• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III GAMBARAN UMUM KOTA BANDAR LAMPUNG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III GAMBARAN UMUM KOTA BANDAR LAMPUNG"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

61

BAB III

GAMBARAN UMUM KOTA BANDAR LAMPUNG

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai gambaran umum wilayah studi penelitian yang terdiri dari gambaran umum Kota Bandar Lampung dan gambaran umum pengelolaan sampah di Kota Bandar Lampung.

3.1 Gambaran Umum Kota Bandar Lampung

Kota Bandar Lampung merupakan Ibu Kota Provinsi Lampung. Oleh karena itu, selain merupakan pusat kegiatan pemerintahan, sosial, politik, pendidikan dan kebudayaan, kota ini juga merupakan pusat kegiatan perekonomian daerah Lampung. Kota Bandar Lampung terletak di wilayah yang strategis karena merupakan daerah transit kegiatan perekonomian antar Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, sehingga menguntungkan bagi pertumbuhan dan pengembangan Kota Bandar Lampung sebagai pusat perdagangan, industri dan pariwisata.

Secara geografis Kota Bandar Lampung terletak pada 5o 20’sampai dengan 5o 30’lintang selatan dan 105o 28’ sampai dengan 105o 37’ bujur timur. Ibukota propinsi Lampung ini berada di Teluk Lampung yang terletak di ujung selatan Pulau Sumatera. Kota Bandar Lampung memiliki luas wilayah 197,22 Km2 yang terdiri dari 20 kecamatan dan 126 kelurahan. Secara administratif Kota Bandar Lampung dibatasi oleh:

1. Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.

2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Teluk Lampung.

3. Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Gedung Tataan dan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran

4. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan.

(2)

Sumber: Olahan Arcgis 10.5, 2019

GAMBAR 3. 1

PETA KOTA BANDAR LAMPUNG

3.2 Keadaan Geografis dan Kependudukan

Kota Bandar Lampung terletak pada ketinggian 0 sampai 700 meter diatas permukaan laut dengan topografi yang terdiri dari :

1. Daerah pantai yaitu sekitar Teluk Betung bagian selatan dan Panjang 2. Daerah perbukitan yaitu sekitar Teluk Betung bagian utara

3. Daerah dataran tinggi serta sedikit bergelombang terdapat di sekitar Tanjung Karang bagian Barat yang dipengaruhi oleh gunung Balau serta perbukitan Batu Serampok dibagian Timur Selatan.

4. Teluk Lampung dan pulau-pulau kecil bagian Selatan.

Kota Bandar Lampung juga terdapat beberapa aliran sungai yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, diantaranya sungai Way Halim, Way Balau, Way Awi, Way Simpur diwilayah Tanjung Karang, dan Way Kuripan, Way Balau, Way Kupang, Way Garuntang, Way Kuwala mengalir di wilayah Teluk betung. Daerah hulu sungai berada dibagian barat, daerah hilir sungai berada di sebelah selatan yaitu di wilayah pantai. Luas wilayah yang datar hingga landai meliputi 60 persen

(3)

total wilayah, landai hingga miring meliputi 35 persen total wilayah, dan sangat miring hingga curam meliputi 4 persen total wilayah.

Secara demografis, Kota Bandar Lampung terdiri dari banyak etnik, dengan memiliki jumlah penduduk sebesar 1.051.500 jiwa (BPS, 2019), dengan data per kecamatan sebagai berikut:

TABEL III. 1

JUMLAH PENDUDUK DAN KEPADATAN PENDUDUK KOTA BANDAR LAMAPUNG

Kecamatan Jumlah Penduduk Luas Wilayah (Km2)

Kepadatan Penduduk (Jiwa/Km2)

Teluk Betung Barat 31.461 11,02 2855

Teluk Betung Timur 43.971 14,83 2965

Teluk Betung Selatan 41.550 3,79 10963

Bumi Waras 59.912 3,75 15977

Panjang 78.456 15,75 4981

Tanjung Karang Timur 39.183 2,03 19302

Kedamaian 55.533 8,21 6764

Teluk Betung Utara 53.423 4,33 12338

Tanjung Karang Pusat 53.982 4,05 13329

Enggal 29.655 3,49 8497

Tanjung Karang Barat 57.765 14,99 3854

Kemiling 69.303 24,24 2859 Langkapura 35.839 6,12 5856 Kedaton 51.795 4,79 10813 Rajabasa 50.710 13,53 3748 Tanjung Senang 48.333 10,63 4547 Labuhan Ratu 47.347 7,97 5941 Sukarame 60.101 14,75 4075 Sukabumi 60.554 23,6 2566 Way Halim 64.930 5,35 12136 2018 1.033.803 197 5242 2017 1.015.910 197 5151 2016 997.728 197 5059 2015 979.287 197 4965 2014 960.695 197 4871

(4)

Sumber: Hasil Analisis, 2020

GAMBAR 3. 2

GRAFIK PERTUMBUHAN PENDUDUK KOTA BANDAR LAMPUNG

3.3 Gambaran Umum Pengelolaan Sampah di Kota Bandar Lampung

Berikut akan dijelaskan gambaran umum pengelolaan sampah di Kota Bandar Lampung berdasarkan lima aspek pengelolaan sampah yaitu aspek kelembagaan, aspek peraturan, aspek pembiayaan, aspek teknik operasional, dan aspek peran masyarakat.

3.3.1 Aspek Kelembagaan

Instansi yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah di Kota Bandar Lampung adalah Bidang Kebersihan pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bandar Lampung. Tugas pokok Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bandar Lampung yaitu melaksanakan urusan pemerintahan di bidang kebersihan, pertamanan, penghijauan, penerangan jalan, dekorasi kota dan pemakaman umum yang diatur dalam Pasal 3 Peraturan Walikota Bandar Lampung Nomor 14 Tahun 2008. Sumber Daya Aparatur/Manusia Dinas Lingkungan Hidup berjumlah 907 orang dengan rincian sebagai berikut.

1. 214 orang Aparatur Sipil Negara (ASN)

960.695 979.287 997.728 1.015.910 1.033.803 1.051.500 900.000 920.000 940.000 960.000 980.000 1.000.000 1.020.000 1.040.000 1.060.000 2 0 1 4 2 0 1 5 2 0 1 6 2 0 1 7 2 0 1 8 2 0 1 9 G R A F I K P E R T U M B U H A N P E N D U D U K K O T A B A N D A R L A M P U N G

(5)

2. 693 orang Pegawai Tidak Tetap (PTT), terdiri antara lain: • Administrasi Dinas : 59 orang

• UPT Pengelolaan Sampah : 379 orang • Workshop/Bengkel : 32 orang

• Supir + Kenek : 111 orang • Satgas Sampah : 80 orang • UPT Laboratorium : 7 orang • Satgas Kali Bersih : 25 orang

3.3.2 Aspek Hukum

Untuk menyelenggarakan tugas Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan bidang kebersihan maka diterbitkan beberapa Dasar Hukum yang berkaitan dengan pengelolaan sampah, sebagai berikut:

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah.

2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

3. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/M/2013 Tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.

4. Peraturan Menteri Negara Linkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Standar Pelayanan Mininaml Bidang LH.

5. Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 05 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Sampah.

6. Peraturan Walikota Bandar Lampung Nomor 47 Tahun 2016 Tentang Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung.

7. Peraturan Walikota Bandar Lampung Nomor 81 Tentang 2016 Tentang Tugas, Fungsi dan Tata Kerja UPT Kebersihan Kota Bandar Lampung.

(6)

8. Peraturan Walikota Bandar Lampung Nomor 88 Tahun 2016 Tentang Tugas, Fungsi dan Tata Kerja UPT TPA Bakung Kota Bandar Lampung. 9. Peraturan Walikota Bandar Lampung Nomor 18 Tahun 2015 Tentang Satuan Operasional Kebersihan Lingkungan (SOKLI) pada Setiap Kelurahan dalam Kota Bandar Lampung.

3.3.3 Aspek Pembiayaan

Pembiayaan yang dikeluarkan untuk pengelolaan sampah sampai saat ini sebagian besar masih dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung. Karena tidak semua penduduk terlayani pelayanan sampah maka retribusi yang didapatkan tidak dari semua penduduk. Retribusi persampahan ditentukan berdasarkan luas bangunan. Untuk penarikan iuran disetiap rumah tangga yang bukan berada di jalan protokol dibayar langsung ke SOKLI yang penanggung jawabnya adalah Lurah setempat dengan biaya iuran yang berbeda-berbeda.

3.3.4 Aspek Teknik Operasional

A. Komposisi dan Timbulan Sampah

Jenis sampah berdasarkan komposisinya, bagian terbesar sampah Kota Bandar Lampung berupa sampah organik yang mendominasi terhadap sampah keseluruhan maupun sampah yang berasal dari berbagai sumber yaitu rumah tangga, pasar tradisional, kawasan komersial, jalan, kantor, sekolah, dan lainnya. Dalam pengelolaan sampah, besar timbulan sampah dapat digunakan untuk memprediksi sampah yang dihasilkan di masa mendatang, sehingga dapat digunakan untuk merencanakan besar volume sampah yang akan dilayani. Berdasarkan Tabel III.2, timbulan sampah eksisting yang tertera adalah data sampah yang masuk ke TPA Bakung pada tanggal 14 Juli 2020 dimana volume sampah yang diangkut setiap harinya hampir sama.

(7)

TABEL III. 2

JUMLAH TIMBULAN SAMPAH PENDUDUK KOTA BANDAR LAMPUNG Kecamatan Penduduk (Ribu) Kepadatan Penduduk Timbulan Sampah (ton/hari) Perhitungan Eksisting

Teluk Betung Barat 32.002 2.904 16,001 34,26 Teluk Betung Timur 44.727 3.016 22,3635 25,91 Teluk Betung Selatan 42.262 11.151 21,131 26,91 Bumi Waras 60.939 16.250 30,4695 14,21

Panjang 79.800 5.067 39,9 36,79

Tanjung Karang Timur 39.855 19.633 19,9275 24,59

Kedamaian 56.482 6.880 28,241 16,76

Teluk Betung Utara 54.337 12.549 27,1685 15,64 Tanjung Karang Pusat 54.906 13.557 27,453 12,96

Enggal 30.164 8.643 15,082 22,91

Tanjung Karang Barat 58.754 3.920 29,377 26,46

Kemiling 70.491 2.908 35,2455 34,03 Langkapura 36.454 5.957 18,227 24,6 Kedaton 52.685 10.999 26,3425 21,4 Rajabasa 51.578 3.812 25,789 31,07 Tanjung Senang 49.160 4.625 24,58 23,32 Labuhan Ratu 48.159 6.043 24,0795 14,38 Sukarame 61.130 4.144 30,565 47,47 Sukabumi 61.574 2.609 30,787 24,1 Way Halim 66.041 12.344 33,0205 34,52 Bandar Lampung 1.051.500 5.332 525,75 882,77

Sumber: Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung dan Perhitungan , 2020

Data dibawah ini menunjukkan terjadi peningkatan penanganan masalah sampah di Kota Bandar Lampung dengan angka pada perkiraan volume sampah yang terangkut perharinya. Dimana pada tahun 2018 persentase sampah terangkut perhari adalah 90% dan pada tahun 2019 menjadi 93,5%. Jika pada angka 6,5% sampah tidak terangkut maka itu adalah sampah yang sudah terhitung hari tersebut namun tidak terangkut karena sampah tersebut masih berada di sumbernya.

(8)

TABEL III. 3

DATA RUTIN KOMPILASI STATISTIK DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BANDAR LAMPUNG

Produksi Sampah Perhari dan Volume Sampah Terangkut Tahun 2019

Tahun Metode Penghitungan Timbunan Sampah Satuan Pengukuran Sampah Perkiraan Produksi Sampah Perhari Perkiraan Volume Sampah Terangkut Perhari Persentase Sampah Terangkut Perhari (%) 2018 Weight (Penimbangan) tonase Asumsimulasi Kilogram (Kg) Ton Jumlah Penduduk : 1.033.803 x 0,65 = 671,971 ton 671,971 - 10% = 604,773 ton 100% - 10% = 90% 2019 Weight (Penimbangan) tonase Asumsimulasi Kilogram (Kg) Ton Jumlah Penduduk : 1.051.500 x 0,65 = 683,475 ton 683,475 - 6,5% = 639,049 ton 100% - 6,5% = 93,5% Volume Sampah Terangkut Perhari Menurut Jenis Sampah Tahun 2019

Jenis Sampah

Tahun Satuan Pengukuran Sampah Sampah Organik Sampah Anorganik Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Jumlah 2018 Kilogram (Kg) ton 604,773 x 97,5% = 589,653 ton 604,773 x 2,5% = 15,119 ton 604,773 ton 2019 Kilogram (Kg) ton 639,049 x 97% = 619,877 ton 639,049 x 2% = 12,780 ton 639,049 ton

Sumber: Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, 2020

B. Sistem Pewadahan, Pengumpulan dan Pengangkutan

Peralatan yang digunakan dalam pengelolaan sampah di Kota Bandar Lampung sangat berpengaruh pada kualitas pengelolaan sampah. Berikut data kendaraan operasional persampahan milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung:

• Pick Up : 34 unit • Dump Truck : 67 unit • Arm Roll Truck : 31 unit • Kontainer Sampah : 141 unit • Eksavator : 1 unit

• Buldozer : 2 unit

(9)

• Motor Roda Tiga : 11 unit • Truck Tinja : 1 unit

(a.) Pengangkutan sampah menggunakan kendaraan motor roda tiga

(b.) Amroll Truck

(c.) Dump Truck yang mengangkut sampah di TPS Sukarame

(d.) Buldozer di TPA Bakung

Sumber: Dokumentasi Penulis, 2020

GAMBAR 3. 3

KONDISI KENDARAAN OPERASIONAL PERSAMPAHAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BANDAR LAMPUNG

Pada Peraturan Walikota Bandar Lampung Nomor 18 Tahun 2015 tentang Satuan Operasional Kebersihan Lingkungan (SOKLI) pada Setiap Kelurahan dalam Kota Bandar Lampung pasal 7 poin 6 menyebutkan “Petugas SOKLI melaksanakan tugas setiap hari tanpa hari libur dengan ketentuan pagi mulai dari pukul 05.00 s/d 11.00 WIB dan siang/sore mulai dari pulul 14.00 s/d 17.00 WIB”. Surat Edaran Nomor 005/1386/III.09/2019 Tentang Pengelolaan Sampah poin 6 menyebutkan “Bagi masyarakat yang berada di tepi jalan protokol wajib membungkus sampah dengan plastik/kantong dan memberikannya kepada petugas kebersihan atau

(10)

meletakkan pada tempat tertentu. Mobil pengangkut sampah akan mulai mengangkut sampah pada jam 06.00 WIB dan 19.00 WIB setiap harinya”.

TABEL III. 4

LOKASI PENEMAPUNGAN SEMENTARA KOTA BANDAR LAMPUNG

No. Nama UPT Pengelolaan Sampah Lokasi TPS No. Nama UPT Pengelolaan Sampah Lokasi TPS 1. UPT Panjang TPS Candy Baypass 9. UPT Kedamaian TPS Jl. Merbau Kel. Kupang Raya

TPS Srengsem TPS Jl. Putri Balau Kel. Bumi Kedamaian TPS Ketapang Kuala Ki

Agus Anang 10. UPT Tanjung Karang Timur

TPS Pasar Tugu TPS Karang Maritim TPS Bukit Klutum TPS Pasar Panjang 11. UPT Enggal TPS Jl. Way Sekampung TPS LDC Belakang 12. UPT Kedaton TPS Gantung Sidodadi Jl. Badak TPS Ketapang Kuala Atas TPS Ratulangi 2. UPT Sukabumi TPS Villa Marina Jl. P. Singkep 7 13. UPT Kemiling TPS BKP TPS Griya Abdi Negara

Jl. P. Tirtayasa TPS Beringin Jaya Jl. Garuda TPS Perumahan Nusantara Permai TPS Beringin Jaya , Kalpataru TPS Container Campang Raya Jl. Alimudin Umar

14. UPT Tanjung Karang Barat

TPS Gang Jeruk TPS Jl. Soekarno Hatta TPS Pasar Tamin TPS Karunia Indah Jl. P. Bangka TPS Ratulangi TPS Puskud 15. UPT Teluk Betung Selatan TPS Cimeng 3. UPT Way Halim

TPS Jl. Belia Jagabaya II TPS Sumur Putri Kali Akar TPS Ismail Jl. Pulau

Buton TPS Talang

TPS Kali Paman Jl. Pulau

Seram TPS Polda

TPS Villa Citra Jl. Hj

Said TPS Gunung Mas

TPS Dom Jl. Morotai TPS Pesawahan 16.

(11)

No. Nama UPT Pengelolaan Sampah Lokasi TPS No. Nama UPT Pengelolaan Sampah Lokasi TPS TPS Gantung BTN 3

Way Halim Permai UPT

Langkapura

TPS Gantung Langkapura Gg. Swadaya

TPS PKOR Jl. Sumpah

Pemuda TPS Induk Gg. Senen

TPS Pasar Perumnas Jl. Gunung Rajabasa Raya

17. UPT Bumi Waras

TPS Kunyit BW

4. UPT Sukarame

TPS UIN Kel. Sukarame TPS Payang BW TPS Umbul Rakub Kel.

Way Dadi TPS Nila Kandi BW

TPS Gamtung Man Kel. Korpri Jaya TPS Kontainer Kangkung BW 5. UPT Teluk Betung Timur TPS Teluk Bone Jl. Telukbone 18. UPT Teluk Betung Utara TPS Dewi Sartika TPS Jl. Ikan Sebelah TPS Alfurqon Jl.

Dipenogoro TPS Jl. RE Martadinata Putra Wisata TPS Kontainer Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo TPS Jl. Zulkarnaen Subing TPS Gantung Gg. Nusa Indah TPS Lempasing Jl. Remartadinata

Bak Sampah Depan Kejaksaan Tinggi

6. UPT Rajabasa

TPS UPT Rajabasa 19. UPT Tanjung

Senang TPS Tanjung Senang TPS Pasar Rajabasa

20. UPT Tanjung Karang Pusat

TPS Bambu Kuning

TPS Gedung Meneng TPS Terminal Ramayana

7.

UPT Labuhan

Ratu

TPS Gantung Jl. Sultan

Haji TPS Pasar Bawah

TPS Labuhan Ratu Gg.

Family 1 Labuhan Dalam TPS Hanoman TPS Kampung Baru TPS Pasar Tamin

8. UPT Teluk Betung Barat

TPS Kontainer Jl. Wan

Abdurahman Batu Putu TPS Pasar Gintung TPS Kontainer Jl. Dr.

Setia Budi Kuripan TPS Gunung Botak

Sumber: Dinas Lingkungan Hidup, 2020

Berikut merupakan peta persebaran Tempt Panampungan Sementara (TPS) di Kota Bandar Lampung:

(12)

Sumber: Olahan Arcgis 10.5, 2020

GAMBAR 3. 4

PETA PERSEBARAN TEMPAT PENAMPUNGAN SEMENTARA KOTA BANDAR LAMPUNG

Sumber: Penulis, 2020

GAMBAR 3. 5

KONDISI SALAH SATU TEMPAT PENAMPUNGAN SAMPAH DI KOTA BANDAR LAMPUNG

(13)

C. Tempat Pemrosesan Akhir

Di Kota Bandar Lampung hanya memiliki satu lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah yaitu TPA Bakung di Kelurahan Bakung Kecamatan Teluk Betung Timur yang mulai beroperasi pada tahun 1994. Menurut Kepala UPT TPA Bakung Setiawan Batin mengatakan, luas lahan di TPA Bakung Kecamatan Teluk Betung Timur seluas 14,1 hektar dengan volume sampah yang masuk setiap hari biasanya 800 ton (Adian Saputra, 2019). TPA Bakung masih menggunakan sistem

open dumping tanpa ada pengolahan lebih lanjut. Lahan TPA Bakung merupakan

jenis lahan dengan permukaan datar dan kedalaman <5m dengan kategori TPA jenis dangkal.

Sumber: Penulis, 2020

GAMBAR 3. 6 KONDISI TPA BAKUNG

3.3.5 Aspek Peran Masyarakat

Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah sangat dibutuhkan. Sejauh ini ada sebagian masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dalam mengelola sampah sendiri sebelum sampah diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir. Seperti adanya Bank Sampah dan kegiatan pengomposan. Saat ini Kota Bandar Lampung memiliki 3 Bank Sampah di Kecamatan Kemiling, Kecamatan Way Halim, dan Kecamatan Sukarame. Namun yang aktif hanya di Bank Sampah Kecamatan Kemiling dimana kegiatan Bank Sampah tersebut menjadi TPS 3R dengan 1 orang petugas honor yang digaji oleh pemerintah kota.

Gambar

TABEL III. 1
TABEL III. 2
TABEL III. 3
TABEL III. 4
+2

Referensi

Dokumen terkait

Implementasi Standar Pelayanan Publik Bidang Kesehatan Di Puskesmas Kupang Kota Kecamatan Teluk Betung Utara Kota Bandar Lampung.. Oleh

Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengapa ASN tidak netralitas dalam pilkada Kota Bandar Lampung tahun 2015 di Kecamatan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung, dan

Kawasan Informal pesisir Kota Bandar Lampung di Teluk Betung selatan dalam dokumen skripsi ditulis oleh Ahmad Rizqi Fajaruddin Tahun 2012 dengan judul Pro dan Kontra Penataan

Lamban Dalom Kebandaran Marga Balak Lampung Pesisir is located in Kelurahan Negeri Olok Gading, Teluk Betung Barat district, Bandar Lampung city.. Kelurahan Negeri Olok Gading

Dengan masuknya kawasan Teluk Betung, kawasan Teluk Semangka dan Teluk Lampung sebagai kawasan strategis pengembangan perekonomian Kota Bandar Lampung maka dengan

Secara umum Struktur Organisasi Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU). Provinsi Lampung maupun Panwaslu Kota Bandar Lampung

Berdasarkan hasil analisis rekomendasi lokasi alternatif TPA Kota Bandar Lampung terdapat pada wilayah Kecamatan Teluk Betung Barat dan kecamatan kemiling dengan total luas

The sensitivity analysis of salted anchovy processing on Pasaran Island, Karang City Village, Teluk Betung Timur District, Bandar Lampung City shows that the business is sensitive to