ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.
ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.
SELAMAT SIANG
SELAMAT SIANG
tesis
tesis
ANALISIS
ANALISIS PENENTUAN
PENENTUAN PRIORITAS
PRIORITAS KEGIATAN
KEGIATAN
ANALISIS
ANALISIS PENENTUAN
PENENTUAN PRIORITAS
PRIORITAS KEGIATAN
KEGIATAN
REHABILITASI
REHABILITASI BANGUNAN
BANGUNAN GEDUNG
GEDUNG SD
SD NEGERI
NEGERI
DALAM
DALAM PERENCANAAN
PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
PEMBANGUNAN DAERAH
DI
DI KAB
KAB.
. TULUNGAGUNG
TULUNGAGUNG
DOSEN PEMBIMBING DOSEN PEMBIMBING:
Ir. Putu Artama Wiguna, MT., Ph.D Ir. Erwin Sudarma, MT
LATAR BELAKANG
k i ti
eksisting
11 Usulan kegiatan rehabilitasi Bangunan Gedung SD Negeri kabupaten dari tingkatUsulan kegiatan rehabilitasi Bangunan Gedung SD Negeri kabupaten dari tingkat 1.
1. Usulan kegiatan rehabilitasi Bangunan Gedung SD Negeri kabupaten dari tingkat Usulan kegiatan rehabilitasi Bangunan Gedung SD Negeri kabupaten dari tingkat desa/kelurahan dan kecamatan pada Musrenbang Tingkat Desa/Kelurahan dan desa/kelurahan dan kecamatan pada Musrenbang Tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan tidak diawali dengan analisis yang mendalam;
Kecamatan tidak diawali dengan analisis yang mendalam; 2.
2. UsulanUsulan kegiatankegiatan rehabilitasirehabilitasi BangunanBangunan GedungGedung SDSD NegeriNegeri kabupatenkabupaten daridari DinasDinas Pendidikan
Pendidikan dalamdalam RenjaRenja SKPDSKPD masihmasih berorientasiberorientasi RenstraRenstra SKPDSKPD dandan kurangkurang Pendidikan
Pendidikan dalamdalam RenjaRenja SKPDSKPD masihmasih berorientasiberorientasi RenstraRenstra SKPDSKPD dandan kurangkurang memperhatikan
memperhatikan programprogram lintaslintas sektorsektor;; 3.
3. UsulanUsulan kegiatankegiatan rehabilitasirehabilitasi BangunanBangunan GedungGedung SDSD NegeriNegeri kabupatenkabupaten daridari DPRDDPRD dalam
dalam PenjaringanPenjaringan AspirasiAspirasi MasyarakatMasyarakat masíhmasíh berorientasiberorientasi kepentingankepentingan politikpolitik;; 4.
4. UsulanUsulan kegiatankegiatan rehabilitasirehabilitasi BangunanBangunan GedungGedung SDSD NegeriNegeri kabupatenkabupaten daridari BappedaBappeda dalam
dalam ForumForum SKPDSKPD yangyang merupakanmerupakan perpaduanperpaduan dalamdalam tahapantahapan--tahapantahapan perencanaan
perencanaan tersebuttersebut belumbelum dianalisisdianalisis dengandengan metodemetode yangyang tepattepat karenakarena belumbelum mempertimbangkan
mempertimbangkan perpaduanperpaduan berbagaiberbagai kriteriakriteria dalamdalam mengawalmengawal musrenbangmusrenbang.. 5.
5. KeterbatasanKeterbatasan danadana pembangunanpembangunan dandan pemeliharaanpemeliharaan dalamdalam APBDAPBD 6.
6. TidakTidak adaada metodemetode khususkhusus dalamdalam menentukanmenentukan prioritasprioritas usulanusulan kegiatankegiatan pembangunan
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN
Kriteria apa saja yang berpengaruh
dalam menentukan urutan prioritas
kegiatan Rehabilitasi Bangunan
G d
SD N
i?
Mengindentifikasi kriteria-kriteria yang berpengaruh berdasarkan keterpaduan antara mekanisme Renja Dinas Pendidikan, penjaringan aspirasi masyarakat dan Forum
Gedung SD Negeri?
penjaringan aspirasi masyarakat dan ForumSKPD dalam menentukan urutan prioritas kegiatan Rehabilitasi Bangunan Gedung SD Negeri
B
G d
S k l h
M
t k
t
i it
k
i t
Bangunan Gedung Sekolah mana
yang menjadi prioritas dalam kegiatan
Rehabilitasi Bangunan Gedung SD
Negeri?
Menentukan urutan prioritas kegiatan
Rehabilitasi Bangunan Gedung SD
Negeri dari hasil keterpaduan antara
mekanisme Renja Dinas Pendidikan,
g
j
,
penjaringan aspirasi masyarakat dan
Forum SKPD;
Membandingkan hasil prioritas kegiatan
rehabilitasi bangunan gedung SD
Negeri berdasarkan kriteria yang
digunakan
RUANG LINGKUP PENELITIAN
–
Penelitian dilakukan di Kabupaten Tulungagung dengan obyek
penelitian pada usulan
kegiatan Rehabilitasi Bangunan Gedung SD
Negeri tahun anggaran 2009
Negeri tahun anggaran 2009
.
–
Substansi dalam menentukan prioritas pembangunan dilakukan
dengan mempertimbangkan variabel-variabel yang mempengaruhi
keputusan variabel-variabel tersebut didapat dari studi literatur dan
keputusan, variabel-variabel tersebut didapat dari studi literatur dan
pendapat para ahli, dimana variabel tersebut adalah merupakan
kriteria yang dipakai dalam penelitian dan ditinjau berdasar kondisi
eksisting yang ada
.
eksisting yang ada
.
–
Kondisi eksisting yang akan diteliti difokuskan pada kondisi yang ada
di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten
Tulungagung
g g
g
dengan memperhatikan kondisi eksisting yang ada di
g
p
g y
g
Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung dan Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung dalam menentukan
urutan prioritas usulan kegiatan Rehabilitasi Bangunan Gedung SD
Negeri.
Identifikasi Masalah Perumusan Masalah
Studi Norma, Standar, Pedoman dan Kriteria (NSPK)
Tujuan Penelitian Identifikasi Kondisi Eksisting Identifikasi Penentuan Urutan Prioritas Rehap. Bangunan gedung SD Negeri kabupaten berdasar Metode AHP Pengumpulan Data Sekunder: -Tingkat Kerusakan Identifikasi Parameter Dokumen Penjaringan Aspirasi Masy. Identifikasi Parameter Sasaran dan Tujuan RPJMD Identifikasi Parameter Renstra dan Renja Dinas Pendidkan g -Jumlah Siswa -Umur Bangunan -Lokasi Bangunan -Angka Partisipasi Murni (APM) -Jumlah Dana Anggaran -Aspirasi Eksekutif -Aspirasi Legislatif A1 Hasil identifikasi parameter penentuan prioritas kegiatan Rehap. Bangunan gedung SD Negerikabupaten p g -Kepadatan Penduduk per Km2
A1 Penyusunan Kriteria dari level Desa s/d Kabupaten Penentuan Responden (Desa, Kec, Kab) Penentuan Responden (Desa, Kec, Kab) Pengumpulan Data Primer
Penyusunan dan Penyebaran Kuesioner Bagian I
Mengetahui pendapat responden tentang kriteria‐kriteria yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan prioritas rehabilitasi Penyusunan dan Penyebaran Kuesioner Bagian I Responden : Para perencana/Tim Anggaran Kabupaten Penentuan Kriteria p p g p bangunan gedung SD Negeri kabupaten Tulungagung Penyusunan Model Hirarki pada tiap tahapan penelitian A2
B2
Penyusunan dan Penyebaran Kuesioner Bagian II
Responden :
Para perencana/Tim Anggaran Kabupaten
AHP (Pairwise Comparison) -Penyesuaian Bobot Kriteria -Normalisasi Perbandingan p gg p Tidak g Uji Konsistensi CR ≤ 0,1? Ya
Prioritas Kegiatan Rehap. Bangunan gedung SD Negeri Kab. Berdasarkan
Metode (AHP)
Kesimpulan dan Saran
Teknik Pengambilan Sampel
T k ik
li
Purposive sampling yaitu teknik penentuan
sampel dengan pertimbangan tertentu.
g
p
Teknik sampling yang
digunakan untuk
menentukan responden
Responden yang dipilih dengan pertimbangan memiliki informasi yang tepat terhadap maksud dan tujuan penelitian, memiliki pengetahuan, memahami permasalahan, serta berperan dalam penentuan kebijakan pembangunan di daerah
• Tim Penyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Responden
• Dinas Pendidikan Kab. Tulungagung• Dinas PU Kab. Tulungagung
• Dewan Pendidikan Kabupaten Tulungagung • Bappeda Kab. Tulungagungpp g g g
DATA SEKUNDER
DATA PRIMER
Data sekunder didapat dari beberapa instansi yang terkait, seperti : Dinas Pendidikan, Bappeda dan Badan Pusat
Pengumpulan data primer ini dilakukan dalam dua tahapan.
Tahap pertama
Tahap pertama adalah survei
d t j t k
e d d a , appeda da ada usat Statistik serta instansi-instansi terkait lainnya.
Adapun data sekunder yang diperlukan untuk mendapatkan nilai/parameter dari
dengan tujuan untuk
mendapatkan informasi yang mendukung penelitian dan untuk menentukan kriteria dan sub kriteria yang dilakukan
untuk mendapatkan nilai/parameter dari kriteria-kriteria yang digunakan adalah :
• Tingkat Kerusakan •Jumlah Siswa •Umur Bangunan
L k i B
sub kriteria yang dilakukan melalui kuisioner dan diskusi secara langsung dan FGD. Survei tahap keduatahap kedua bertujuan untuk mendapatkan informasi
•Lokasi Bangunan
•Angka Partisipasi Murni (APM) •Jumlah Dana Anggaran
•Pertumbuhan penduduk •Aspirasi Legislatif
•Kepadatan Penduduk per Km2
p
dan mengukur tingkat
kepentingan kriteria terhadap penentuan prioritas yang dilakukan melalui kuesioner
Variabel dan Parameter yang diteliti
Variabel dan Parameter yang diteliti
L
Wil
h K
t
Kriteria Kecamatan
•
Luas Wilayah Kecamatan
•
Kepadatan Penduduk
P t
b h
P
d d k
•
Pertumbuhan Penduduk
Kriteria Sekolah
•
Tingkat kerusakan bangunan.
•
Jumlah Siswa per Jumlah Kelas
•
Umur Bangunan
•
Lokasi Bangunan
URUTAN
URUTAN PRIORITASPRIORITAS KEGIATANKEGIATAN REHABILITASI
REHABILITASI BANGUNANBANGUNAN GEDUNGGEDUNG SDNSDNDI DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
KABUPATEN TULUNGAGUNG
Pembobotan
Stage 1 WilayahLuas Kepadatan Penduduk Pertumbuhan
Penduduk
Nilai dan Skala Kriteria Kec A Kec B Kec C
s/d 19 Kec Tingkat Kerusakan Umur Bangunan Jumlah Siswa Lokasi Bangunan Angka Partisipasi Murni (APM) Stage 2 Nil i d Pembobotan Di Kec A: -SDN 1 -SDN 2 -SDN 3 -SDN 4, dst ….19 Kec: -SDN 1 -SDN 2 -SDN 3 -SDN 4, dst Di Kec B: -SDN 1 -SDN 2 -SDN 3 -SDN 4, dst Di Kec C: -SDN 1 -SDN 2 -SDN 3 -SDN 4, dst Nilai dan Skala Kriteria
Metodologi Penelitian
Pembobotan Tingkat Kepentingan Kriteria
Pada tahapan ini dilakukan kuesioner II bagi responden yaitu menentukan
Skala Perbandingan berpasangan didasarkan pada pembobotan dari nilai 1
t k
ti
i 9
t k
t
ti
k li
l
l
untuk sama penting sampai 9 untuk sangat penting sekali. elemen-elemen
dibandingkan berpasangan terhadap kriteria yang telah ditentukan hasilnya
berupa matriks Pairwise Comparison. Dari susunan matriks perbandingan
berpasangan akan dihasilkan sejumlah bobot kriteria, yang merupakan
Penentuan Skala Nilai Kriteria
p
g
j
, y
g
p
pengaruh relatif sejumlah elemen pada elemen didalam tingkat yang ada
diatasnya.
e e tua S a a
a
te a
Nilai dari masing-masing kriteria terlebih dahulu dijadikan skala, karena
masing-masing nilai mempunyai satuan yang berbeda. Nilai skala didapat
dengan menggunakan standardize pada minitab 14.
Penentuan Urutan Prioritas
Nilai skala dari data sekolah dikalikan bobot kriteria sekolah dan bobot
kecamatan menghasilkan nilai yang merupakan skor penentu prioritas
kecamatan menghasilkan nilai yang merupakan skor penentu prioritas
Matriks Perbandingan Berpasangan Stage 1
g
p
g
g
KRITERIA
LW
KP
PP
T
ERIA
Luas Wilayah (LW)
1
1/4
1/3
Kepadatan Penduduk (KP)
4
1
2
KRI
T
Kepadatan Penduduk (KP)
4
1
2
Pertumbuhan Penduduk (PP)
3
1/2
1
Jumlah
8,00
1,75
3,33
Matriks Normalisasi Perbandingan Berpasangan
Level Kriteria Stage 1
Level Kriteria Stage 1
KRITERIA
Bobot
Jumlah
(Jumlah/
n)
LW
KP
PP
E
RIA
Luas Wilayah
0,125
0,143
0,100
0,368
0,123
KRIT
E
Kepadatan Penduduk
0,500
0,571
0,600
1,671
0,557
Pertumbuhan
P
d d k
0,375
0,286
0,300
0,961
0,320
Penduduk
0,375
0,286
0,300
0,961
0,320
Jumlah
1,000
1,000
1,000
3,000
1,000
Perhitungan Konsistensi Stage 1
g
g
(a) = Nil i (b) λ maks = CI = λ Kriteria (n = 3) Nilai Matrik x Bobot (b) = (a)/Bobot λ maks Jumlah (b)/n CI λ maks -n/(n-1) CR = CI / RI Luas Wilayah 0,369 3,006 3,018 0,009 RI = 0,58 0 009 Kepadatan Penduduk 1,688 3,030 CR = 0,009 = 0,016 0,58 Pertumbuhan P d d k 0,967 3,019 Penduduk , , CR = 0,016 < 0,1 Jumlah 9,055 KonsistenMatriks Perbandingan Berpasangan Stage 2
KRITERIA
Matriks Perbandingan Berpasangan Stage 2
TK
UB
JS
APM
LB
Tingkat Kerusakan (TK)
1
3
2
5
4
E
RIA
Umur Bangunan (UB)
1/3
1
1/3
4
3
Jumlah Siswa (JS) 1/2
3
1
3
3
KRIT
E
(
)
Angka Partisipasi Murni (APM)
1/5
1/4
1/3
1
1/2
L k i B
(LB)
1/4
1/3
1/3
2
1
Lokasi Bangunan (LB)
1/4
1/3
1/3
2
1
Matriks Normalisasi Perbandingan
KRITERIA
Berpasangan Level Kriteria Stage 2
KRITERIA Jumlah Bobot (Jumlah/n) TK UB JS APM LB Tingkat Kerusakan 0.438 0.396 0.500 0.333 0.348 2.015 0.403 E RIA g Umur Bangunan 0.146 0.132 0.083 0.267 0.261 0.889 0.178 Jumlah Siswa 0 219 0 396 0 250 0 200 0 261 1 325 0 265 KRIT E Jumlah Siswa 0.219 0.396 0.250 0.200 0.261 1.325 0.265
Angka Partisipasi Murni
(APM) 0.088 0.033 0.083 0.067 0.043 0.314 0.063
Lokasi Bangunan 0.109 0.044 0.083 0.133 0.087 0.457 0.091
Perhitungan Konsistensi Stage 2
Kriteria (n = 5) (a) = Nilai Matrik x (b) = (a)/Bobo t λ maks = Jumlah CI = λ maks -/( 1) CR = CI / RIPerhitungan Konsistensi Stage 2
Bobot t (b)/n n/(n-1)
Tingkat Kerusakan (TK) 2.146 5.326 5.254 0.063 RI = 1,12 Umur Bangunan (UB) 0.926 5.209
CR = 0.063 = 0.057 Jumlah Siswa (JS) 1.462 5.517
1.12 Angka Partisipasi Murni
(APM) 0.322 5.125 CR = 0.057 < 0.1
Lokasi Bangunan (LB) 0.465 5.091 Konsisten
Nilai Skala (standardize) Per Kecamatan Kabupaten Tulungagung
Untuk Masing-masing Kriteria
No Kecamatan
Kriteria
Luas Wilayah Kepadatan
Penduduk
Pertumbuhan Penduduk Nilai
Skala Nilai Skala Nilai Skala
(Km) (Orang) (%) 1 Kec. Besuki 92,69 3,957 388 1,113 0,28 2,110 2 Kec. Bandung 46,96 2,305 1008 1,524 0,17 1,880 3 Kec. Pakel 38,1 1,985 1343 1,746 0,52 2,613 4 Kec. Campurdaratp 44,71, 2,224, 1213 1,660, 0,43, 2,424, 5 Kec. Tanggunggunung 114,73 4,753 217 1,000 -0,25 1,000 6 Kec. Kalidawir 113,69 4,716 599 1,253 0,46 2,487 7 Kec. Pucanglaban 77,92 3,424 334 1,078 -0,10 1,314 8 Kec. Rejotangan 75,87 3,350 973 1,501 0,24 2,026 9 Kec. Ngunut 39,06 2,020 1972 2,163 0,42 2,403 10 Kec. Sumbergempol 41,83 2,120 1537 1,874 1,36 4,372
P t b h
Bobot Kecamatan di Kabupaten Tulungagung
No Kecamatan
Luas Wilayah Kepadatan Penduduk Pertumbuhan Penduduk
Jumlah
Hasil Bobot Bobot = 0,123 Bobot = 0,557 Bobot = 0,320
Skala Hasil Skala Hasil Skala Hasil
1 Kec. Besuki 3,957 0,487 1,113 0,620 2,110 0,675 1,782 0,0448 2 Kec. Bandung 2,305 0,284 1,524 0,849 1,880 0,601 1,734 0,0435 3 K P k l 1 985 0 244 1 746 0 972 2 613 0 836 2 053 0 0516 3 Kec. Pakel 1,985 0,244 1,746 0,972 2,613 0,836 2,053 0,0516 4 Kec. Campurdarat 2,224 0,274 1,660 0,925 2,424 0,776 1,974 0,0496 5 Kec. Tanggunggununggg gg g 4,753 0,585 1,000 0,557 1,000 0,320 1,462 0,0367 6 Kec. Kalidawir 4,716 0,580 1,253 0,698 2,487 0,796 2,074 0,0521 7 Kec. Pucanglaban 3,424 0,421 1,078 0,600 1,314 0,421 1,442 0,0362 8 Kec. Rejotangan 3,350 0,412 1,501 0,836 2,026 0,648 1,896 0,0476 9 Kec. Ngunut 2,020 0,248 2,163 1,205 2,403 0,769 2,222 0,0558 10 Kec. Sumbergempol 2,120 0,261 1,874 1,044 4,372 1,399 2,704 0,0679
Hasil Prioritas Rehabilitasi Bangunan Gedung Sekolah Dasar Negeri sesuai Kriteria Kecamatan di Kabupaten Tulungagung
NO NAMA SEKOLAH SD NEGERI Tingkat Kerusakan jml siswa/ jml
r.kelas Umur Bangunan Lokasi Bangunan
Angka Partisipasi
Murni (APM) Jumlah Hasil Prioritas Bobot = 0,403 Bobot = 0,265 Bobot = 0,178 Bobot = 0,091 Bobot = 0,063
NEGERI
SD
Skala Hasil Skala Hasil Skala Hasil Skala Hasil Skala Hasil
Kec Tulungagung 1 SDN Kampungdalem 5 1,24 0,50 3,41 0,90 5,00 0,89 1,05 0,10 5 0,31 2,70 2 SDN Tamanan 1 1,98 0,80 3,44 0,91 4,08 0,73 1,27 0,12 5 0,31 2,86 3 SDN Bago 5 1,86 0,75 3,34 0,89 2,17 0,39 1,16 0,11 5 0,31 2,44 4 SDN Kepatihan 4 3,29 1,32 3,75 0,99 2,17 0,39 1,11 0,10 5 0,31 3,12 5 SDN Tertek 1 2,57 1,04 2,20 0,58 2,50 0,44 1,22 0,11 5 0,31 2,49 6 SDN Sembung 1,67 0,67 2,62 0,70 1,92 0,34 1,49 0,14 5 0,31 2,16 Kec Boyolangu 7 SDN Boyolangu 1 3 10 1 25 1 74 0 46 3 83 0 68 3 16 0 29 5 0 31 3 00 7 SDN Boyolangu 1 3,10 1,25 1,74 0,46 3,83 0,68 3,16 0,29 5 0,31 3,00 8 SDN Boyolangu 2 3,29 1,32 1,66 0,44 2,50 0,44 3,05 0,28 5 0,31 2,80 9 SDN Gedangsewu 2 3,54 1,43 1,88 0,50 2,08 0,37 3,11 0,28 5 0,31 2,90 10 SDN Wajak kidul 1 3,47 1,40 1,53 0,41 2,75 0,49 2,68 0,24 5 0,31 2,85 11 SDN Beji 3 1,68 0,68 2,27 0,60 2,00 0,36 2,30 0,21 5 0,31 2,16 12 SDN Pucungkidul 2 2,47 1,00 1,31 0,35 2,50 0,44 2,57 0,23 5 0,31 2,34 13 S 13 SDN Bono 1 2,56 1,03 2,19 0,58 2,83 0,50 2,24 0,21 5 0,31 2,63 14 SDN Moyoketen 2 2,85 1,15 1,81 0,48 2,08 0,37 2,08 0,19 5 0,31 2,50 15 SDN Tanjungsari 2 2,27 0,92 2,02 0,54 2,00 0,36 2,03 0,19 5 0,31 2,31 16 SDN Pucungkidul 3 3,83 1,54 1,31 0,35 1,75 0,31 3,59 0,33 5 0,31 2,84 17 SDN Sanggrahan 2 3,54 1,43 2,16 0,57 1,92 0,34 2,30 0,21 5 0,31 2,86 18 SDN Sobontoro 2 3,13, 1,26, 2,02, 0,53, 2,17, 0,39, 3,32, 0,30, 5 0,31, 2,80, 19 SDN Sanggrahan 1 2,95 1,19 3,78 1,00 2,92 0,52 1,43 0,13 5 0,31 3,15
ilustrasi perhitungan peringkat SD negeri
Kec Boyolangu Bobot (0,052)
1,19 0,31
Tingkat Kerusakan
(0,403) JumlahSiswa Umur Bangunan (0,178) (0,265) Lokasi Bangunan (0,091) Angka Partisipasi Murni (APM) (0,063) 1,00 0,52 0,13 2,95 3,78 2,92 1,43 5
Kec Boyolangu bobot x skala SDN bobot kec Score
1 SDN Sanggrahan 1 Desa Sanggrahan 3,15 0,052 0,163 2 SDN Boyolangu 1 Desa. Boyolangu 3,00 0,052 0,155 3 SDN Gedangsewu 2 Desa. Grdangsewu 2,90 0,052 0,150 4 SDN Sanggrahan 2 Desa. Sanggrahan 2,86 0,052 0,148 5 SDN Wajak kidul 1 Desa.Wajak kidul 2,85 0,052 0,148 6 SDN Pucungkidul 3 Desa. Pucungkidul 2,84 0,052 0,147 7 SDN Boyolangu 2 Desa. Boyolangu 2,80 0,052 0,145 8 SDN Sobontoro 2 Desa. Sobontoro 2,80 0,052 0,145
Contoh Urutan Prioritas Pemeliharaan Bangunan Gedung Sekolah Dasar Negeri Per Kecamatan
NAMA asil SD ec as tan Kec Kec t kec t a
n Kec u sak NO NAMA SEKOLAH SD NEGERI ALAMAT
Jumlah H Prioritas Bobot K
Priorit
a
Kecama
t
Peringkat Peringkat tanpa bobo
Ti n g k a t Kerusak a Peringkat sesuai t.r u Kec Tulungagung 1 SDN Kepatihan 4 Kel.Kepatihan 3,12 0,113 0,353 1 1 58,58 1 2 SDN Tamanan 1 Kel.Tamanan 2,86 0,113 0,324 2 2 28,90 4 3 SDN Kampungdalem 5 Kel.Kampungdalem 2,70 0,113 0,306 3 3 12,04 2 4 SDN Tertek 1 Kel.Tertek 2,49 0,113 0,282 4 4 42,35 5 5 SDN Bago 5 Kel.Bago 2,44 0,113 0,276 5 5 26,18 6 6 SDN Sembung Kel.Sembung 2,16 0,113 0,245 6 6 21,94 3 Kec Boyolangu
7 SDN Sanggrahangg 1 Desa Sanggrahangg 3,15 0,052 0,163 1 1 50,90 6 8 SDN Boyolangu 1 Desa. Boyolangu 3,00 0,052 0,155 2 2 54,31 3 9 SDN Gedangsewu 2 Desa. Grdangsewu 2,90 0,052 0,150 3 3 64,39 4 10 SDN Sanggrahan 2 Desa. Sanggrahan 2,86 0,052 0,148 4 4 64,28 5 11 SDN Wajak kidul 1 Desa.Wajak kidul 2,85 0,052 0,148 5 5 62,76 7 12 SDN Pucungkidulg 3 Desa. Pucungkidulg 2,84, 0,052, 0,147, 6 6 70,82, 8 13 SDN Boyolangu 2 Desa. Boyolangu 2,80 0,052 0,145 7 7 58,56 2 14 SDN Sobontoro 2 Desa. Sobontoro 2,80 0,052 0,145 8 8 55,07 1
15 SDN Bono 1 Desa. Bono 2,63 0,052 0,136 9 9 42,05 10
16 SDN Moyoketen 2 Desa. Moyoketen 2,50 0,052 0,130 10 10 48,78 9 17 SDN Pucungkidulg 2 Desa. Pucungkidulg 2,34, 0,052, 0,121, 11 11 40,10, 11 18 SDN Tanjungsari 2 Desa. Tanjungsari 2,31 0,052 0,120 12 12 35,62 12 19 SDN Beji 3 Desa. Beji 2,16 0,052 0,112 13 13 22,03 13
il
D t.
Contoh Urutan Prioritas Rehabilitasi Bangunan Gedung Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Tulungagung
NO NAMA SEKOLAH SD NEGERI KECAMATAN Jumlah Has i Prioritas S D
Bobot Kec Prioritas Kabupaten Peringkat Kab Peringkat Kab tanpa bobot kec Ti
n
g
k
a
t
Kerusakan Peringkat Kab sesuai
t
rusak
1 SDN Kepatihan 4 Kec. Tulungagung 3,12 0,113 0,353 1 10 58,58 10 2 SDN Tamanan 1 Kec. Tulungagung 2,86 0,113 0,324 2 19 28,90 19 3 SDN Kampungdalem 5 Kec. Tulungagung 2,70 0,113 0,306 3 15 12,04 138 4 SDN Tertek 1 Kec. Tulungagung 2,49 0,113 0,282 4 20 42,35 51 5 SDN Bago 5 Kec Tulungagung 2 44 0 113 0 276 5 42 26 18 126 5 SDN Bago 5 Kec. Tulungagung 2,44 0,113 0,276 5 42 26,18 126 6 SDN Sembung Kec. Tulungagung 2,16 0,113 0,245 6 7 21,94 44 7 SDN Ringinpitu 2 Kec. Kedungwaru 3,29 0,063 0,207 7 12 51,48 40 8
SDN Sambijajar 2 Kec. Sumbergempol 3,01 0,068 0,204 8 21 73,94 119 9 SDN Tawangsari 1 Kec. Kedungwaru 3,14 0,063 0,198 9 14 65,88 15 10 SDN Betak 2 Kec. Kalidawir 3,66 0,052 0,191 10 24 97,43 28 11 SDN Ngujang 2 Kec. Kedungwaru 2,97 0,063 0,187 11 16 61,61 78 12 SDN Ngunut 2 Kec. Ngunut 3,28 0,056 0,183 12 40 64,56 30 13 SDN Plandaan 1 Kec. Kedungwaru 2,90 0,063 0,182 13 29 74,41 13 14 SDN Ngunut 1 Kec. Ngunut 3,23 0,056 0,180 14 9 61,03 8 15 SDN K lid i 1 K K lid i 3 41 0 052 0 177 15 60 77 83 135 15 SDN Kalidawir 1 Kec. Kalidawir 3,41 0,052 0,177 15 60 77,83 135 16 SDN Ngunut 5 Kec. Ngunut 3,15 0,056 0,176 16 26 36,03 67 17 SDN Mirigambar 1 Kec. Sumbergempol 2,57 0,068 0,174 17 30 40,61 35 18 SDN Bendilwungu 1 Kec. Sumbergempol 2,52 0,068 0,171 18 36 53,64 36 19 SDN Tanggung 4 Kec. Campurdarat 3,45 0,050 0,171 19 1 95,00 47 20 SDN Campurdarat 1 Kec. Campurdarat 3,40 0,050 0,169 20 119 62,21 83
KESIMPULAN DAN SARAN
1. Kriteria yang berpengaruh dalam penentuan urutan prioritas rehabilitasi bangunan gedung k l h d i di K b t T l d l h
sekolah dasar negeri di Kabupaten Tulungagung adalah: Kriteria Kecamatan, antara lain:
a. Kepadatan Penduduk dengan bobot 0,557 b. Pertumbuhan Penduduk dengan bobot 0,320 c. Luas Wilayah dengan bobot 0,123y g
Kriteria Sekolah, antara lain:
a. Tingkat kerusakan dengan bobot 0,403 b. Jumlah siswa dengan bobot 0,265. c. Umur bangunan dengan bobot 0,178. d Lokasi bangunan dengan bobot 0 091 d. Lokasi bangunan dengan bobot 0,091.
e. Angka partisipasi murni dengan bobot 0,063.
2. Urutan prioritas rehabilitasi bangunan gedung sekolah dasar negeri di Kabupaten Tulungagung masing-masing kecamatan adalah SDN Kepatihan 4 kec. Tulungagung, SDN Sanggrahan 1 Kec. Boyolangu, SDN Ringinpitu 2 Kec. Kedungwaru, SDN Ngantru 1 Kec. Ngantru, SDN Ngunut 2 Kec. Ngunut, SDN Sambijajar 2 Kec. Sumbergempol, SDN Blimbing 1 Kec. Rejotangan, SDN Betak 2 Kec. Kalidawir, SDN Demuk 4 Kec. Pucanglaban, SDN Tanggung 4 Kec. Campurdarat, SDN Kresikan 1 Kec. Tanggunggunung, SDN Sukoanyar 1 Kec Pakel SDN Gandong 2 Kec Bandung SDN Besole 1 Kec Besuki SDN Sukoanyar 1 Kec. Pakel, SDN Gandong 2 Kec. Bandung, SDN Besole 1 Kec. Besuki, SDN Kauman 1 Kec. Kauman, SDN Gondang 1 Kec. Gondang, SDN Nglutung 2 Kec. Sendang, SDN Gedangan 2 Kec. Karangrejo, dan SDN Gambiran 1 Kec. Pagerwojo. Lihat Lampiran tabel 5.19.
3 P t i it k i t h bilit i b d SD N i di K b t 3. Penentuan prioritas kegiatan rehabilitasi bangunan gedung SD Negeri di Kabupaten
ANALISIS KERUSAKAN KOMPONEN BANGUNAN UNTUK PEKERJAAN KONSTRUKSI
I. DATA UMUM
NAMA BANGUNAN : SDN Aryojeding 1 Desa Aryojeding Kec Rejotangan
TAHUN DIBANGUN :
-JUMLAH TINGKAT : 1
LUAS TOTAL BANGUNAN : 3 Lokal ( 7 x 8 m) KOEFISIEN TINGKAT BGN : 1
KLASIFIKASI BANGUNAN : SEDERHANA JENIS BANGUNAN : PERMANEN
II. ANALISIS KERUSAKAN KOMPONEN BANGUNAN GEDUNG UNTUK PEKERJAAN STANDART A. BANGUNAN I
TINGKAT KERUSAKAN BOBOT (% )
KOMPONEN TERHADAP SELURUH KERUSAKAN BOBOT NILAI
BANGUNAN BANGUNAN MAKSIMUM (%) (% )
1. PONDASI PONDASI 10 100% 25 2,50
2. STRUKTUR KOLOM, SLOOF, RINGBALK 25 100% 35 8,75
PLESTERAN 1 100% 35 0,35
No
TINGKAT KERUSAKAN SUB KOMPONEN BANGUNAN
BOBOT (% )
3. DINDING PAS. BATU BATA 8 100% 35 2,80
PLESTERAN 3 100% 35 1,05
4. KUSEN KUSEN 6 100% 60 3,60
DAUN JENDELA 2 100% 60 1,20
PINTU 2,5 100% 60 1,50
PINTU 2,5 100% 60 1,50
5. ATAP RANGKA ATAP 9 100% 60 5,40
PENUTUP ATAP 7 100% 60 4,20
6. LANGIT-LANGIT RANGKA LANGIT-LANGIT 3,5 100% 70 2,45
PENUTUP LANGIT-LANGIT 4,5 100% 70 3,15
7. LANTAI PENUTUP LANTAI 7 100% 60 4,20
8. UTILITAS INSTALASI LISTRIK 2 100% 40 0,80
DRAINASE - 100% -
-9. FINISHING CAT-CATAN LANGIT-LANGIT 2,5 100% 50 1,25
CAT-CATAN DINDING 4 100% 50 2,00
CAT-CATAN KAYU 2,5 100% 50 1,25
100 46,45
JENIS PERAWATAN = PERAWATAN BERAT Ringan < 30 % Sedang > 30 % - 45 % Berat > 45 % - 65 %
Khusus > 65 %