• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN SISTEM PENILAIAN CAPAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (SKP) BERBASIS WEB DI DISHUBKOMINFO KUDUS.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROPOSAL PRAKTEK KERJA LAPANGAN SISTEM PENILAIAN CAPAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (SKP) BERBASIS WEB DI DISHUBKOMINFO KUDUS."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

1 PROPOSAL

PRAKTEK KERJA LAPANGAN

SISTEM PENILAIAN CAPAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL (SKP)

BERBASIS WEB DI DISHUBKOMINFO KUDUS

Disusun Oleh :

Nama : Nurul Anjarsari

NIM : 2012-53-056

Program Studi : Sistem Informasi

Fakultas : Teknik

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS

(2)

2

HALAMAN PENGESAHAN

Nama : Nurul Anjarsari

NIM : 2012-53-056

Program Studi : Sistem Informasi

Judul Praktek Kerja Lapangan : Sistem Penilaian Capaian Sasaran Kerja Pegawai Negeri Sipil (SKP) Berbasis Web di DISHUBKOMINFO Kudus

Pembimbing : Supriyono, M.Kom

Penyelia : Hadi Widjojo, SH

Dilaksanakan : Semester Genap tahun 2014 / 2015

Kudus, 9 Februari 2015

Menyetujui :

Pembimbing Penyelia

Supriyono, M.Kom Hadi Widjojo, SH

NIP.19611023 198603 1 006

Koordinator PKL

(3)

3 1. Judul Praktek Kerja Lapangan

“Sistem Penilaian Capaian Sasaran Kerja Pegawai Negeri Sipil (SKP) Berbasis Web di DISHUBKOMINFO Kudus”.

2. Latar Belakang Masalah

Dalam rangka penyelenggaraan pembinaan PNS berdasarkan sistemprestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasikerja, maka penilaian prestasi kerja PNS dilaksanakan dengan berorientasipada peningkatan prestasi kerja dan pengembangan potensi PNS.Dalam Peraturan Pemerintah ini ditentukan, bahwa yang berwenangmembuat penilaian prestasi kerja PNS adalah pejabat penilai, yaitu atasanlangsung dari PNS yang bersangkutan dengan ketentuan paling rendahpejabat eselon V atau pejabat lain yang ditentukan.

Penilaian prestasi kerja merupakan suatu proses rangkaian manajemenkinerja yang berawal dari penyusunan perencanaan prestasi kerja yangberupa Sasaran Kerja Pegawai (SKP), penetapan tolok ukur yang meliputiaspek kuantitas, kualitas, waktu, dan biaya dari setiap kegiatan tugasjabatan. Pelaksanaan penilaian SKP dilakukan dengan cara membandingkan antara realisasi kerja dengan target yang telah ditetapkan.Dalam melakukan penilaian dilakukan analisis terhadap hambatanpelaksanaan pekerjaan untuk mendapatkan umpan balik serta menyusunrekomendasi perbaikan dan menetapkan hasil penilaian.Untuk memperoleh objektivitas dalam penilaian prestasi kerja digunakanparameter penilaian berupa hasil kerja yang nyata dan terukur yang merupakan penjabaran dari visi, misi, dan tujuan organisasi.

Dalam penilaian SKP di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (DISHUBKOMINFO) Kabupaten Kudus menggunakan Microsoft Excel dalam perhitungan SKP, dan setiap akhir tahun laporan yang berbentuk hardcopy yang harus dilaporkan pada Sekretaris Dinas. Karena terlalu banyak dokumen-dokumen hardcopy terkadang pihak penilai kehilangan dokumen SKPsalah satu pegawai,sehingga harus meminta lagi pada bagian yang terkait.

(4)

4

Dengan adanya permasalahan tersebut maka penulis mengangkat judul Sistem Penilaian Capaian Sasaran Kerja Pegawai Negeri Sipil (SKP) Berbasis Web di DISHUBKOMINFO Kudus untuk mempermudah penilaiannya dan penyimpanan dokumen SKP..

3. Rumusan Masalah

Dalam penyusunan Laporan Praktek Kerja Lapangan ini agar tidak menyimpang dari pembahasan yang telah dijelaskan diatas, maka penulis merumuskan masalah yang sesuai dengan pembahasan yaitu bagaimana pengembangan dan perancanganSistem Penilaian Capaian Sasaran Kerja Pegawai Negeri Sipil (SKP) Berbasis Web di DISHUBKOMINFO Kudus.

4. Pembatasan Masalah

Berdasarkan uraian sebelumnya, maka penulis memberikan pembatasan masalah sebagai berikut:

a. Sistem Penilaian dari Pejabat Penilai kepada Pegawai sipil yang dinilai.

b. Perancangan dan penerapan model sistem dari hasil analisa menggunakan metode UML (Unified Modelling Language)

c. Adapun data yang diolah adalah Data Admin, Data Pegawai, Data Target, Data Realisasi,Data Perhitungan,Data golongan, Data Kegiatan Pegawai.

d. Laporan yang dihasilkan adalah hasil dari Penilaian Sasaran Kerja Pegawai (SKP).

5. Tujuan Praktek Kerja Lapangan

Adapun tujuan yang ingin diperoleh dari kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini adalah sebagai berikut:

1. Memperoleh pengalaman kerja dan mengetahui proses penilaian kinerja pegawaidi DISHUBKOMINFO..

2. Menghasilkan sebuah aplikasi yang berguna yang dapat bermanfaat di DISHUBKOMINFO.

3. Mempermudah dalam pencarian data SKP pegawai. 4. Mampu bersosialisasi dengan dunia kerja.

(5)

5 6. Manfaat Dari Aplikasi Yang di Buat

Setiap penulisan laporan mempunyai suatu manfaat tertentu yang ingin dicapai. Manfaat dan kegunaan penulisan Laporan Praktek Kerja Lapangan ini adalah sebagai berikut:

1. Bagi Instansi atau Perusahaan

a. Memudahkan pejabat penilai dalam melakukan penilaian organisasi. b. Lebih efektif untuk pejabat penilai dan pegawai sipil yang dinilai karena

pengerjaan SKP berbasis web dan dapat diakses dimana saja. 2. Bagi Mahasiswa

a. Memiliki pengalaman kerja di suatu perusahaan.

b. Menerapkan ilmu pengetahuan yang diperolehnya dari perguruan tinggi ke dunia kerja.

3. Bagi Universitas Muria Kudus

a. Menilai kemampuan dan kualitas mahasiswa dalam bekerja diluar baik instansi negeri maupun swasta.

b. Sebagai media untuk menjalin hubungan kerjasama khususnya untuk Prektek Kerja Lapangan yang selanjutnya.

7. Tinjauan Pustaka

Suardi Yakub (2014)dalam jurnal penelitian yang berjudul “Pengaruh Disiplin Kerja Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT Kertas Kraft Aceh (PERSERO)” menjelaskan bahwa Kinerja perusahaan dikatakan berkualitas dan berhasil dalam mencapai tujuan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berasal dari dalam perusahaan seperti disiplin kerja, pendidikan dan pelatihan (Diklat) pegawai sesuai dengan kemampuan pegawai dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga menghasilkan output yang berkualitas. Kinerja yang maksimal dari seorang pegawai dapat diperoleh jika perusahaan mampu mengarahkan dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh pegawainya sehingga pegawai dapat bekerja secara optimal.

Agripa Fernando (2011)dalam skripsinya yang berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Dalam Organisasi Sektor

(6)

6

Publik”menjelaskan bahwa penilaian kinerja mengacu kepada suatu sistem formal dan terstruktur yang mengukur, menilai, dan mempengaruhi sifat-sifat yang berkaitan dengan pekerjaan, perilaku dan hasil, termasuk tingkat kehadiran. Fokus penilaian kinerja adalah untuk mengetahui seberapa produktif seorang karyawan apakah ia bisa berkinerja sama atau lebih efektif pada masa yang akan datang.

Moses L.Singgih (2001) dalam jurnal penelitian yang berjudul “Pengukuran dan Analisa Kinerja dengan Metode Balanced Scorecard di PT.X” menjelaskan bahwaSebagian besar perusahaan hanya mengukur kinerjanya dari financial perspective.Sistem pengukuran kinerja yang demikian sudah tidak memadai lagi bagi kebutuhanpengukuran kinerja saat ini, dimana lingkungan persaingan bergerak dengan cepat,sehingga tidak menginformasikan upaya-upaya apa yang harus diambil saat ini dandimasa yang akan datang untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintahan Republik IndonesiaNomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil adalah Penilaian prestasi kerja merupakan suatu proses rangkaian manajemen kinerja yang berawal dari penyusunan perencanaan prestasi kerja yang berupa Sasaran Kerja Pegawai (SKP), penetapan tolok ukur yang meliputi aspek kuantitas, kualitas, waktu, dan biaya dari setiap kegiatan tugas jabatan. Pelaksanaan penilaian SKP dilakukan dengan cara membandingkan antara realisasi kerja dengan target yang telah ditetapkan.Dalam melakukan penilaian dilakukan analisis terhadap hambatan pelaksanaan pekerjaan untuk mendapatkan umpan balik serta menyusun rekomendasi perbaikan dan menetapkan hasil penilaian.

8. Metodologi Penelitian

Metode penelitian adalah cara atau teknik yang sistematis untuk mengerjakan atau menyelesaikan sesuatu.Adapun metodologi penelitian yang digunakan penulis untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi diatas adalah :

(7)

7 8.1.Objek Penelitian

Penelitian ini penulis lakukan pada salah satu instansi pemerintah yaitu: Nama instansi : Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Alamat :Jl.HM Subchan ZE No.50 Purwosari Kudus Telepon/Fax : (0291) 431146

8.1.1 Metode Pengumpulan Data

Untuk mendapatkan data yang benar-benar akurat, relevan, valid dan reliable maka penulis mengumpulkan sumber data dengan cara sebagai berikut:

1. Sumber Data Primer

Sumber data primer adalah data yang diperoleh langsung dari instansi baik melalui pengamatan maupun pencatatan terhadap obyek penelitian. Meliputi: a. Observasi

Observasi merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui pengamatan terhadap suatu objek penelitian secara langsung. Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi yang terjadi secara nyata. Data yang didapat dari metode ini adalah dapat mengetahui tentang kegiatan yang berlangsung di Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Kudus.

b. Interview Pegawai

Interview atau wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan percakapan dengan bentuk tanya jawab secara lisan dengan bagian bidang Kominfo.

2. Sumber Data Sekunder

Data yang diambil secara tidak langsung dari objek penelitian. Data ini diperoleh dari buku-buku, dokumentasi, dan literatur- literatur. Sumber data sekunder tersebut meliputi :

a. Studi Kepustakaan

Pengumpulan data-data dari buku yang sesuai dengan tema permasalahan. Misalnya pengumpulan teori-teori mengenai penilaian prestasi kerja.

(8)

8

Contoh : Peraturan Pemerintahan Republik IndonesiaNomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil.

b. Studi Dokumentasi

Pengumpulan data literatur-literatur dan dokumentasi didapatkan dari internet, buku dan sumber informasi lainnya

8.2.Metode Rekayasa Perangkat Lunak

Metode atau tahap-tahap dalam pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall yang meliputi: (Sholiq, 2010)

a. Tahap Perencanaan

Tahap ini merupakan awal yang harus dilakukan dalam pembuatan sistem. Pada tahap ini dilakukan pengenalan masalah yang harus dihadapi.

b. Tahap Analisis

Mengumpulkan kebutuhan secara lengkap kemudian dianalisis dan didefinisikan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh program yang akan dibangun meliputi: analisis kebutuhan sistem dan analisis pieces yang meliputi: performance, information, economy, control, eficiency, services. b. Tahap Desain

Desain dikerjakan setelah kebutuhan selesai dikumpulkan secara lengkap. Desain meliputi : desain proses, desain database, desain struktur menu, desain user interface dan desain arsitektur sistem.

c. Tahap Pengembangan (Implementasi)

Tahap ini berisi tentang program yang sudah dijalankan dan rencana implementasi atau pengembangan (konfigurasi sistem sehingga dapat memaksimalkan pemanfaatan komputer yang ada).

d. Tahap Perawatan

Menguji Hasil Laporan program dan membenarkan bila laporan ada kesalahan.

(9)

9 9. Jadwal Kegiatan

Nama Kegiatan Bulan

Januari Februari Maret April Mei

Pelaksanaan PKL Proposal Judul PKL Pengajuan BAB I Pengajuan BAB II Pengajuan BAB III Pengajuan BAB IV Pengajuan BAB V Seminar Keterangan :

1. Pelaksanaan PKL

Pelaksanaan PKL (Praktek Kerja Lapangan) telah dilaksanakan tanggal 5 Januari 2015 s/d 21Februari 2015. Dari hari senin s/d hari jumat, mulai pukul 07.00 WIB s/d 13.00

2. Proposal Laporan PKL

Pembuatan proposal dilakukan pada 9 Februari 2015. 3. Bab I Pendahuluan

Bab I dilakukan penyusunan latar belakang masalah, perumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan praktek kerja lapangan,tinjauan pustaka, dangambaran umum instansi.

4. Bab II Landasan Teori

Pada bab ini dilakukan penyusunan landasan teori dari judul yang penulis angkat, meliputi pengertiansystem,pengertian Use Case,pengertian SKP, dll. 5. Bab III Analisa Dan Perancangan

Pada bab ini memberikan uraian mengenai analisa masalah, teori yang digunakan, dan penyelesaian masalah.

(10)

10 6. Bab IV Implementasi Sistem

Pada bab ini memberikan uraian tentang implementasi dan perancangan program yang meliputi pemilihan piranti perangkat lunak, perangkat keras dan pembatasan implementasi.

7. Bab V Penutup

Pada bab ini berisi kesimpulan dan saran 8. Seminar.

10. Daftar Pustaka

Fernando. Agripa, 2011. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Dalam Organisasi Sektor Publik” Program Sarjana Fakultas Ekonomi. Universitas Diponegoro. Semarang.

Peraturan Pemerintahan Republik Indonesia, 2011.Nomor 46 , Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil.

Yakub. Suardi, 2014. “Pengaruh Disiplin Kerja Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai Pada PT Kertas Kraft Aceh

(PERSERO)”. Program studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma. Medan.

Moses L. Singgih, 2001. “Pengukuran dan Analisa Kinerja dengan Metode Balanced Scorecard di PT.X” Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Kristen Petra.

Referensi

Dokumen terkait

Pemilik Warung dapat bekerja sama dengan karyawan dalam mengembangkan usaha bubur kacang hijaub. Jelaskan dan

We believe that appropriate understanding of the nature of science would enhance student acceptance of evolution with justified understanding well as helping them

Setelah dilakukan Evaluasi Administrasi, penawar yang tidak memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan, dinyatakan tidak memenuhi

kuat terletak di bagian bawah tubuh, celah insang berjumlah 5, kulit ulet dan kasar kuat terletak di bagian bawah tubuh, celah insang berjumlah 5, kulit ulet

a. Pemeriksaan harus dilandasi praktik-praktik terbaik yang diakui, dengan cara membandingkan antar praktik yang ada dengan merujuk kepada yang terbaik pada saat

Informasi mengenai produk ini harus datang dari pihak yang secara langsung merupakan konsumen atau pihak yang merupakan ahli di bidang tersebut atau yang berkaitan dengan

Pernikahan usia muda banyak terjadi pada masa pubertas, hal ini terjadi karena remaja sangat rentan terhadap perilaku seksual yang membuat mereka melakukan

Untuk menunjang kualitas penelitian ini, maka diperlukan subjek untuk diteliti. Yang merapakan subjek dari penilitian ini terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok responden