PERENCANAAN DAN
LatarBelakang
• Kesuksesan ekonomi sebuah perusahaan
f kt t t d k t k
manufaktur tergantung pada kemampuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, kemudian secara tepat menciptakan produk kemudian secara tepat menciptakan produk yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan biaya yang rendah.g y y g
• Hal ini bukan merupakan tanggung jawab bagian pemasaran, bagian desain, melainkang p g tanggung jawab yang melibatkan banyak fungsi dalam suatu perusahaan.
Sejarah
• Awal 1900 1910
: Alat transportasi utama (KA) : Hendry Ford (Mobil)
• 1940-1950an : IBM (personal komputer) • 1957 : DEC (mini computer)
• 1970an: S C Johnson & Son (Agree PRODUCT • 1970an: S.C. Johnson & Son (Agree
Crème Rinse)
Gillete (12-24 th : shampoo for oily
PRODUCT LIFE
CYCLE hair; 18-49 th : shampoo for lost
hair)
M di Si X Æ CT b d
• Medis : Sinar X Æ CT body scanner, Nuclear magnetic resonance, positron
PermasalahanDalamMengelolaProductLife Cicle
INNOVATION
- DEVELOPMENTREALIZATION
Proses Inovasi
Pengembang RencanaProses Inovasi
Tujuan dan Kebijak an Seleks Ide Bisnis Perancang-anProduk Rancangan Produk Produksi Distribus i dan Pengguna Pengembang anProduksi Rencana Produksi dan Strategi an Produk Seleks i Ide Bisnis BaruanProduk Produk Produksi i dan Penjualan
Pengguna
l i bij k Penemua Perencanaan Rrencana FormulasiKebijakan n Ide-ide PerencanaaProduk Pemasaran Pemasaran Pengembangan Awal Realisasi PengembanganProduk Inovasi Inovasi
Produk
Sesuatu yang dijual perusahaan kepada pembeli
Keluaran (output) dari proses produksi dan merupakan pertambahan nilai dari bahan baku merupakan pertambahan nilai dari bahan baku (material input)
KebijakanProduk(ProductPolicy)
j
(
y)
• Merupakan aturan yang diterapkan pada
Merupakan aturan yang diterapkan pada
suatu perusahaan dan proses evaluasinya
• Terdiri atas elemen elemen yang terdapat
• Terdiri atas elemen-elemen yang terdapat
pada “product oriented”:
P li
St t
t
itik b
tk
-
Policy Statement yang menitik beratkan
pada tujuan perusahaan.
- Policy statement yang menitikberatkan
pada strategi perusahaan
Policy statement yang menitikberatkan pada
t j h
tujuan perusahaan:
• Menentukan target size perusahaan untukMenentukan target size perusahaan untuk jangka waktu tertentu yang sesuai dengan target size departemen yang terlibat.
• Mendefinisikan keuntungan yang hendak dicapai yang sesuai dengan status finansial untuk bisnis baru tsb
untuk bisnis baru tsb.
• Selain tujuan ekonomis, perusahaan harus mempertimbangkan tujuan sosial, misal:p g j keamanan produk bagi user/lingkungan,
Policy statement yang menitikberatkan pada
t t i h
strategi perusahaan:
• Memutuskan jenis produk yang akan ditawarkanMemutuskan jenis produk yang akan ditawarkan • Memutuskan untuk membuat/membeli
komponen komponen
• Mengindikasikan pasar fungsional dan orang yang akan mengoperasikan pemasaran
y g g p p
• Riset lapangan tentang permintaan produk dan mengembangkang g preferensi terhadap perusahaan
Strategi Produk Baru
Strategi Produk Baru
• Tujuan : memperkecil resiko dan biaya
Tujuan : memperkecil resiko dan biaya
• Bidang yang terintegrasi : Marketing, R&D,
Production Finance
Production, Finance.
• Strategi produk baru merupakan bagian
d i t t i k
i
Strategi Pengembangan Produk
Strategi Pengembangan Produk
a. Bersifat Reaktif: a. Bersifat Reaktif:
- Meniru produk sejenis :
-Mengembangkan produk sejenis (second butMengembangkan produk sejenis (second but better)
- Defensive dan responsive strategyDefensive dan responsive strategy -Cocok untuk perusahaan yang: ingin
berkonsentrasi pada produk/pasar yang sudah berkonsentrasi pada produk/pasar yang sudah ada, hanya memiliki sedikit perlindungan terhadap inovasi, dana terbatas, dan dalam rantai distribusi didominasi kompetitor.
b. Bersifat Proaktif: Dominasi R&D - Dominasi R&D
- Melakukan riset pasar - AkuisisiAkuisisi
- Joint Venture
-Cocok untuk perusahaan yang: ingin cepat
i k tk j l i i ki
meningkatkan penjualan, ingin memasuki pasar baru, mempunyai margin penjualan tinggi, berkemampuan memperoleh perlindungan terhadap inovasi, ingin membatasi kompetisi dengan adanya produk “second but better” dari saingan, dan ingin cepat membangun produkg , g p g p baru dengan waktu dan sumberdaya yang tersedia.
PengembanganProduk
PengembanganProduk
• Merupakan serangkaian aktivitas yang
dimulai dengan identifikasi persepsi pelanggan, peluang pasar, produksi, penjualan, pengiriman.
• Pengembangan produk merupakan aktivitas
li t di i li b t hk k t ib i
lintas disiplin yang membutuhkan kontribusi dari hampir semua fungsi yang ada di
perusahaan perusahaan
Pendorong Utama Pengembangan Produk
Pendorong Utama Pengembangan Produk
• Kemajuan teknologi dan permintaan pasar
• Transfer teknologi
Transfer teknologi
• Semangat Usaha
O
i
ltif
i
• Operasi multifungsi
• Strategi perusahaan
Tantangan Pengembangan Produk
g
g
g
Pengembangan Produk Usaha yg sulitTrade-offs
(pertentangan)Pesawat terbang dapat dibuat lebih ringan tapi Pesawat terbang dapat dibuat lebih ringan, tapi
akan meningkatkan biaya manufaktur.
Dinamika
Teknologi berkembang selera konsumen berubah Teknologi berkembang, selera konsumen berubah,
kompetitor meluncurkan produk baru, kondisi lingkungan yang selalu berubah.
Tantangan Pengembangan Produk (lanj)g g g ( j)
Detail
Pilihan untuk menggunakan baut atau katup pada produk, akan memberikan pengaruh yang besar pada nilai
ekonomis produk ekonomis produk.
Tekanan waktu
Seringkali keputusan dalam pengembangan produk harus f
diambil dengan cepat tanpa informasi yang lengkap
Faktor Ekonomi
Tiga fungsi yang selalu paling penting bagi
k
b
d k (C
1994)
proyek pengembangan produk (Cross, 1994)
• Pemasaran
• Perancangan (desain)
• Manufaktur
Pemasaran
Pemasaran
• Fungsig pemasaranp adalah menjembatanij interaksi antara perusahaan dengan pelanggan. Peranan lainnya adalah memfasilitasi proses identifikasi peluang produk pendefinisian identifikasi peluang produk, pendefinisian segmen pasar, dan identifikasi kebutuhan pelanggan.
p gg
• Bagian pemasaran juga secara khusus merancang komunikasi antara perusahaan
d l t k t t h
dengan pelanggan, menetapkan target harga dan merancang peluncuran serta promosi
Perancangan (desain)
Perancangan (desain)
• Fungsi perancangan memegang peranan
Fungsi perancangan memegang peranan
penting dalam mendefinisikan bentuk fisik
produk agar dapat memenuhi kebutuhan
p
g
p
pelanggan.
• Dalam konteks tersebut tugas bagian
g
g
perancangan
mencakup
desain
engineering (mekanik, elektrik, software,
d
l i l i ) d
d
i i d t i ( t tik
dan lain-lain) dan desain industri (estetika,
ergonomics, user interface).
Manufaktur
Manufaktur
• Fungsi manufaktur terutama bertanggung
jawab
untuk
merancang
dan
jawab
untuk
merancang
dan
mengoperasikan sistem produksi pada
proses produksi produk
proses produksi produk.
Proses pengembangan produk
(Ul i h E i
2001)
(Ulrich-Eppinger, 2001)
1 F 0 P P d k
1. Fase 0 : Perencanaan Produk
Kegiatan perencanaan sering dirujuk sebagai “zero fase” karena kegiatan ini mendahuluizero fase karena kegiatan ini mendahului persetujuan proyek dan proses peluncuran pengembangan produk aktual.
2. Fase 1 : Pengembangan Konsep
Pada fase pengembangan konsep kebutuhan Pada fase pengembangan konsep, kebutuhan pasar target diidentifikasi, alternatif
konsep-3 Fase 2 Perancangan Tingkat Sistem 3. Fase 2 : Perancangan Tingkat Sistem
Fase perancangan tingkat sistem mencakup definisi arsitektur produk dan uraian produk definisi arsitektur produk dan uraian produk menjadi subsistem-subsistem serta komponen-komponen.
4. Fase 3 : Perancangan Detail
Fase perancangan detail mencakup spesifikasi lengkap dari bentuk, material, dan toleransitoleransi dari seluruh komponen unik toleransitoleransi dari seluruh komponen unik pada produk dan identifikasi seluruh komponen standar yang dibeli dari pemasok.p y g p
5. Fase 4 : Pengujian dan Perbaikan 5. Fase 4 : Pengujian dan Perbaikan
Fase pengujian dan perbaikan melibatkan konstruksi dan evaluasi dari bermacam-macam versi produksi awal produk
produk.
6. Fase 5 : Produksi Awal
Pada fase produksi awal, produk dibuat dengan menggunakan sistem produksi yang sesungguhnya. Tujuan dari produksi awal ini adalah untuk melatih Tujuan dari produksi awal ini adalah untuk melatih tenaga kerja dalam memecahkan permasalahan yang timbul pada proses produksi sesungguhnya. Peralihan dari produksi awal menjadi produksi sesungguhnya dari produksi awal menjadi produksi sesungguhnya biasanya tahap demi tahap. Pada beberapa titik pada
Perencanaan Produk
• Merupakan proses penentuan tentang
Merupakan proses penentuan tentang
produk apa yang akan
dibuat dan
bagaimana pengembangannya
bagaimana pengembangannya
• Kegiatan perencanaan produk meliputi:
P
id id
- Penemuan ide-ide
-Kebijakan produk (tujuan perusahaan
dan strategi perusahaan)
Pengembangan Konsep
Pengembangan Konsep
• Konsep produk merupakan gambaran
Konsep produk merupakan gambaran
singkat
bagaimana
produk
dapat
memuaskan kebutuhan konsumen yang
memuaskan kebutuhan konsumen yang
telah diidentifiksi melalui survei.
• Konsep produk diekspresikan dalam
k t
t
d l 3 di
i d
di
t i
Tiga input yang dibutuhkan dalam proses Tiga input yang dibutuhkan dalam proses pembentukan ide (Crawford, 1994) adalah : 1. Bentuk
Bent k fisik dari prod k ang akan dib at Bentuk fisik dari produk yang akan dibuat 2. Teknologi
Sumberdaya untuk membuat bentuk produky p 3. Kebutuhan / Manfaat
Produk memiliki nilai hanya karena memberikan b b f t b i l dilih t beberapa manfaat bagi pelanggan yang dilihat pemenuhan kebutuhan atau keinginan pelanggan.
Proses pengembangan konsep
(Ulrich Eppinger 2001)
(Ulrich-Eppinger, 2001)
1 Identifikasi kebutuhan pelanggan 1. Identifikasi kebutuhan pelanggan
Sasaran kegiatan ini adalah untuk memahami kebutuhan konsumen dan
mengkomunikasikannya secara efektif kepada tim pengembangan.
Output dari langkah ini adalah sekumpulan
pernyataan kebutuhan pelanggan yang tersusun pernyataan kebutuhan pelanggan yang tersusun rapi, diatur dalam daftar secara hierarki, dengan
Tujuan metode identifikasi kebutuhan
l d l h
pelanggan adalah :
a Meyakinkan bahwa produk telah difokuskan a. Meyakinkan bahwa produk telah difokuskan
terhadap kebutuhan konsumen.
b. Mengidentifikasikan kebutuhan konsumen
t b i d tid k t k
yang tersembunyi dan tidak terucapkan
(latent needs) seperti halnya kebutuhan yang eksplisit.
c. Menjadi basis untuk menyusun spesifikasi
produk.
d Menjamin tidak adanya kebutuhan d. Menjamin tidak adanya kebutuhan
konsumen penting yang terlupakan.
e. Menanamkan pemahaman bersama p
2. Penetapan spesifikasi target 2. Penetapan spesifikasi target
Spesifikasi merupakan terjemahan dari Spesifikasi merupakan terjemahan dari
kebutuhan konsumen menjadi
kebutuhan secara teknis.
Output dari penetapan spesifikasi target adalah suatu daftar spesifikasig p target.
Proses pembuatan target spesifikasi terdiri dari 3 langkah :
a. Menyiapkan daftar metrik kebutuhan
d ti k t k ti
dengan tingkat kepentingan yang diturunkan dari tingkat kepentingan kebutuhan yang direfleksikannya
kebutuhan yang direfleksikannya.
b. Mengumpulkan informasi tentang pesaing dan mengkombinasikannya dengan tingkat dan mengkombinasikannya dengan tingkat kepuasan dari pelanggan produk pesaing.. c Menetapkan nilai target ideal dan marginal c. Menetapkan nilai target ideal dan marginal
3. Penyusunan konsep
• Konsep produk adalah sebuah gambaran
t ki i t k l i i i
atau perkiraan mengenai teknologi, prinsip kerja, dan bentuk produk.
• Sasaran penyusunan konsep adalah • Sasaran penyusunan konsep adalah
menggali lebih jauh area konsepkonsep produk yang mungkin sesuai dengan produk yang mungkin sesuai dengan kebutuhan konsumen.
• Konsep produk merupakan gambarano sep p odu e upa a ga ba a singkat bagaimana produk memuaskan
P k t di i d i 4
• Proses penyusunan konsep terdiri dari 4
langkah :
a Pemaparan masalah dengan a. Pemaparan masalah dengan
diagram fungsi
b P i k t l
b. Pencarian eksternal c. Pencarian internal
d. Penggalian secara sistematis
dengan pohon klasifikasi dan tabel kombinasi.
4. Pemilihan konsep
Pemilihan konsep merupakan kegiatan
Pemilihan konsep merupakan kegiatan
dimana berbagai konsep dianalisis
secara
berturut-turut
kemudian
secara
berturut turut,
kemudian
dieliminasi
untuk
mengidentifikasi
konsep yang paling menjanjikan
Pemilihan konsep terdiri atas dua tahap, yaitu : a. Penyaringan konsep
Tujuan penyaringan konsep adalah
mempersempit jumlah konsep secara cepat dan untuk memperbaiki konsep.
b. Penilaian konsep
Pada tahap ini, tim memberikan bobot kepentingan relatif nt k setiap kriteria kepentingan relatif untuk setiap kriteria seleksi dan memfokuskan pada hasil perbandingan yang lebih baik dengan perbandingan yang lebih baik dengan penekanan pada setiap kriteria.
5. Pengujian konsep
g j
p
Satu atau lebih konsep diuji untuk
Satu atau lebih konsep diuji untuk
mengetahui apakah kebutuhan konsumen
telah terpenuhi memperkirakan potensi
telah terpenuhi, memperkirakan potensi
pasar dari produk, dan mengidentifikasi
beberapa
kelemahan
yang
harus
beberapa
kelemahan
yang
harus
diperbaiki selama proses pengembangan
selanjutnya
6. Penentuan spesifikasi akhir
Spesifikasi target yang telah ditentukan di
Spesifikasi target yang telah ditentukan di
awal proses ditinjau kembali setelah
proses dipilih dan diuji Pada tahap ini tim
proses dipilih dan diuji. Pada tahap ini, tim
harus konsisten dengan nilai-nilai besaran
spesifik yang mencerminkan
batasan-spesifik yang mencerminkan batasan
batasan pada konsep produk itu sendiri,
batasan-batasan
yang
diidentifikasi
batasan batasan
yang
diidentifikasi
melalui pemodelan secara teknis, serta
pilihan antara biaya dan kinerja.
7 Perencanaan proyek
7. Perencanaan proyek
Pada kegiatan akhir pengembangan
konsep ini, tim membuat suatu jadwal
pengembangan secara rinci, menentukan
strategi
untuk
meminimasi
waktu
pengembangan,
dan
mengidentifikasi
sumber daya yang digunakan untuk
menyelesaikan proyek.
8 Analisis ekonomi
8. Analisis ekonomi
Analisis
ekonomi
digunakan
untuk
memastikan
kelanjutan
program
pengembangan
menyeluruh
dan
memecahkan tawar-menawar spesifik,
misalnya antara biaya manufaktur dan
biaya pengembangan. Analisis ekonomi
merupakan salah satu kegiatan dalam
tahap pengembangan.
9 Analisa produk produk pesaing
9. Analisa produk-produk pesaing
Pemahaman mengenai produk pesaing
adalah penting untuk penentuan posisi
produk baru yang berhasil dan dapat
menjadi sumber ide yang kaya untuk
rancangan produk dan proses produksi.
Analisis
pesaing
dilakukan
untuk
mendukung banyak kegiatan awal sampai
10. Pemodelan dan pembuatan prototipep p p
Setiapp tahapanp dalam prosesp
pengembangan konsep melibatkan banyak
bentuk model dan prototipe. Hal ini
mencakup antara lain model pembuktian mencakup antara lain model pembuktian
konsep yang akan membantu tim
pengembangan dalam menunjukkan
kelayakan model ‘hanya bentuk’ yang
ditunjukkan kepada konsumen untuk
mengevaluasi keergonomisan dan gaya mengevaluasi keergonomisan dan gaya, sedangkan model lembar kerja adalah untuk pilihan teknis.