KEMENTERIAN LUAR NEGERI REPUBLIK INDONESIA
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021
Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Syahda Guruh L. Samudera
Jabatan : Direktur Hukum dan Perjanjian Ekonomi,
Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional
selanjutnya disebut pihak pertama,
Nama : Dr. iur Damos Dumoli Agusman
Jabatan : Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional
selaku atasan pihak pertama, selanjutnya disebut pihak kedua.
Pihak pertama berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab kami.
Pihak kedua akan melakukan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja dari perjanjian ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka pemberian penghargaan dan sanksi.
Jakarta, Januari 2021
Pihak Kedua, Pihak Pertama,
Damos Dumoli Agusman Syahda Guruh L. Samudera
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2021
DIREKTORAT HUKUM DAN PERJANJIAN EKONOMI
Stakeholder: pemegang kepentingan yang memiliki hak dan kepentingan dalam sebuah sistem, diantaranya: Presiden, DPR, MPR, K/L, Pemda, LSM, Pemprov, WNI/BHI. PErwakilan Asing, Media, Akademisi, Diaspora, LSM, WMN, Organisasi Internasional
Cus tom er
Inte rnal Bus ines s Pr oces s
Lear ning &
Gro wth
B1. Diplomasi ekonomi yang kuat
Peta Strategi Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi KEMENTERIAN LUAR NEGERI
C1. Kualitas pelayanan terhadap pembentukan dan penyempurnaan norma hukum dan perjanjian internasional di
bidang ekonomi
L1. Tata Kelola Organisasi yang baik di Direktorat Hukum dan Perjanjian
Ekonomi Stak
ehol der
S1. Penyelesaian hukun dan perjanjian Internasional di
bidang Ekonomi
Customer: merupakan pihak-pihak yang menggunakan layanan dari sistem, diantaranya: Satker Kemenlu, K/L lain
Kode
SS Sasaran Strategis
Kode
IKU Indikator Kinerja Utama (IKU)
Target 2021
(1) (2) (3) (4) (5)
Stakeholder Perspective
S1 Penyelesaian hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi
S1.1 Persentase kemajuan hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi yang diselesaikan
100%*)
Customer Perspective C1 Kualitas pelayanan
pembentukan dan penyempurnaan norma hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi
C1.1 Persentase pendapat hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi dalam konsep/dokumen yang digunakan oleh K/L
100%**)
Kode
SS Sasaran Strategis
Kode
IKU Indikator Kinerja Utama (IKU)
Target 2021
(1) (2) (3) (4) (5)
Internal Business Process Perspective B1 Diplomasi ekonomi yang
kuat
B1.1 Persentase kemajuan perundingan perjanjian perdagangan bebas dan investasi
100%**)
B1.2 Persentase pendapat hukum di bidang ekonomi yang diterima sebagai posisi Indonesia dalam forum Internasional
100%*)
Learning & Growth Perspective L1 Tata kelola organisasi yang
baik di Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
L1.1 Nilai evaluasi AKIP di Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
78 (BB)
No. Kegiatan Pagu Anggaran
(Rp)
1
Optimalisasi Diplomasi Terkait dengan Hukum dan Perjanjian
Ekonomi 3.686.061.104
Pagu Anggaran Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
2021 3.686.061.104
Jakarta, Januari 2021 Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian
Internasional
Direktur Hukum dan Perjanjian Ekonomi
Damos Dumoli Agusman Syahda Guruh L. Samudera
Keterangan : *) Persentase berdasarkan IKU Mistar
**) Persentase berdasarkan Jumlah Pelayanan yang diberikan
LAMPIRAN II:
MATRIKS PROYEKSI TARGET INDIKATOR KINERJA UTAMA DIREKTORT HUKUM DAN PERJANJIAN EKONOMI
TAHUN 2021-2025
Kode SS
Sasaran Strategis (SS)
Kode IKU
Indikator Kinerja Utama (IKU)
Target 2021*)
Target 2022*)
Target 2023*)
Target 2024*)
Target 2025*)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
Stakeholder Perspective
S1
Penyelesaian hukum dan perjanjian Internasional di bidang ekonomi
S1.1
Persentase kemajuan hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi yang diselesaikan
100% 100% 100% 100% 100%
Customer Perspective
C1
Kualitas pelayanan pembentukan dan penyempurnaan norma hukum dan perjanjian
internasional di bidang ekonomi
C1.1
Persentase pendapat hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi dalam konsep/dokumen yang digunakan K/L
100% 100% 100% 100% 100%
Internal Business Process Perspective
B1 Diplomasi ekonomi
yang kuat B1.1
Persentase kemajuan perundingan perjanjian perdagagan bebas dan investasi
100% 100% 100% 100% 100%
B1.2
Persentase pendapat hukum di bidang ekonomi yang diterima sebagai posisi Indonesia dalam forum Internasional
100% 100% 100% 100% 100%
Learning and Growth Perspective
L1
Tata Kelola Organisasi yang baik di Direktorat Hukum dan
Perjanjian Ekonomi
L1.1
Nilai evaluasi AKIP di Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
78 (BB)
80 (BB)
81 (BB)
82 (BB)
83 (BB)
*) Proyeksi Target 2021-2024 diselaraskan sesuai dengan input Renja 2021
LAMPIRAN III
LEMBAR PENETAPAN
MANUAL INDIKATOR KINERJA UTAMA
Bersama ini ditetapkan manual IKU Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi untuk periode Perjanjian Kinerja Tahun 2021 yang meliputi:
a. Persentase kemajuan hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi yang diselesaikan;
b. Persentase pendapat hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi dalam konsep/dokumen yang digunakan oleh K/L;
c. Persentase kemajuan perundingan perjanjian perdagangan bebas dan investasi;
d. Persentase pendapat hukum di bidang ekonomi yang diterima sebagai posisi Indonesia dalam forum internasional; dan
e. Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) di Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi.
Ditetapkan di Jakarta, Januari 2021
Sub Manajer Kinerja Organisasi Direktur Hukum dan Perjanjian Ekonomi
Mahmudin Nur Al-Gozaly Syahda Guruh L. Samudera NIP. 19840212 200901 1 002 NIP. 19761124 200003 1 001
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Input :
Dana Rupiah 581.906.000
SDM Orang 11
Output :
Perjanjian internasional yang ditandatangani aman dari aspek politis, yuridis, teknis dan sekuriti sehingga kepentingan nasional dapat terlindungi
Kali 3
Input :
Dana Rupiah 340.366.000
SDM Orang 7
Output :
Perjanjian internasional yang ditandatangani aman dari aspek politis, yuridis, teknis dan sekuriti sehingga kepentingan nasional dapat terlindungi
Kali 1
Input :
Dana Rupiah 210.462.000
SDM Orang 10
Output :
Terlaksananya kajian yang dapat menginventarisasi permasalahan yang timbul dari implementasi perjanjian internasional
Kali 1
Input :
Dana Rupiah 263.339.000
SDM Orang 6
Output :
Meningkatnya Kapasitas SDM dam Pemri dalam menghadapi sengketa Internasional
Kali 1
C1.1 100% 100% 100% 100%
3
Perundingan Hukum dan Perjanjian Internasional di Bidang Sumber Daya Alam dan
Lingkungan Hidup
Penyusunan Strategi Perundingan Bidang Perdagangan dan Investasi
Perundingan Penyelesaian Sengketa Bidang Perdagangan dan Investasi untuk Melindungi Kepentingan Nasional 1 S1
Penyelesaian Hukum dan Perjanjian Internasional di bidang Ekonomi
S1.1
Persentase Kemajuan Hukum dan Perjanjian Internasional di bidang ekonomi yang Diselesaikan
Persentase Pendapat Hukum dan Perjanjian Internasional di bidang Ekonomi dalam konsep/dokumen yang di gunakan oleh K/L Terpenuhinya Pelayanan
Pembentukan dan Penyempurnaan Norma Hukum dan Perjanjian Internasional di bidang Ekonomi
C1 Target : 100 %
75% 100%
2 ID
SS Sasaran Strategis
Kinerja Tahun 2021
Target : 100 % Indikator Kinerja
Utama Indikator
input/output Satuan
s.d
TW IV Uraian Kegiatan
Perundingan Hukum dan Perjanjian Internasional di Bidang Keuangan dan Industri 1
ID
IKU s.d
TW II s.d TW I
25% 50%
s.d TW III
MATRIKS RENCANA AKSI PERJANJIAN KINERJA DIREKTORAT HUKUM DAN PERJANJIAN EKONOMI
TAHUN 2021
Rincian Kegiatan
Target Target/ Realisasi
Tahunan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 ID
SS Sasaran Strategis
Kinerja Tahun 2021 Indikator Kinerja
Utama Indikator
input/output Satuan
s.d
TW IV Uraian Kegiatan ID
IKU s.d
TW II s.d TW I
s.d TW III
MATRIKS RENCANA AKSI PERJANJIAN KINERJA DIREKTORAT HUKUM DAN PERJANJIAN EKONOMI
TAHUN 2021
Rincian Kegiatan
Target Target/ Realisasi
Tahunan
Input :
Dana Rupiah 159.280.000
SDM Orang 12
Output :
Tersedianya pedoman Pemerintah RI dalam negosiasi perjanjian internasional
Kali 1
Input :
Dana Rupiah 300.354.000
SDM Orang 4
Output :
Tersedianya pedoman Pemerintah RI dalam negosiasi perjanjian internasional
Kali 2
Input :
Dana Rupiah 612.260.000
SDM Orang 12
Output :
Perjanjian internasional yang ditandatangani aman dari aspek politis, yuridis, teknis dan sekuriti sehingga kepentingan nasional
Kali 5
C1.1 100% 100% 100% 100%
Penyusunan Internasional Legally Binding Instrumen Mengenai BBNJ Penyusunan Model Perjanjian Bilateral di bidang Energi dan Sumber Daya Mineral
B2
50%
Persentase Pendapat Hukum dan Perjanjian Internasional di bidang Ekonomi dalam konsep/dokumen yang di gunakan oleh K/L Terpenuhinya Pelayanan
Pembentukan dan Penyempurnaan Norma Hukum dan Perjanjian Internasional di bidang Ekonomi
C1
Persentase Kemajuan Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas dan Investasi
Target : 100 % 25%
Diplomasi Ekonomi yang Kuat
Target : 100 %
2
75%
3
100%
1 Perundingan terkait Hukum dan Perjanjian Internasional di bidang Perdagangan (FTA/CEPA/PTA)da n Investasi (P4M/BIT) B1.1
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 ID
SS Sasaran Strategis
Kinerja Tahun 2021 Indikator Kinerja
Utama Indikator
input/output Satuan
s.d
TW IV Uraian Kegiatan ID
IKU s.d
TW II s.d TW I
s.d TW III
MATRIKS RENCANA AKSI PERJANJIAN KINERJA DIREKTORAT HUKUM DAN PERJANJIAN EKONOMI
TAHUN 2021
Rincian Kegiatan
Target Target/ Realisasi
Tahunan
Input :
Dana Rupiah 1.000.000.000
SDM Orang 42
Output :
Terlaksananya kajian yang dapat menginventarisasi permasalahan yang timbul dari implementasi perjanjian internasional
Kali 6
Input :
Dana Rupiah 218.094.000
SDM Orang 10
Output :
Terlaksananya kajian yang dapat menginventarisasi permasalahan yang timbul dari implementasi perjanjian internasional
Kali 1
L1
Tata Kelola Organisasi yang baik di Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
L1.1
Nilai evaluasi AKIP di Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
Target : BB (79) BB
(79)
Penilaian di berikan oleh Itjen
Rp. 3.686.061.000 B2
Revisi UU Perjanjian Internasional
Persentase Pendapat Hukum di bidang Ekonomi yang Disampaikan dalam Forum Internasional
Diplomasi Ekonomi yang Kuat
1
100%
2 Posisi Runding Perjanjian Internasional Keuangan dan Industri (HKI dan Produk Halal)
Jumlah Anggaran :
Optimalisasi Diplomasi Terkait dengan Hukum dan Perjanjian Ekonomi
100%
Syahda Guruh L. Samudera NIP. 19761124 200003 1 001
B1.2 100%
Jakarta, Januari 2021 Direktur Hukum dan Perjanjian Target : 100 % 100%
Perspektif:
Sasaran Strategis:
Deskripsi Sasaran Strategis:
Indikator Kinerja Utama:
Deskripsi Indikator Kinerja Utama:
MANUAL INDIKATOR KINERJA UTAMA DIREKTORAT HUKUM DAN PERJANJIAN EKONOMI
Stakeholder: pemegang kepentingan yang memiliki hak dan kepentingan dalam sebuah sistem, di antaranya: Presiden, Lembaga Tinggi Negara, Satker Kemlu dan K/L Lain
Penyelesaian hukum dan perjanjian Internasional di bidang Ekonomi
Penyelesaian adalah hal keadaan dimana tahapan dalam hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi yang diselesaikan
Perjanjian Internasional di bidang ekonomi adalah sebuah perjanjian ekonomi yang dibuat di bawah hukum internasional oleh beberapa pihak yang berupa negara atau organisasi internasional. Sebuah perjanjian multilateral dibuat oleh beberapa pihak yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak.
Perjanjian bilateral dibuat antara dua negara.
IKU-1 Persentase kemajuan hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi yang diselesaikan
Definisi:
Kemajuan adalah perkembangan dari titik awal ke titik target pada mistar perjanjian internasional di bidang ekonomi.
Titik awal adalah sebuah titik tahapan dalam mistar perjanjian yang ditentukan sesuai dengan perjanjian internasional yang akan diselesaikan pada tahun berjalan.
Titik target adalah sebuah titik capaian pada mistar dari perjanjian internasional yang akan diselesaikan.
Jarak antara titik awal ke titik target adalah 100%.
Perjanjian internasional di bidang ekonomi adalah sebuah perjanjian ekonomi yang dibuat di bawah hukum internasional oleh beberapa pihak yang berupa negara atau organisasi internasional. Sebuah perjanjian multilateral dibuat oleh beberapa pihak yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak.
Perjanjian bilateral dibuat antara dua negara.
Ruang Lingkup:
Termasuk dengan pengakhiran kesepakatan di bidang Ekonomi
Mistar Perjanjian Internasional di Bidang Ekonomi adalah alat ukur dengan skala 0 s.d. 245 yang terdiri dari tahapan:
S1
Satuan Pengukuran : Persentase
Tingkat Kendali IKU : ( ) High ( X ) Moderate ( ) Low
Tingkat Validitas IKU :
(X ) Exact ( ) Proxy ( ) Activity
Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU :
Unit/Pihak Penyedia Data :
Sumber Data :
Jenis Cascading IKU: ( ) Cascading Peta ( ) Cascading Non peta ( X ) Non-Cascading
Metode Cascading : ( ) Direct ( ) Indirect
Jenis Konsolidasi Periode : ( ) Sum ( ) Average
Jenis Konsolidasi Lokasi : ( ) Sum ( X ) Average ( ) Raw data
Polarisasi Indikator Kinerja : ( X ) Maximize ( ) Minimize ( ) Stabilize
Periode Pelaporan : ( ) Bulanan ( X ) Triwulanan ( ) Semesteran ( ) Tahunan
Tabel Data :
2021
Target Realisasi Target Realisasi Target
100% 100,00% 100,0% 100,00% 100,0%
25% 25,31% 25,0% 30,00% 25,0%
50% 50,20% 50,0% 50,00% 50,0%
75% 75,00% 75,0% 72,86% 75,0%
100% 100,00% 100,0% 98,57% 100,0%
Untuk mengetahui kemajuan perjanjian internasional di bidang Ekonomi yang telah diselesaikan Total Titik Realisasi - Titik Awal
Total Titik Target - Titik Awal
Semua Subdirektorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
Semua Subdirektorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
Laporan dan/atau berbagai dokumen pengesahan/ratifikasi perjanjian Formula:
Tujuan:
( X ) Take Last Known Value
TRIWULAN IV TRIWULAN II TRIWULAN III TAHUNAN TRIWULAN I
Periode Pelaporan 2019 2020
X100%
Perspektif:
Sasaran Strategis:
Deskripsi Sasaran Strategis:
Indikator Kinerja Utama:
Deskripsi Indikator Kinerja
Utama: Definisi:
Formula:
Tujuan:
Satuan Pengukuran : Persentase
Tingkat Kendali IKU : ( ) High ( X ) Moderate ( ) Low
Tingkat Validitas IKU :
( ) Exact ( X ) Proxy ( ) Activity
Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU :
Unit/Pihak Penyedia Data :
Sumber Data :
Jenis Cascading IKU: ( ) Cascading Peta ( ) Cascading Non peta ( X ) Non-Cascading
Metode Cascading : ( ) Direct ( ) Indirect
Jenis Konsolidasi Periode : ( ) Sum ( ) Average
Jenis Konsolidasi Lokasi :
( ) Sum ( X ) Average ( ) Raw data
Polarisasi Indikator Kinerja : ( X ) Maximize ( ) Minimize ( ) Stabilize
Periode Pelaporan : ( ) Bulanan ( X ) Triwulanan ( X) Semesteran ( ) Tahunan
Tabel Data :
2021
Target Realisasi Target Realisasi Target
100% 100% 100% 100% 100,0%
100% 100% 100% 100% 100,0%
MANUAL INDIKATOR KINERJA UTAMA DIREKTORAT HUKUM DAN PERJANJIAN EKONOMI
Customer: merupakan pihak-pihak yang menggunakan layanan dari sistem, di antaranya: Satker Kemenlu, K/L lain, Ormas/ LSM, Akademisi, Mahasiswa, WNI/ BHI, Diaspora, Ormas/ LSM Asing, OI, Perwakilan Asing, Media, WNA, Badan Usaha/ PT
Kualitas pelayanan pembentukan dan penyempurnaan norma hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi
Pelayanan adalah usaha untuk melayani.
Pembentukan adalah suatu proses untuk membuat.
Penyempurnaan adalah suatu proses untuk menyempurnakan/menambahkan agar lebih baik lagi.
Norma hukum adalah aturan sosial yang dibuat oleh lembaga-lembaga tertentu, misalnya pemerintah, sehingga dengan tegas dapat melarang serta memaksa orang untuk dapat berperilaku sesuai dengan keinginan pembuat peraturan itu sendiri.
Perjanjian Internasional di bidang ekonomi adalah sebuah perjanjian ekonomi yang dibuat di bawah hukum internasional oleh beberapa pihak yang berupa negara atau organisasi internasional. Sebuah perjanjian multilateral dibuat oleh beberapa pihak yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing pihak. Perjanjian bilateral dibuat antara dua negara.
2020 Semua Sub Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
TAHUNAN
Pendapat hukum di bidang ekonomi adalah saran atau masukan yang diberikan kepada stakeholders terkait norma-norma hukum perdagangan, investasi, keuangan, industri, sumber daya alam dan lingkungan hidup.
Stakeholders adalah pemegang kepentingan yang memiliki hak dan kepentingan dalam sebuah sistem, di antaranya: (Presiden, Lembaga Tinggi Negara, Satker Kemlu dan K/L Lain).
Semua Sub Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
( X ) Take Last Known Value Jumlah pendapat hukum dan perjanjian internasional yang digunakan di dalam
dokumen/ konsep K/L
jumlah permintaan pendapat hukum yang disampaikan oleh stakeholders
Laporan
IKU-2 Persentase pendapat hukum dan perjanjian internasional di bidang ekonomi dalam konsep/dokumen yang digunakan oleh K/L
Untuk mengukur pendapat hukum di bidang ekonomi dalam konsep/dokumen yang digunakan oleh K/L
Periode Pelaporan
TRIWULAN I
2019
C1
X 100 %
Perspektif:
Sasaran Strategis:
Deskripsi Sasaran Strategis:
Indikator Kinerja Utama:
Deskripsi Indikator Kinerja
Utama: Definisi:
Formula:
Tujuan:
Satuan Pengukuran : Jumlah
Tingkat Kendali IKU : ( ) High ( X ) Moderate ( ) Low
Tingkat Validitas IKU :
( ) Exact ( X ) Proxy ( ) Activity
Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU :
Unit/Pihak Penyedia Data :
Sumber Data :
Jenis Cascading IKU: ( X ) Cascading Peta ( ) Cascading Non peta ( ) Non-Cascading
Metode Cascading : ( ) Direct ( X ) Indirect
Jenis Konsolidasi Periode : ( ) Sum ( ) Average
Jenis Konsolidasi Lokasi : ( ) Sum ( ) Average ( ) Raw data
Polarisasi Indikator Kinerja : ( X ) Maximize ( ) Minimize ( ) Stabilize
Periode Pelaporan : ( ) Bulanan ( X ) Triwulanan ( ) Semesteran ( ) Tahunan
Tabel Data :
2021
Target Realisasi Target Realisasi Target
100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100%
100% 100% 100% 100% 100%
Jumlah forum yang dihadiri
Jumlah pendapat hukum di bidang ekonomi yang disampaikan dalam forum internasional
TAHUNAN TRIWULAN I TRIWULAN II TRIWULAN III TRIWULAN IV
Untuk mengukur pendapat hukum di bidang ekonomi yang disampaikan dalam forum Internasional
Subdirektorat Perdagangan dan Investasi
Kesepakatan perjanjian di bidang ekonomi
( X ) Take Last Known Value
Periode Pelaporan 2019 2020
Satker Eselon II
MANUAL INDIKATOR KINERJA UTAMA DIREKTORAT HUKUM DAN PERJANJIAN EKONOMI
Business Process
Diplomasi ekonomi yang kuat
Diplomasi Ekonomi: adalah aktivitas diplomasi untuk mencapai tujuan-tujuan ekonomi melalui berbagai kerja sama seperti perdagangan, investasi, energi, perhubungan, pariwisata, pertanian, perikanan, perindustrian, keuangan, perpajakan, kerja sama ekonomi teknik.
Kuat adalah mempunyai keunggulan untuk bersaing dengan negara lain.
IKU-4 Persentase pendapat hukum di bidang ekonomi yang diterima sebagai posisi Indonesia dalam forum internasional
Pendapat Hukum adalah segala posisi, prakarsa, dan rekomendasi hukum yang diusulkan oleh Indonesia dalam setiap forum perundingan internasional di bidang ekonomi.
Ruang lingkup kesepakatan bidang ekonomi mencakup antara lain: perdagangan, investasi, energi, perhubungan, pariwisata, pertanian, perikanan, perindustrian, keuangan, perpajakan, kerja sama ekonomi teknik
Batas waktu: Jumlah kesepakatan yang disepakati selama satu periode anggaran.
B.1
X100%
Indikator Kinerja Utama:
Deskripsi Indikator Kinerja
Utama: Definisi:
Formula:
Tujuan:
Satuan Pengukuran : Persentase
Tingkat Kendali IKU : ( ) High ( X ) Moderate ( ) Low
Tingkat Validitas IKU :
( ) Exact ( X ) Proxy ( ) Activity
Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU :
Unit/Pihak Penyedia Data :
Sumber Data :
Jenis Cascading IKU: ( ) Cascading Peta ( ) Cascading Non peta ( X ) Non- Cascading
Metode Cascading : ( ) Direct ( ) Indirect
Jenis Konsolidasi Periode : ( ) Sum ( ) Average
Jenis Konsolidasi Lokasi :
( ) Sum ( X ) Average ( ) Raw data
Polarisasi Indikator Kinerja : ( X ) Maximize ( ) Minimize ( ) Stabilize
Periode Pelaporan : ( ) Bulanan ( X ) Triwulanan ( ) Semesteran ( ) Tahunan
Tabel Data :
2021
Target Realisasi Target Realisasi Target
100% 100% 100% 100,00% 100,0%
25% 24,90% 25% 25,49% 25,0%
50% 49,80% 50% 49,02% 50,0%
75% 75,10% 75% 76,47% 75,0%
100% 100% 100% 101,96% 100,0%
TRIWULAN III TRIWULAN IV
( X ) Take Last Known Value
TAHUNAN TRIWULAN I TRIWULAN II
2019 2020
Kemajuan Perundingan adalah perkembangan perundingan dari titik awal ke titik target pada perundingan perjanjian perdagangan bebas dan investasi.
Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas dan Investasi : Perjanjian secara bilateral, regional atau multilateral di bidang perdagangan bebas dan investasi yang sedang dirundingkan.
Total Titik Realisasi - Titik Awal Total Titik Target - Titik Awal
Untuk mengukur pendapat hukum di bidang ekonomi yang disampaikan dalam forum Internasional
Semua Subdirektorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
Semua Subdirektorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
Laporan kemajuan hukum dan perjanjian
Periode Pelaporan
IKU-3 Persentase kemajuan perundingan perjanjian perdagangan bebas dan investasi
X100%
Perspektif:
Sasaran Strategis:
Deskripsi Sasaran Strategis:
Indikator Kinerja Utama:
Deskripsi Indikator Kinerja Utama:
Satuan Pengukuran :
Tingkat Kendali IKU : ( ) High (X) Moderate ( ) Low
Tingkat Validitas IKU :
( X ) Exact ( ) Proxy ( ) Activity
Unit/Pihak Penanggung Jawab IKU :
Unit/Pihak Penyedia Data :
Sumber Data :
Jenis Cascading IKU: ( ) Cascading Peta ( ) Cascading Non peta ( X) Non-Cascading
Metode Cascading : ( ) Direct ( ) Indirect
Jenis Konsolidasi Periode : ( ) Sum ( ) Average
Jenis Konsolidasi Lokasi : ( ) Sum ( ) Average ( ) Raw data
Polarisasi Indikator Kinerja : ( X ) Maximize ( ) Minimize ( ) Stabilize
Periode Pelaporan : ( ) Bulanan ( ) Triwulanan ( ) Semesteran (X) Tahunan
Konversi 120 : ( ) Ya ( ) Tidak
Tabel Data :
Target Target
77% 78 (BB)
- -
- -
- -
77% 78 (BB)
TRIWULAN IV 74,60 (BB) 74,73 (BB) 78 (BB)%
- - -
TRIWULAN III - - -
TAHUNAN 74,60 (BB) 74,73 (BB) 78 (BB)
TRIWULAN I - - -
TRIWULAN II
Periode Pelaporan 2019 2020 2021
Realisasi Realisasi Target
Tujuan:
untuk mengukur sejauh mana Evaluasi di Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi telah diimplemenasikan oleh para pegawai sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.
Nilai
Semua Subdirektorat dan Subbagian Tata Usaha
Inspektorat Jenderal
(X) Take Last Known Value Laporan hasil AKIP oleh Inspektorat Jenderal
Definisi:
Nilai AKIP adalah nilai perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintahan untuk mempertanggungjawabkan
keberhasilan/kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah diamanatkan para pemangku kepentingan dalam rangka mencapai misi organisasi secara terukur dengan sasaran/target kinerja yang telah ditetapkan melalui laporan kinerja instansi pemerintah yang disusun secara periodik.
Formula:
Nilai AKIP Dit HPI Ekonomi oleh Inspektorat Jenderal
IKU-5 Nilai Evaluasi AKIP di Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
MANUAL INDIKATOR KINERJA UTAMA DIREKTORAT HUKUM DAN PERJANJIAN EKONOMI
Learning and Growth
Tata Kelola Organisasi yang baik di Direktorat Hukum dan Perjanjian Ekonomi
Definisi:
Tata Kelola adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang memengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu organisasi. Tata kelola juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan (stakeholders) yang terlibat dalam pengelolaan tujuan organisasi (keyword: prosedural)
Organisasi adalah kesatuan bagian yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
Baik adalah patut; teratur (apik, rapi, tidak ada celanya, dan sebagainya)
L1