• Tidak ada hasil yang ditemukan

Potensi Pajak Hotel dan Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kota Bukittinggi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Potensi Pajak Hotel dan Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kota Bukittinggi."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Potensi Pajak Hotel dan Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kota Bukittinggi

Oleh :

Roni Ekha Putera, Irawati, Damsar, (Elvi Rahmi Indarta, Mahasiswa )

Nomor Kontrak : 065/J.16/PL/DIPA/IV/2006

Abstrak

UU No. 33/2004 menjelaskan kapasitas fiskal daerah merupakan sumber-sumber pembiayaan pembangunan di daerah dan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kapasitas fiskal merupakan sumber pendanaan daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan. Salah satu fenomena yang mencolok dari hubungan antara sistem Pemerintah Daerah dengan pembangunan adalah ketergantungan Pemerintah Daerah yang tinggi terhadap Pemerintah. Hampir semua provinsi dan Kabupaten /Kota memiliki ketergantungan fiskal mencapai 70 % - 80 % terhadap transfer dana perimbangan dari pusat. Hal ini tentu saja menyebabkan adanya kecenderungan yang memberangus pelaksanaan prinsip-prinsip Otonomi Daerah sendiri dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana potensi penerimaan pajak hotel dan restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bukittinggi ? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field research (penelitian lapangan). Tehnik pengumpulan yang digunakan adalah Wawancara mendalam ( in depth interview ) dan Dokumentasi.

Secara keseluruhan dari data yang didapat dilapangan terlihat bahwa pajak hotel dan restoran/rumah makan di Kota Bukittinggi memiliki potensi yang cukup besar. Penerimaan dari sektor pajak hotel dan restoran ini memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Bukittinggi berkisar antara 17 – 20 % tiap tahunnya. Dispenda Kota Bukittinggi pun memiliki kinerja yang cukup baik dalam menggali potensi penerimaan dari sektor pajak hotel dan restoran ini terbukti dengan mampunya Dispenda mencapai target realisasi dan bahkan cendrung melebihi target. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan Dispenda Kota Bukittinggi dalam menggali potensi pajak hotel dan restoran ini yaitu sumber daya manusi yang dimiliki, kepatuhan wajib

pajak, ketegasan kebijakan/aturan pajak serta kondisi sosial ekonomi daerah. Namun dari

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertumbuhan penerimaan, tingkat efektivitas pemungutan dan kontribusi pajak hotel dan pajak restoran terhadap peningkatan PAD

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerimaan pajak hotel dan pajak restoran terhadap pendapatan asli daerah Kota Bandung.. Penelitian ini

Dispenda melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak hotel dan restoran yaitu melalui ekstensifikasi dan intensifikasi. Upaya ekstensifikasi dilakukan

Dispenda melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan penerimaan pajak hotel dan restoran yaitu melalui ekstensifikasi dan intensifikasi. Upaya ekstensifikasi dilakukan

pemerintahan terhadap penerimaan daerah pada sektor pajak hotel dan restoran pada beberapa dispenda kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan menunjukan : variabel efektivitas

Penulis dalam mengambil judul Analisis Kontribusi Pajak Hotel dan Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar adalah untuk menjelaskan kontribusi penerimaan

Tujuan yang mendasari dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi pajak hotel dan juga pajak restoran dengan mendeskripsikan hasil perhitungan tingkat efektivitas dari pajak

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Pajak Hotel (PH) dan Pajak Restoran (PR) terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Medan selama kurun waktu 2003-2007