MENURUNKAN PERILAKU SISWA TERLAMBAT MASUK SEKOLAH MELALUI KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK RESTRUKTURING KOGNITIF
Teks penuh
Dokumen terkait
Pendekatan Behavioristik merupakan pendekatan yang mengajarkan kembali untuk mengubah perilaku buruk yaitu sering terlambat masuk sekolah dengan mengganti tingkah
Penanganan kasus dilakukan dengan melibatkan berbagai komponen sekolah antara lain : Orang Tua/Wali Murid peserta didik, Guru Mata Diklat, Wali Kelas, Guru BK, Pembina OSIS,
Hasil dari penelitian ini menunjukan: adanya faktor instrinsik dan ekstrinsik seperti ajakan teman untuk membolos dan pikiran irasional peserta didik yang merasa
Peran dari guru BK sangat dibutuhkan karena dalam hal ini guru BK akan melakukan berbagai pendekatan baik itu pendekatan secara bertahap ataupun pendekatan
Perananan guru mata pelajaran adalah membantu guru BK dalam keberjalanan bimbingan dan konseling seperti mengidentifikasi peserta didik, mengadakan pengajaran khusus, mambantu
Untuk menangani masalah tersebut diperlukana konferensi kasus yang terdiri dari guru BK, orang tua, wali kelas, dan juga guru mata pelajaran untuk bias membantu memecahkan peserta didik
Guru Mata Pelajaran Guru mata pelajaran memiliki peranan penting dalam membantu guru BK dalam mengidentifikasi peserta didik yang memerlukan bimbingan konseling, mengalihtangankan
Kegiatan konseling yang dapat dilakukan guru untuk mengatasi peserta didik yang tidak hadir di