Load) telah disediakan timbangan di Gate Terminal Jamrud dan Kalimas dan Buffer Area seluas 2,1 Ha pada Jl. Kalimas Baru.
II. 2. Rekomendasi dan Kesimpulan
Beberapa kesimpulan/rekomendasi yang diperoleh dari Kunjungan Kerja Spesifik ke Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur adalah sebagai berikut: 1. Komisi V DPR RI mengapresiasi dan mendukung program/kegiatan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Dirjen Perhubungan Laut di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur.
Kesehatan untuk penumpang Kapal laut sertafasilitas pendukung di Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur.
3. Komisi V DPR RI meminta Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk menyelesaikan permasalahan dan memberikan ruang usaha yang adil kepada Perusahaan Bongkar Muat (PBM) non-BUMN dalam melakukan kegiatan bongkar muat sesuai dengan UU No 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran serta meningkatkan pembinaan dan pengembangan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan unit-unit usaha jasanya di Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya.
4. Komisi V DPR RI mendukung penuh terkait Truk ODOL (Over Dimension Over Load) sebagai upaya membangun terminal bongkar muat barang yang terintegrasi/kondusif di Pelabuhan Tanjung Perak Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur.
III. PENUTUP
Demikian Laporan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI pada Masa Persidangan III Tahun 2020-2021 dalam rangka Peninjauan Infrastruktur dan Transportasi ke Pelabuhan Tanjung Perak di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI akan menjadikan laporan ini sebagai data/informasi yang akan disampaikan dalam Rapat dengan Kementerian/Lembaga mitra kerja Komisi V DPR RI.
KETUA TIM,
H. ANDI IWAN DARMAWAN ARAS, S.E., M.Si No: A-130
RANCANGAN JADWAL ACARA
KUNFIKINFRASTRUKTUR DAN TRANSPORTASI
KEPELABUHAN TANJUNG PERAK, SURABAYA. PROVINSI JAWA TIMUR TGL. 03 s.d.05 APRIL 2021
NO WAKTU KEGIATAN KETERANGAN
1. SABTU, 03 APRIL 2021
06.00 WIB Berkumpul di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta
07.05 – 08.35 Perjalanan menuju Bandara Juanda
Surabaya Garuda : GA-306
08.40 – 09.00 Tiba di BandaraJuanda - Istirahatsejenak Protokol Pemda 09.00 – 10.00 Perjalanan menuju Pelabuhan Tj. Perak Dgn Bus + Patwal
Dikoord. Hubla, Pelindo III 10.00 – 11.30 Pertemuan dengan Ditjen Perhubungan
Laut, Pelindo III terkait dengan:
- Penerapan Protokol Kesehatan untuk penumpang Kapal laut;
- Fasilitas pendukung di masa Pandemi Covid-19
- Penjelasan terkait Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Tj. Perak
dilanjutkan dengan peninjauan lapangan
Di Koor Hubla, Pelindo III
11.05 – 12.10 PerjalananmenujuJombang Protokol Pemda
12.20 – 14.00 ISHOMA Di kediaman
Ibu Sadarestuwati 14.00 – 15.00 PerjalananmenujuBandara Djuanda
15.00 – 16.00 Peninjauan Fasilitas BMKG dan Basarnas Di Koord BMKG dan Basarnas
16.00 Perjalanan menuju penginapan Catatan: Sebagian anggota kembali dgn
GA 325 Jam 18.40 – 20.15 2. MINGGU, 04 APRIL 2021 08.00 – 09.30 Sarapan Pagi 10.00 – 12.00 RapatKoordinasipersiapanLaporanKegiatan KunjunganSpesifik 19.00– 21.00 Makanmalam- Istirahat 3. SENIN, 05 APRIL 2021 08.00 – 09.30 Sarapan Pagi 09.30 – 10.00 PerjalananmenujuBandaraJuanda Surabaya
11.10 – 12.45 Take Off menujuBandaraSoekarnoHatta GA 313 Catatan:
Jadwalsewaktu-waktudapatberubahsesuaikondisi di lapangan Contact Person Sekretariat:
1. Kunarto : 0813 1413 8118 2. Aan Subchan : 0813 1865 2275 3. Suparno : 0812 9810 3800 4. Suhenda : 0812 9421 8270
Fax: (021) 5715-875 Email: [email protected] [email protected]
1. Komisi V DPR RI melakukan Peninjauan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Jawa Timur
2. Komisi V DPR RI melakukan Peninjauan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Jawa Timur