commit to user
i
PEMANFAATAN SOFTWARE “EPRINTS” DALAM PENELUSURAN KOLEKSI KARYA ILMIAH (KKI) DI PERPUSTAKAAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
TUGAS AKHIR
Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam memperoleh gelar vokasi Ahli Madya (A.Md.) dalam bidang Perpustakaan
Oleh:
Kurnia Rahmaniati D1808029
PROGRAM STUDI D III PERPUSTAKAAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
commit to user
commit to user
iii
PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS
Sebagai Sivitas Akademika Universitas Sebelas Maret Surakarta, saya yang bertanda tangan di bawah ini :
NAMA : Kurnia Rahmaniati
NIM : D1808029
Program Studi : D III perpustakaan
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jenis Karya : Tugas Akhir
Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada
Universitas Sebelas Maret Surakarta Hak Bebas Royalti Noneksklusif
(Nonexclusive Royalty Free Right) atas Tugas Akhir saya yang berjudul:
PEMANFAATAN SOFTWARE “EPRINTS” DALAM PENELUSURAN
KOLEKSI KARYA ILMIAH (KKI) DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
beserta instrument/desain/perangkat (jika ada). Berhak menyimpan, mengalihkan bentuk, mengalihmediakan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (data-base), merawat, serta mempublikasikan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan
nama saya sebagai penulis (Author) dan Pembimbing sebagai co Author atau
pencipta dan juga sebagai pemilik Hak Cipta.
commit to user
commit to user
v
MOTTO
“ Pendidikan adalah perhiasan di waktu senang
dan tempat berlindung di waktu susah.”
(No name)
“ Lakukan yang terbaik hari ini, karena hari ini
akan menjadi kenangan di hari esok.”
(No name)
“ Jadikan kekuranganmu menjadi kelebihanmu “
commit to user
vi
PERSEMBAHAN
Karya sederhana ini dipersembahkan sebagai wujud terima kasih penulis
pada:
1. Allah SWT yang tidak henti-hentinya memberikan anugerah kebesaran
dalam suka, duka, dan letih sekalipun
2. Bapak, Ibu dan keluarga, yang selalu mendukung penulis dalam materil
dan moril sehingga penulis selalu semangat dalam menyelesaikan Tugas
Akhir ini
3. Bapak ibu karyawan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta
khususnya untuk Mbak Ari dan Pak Eko yang telah membantu dalam
penulis mencari data.
4. Seseorang yang jauh disana selalu memberi dukungan dan motivasi.
5. Sahabat yang tidak tergantikan : Yellow kost (Tika, Ika, Frida, Dyah,
Ambar, Novita), best friends (Fitria, Rista, Nur, Indra, Anggita, Deni),
teman-teman 2008 (Istri, Anin, Mbak U’ut, Oky dap, Mbak Carlie, dan
semuanya), HIMAGIRI (Mas Heri, Mas Wakhid, Mas Hendra, Mas Eko,
Mas Alif, Mbak Reny, Mas Joko).
commit to user
vii
ABSTRAKSI
KURNIA RAHMANIATI, 2011, D1808029, “PEMANFAATAN
SOFTWARE “EPRINTS” DALAM PENELUSURAN KOLEKSI KARYA
ILMIAH (KKI) DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SURAKARTA”
Kuliah Kerja PUSDOKINFO ini mengambil lokasi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah mendeskripsikan mengenai cara penelusuran bahan pustaka KKI (Koleksi Karya Ilmiah) melalui Eprints di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta, untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan pemakaian Eprints dalam penelusuran KKI (Koleksi Karya Ilmiah) di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Kuliah Kerja PUSDOKINFO ini dilaksanakan untuk memenuhi Tugas Akhir D III Perpustakaan IImu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun 2011. Kuliah Kerja PUSDOKINFO ini dilaksanakan pada tanggal 16 Februari sampai dengan tanggal 25 Maret 2011. Pada penulisan Tugas Akhir ini penulis melakukan pengumpulan data dengan metode observasi, metode wawancara, serta metode studi pustaka.
Tugas Akhir ini menitik beratkan pemanfaatan software Eprints pada penelusuran Koleksi Karya Ilmiah (KKI) di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelusuran menggunakan Eprints bisa
berdasarkan tahun (Browse by Year), tipe (Browse by Type), fakultas
(Browse by Faculty), penulis (Browse by Author) dari karya ilmiah yang
diinginkan, menggunakan Advance search, maupun melalui simple search.
Adapun kelebihan menggunakan Eprints antara lain Menggunakan OAI (Open Archives Initiative) dan memiliki standar pertukaran data,
form-form yang tersedia simple, fleksibel, tidak ada Vendor Lock-in, Akses cepat,
menelusur sampai dalam (Fulltext indexing), gratis, kapasitas tinggi.
Kelemahan dari Eprints meliputi kurang komplit dan spesifik, tidak bisa mengakses melalui Eprints bila tidak ada aliran listrik, penggunaan bahasa
asing (Inggris) dalam tampilan Eprints sangat mempengaruhi pemustaka
dalam menelusur karya ilmiah.
Supaya penelusuran Koleksi Karya Ilmiah (KKI) di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta menjadi lebih baik, penulis merekomendasikan agar perpustakaan memaksimalkan pelatihan-pelatihan yang ada, Pustakawan yang ada di ruang koleksi karya ilmiah harus ditambah, harus siap genset/generator otomatis.
commit to user
viii
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat
dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini
dengan segenap kemampuan yang penulis miliki, sehingga dapat selesai
sampai batas waktu yang telah ditentukan.
Penulisan Tugas Akhir ini disusun sebagai salah satu syarat untuk
menyelesaikan studi pada Program Studi Diploma III Perpustakaan. Penulis
menyadari tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak, penulisan Tugas Akhir
ini tidak dapat terselesaikan.
Atas tersusunnya Tugas Akhir ini tidak lupa penulis mengucapakan
tarima kasih kepada yang terhormat :
1. Bapak Prof. Drs. Pawito, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Bapak Alexius Ibnu Muridjal, M.Si, selaku Ketua Program Diploma III
Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas
Maret Surakarta.
3. Ibu Riah Wiratningsih, S.S.,M.Si , selaku pembimbing dalam penulisan
Tugas Akhir.
4. Bapak Drs. Priyanto Susiloadi, M.Si , selaku penguji Tugas Akhir.
5. Ibu DR. Moordiningsih, M.Si.Psi selaku Pimpinan Perpustakaan
commit to user
ix
kepada penulis untuk Praktek Kerja PUSDOKINFO di Perpustakaan
Pusat Universitas Muhammadiyah Surakarta.
6. Seluruh staf dan karyawan Perpustakaan Pusat Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
7. Bapak dan Ibu Dosen Program DIII Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial
dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah
memberikan banyak ilmu dan pengetahuan kepada penulis.
8. Bapak dan Ibu tercinta yang tidak pernah berhenti dalam memberi kasih
sayang, dukungan, perhatian dan cinta kasihnya.
9. Semua pihak yang telah membantu dan memudahkan penulisan dalam
menyelesaikan Tugas Akhir ini.
Dalam penyusunan Tugas Akhir ini, penulis menyadari bahwa masih
ada kekurangan, karena keterbatasan pengetahuan yang ada dan tentu
hasilnya juga masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu segala saran
dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. Semoga
commit to user
commit to user
xi BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Perpustakaan di Era Digital... 7
commit to user
xii
4.2 Kelebihan dan Kekurangan dalam penelusuran... 67
1. Kelebihan... 67
2. Kekurangan... 70
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan... 71
5.2 Saran... 73
commit to user
xiii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1 Tampilan Awal melalui http://library.ums.ac.id ... 54
Gambar 2 Tampilan Awal melalui http://etd.eprints.ums.ac.id ... 54
Gambar 3 Pencarian koleksi melalui skripsi... 55
Gambar 4 Pencarian koleksi melalui penelusuran... 55
Gambar 5. Tampilan Awal Eprints ... 57
Gambar 6. Tampilan berdasar Tahun ... 58
Gambar 7. Tampilan berdasar Tipe ... 59
Gambar 8. Tampilan berdasar Fakultas ... 60
Gambar 9. Tampilan berdasar pengarang ... 61
Gambar 10. Tampilan berdasar Simple search ... 62
Gambar 11. Tampilan berdasar Advance search ... 63
Gambar 12. Contoh tampilan ... 64
Gambar 13. Tampilan dropdown ... 65
Gambar 14. Tampilan hasil penelusuran ... 65
commit to user
xiv
GAMBAR BAGAN
commit to user
xv
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1. Kepemimpinan di Perpustakaan UMS ... 27
Tabel 2. Sarana dan Prasarana ... 39
Tabel 3. Daftar koleksi ... 42
commit to user
xvi
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Surat Tugas
Lampiran 2. Surat Permohonan Magang Lampiran 3. Surat Keterangan
Lampiran 4. Surat balasan permohonan magang Lampiran 5. Form Penilaian
Lampiran 6. Sertifikat PK PUSDOKINFO
Lampiran 7. Surat Keterangan Penyerahan Skripsi Lampiran 8. Daftar Data Pengunjung
Lampiran 9. Denah Perpustakaan UMS Lampiran 10. Formulir Pendaftaran Anggota Lampiran 11. Contoh Kartu Perpustakaan
Lampiran 12. Absensi Mahasiswa Magang Lampiran 13. Jadwal PK PUSDOKINFO
Lampiran 14. Lembar usulan Pembelian koleksi Lampiran 15. Contoh Format CD
commit to user
xvii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang semakin cepat dan
canggih menuntut perpustakaan merubah dan berkembang dari paradigma lama
yaitu sebagai gudang buku yang gelap dan tampak menyeramkan, kemudian harus
menggantinya sebagai pusat penyedia informasi. Informasi yang disediakan harus
berorientasi kepada pemustaka. Pemustakamengharapkan sebuah informasi yang
cepat, tepat, dan terpercaya. Oleh sebab itu perpustakaan harus siap dalam
menanggapi dan memenuhi keinginan tersebut. Kesiapan harus didukung dengan
SDM, dana, dan teknologi informasi yang memadai dalam upaya membantu
pemustakamendapatkan informasi yang diinginkan.
Proses pencarian informasi disebut dengan penelusuran. Layanan penelusuran
informasi merupakan bagian terpenting dalam temu kembali informasi di
perpustakaan. Temu kembali informasi merupakan suatu usaha untuk menemukan
kembali informasi yang terdapat di perpustakaan yang sesuai dengan kebutuhan
pemustaka. Kegiatan penelusuran informasi ini diperlukan pemustaka terutama
untuk kepentingan penyusunan karya akademik seperti koleksi karya ilmiah.
Koleksi karya ilmiah misalnya Tugas Akhir (TA), Skripsi, Tesis, Disertasi, dan
hasil dari penelitian-penelitian lainnya.
Penelusuran informasi yang menggunakan teknologi informasi di perpustakaan
harus tersedia alat yang mendukung, seperti perangkat keras (hardware),
commit to user
xviii
perpustakaan berbasis komputerisasi saat ini mulai bermunculan, ada yang
diproduksi dari luar negeri, karya anak bangsa, bahkan ada pula yang cara
mendapatkannya dengan membayar maupun yang gratisan (freeware). Saat ini
ada berbagai macam software yang digunakan di perpustakaan seperti CDS/ISIS
(Computerized Documentation Service/Integrated Set of Information Systems),
DYNIX, EPRINTS, dan lain-lain.
Eprints adalah salah satu Digital Library Software, dan digunakan pula sebagai
katalog yang dapat membantu mempermudah pengguna dalam penelusuran
Koleksi Karya Ilmiah secara online melalui internet dan intranet, situs ini
merupakan edisi digital dari Koleksi Karya Ilmiah Perpustakaan Universitas
Muhammadiyah Surakarta. Di Perpustakaan UMS Koleksi Karya Ilmiah (KKI)
tersedia dalam tiga edisi, yaitu :
1. Edisi Hardcopy, edisi ini disajikan di ruang KKI hanya yang dipilih
saja, dan hanya dapat dibaca di perpustakaan UMS.
2. Edisi Digital, yaitu edisi yang disajikan di situs yang disediakan yaitu
dengan mengakses http://library.ums.ac.id atau
http://etd.library.ums.ac.id . Anda bisa download sebagian, jika
menginginkan fulltextnya silahkan datang sendiri ke Perpustakaan
UMS.
3. Edisi CD-ROM, dapat diakses di ruang KKI.
Eprints menggunakan OAI-PM (Open Archives Initiative-Protokol for Metadata
Harvesting). Eprints merupakan platform yang paling fleksibel untuk membangun
commit to user
xix
tercepat untuk membuat repositori naskah, dokumen, karya ilmiah, skripsi,
penelitian, tesis, gambar, video, audio, dan lain sebagainya.
Adapun alasan perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta menggunakan
Eprints antara lain :
1. Cepat, karena setiap melakukan penelusuran menggunakan Eprints data yang
diperlukan cepat ditemukan.
2. Mudah, cara mengakses Eprints tidak rumit hanya memasukkan kata kunci
koleksi yang dicari saja.
3. Handal, dikarenakan Eprints dapat memuat data yang cukup banyak
4. Gratis, Eprints dapat diperoleh dengan mendownload saja
5. Untuk meningkatkan peringkat Webometric
Dengan adanya gambaran tersebut, penulis mengambil judul “PEMANFAATAN
SOFTWARE “EPRINTS” DALAM PENELUSURAN KOLEKSI KARYA
ILMIAH (KKI) DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
SURAKARTA” yang diharapkan agar para pembaca dapat mengetahui
pemanfaatan Eprints dalam penelusuran koleksi karya ilmiah di perpustakaan
tersebut.
1.2 Rumusan Masalah
Dari uraian latar belakang di atas, maka dibuatlah satu rumusan masalah untuk
commit to user
xx
1. Bagaimanakah cara melakukan penelusuran bahan pustaka koleksi
karya ilmiah (KKI) melalui Eprints di Perpustakaan Universitas
Muhammadiyah Surakarta?
2. Apakah kelebihan dan kekurangan pemakaian Eprints dalam
penelusuran bahan pustaka koleksi karya ilmiah (KKI) di Perpustakaan
Universitas Muhammadiyah Surakarta?
1.3 Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dalam pemilihan judul Tugas Akhir (TA) ini adalah
sebagai berikut :
1. Memberikan panduan mengenai cara penelusuran bahan pustaka KKI
(koleksi karya ilmiah) melalui Eprints di perpustakaan Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
2. Untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan pemakaian Eprints dalam
penelusuran KKI (Koleksi Karya Ilmiah) di perpustakaan Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
1.4 Metode Pengumpulan Data
Sebelum melakukan penulisan Tugas Akhir ini penulis melaksanakan praktek
kerja PUSDOKINFO terlebih dahulu yang dilaksanakan :
1. Lokasi
Adapun lokasi yang dijadikan objek penyusunan adalah di perpustakaan pusat
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jl. A. Yani Tromol Pos I Pabelan
commit to user
xxi
2. Waktu
Pelaksanaan Praktek Kerja PUSDOKINFO dimulai tanggal 16 Februari 2011 dan
berakhir sampai dengan tanggal 25 Maret 2011
Adapun metode penulisan dalam pengumpulan data yang digunakan penulis
dalam pelaksanaan Praktek Kerja PUSDOKINFO, antara lain :
1. Metode Observasi
Metode observasi adalah melakukan pengamatan secara langsung ke objek
penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan. (Riduwan, 2006:76).
2. Metode Wawancara
Merupakan metode data atau informasi dengan cara tanya jawab sepihak,
dikerjakan secara sistematik dan berlandaskan pada tujuan penyelidikan. Tujuan
wawancara sendiri adalah mengumpulkan data atau informasi (keadaan,
gagasan/pendapat, sikap/tanggapan, keterangan,dan sebagainya) dari suatu pihak
tertentu. (Arief Subiyantoro, 2007:97).
Sebagian data dalam penyusunan ini diperoleh dari hasil wawancara yang
dilakukan terhadap anggota sampel terpilih. Anggota sampel terpilih merupakan
orang yang dianggap mengetahui lebih jauh dan memang terkait dengan kegiatan
Perpustakaan UMS. Di sini wawancara dilakukan dengan Pembimbing Bp.
Suyadi, serta staf dan penanggung jawab bagian koleksi karya ilmiah Bp. Eko
Daryadi dan Ibu Ari Fatmawati di perpustakaan UMS pada tanggal 25 Februari
2011.
commit to user
xxii
Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data
atau keterangan dari buku literatur di perpustakaan. Kelebihannya adalah
memperoleh banyak sumber tanpa perlu biaya, tenaga dan waktu. Akan tetapi
dibutuhkan kepandaian peneliti untuk mencari buku yang relevan agar dapat
dipakai sebagai sumber perolehan data dalam penelitian tersebut.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Perpustakaan di Era Digital
Perpustakaan dalam paradigma baru adalah sesuatu yang hidup, dinamis, segar
menawarkan hal-hal yang baru, produk layanannya inovatif, dan dikemas
commit to user
xxiii
menjadi aktraktif, interaktif, edukatif, dan rekreatif bagi pengunjungnya.
(Hermawan dan Zen, 2006:7).
Perpustakaan merupakan sistem informasi yang di dalamnya terdapat aktivitas
pengumpulan, pengolahan, pengawetan, pelestarian dan penyajian serta
penyebaran informasi. Dalam pengertian ini, perpustakaan dititikberatkan pada
sistem, sumber daya manusia, koleksi, tempat, dan seperangkat sistem yang
mengaturnya. (Lasa Hs, 1998:48-49).
Dari pengertian di atas menggambarkan bahwa perpustakaan dalam paradigma
baru khususnya di era digital memang harus memberikan sesuatu informasi yang
dikemas secara praktis, mudah, tepat, cepat dan terpercaya. Dalam arti lain
perpustakaan harus mampu menjadi fungsi ganda bagi pengguna perpustakaan.
Misalnya, selain menawarkan informasi harus juga sebagai hiburan, pendidikan,
budaya, dan dokumentasi. Selain itu, perpustakaan harus didukung oleh sistem
sebagai pengaturnya.
2.2 Jenis Perpustakaan
Ada beberapa jenis perpustakaan yang dapat kita ketahui, dari masing-masing
perpustakaan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Walaupun intinya sama yaitu
memberikan pelayanan terhadap pengguna perpustakaan. Adapun jenis
perpustakaan dimulai dari perpustakaan pribadi sampai Internasional, dan dari
commit to user
xxiv
Jenis perpustakaan yang berkembang di Indonesia kurang lebih sama dengan di
negara-negara lain. Perpustakaan di Indonesia pada dasarnya sudah ada sejak
jaman keemasan kerajaan-kerajaan di Nusantara, karena baru berupa kumpulan
koleksi-koleksi bahan pustaka yang dipergunakan hanya khusus untuk kalangan
kerajaan dan kaum bangsawan. Baru pada tanggal 24 April 1778 perpustakaan di
Indonesia berbentuk secara fisik, karena di Batavia oleh Pemerintah Belanda
didirikan perpustakaan bernama Bataviaach Genoteschap Van Kusten en
Wetenschapen.
Ada berbagai jenis perpustakaan di Indonesia, dimana masing-masing jenis
perpustakaan memiliki fungsi dan jenis pengguna yang berbeda pula. Adapun
jenis perpustakaan yang ada saat ini (Sutarno NS, 2006:28), antara lain :
1. Perpustakaan Nasional
Perpustakaan tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia. Perpustakaan
Nasional berkedudukan di Ibu kota Negara. Perpustakaan Nasional merupakan
salah satu lembaga Pemerintah Non-Departemen yang bertanggung jawab kepada
Presiden. Fungsi Perpustakaan Nasional adalah memfasilitasi dan pembinaan
terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang perpustakaan.
2. Badan Perpustakaan Daerah
Badan Perpustakaan Daerah adalah perpustakaan yang berkedudukan di setiap
Propinsi di Indonesia. Perpustakaan Daerah berada di bawah binaan Perpustakaan
Nasional Republik Indonesia. Badan Perpustakaan Daerah merupakan pusat
kerjasama antar perpustakaan di wilayah propinsi dan merupakan tempat
commit to user
xxv
semua terbitan di wilayah tersebut. Pengawasan dan pengembangan Badan
Perpustakaan Daerah menjadi wewenang dan tanggung jawab Pemerintah Daerah
masing-masing.
3. Perpustakaan Umum
Perpustakaan Umum seringkali diibaratkan sebagai Universitas Rakyat,
maksudnya adalah bahwa, perpustakaan umum merupakan lembaga pendidikan
bagi masyarakat umum dengan menyediakan berbagai informasi, ilmu
pengetahuan dan teknologi, dan budaya, sebagai sumber belajar untuk
memperoleh dan meningkatkan ilmu pengetahuan bagi seluruh lapisan
masyarakat.
4. Perpustakaan Perguruan Tinggi
Bila perpustakaan umum diibaratkan sebagai Universitas rakyat, karena tujuannya
untuk menyediakan sumber belajar dan meningkatkan ilmu pengetahuan
masyarakat, maka perpustakaan Perguruan Tinggi benar-benar berada di suatu
Perguruan Tinggi, baik Universitas, Akademi, Sekolah Tinggi, ataupun Institut.
Keberadaan, tugas, dan fungsi perpustakaan tersebut adalah dalam rangka
melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat. Perpustakaan Perguruan Tinggi sering disebut
sebagai “jantungnya Universitas”, karena tanpa perpustakaan tersebut maka
proses pelaksanaan pembelajaran mungkin kurang optimal. Perpustakaan
Perguruan Tinggi sering disebut dengan research library atau perpustakaan
penelitian karena memang sebagai sarana meneliti, dan meneliti merupakan salah
commit to user
xxvi
5. Perpustakaan Sekolah
Perpustakaan sekolah sangat bermanfaat dalam menujang penyelenggaraan dan
proses belajar mengajar. Oleh karena itu pada prinsipnya sekolah diwajibkan
menyediakan perpustakaan, dan perpustakaan merupakan bagian dari kegiatan
sekolah.
6. Perpustakaan Khusus
Perpustakaan khusus yang sering disebut perpustakaan kedinasan, karena adanya
pada lembaga-lembaga pemerintahan dan lembaga swasta. Oleh karena itu tugas
dan fungsi sebuah perpustakaan khusus adalah menyediakan dan mendukung
kelancaran pelaksanaan kegiatan organisasi yang menaungi perpustakaan itu.
Perpustakaan khusus merupakan tempat penelitian dan pengembangan, pusat
kajian, serta penunjang pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia/pegawai.
Perpustakaan tersebut disebut perpustakaan khusus karena kekhususan koleksi
dan pemakainya, tempatnya, dan pengelolanya. Sedangkan istilah perpustakaan
kedinasan karena, tugas dan fungsinya dikaitkan dengan tugas-tugas kedinasan
yang harus ditunjang.
7. Perpustakaan Lembaga Keagamaan
Perpustakaan Lembaga Keagamaan adalah perpustakaan yang memiliki dan
dikelola oleh lembaga-lembaga keagamaan. Misalnya perpustakaan Masjid,
perpustakaan Gereja, perpustakaan lembaga dalam agama Hindu dan Budha, dan
lembaga keagamaan yang lain.
commit to user
xxvii
Misi Perpustakaan Internasional adalah Perpustakaan yang didirikan oleh dua
negara atau lebih atau perpustakaan yang merupakan bagian dari sebuah
organisasi internasional. Contoh Perpustakaan Serikat ASEAN, Perpustakaan
World Bank, lembaga-lembaga di bawah PBB dan lain sebagainya.
Sementara itu untuk pegawai atau pengelola perpustakaan internasional dapat
direkrut dari para information specialist yang berasal dari negara-negara anggota
lembaga internasional ditambah pegawai yang berasal dari negara di mana
perpustakaan itu berada.
9. Perpustakaan Kantor Perwakilan Negara-negara Asing
Perpustakaan kantor perwakilan negara-negara asing dapat ditemukan pada
kedutaan besar negara-negara sahabat atau lembaga-lembaga tertentu. Misalnya,
yang mudah ditemukan antara lain perpustakaan British Counsil, lembaga
kebudayaan Amerika, Perpustakaan Erasmus Huis, pusat kebudayaan Jepang,
pusat kebudayaan Prancis, dan pusat dokumentasi dan perpustakaan Jerman.
10. Perpustakaan Pribadi
Perpustakaan pribadi adalah perpustakaan yang memiliki dan dikelola oleh
perorangan atau orang-orang tertentu. Di Indonesia tokoh-tokoh masyarakat
tertentu juga ada yang memiliki perpustakaan pribadi, namun pemakaiannya tidak
selalu dibatasi untuk pribadi atau anggota keluarga.
11. Perpustakaan Digital
Dibidang perpustakaan telah dikenal dengan Perpustakaan digital atau digital
library, sementara dibidang yang lain sering terdengar dengan istilah surat
(e-commit to user
xxviii
business). Dalam sistem tersebut maka yang terjadi adalah kontak langsung antara
para pelakunya sehingga transaksinya berbentuk business to business atau person
to the information sources. Sebenarnya perpustakaan digital bukan merupakan
salah satu jenis perpustakaan tersendiri, akan tetapi merupakan pengembangan
dalam sistem layanan perpustakaan.
2.3 Fungsi Perpustakaan
Pada prinsipnya secara singkat (Hermawan dan Zen, 2006:24) menyebutkan
fungsi-fungsi perpustakaan sebagai berikut:
1. Khasanah menyimpan karya manusia (Documentation)
Perpustakaan berfungsi sebagai tempat menyimpan karya tulis, karya cetak dan
karya rekam yang dibuat oleh manusia. Perpustakaan juga dapat berfungsi sebagai
arsip bagi produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat sebagai khasanah
budaya bangsa.
2. Sumber Informasi (Information)
Perpustakaan memiliki berbagai koleksi yang di dalamnya terdapat informasi.
Masyarakat yang ingin mengetahui informasi dapat menggunakan perpustakaan.
Secara tradisional perpustakaan lebih menitik beratkan kepada informasi dari
koleksi yang dimilikinya. Namun dewasa ini informasi tersebut dapat juga secara
bekerjasama dengan perpustakaan lain, misalnya melalui sistem kerjasama antar
perpustakaan (inter-library loan) atau jaringan (networking).
commit to user
xxix
Perpustakaan dapat pula berfungsi sebagai sarana rekreasi, karena di perpustakaan
terdapat fasilitas yang bersifat rekreatif. Pengguna yang datang ke perpustakan
dapat menikmati berbagai hasil karya yang berupa hiburan, misalnya fiksi, film,
musik, permainan dan sejenisnya. Dengan membaca koleksi tersebut masyarakat
dapat menghilangkan kejenuhan.
4. Fungsi Pendidikan (Education)
Perpustakaan adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam dunia pendidikan,
sekaligus juga sebagai lembaga pendidikan, terutama pendidikan informal.
Melalui koleksi yang terdapat dalam perpustakaan, seseorang dapat belajar atau
menuntut ilmu secara mandiri. Dalam banyak hal kedudukan buku dan guru
adalah sama, satu sama lain memilki kelebihan dan kelemahan. Guru memberikan
ilmu pengetahuan secara langsung, sedangkan buku secara tidak langsung.
Melalui perpustakaan pendidikan sepanjang hayat (life long education) difasilitasi
dengan baik.
5. Fungsi Budaya
Bahan pustaka merupakan bagian dari hasil budaya dan karya umat manusia.
Hanya perpustakaanlah lembaga yang selalu menghimpun, menyimpan, dan
melestarikannya dari generasi ke generasi.
Banyak keuntungan yang diperoleh jika menggunakan perpustakaan sebagai dasar
dalam penelitian, antara lain :
a. Membantu kelancaran penelitian
commit to user
xxx
c. Mendapatkan informasi tentang kegagalan dan keberhasilan penelitian
yang dilakukan sebelumnya.
6. Fungsi Pengambilan Keputusan
Dalam banyak hal koleksi perpustakaan dapat dijadikan sebagai bahan/rujukan
dalam pengambilan keputusan. Data atau laporan masa lalu dapat dijadikan
sebagai bahan pertimbangan. Suatu keputusan akan tepat diambil apabila
didukung dengan data dan fakta yang akurat. Untuk mendapatkan data dan fakta
ini diperlukan rujukan, terutama rujukan tertulis yang ada di perpustakaan.
2.4 Perpustakaan Perguruan Tinggi dan Teknologi Informasi
Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah perpustakaan yang terdapat di lingkungan
lembaga pendidikan tinggi seperti, Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Akademi
dan lembaga lembaga perguruan tinggi lainnya.
“Secara umum tujuan perpustakaan perguruan tinggi adalah menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Secara khusus adalah untuk membantu para dosen dan mahasiswa, serta tenaga kependidikan di perguruan tinggi itu dalam proses pembelajaran.” (Hermawan dan Zen, 2006:34).
Dalam upaya menunjang Tri Dharma Perguruan tinggi dan memenuhi kebutuhan
pengguna dengan cepat, tepat dan terpercaya maka harus ditunjang pula dengan
sistem teknologi informasi yang canggih, dan tidak manual lagi. Sistem tersebut
sudah dikenal didunia kepustakawanan dengan sistem digital.
“Perpustakaan digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi tersebut melalui perangkat Digital. Layanan ini diharapkan dapat mempermudah pencarian informasi di dalam koleksi obyek informasi seperti dokumen, gambar, dan database dalam format digital dengan cepat,tepat dan akurat. Pada dasarnya, perpustakaan digital itu sama saja dengan perpustakaan biasa, hanya saja memakai
prosedur kerja berbasis komputer dan sumber informasinya digital”. (Supriyanto
commit to user
xxxi
Menurut Syihabuddin Qalyubi (2007) ada beberapa keunggulan dari perpustakaan
digital, yaitu :
1. Layanan jarak jauh (long distance service)
Perpustakaan yang menyajkan koleksi atau materi yang bersifat digital
memberikan suatu kemudahan akses jarak jauh. Misalnya, jarak jauh yang
disediakan dapat memenuhi kebutuhan kita.
2. Akses yang mudah
Pemanfaatan teknologi digital adalah untuk memberikan kemudahan mencari
informasi bagi penelusur dengan metode penelusuran tertentu. Dalam hal ini,
metode atau sistem penelusuran itu yang popular digunakan adalah sistem
operator Boolean Logic. Oleh karena itu perpustakaan digital merupakan akses
yang mudah dalam pencarian informasi yang memanfaatkan teknologi sebagai
sistem yang mendukungnya.
3. Murah (cost efective)
Pada awalnya perpustakaan digital membutuhkan infrastruktur dan koleksi yang
cukup mahal. Tetapi, karena keunggulan yang didapat dan kemudahan akses yang
diberikan kepada pemustaka sangat tinggi, maka sebanding antara pengeluaran,
manfaat, serta keuntungannya. Oleh karena itu jelas bahwa perpustakaan digital
lebih murah dibandingkan perpustakaan tradisional.
4. Pemeliharaan koleksi secara digital sangat efektif dan efisien
Koleksi dalam bentuk digital sangat efektif dan efisien, karena koleksi atau
informasi yang memerlukan bervolume-volume paper base, tetapi ketika diubah
commit to user
xxxii
perpustakaan digital mampu menyimpan informasi atau koleksi yang berjuta-juta
tanpa khawatir kekurangan tempat. Dan proses penggandaanya sangat praktis dan
tidak membutuhkan waktu dan biaya yang besar.
5. Jawaban yang tuntas
Kata “jawaban yang tuntas” merupakan suatu ciri tertentu pada perpustakaan
digital karena setiap pengaduan atau pertanyaan yang diajukan oleh pemakai
perpustakaan akan langsung dijawab oleh sistem yang digunakan dalam digital
library. Karena pada perpustakaan tradisional, ketika pemustaka bertanya, Apakah
buku ini terdapat di perpustakaan ini? Jawaban yang biasa dilontarkan
pustakawan, coba saja cari di rak atau kurang tahu. Semua jawaban itu tidak
memberikan kepuasan pada pemustaka. Akan tetapi, melalui system digital,
pemustaka/penelusur bisa mengacak dan menelusur sendiri dengan cara yang
mudah, cepat, dan efektif.
6. Jaringan global
Salah satu bentuk jaringan global adalah pemanfaatan akses internet. Pemakai
mendapat password untuk melakukan penelusuran dan komunikasi jarak jauh
dalam rangka mendapatkan informasi. Meskipun jaringan internet telah menjamur
di mana-mana, pihak perpustakaan, terutama digital library akan berdaya upaya
untuk mengeksploitasi sarana tersebut agar segala bentuk informasi yang berada
dalam jaringan global dapat dieksploitasi.
Menurut Supriyanto dan Muhsin (2008) kelemahan dari perpustakaan digital
antara lain :
commit to user
xxxiii
b. Masih banyak masyarakat Indonesia yang buta akan teknologi
c. Masih sedikit pustakawan yang belum mengerti tentang tata cara
mendigitalkan koleksi perpustakaan
d. Tergantung aliran listrik, bila listrik mati maka kegiatan penelusuran
bahan pustaka akan terganggu
Perpustakaan Perguruan Tinggi merupakan jantung dari Universitas karena semua
informasi dapat ditemukan di perpustakaan, Dalam upaya meningkatkan
pelayanan dan memberikan kemudahan terhadap civitas akademika dan
pemustaka dari luar Universitas Muhammadiyah Surakarta, perpustakaan
senantiasa harus merubah pelayanan dan cara mengaksesnya dari cara manual ke
bentuk digital. Sebelumnya itu perpustakaan harus mempersiapkan SDM yang
berkualitas, pendidikan pengguna dan fasilitas yang mendukung.
Perpustakaan digital pada prinsipnya mempermudah pengguna dalam proses
pencarian koleksi. Dan manfaat bagi perpustakaan sendiri sistem digital
merupakan langkah penting dalam upaya back up koleksi yang terdahulu,
dikarenakan tempat atau rak yang tersedia tidak bisa menampung koleksi yang
berbentuk hardcover dan paper base.
Dengan sistem layanan yang canggih perpustakaan harus didukung pula dengan
teknologi informasi dalam memberikan dan menyediakan informasi kepada
pengguna agar cepat, mudah, tepat dan terpercaya. Teknologi Informasi adalah
suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses,
commit to user
xxxiv
untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan,
akurat dan tepat waktu.
Manfaat penggunaan Teknologi Informasi dalam perpustakaan, antara lain sebagai
berikut :
1. Meningkatkan kualitas layanan
Peningkatan kualitas layanan pada kecepatan pencarian referensi, keberadaan
buku, kondisi buku, peminjaman, pembuatan kartu anggota, dan akses.
2. Memberikan kemudahan dalam pengambilan keputusan
Pengembalian keputusan baik bagi pengguna maupun pengelolaan perpustakaan
menjadi cepat dan akurat dengan ketresediaan data-data.
3. Pengembangan otomasi perpustakaan
Perpustakaan sebagai pilar utama dalam melestrikan dan mnenyediakan informasi
ilmu pengetahuan perlu didukung kebutuhan TI seiring dengan kegiatan penulis,
mencetak, mendidik, dan beragam. Penerapan TI di perpustakaan difungsikan
untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, dan mengelola data-data dalam bentuk
basis data serta menyediakannya menjadi informasi yang berguna bagi masyarakat
dalam kemasan digital yang fleksibel dan mudah dibagikan.
2.5 Penelusuran
2.5.1 Pengertian
Penelusuran informasi menjadi penting karena “ruh” atau “nyawa” dari sebuah
layanan informasi dalam unit informasi atau perpustakaan adalah bagaimana
memenuhi kebutuhan informasi yang diminta pemakai, bagaimana menemukan
commit to user
xxxv
pemakai untuk menemukan informasi yang dikehendaki. Proses penelusuran
informasi menjadi penting untuk menghasilkan sebuah temuan atau informasi
yang relevan, akurat dan tepat. Proses dan penggunaan alat yang tepat akan
menghasilkan informasi yang tepat pula.
Penelusuran adalah sebuah kegiatan yang dilakukan secara sistematis untuk
mengetahui lokasi suatu dokumen, informasi atau subjek dengan menggunakan
petunjuk simbol tertentu.
2.5.2 Tipe-tipe Penelusuran
Dilihat dari cara dan juga alat yang digunakan, Arief Surachman (2007) membagi
penelusuran bahan pustaka menjadi 2 (dua), yaitu:
1. Penelusuran Informasi Konvensional: penelusuran yang dilakukan dengan dan
melalui cara-cara konvensional/manual seperti menggunakan kartu katalog,
kamus, ensiklopedi, bibliografi, indeks, dan sebagainya.
2. Penelusuran Informasi Digital: Penelusuran yang dilakukan dengan dan
melalui media digital atau elektronik seperti melalui Katalog OPAC (Online
Public Access Catalog), Search Engine (di Internet), Database Online, Jurnal
Elektronik, Reference Online, dan informasi lain yang tersedia secara
elektronik/digital.
2.6 Karya Ilmiah
2.6.1 Pengertian
Karya ilmiah merupakan suatu bentuk karya seseorang, bisa merupakan laporan,
penelitian maupun cara seorang untuk mengembangkan suatu ilmu pengetahuan
commit to user
xxxvi
Karya ilmiah atau tulisan ilmiah adalah karya seseorang ilmuwan (yang berupa
hasil pengembangan) yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi
dan seni yang diperolehnya melalui kepustakaan, kumpulan pengalaman,
penelitian, dan pengetahuan orang lain sebelumnya. (Bambang Dwiloka RR,
2005:1).
2.6.2 Jenis karya ilmiah
Ada berbagai jenis yang ditulis para ilmuwan tentang karya ilmiah. Salah satunya
yang dikutip oleh dwiloka dan Riana dalam bukunya Brotowijoyo (1985:8-9), ada
karya ilmiah berupa Skripsi, Tesis, Disertasi, atau berupa laporan penelitian
(research report) bagi lembaga yang membiayai penelitian tersebut. Ada juga
karya ilmiah yang dimuat di majalah, jurnal, atau makalah untuk seminar.
Akan tetapi, umumnya karya ilmiah di Perguruan Tinggi, menurut (Arifin,
2003:1), dibedakan menjadi makalah, kertas kerja, skripsi, tesis, dan disertasi.
1. Makalah
Adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya
berdasarkan data lapangan yang bersifat empiris-objektif. Makalah menyajikan
masalah dengan melalui proses berfikir deduktif atau induktif. Makalah biasanya
disusun untuk melengkapi tugas-tugas ujian mata kuliah tertentu atau memberikan
saran pemecahan masalah secara ilmiah. Makalah menggunakan bahasa yang
lugas dan tegas. Jika dilihat bentuknya, makalah adalah bentuk yang paling
sederhana di antara karya tulis ilmiah yang lain.
commit to user
xxxvii
Seperti halnya makalah, adalah juga karya tulis ilmiah yang menyajikan sesuatu
berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris-objektif. Analisis dalam kertas
lebih mendalam daripada analisis dalam makalah. Kertas kerja tulis, misalnya:
untuk disajikan dalam suatu seminar atau lokakarya.
3. Skripsi
Adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan
pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta
empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung (observasi lapangan, atau
percobaan laboraturium) maupun penelitian tidak langsung (studi kepustakaan).
Skripsi biasanya ditulis untuk melengkapi syarat guna memperoleh gelar Sarjana
(S1) dan penyusunannya dibimbing oleh seorang dosen atau tim yang ditunjuk
oleh lembaga pendidikan tinggi.
4. Tesis
Adalah karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan
skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian
sendiri. Karya tulis ini akan memperbincangkan pengujian terhadap satu atau
lebih hipotesis dan ditulis oleh mahasiswa program pasca sarjana, untuk
melengkapi syarat guna memperoleh gelar magister (S2).
5. Disertasi
Adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan
oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih (valid) dengan analisis yang
terinci. Dalil yang dikemukakan biasanya dipertahankan oleh penulisnya dari
commit to user
xxxviii
Disertasi berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal. Jika
temuan orisinal ini dapat dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji,
penulisnya berhak menyandang gelar doktor (S3).
2.6.3 Fungsi karya ilmiah
Adapun berbagai macam jenis karya ilmiah yang mempunyai fungsi berbeda,
terdapat pula fungsi karya ilmiah secara luas, antara lain:
1. Penjelasan (Explanation)
Karya ilmiah dapat menjelaskan suatu hal yang sebelumnya tidak diketahui, tidak
jelas, dan tidak pasti, menjadi sebaliknya.
2. Ramalan (Prediction)
Karya ilmiah dapat membantu mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang
akan terjadi pada masa mendatang.
3. Kontrol (Control)
Karya ilmiah dapat bemanfaat untuk mengontrol, mengawasi, dan atau
mengoreksi benar atau tidaknya suatu pernyataan.
2.7 Eprints
Eprints adalah salah satu Digital Library Software yang menggunakan OAI-PMH
(Open Archives Initiative-Protokol for Metadata Harvesting). Eprints merupakan
platform yang paling fleksibel untuk membangun kualitas tinggi, repositori
commit to user
xxxix
repositori naskah, dokumen, karya ilmiah, skripsi, penelitian, tesis, gambar, video,
audio, dan lain sebagainya.
Eprints telah dikembangkan di University of Southampton Sekolah Elektronik dan
Ilmu Komputer dan dirilis di bawah lisensi GPL. Versi 3 dari software ini resmi
dirilis pada 24 Januari 2007 di Terbuka Repositori 2007 Konferensi dan telah
dijelaskan oleh para pengembang sebagai sebuah lompatan besar dengan fungsi,
memberikan kontrol lebih dan fleksibilitas untuk manajer repositori, deposan,
commit to user
xl
BAB III
GAMBARAN UMUM PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
3.1 Sejarah Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta
Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berdiri sejak tanggal
18 September 1958, bersamaan dengan berdirinya IKIP Muhammadiyah
Surakarta, sebagai cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Seiring
dengan perubahan status IKIP Muhammadiyah Surakarta menjadi Universitas
Muhammadiyah Surakarta. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta
juga mengalami perkembangan yang cukup berarti. Terbukti dengan semakin
banyaknya perubahan yang terjadi dalam rangka memajukan diri. Beberapa
perubahan tersebut meliputi gedung, fasilitas, dana, pengelolaan dan jumlah
koleksi yang terus bertambah dalam jumlah judul dan eksemplarnya, serta ragam
ataupun jenis koleksinya. Demikian juga dengan sistem sentralisasi yang telah
berubah ke sistem desentralisasi. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah
Surakarta yang dulu hanya satu-satunya perpustakaan di lingkungan Universitas
Muhammadiyah Surakarta. Saat ini dengan beberapa perpustakaan fakultas dan
perpustakaan unit penunjang yang lain semakin banyak memiliki peluang untuk
commit to user
xli
perpustakaan online yang mampu mengikuti perkembangan informasi khususnya
dalam bidang pendidikan.
Dengan menempati sebuah gedung berlantai empat dengan luas kurang lebih 4000
m2 sejak Februari 1994, banyak kemajuan yang telah dicapai oleh Perpustakaan
Pusat Universitas Muhammadiyah Surakarta. Perhatian yang cukup serius dari
pimpinan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan semangat kerja yang tinggi
dari tenaga pengelola, mampu mengantarkan Perpustakaan Pusat Universitas
Muhammadiyah Surakarta untuk berubah menjadi perputakaan yang modern,
yaitu perpustakaan yang didukung oleh teknologi informasi dan komunikasi
dalam usaha mendukung kegiatan proses belajar mengajar (fungsi edukatif) di
Universitas Muhammadiyah Surakarta secara lebih efektif dan efisien, dengan
hasil akhir yang optimal.
Sejak dari awal keberadaannya, Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah
Surakarta telah mengalami beberapa kali pergantian kepemimpinan, yakni :
Tabel 1
Kepemimpinan di Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Tahun Nama
Tahun ... – 1989 Drs. Sujadi
Tahun 1989 – 1992 Drs. Bambang Raharjo
Tahun 1992 – 1994 Drs. Djoin Sunaryo
Tahun 1994 – 1997 Drs. Bambang Setiaji, M.A.
Tahun 1997 – 1997 Sri Padmantyo, S.E., M.P.A
commit to user
xlii
Tahun 2001 – 2001 Drs. Wahyono, Akt., M.A.
Tahun 2001 – 2006 Dra. Hj. Anissa Setyawati
Tahun 2006 – 2008 Gunawan Ariyanto, ST., M.Comp.Sc
Tahun 2008 – 2010 Denny Vitasari, ST., M.Eng.Sc
Tahun 2010 – Sekarang Dr. Moordiningsih, M.Si. Psi.
Sumber : Booklet Perpustakaan UMS tahun 2010-2011
3.2 Jam buka harian PerpustakaanUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Senin – Kamis : 07.00 – 17.30 WIB
Jum’at : 07.00 - 11.00 WIB
13.00 – 17.30 WIB
Sabtu : 09.00 – 12.00 WIB
CATATAN :
1. Khusus Layanan Administrasi buka hingga jam 16.00
2. Layanan Referensi dan Cadangan tutup jam 16.00
3. Hari Libur Nasional dan Acara Wisuda, Perpustakaan Universitas
Muhammadiyah Surakarta tutup.
4. Hari Sabtu, minggu terakhir (Akhir Bulan) Perpustakaan Universitas
Muhammadiyah Surakarta tutup untuk kegiatan Shelving.
5. Khusus Bulan Ramadhan dan Libur Semester, layanan buka dari pukul
commit to user
xliii
3.3 Visi, Misi, Tujuan dan Fungsi Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta
3.3.1 Visi
Menjadi pusat pengelola dan penyebaran informasi yang berbasis teknologi
informasi guna mendukung pelaksanaan pengajaran, penelitian, dan pengabdian
masyarakat serta pengembangan ilmu dan nilai-nilai keislaman.
3.3.2 Misi
1. Meningkatkan kemampuan mengelola dan menyebarkan
informasi guna mendukung kebutuhan informasi bagi civitas
akademika di Universitas Muhammadiyah Surakarta.
2. Meningkatkan kemampuan mengelola dan menyebarkan
informasi atas kekayaan ilmiah yang dimiliki oleh Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
3. Menunjang sistem jaringan informasi baik di antara perpustakaan
perguruan tinggi atau perpustakaan lain di tingkat regional,
nasional, dan internasional.
4. Mengelola dan menyebarkan informasi tentang perkembangan
Islam di Jawa khususnya Surakarta dan sekitarnya.
3.3.3 Tujuan
1. Menyediakan dan mengupayakan ketersediaan akses informasi
yang mendukung proses belajar-mengajar, penelitian, dan
pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan kemampuan
commit to user
xliv
2. Mendokumentasikan dan menyebarluaskan hasil karya civitas
akademika dengan memanfaatkan kemampuan teknologi
informasi.
3. Mengupayakan terwujudnya jaringan informasi di lingkungan
perpustakaan perguruan tinggi muhammadiyah atau perpustakaan
lain di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
4. Mendokumentasikan dan menyebarluaskan informasi tentang
perkembangan Islam di Jawa khususnya di Surakarta dan
sekitarnya dengan memanfaatkan kemampuan teknologi
informasi.
3.3.4 Fungsi
1. Sebagai sumber media informasi dan layanan program pendidikan dan
pengajaran.
2. Sebagai sumber media informasi dan layanan programpenelitian.
3. Sebagai sumber media informasi dan layanan program pengabdian pada
masyarakat yang berwacana keislaman.
4. Sebagai media rekreasi alternatif bagi civitas akademika perguruan tinggi.
3.4 Struktur Organisasi
Untuk menunjang keseluruhan kegiatan yang ada Perpustakaan UMS dijalankan
oleh seorang kepala dibantu oleh seorang wakil kepala, 5 orang kepala urusan
(kaur), 23 orang staf pendukung dan 18 orang tenaga partime. Dari jumlah
pegawai yang ada tersebut terdapat 14 orang berstatus pustakawan.
commit to user
xlv Bagan 1
Struktur organisasi perpustakaan UMS tahun 2000 –sekarang
Sumber : Booklet Perpustakaan UMS tahun 2010-2011
Keterangan :
1. Tugas kepala seksi perpustakaan adalah :
a. Mengkoordinasi seluruh kegiatan bagian.
b. Menerima laporan pemasukan uang dari semua bagian.
c. Membuat anggaran dan realisasi pengeluaran.
d. Mengadakan rapat koordinasi semua bagian.
e. Membuat laporan kegiatan kepada Ketua Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
2. Tugas bagian pengadaan dan pengolahan (Layanan teknis) adalah :
a. Pembelian buku, majalah dan surat kabar.
b. Memberikan informasi data buku kepada komite perpustakaan.
commit to user
xlvi
c. Memproses bahan pustaka baru : klasifikasi, memberi label, cap,
pengaman, input data ke komputer.
d. Megurus dan mengarsip surat masuk dan surat keluar.
e. Melayani pendaftaran anggota dari luar civitas akademika
Universitas Muhammadiyah Surakarta.
f. Mengurus pembayaran daan langganan majalah dan surat kabar.
g. Membuat laporan rutin kepada seksi perpustakaan setiap bulan.
3. Tugas bagian sirkulasi dan pemeliharaan bahan pustaka (Layanan
sirkulasi) adalah :
a. Melayani peminjaman buku.
b. Melayani pengembalian buku.
c. Melayani permintaan buku yang dipinjam setiap dosen.
d. Shelving.
e. Membuat laporan statistik peminjam dan jumlah buku yang
dipinjam.
f. Memperbaiki laporan rutin kepada Seksi Perpustakaan setiap bulan.
4. Tugas bagian koleksi karya ilmiah (Layanan IT, e-jurnal, e-book)
adalah:
a. Memberi layanan kepada pengguna berkaitan dengan hasil tulisan
ilmiah (penelitian) dalam bentuk cetak (thesis, skripsi, tugas akhir).
b. Menerima dan mecatat rutin kepada Seksi Perpustakaan setiap bulan.
c. Memberi layanan akses melalui CD-ROM khusus untuk jenis
commit to user
xlvii
5. Tugas bagian layanan multimedia (Audio Visual) adalah :
a. Memberikan layanan yang secara langsung bersentuhan dengan TI
dengan koleksi CD, CD-ROM, disket dan kaset.
b. Memberikan layanan TV kabel.
6. Tugas bagian periodikal, referensi dan informasi perpustakaan adalah
a. Memberi layanan kepada pengguna periodikal, koran, referensi, dan
koleksi khusus.
b. Memberi layanan karya-karya ilmiah.
c. Memproses majalah baru dan buku-buku referensi.
d. Mengarsip dan memproses majalah untuk dijilid.
e. Mengarsip koran, majalah hadiah.
f. Memberikan informasi tentang wacana ilmu pengetahuan yang up to
date dari sumber-sumber tercetak yang ada.
g. Membuat laporan rutin kepada Seksi Perpustakaan setiap bulan.
7. Tugas bagian koleksi cadangan adalah :
a. Memberikan layanan koleksi cadangan.
b. Membuat laporan rutin kepada Seksi Perpustakaan setiap bulan.
c. Shelving.
8. Tugas bagian kasir adalah :
Menerima semua pembayaran dari beberapa aktivasi perpustakaan yang
berhubungan dengan uang. Diantaranya pembayaran denda, aktivasi, penggantian
kartu hilang, laminating, fotocopy, dan lain-lain.
commit to user
xlviii
Memberikan layanan fotocopy bagi pengunjung perpustakaan dengan ketentuan
yang berlaku di perpustakaan.
10.Tugas bagian administrasi adalah :
a. Memberikan layanan pendaftaran anggota perpustakaan.
b. Memberikan layanan aktivasi.
c. Memberikan layanan pembuatan kartu anggota perpustakaan.
d. Memberikan layanan surat menyurat.
e. Penyerahan karya ilmiah.
3.5 Sumber Daya Manusia
Sumber Daya Manusia yang mengelola Perpustakaan Universitas Muhammadiyah
Surakarta kini berjumlah 33 Orang. Mereka adalah orang-orang yang senantiasa
menjaga keberlangsungan perpustakaan. Mulai dari pengadaan, pengolahan
hingga pelayanan yang kesemuanya ditujukan untuk kepuasan pengguna
perpustakaan.
Berikut merupakan daftar tenaga kerja yang mengelola Perpustakaan Universitas
Muhammaditah Surakarta :
Kepala : Dr. Moordiningsih, M.Si., Psi.
Wakil Kepala : Dra. Siti Nuzilah
Humas, Kesekretariatan & Keuangan :
1. Siti Musyarofah (Kaur. Humas, Kesekretariatan & Keuangan)
2. Ken RetnoYuniwati, A.Md. (Humas dan Informasi)
3. Ismarni (Kasir)
commit to user
xlix
1. Masrokhah, BA. (Kaur Administrasi)
2. Sapta Pujianta (Administrasi)
3. Hariyanto, SE. (Administrasi)
Layanan Pengguna :
1. Tri Mulyati (Kaur. Layanan Pengguna & Layanan Periodikal)
2. Cahyana K. Widada, A.Md. (Layanan Referensi)
commit to user
l
6. Munawar (Pengolahan Koleksi Periodikal)
7. Ari Fatmawati Aisyah, A.Md.(Pengolahan Koleksi Karya Ilmiah)
8. Anshori ( Koordinator Penjilidan)
IT, E-Journal & E-Book :
1. Suyadi (Kaur. IT, E-Journal & E-Book)
2. Yuldarrahman (IT)
Sumber : http://library.ums.ac.id
3.6 Gedung dan Ruang
Dengan menempati sebuah gedung berlantai empat dengan luas kurang lebih 4000
m2, gedung dan ruang Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Surakarta
bisa dilihat melalui data sebagai berikut :
Lantai 1
1. Gudang buku (Berisi skripsi, dan buku-buku yang di wedding)
2. Ruang pengolahan dan pengadaan buku (Mulai dari pengadaan,
pengolahan, sampai input data ke KOHA).
commit to user
li
7. Ruang Kepala Perpustakaan.
8. Ruang diskusi.
9. Ruang petugas dan koleksi CD.
10. Ruang baca.
4. Tempat pengembalian dan peminjaman buku.
Lantai 4
1. Koleksi (Alm.) Bp. Dr. Djasman Al Kindi.
commit to user
lii
3.7 Sumber Dana
Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta mendapatkan dana dari
Universitas sebesar 500 juta rupiah, didapat dari dana rutin dan non rutin. Dana
lain yang didapat Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta meliputi
dari proposal yang diajukan setiap mengadakan kegiatan. Selain itu dari denda
Mahasiswa yang melakukan peminjaman di luar batas peminjaman yang
ditentukan.
3.8 Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana merupakan benda dan barang pendukung yang digunakan
untuk memfasilitasi Perpustakaan demi terselenggaranya kegiatan Perpustakaan.
Berikut adalah berbagai macam sarana dan prasarana Perpustakaan Universitas
commit to user
18. Kipas Angin Atas/Gantung 17
19. Kipas Angin Stand 14
20. Komputer 3
21. Komputer Katalog Skripsi 4
commit to user
61. Penonakifan magnetik 1
62. Printer 7
71. Scanner/barcut rider 1
commit to user
lv
78. Tabung pemadam kebakaran 3
79. Tangga aluminium 2
Sumber : Arsip Perpustakaan UMS Bulan Januari s.d. Maret 2011
3.9 Koleksi
Koleksi yang ada di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta berupa
buku-buku (Asing dan Indonesia), majalah (Asing dan Indonesia), Jurnal
(Internasional dan Nasional) dan koleksi yang berbentuk CD-ROM (Bahasa Asing
dan Indonesia).
Tabel 3
Daftar Koleksi Perpustakaan UMS tahun 2010- sekarang
No. Jenis Judul Eksemplar
1. Buku Bahasa Asing 9196 16831
2. Buku Bahasa Indonesia 23673 67546
3. Buku Cadangan 33308 33337
4. CD/DVD ROM Bahasa Asing 81 101
5. CD/DVD ROM Bahasa Indonesia 655 1355
commit to user
Sumber : Arsip Perpustakaan UMS Bulan Januari s.d. Maret 2011
3.10 Layanan
Macam layanan di Perpustakaan Pusat UMS :
3.10.1 Layanan Sirkulasi.
Layanan sirkulasi terletak dilantai 2 dengan sistem layanan terbuka (open acces)
peminjaman hanya diberikan untuk buku-buku teks yang ada di lantai 2 di bagian
koleksi sirkulasi.
1. Peminjaman
a. Ketentuan
Pelayanan peminjaman buku teks hanya diberikan kepada anggota yang memiliki
KAP atas nama sendiri.
b. Prosedur
Prosedur/tatacara peminjaman koleksi buku teks adalah sebagai berikut :
a). Menyerahkan KAP milik sendiri yang masih aktif dan buku yang akan
commit to user
lvii
b). Mengisi tanggal kembali buku di slip tanggal kembali yang berada di bagian
belakang buku.
c. Batas Pinjam
Batas jumlah pinjaman koleksi buku teks dan waktu peminjaman dari
masing-masing jenis keanggotaan yang ada adalah sebagai berikut :
Tabel 4
Kriteria Jumlah Peminjaman dan Batas Waktu Peminjaman Mahasiswa UMS
Sumber : Booklet Perpustakaan UMS 2010-2011
*dengan catatan perpanjangan dilakukan sebelum habis waktu pinjam
commit to user
lviii
Tidak diperkenannkan memakai KAP orang lain, apabila dilanggar akan dikenai
sanksi peringatan dan kartu disita. Apabila diulang sampai kedua kali akan
dikenai sanksi tidak boleh pinjam selama 1 semester.
2. Pengembalian
a. Ketentuan :
Serahkan buku yang akan dikembalikan pada petugas pengembalian yang ada di
lantai 2.
b. Sanksi :
1). Apabila buku yang dikembalikan rusak maka peminjam akan dikenai denda
sebesar harga buku baru tersebut.
2). Keterlambatan pengemmbalian buku akan dikenakan denda Rp.
200,00/hari/buku.
3). Peminjam yang menghilangkan buku harus mengganti buku sesuai dengan
yang dihilangkan, ditambah biaya proses buku sebesar Rp. 10.000,00/buku serta
membayar denda apabila terlambat mengembalikan.
3. Perpanjangan
Perpanjangan buku atas buku yang dipinjam dapat dilakukan oleh peminjam
apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1). Belum pernah diperpanjang.
2). Tidak/belum terlambat dari batas waktu pengembalian.
3). Perpanjangan dapat dilakukan tanpa harus membawa buku yang akan
diperpanjang, dengan memanfaatkan fasilitas SSO melalui internet.
commit to user
lix
Layanan administrasi Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta berada
di lantai, bertugas memberikan beberapa layanan yang meliputi :
1. Pendaftaran anggota perpustakaan.
2. Aktivasi kartu perpustakaan.
3. Pembuatan kartu anggota perpustakaan.
4. Surat menyurat.
5. Penyerahan karya ilmiah.
3.10.3 Layanan Internet
Saat ini tersedia 21 unit komputer yang dapat digunakan untuk akses internet
akses internet secara cepat serta dapat dimanfaatkan oleh pemustaka atau
masyarakat umum yang ingin mengadakan acara pelatihan internet atau
acara-acara lain yang membutuhkan fasilitas internet. Layanan internet yang diberikan
kepada pemustaka untuk melakukan akses internet secara gratis dengan syarat
terdaftar sebagai anggota perpustakaan aktif.
Adapun layanan internet yang disediakan di perpustakaan Universitas
Muhammadiyah Surakarta, meliputi :
Wireless LAN : Pengguna perpustakaan dapat menggunakan nirkabel didalam perpustakaan dengan menggunakan laptop pribadi. Untuk menggunakan fasilitas
tersebut diperlukan :
1. Laptop atau peralatan mobile yang lengkap.
2. Terpasang wireland adapter yang menggunakan standard IEEE
commit to user
lx
3. Tercatat sebagai anggota perpustakaan aktif yang memiliki akun
diperpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (memiliki
user name dan password sendiri).
4. Web browser yang sering dipakai oleh kebanyakan pemakai
internet seperti Mozila Firefox, Internet Explorer, Opera, dan
lain-lain.
Online Resources : Online resources (sumber-sumber online) yang disediakan Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta meliputi :
1. Skripsi, Tesis dan Disertasi.
Bab 1 dan koleksi ini dapat didownload secara bebas di alamat
http://etd.eprints.ums.ac.id. Sedangkan fulltext isi dari koleksi hanya dapat dibaca
di perpustakaan.
2. E-Journal
Adalah kumpulan artikel jurnal, meliputi jurnal terbitan UMS dan jurnal
internasional yang dilanggan oleh Perpustakaan dalam format elektronik.
a. Artikel jurnal Universitas Muhammadiyah Surakarta
Semua artikel jurnal terbitan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang
disediakan dapat diunduh (download) secara bebas dan gratis dialamat
http://eprints.ums.ac.id.
b. Artikel Jurnal Internasional
Adalah kumpulan database jurnal internasional yang dilanggan oleh Perpustakaan
Universitas Muhammadiyah Surakarta. Database tersebut antara lain : ProQuest,
commit to user
lxi
website perpustakaan di http://library.ums.ac.id baik dari lingkungan kampus
ataupun dari luar kampus.
3.10.4 Layanan Koleksi Karya Ilmiah (KKI)
Layanan Koleksi Karya Ilmiah (KKI) adalah layanan yang diberikan kepada
pemustaka, berkaitan dengan hasil penulisan ilmiah (penelitian) yang dilakukan
civitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam bentuk cetak.
Layanan Koleksi Karya Ilmiah ini digunakan oleh pemustaka sebagai bahan
rujukan untuk mengembangkan dan menulis penelitian-penelitian yang baru.
Ketentuan penggunaan Koleksi Karya Ilmiah ini adalah hanya bisa dibaca di
tempat dan tidak dapat di fotocopy.
Khusus untuk jenis koleksi skripsi, selain bentuk cetak disediakan juga bentuk
softcopy yang bisa diakses melalui fasilitas CD-ROM (Compact Disk Read Only
Memory). Penelusuran informasi tentang koleksi KKI yang dibutuhkan dapat
dilakukan melalui OPAC yang tersedia, atau melalui alamat URL
http://library.ums.ac.id/.
3.10.5 Layanan Multimedia (Audio Visual)
Layanan multimedia (audio visual) adalah layanan yang secara langsung
bersentuhan dengan TI. Koleksi audio visual yang dimiliki adalah dalam bentuk
CD, CD-ROM, disket dan kaset. Termasuk dalam layanan ini adalah TV kabel,
yang dapat digunakan oleh pemustaka secara langsung (bisa langsung memilih
commit to user
lxii
3.10.6 Layanan Referensi
Layanan referensi adalah layanan yang diberikan kepada pemustaka, yang
bertujuan untuk membantu mereka dalam penelusuran informasi rujukan. Melalui
layanan referensi ini pemustaka dibantu untuk menemukan dan menelusur
informasi secara lebih spesifik dengan pilihan subyek yang lebih luas, dengan
memanfaatkan sarana penelusuran yang tersedia secara optimal.
3.10.7 Layanan Koleksi Periodikal
Layanan ini memberikan informasi tentang wacana ilmu pengetahuan yang up to
date dari sumber-sumber tercetak yang memiliki kala terbitan tertentu. Seperti
majalah, jurnal, surat kabar, bulletin, dan lain-lain. Jurnal ada 2 jenis yaitu dalam
bentuk cetak dan non cetak (online database). Jurnal dalam bentuk cetak
(hardcopy) dicatat dalam rak jurnal berdasarkan fakultas yang masing-masing
fakultas diurutkan berdasarkan no klasifikasi DDC. Pembagian dan penataan
koleksi jurnal tercetak tersebut di rak-rak jurnal adalah sebagai berikut:
1. Ilmu Pendidikan (A)
8. Ilmu Kesehatan dan Kedokteran (J)
commit to user
lxiii
10. Ilmu Sosial (L)
11. Ilmu Disiplin Ilmu (Li)
Selain jurnal cetak perpustakaan juga menyediakan jurnal dalam bentuk elektronik
(e-journal) yaitu ProQuest, EBSCO, Gale Cengage dan Emerald. Layanan jurnal
elektronik dapat diakses melalui website Perpustakaan Universitas
Muhammadiyah Surakarta.
3.10.8 Layanan Koleksi Cadangan
Layanan koleksi cadangan adalah layanan yang menyediakan koleksi buku-buku
teks yang merupakan cadangan dari seluruh judul yang dimiliki perpustakaan
Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hal ini berarti jika buku teks yang ada di
lantai 2 habis terpinjam, pemustaka masih dapat mencari dan menggunakan buku
tersebut di layanan koleksi cadangan. Tujuan dari layanan ini adalah prinsip
ketersediaan (availability) buku-buku teks bagi pemustaka. Koleksi cadangan ini
hanya bisa dibaca di tempat, di fotocopy dan di scan.
3.10.9 Layanan Koleksi Khusus
Layanan koleksi khusus yang dimiliki Perpustakaan Universitas Muhammadiyah
Surakarta adalah layanan Koleksi (alm.) Bapak Djasman Al Kindi dan layanan
Koleksi Kitab Berbahasa Arab. Kedua layanan koleksi khusus ini masing-masing
memiliki kekhasan tersendiri dalam hal sejarah (riwayat), penataan koleksi di rak,
pemanfaatan bagi pemustaka dan pemustaka dari masing-masing koleksi khusus
tersebut.
3.10.10 Layanan Lain-lain