• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Pendekatan dan jenis penelitan

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui tentang penerapan strategi pembeljaran heoristik pada pokok nbahasan lembaga ekskuytif di MI riyadul Ulum Bicorong Pakong pamekasan sebagai Upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa PKn

Jenis penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian tindakan kelas atau (PTK ), yaitu penelitian Praktis yang bertujuan untuk memperbaiki suatu pembeljaran di kelas dengan meberikan tindakan-tindakan adapun cirri-ciri penelitian tindakan kelas terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan (planning), Tindakan (aktion), Pengamatan (observation) dan refleksi (reflektion)

B. Kehadiran Peneliti diangan

Pada penelitian ini peneliti bertindak sebagai pembuat rencana

pelaksanaan pembelajaran, instrument –instrumen penilaian dan perancang tindakan. Peneliti juga bertindak sebagai pengumpul data dan pengamat kegiatan pembelajaran. Sebagai pngumpull data, peneliti mengumpulkan data yang diprlukan, baik data yang berupa hasil tes, maupun hasil wawan cara.

Sebagi pengamat, peneliti mengobservasi dan mengamayti tindakan-tindakan subjek yang dianggap penting selama subyek berada daalam rancangan penelitian .

Perencanaan tindakan, renna tindakan dan instrument penelitian yang telah disusun oleh peliti dengan guru PKn yang akan menjadi Observer. Pelaksana tindakan kelas adalah peneliti sendiri.

C. Lokasi

Lokasi yang dijadikan tempat penelitian ini adalah Madrasah Ibtidaiyah

Riyadul Ulum yang terletak di Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten

Pamekasan.

D. Subyek dan Obyek Penelitian 1. Subyek Penelitian

(2)

31

Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah

Riyadul Ulum yang terletak di Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten

Pamekasan sebanyak 15 orang siswa, terdiri dari laki-laki sebanyak 5 orang dan

perempuan sebanyak 10 orang.

2. Obyek Penelitian

Obyek yang menjadi fokus kajian dalam penelitian ini adalah mata

pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) tentang lembaga eksekutif.

E. Prosedur Penelitian

1. Rencana Perbaikan Pembelajaran

Untuk mengatasi permasalahan yang telah teridentifikasi pada latar

belakang masalah di Bab I, peneliti merencanakan perbaikan pembelajaran

sebagai berikut:

a. Meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran secara klasikal,

kelompok, dan individu.

b. Meningkatkan prestasi belajar PKn tentang lembaga eksekutif melalui

penerapan pembelajaran heuristik.

2. Pelaksanaan Perbaikan

Pada penelitian ini peneliti merencanakan tindakan sebanyak 2 siklus,

dan setiap siklus terdiri dari rangkaian kegiatan (a) rencana awal/rencana yang

direvisi, (b) tindakan/observasi, dan refleksi.

Selengkapnya rancangan penelitian ini dapat digambarkan sebagai

(3)

32

Dengan rancangan penelitian tersebut, apabila pada siklus putaran

ditemukan kekurangan, maka perencanaan dari pelaksanaan penelitian masih

dapat dilanjutkan dan disempurnakan pada siklus berikutnya sampai target

ketuntasan belajar tercapai.

Rangkaian pelaksanaan perbaikan tersebut dapat dideskripsikan dengan

menggunakan tabel kegiatan persiklus sebagai berikut:

TABEL 3.1 KEGIATAN SIKLUS I

No. Perencanaan Tindakan Pengamatan Refleksi

1. - Menyusun rencana perbaikan - Menanamkan konsep yang berhubungan - Mengamati perilaku siswa - Mencatat hasil observasi Rencana awal Refleksi Tindakan/Observasi Siklus I

Rencana yang direvisi

Rencana yang direvisi Refleksi

Tindakan/Observasi Siklus II

(4)

33 pembelajaran - Menyiapkan teks soal - Menyiapkan blanko observasi - Menyiapkan blanko evaluasi dengan lembaga eksekutif - Memberi tugas kepada siswa - Membimbing cara mengerjakan tugas - Membagikan lembar evaluasi - Menarik kesimpulan - Memberi tugas PR pada saat mengerjakan tugas - Mengamati pemahaman masing- masing siswa terhadap materi pelajaran - Mengevaluasi hasil observasi - Menganalisis hasil observasi - Memperbaiki kekurangan- kekurangan untuk siklus berikutnya

TABEL 3.2 JADWAL SIKLUS I

No. Waktu Kegiatan Keterangan

1. 2. 3. Tanggal 3 Maret 2015 Tanggal 4 - 10 Maret 2015 Tanggal 11 Maret 2015 Perencanaan Pelaksanaan tindakan dan pengamatan Refleksi

TABEL 3.3 KEGIATAN SIKLUS II

No. Perencanaan Tindakan Pengamatan Refleksi

1. - Menyusun rencana perbaikan pembelajaran dengan - Membahas materi dan penanaman konsep - Menugaskan - Mengamati perilaku siswa pada saat berdiskusi dengan - Mencatat hasil observasi - Mengevaluasi hasil

(5)

34 memadukan hasil refleksi siklus I agar siklus II lebih efektif - Menyiapkan LKS dan soal evaluasi - Menyiapkan blanko observasi - Menyiapkan blanko evaluasi siswa secara berkelompok untuk berdiskusi membahas LKS -Membagikan lembar evaluasi - Menarik kesimpulan - Memberi tugas PR kelompok - Mengamati kegiatan siswa pada saat mengerjakan tugas kelompok - Mengamati pemahaman masing- masing siswa terhadap materi pelajaran observasi - Menganalisis hasil observasi - Menyimpul- kan hasil observasi - Membuat laporan

TABEL 3.4 JADWAL SIKLUS II

No. Waktu Kegiatan Keterangan

1. 2. 3. Tanggal 16 Maret 2015 Tanggal 17 – 23 Maret 2015 Tanggal 24 Maret 2015 Perencanaan Pelaksanaan tindakan dan pengamatan Refleksi Dilanjutkan dengan pembuatan laporan

Dalam setiap kegiatan penelitian, baik pada siklus I maupun siklus II

peneliti dibantu teman sejawat untuk mengamati proses pelaksanaan perbaikan

pembelajaran. Hasil dari pengamatan tersebut digunakan untuk menilai sampai

sejauh mana rencana pelaksanaan perbaikan pembelajaran terlaksana dengan

baik.

(6)

35

Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dan aktivitas siswa selama

pembelajaran berlangsung, maka dilakukan pengamatan secara intens terhadap

kegiatan belajar dan pemahaman lembaga eksekutif siswa, baik pada siklus I

maupun pada siklus II. Melalui pengamatan ini dimaksudkan sebagai bahan

revisi atau perbaikan terhadap hal-hal yang belum dicapai atau dipahami siswa.

4. Refleksi

Refleksi dilakukan setelah mengadakan pengamatan secara intens

terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Jika dalam pembelajaran pada

siklus I didapatkan suatu kendala, yaitu adanya nilai siswa yang belum

mencapai hasil yang diharapkan atau tindakan belum tercapai secara optimal,

maka perlu adanya perbaikan pada siklus II.

F. Teknik Pengumpulan Data

Kegiatan siklus I dan II menggunakan beberapa metode pengumpulan data,

di antaranya adalah:

1. Observasi: digunakan untuk merekam cara guru melaksanakan pembelajaran

dan aktivitas belajar siswa.

2. Tes: digunakan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam

memahami materi pelajaran tentang lembaga eksekutif dan peningkatan

kemampuannya, baik pada siklus I maupun siklus II.

G. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian

(7)

36

1. Lembar observasi kegiatan guru dalam pembelajaran.

2. Lembar observasi perilaku siswa dalam pembelajaran.

3. Lembar tes.

H. Teknik Analisis Data dan Kriteria Keberhasilan

Pada penelitian tindakan kelas ini, data dianalisis sejak pembelajaran dilakukan dan dikembangkan selama proses refleksi sampai proses penyusunan laporan. Untuk kesinambungan dan kedalaman dalam pembelajaran, data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis interaktif. Data yang dianalisis dengan analisis interaktif, terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang dilakukan dalam bentuk interaktif dengan pengumpulan data sebagai suatu proses siklus. Proses analisis interaktif dapat digambarkan dalam skema berikut:

Reduksi data merupakan ‘‘ kegiatan merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan hal-hal yang penting, mencari tema dan polanya, serta

membuang hal-hal yang tidak perlu’’ .1 Reduksi data dilakukan melalui pemilihan

data, penyederhanaan data serta transformasi data kasar dari hasil catatan lapangan. Penyajian data adalah teknik peyajian data yang terorganisir, tersusun dalam pola

1Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D (Bandung: Alfabeta, 2006), hlm.

338.

Pengumpulan Data Penyajian Data

Reduksi Data Penarikan Kesimpulan

(8)

37

hubungan, sehingga akan semakin mudah dipahami. Penyajian data dalam penelitian ini berupa hasil pemberian tugas yang disusun sehingga mudah dipahami dan dilakukan secara bertahap.

Penarikan kesimpulan merupakan pengambilan keputusan dengan didukung bukti yang valid dan konsisten. Dalam penelitian ini, setelah penyajian data, selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan dengan cara melakukan diskusi dengan mitra kolaborasi.

Selanjutnya, penelitian ini dikatakan berhasil dan ada peningkatan apabila

rata-rata yang diperoleh oleh siswa di kelas adalah 85% dari jumlah siswa

mendapatkan nilai di atas KKM (75). Jadi, apabila dalam kelas tersebut hasil yang

diperoleh belum mencapai angka tersebut, penelitian akan terus dilakukan sampai

hasil tersebut dicapai.

I. Analisis pelaksanaan pembelajaran

Untuk menganalisis hasil penilaian yang diberikan oleh guru kemampuan

siswa sebagai berikut :

Prestasi Kategori 0-84% 85-95% 91-95% 96-100% Rendaah Sedang Tinggi Sangat tinggi

Gambar

TABEL 3.1 KEGIATAN SIKLUS I
TABEL 3.2 JADWAL SIKLUS I
TABEL 3.4 JADWAL SIKLUS II

Referensi

Dokumen terkait

Teknik analisis data dilakukan secara interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan

Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan

Setelah penelitian sebelum menganalisis data dilakukan proses pengumpulan dat yang terdiri dari reduksi data, display data, dan verivikasi (penarikan kesimpulan). Reduksi data

Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, kegiatan reduksi data (pengelompokkan),penyajiandata,penarikan

Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi). Dan

Tahap analisis data penelitian dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data (data display), dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil

Sedang analisis sesudah data terkumpul sepenuhnya dilakukan dengan melalui tiga jalur: reduksi data, pengajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. “We define analysis

sebagai “Sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan”. Dalam proses penyajian data dan reduksi data