• Tidak ada hasil yang ditemukan

Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 48 48 48 48

3

3

3

3

3

3

3

3

....

....

A

A

A

A

A

A

A

A

K

K

K

K

K

K

K

K

U

U

U

U

U

U

U

U

N

N

N

N

N

N

N

N

T

T

T

T

T

T

T

T

A

A

A

A

A

A

A

A

B

B

B

B

B

B

B

B

IIII

IIII

L

L

L

L

L

L

L

L

IIII

IIII

T

T

T

T

T

T

T

T

A

A

A

A

A

A

A

A

S

S

S

S

S

S

S

S

K

K

K

K

K

K

K

K

IIII

IIII

N

N

N

N

N

N

N

N

E

E

E

E

E

E

E

E

R

R

R

R

R

R

R

R

JJJJA

JJJJ

A

A

A

A

A

A

A

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) adalah perwujudan

kewajiban instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan

keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kebijakan dan program organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam rencana strategis lima tahunan. Sistem pertanggungjawaban dilakukan secara periodik yaitu dilakukan pertahun kegiatan.

Sistem akuntabilitas kinerja merupakan tatanan, instrumen, dan metode pertanggungjawaban yang diselenggarakan melalui proses dan tahapan perencanaan perencanaan perencanaan strategisperencanaan strategisstrategisstrategis, perencanaan kinerja tahunan, pengukuran , perencanaan kinerja tahunan, pengukuran , perencanaan kinerja tahunan, pengukuran , perencanaan kinerja tahunan, pengukuran kinerja,

kinerja, kinerja,

kinerja, dan pelaporan kinerjapelaporan kinerjapelaporan kinerjapelaporan kinerja. Sistem tersebut membentuk siklus akuntablitas kinerja yang tidak terputus dan terpadu, yang merupakan infrastruktur bagi proses pemenuhan kewajiban penyelenggara pembangunan dan pemerintahan dalam mempertanggungjawabkan keberhasilan/kegagalan pencapaian visi dan misi organisasi.

Dengan demikian, maka akuntabilitas kinerja Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun 2011 merupakan perwujudan pertanggungjawaban kinerja dari Penetapan K

Penetapan K Penetapan K

Penetapan Kinerja inerja inerja inerja Direktorat Jenderal Bina Marga TDirektorat Jenderal Bina Marga TDirektorat Jenderal Bina Marga Tahun Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun ahun ahun 2012012012011111 yang diturunkan dari rencana kinerja tahunan Rencana Rencana Rencana Rencana StrategisStrategisStrategisStrategis (Renstra) Kementerian Pekerjaan Umum Tahun 2010–2014. Rangkaian proses perencanaan strategis tahun 2010-2014, perencanaan kinerja tahun 2011, serta keseluruhan proses pengukuran kinerja, dan pelaporan kinerja suatu sistem akuntabilitas kinerja, dapat dilihat pada Gambar Gambar Gambar Gambar 3333....1.1.1. 1.

(2)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

49 49 49 49 Gambar 3.1 . Proses Pengukuran dan Pelaporan Kinerja Sistem Akuntabilitas

Sebagaimana telah diuraikan pada bab II, siklus kinerja dimulai dari perencanaan strategis, meliputi proses penetapan visi, misi, tujuan dan sasaran yang merupakan bagian dari Rencana Strategis Direktorat Jenderal Bina Marga Tahun 2010–2014, yang kemudian dijabarkan lebih lanjut kedalam Rencana Kinerja Tahunan dan ditetapkan dalam Penetapan Kinerja. Pada tahap selanjutnya dilaksanakan pengukuran kinerja, evaluasi dan analisis akuntabilitas pelaksanaan kebijakan, program dan kegiatan yang dimuat dalam penetapan kinerja.

Sesuai dengan Peraturan Menteri PAN dan RB No. 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, dijelaskan bahwa akuntabilitas kinerja ini disajikan dalam uraian hasil pengukuran kinerja, evaluasi dan

INSTANSI PEMERINTAH

PERENCANAAN STRATEGIK (Jangka Menengah 5 Tahun)

PERENCANAAN KINERJA (Tahunan)

PENGUKURAN KINERJA

EVALUASI KINERJA

PELAPORAN KINERJA

(3)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

50 50 50 50

analisis akuntabilitas kinerja dari hasil pelaksanaan penetapan kinerja tahun 2011, serta langkah-langkah antisipatif yang memerlukan perhatian pada tahun mendatang.

Untuk memperoleh gambaran keberhasilan/kegagalan pelaksanaan tugas Direktorat Jenderal Bina Marga, ditetapkan metode pengukuran pengukuran pengukuran pengukuran kinerja

kinerja kinerja

kinerja untuk mendapatkan gambaran secara rinci pencapaian kinerja kegiatan dan sasaran, serta hal-hal yang mendukung keberhasilan dan kegagalan dalam mencapai tujuan-tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Gambaran tahapan pengukuran kinerja dapat dilihat lebih lanjut pada Gambar 3.2 di bawah ini.

Gambar 3.2. Tahapan pengukuran kinerja TAHAPAN PENGUKURAN KINERJA

STRATEGI MECAPAI TUJUAN DAN SASARAN

KEBIJAKAN PROGRAM KEGIATAN SASARAN SASARAN STRATEJIK TUJUAN STRATEJIK

CAPAIAN KINERJA INDIKATOR KINERJA SASARAN

CAPAIAN KINERJA INDIKATOR KINERJA KEGIATAN

(4)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

51 51 51 51

Pengukuran kinerja merupakan suatu proses penilaian yang sistematik dan bertahap untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam perencanaan strategis dan perencanaan kinerja tahunan. Pengukuran kinerja tahun 2011 dilaksanakan terhadap kinerja realisasi capaian penetapan kinerja tahun 2011. Pengukuran dilakukan terhadap kelompok indikator kinerja kegiatan baik berupa indikator keluaran penting (

output penting

), dan indikator hasil (

outcome

), sebagaimana diuraikan pada bab sebelumnya.

Pengukuran Kinerja adalah proses sistematis dan berkesinambungan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, kebijakan, sasaran, dan tujuan yang telah ditetapkan dalam mewujudkan visi, misi dan strategi dari masing-masing Instansi Pemerintah. Proses Pengukuran Kinerja dimaksudkan untuk menilai pencapaian setiap indikator kinerja guna memberikan gambaran tentang keberhasilan dan kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran dari Instansi Pemerintah. Pada Pengukuran Kinerja dilakukan pula analisis akuntabilitas kinerja yang menggambarkan keterkaitan pencapaian kinerja kegiatan pada masing-masing program dan kebijakan dalam rangka mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Stratejik Instansi Pemerintah

Indikator kinerja output dan outcome inilah yang digunakan sebagai dasar pengukuran capaian kinerja penyelenggaraan jalan yang dilaksanakan oleh Ditjen. Bina Marga untuk mencapai tujuan, sasaran dan program dalam Renstra Kementerian PU.

3. 3. 3.

3.1111. PENGUKURAN KINERJA. PENGUKURAN KINERJA. PENGUKURAN KINERJA. PENGUKURAN KINERJA PADA PADA PADA PADA TAHUN BERSANGKUTANTAHUN BERSANGKUTANTAHUN BERSANGKUTANTAHUN BERSANGKUTAN

Rekapitulasi capaian kinerja rata-rata output dan outcome yang telah dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga tahun 2011 dari dana APBN, dapat dilihat dalam Tabel 3.1. di bawah ini.

(5)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 52 52 52 52 Tabel 3.1.

Rekapitulasi Capaian Kinerja Rata-rata Output dan Outcome Berdasarkan Sasaran PK

No No No

No SasaranSasaranSasaranSasaran ProgramProgramProgram Program Capaian Kinerja (%)Capaian Kinerja (%)Capaian Kinerja (%)Capaian Kinerja (%) Output

OutputOutput

Output OutcomeOutcome OutcomeOutcome 1 Meningkatnya kualitas layanan

jalan nasional dan pengelolaan jalan daerah 1 Program 54 indikator kegiatan dengan kinerja rata-rata 101 % 3 indikator dengan kinerja rata-rata 99,78 %

2 Meningkatkan kapasitas jalan nasional sepanjang 19.370 km 1 Program 8 indikator kegiatan dengan kinerja rata-rata 144 % 2 indikator dengan kinerja rata-rata 97,33 % Sasaran Sasaran Sasaran Sasaran IIII : : : :

Meningkatnya kualitas layanan jalaMeningkatnya kualitas layanan jalaMeningkatnya kualitas layanan jalaMeningkatnya kualitas layanan jalan nasional dan pengelolaan jalan daerahn nasional dan pengelolaan jalan daerahn nasional dan pengelolaan jalan daerah.... n nasional dan pengelolaan jalan daerah

Sasaran ini merupakan sasaran Kementerian Pekerjaan umum,

dengan rincian sebagai berikut : a.

a. a.

a. Tingkat capaian OutcomeTingkat capaian OutcomeTingkat capaian OutcomeTingkat capaian Outcome

Tingkat capaian kinerja outcome berupa Tingkat Kemantapan Jalan sebesar 99,12 % dengan capaian realisasi 87,72 % terhadap target 88,5 %.

Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Monitoring Dan Evaluasi

Pelaksanaan Jalan Dan Jembatan adalah sebesar 100 % dengan capaian realisasi 10 dokumen terhadap target 10 dokumen terdiri

(6)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

53 53 53 53

dari laporan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan jalan dan laporan Monitoring dan Evaluasi pelaksanaan jembatan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Bahan Jalan & Jembatan

adalah sebesar 73 % dari capaian realisasi 834 ton terhadap target 1.141 ton.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Bahan dan Peralatan Jalan

& Jembatan adalah sebesar 85 % dari capaian realisasi 383 unit terhadap target 451 unit.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah dokumen Penyiapan Bahan

Usulan Program Tahunan dan 5 Tahunan adalah sebesar 69 % dari capaian realisasi 25 dokumen terhadap target 36 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah dokumen pengumpulan data

jalan dan jembatan adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 20 dokumen terhadap target 20 dokumen terdiri dari laporan pengumpulan data jalan dan laporan pengumpulan data jembatan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah dokumen perencanaan dan

pengawasan teknis jalan adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 20 dokumen terhadap target 20 dokumen terdiri dari laporan perencanaan jalan dan laporan pengawasan teknis jalan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Lingkungan Jalan

dan Jembatan adalah sebesar 57 % dari capaian realisasi 17 dokumen terhadap target 30 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Pelaksanaan Pengujian/

Manajemen Mutu adalah sebesar 106 % dari capaian realisasi 35 dokumen terhadap target 33 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Panjang jalan yg mendapat

pemeliharaan berkala/rehabilitasi adalah sebesar 110 % dari capaian realisasi 1.503 Km terhadap target 1.361 Km.

(7)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

54 54 54 54

• Tingkat capaian kinerja output Panjang jembatan yg mendapat

pemeliharaan berkala/rehabilitasi adalah sebesar 114 % dari capaian realisasi 19.717 m terhadap target 17.319 m.

• Tingkat capaian kinerja output Panjang jembatan yg mendapat

penggantian adalah sebesar 122 % dari capaian realisasi 3.688 m terhadap target 3.020 m.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Laporan Kajian dan Evaluasi

Penyiapan Pengusahaan Jalan Tol dan Data Informasi Jalan Tol adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 8 laporan terhadap target 8 laporan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Pengaturan,

Penyiapan, Pelayanan dan Pengendalian Pengusahaan Jalan Tol adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 5 dokumen terhadap target 5 dokumen.

Pengukuran kinerja terhadap outcome berdasarkan capaian kinerja

out put

dan

out come

ini dapat dilihat pada Tabel 3.2

Tabel 3.2.

Outcome : " Tingkat Kemantapan Jalan"

Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya

kualitas layanan jalan kualitas layanan jalan kualitas layanan jalan kualitas layanan jalan nnnnasional dan asional dan asional dan asional dan

pengelolaan pengelolaanpengelolaan

pengelolaan jalan jalan jalan jalan daerah daerahdaerah daerah Indikator oucome: • Tingkat Kemantapan Jalan 88.5 % 87.72 % 99,12 % Indikator output: - Jumlah Monitoring Dan Evaluasi Pelaksanaan Jalan 10 dok 10 dok 100 %

(8)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 55 55 55 55 Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja Dan Jembatan. - Jumlah Bahan

Jalan & Jembatan.

- Jumlah Bahan dan

Peralatan Jalan & Jembatan - Jumlah dokumen Penyiapan Bahan Usulan Program Tahunan dan 5 Tahunan - Jumlah dokumen pengumpulan data jalan dan jembatan

- Jumlah dokumen perencanaan dan pengawasan teknis jalan - Jumlah Dokumen Lingkungan Jalan dan Jembatan - Jumlah Pelaksanaan Pengujian/ Manajemen Mutu - Panjang jalan yg mendapat 1.141 ton 451 unit 36 dok 20 dok 20 dok 30 dok 33 dok 1.361 Km 834 ton 383 unit 25 dok 20 dok 20 dok 17 dok 35 dok 1.503 Km 73 % 85 % 69 % 100 % 100 % 57 % 106 % 110 %

(9)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 56 56 56 56 Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja pemeliharaan berkala/rehabilitasi - Panjang jembatan yg mendapat pemeliharaan berkala/rehabilitasi - Panjang jembatan yg mendapat penggantian - Tingkat capaian kinerja output Jumlah Laporan Kajian dan Evaluasi Penyiapan

Pengusahaan Jalan Tol dan Data

Informasi Jalan Tol

- Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Pengaturan, Penyiapan, Pelayanan dan Pengendalian Pengusahaan Jalan Tol 17.319 m 3.020 m 8 dok 5 dok 19.717 m 3.688 m 8 dok 5 dok 114 % 122 % 100 % 100 %

(10)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 57 57 57 57 b. b. b.

b. Tingkat capaian OutcomeTingkat capaian OutcomeTingkat capaian OutcomeTingkat capaian Outcome

Tingkat capaian kinerja outcome berupa Tingkat Fasilitasi Penyelenggaraan Jalan Daerah Menuju 60 % Kondisi Mantap sebesar 100 % dengan capaian realisasi 100 % terhadap target 100 %.

Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Pengaturan &

Penyiapan Pembiayaan Jalan Daerah & Dana Masyarakat adalah sebesar 100 % dengan capaian realisasi 2 dokumen terhadap target 2 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Program Dan

Anggaran Tahunan adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 2 dokumen terhadap target 2 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Penyiapan PHLN

& Administrasi Kerjasama Luar Negeri adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 1 dokumen terhadap target 1 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Pengembangan

Sistem Manajemen Jalan dan Jembatan adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 3 dokumen terhadap target 3 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Evaluasi Kinerja

Penyelenggaraan Jalan adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 1 dokumen terhadap target 1 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Kebijakan Dan

Strategi Penyelenggaraan Jalan adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 1 dokumen terhadap target 1 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Penyiapan

(11)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

58 58 58 58

sebesar 100 % dari capaian realisasi 2 dokumen terhadap target 2 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Pengendalian

Pelaksanaan PHLN adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 7 dokumen terhadap target 7 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Informasi,

Dokumentasi, Komunikasi Dan Publikasi Penyelenggaraan Jalan adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 7 dokumen terhadap target 7 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Lingkungan Jalan

dan Jembatan Yang Bersifat Khusus adalah sebesar 86 % dari capaian realisasi 6 dokumen terhadap target 7 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Perencanaan &

Pengawasan Teknis Jalan & Jembatan Khusus Serta Perencanaan Teknis Jalan Bebas Hambatan adalah sebesar 68 % dari capaian realisasi 13 dokumen terhadap target 19 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Penyusunan Dan

Pengesahan NSPK Jalan Dan Jembatan Termasuk Jalan Daerah adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 26 dokumen terhadap target 26 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah dokumen Pembinaan Teknis

Penanganan Lokasi Jalan dan Jembatan Rawan Kecelakaan & Rawan Bencana adalah sebesar 91 % dari capaian realisasi 10 dokumen terhadap target 11 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Laporan Pembinaan Teknik

Jalan Dan Jembatan adalah sebesar 96 % dari capaian realisasi 23 laporan terhadap target 24 laporan.

(12)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

59 59 59 59

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Laporan Perencanaan

Pembinaan, Penyiapan Produk Pembinaan Dan Pembinaan Pelaksanaan Jalan Dan Jembatan adalah sebesar 250 % dari capaian realisasi 10 laporan terhadap target 4 laporan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Pembinaan dan

Penilaian Bahan Usulan Program 5 Tahunan dan Tahunan adalah sebesar 40 % dari capaian realisasi 10 dokumen terhadap target 25 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Laporan Pembinaan Jalan

Bebas Hambatan adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 2 laporan terhadap target 2 laporan.

• Tingkat capaian kinerja output Luas Tanah untuk Jalan Bebas

Hambatan adalah sebesar 46 % dari capaian realisasi 2.722 hektare terhadap target 5.923 hektare.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Kebijakan

Investasi Jalan Bebas Hambatan adalah sebesar - % dari capaian realisasi - dokumen terhadap target - dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Pembinaan Penanggulangan

Penanganan Tanggap Darurat / Pekerjaan Mendesak adalah sebesar 36 % dari capaian realisasi 12 lokasi terhadap target 33 lokasi.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Administrasi dan

Pengelolaan Kepegawaian / Ortala adalah sebesar 300 % dari capaian realisasi 3 dokumen terhadap target 1 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Laporan

Administrasi Keuangan dan Akuntansi adalah sebesar 300 % dari capaian realisasi 3 dokumen terhadap target 1.

(13)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

60 60 60 60

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Sistem Akuntansi

Barang Milik Negara adalah sebesar 300 % dari capaian realisasi 3 dokumen terhadap target 1.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Laporan

Penyelenggaraan Kegiatan Bantuan Hukum dalam Rangka Penanganan Perkara adalah sebesar 200 % dari capaian realisasi 2 laporan terhadap target 1 laporan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Draft Materi

Kebijakan / Peraturan Perundang-Undangan yang Diproses dan Dilegalisasi adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 1 dokumen terhadap target 1 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Monitoring &

Evaluasi Perencanaan, Pemrograman Dan Pembiayaan Penyelenggaraan Jalan adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 3 dokumen terhadap target 3 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Monitoring Dan Evaluasi Pembinaan

Teknik Jalan Dan Jembatan adalah sebesar 80 % dari capaian realisasi 8 dokumen terhadap target 10 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah dokumen Penyelesaian

Permasalahan Administrasi, Teknis Pelaksanaan Dan Aspek Hukum adalah sebesar 16 % dari capaian realisasi 4 dokumen terhadap target 25 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Pengendalian Kepatuhan

Pelaksanaan Jalan adalah sebesar 96 % dari capaian realisasi 25 laporan terhadap target 26 laporan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah laporan Fasilitasi Dan

Perencanaan Pembinaan, Penyiapan Produk Pembinaan Serta Pembinaan Perencanaan Dan Pelaksanaan Jalan Daerah adalah

(14)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

61 61 61 61

sebesar 112 % dari capaian realisasi 28 laporan terhadap target 26 laporan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah dokumen Monitoring Dan

Evaluasi Kinerja Pembinaan Dan Pelaksanaan Jalan Dan Jembatan Termasuk Jalan Daerah adalah sebesar 65 % dari capaian realisasi 17 dokumen terhadap target 26 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah pemenuhan unit Prasarana

& Sarana Perkantoran adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 5 unit terhadap target 5 unit terdiri dari kelompok Meubelair, Alat pengolah data, Peralatan dan mesin, Gedung dan Lain-lain.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Layanan Publik (PNBP)

adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 12 bulan layanan terhadap target 12 bulan layanan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Layanan Perkantoran (BLU)

adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 12 bulan terhadap target 12 bulan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Layanan Perkantoran

adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 12 bulan terhadap target 12 bulan.

Pengukuran kinerja terhadap outcome berdasarkan capaian kinerja

(15)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 62 62 62 62 Tabel 3.3.

Outcome : " Tingkat Fasilitasi Penyelenggaraan Jalan Daerah Menuju 60 % Kondisi Mantap"

Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya

kualitas layanan jalan kualitas layanan jalan kualitas layanan jalan kualitas layanan jalan nasional dan

nasional dan nasional dan nasional dan pengelolaan pengelolaanpengelolaan

pengelolaan jalan jalan jalan jalan daerah daerahdaerah daerah Indikator oucome: • Tingkat Fasilitasi Penyelenggaraan Jalan Daerah Menuju 60 % Kondisi Mantap 100 % 100 % 100 % Indikator output: - Jumlah Dokumen Pengaturan & Penyiapan Pembiayaan Jalan Daerah & Dana Masyarakat. - Jumlah Dokumen Program Dan Anggaran Tahunan. - Jumlah Dokumen Penyiapan PHLN & Administrasi Kerjasama Luar Negeri. - Jumlah Dokumen Pengembangan Sistem Manajemen 2 dok 2 dok 1 dok 3 dok 2 dok 2 dok 1 dok 3 dok 100 % 100 % 100 % 100 %

(16)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 63 63 63 63 Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja Jalan dan Jembatan. - Jumlah Dokumen Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Jalan. - Jumlah Dokumen Kebijakan Dan Strategi Penyelenggaraan Jalan. - Jumlah Dokumen Penyiapan Keputusan Menteri Tentang Fungsi Dan Status Jalan.

- Jumlah Dokumen Pengendalian Pelaksanaan PHLN. - Jumlah Dokumen Informasi, Dokumentasi, Komunikasi Dan Publikasi Penyelenggaraan Jalan. 1 dok 1 dok 2 dok 7 dok 7 dok 1 dok 1 dok 2 dok 7 dok 7 dok 100 % 100 % 100 % 100 % 100 %

(17)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 64 64 64 64 Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja - Jumlah Dokumen Lingkungan Jalan dan Jembatan Yang Bersifat Khusus. - Jumlah Dokumen Perencanaan & Pengawasan Teknis Jalan & Jembatan Khusus Serta Perencanaan Teknis Jalan Bebas Hambatan. - Jumlah Dokumen Penyusunan Dan Pengesahan NSPK Jalan Dan Jembatan Termasuk Jalan Daerah. - Jumlah dokumen Pembinaan Teknis Penanganan Lokasi Jalan dan Jembatan Rawan Kecelakaan & Rawan Bencana. 7 dok 19 dok 26 dok 11 dok 6 dok 13 dok 26 dok 10 dok 86 % 68 % 100 % 91 %

(18)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 65 65 65 65 Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja - Jumlah Laporan Pembinaan Teknik Jalan Dan Jembatan. - Jumlah Laporan Perencanaan Pembinaan, Penyiapan Produk Pembinaan Dan Pembinaan Pelaksanaan Jalan Dan Jembatan. - Jumlah Dokumen Pembinaan dan Penilaian Bahan Usulan Program 5 Tahunan dan Tahunan. - Jumlah Laporan Pembinaan Jalan Bebas Hambatan.

- Luas Tanah untuk

Jalan Bebas Hambatan. - Jumlah Dokumen Kebijakan Investasi Jalan Bebas 24 lap 4 lap 25 dok 2 lap 5.923 Ha - dok 23 lap 10 lap 10 dok 2 lap 2.722 Ha - dok 96 % 250 % 40 % 100 % 46 % - %

(19)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 66 66 66 66 Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja Hambatan. - Pembinaan Penanggulangan Penanganan Tanggap Darurat / Pekerjaan Mendesak. - Jumlah Dokumen Administrasi dan Pengelolaan Kepegawaian / Ortala. - Jumlah Dokumen Laporan Administrasi Keuangan dan Akuntansi. - Jumlah Dokumen Sistem Akuntansi Barang Milik Negara. - Jumlah Dokumen Laporan Penyelenggaraan Kegiatan Bantuan Hukum dalam Rangka 33 lokasi 1 dok 1 lap 1 dok 1 lap 12 lokasi 3 dok 3 lap 3 dok 2 lap 36 % 300 % 300 % 300 % 200 %

(20)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 67 67 67 67 Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja Penanganan Perkara. - Jumlah Dokumen Draft Materi Kebijakan / Peraturan Perundang-Undangan yang Diproses dan Dilegalisasi. - Jumlah Dokumen Monitoring & Evaluasi Perencanaan, Pemrograman Dan Pembiayaan Penyelenggaraan Jalan. - Monitoring Dan Evaluasi Pembinaan Teknik Jalan Dan Jembatan. - Jumlah dokumen Penyelesaian Permasalahan Administrasi, 1 dok 3 dok 10 dok 25 dok 1 dok 3 dok 8 dok 4 dok 100 % 100 % 80 % 16 %

(21)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 68 68 68 68 Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja Teknis Pelaksanaan Dan Aspek Hukum. - Pengendalian Kepatuhan Pelaksanaan Jalan. - Jumlah laporan Fasilitasi Dan Perencanaan Pembinaan, Penyiapan Produk Pembinaan Serta Pembinaan Perencanaan Dan Pelaksanaan Jalan Daerah. - Jumlah dokumen Monitoring Dan Evaluasi Kinerja Pembinaan Dan Pelaksanaan Jalan Dan Jembatan Termasuk Jalan Daerah. - Jumlah pemenuhan

unit Prasarana & Sarana 26 lap 26 lap 26 dok 5 unit 25 lap 28 lap 17 dok 5 unit 96 % 112 % 65 % 100 %

(22)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 69 69 69 69 Sasaran SasaranSasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja Kinerja Kinerja Kinerja Perkantoran. - Jumlah Layanan Publik (PNBP). - Jumlah Layanan Perkantoran (BLU). - Jumlah Layanan Perkantoran. 12 bulan 12 bulan 12 bulan 12 bulan 12 bulan 12 bulan 100 % 100 % 100 % c. c. c.

c. Tingkat capaian OutcomeTingkat capaian OutcomeTingkat capaian OutcomeTingkat capaian Outcome

Tingkat capaian kinerja outcome berupa Tingkat Penggunaan Jalan Nasional sebesar 100,21 % dengan capaian realisasi 84.78 Milyar Kendaraan Kilometer terhadap target 84,6 Milyar Kendaraan Kilometer.

Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output

• Tingkat capaian kinerja output Panjang Jalan yg mendapat

pemeliharaan rutin adalah sebesar 97 % dengan capaian realisasi 33.855 Km terhadap target 34.879 Km.

• Tingkat capaian kinerja output Panjang jembatan yg mendapat

pemeliharaan rutin adalah sebesar 104 % dengan capaian realisasi 200.329 m terhadap target 191.913 m.

Pengukuran kinerja terhadap outcome berdasarkan capaian kinerja

(23)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 70 70 70 70 Tabel 3.4.

Outcome : " Tingkat Penggunaan Jalan Nasional "

Sasaran Sasaran Sasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator KinerjaIndikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja KinerjaKinerja Kinerja Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya kualitas layanan kualitas layanan kualitas layanan kualitas layanan jalan nasiona jalan nasionajalan nasiona jalan nasional dan l dan l dan l dan pengelolaan

pengelolaanpengelolaan

pengelolaan jalan jalan jalan jalan daerah daerahdaerah daerah Indikator oucome: • Tingkat Penggunaan Jalan Nasional 84,6 Milyar Kendaraan Kilometer 84,78 Milyar Kendaraan Kilometer 100 ,21% Indikator output: - Panjang Jalan yg mendapat pemeliharaan rutin. - Panjang jembatan yg mendapat pemeliharaan rutin. 34.879 Km 191.913 m 33.855 Km 200.329 m 97 % 104 % Sasaran II: Sasaran II: Sasaran II: Sasaran II:

Meningkatnya Kapasitas Jalan NasionalMeningkatnya Kapasitas Jalan NasionalMeningkatnya Kapasitas Jalan NasionalMeningkatnya Kapasitas Jalan Nasional. . . .

Sasaran ini merupakan sasaran Kementerian Pekerjaan umum,

dengan rincian sebagai berikut : Tingkat

Tingkat Tingkat

Tingkat capaian Outcomecapaian Outcomecapaian Outcomecapaian Outcome a.

a. a.

a. Tingkat capaian kinerja outcome berupa Panjang Peningkatan

Struktur/pelebaran Jalan sebesar 102 % dengan capaian realisasi 3.292 Km terhadap target 3.243 Km.

(24)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

71 71 71 71

Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output Tingkat capaian Output

• Tingkat capaian kinerja output Panjang jalan yg mendapat

pelebaran adalah sebesar 96 % dengan capaian realisasi 2.050 Km terhadap target 2.141 Km.

• Tingkat capaian kinerja output Panjang jalan yg mendapat

rekonstruksi/peningkatan struktur adalah sebesar 113 % dengan capaian realisasi 1.241 m terhadap target 1.102 m.

Pengukuran kinerja terhadap outcome berdasarkan capaian kinerja

out put

dan

out come

ini dapat dilihat pada Tabel 3.5 Tabel 3.5.

Outcome : " Panjang Peningkatan Struktur/pelebaran Jalan " Sasaran

Sasaran Sasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasiRealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kin Kin Kin Kinerjaerjaerjaerja Meningkatnya

Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya kualitas layanan kualitas layanan kualitas layanan kualitas layanan jalan nasional dan jalan nasional dan jalan nasional dan jalan nasional dan pengelolaan

pengelolaanpengelolaan

pengelolaan jalan jalan jalan jalan daerah daerahdaerah daerah Indikator oucome: Panjang Peningkatan Struktur/pelebaran Jalan 3243 Km 3292 Km 102 % Indikator output: - Panjang jalan yg mendapat pelebaran. - Panjang jalan yg mendapat rekonstruksi/peningkat an struktur. 2.141 Km 1.102 Km 2.050 Km 1.241 Km 100 % 100 %

(25)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 72 72 72 72 b. b. b.

b. Tingkat capaian kinerja outcome berupa Panjang Jalan Baru yang

Dibangun sebesar 93 % dengan capaian realisasi 394 Km terhadap target 423 Km.

Tingkat capai Tingkat capai Tingkat capai

Tingkat capaian Outputan Outputan Outputan Output

• Tingkat capaian kinerja output Panjang jalan yg dibangun baru

adalah sebesar 91 % dengan capaian realisasi 74 Km terhadap target 81 Km.

• Tingkat capaian kinerja output Panjang jembatan yang dibangun

baru adalah sebesar 109 % dengan capaian realisasi 9.082 m terhadap target 8.315 m.

• Tingkat capaian kinerja output Panjang Fly Over/Underpass/

Terowongan yg dibangun adalah sebesar 65 % dengan capaian realisasi 3.465 m terhadap target 5.353 m.

• Tingkat capaian kinerja output Panjang pembangunan/pelebaran

Jalan di Kaw. Srategis, Perbatasan, Wil. Terluar & Terdepan adalah sebesar 95 % dengan capaian realisasi 315 Km terhadap target 331 Km.

• Tingkat capaian kinerja output Panjang Pembangunan/Duplikasi

Jembatan di Kaw. Srategis, Perbatasan, Wil. Terluar & Terdepan adalah sebesar 100 % dengan capaian realisasi 505 m terhadap target 505 m.

• Tingkat capaian kinerja output Panjang jalan bebas hambatan yg

dibangun adalah sebesar 55 % dengan capaian realisasi 5,64 Km terhadap target 10 Km.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Laporan Pengawasan dan

Pemantauan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 3 laporan terhadap target 3 laporan.

(26)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

73 73 73 73

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Dokumen Perjanjian

Layanan Dana Bergulir untuk Pengadaan Tanah jalan tol (BLU) adalah sebesar 200 % dari capaian realisasi 2 dokumen terhadap target 1 dokumen.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Laporan Monitoring dan

Evaluasi layanan Dana Bergulir untuk Pengadaan Tanah jalan tol (BLU) adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 1 laporan terhadap target 1 laporan.

• Tingkat capaian kinerja output Jumlah Laporan Pengelolaan dana

Hasil Pengusahaan Jalan Tol (BLU) adalah sebesar 100 % dari capaian realisasi 1 laporan terhadap target 1 laporan.

Pengukuran kinerja terhadap sasaran II berdasarkan capaian kinerja

out

put

dan

out come

ini dapat dilihat pada Tabel 3.3.

Tabel 3.6.

Outcome : " Panjang Peningkatan Struktur/pelebaran Jalan " Sasaran

Sasaran Sasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasi RealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja KinerjaKinerja Kinerja Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Kapasitas Jalan Kapasitas Jalan Kapasitas Jalan Kapasitas Jalan Nasional

NasionalNasional Nasional

Indikator outcome:

- Panjang Jalan Baru

yang Dibangun.

(27)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 74 74 74 74 Sasaran Sasaran Sasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasi RealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja KinerjaKinerja Kinerja Indikator output: - Panjang jalan yg dibangun baru. - Panjang jembatan

yang dibangun baru.

- Panjang Fly Over/Underpass/ Terowongan yg dibangun. - Panjang pembangunan/pelebar an Jalan di Kaw. Srategis, Perbatasan, Wil. Terluar &

Terdepan.

- Panjang

Pembangunan/Duplika si Jembatan di Kaw. Srategis, Perbatasan, Wil. Terluar &

Terdepan.

- Panjang jalan bebas

hambatan yg dibangun

- Tingkat capaian

kinerja output Jumlah

81 Km 8.315 m 5.353 m 331 Km 505 m 10 Km 3 lap 74 Km 9.082 m 3.465 m 315 Km 505 m 5,64 Km 3 lap 91 % 109 % 65 % 95 % 100 % 55 % 100 %

(28)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 75 75 75 75 Sasaran Sasaran Sasaran

Sasaran Indikator KinerjaIndikator Kinerja Indikator KinerjaIndikator Kinerja TargetTargetTargetTarget RealisasiRealisasi RealisasiRealisasi

Tingkat Tingkat Tingkat Tingkat Capaian Capaian Capaian Capaian Kinerja KinerjaKinerja Kinerja Laporan Pengawasan dan Pemantauan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol - Tingkat capaian

kinerja output Jumlah Dokumen Perjanjian Layanan Dana Bergulir untuk Pengadaan Tanah jalan tol (BLU)

- Tingkat capaian

kinerja output Jumlah Laporan Monitoring dan Evaluasi layanan Dana Bergulir untuk Pengadaan Tanah jalan tol (BLU)

- Tingkat capaian

kinerja output Jumlah Laporan Pengelolaan dana Hasil Pengusahaan Jalan Tol (BLU) 1 dok 1 lap 1 lap 2 dok 1 lap 6 lap 200 % 100 % 600 %

(29)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 76 76 76 76 -5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000 35,000

Pemeliharaan rutin Pemeliharaan berkala/rehabilitasi 34,879 1,362 33,855 1,503

PRESERVASI JALAN TA 2011

TARGET REALISASI -500 1,000 1,500 2,000 2,500 2,141 1,102 81 331 10 2,050 1,241 74 315 6

PENANGANAN JALAN TA 2011

TARGET REALISASI

Berikut ini grafik dari pencapaian output penting Direktorat Jenderal Bina Marga pada Tahun Anggaran 2012

Grafik 3.1

Capaian Kinerja Output Penting (Penanganan Jalan)

Grafik 3.2

(30)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 77 77 77 77 -1,000 2,000 3,000 4,000 5,000 6,000 7,000 8,000 9,000 10,000

Dibangun baru Panjang Fly Over/Underpass/ Terowongan yg dibangun

Pembangunan/Duplikasi Jembatan di Kaw. Srategis… 8,315 5,353 505 9,082 3,465 505

PENANGANAN JEMBATAN TA 2011

target realisasi -1,000 2,000 3,000 4,000 5,000 6,000 7,000 8,000 9,000 10,000

Dibangun baru Panjang Fly Over/Underpass/ Terowongan yg dibangun

Pembangunan/Duplikasi Jembatan di Kaw. Srategis… 8,315 5,353 505 9,082 3,465 505

PRESERVASI JEMBATAN TA 2011

target realisasi Grafik 3.3

Capaian Kinerja Output Penting (Penanganan Jembatan)

Grafik 3.4

(31)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 78 78 78 78 -2,000 4,000 6,000 8,000 10,000 12,000

Dibangun baru Panjang Fly Over/Underpass/ Terowongan yg dibangun

Pembangunan/Duplikasi Jembatan di Kaw. Srategis… 10,650 5,092 1,125 3,904 3,767 1,180 8,315 5,353 505 9,082 3,465 505

PENANGANAN JEMBATAN TA 2010 & 2011

2010 target 2010 realisasi 2011 target 2011 realisasi

3.2. 3.2. 3.2.

3.2. PERBANDINGAN DATA KINERJA DENGAN TAHUN SEBELUMNYAPERBANDINGAN DATA KINERJA DENGAN TAHUN SEBELUMNYAPERBANDINGAN DATA KINERJA DENGAN TAHUN SEBELUMNYAPERBANDINGAN DATA KINERJA DENGAN TAHUN SEBELUMNYA

Tahun Anggaran 2011 merupakan tahun kedua dari pelaksanaan RENSTRA tahun 2010-2014 pada masa pemerintahan SBY-Budiono pada Kabinet Indonesia Bersatu II. Capaian kinerja kegiatan dalam pelaksanaan selama 2010-2014 di bidang jalan dan jembatan, disajikan dalam grafik berikut berikut ini.

Grafik 3.5

Perbandingan Kinerja Output Kegiatan Fisik (Penanganan Jembatan)

Untuk penanganan Jembatan yang dibangun baru pada tahun 2011 melebihi target yang ditetapkan untuk melengkapi target yang belum terpenuhi pada tahun 2010. Pada Penanganan flyover/underpass/ terowongan yang di bangun tidak mencapai 100% karena ada perubahan design dan pengalihan target. untuk Pembangunan/ duplikasi jembatan di kawasan strategis selama dua tahun selalu tercapai 100 %.

(32)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 79 79 79 79 -50,000 100,000 150,000 200,000 250,000 Pemeliharaan berkala/rehabilitasi

Penggantian Jembatan Pemeliharaan rutin 7,073 2,098 78,708 8,599 2,113 90,112 17,319 3,020 191,913 19,717 3,688 200,329

PRESERVASI JEMBATAN TA 2010 & 2011

2010 target 2010 realisasi 2011 target 2011 realisasi

Grafik 3.6

Perbandingan Kinerja Output Kegiatan Fisik (Preservasi Jembatan)

Preservasi jembatan selama dua tahun selalu tercapai 100 % sebagaimana terlihat pada grafik di atas baik untuk Pemeliharaan berkala, rutin maupun penggantian jembatan.

(33)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 80 80 80 80 -500 1,000 1,500 2,000 2,500

Pelebaran Jalan Rekonstruksi/peningkatan struktur

Dibangun baru Pembangunan/pelebaran Jalan di Kaw. Srategis..

Jalan bebas hambatan yg dibangun 2,179 449 33 113 4 2,047 483 33 245 4 2,141 1,102 81 331 10 2,050 1,241 74 315 6

PENANGANAN JALAN TA 2010 & 2011

2010 TARGET 2010 REALISASI 2011 TARGET 2011 REALISASI

Grafik 3.7

Perbandingan Kinerja Output Kegiatan Fisik (Penanganan Jalan)

Secara garis besar Penanganan Jalan selama 2 tahun bisa dikatakan sesuai dengan target yang di tetapkan meskipun untuk realisasi tahun 2011 pada Pelebaran jalan, Jalan Baru yang di bangun, pembangunan/ pelebaran di kawasan strategis kurang dari target tapi realisasinya di atas 90 %

(34)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 81 81 81 81 -5,000 10,000 15,000 20,000 25,000 30,000 35,000

Pemeliharaan rutin Pemeliharaan berkala/rehabilitasi 29,955 1,453 29,408 963 34,879 1,362 33,855 1,503

PRESERVASI JALAN TA 2010 & 2011

2010 TARGET 2010 REALISASI 2011 TARGET 2011 REALISASI

Grafik 3.8

Perbandingan Kinerja Output Kegiatan Fisik (Preservasi Jalan)

Realisasi target Pemeliharaan rutin jalan selama 2 tahun selalu berada di atas angka 97 % sehingga hampir semua target terpenuhi, sedangkan untuk Pemeliharaan berkala/ rehabilitasi jalan tahun ini melebihi target yag di rencanakan.

Secara keseluruhan masih terdapat beberapa kegiatan yang belum mencapai target (<100%). Namun demikian sisa target yang belum tercapai menjadi kegiatan prioritas pada tahun berikutnya.

3. 3. 3.

3.3333.... EVALUASI KINERJAEVALUASI KINERJAEVALUASI KINERJAEVALUASI KINERJA

Evaluasi Kinerja disusun berdasarkan hasil pengukuran kinerja, yaitu dengan melakukan evaluasi terhadap pencapaian kelompok indikator kinerja kegiatan dan sasaran untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai keberhasilan dan kegagalan rencana strategis tahun 2011 serta pencapaian sasaran dari suatu program.

(35)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

82 82 82 82

Ada dua hal yang akan dievaluasi kinerjanya berdasarkan hasil dari pengukuran capaian kinerja, yaitu evaluasi capaian kinerja kegiatan yang

memuat capaian realisasi

output

terhadap target

output

dari Penetapan

Kinerja tahun 2011, dan evaluasi terhadap pencapaian pengukuran sasaran

yang memuat realisasi capaian

Outcome

terhadap target

Outcome

dari

Penetapan Kinerja tahun 2011 dari masing-masing sasaran.

Evaluasi juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dijumpai dan hal-hal yang harus diantisipasi dalam rangka pencapaian misi dan sebagai umpan balik pelaksanaan program/kegiatan dimasa mendatang.

3. 3. 3.

3.3333....1111. . . . EVALUASI PENCAPEVALUASI PENCAPEVALUASI PENCAPEVALUASI PENCAPAAAAIAN KINEIAN KINEIAN KINEIAN KINERJA RJA RJA RJA

Evaluasi pencapaian kinerja dari hasil pengukuran kinerja dapat digambarkan dalam uraian di bawah ini.

1. Secara umum realisasi tingkat capaian kinerja kegiatan tahun

2011 berkisar antara 16 % sampai dengan 600 % atau dapat juga dikatakan bahwa capaian rata-rata tingkat capaian kinerja kegiatan secara keseluruhan diatas 122 %, artinya secara optimal target kinerja kegiatan telah tercapai/melampaui target.

2. Realisasi tingkat capaian kinerja sasaran yang didukung oleh

sekelompok kegiatan-kegiatan yang dihitung berdasarkan tingkat capaian kegiatan atau tingkat capaian Output, rata-rata di atas 90% sehingga dapat dikatakan mencapai target yang ditetapkan.

3. Realisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Ditjen. Bina Marga

sebagai berikut :

• Meningkatnya kondisi mantap jaringan jalan nasional

terealisasi 87,72 % dari target 88,5 %.

• Meningkatnya fasilitasi penyelenggaraan jalan daerah untuk

menuju 60 % kondisi mantap terealisasi 100 % dari target 100 %

(36)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

83 83 83 83

• Meningkatnya penggunaan jalan pada ruas jalan nasional

terealisasi 84,78 milyar kendaraan kilometer/tahun dari target 84,6 milyar kendaraan kilometer/tahun.

• Panjang Peningkatan Struktur/pelebaran Jalan terealisasi

3.282 Km dari target 3.243 Km.

• Panjang Jalan Baru yang Dibangun terealisasi 394 Km dari

target 423 Km

4. Realisasi Tingkat capaian sasaran :

Sasaran I : sebesar 99,78 %

Sasaran II : sebesar 97 %

Dari tingkat capaian masing-masing sasaran tahun 2011 Ditjen Bina Marga dalam mendukung sasaran Renstra Kementerian PU tercapai sesuai target.

Rata-rata tingkat capaian kinerja kegiatan yang mendukung sasaran dan tingkat capaian sasaran di bidang jalan dan jembatan dapat dilihat dalam tabel 3.7.

Tabel 3.7

Rata-rata Tingkat Capaian Kinerja Kegiatan dan Sasaran Ditjen Bina Marga dalam mendukung Sasaran Kementerian PU

No. No. No. No. Sasaran Sasaran Sasaran Sasaran Rata Rata Rata

Rata----rata Tingkat rata Tingkat rata Tingkat rata Tingkat Capaian Kinerja Capaian Kinerja Capaian Kinerja Capaian Kinerja Kegiatan (Output) % Kegiatan (Output) % Kegiatan (Output) % Kegiatan (Output) % Rata RataRata

Rata----rata Tingkat rata Tingkat rata Tingkat rata Tingkat Capaian Sasaran Capaian Sasaran Capaian Sasaran Capaian Sasaran

(Out (Out(Out

(Outcomecomecome) come) ) %) %% %

Ket. Ket.Ket. Ket.

1 Meningkatnya Kualitas Layanan Jalan Nasional dan Pengelolaan Jalan Daerah

101 99,78

2 Meningkatnya Kapasitas

Jalan Nasional 144 97,33

RataRataRataRata----rata Tingkat Capaianrata Tingkat Capaianrata Tingkat Capaianrata Tingkat Capaian 122122122122 99999999

(37)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

84 84 84 84

3.3.1.1 EVALUASI PENCAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA 3.3.1.1 EVALUASI PENCAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA 3.3.1.1 EVALUASI PENCAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA 3.3.1.1 EVALUASI PENCAPAIAN INDIKATOR KINERJA UTAMA

Evaluasi terhadap pencapaian IKU program penyelenggaraan jalan diukur dengan pencapaian sasaran yang sudah ditetapkan pada program ini yaitu:

1. Sasaran meningkatnya kualitas layanan jalan Nasional dan Pengelolaan

jalan daerah.

2. Sasaran meningkatkan kapasitas jalan Nasional.

Adapun pencapaian setiap sasaran strategis yang mendukung program penyelenggaraan jalan sebagai berikut :

NO PROGRAM/ SASARAN STRATEGIS

URAIAN INDIKATOR

KINERJA OUTCOME/ IKU TARGET REALISASI

% CAPAIAN Program Penyelenggaraan Jalan

1 Meningkatnya kualitas layanan jalan Nasional dan Pengelolaan jalan daerah

Tingkat kemantapan jalan 88,50% 87,72% 99,12 Tingkat fasilitasi

penyelenggaraan jalan daerah

100% 100% 100

Tingkat penggunaan jalan nasional 84,60 miliar kend km 84,78 miliar kend km 100,21 2 Meningkatkan

kapasitas jalan Nasional

Panjang jalan yang ditingkatkan/ direhabilitasi

kapasitasnya (struktur dan lebar)

3.243 km 3.292 km 102

Panjang jalan baru yang dibangun

423 km 394 km 93

Dari Tabel diatas dapat terlihat bahwa ada indikator outcome yang pencapaian kinerjanya tidak maksimal di tahun 2011 yaitu Tingkat kemantapan Jalan yang tercapai 99,12 %, Panjang jalan baru yang dibangun tercapai 93 %. Beberapa penyebab tidak maksimalnya pencapaian IKU Outcome ini adalah:

(38)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

85 85 85 85

- Pada umumnya seluruh jaringan jalan di akhir 2011 sudah

mencapai kondisi mantap sebesar 87,72 %. akan tetapi, dari kemantapan tersebut di atas terdapat kondisi jalan yang statusnya masih rusak ringan dan rusak berat pada segment-segment di ruas-ruas tersebut diatas kurang lebih 0,78 %.

- Kondisi struktural (SDI) dari segment-segment tersebut sudah

mencapai nilai > 150, hal ini mengakibatkan nilai ketidakrataan permukaan (IRI) pada segment tersebut menjadi besar padakoridor ringan dan berat.

- Adanya permasalahan pembebasan lahan yang berlarut-larut.

- Alokasi anggaran tidak mencukupi untuk Pembangunan Jalan

baru tidak sesuai dengan target alokasi anggaran.

- Keterlambatan pelaksanaan kegiatan yang didanai dana

pinjaman luar negeri (PLN) atau LOAN, disebabkan antara lain dikarenakan keterlambatan dalam penyediaan tanah, pemenuhan rupiah pendamping, keterlambatan penerbitan DIPA, persyaratan administrasi LOAN yang tidak terpenuhi, permasalahan dalam desain, keterlambatan pengadaan konsultan, dan retender (akibat penajaman prioritas program, ketersediaan lahan, dana dan manfaat)

Adapun tingkat capaian kinerja sasaran terhadap terget 5 tahunan dapat dilihat dari grafik berikut.

(39)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 86 86 86 86 80.00 82.00 84.00 86.00 88.00 90.00 92.00 94.00 96.00 98.00 100.00 2010 2011 2012 2013 2014 87.00 88.50 90.50 92.50 94.00 87.00 87.72

TINGKAT KEMANTAPAN JALAN

TARGET REALISASI -10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 100.00 2010 2011 2012 2013 2014 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00

TINGKAT FASILITASI JALAN DAERAH MENUJU 60% KONDISI MANTAP

TARGET REALISASI

Grafik 3.5

Capaian Kinerja Outcome Tingkat Kemantapan Jalan tahun 2010-2014

Grafik 3.6

Capaian Kinerja Outcome Tingkat Fasilitasi Jalan Daerah Menuju Mantap 60 % tahun 2010-2014

(40)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 87 87 87 87 -10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 60.00 70.00 80.00 90.00 100.00 2010 2011 2012 2013 2014 83.00 84.60 87.70 90.70 91.55 83.30 84.78

TINGKAT PENGUNAAN JALAN NASIONAL

TARGET REALISASI -2,000 4,000 6,000 8,000 10,000 12,000 14,000 16,000 18,000 20,000 2010 2011 2012 2013 2014 2010-2014 2,629 3,243 3,830 4,035 3,277 17,014 2,530 3,292 5,822

PANJANG PENINGKATAN STRUKTUR/PELEBARAN JALAN

TARGET REALISASI

Grafik 3.7

Capaian Kinerja Outcome Tingkat Penggunaan Jalan Nasional tahun 2010-2014

Grafik 3.8

Capaian Kinerja Outcome Panjang Peningkatan Struktur/pelebaran jalan tahun 2010-2014

(41)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 88 88 88 88 -200 400 600 800 1,000 1,200 1,400 1,600 1,800 2,000 2010 2011 2012 2013 2014 2010-2014 150 423 620 389 333 1,915 245 394 639

PANJANG JALAN BARU YANG DIBANGUN

TARGET REALISASI

Grafik 3.9

Capaian Kinerja Outcome Panjang Peningkatan Struktur/pelebaran jalan tahun 2010-2014

Secara keseluruhan hampir semua capaian realisasi Outcome sesuai dengan target Renstra selama lima tahun, kekurangan dari pelaksanaan selama dua tahun akan di akomodir pada tahun berikutnya.

3.3.1.2 3.3.1.2 3.3.1.2

3.3.1.2 EVALUASI EVALUASI EVALUASI EVALUASI PENCAPAIAN PENCAPAIAN PENCAPAIAN PENCAPAIAN KINERJA KINERJA KINERJA KINERJA PROGRAM PROGRAM PROGRAM PROGRAM PENYELENGGARA

PENYELENGGARA PENYELENGGARA

PENYELENGGARAAN JALANAN JALANAN JALAN AN JALAN

Berdasarkan Laporan

Global Competitiveness Index

, peringkat

Indonesia di bidang infrastruktur secara umum semakin membaik, termasuk kualitas jalan. Bila pada tahun 2010

(42)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

89 89 89 89

Indonesia berada di peringkat ke-84, pada tahun 2011 naik ke peringkat ke-83. Hal ini indikasi baik atau menunjukkan bahwa kinerja pembangunan infrastruktur (dari segi kuantitas dan kualitas) selalu meningkat dari tahun ke tahun. Sekadar mengingatkan, pada tahun 2009,

peringkat Indonesia di bidang pembangunan infrastruktur berada di nomor 94. Berikut ini adalah gambaran kondisi jalan di Indonesia:

Pada tahun 2011, beberapa kegiatan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan oleh Kementerian PU dilaksanakan untuk menunjang kelancaran arus orang, barang dan jasa melalui kegiatan preservasi jalan, peningkatan kapasitas jalan dan jembatan, dan pembangunan jalan tol. Kegiatan di bidang jalan meliputi:

Preservasi Jalan 35.358 Km & Jembatan 223.734 m pada seluruh ruas jalan nasional dan strategis nasional;

Pelebaran Jalan 2.050 Km, yang sebagian besar di P. Sumatera menjadi 7,0 m; P. Kalimantan dan P. Sulawesi menjadi 6,0 m; Ruas Tohpati – Kusamba dari 2 lajur menjadi 4 lajur

Pembangunan Jalan Baru 388 Km dan jembatan 9.082 m, termasuk jalan-jalan dan jembatan di kawasan strategis, perbatasan, wilayah terluar dan terpencil. Jalan baru tersebut antara lain Lingkar

(43)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

90 90 90 90

Ambarawa, lingkar Brebes, Lingkar Nagrek, Akses Kuala Namu, jalan strategis lintas selatan Jawa.

Fly Over/Underpass

yang dibangun 3.465 m antara lain FO Merak & Balaraja (Banten), FO Gebang (Jabar), FO Rawa Buaya, FO Tarumbarat, Akses Bandara Kualanamu

Pembangunan jalan tol pada tahun 2011 mengalami kemajuan yang cukup berarti dengan telah ditandatanganinya amandemen 22 PPJT berdasarkan hasil evaluasi terhadap 24 ruas PPJT. Masih menunggu persetujuan yaitu Ruas Semarang – Solo dan Semarang – Batang.

Selain itu, kemajuan pembangunan jalan tol dapat dilihat dengan pengoperasian ruas jalan ruas Surabaya-Mojokerto Seksi IA-1 sepanjang 1,89 km dan jalan Tol ruas Semarang-Solo Seksi (Semarang-Ungaran) sepanjang 11 km sehingga total panjang tol yang telah beroperasi menjadi 769,86 km. Sedangkan jalan tol dalam penyelesaian akhir ruas simpang susun (ss) Cimanggis – ss Raya Bogor sepanjang 3,7 km.

Kemajuan lainnya adalah telah dimulainya proses konstruksi beberapa ruas jalan tol yakni seksi II tol Semarang – Solo (Ungaran – Bawen), JORR W2 Utara, Cikampek – Palimanan, dan Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa. Dari target yang ditetapkan dalam RKP 2011, kegiatan

yang belum memenuhi sasaran adalah pembangunan

Fly

Over/Underpass

/Terowongan dari target 4.551 km terealisasi 3.465 km yang diakibatkan penyediaan lahan yang belum ada kesepakatan, yakni

pada

Flyover

Kalibanteng Semarang dan

Flyover

Pasar Kembang

Surabaya juga adanya revisi desain dari dua underpass menjadi satu underpass.

Selain itu program penyelenggaraan jalan juga mendukung :

- Kawasan perbatasan dengan adanya satker Khusus

(44)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

91 91 91 91

- Distribusi Barang dan jasa dengan dibangunnya jalan

penghubung ke pelabuhan seperti ruas Merauke – Okaba-(Buraka)-Wanam-Bian-Wogikel (152 km) (Pelabuhan Ekspor) Jalan Propinsi (Mendukung MIFEE)

- Mendukung Kawasan Strategis, perbatasan, wil. terluar dan

terdepan juga MP3EI seperti pada ruas berikut

Pembangunan/Pelebaran Jln di Kaw. Srategis, Perbatasan, Wil. Terluar & Terdepan

Pembangunan Underpass Sp. Dewaruci 1,25 Km MP3EI BALI & APEC 2013

Pelebaran Jalan Ayana 2 2,85 Km

Mendukung Konferensi APEC 2013

Pembangunan Jalan AKSES BIL (SULIN - PENUJAK II) 5,63 Km Mendukung MP3EI NTB

Pembangunan Jalan AKSES BIL II (PENUJAK - BIL) 2,40 Km Mendukung MP3EI NTB

Pembangunan Jalan AKSES BIL I (SULIN - PENUJAK I) 5,24 Km Mendukung MP3EI NTB Pembangunan Jalan AKSES BIL II (GERUNG - SULIN) 6,09 Km Mendukung MP3EI NTB

Pelebaran Jalan LINGKAR LUAR KOTA KUPANG A 4,00 Km Mendukung MP3EI NTT

Pelebaran Jalan LINGKAR LUAR KOTA KUPANG B 6,80 Km Mendukung MP3EI NTT

Pelebaran Jalan BAA - BATUTUA 6,00 Km Kawasan Strategis Pulau Terluar

Pelebaran Jalan BOLOW - SEBA 2,00 Km Kawasan Strategis Pulau Terluar

Pelebaran Jalan BATU PUTIH - PANITE - KOLBANO 6,00 Km Kawasan Strategis P. Timor-NTT

Pelebaran Jalan KOLBANO - BOKING 4,00 Km Kawasan Strategis P. Timor-NTT

Pelebaran Jalan BOKING - WANIBESAK 1,60 Km Kawasan Strategis P. Timor-NTT

Pelebaran Jalan Batu Putih-Panite-Kolbano (APBN-P) 2,00 Km Kawasan Strategis P. Timor-NTT

Pelebaran Jalan WAINGAPU - MELOLO 1,60 Km Kawasan Strategis P. Sumba-NTT

Pelebaran Jalan WAINGAPU - MELOLO - BAING 6,40 Km Kawasan Strategis P. Sumba-NTT

Pelebaran Jalan Waingapu-Melolo-Baing (APBN-P) 2,00 Km Kawasan Strategis P. Sumba-NTT

Pelebaran Jalan MBORAS (RIUNG) - DANGA 4,50 Km Kawasan Strategis P. Flores-NTT

Pelebaran Jalan HITA - SP. TIGA - KEDINDI 6,00 Km Kawasan Strategis P. Flores-NTT

Pelebaran Jalan REO - DAMPEK - POTA 6,00 Km Kawasan Strategis P. Flores-NTT

Pelebaran Jalan POTA - WAEKLAMBU (BTS. KAB) 6,00 Km Kawasan Strategis P. Flores-NTT

Pelebaran Jalan MAGEPANDA - KORO 10,00 Km Kawasan Strategis P. Flores-NTT

Pelebaran Jalan MAUMERE - MAGEPANDA 8,00 Km Mendukung MP3EI NTT

Pelebaran Jalan DANGA - NILA - MARAPOKOT - AERAMO 2,88 Km Kawasan Strategis P. Flores-NTT Pelebaran Jalan AERAMO - KABUREA (BTS. KAB) 6,00 Km Kawasan Strategis P. Flores-NTT

Pelebaran Jalan MAROLE - KOTABARU - KORO 8,00 Km Kawasan Strategis P. Flores-NTT

Pelebaran Jalan NABE - RANAKOLO 6,00 Km Kawasan Strategis P. Flores-NTT

(45)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

92 92 92 92

Manfaat yang dihasilkan dari program penyelenggaraan jalan antara lain:

- Dengan semakin baiknya infrastuktur jalan Pertumbuhan

ekonomi akan meningkat, sehingga Aksesibilitas dan mobilitas akan meningkat.

- Waktu tempuh (waktu perjalanan) menjadi lebih cepat.

- Kecepatan kendaraan meningkat.

- Nilai biaya transportasi Untuk pengguna jalan, yaitu nilai Biaya

Operasi Kendaraan (BOK) menurun.

- Tingkat pelayanan jalan seperti kenyamanan, keamanan bagi

pengguna jalan meningkat. 3.

3. 3.

3.3333....2222. . . . EVALUASI KINERJA UNIT ESELON IIEVALUASI KINERJA UNIT ESELON IIEVALUASI KINERJA UNIT ESELON IIEVALUASI KINERJA UNIT ESELON II DAN ESELON IDAN ESELON IDAN ESELON I DAN ESELON I

Berdasarkan tingkat capaian kinerja kegiatan dari masing-masing unit eselon II di lingkungan Ditjen Bina Marga, LAKIP dengan capaian kinerja kegiatan dibawah 90 % adalah BINTEK, BINLAK I, dan II . Rata–rata tingkat capaian kinerja kegiatan unit eselon II sebesar 96 %, artinya tingkat capaian kinerja secara umum yang dilaksanakan oleh eselon II tercapai.

(46)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111 93 93 93 93 Tabel 3.8.

Realisasi Capaian Kinerja Kegiatan Unit Eselon II di lingkungan Ditjen. Bina Marga tahun 2011

No. Unit Eselon II Rata-rata Prosentase Tingkat Capaian Kinerja Kegiatan (%)

Keterangan 1. 2. 3. 4. 5. 6 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. PUSAT PUSAT PUSAT PUSAT Setditjen

Direktorat Bina Program Direktorat Bina Teknik Direktorat Binlak I Direktorat Binlak II Direktorat Binlak III BPJT BALAI BESAR BALAI BESAR BALAI BESAR BALAI BESAR B2PJJ I B2PJJ II B2PJJ III B2PJJ IV B2PJJ V B2PJJ VI B2PJJ VII BPJJ VIII BPJJ IX B2PJJ X BPJN XI 94 94 89 85 83 100 100 100 100 100 100 91 98 96 100 96 100 100 Rata Rata Rata

(47)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

94 94 94 94

LAKIP ESELON I secara umum diperoleh dari nilai rata-rata capaian kinerja eselon II dengan rata-rata capaian sebesar 96 %.

Dengan memperhatikan tingkat capaian kinerja kegiatan rata-rata dari capaian eselon II tersebut diatas menunjukkan bahwa secara umum kinerja Eselon II di lingkungan Ditjen Bina Marga telah dapat mengemban tugas penyelenggaraan jalan sesuai dengan target yang direncanakan yaitu dengan kinerja kegiatan rata-rata sebesar 96 % .

3. 3. 3.

3.4444.... ANALISIS AKUNTABILITANALISIS AKUNTABILITANALISIS AKUNTABILITANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA AS KINERJA AS KINERJA AS KINERJA

Analisis tentang pencapaian akuntabilitas kinerja instansi secara keseluruhan diperlukan untuk dapat menginterpretasikan keberhasilan dan kegagalan secara lebih luas, analisis akuntabilitas kinerja meliputi:

• Sasaran I “Meningkatnya Kualitas Layanan Jalan Nasional dan

Pengelolaan Jalan Daerah”

Capaian indikator kinerja sasaran ini bisa dikatakan 100 % karena hampir seluruh output maupun outcome yang mendukung sasaran I sesuai target yang telah ditetapkan, seperti indikator outcome jumlah Tingkat Penggunaan Jalan Nasional, Prosentase pembinaan dan bimbingan teknis penyelenggaraan jalan nasional yang meningkat dll.

• Sasaran II “Meningkatnya Kapasitas Jalan Nasional”

Capaian indikator kinerja sasaran ini 97 % hampir seluruh output maupun outcome yang mendukung sasaran II melampaui target yang telah ditetapkan, kecuali untuk :

- Panjang Fly Over/Underpass/ Terowongan yg dibangun capaian

65 % dengan realisasi 3.465 M dari target 5.353 M hal ini dikarenakan di BPJN VIII dari target 2.400 M terealisasi 118,75 M terjadi karena masalah pembebasan lahan yang belum selesai

(48)

LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 201 LAKIP DITJEN BINA MARGA 2011111

95 95 95 95

baru mencapai 80%, juga karena adanya revisi desain dari yang semula akan membangun 2 underpass menjadi I underpass dimana 1 proyek underpass di alihkan menjadi pembangunan U-Turn.

- Panjang jalan bebas hambatan yg dibangun dengan capaian 55

% dengan realisasi 5,64 Km dari target 10 Km terkendala pada pembebasan lahan yang masih belum selesai

Dalam sistem pelaporan AKIP Direktorat Jenderal Bina Marga tahun 2011 dilaksanakan pengukuran kinerja kegiatan dan pencapaian sasaran dari target yang telah ditetapkan dalam Penetapan Kinerja Direktorat Jenderal Bina Marga tahun 2011 yang merujuk kepada Review Renstra Direktorat Jenderal Bina Marga dan Kementerian Pekerjaan Umum. Angka target dalam Penetapan Kinerja tahun 2011 diperoleh dari DIPA awal sedangkan angka target RKT dari Renstra tahunan yang merupakan angka target perencanaan jangka menengah. Realisasi DIPA pada akhir tahun kegiatan, merupakan realisasi kinerja yang dituangkan sebagai realisasi LAKIP.

Tantangan yang mempengaruhi pencapaian akuntabilitas kinerja Direktorat Jenderal Bina Marga meliputi tantangan pada perencanaan strategis dan pada penyusunan rencana kinerja tahunan.

Pada penyusunan Rencana Kinerja Tahunan tahun 2011 telah disesuaikan dengan target dalam Review Renstra tahunan, untuk Penetapan Kinerja tahun 2011 disusun berdasarkan DIPA awal tahun 2011.

Tingkat capaian kinerja Ditjen Bina Marga dapat digambarkan sebagai berikut:

(i). Hasil pengukuran tingkat capaian kinerja kegiatan yang didukung oleh output terhadap target PK, menggambarkan rata-rata tingkat capaiannya sebesar 122 %.

Gambar

Gambar 3.2. Tahapan pengukuran kinerja

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu Ditjen SDPPI juga didukung unit kerja setingkat eselon II yang sesuai dengan tugas dan fungsi yang diembannya, seperti unit kerja yang menangani

Tujuan Penyusunan Pedoman Pengelolaan Lingkungan Hidup Bidang Jalan adalah untuk memberikan petunjuk bagi pemrakarsa atau penyelenggara jalan dan semua pihak yang

Perjanjian kinerja DJBK adalah Rencana Kinerja pada tahun bersangkutan yang berasal dari Dokumen DIPA (Dokumen Anggaran) dan Rencana Strategis Ditjen Bina

Perubahan Nomenklatur Unit Kerja Eselon II di Lingkungan Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Perubahan Tugas dan Fungsi Direktorat Jenderal Pengadaan

IKK 6.1 dengan target tingkat layanan dukungan manajemen Eselon I dan pelaksanaan tugas teknis lainnya sebesar 100% di tahun 2020 dicapai melalui perhitungan yang berasal

Saat ini, program hanya terdapat pada unit organisasi setingkat Eselon I, sedangkan pada tingkat Eselon II hanya terdapat 1 (satu) kegiatan. Untuk mendukung dan melaksanakan

Diisi target IKU sampai dengan Triwulan I periode pelaporan capaian kinerja berdasarkan kontrak kinerja, termasuk penyebutan satuan targetnya dengan memperhatikan

update terhadap peraturan atau spesifikasi umum pada pekerjaan