EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN UNTUK ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN DENGAN FOTO UDARA Oleh : Hendro Murtianto
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Ketidaksesuaian kemampuan lahan tertinggi pada lahan kelas II dan III, sedangkan peruntukan lahan yang tidak sesuai tertinggi terjadi untuk kawasan permukiman.. Kata Kunci :
Hambatan yang terdapat pada tanah dalam lahan kelas III membatasi lama penggunaannya bagi tanaman semusim, waktu pengolahan, pilihan tanaman atau kombinasi
Satuan lahan dataran aluvial karst dengan lereng 3-8 %, jenis tanah mediteran dan penggunaan lahan permukiman (K 5 II MPm) 2 Satuan lahan yang mempunyai kelas kemampuan baik
Lahan yang sesuai untuk pertanian di DAS Jono terdapat pada kelas kemampuan lahan IIIw dengan penggunaan lahan yaitu pertanian intensif berupa sawah tadah hujan,
Unit lahan yang mempunyai kelas kemampuan sangat baik untuk mendukung pengembangan pariwisata yaitu : unit lahan beting gisik dengan lereng datar, jenis tanah aluvial kelabu
K lasifikasi faktor-faktor pembatas kemampuan lahan yang terdiri dari kemiringan lereng, tekstur tanah, kedalaman efektif tanah, drainase tanah, erosi tanah, ancaman
Setelah dilakukan tindakan perbaikan terhadap faktor pembatas dengan tingkat pengelolaan sedang dan tinggi diperoleh 2 unit lahan yang berpotensi naik ke kelas II disebabkan
Pengusahaan pertanian pada lahan dengan kemampuan lahan yang kurang sesuai untuk budidaya pertanian (kelas V - VIII) biasanya dengan sistem tegalan dan sawah tadah hujan