16 GRAMMER
16 GRAMMER
E~BOOK 1E~BOOK 1
Tenses
Tenses merupakan perubahan kata kerja dalam kalimat Bahasa Inggris yang menyatakanmerupakan perubahan kata kerja dalam kalimat Bahasa Inggris yang menyatakan perbedaan waktu dan sifat
perbedaan waktu dan sifat kegiatan atau kejadian. kegiatan atau kejadian.
Untuk dapat mengetahui dan memahami bentuk, perbedaan bentuk, dan kegunaan tenses, Untuk dapat mengetahui dan memahami bentuk, perbedaan bentuk, dan kegunaan tenses, yang perlu dipahami
yang perlu dipahami terlebih dahulu adalah : terlebih dahulu adalah : 1. Pembagian Tenses 1. Pembagian Tenses
Tenses secara garis besar dibagi menjadi empat bagian yaitu present, past , future, dan past Tenses secara garis besar dibagi menjadi empat bagian yaitu present, past , future, dan past future. Masingmasing
future. Masingmasing
bagian itu dibagi lagi menjadi empat yaitu simple, continues, perfect, dan perfect continues. bagian itu dibagi lagi menjadi empat yaitu simple, continues, perfect, dan perfect continues. Maka seluruh
Maka seluruh jenis tenses
jenis tenses jumlahnya jumlahnya ada 16. Pada 16. Perhatikan erhatikan bagan dbagan di bawah i bawah ini:ini: Simple
Simple simple simple presentpresent Continues
Continues present present continuescontinues Perfect
Perfect present perfetpresent perfet Perfect
Perfect continues continues present present perfectperfect continues
continues
Simple
Simple simple simple pastpast Continues
Continues past past continuescontinues Perfect
Perfect past past perfetperfet Perfect
Perfect continues continues past past perfect perfect continuescontinues
Simple
Simple simple simple futurefuture Continues
Continues future future continuescontinues Perfect
Perfect future future perfetperfet Perfect
Perfect continues continues future future perfectperfect continues
continues
Simple
Simple simple simple past past futurefuture Continues
Continues past past future future continuescontinues Perfect
Perfect past past future future perfetperfet Perfect
Perfect continues continues past past future future perfectperfect continues continues
Tenses
Tenses
Past Past Future Future Future Future Past Past Present Present3. Pengertian dan fungsi
3. Pengertian dan fungsi
Simple
Simple ~ menyatakan kebiasaan~ menyatakan kebiasaan
~ menyatakan hal yang terjadi ~ menyatakan hal yang terjadi berulang-ulang
ulang
~ menyatakan kebenaran umum ~ menyatakan kebenaran umum Continues
Continues ~~menyatakan kejadian yang sedangmenyatakan kejadian yang sedang berlangsung
berlangsung Perfect
Perfect ~ ~ menyatakan menyatakan kejadian kejadian yang yang telah telah selesaiselesai
Setelah memahami jenis, perbedaan bentuk, dan kegunaan di atas, perlu diperhatikan hal-hal Setelah memahami jenis, perbedaan bentuk, dan kegunaan di atas, perlu diperhatikan hal-hal penting yang
penting yang
merupakan kunci dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan tenses. Hal-hal tersebut merupakan kunci dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan tenses. Hal-hal tersebut antara lain:
antara lain:
1. keterangan waktu 1. keterangan waktu
Beberapa soal yang berhubungan dengan tenses dapat diselesaikan dengan melihat Beberapa soal yang berhubungan dengan tenses dapat diselesaikan dengan melihat keterangan waktu yang
keterangan waktu yang
digunakan dalam soal tersebut, yaitu antara lain digunakan dalam soal tersebut, yaitu antara lain digunakan dalam soal tersebut, yaitu antara lain digunakan dalam soal tersebut, yaitu antara lain
Present
Present PastPast FutureFuture Past FuturePast Future Simple
Simple Usually, regularly,Usually, regularly, sometimes, never, sometimes, never, often, everyday, often, everyday, every, week, once every, week, once habitally, a week, habitally, a week, frequently frequently Yesterday, last…, Yesterday, last…, this morning, this morning, …before, …ago, …before, …ago, just just now now Tomorrow, the Tomorrow, the day day after tomorrow, after tomorrow, next…, this next…, this morning… morning… The The following following day, day,
the next day, the next day, the
the
coming … coming … Continues
Continues Now, at thisNow, at this
moment, right now, moment, right now, today, this year today, this year
At the mo
At the moment, atment, at the time, at … the time, at … o’clock yesterday o’clock yesterday
At this time At this time
tomorrow, at … tomorrow, at … o’clock tomorrow o’clock tomorrow At … o’clo At … o’clockck the the following following day, at day, at that time the that time the next
next day day perfect
perfect Since…, for…,Since…, for…, For…, since …, byFor…, since …, by …, …, By next …, by By next …, by the the By the By the following …, following …, Perfect Perfect continues continues
already, just, yet, all already, just, yet, all the day, ever, never the day, ever, never
before …, after …,
before …, after …, end of …, byend of …, by then, then, for for by the end of by the end of … last … last … … Catatan: Catatan:
Keterangan Keterangan waktu waktu antara antara bentukbentuk perfect perfect dandan perfect co perfect continues ntinues tensetense umumnya sama,umumnya sama,
sehingga untuk sehingga untuk
membedakannya (dalam menyelesaikan soal) perlu diperhatikan konteks kalimat yang membedakannya (dalam menyelesaikan soal) perlu diperhatikan konteks kalimat yang menyatakan fungsi,
menyatakan fungsi,
yaitu apakah kejadian tersebut telah selesai atau masih berlangsung yaitu apakah kejadian tersebut telah selesai atau masih berlangsung
Keterangan Keterangan waktuwaktu perfect perfect dandan perfect con perfect continuestinues pada present dan past hampir sama.pada present dan past hampir sama.
Untuk Untuk
membedakannya perlu diketahui keterangan waktu lain yang menyatakan apakah membedakannya perlu diketahui keterangan waktu lain yang menyatakan apakah kalimat tersebut
kalimat tersebut
menggunakan bentuk present atau past menggunakan bentuk present atau past
Penggunaan Penggunaan present continues present continues tense tense juga juga bisa bisa ditandai ditandai oleh oleh adanya adanya kalimat perintahkalimat perintah
seperti
seperti Look! Listen !Look! Listen !
dan hear ! dan hear !
Konjungsi
Konjungsi
Jika kalimat soal merupakan gabungan dari klausa-klausa dengan tenses yang berbeda, maka Jika kalimat soal merupakan gabungan dari klausa-klausa dengan tenses yang berbeda, maka konjungsi yang
konjungsi yang
terdapat dalam soal itu dapat dijadikan ciri untuk menentukan bentuk tenses yang diminta oleh terdapat dalam soal itu dapat dijadikan ciri untuk menentukan bentuk tenses yang diminta oleh soal. Dalam hal ini
soal. Dalam hal ini
perlu diketahui bahwa jika dua klausa memiliki tenses seimbang (present-present atau perlu diketahui bahwa jika dua klausa memiliki tenses seimbang (present-present atau past-past) dapat digabung
past) dapat digabung dengan
dengan while, when, before, dan after.while, when, before, dan after. SementaraSementara sincesince digunakan untuk menggabungkandigunakan untuk menggabungkan present perfect dengan
present perfect dengan
simple past. Untuk lebih jelasnya, perhatikan pola penggabungan klausa dengan menggunakan simple past. Untuk lebih jelasnya, perhatikan pola penggabungan klausa dengan menggunakan konjungsi-konjungsi konjungsi-konjungsi tersebut tersebut While While Rumus Rumus
Dari rumus tersebut dapat disimpulkan bahwa jika klausa pertama berbentuk simple tense (baik Dari rumus tersebut dapat disimpulkan bahwa jika klausa pertama berbentuk simple tense (baik present
present
maupun past), klausa kedua harus berupa continues tense dengan syarat antara klausa maupun past), klausa kedua harus berupa continues tense dengan syarat antara klausa pertama dan kedua tersebut
pertama dan kedua tersebut
harus seimbang yaitu present-present atau past-past harus seimbang yaitu present-present atau past-past Contoh :
Contoh :
~ He waits for a long time
~ He waits for a long time whilewhile she is taking a bathshe is taking a bath ~ She moved
~ She moved whilewhile I was going out of townI was going out of town
ATAU ATAU Simple +
Simple + whilewhile + continuous+ continuous
Simple +
Contoh : Contoh :
~ Anton is surprised when I say that ~ Anton is surprised when I say that
~ Ardan had just finished his lunch when we chatte ~ Ardan had just finished his lunch when we chatte
Before dan after Before dan after
Rumus : Rumus :
Contoh : Contoh :
~ She was lived in Jakarta since he entered the university ~ She was lived in Jakarta since he entered the university
~ Dony has been standing outside since his girl friend slam the door ~ Dony has been standing outside since his girl friend slam the door
Latihan Soal Latihan Soal
1. This man ____ five years ago Dalam pilihan jawaban hanya terdapat bentuk 1. This man ____ five years ago Dalam pilihan jawaban hanya terdapat bentuk A. dies futu
A. dies future perfect re perfect continuecontinues sementas sementara bentura bentukk B. died future perfect tidak ada
B. died future perfect tidak ada C. is dying
C. is dying
D. has died E. had died D. has died E. had died Jawaban : B
Jawaban : B
( five years ago) Keterangan waktu simple past tense ( five years ago) Keterangan waktu simple past tense 2.
2. Vina : Vina : When did you When did you get the letter get the letter ??
Fani : Yesterday. My family ___ when postman arrive Fani : Yesterday. My family ___ when postman arrive A. have lu
A. have lunchnch B. will have lunch B. will have lunch C. were having lunch C. were having lunch D. will have had lunch D. will have had lunch E. have been having lunch E. have been having lunch My family
My family When __ When __ the postman the postman arrivearrive
simple/continues/perfect/perfect continuous +
simple/continues/perfect/perfect continuous + whenwhen + simple+ simple
simple/continues/perfect/perfect continuous +
simple/continues/perfect/perfect continuous + whenwhen + simple+ simple
Present perfect/perfect continuous +
Present perfect/perfect continuous + since +since + simple pastsimple past
simple/continues +
____ +
____ + when when + + simple pasimple past tensest tense
Simple Present Tense
Simple Present Tense
Penjelasan dan Rumus Simple Present Tense
Penjelasan dan Rumus Simple Present Tense
Simple present tense
Simple present tense dibentuk dari verb-1 (present tense) atau dibentuk dari verb-1 (present tense) atau linking verb “be”linking verb “be” (is, am, are).(is, am, are). Apa itu ve
Apa itu verb-1? Verbrb-1? Verb-1 merupa-1 merupakankan bare infinitive bare infinitive dengan tambahan -s atau -es khususdengan tambahan -s atau -es khusus untuk
untuk subject subject berupaberupa singular nounsingular noun (kata benda tunggal: Tita, book, car) atau (kata benda tunggal: Tita, book, car) atau third personthird person singular pronoun
singular pronoun (kata ganti orang ketiga tunggal: she, he, it). (kata ganti orang ketiga tunggal: she, he, it). Dengan demikian rumus
Dengan demikian rumus simple present tensesimple present tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
adalah sebagai berikut. Kalimat
Kalimat Rumus Rumus Simple Simple Present Present Tense Tense Contoh Contoh Simple Simple Present Present TenseTense
positif positif (+) (+) S + V-1 S + V-1 S
+/-S +/- auxiliary( auxiliary(do/does) + bare infinitivedo/does) + bare infinitive S +
S + be( be(am/is/are)am/is/are)
She likes eating out She likes eating out
The children are naughty. The children are naughty.
negatif negatif
(-) (-)
S + aux. verb(do/does) + not + bare infinitive S + aux. verb(do/does) + not + bare infinitive S + be(am/is/are) + not
S + be(am/is/are) + not
She doesn’t like eating out She doesn’t like eating out
The
The children aren’t naughtychildren aren’t naughty
interogatif interogatif
(?) (?)
Do/Does + S + bare infinitive Do/Does + S + bare infinitive Be(am/is/are) + S
Be(am/is/are) + S
Does she like eating out Does she like eating out
Are the chi
Are the children nauldren naughtyghty
Catatan Catatan
pada kalimat positif, normalnya
pada kalimat positif, normalnya auxiliary verb auxiliary verb (do/does) tidak digunakan, melainkan hanya(do/does) tidak digunakan, melainkan hanya digunakan jika perlu untuk memberi penekanan pada keharusan melakukan aksi kata kerja. digunakan jika perlu untuk memberi penekanan pada keharusan melakukan aksi kata kerja.
Fungsi
Fungsi
PRESENT
Simple present tense untuk
menyatakan h a b itu a l a cti o n (kebiasaan) dimana sering digunakan adverb of frequency (always, often, usually, every day/week, month, all the time,
etc) sebagai ti m e s i gn a l s .
Factual (kebenaran umum/fakta yang tak terbantahkan)
Simple present tense digunakan untuk membuat simple statement yang
berlaku general (berlaku kapan saja) maupun tidak general (menggunakanverb be).
Simple present tense menggunakan stative verb (non-action verb) untuk menyatakan perasaan (feeling), indera (sense), pikiran (mental state), dan kepemilikan (possession) Simple present tense digunakan untuk
membicarakan rencana atau jadwal di masa depan namun memiliki jangka waktu dekat dengan sekarang. Umumnya membicarakan tentang transportasi atau event . Verb yang biasa digunakan antara lain: arrive, come, &leave.
Simple present tense digunakan untuk memberikan instruksi atau serial aksi.
Present Continuous Tense
Present continuous tense atau present progressive tense adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan aksi yang sedang berlangsung sekarang (present) atau rencana di masa depan (future). Karena dapat digunakan pada present ataufuture, tense ini sering diiringi adverb of time untuk memperjelasnya.
Rumus Present Continuous Tense
Present continuous tense dibentuk dengan auxiliary verb “be”, berupa is/am/are –
karena present tense (waktu sekarang), dan present participle (V1-ing). Umumnya present continuous tense hanya terjadi pada aksi berupa dynamic verb, tidak stative verb. Mengapa begitu? karena secara umum hanya dynamic verb yang memiliki
bentuk continuous [Baca: Stative Verb dengan Bentuk Progressive ].
Dengan demikian rumus present continuous tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Kalimat Rumus Present Continuous Tense Contoh Present Continuous Tense
positif (+) S + be(am/is/are) + present participle The ships are sailing He is smiling
negatif (-) S + be(am/is/are) + not + present participle The ships are not sailing He is not smiling
interogatif (?) be(am/is/are) + S + present participle? are the ships sailing Is he smiling
Fungsi Contoh Kalimat Present Continuous Tense
Present continuous tense untuk membicarakan suatu aksi yang sedang terjadi sekarang.
She is brushing the bathroom floor.
(Dia sedang menyikat lantai kamar mandi.) I’m driving a car to Bandung now.
(Saya sedang mengendarai mobil ke Bandung sekarang.) He’s learning English in order to be a great guide.
(Dia sedang mempelajari bahasa Inggris agar menjadi pemandu wisata yang hebat.)
Present continuous tense untuk membicarakan suatu rencana atau perpindahan ke suatu tempat/kondisi.
I’m spending my holiday on Kuta beach next month. (Saya sedang menghabiskan liburan di pantai Kuta akhir bulan depan.)
You can’t call me this night. I’m going to my best friend’s wedding.
(Kamu tidak dapat menghubungi saya malam ini. Saya sedang pergi ke pernikahan sahabat saya.)
The buses are arriving in an hour. (Bus-bus tersebut tiba dalam satu jam.) I’m moving to West Jakarta this month. (Saya pindah ke Jakarta Barat bulan ini.) Present
continuous tense untuk mengungkapkan kejengkelan atas aksi yang terjadi berulang kali.
Why is the wild dog always barking at me?
(Mengapa anjing liar itu selalu menggonggong pada saya?)
I’m getting sick of you always asking the same questions. (Saya mulai muak dengan kamu yang selalu menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sama.)
Present Perfect Tense
Present perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan suatu aksi atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang.
Rumus Present Perfect Tense
Present perfect tense dibentuk dengan auxiliary verb “have” atau “has”, dan past
participle (verb-3). Have digunakan untuk I , you, they , we, sedangkan has untuk he, she, it , dan orang ketiga tunggal. Sedangkan past participle dapat berupa regular atau irregular verb.
Dengan demikian rumus present perfect tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Kalimat Rumus Contoh Present Perfect Tense
positif (+)
S + aux. verb(have/has) + V-3/past participle I have read He has left negatif
(-)
S + aux. verb(have/has) + not + V-3/past participle I have not read He hasn’t left interogatif
(?)
aux. verb(have/has) + S + V-3/past participle Have I read Has he left
Fungsi Contoh Kalimat Present Perfect Tense
Present perfect tense untuk
mengungkapkan kejadian di masa lalu tanpa peduli kapan tepatnya terjadi.
Can you recommend the most delicious seafood restaurant in this town? Yes, I’ve visited all of them.
(Dapatkah kamu merekomendasikan restoran seafood paling lezat di kota ini? Ya, saya telah mengunjungi semuanya.) I’ve read this book.
Present perfect tense untuk
menunjukkan bahwa suatu aksi terjadi berulang kali dimasa lampau (adverb of number dapat digunakan).
She has called you three times. (Dia sudah meneleponmu tiga kali.)
Present perfect tense untuk
mengungkapkan aktivitas atau situasi yang dimulai pada masa lampau kemudian dilanjutkan sampai sekarang (belum selesai).
I have lived in Cilegon for 3 months.
(Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.) She has studied in French since April.
(Saya telah sekolah di Perancis sejak bulan April.) My brother has worked already/lately/ up to now. (Saudaraku sudah bekerja sampai sekarang.)
Present perfect tense untuk
membicarakanevent yang baru saja terjadi (adverb “just” dapat digunakan).
I’ve just sent you an email.
(Saya baru saja mengirimkan kamu email.) The rain’s just stopped.
(Hujan baru saja berhenti.)
[the rain's = the rain has; lihat contraction & apostrophe]
Present Perfect Continuous Tense
Present perfect continuous tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan aksi yang telah selesai pada suatu titik di masa lalu atau aksi t elah dimulai di masa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang. Aksi pada present perfect continuous tense biasanya berdurasi waktu tertentu dan ada relevansinya dengan kondisi sekarang.
Rumus Present Perfect Continuous Tense
Present perfect continuous tense dibentuk dengan auxiliary
verb have atau has, been dan present participle (v1-ing). Have digunakan
Secara umum present perfect continuous tense hanya terjadi pada aksi berupa dynamic verb, tidak stative verb karena umumnya hanya dynamic verb yang memiliki bentuk continuous. [Baca: Stative Verb dengan Bentuk Progressive ]
Dengan demikian rumus present perfect continuous tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis Kalimat Rumus Contoh Present Perfect Continuous Tense positif
(+) S + have/has + been + V1-ing/present participle
She has been driving
The toddlers have been sleeping
negatif (-)
S + have/has + not + been + V1-ing/present participle
She has not been driving
The toddlers haven’t been sleeping
interogatif
(?) have/has + S + been + V1-ing/present participle
Has she been driving
Have the toddlers been sleeping
Fungsi Contoh Kalimat
Present Perfect Continuous
Present perfect continuous tense untuk menunjukkan aksi yang telah selesai pada suatu titik dimasa lampau diikuti
relevansinya dengan kondisi saat ini (present).
The construction labors are thirsty since they have been removingthe scaffoldings. (Pekerja konstruksi haus karena mereka telah memindahkan perancah.) Mandy feels full as she’s been eating a half of the tart. (Mandy kenyang karena dia telah memakan separuh kue tart.) I have been working with my computer all day, and now I want some delicious foods. (Saya telah bekerja dengan komputer sepanjang hari, dan sekarang saya ingin beberapa makanan lezat.) Present perfect continuous tense untuk menunjukkan aksi yang
baru saja selesai. Biasanya menggunakan adverb just.
It has just been snowing in Japan.
(Baru saja turun salju di Jepang.) Present perfect continuous tense untuk menunjukkan aksi yang
telah dimulai di masa lampau dan berlanjut sampai sekarang.
I’ve been driving a car through the rain for an hour. (Saya telah sedang mengendarai mobil menembus hujan selama satu jam.)
The
passangers have been waiting for the next flight since this morning. (Para penumpang telah menunggu penerbangan berikutnya sejak pagi ini.)
Simple Past Tense
Pengertian Simple Past Tense
Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik. Adapun simple past tense juga dapat digunakan untuk membentuk conditional sentence tipe 2.
Rumus Simple Past Tense
Simple past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was, were). Apa itu verb2? Verb2 merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan ed ,
-en, -d , -t , -n, atau -ne untuk regular verbatau bentuk yang tidak konsisten pada irregular verb. [Baca juga: Regular dan Irregular Verb]
Dengan demikian rumus simple past tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis Kalimat Rumus Contoh Simple Past Tense
positif (+)
S + Verb-2 (past tense) S + be(was/were)
The teacher came I was a stamp collector negatif
(-)
S + did + not + bare infinitive S + be(was/were) + not
The teacher didn’t come I wasn’t a stamp collector interogatif Did + S + bare infinitive Did the teacher come
(?) be(was/were) + S Was I a stamp collector
Fungsi Contoh kalimat Simple Past Tense
Simple past tense untuk membicarakan aksi yang terjadi dengan durasi waktu tertentu di masa
lampau. Preposition for dapat digunakan untuk
menyatakan periode waktu kejadian.
Vina and I went to the Ragunan zoo three months ago.
(Saya dan Vina pergi Ragunan tiga bulan lalu.) Did he come on time yesterday?
(Apakah dia datang tepat waktu kemarin?) The party started at 10.00 a.m.
(Pesta mulai jam sepuluh pagi.) Did you sleep enough last night? (Apa kamu cukup tidur semalam?)
I studied civil engineering for almost 4 years. (Saya belajar teknik sipil selama hampir 4 tahun.)
Simple past tense untuk membicarakan kebiasaan pada masa
lampau.Subordinate
conjunction when biasanya digunakan pada situasi ini.
I often did exercise in the gym when I lived in Bandung.
(Saya sering berlatih di gym ketika tinggal di Bandung.)
When I was a senior high school student, I always got up at 4 am to study.
(Ketika saya sma, saya selalu bangun jam 4 pagi untuk belajar.)
Untuk menunjukkan bahwa ada aksi berdurasi pendek (simple past tense)
yang terjadi ketika suatu aksi berdurasi panjang (past continuous tense) sedang berlangsung.
I was reading a journal in the library when someone burpedout loud.
(Saya sedang membaca jurnal di perpustakaan ketika seseorang bersendawa keras.)
Untuk menunjukkan bahwa suatu aksi (simple past tense) langsung mengikuti
I had already finished my breakfast when he picked me up.
aksi yang telah selesai (past perfect tense).
(Saya telah sarapan ketika dia menjemput.)
Simple past tense digunakan
padaconditional sentence type 2.
If she studied hard, she would be pass. (Jika dia belajar keras, dia akan lulus.)
I would buy a sport car if I had much money. (Saya akan membeli mobil sport jika punya uang banyak.)
Past Continuous Tense
Past continuous tense atau past progressive tenseadalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau. Aksi tersebut telah dimulai tapi belum selesai pada saat itu.
Rumus Past Continuous Tense
Past continuous tense dibentuk dengan auxiliary verb “be”, berupa was/were – karena past tense(masa lalu), dan present participle. Was untuk singular subject (I, she, he, it, dan kata ganti orang ketiga) dan were untuk plural subject (you, they, we, orang ketiga jamak).
Past continuous tense umumnya hanya terjadi pada aksi berupa dynamic verb, tidak stative verb karena secara umum hanya dynamic verb yang memiliki
bentuk continuous [Baca: Stative Verb dengan Bentuk Progressive ].
Dengan demikian rumus past continuous tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis
Kalimat Rumus Contoh Past Continuous Tense
positif (+)
S + be(was/were) + V1-ing/present participle
The team was running The workers were queuing
negatif (-)
ing/present participle The workers weren’t queuing
Interogatif (?)
be(was/were) + S + V1-ing/present participle?
Was the team running Were the workers queuing
Fungsi Contoh kalimat Past Continuous Tense
Past continuous tense untuk
mengindikasikan
suatu aksi yang terjadi selama momen
tertentu di masa lampau.
I was shopping at this time yesterday. (Saya sedang belanja pada jam ini kemarin.) What was she doing at 5 am this morning? (Apa yang sedang dia lakukan jam 5 pagi ini?) They were roasting corn at this time last night.
(Mereka sedang membakar jagung pada jam ini kemarin malam.) I was doing physically exercises all day yesterday.
(Saya sedang melakukan latihan-latihan fisik sepanjang hari kemarin.) Untuk menunjukkan
bahwa ada aksi berdurasi pendek (simple past tense) yang terjadi ketika suatu aksi berdurasi panjang (past
continuous tense) sedang berlangsung.
She was sleeping when you called her.
(Dia sedang tidur ketika kamu meneleponnya.) The door was knocked while I was studying. (Pintu diketuk ketika saya sedang belajar.)
Past continuous
tense digunakan untuk mengolok-olok atau mengkritik aksi yang terjadi pada interval acak namun
sebenarnya
merupakan kebiasaan alami.
The girl was always yelling out loud. (Anak itu selalu menjerit keras-keras.)
My neighbor was always chasing stray cats off with his broom. (Tetangga saya selalu mengusir kucing-kucing liar dengan sapunya.)
Past Perfect Tense
Past perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu sebelum aksi lainnya terjadi. Aksi yang
perfect tense juga dapat digunakan untuk membentuk conditional sentence tipe 3 dan reported speech.
Rumus Past Perfect Tense
Past perfect tense dibentuk dengan auxiliary verb “had”, dan past participle
(verb-3). Had digunakan baik untuk singular maupun plural subject . Sedangkan past participle dapat berupa irregular maupun regular verb.
Dengan demikian rumus past perfect tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Kalimat Rumus Past Perfect Tense Contoh Past Perfect Tense
positif (+) S + had + Verb-3/past participle
My brother had slept They had come
negatif (-)
S + had + not + Verb-3/past participle
My brother hadn’t slept They hadn’t come
interogatif (?) had + S + Verb-3/past participle
Had my brother come Had they come
Fungsi Contoh Kalimat Past Perfect
Tense Past perfect tense untuk mengekspresikan aksi di masa
lampau yang telah selesai terjadi sebelum p a s t event lainnya.
When he came last night, the cake had run out.
(Ketika dia datang semalam, kue sudah habis.)
The student had gotten a verbal warning before his parents were called.
(Siswa tersebut telah mendapat peringatan verbal sebelum orangtuanya ditelepon.)
I had already had breakfast by the time he picked me up.
(Saya telah sarapan ketika dia menjemput.)
Prior to the proclamation,
Indonesia had been colonized b y Japan for 3 years.
(Sebelum proklamasi, Indonesia telah dijajah Jepang selama 3 tahun.)
Past perfect tense untuk menunjukkan seberapa sering sesuatu terjadi di masa lampau.
I had read the book three times. (Saya membaca buku itu tiga kali.)
They had met twice before married.
(Mereka bertemu dua kali sebelum menikah.)
Yulia had gone to the gym every two days until 2012.
(Yulia telah pergi ke gym setiap dua hari sampai tahun 2012.) Past perfect tense digunakan pada reported
speech setelahv e r bs : said ,to l d ,asked ,t h o u g h t ,w o n d e r e d .
He said that he had
listened carefully the instruction. (Dia mengatakan bahwa dia telah mendengarkan instruksi dengan penuh perhatian.)
I thought he had changed to be better man.
(Saya pikir dia telah berubah menjadi pria yang lebih baik.) Past perfect tense untuk mengekspresikan
harapan/impian yang tidak kesampaian (conditional tipe 3).
If he had taken a bath fast, he would have missed the train. (Jika dia telah mandi cepat, dia tidak akan ketinggalan kereta.) Rina would been the same level with me if she had
studied harder.
(Rina akan berasa pada level yang sama dengan saya jika dia belajar lebih keras.)
Future Continuous Tense
Future continuous tense atau future progressive tense adalah bentuk kata kerja yang
digunakan untuk mengungkapkan aksi yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan. Aksi tersebut telah dimulai tapi belum selesai pada saat itu.
Future continuous tense dibentuk dengan auxiliary verb will danbe, dan present participle. Secara umum future continuous tense umumnya hanya terjadi pada aksi
berupa dynamic verb, tidak stative verb karena umumnya hanya dynamic verb yang memiliki bentuk continuous. [Baca: Stative Verb dengan Bentuk Progressive ]
Dengan demikian rumus future continuous tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
\
Jenis Kalimat Rumus Contoh Future Continuous Tense
positif (+) S + will be + V1-ing/present participle He will be sleeping
You and I will be walking negatif (-) S + will + not + be + V1-ing/present participle He will not be sleeping
You and I won’t be walking interogatif (?) Will + S + be + V1-ing/present participle Will he be sleeping
Will you and I be walking
Fungsi Contoh Kalimat Future Continuous
Tense Future continuous tense untuk mengindikasikan suatu
aksi yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan.
I together with my friend will be walking on Carita Beach tomorrow morning.
(Saya bersama dengan teman akan berjalan-jalan di Pantai Carita besok pagi.)
Reny will be working at the office when you arrive.
(Reny akan sedang kerja di kantor ketika kamu tiba.)
He will be sleeping at 10 p.m. (Dia akan sedang tidur jam 10 malam.
Simple Past Future Tense
Simple future tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana. Tense ini juga dapat
digunakan untuk membentuk conditional sentence tipe 1 . Rumus Simple Future Tense
Simple future tense dibentuk dari modal “will” atau “shall” dan bare infinitive (bentuk dasar verb) atau dibentuk dari auxiliary verb “be” (am, is, are), present participle “going”, dan infinitive. Apa itu infinitive? Infinitive merupakan bare infinitive yang diawali atau tanpa diawali “to”.
Dengan demikian rumus simple future tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis
Kalimat Rumus
Contoh Simple Future Tense
positif (+)
S + will + bare infinitive S + be(am/is/are) + going + infinitive
You will win
They are going to come
negatif (-)
S + will + not + bare infinitive S + be(am/is/are) + not + going + infinitive
You won’t win
They aren’t going to come
interogatif (?)
Will + S + bare infinitive Be(am/is/are) + S + going + infinitive ?
Will you win
Are they going to come
Simple Future Tense dan Present Continuous Tense
Present continuous tense (selain verb “go”) dapat juga digunakan untuk menyatakan aksi di masa depan seperti simple future tense:
I’m presenting the weekly report at today’s meeting.
Selain itu, kombinasi will dan be + present participle juga dapat digunakan untuk menghindari nada tidak sabar (impatient) atau mendesak (insistent). Kalimat akan
terdengar impatient/insistent jika hanya ada “will” (tanpa be+present participle) karena stress (penekanan) hanya terjadi pada kata tersebut.
When will you present it?
When will you be presenting it?
Fungsi Contoh kalimat Simple Future Tense Simple future tense (will) untuk
membuat keputusan secara
Wait a minute. I will change my clothes. (Tunggu sebentar. Saya akan mengganti
spontan untuk melakukan sesuatu (tanpa rencana).
baju.)
You look nervous. I’ll give you a glass of water.
(Kamu tampak cemas. Saya akan memberimu segelas air.)
Simple future tense (will) untuk memerediksi masa depan (tanpa rencana).
The doom will not happen in 2014. (Kiamat tidak akan terjadi pada tahun 2014.)
Which hotels do you think will offer the best service?
(Hotel yang mana yang kamu pikir akan menawarkan pelayanan terbaik?)
He’ll be angry. (Dia akan marah.)
The sandstorm will come. (Badai pasir akan datang.) I think he will pass.
(Saya pikir dia akan lulus.)
Present continuous tense digunakan untuk
menyatakan arrangement (rencana yang sudah dipikirkan dan dibahas dengan orang lain).
I’m visiting South Korea tomorrow. (Saya akan mengunjungi Korea Selatan besok.)
She’s going to the physiotherapist next monday.
(Dia akan ke fisioterapis senin depan.)
Simple future tense dengan “going+to” untuk
menyatakan intention (rencana dimasa depan yang sudah dipikirkan sebelumnya).
I’m going to send this letter tomorrow. (Saya akan mengirimkan surat ini besok.)
He is going to go to French to continue his study.
(Dia akan pergi ke Perancis untuk melanjutkan sekolahnya.)
Simple future tense digunakan untuk membentuk conditional sentence type 1.
I will come if they invite me. (Saya akan datang jika mereka mengundang saya.)
Future Continuous Tense
Future continuous tense atau future progressive tense adalah bentuk kata kerja yang
digunakan untuk mengungkapkan aksi yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan. Aksi tersebut telah dimulai tapi belum selesai pada saat itu.
Rumus Future Continuous Tense
Future continuous tense dibentuk dengan auxiliary verb will danbe, dan present participle. Secara umum future continuous tense umumnya hanya terjadi pada aksi
berupa dynamic verb, tidak stative verb karena umumnya hanya dynamic verb yang memiliki bentuk continuous. [Baca: Stative Verb dengan Bentuk Progressive ]
Dengan demikian rumus future continuous tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis Kalimat Rumus Contoh Future Continuous Tense positif (+) S + will be + V1-ing/present participle He will be sleeping
You and I will be walking
negatif (-)
S + will + not + be + V1-ing/present participle
He will not be sleeping You and I won’t be walking
interogatif (?)
Will + S + be + V1-ing/present participle
Will he be sleeping
Will you and I be walking
Fungsi Contoh Kalimat Future
Future continuous tense untuk
mengindikasikan suatu aksi yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan.
I together with my friend will be walking on Carita Beach tomorrow morning.
(Saya bersama dengan teman akan berjalan-jalan di Pantai Carita besok pagi.)
Reny will be working at the office when you arrive.
(Reny akan sedang kerja di kantor ketika kamu tiba.) He will be sleeping at 10 p.m.
(Dia akan sedang tidur jam 10 malam.)
Future Perfect Tense
Future perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan bahwa suatu aktivitas akan sudah selesai pada suatu titik waktu di masa depan.
Rumus Future Perfect Tense
Future perfect tense dibentuk dengan auxiliary verb will dan have, dan past
participle (verb-3). Have digunakan baik untuk singular maupun plural subject . Sedangkan past participle dapat berupa irregular maupun regular verb.
Dengan demikian rumus future perfect tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Kalimat Rumus Future Perfect Tense Contoh Future Perfect Tense
positif
(+) S + will + have + V-3 /past participle
The students will have come
Meri will have eaten negatif S + will + not + have + V-3/past The students will haven’t
(-) participle come
Meri won’t have eaten
interogatif
(?) will + S + have + V-3/past participle
Will the students have come
Will Meri have eaten
Fungsi Contoh Kalimat Future Perfect Tense Future perfect tense untuk mengungkapkan suatu aktivitas yang akan sudah selesai atau terjadi sebelum aktivitas lain dilakukan di masa depan.
We will gather on the road at 8. We will have gonewhen you come at 9.
(Kami akan berkumpul di jalan jam 8. Kami akan telah pergi ketika kamu datang jam 9.)
Before he comes, the table will have been prepared. (Sebelum dia datang, meja akan telah dipersiapkan.) [passive future perfect tense ]
Future perfect tense untuk menunjukkan bahwa suatu aksi akan telah selesai pada suatu waktu di masa depan.
At this time next month, I’ll have finished my driving course.
(Pada waktu ini bulan depan, saya akan telah menyelesaikan kursus mengemudi.)
By this time next week, we will have lived in this house for 2 years.
(Pada waktu ini minggu depan depan, kita akan telah tinggal di rumah ini selama 2 tahun.)
The mechanic will have repaired my car tomorrow. (Montir akan telah memperbaiki mobil saya besok.)
On the 15th of May It will have been two months since we met for the first time.
(Tanggal 15 Mei akan menjadi dua bulan sejak kita bertemu pertama kali.)
Future Perfect Continuous Tense
Future perfect continuous tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi akan sudah berlangsung selama sekian lama pada titik waktu tertentu di masa depan.
Rumus Future Perfect Continuous Tense
Future perfect continuous tense dibentuk dengan auxiliary verb will , have, dan been danpresent participle.
Secara umum future perfect continuous tense hanya terjadi pada aksi berupa dynamic verb, tidak stative verb karena umumnya hanya dynamic verb yang memiliki bentuk continuous. [Baca: Stative Verb dengan Bentuk Progressive ]
Dengan demikian rumus future perfect continuous tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis
Kalimat Rumus
Contoh Future Perfect Continuous Tense
positif (+)
S + will + have been + V1-ing/present participle
They will have been playing
The cat will have been sleeping long.
negatif (-)
S + will + not + have been + V1-ing/present participle
They will not have been playing The cat won’t have been sleeping
interogatif (?)
will + S + have been + V1-ing/present participle
Will they have been playing Will the cat have been sleeping
Fungsi Contoh Kalimat Future Perfect Continuous Tense
Future perfect continuous
tensedigunakan untuk
He will have been studying in Cairo for a year by the end of next month.
membicarakan tentang aksi yang panjang sebelum titik waktu tertentu di masa depan.
Signals:
For + duration (a month, a year, a week) dapat digunakan untuk menyatakan durasi aksi yang panjang, sedangkan by the end of … (next month, next
week, next year), when + clause (you
arrive),before +
clause/noun (midnight, he comes) untuk
membicarakan aksi di masa depan yang terjadi ketika aksifuture perfect continuous
tense telah terjadi beberapa lama.
pada akhir bulan depan.)
Andra will have been waiting for three months when the corn is ready to harvest.
(Andra akan telah menunggu selama tiga bulan ketika jagung siap panen.)
Will you have been writing the report before the branch manager observes?
(Kamu akan telah menulis laporan sebelum manager cabang meninjau?)
Simple Past Future Tense
Past future tense atau “future in the past” adalah suatu bentuk kata kerja untuk membicarakan masa depan dari perspektif masa lalu. Lebih spesifik, bentuk ini digunakan untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan, baik secara sukarela maupun yang direncanakan, membuat prediksi, dan membuat janji di masa depan pada saat berada di masa lalu. Past future tense sering digunakan pada reported speech.
Rumus Past Future Tense
past future tense dibentuk dari modal “would” dan bare infinitive atau dibentuk dari auxiliary verb “be” (was, were), present participle “going”, daninfinitive. Apa itu infinitive? Infinitive merupakan particle “to” + bare infinitive.
Dengan demikian rumus past future tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis
Kalimat Rumus Past Future Tense Contoh Past Future Tense
positif (+)
S + would + bare infinitive S + was/were + going to + bare infinitive
He would forgive you. Lia was going to give two beautiful scarfs to her friend.
negatif (-)
S + would + not + bare infinitive
S + was/were + not + going to + bare infinitive
He wouldn’t forgive you. Lia wasn’t going to give two beautiful scarfs to her friend.
interogatif (?)
Would + S + bare infinitive? Was/were + S + going to + bare infinitive ?
Would he forgive you? Was Lia going to give two beautiful scarfs to her friend?
Fungsi
Contoh Kalimat Past Future Tense
Past future tense untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan secara sukarela (would).
I knew you would prepare all the things for the meeting.
(Saya tau kamu akan mempersiapkan segala hal untuk pertemuan tersebut.)
Past future tense untuk menyatakan aksi yang direncanakan (was/were going to).
They told that they were going to
visit Lombok. (Mereka mengatakan bahwa mereka akan mengunjungi Lombok.) I thought
she was going to enroll the course.
(Saya pikir dia akan mendaftar kursus
tersebut.)
Past future tense untuk dapat digunakan untuk membuat janji (would). My uncle told me that he would come on time. (Paman saya mengatakan pada saya bahwa dia akan datang tepat waktu.) She promised she would give me a box of banana cake. (Dia berjanji dia akan memberi saya sekotak bolu pisang.)
Past future tense untuk dapat digunakan untuk membuat prediksi (would & was/were going to).
My father had a strong feeling that the weather would bewarm. (Ayah saya punya perasaan kuat bahwa cuaca akan
hangat.) I thought that the authorities were going to investigate all allegations of fraud. (Saya pikir otoritas itu akan menyelidiki semua dugaan penipuan.)
Past Future Continuous Tense
Past future continuous tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk membicarakan apa yang akan sedang dilakukan di masa depan ketika berada di masa lalu. Seperti future continuous tense, bentuk ini untuk membuat rencana atau prediksi serta cenderung menyebut waktu yang spesifik.
Rumus Past Future Continuous Tense
Past future continuous tense dibentuk dengan auxiliary
verb would ataushould dan be, dan present participle. Secara umum future continuous tense umumnya hanya terjadi pada aksi berupa dynamic verb, tidak stative verb karena umumnya hanya dynamic verb yang memiliki bentuk continuous [Baca: Stative Verb dengan Bentuk Progressive].
Dengan demikian rumus past future continuous tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis
Kalimat Rumus
Contoh Past Future Continuous Tense positif (+) S + would/should be + V1-ing/present participle I/you/she/he/it would be working
negatif (-) S + would/should + not + be + V1-ing/present participle I/you/she/he/it wouldn’t be working
They/we wouldn’t be studying
interogatif (?) Would/should + S + be + V1-ing/present participle Would I/you/she/he/it be working
Would they/we be studying
Fungsi Contoh Kalimat Past Future Continuous Tense
Past future continuous tense untuk membicarakan aksi yang direncanakan akan sedang berlangsung di masa lalu
Wira told me that he would be attending the conference at 9 o’clock this morning. (Wira mengatakan pada saya bahwa dia akan sedang menghadiri konferensi pukul 9 pagi ini.) He would be preparing soil samples by 8 a.m for testing in the laboratory. (Dia akan sedang mempersiapkan sampel-sampel tanah pada pukul 8 pagi
tadi untuk pengetesan di lab.)
Past future continuous tense untuk membicarakan aksi yang diprediksi akan sedang berlangsung di masa lalu
She had a feeling that the show wouldn’t be taking place smoothly at 7 p.m last week. (Dia merasa pertujukkan tersebut tidak akan berlangsung lancar jam 7 malam minggu kemarin.) My father thought the wind would be blowing hard by this time yesterday.
(Ayah saya pikir angin akan sedang berhembus kencang pada saat ini kemarin.)
Past Future Perfect Tense
Past future perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk membicarakan aktivitas yang akan telah dilakukan di masa lalu. Bentuk ini biasa digunakan pada main clause dari conditional sentence type 3.
Past future perfect tense dibentuk dengan auxiliary
verb would atau should dan have, dan past participle (verb-3). Have digunakan baik
untuk singular maupun plural subject . Sedangkan past participle dapat berupa regular maupun irregular verb.
Dengan demikian rumus past future perfect tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis
Kalimat Rumus
Contoh Past Future Perfect Tense
positif (+)
S + would/should + have + V-3/past participle
I/you/she/he/it would have worked
They/we would have been
negatif (-)
S + would/should + not + have + V-3/past participle
I/you/she/he/it wouldn’t have worked
They/we wouldn’t have been
interogatif (?)
Would/should + S + have + V-3/past participle
Would I/you/she/he/it have worked
Would they/we have been . Fungsi Contoh Kalimat Past Future Perfect Tense
Past future perfect tense untuk menunjukkan bahwa suatu aksi diperkirakan akan telah selesai pada suatu waktu di masa lampau. Pada kasus ini, would
have merupakan versi “past” dari future perfect tense will have.
I thought
you would have slept by the time I arrived. (Saya pikir kamu akan sudah tidur pada saat saya tiba.)
Before taking a leave of absence yesterday, he would completed his work for the client. He would have
submitted it two days ago. (Sebelum mengambil cuti kemarin, dia akan telah merampungkan pekerjaannya untuk klien tersebut. Dia akan telah mengirimkannya dua hari lalu.)
Past future perfect tense digunakan pada conditional sentence type 3 (kalimat pengandaian) untuk
membicarakan sesuatu yang tidak terjadi.
If you had saved your jewelry and foreign currency in a safety
deposit box, theywouldn’t
have gone. (Jika kamu telah menyimpan perhiasan dan mata uang asingmu di safety deposit box , mereka tidak akan hilang.)
Past Future Perfect Continuous Tense
Past future perfect continuous tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk membicarakan aksi yang akan telah berlangsung selama sekian lama pada titik waktu tertentu di masa lampau. Aksi pada past future perfect continuous tense biasanya berdurasi waktu
tertentu. Tense ini mirip dengan future perfect continuous tense , namun realisasi dari aksipada past future continuous tense sudah dapat diketahui sekarang.
Rumus Past Future Perfect Continuous Tense
Past future perfect continuous tense dibentuk dengan auxiliary verb would , have, been dan present participle (v1-ing).
Secara umum past future perfect continuous tense hanya terjadi pada aksi berupa dynamic verb, tidak stative verb karena umumnya hanya dynamic verb yang memiliki bentuk continuous. [Baca: Stative Verb dengan Bentuk Progressive ]
Dengan demikian rumus past future perfect continuous tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis Kalimat Rumus Contoh Past Future Perfect Continuous Tense positif (+)
S + would + have + been + V1-ing/present participle I/you/she/he/it would have been driving They/we would have been working negatif (-)
S + would + not + have + been + V1-ing/present participle I/you/she/he/it would not have been driving They/we would not have been working interogatif (?)
Would + S + have + been + V1-ing/present participle Would I/you/she/he/it have been driving Would they/we have
been working
Fungsi
Contoh Kalimat Past Future Perfect
Continuous Tense
Past future perfect continuous tense untuk
memberitahukan berapa lama suatu aksi akan sudah terjadi (period of time) atau sampai waktu tertentu di masa lampau.
They would have been
learning English grammar for two years by the end of last month.
(Mereka akan telah belajar gramatika bahasa Inggris selama dua tahun pada akhir bulan lalu.)
Nisa and her
family would have been living at their new house by the end of this month last year.
(Nisa dan
keluargaya akan telah menempati rumah baru mereka akhir bulan ini pada tahun lalu.)
By the time the supervisor arrived, the water would have been
flowing out of tank X into tank Y at a constant rate. (Pada saat
pengawas tiba, air akan telah
mengalirdari tangki X ke dalam tangki Y dengan laju
konstan.
Past future perfect tense digunakan pada continuous unreal conditional sentence. Mirip dengan conditional sentence type 3 ‘biasa’, namun berbeda di bagian ‘result’ — tidak menggunakanpast future
perfect melainkan past future perfect continuous tense. Rumus:
if + past perfect, past future perfect continuous tense
If his visa had been approved, He would have been
workingabroad for a week.
(Jika visa dia telah disetujui, dia akan telah bekerja
selama seminggu.)
16 GRAMMER
Subjunctive adalah bentuk kalimat pengandaian. Subjunctive/angan-angan digunakan untuk menyatakan serta untuk mengungkapkan harapan yang tidak dapat terpenuhi.
- Future Rumus :
Contoh :
I wish you would stop saying that.(saya berharap kamu akan berhenti mengatakan itu)
I wish she would come to my party to night(saya berharap dia akan dapat datang ke pesta saya minggu ini)
- Present Rumus : Contoh :
I wish you were old enough to marry me.(saya berharap sekarang ini umurmu cukup tua untuk menikahi saya)
They wish they didn’t have to go to school today.(mereka berharap sekarang ini mereka tidak harus pergi sekolah)
- PastRumus :
S¹ + wish + S² + could/would +
S¹ + wished + S² + had V3/could have V3
Contoh :
She wished she had had more time last night.(saya berharap tadi malam dia punya banyak waktu)
ada soal evaluasi terkait subjuntive,
1.I'd rather you....anything about it for the time being a.do, b. didn't do,
c.don't, d.didn't, Jawaban : (B)
Ket. waktu for the time being menandai present subjunctive dan bentuk akhirnya harus past jadi jawaban yang tapat didn't do (B)
2.You look tired.Why don't you take a rest? I wish ....,I still have to finish this report
a.I would be able, B.I can, C.I will be able d.I could Jawaban : (B)
.ket 2.(you look tired why don't you take a rest?)menunjukkan present jadi yang diperlukan past
jawaban yang tepat could (D)
3.Did you get compensation for your car? No.I didn't.If only....
a. I would insure it b.I had insured it,
c. I would insure it, d. I wouldn't insure it, e.I should insure it Jawaban : (B)
simple past jadi yang paling tepat B had known (B) 4. She is always busy with her work.
I wish I....her more often
a.visit, b.would visit, c.am visiting, d. have visited e.could visit Jawaban (E)
5. .If only his son had studied harder. means...?
A. his son didn't study harder B. his son had studied harder C. his son has studied harder D. his son will not study harder E. his son never studies harder Jawaban : (A)
kan S+had nah ini tmennya itu didn't kalau had + not + V1 tmennya V2
3.
6.She went to the blackboard as if she knew how to solve the problem.The underlined words mean....
A.she actually can't solve the problems
B.She ought to know how to solve the problem C.she definitely knew how to solve the problem D.she should know how to solve the problem E.she succeeded how to solve the problem Jawaban : (A)
dari meaning,,
dia mengatakan dia seolah-olah dapat menyelesaikan masalah itu,,
kata seolah" itu membuat kenyataan yang berlawanan dengan apa yang diakatakan jadi yang tepat dia tidak dapat menyelesaikan masalah itu
jadi jawaban yang tepat adalah (A)
7. I'm planning to go to a party tonight, but it's raining very hard now.I wish ...raining now a.it stops
b.it has stopped c.it will stop d.it had stop e.it would stop Jawaban : (E)
kan ada wish dan ketrangan waktu now kalau kata itu menyebabkan harapan diwaktu skrang jadi subjunctive yang tepat adalah bentk past yaitu would stop
jawaban yang tepat adalah (E)
8.Hamid has won a medal for swimming. I wish I....as good as he is
a.were, b.should be ,c.will be . d.am, e.can be Jawaban : (A)
menandakan suatu subjunctive present dan tobenya were jawaban yang tepat adalah (A)
Materi subjunctive terakhir adalah subjuctive khusus
Terdapat bentuk subjunctive dengan menggunakan kata-kata yang berhubungan saran antara lain : propose, demand, insist , advise , necessary , important , essential , recommend , suggest , ask dan hope
rumusnya :
sekarang kita ke contoh yah,,
The teacher suggest that she study hard Is it essential that we be there?
Don recommended that you join the committee.
Causative have dan get
Causative have dan get dalam bahasa Inggris bermakna memerintahkan/meminta seseorang untuk melakukan sesuatu. Have dan Get umunya dikenal sebagai konstituent kata yang tergolong kedalam kata kerja (VERB) yang memiliki arti mempunyai dan memperoleh. Have dan Get juga digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh penutur untuk menyatakan hal yang telah lampau dan sesuatu yang telah dipahami sebagaimana contoh berikut ini I have done already (saya telah selesai)
I get it (saya paham)
Namun selain untuk menyatakan hal – hal diatas, have dan get juga dapat digunakan untuk memerintahkan seseorang untuk melakukan sesuatu. Untuk itu mari kita pelajari lebih lanjut bagaimana membuat pola kalimat causative dengan menggunakan Have dan Get bersama saya. jika teman-teman ada yang kurang paham silahkan bertanya
**Adapun rumus kalimat yang menggunakan causative have dalam bentuk aktif antara lain :
untuk penggunaan has/have tergantung dengan subjek yang ada untuk "have" : I, You, They, We
untuk "has" : He, She, It
S + Have / Has ( Or any Tense) + Object (Biasanya dalam bentuk seseorang) + V1
misalnya :
I have him repair my mobile phone (saya menyuruh dia untuk memperbaiki ponsel ku) Arham has Rian do the assignment (Arham menyuruh Rian memngerjakan tugas tersebut)
**selanjutnya mari kita membuat pola kalimat perintah dengan menggunakan Get, adapun rumusnya :
untuk penggunaan Get/Gets tergantung dengan subjek yang ada untuk "Get" : I, You, They, We
untuk "Gets" : He, She, It berikut contoh kalimatnya:
I get my sister to open the window (saya meminta saudara saya agar membuka jendela ) dalam penerapannya tidak ada perbedaan yang khusus untuk menerapkan kalimat perintah menggunakan Have dan Get. keduanya boleh digunakan atau salah satunya saja. tergantung mana yang dianggap paling bersahabat atau friendly untuk digunakan
Dalam beberapa penggunaan juga terdapat causative have and get dalam bentuk pasive untuk rumus yang digunakan antara lain :
S + Have/get + object (dalam bentuk benda, bukan nama orang atau manusia baik jamak maupun tunggal) + V3 + ...
misalnya saya akan mengambil contoh kalimat aktif dari contoh sebelumnya Aktif : I have him repair my mobile phone
pasif : I have my mobile phone repaired Exercise :
use corect verb and change to the passive sentence! 1. mark got his transcript .... (send) to the university 2. ahmad has edy .... (wash) the pippets
3. father is having .... (contact) the official
Pertanyaan :
1. Konstituent itu apa? Have/has(or any tense) maksudnya apa? Jawaban :
konstituent itu kata/frasa yang mempunyai arti satu atau lebih.
Have/has kan dimasukan dalam rumus causative have and get. Itu dalam penggunaannya dikondisikan dengan tenses yang ada. Misalkan kita ingin membuat kalimat dalam past tense. Jd yaa dikondisikan have or hasnya. misalkan : I had my brother wash clothes. Bukan memakai has/have lagi, melainkan memakai had
2. apakah pola yg tadi dibuat itu. dalam bentuk simple present?
Lalu kalau kita pake dalam tense lain apa polanya masih sama menggunakan V1 juga atau disesuaikan sama tense dikalimat tersebut?
Jawaban :
yang disesuakan hanya have/has nya #di rumus sudah dijelaskan have/has(or any tenses). Jadi kalau dirubah ke tense lain, havenya di perlakukan sebagai kata kerja,
misalnya ke bentuk simple past, have nya dirubah ke had, jadi bukan have lagi seperti yang saya sudah katakan dikomentar sebelumnya, dikondisikan dengan tensesnya namun untuk V1, kan kedudukannya sebagai objek, ingan tentang gerund kan.. kata kerja bisa sebagai subjek atau bertindak sebagai objek. Untuk di causative have and get ini V1 bertindak sebagai objek, jadi tidak perlu dirubah ke V2 dll
3. sebelumnya ada pernyataannya “ tidak ada perbedaan dalam penerapan kalimat perintah have and get” .Kalo kalimat " I have him repair my mobile phone" saya ganti jadi " i get him repair my mobile phone" , apa itu bener??
Jawaban :
maksud didalam pernyataan tersebut adalah dalam penggunaan have atau get mempunyai arti yang sama untuk meminta tolong kepada orang lain agar melakukan sesuatu untuk kita, jadi penggunaannya tidak ada bedanya, tapi bukan berarti rumusnya sama.. Maaf
sebelumnya Mohon dicek kembali untuk kalimat causative yang mempergunakan
get postingan diatas rumus causative mempergunakan get adalah S + get/gets(or any tense) + object + To + V1, dan nampaknya kurang memasukan 'To' sebelum V1
4. Jawabannya 1. Sent 2. Wash 3. Contacted Benar tidak ? Jawaban :
Maaf salah, anda terkecoh sama bentuk has/have nya yah untuk causative,
yang bertindak sebagai kata kerja hanya have/get, jadi yang dirubah sesuai tensesnya hanya have/get. Untuk V1 yang sebagai objek dibiarkan dalam bentuk V1
kan present memakai V1 + ing , yang dipakai kata kerja kan have sehingga polanya
father is ''having'' rafif contact the official ( ayah menyuruh rafif agar menghubungi kantor) rafif dan contact bertindak sebagai objek
Tips Cara Menjawab Soal Structure
1. Pertama-tama perhatikan kalimat yang dipertanyakan dalam soal
Ingat tujuan dari soal-soal structure adalah mengetahui atau menentukan kawaban apa yang paliing tepat untuk melengkapi kekurangan soal. Sehingga dengan mengamati secara cermat akan mengatahui kekurangan dan apa yang dibutuhkan untuk melengkapinya. Disini Anda perlu melakukan identifikasi terhadap komponen kalimat. Yaitu, mana yang merupakan subjek (kata benda), prediket (kata kerja), objek (kata benda), kata keterangan, dan seterusnya
2. Perhatikan masing-masing jawaban yang tersedia, pilihlah yang paling tepat untuk melengkapi kaliamat yang dipersoalkan
Anda harus memperhatikan masing-masing jawaban pada pilihan jawaban (A), (B), (C), dan (D). Dengan melihat dengan seksama Anda akan segera mengetahui pilihan mana yang tepat untuk mengisi kekurangan dalam kalimat yang ditanyakan.
Tentu saja Anda perlu untuk membekali diri dengan kemampuan grammar yang memadai. Jadis angat dianjurkan mempelajari buku-buku grammar
3. Jangan pernah mengeliminasi sebuah pilihan jawaban dengan hanya melihat pada jawaban tanpa melihat kalimat soal
Secara umum, masing-maing pilihan jawaban adalah benarnya bila ia berdiri sendiri.Sebuah pilihan jawaban akan diketahui benar atau salah setelah dimasukkan kedalam kalimat.
Cara Menjawab Soal Written Expression
1. Pertama-tama perhatikan kata atau kelompok kata yang digaris bawahi dan temukan secara cepat bagian yangtidak tepat.
Sebagian soal pada bagian ini bisa diidentifikasi dengan hanya melihat kata atau kelompok kata Contoh :
The final class presentation is the importantest
Tanpa membaca kalimat secara lengkap dengan hanya melihat yang bergaris bawah, Anda bisa mengidentifikasi mana yang tidak tepat :
Jawabannya adalah importantest karena bentuk superlative dari Important bukan importantest melainkan most important
2. Bila soal yang Anda hadapi tidak bisa diidentifikasi dengan hanya melihat kata atau kelompok kata yang bergaris bawah, segeralah membaca kalimat secara lengkap.
Tambahan Tips : Sebaiknya pahamilah bentuk-bentuk perintah (direction) pada masing-masing bagian (part) dengan baik sebelum hari H, Kerjakanlah soal-soal structure terlebih dahulu, Lanjutkan pada soal-soal Written Expression
Dibanding soal Listening dan Reading Comprehension pada tes TOEFL, bagian Structure and Written Expression terbilang lebih mudah karena soalnya tidak terlalu rumit, hanya mengisi bagian kalimat yang kosong dan mengidentifikasi kalimat yang salah. Namun demikian kita tidak boleh menganggap enteng saja karena pertanyaan-pertanyaan banyak yang berupa jebakan, yang kita anggap benar belum tentu benar. Karena itu perlu juga persiapan dan harus
teliti saat mengerjakannya.
Error recognition
Pada prinsipnya, kesalahan yang kita analisa dalam error recognition ada 2, yaitu: 1. Grammatical error
2. Meaning error
Maka yang perlu kita lakukan pertama adalah mengecek semua jawaban (frase yang digaris bawah) secara gramatikal.
Contoh Soal : When I was a little child, I can climb a coconut tree.
A B C D
Untuk mengecek secara gramatikal suatu frase benar atau salah, langkah yang bisa kita lakukan yaitu:
1. Menentukan jenis kata dari frase yang digaris bawah
Contoh: a = article; little = adjective; can = modal auxiliary; climb = V1
2. Menentukan syarat benar tidak nya frase tersebut dengan cara melihat hubungan dengan kata / frase yang berada di depan atau belakangnya.
"a" = article. Syarat article benar adalah (article + noun / noun phrase)
a little child article + noun phrase
Maka dari itu dapat disimpulkan option “a” benar.
"little" = adjective Syarat adjective adalah : (to be + adjective) dan (adjective + noun / noun phrase)
little child adjective + noun
Maka dari itu dapat disimpulkan option “little” benar.
"can" = modal aux Syarat modal aux benar adalah : (modal + V1/be)
"can" climb modal + V1
Maka dari itu dapat disimpulkan option “can” benar.
Untuk option “climb” sudah bisa dipastikan benar karena merujuk dari pengerjaan V1 sebelumnya yaitu “modal + V1”
Menurut pembahasan di atas, semua pilihan jawaban secara gramatikal benar. Kalau hal ini terjadi, berarti kita masuk ke kemungkinan ke-2, yaitu kesalahan berada di meaning / makna konteks kalimat secara keseluruhan. Hal ini berarti pula, sangat bergantung pada penguasaan konteks kalimat berbahasa Inggris masing-masing peserta tes. ^_^
Error untuk soal di atas adalah option "can". Alasannya adalah kalimat bergerak di simple past tense (ditandakan dengan penggunaan "was"). Maka dari itu, untuke menyatakan kemampuan di masa lampau, kita tidak menggunakan "can", akan tetapi kita menggunakan "could".
Untuk error recognition, kita tidak perlu mempelajari seluruh bidang grammar, karena menurut kisi-kisi Ujian Nasional SMK Tahun 2013, error recognition terdiri dari:
1. Menentukan kata/frasa yang salah yang terdapat dalam kalimat yang menyatakan perbandingan benda/ peraturan atau penolakan.
Oleh karena itu, yang perlu dikuasai di sini utamanya “Degrees of Comparison”
2. Menentukan kata/frasa yang salah yang terdapat dalam kalimat yang menyatakan deskripsi benda/ tempat wh-questions.
Dalam hal ini, peserta harus menguasai adjective clause, relative pronoun, adjective in series dan WH questions.
3. Menentukan kata/frasa yang salah yang terdapat dalam kalimat yang menyatakan deskripsi fisik seseorang (physical appearance)/benda atau profesi seseorang.
Dalam hal ini, peserta harus menguasai adjective clause, relative pronoun, dan adjective in series.
4. Menentukan kata/frasa yang salah yang terdapat dalam kalimat yang pengandaian/ tindakan. Dalam hal ini peserta tes harus menguasai Conditional Sentences (If Clause Type 1, 2, 3)
5. Menentukan kata/frasa yang salah yang terdapat dalam kalimat yang menyatakan perasaan seseorang terhadap sesuatu/pendapat seseorang
Dalam hal ini peserta harus menguasai ungkapan sympathy, adj-ing dan adj-ed.
Tes Bahasa Inggris yang ada (baik tes USM D-III maupun D-IV STAN, atau TOEFL pun untuk structure and written expressions atau error recognition sebenarnya polanya gitu-gitu saja dalam arti tentu tak ada grammar yang berubah, hanya variasi soal saja (dan tingkat kesulitan/jebakan tentunya). Namun, tentu saja ada beberapa tips yang bisa dibagi agar tak hanya tepat mengerjakan tetapi juga cepat (target satu soal bahasa Inggris untuk structure and written expressions atau error recognition dapat dikerjakan dalam waktusepuluh-lima belas detik per soal, untuk bacaan / reading comprehension memang kadang dibutuhkan waktu yang lebih lama).
Here we go :
1. Yang pertama tentu saja, pelajari kembali dasar-dasar grammar , untuk mengingat-ngingat kembali jika ada tata bahasa Inggris yang terlupa. Buku Longman cukup sederhana dan mudah
dipahami. Ambil intinya saja :D. Atau shortcut yang lebih cepat lagi, identifikasi jenis tata bahasa yang sering keluar, cari materinya. Baiknya sih yang pertama hehe.
2. Secara umum, dalam mengerjakan soal Bahasa Inggris, sebisa mungkin tidak perlu membaca soal secara menyeluruh. Mengapa buang-buang waktu mengerjakan yang berharga dengan membaca keseluruhan soal jika dengan satu, dua, tiga kata langsung bisa tahu jawaban. Tak percaya?
Contohnya :
1) After ... the South Pole, Amundsen spent three days in taking measurement of the vicinity.
a. reached c. reaches
b. reaching d. reach
Waktu mengerjakan : di bawah 10 detik Tips :
a. Mengerjakan soal ini hanya perlu membaca kata after, Amundsen dan opsi jawaban (bentuknya verba semua, lihat sekilas saja opsi jawaban), tak perlu baca kata-kata lainnya (hemat waktu, ingat tiap detik berharga saat mengerjakan)
b. After = preposisi, setelah preposisi opsi jawaban bentuk verba semua. Verba setelah preposisiselalu dalam bentuk gerund (V-Ing) atau dikenal dengan gerund as object of
preposition, apalagi Amundsen merupakan orang/subjek suatu pekerjaan. Sehingga jawaban yang tepat adalahreaching .
2) .... to the earth, a massive tidal wave will occur.
a. if the moon were too close c. If the moon will too close b. if the moon was too close d. If the moon is too close Waktu mengerjakan : di bawah 10 detik
Tips :
a. Jika ada titik-titik di bawah kalimat, langsung lihat opsi jawaban untuk mengira-ngira ini soal bentuknya apa, oh ternyata if clause
b. Kemudian setelah tahu soal tentang if clause, tak perlu membaca seluruh soal. Cukup cari anak kalimat kedua will dalam bentuk apa ( will , would atau would have). Jadi dalam soal di atas cukup membaca sekilas opsi jawaban ( if semua), dan will (occur ) saja.
c. If clause> > will >> langsung ingat bentuk kalimat setelah if pasti dalam bentuk present tense.Langsung lingkari jawaban (d)
Hint :
If clause/conditional tense (pengandaian) ada tiga tipe : type 1, type 2, type 3. Type 1 >> showing probability >> If + ( present tense sentence), S + will + Vo
Type 2 >> showing something unreal in the present >> If + ( past tense sentence/ tidak nyata di masa sekarang, bentuk tense mundur dari present ke past ), S + would +Vo.
Ingat to be yang digunakan setelah if selalu were, apapun subjeknya. Contoh : If I were the president of Indonesia, Indonesia would be rich
Type 3 >> showing something unreal in the past >> If + ( past perfect sentence/tidak nyata di masa yang lampau, bentuk tense mundur dari past ke past perfect ), S+ would have + V3
3) . 3.... establish a great new religion, but his revoit against Hindu deeply influenced Hinduism itself. a. Buddha only did not c. Not only did Buddha
b. Only Budha did not d. Not only Buddha did Waktu mengerjakan : di bawah 10 detik