BAB 1 PENDAHULUAN 1. Latar Belakang
Salah satu rencana strategis dalam kerangka pengembangan pendidikan tinggi di Universitas Tamansiswa Padang adalah Rencana Induk Penelitian (RIP). RIP memiliki makna perencanaan strategis dalam suatu organisasi pendidikan tinggi, mencakup bagaimana mengalokasikan sumber daya yang ada berdasarkan pertimbangan analisis efisiensi dan SWOT (strengthen, weakness, opportunity dan threat). Rencana Induk Penelitian (RIP) Unitas Padang merupakan arahan kebijakan dalam pengelolaan penelitian dalam jangka waktu tertentu 5 tahun (2016-2020). Penyusunan RIP ini didasari oleh kebijakan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti untuk mendesentralisasikan kegiatan penelitian pada perguruan tinggi yang merupakan konsekuensi logis dari kebijakan strategis untuk mencapai tujuan utama, yaitu terbangunnya sistem penelitian yang mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara efektif dan efisien. Untuk mencapai tujuan ini langkah pertama adalah menyusun roadmap penelitian yang merupakan dasar untuk penyusunan RIP Unitas Padang
Lembaga Penelitian Universitas Tamansiswa Padang merupakan perguruan tinggi swasta yang memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan tridharma perguruan tinggi salah satunya adalah penelitian yang diharapkan akan dapat meningkatkan dan mengembangkan penelitian yang sesuai dengan kondisi di Universitas Tamansiswa Padang. RIP inilah yang kelak diposisikan sebagai fasilitator penguat dan pengembangan penelitian dan juga merupakan arah penelitian menjadi lebih berencana dan berhasil guna yang ditekankan pada kepentingan kerakyatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia, dan sekaligus sebagai tindakan koreksi bagi keberhasilan pengembangan penelitan.
Penyusunan Rencana Induk Penelitian di Universitas Tamansiswa Padang didasarkan pada RENSTRA Universitas periode 2015-2019, kebijakan senat universitas tentang kebijakan mutu akademik, standar mutu akademik, dan peraturan akademik. 1.2. Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan Rencana Induk Penelitian pada Universitas Tamansiswa Padang adalah untuk memberikan gambaran tentang visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan dari program penelitian dalam kurun waktu 2016-2020. Sedangkan tujuan
1. Sebagai dasar evaluasi diri lembaga di bidang penelitian.
2. Merumuskan arah kebijakan penelitian unggulan universitas yang berdasarkan evaluasi diri dan visi misi, stranas, agenda riset nasional dan visi inovasi Indonesia
3. Mendorong penelitian multidisiplin yang berbasis pada masalah di masyarakat
4. Menjamin keberlangsungan hasil penelitian yang bermanfaat bagi Unitas, IPTEKSB dan masyarakat.
1.3. Ruang Lingkup
Ruang lingkup dan cakupan dari Rencana Induk Penelitian pada Universitas Tamansiswa Padang antara lain:
1) Kurun waktu Rencana Induk Penelitian ini adalah 2016-2020
2) Subtansi Rencana Induk Penelitian adalah untuk evaluasi dalam pencapaian penelitian yang di kelompokan pada;
a. Penelitian yang dilakukan untuk tujuan pengembangan ilmu atau memperoleh teori baru yang dipakai untuk meningkatkan kualitas mengajar antara lain: pengembangan pertanian, peternakan kreatif, penegakan hukum berbasis masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan.
b. Penelitian yang terkait langsung dengan kegiatan pendidikan misalnya penelitian untuk menghasilkan skripsi.
3) Pendanaan
Pendanaan penelitian di Universitas Tamansiswa Padang bersasal dari dana pribadi dosen, dana Internal UNITAS Padang dan dana Eksternal yaang diperoleh dari lembaga-lembaga pemerintah dan swasta (lokal, nasional, maupun internasional), seperti Kopertis, Ditlitabmas, Kemenristekdikti, BUMN, BUMD, Pemda (Pemkot, Pemkab, Pemprop), Perusahaan Swasta, Yayasan, dll.
1.4. Peta Jalan Penelitian
Proses penyusunan Rencana Induk Penelitian Universitas Tamansiswa Padang 2016 - 2020 diawali dengan adanya RIP intitusi yang merupakan perumusan (Renstra, evaluasi diri, kebijakan senat serta kebijakan lain) di Unitas Padang dengan menganalisi permasalahan yang terjadi (SWOT analisis) untuk menentukan kebijakan penelitian. Disamping itu juga dilakukan pemetaan terhadap pencapaian penelitian yang telah dilakukan selama kurun waktu lima tahun terakhir 2010-2015. Sedangkan pendekatan yang dilakukan dengan sistem (bottom up) serta mencermati permasalahan dan tantangan yang terjadi di masyarakat. Target pengembangan riset 2016-2020 adalah
RIP Institusi
RIP Institusi Topik Penelitian RIP Institusi
peningkatan publikasi ilmiah baik nasional maupun internasional yang merupakan dasar kebijakan untuk menentukan kebutuhan sarana dan prasarana penelitian pada tahun 2016-2020. Capaian kinerja lima tahun lalu merupakan base line potensi riset yang telah dicapai Universitas Tamansiswa Padang serta berpedoman pada rencana riset nasional (2015-2019) sehingga ini menjadi dasar untuk penelitian kedepannya. Analisis internal menggunakan analisis SWOT untuk menentukan tujuan yang akan dicapai. Berdasarkan visi, misi Universitas Tamansiswa Padang dan kebijakan mengenai sasaran dan prioritas pengembangan penelitian di ditentukanlah arah kebijakan.
Gambar 1. Peta Jalan Riset yang akan dilakukan
RIP Institusi Topik Penelitian
BAB II
LANDASAN PENGEMBANGAN RIP UNITAS PADANG
Universitas Tamansiswa Padang merupakan sebagai bagian dari dunia perguruan tinggi di Indonesia berupaya mengembangkan diri yang berlandasan pada sebuah visi dari perguruan tinggi,
2.1. Visi dan Misi Unitas Padang
Visi dari Universitas Tamansiswa Padang untuk lima tahun kedepan (2015-2019 adalah “Menjadi Universitas unggul dengan menghasilkan lulusan profesional berkarakter ketamansiswaan di tingkat nasional”. Sedangkan untuk merealisasi kan visi tersebut maka ditetapkanlah misinya antara lain:
1. Menyelenggarakan pendidikan berbasis pemberdayaan yang menghasilkan sumber daya manusia profesional berkarakter ketamansiswaan
2. Menyelenggarakan penelitian yang berorientasi pemberdayaan
3. Menyelengarakan pengabdian kepada masyarakat dengan penerapan model pemberdayaan.
Dalam pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi yaitu melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat maka dalam pelaksanaan misi Unitas Padangd ilakukan secara terintegrasi.
2.2. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga Penelitian Unitas Padang
Visi yang ditetapkan disini mencerminkan gambaran peran dan kondisi yang ingin diwujudkan Unitas di masa depan. Sedangkan misi yang ditetapkan lebih merupakan “the chosen track” atau peran strategic yang diinginkan oleh Unitas dan Lembaga Penelitian (LP) untuk mencapai visi tersebut.
Mengacu pada visi Universitas Tamansiswa Padang, maka visi, misi, tujuan dan sasaran Lembaga Penelitian antara lain:
1. Visi
Meningkatkan penelitian dan publikasi ilmiah dosen yang bereputasi nasional dan Internasional hingga tahun 2020
2. Misi
Untuk merealisasi visi yang telah ditetapkan, maka misi yang akan diemban oleh Lembaga Penelitian Unitas Padang adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan kemampuan meneliti bagi dosen pada tingkat nasional maupun internasional.
2. Meningkatkan kemampuan dosen dalam publikasi ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional.
3. Tujuan
1. Adanya peningkatan kemampuan dosen dalam bidang penelitian dan menghasilkan bahan ajar.
2. Adanya peningkatan jumlah publikasi ilmiah dosen melalui jurnal-jurnal nasional dan internasional.
3. Memiliki Online journal system (OJS) 4. Sasaran
1. Prestasi peneliti tingkat nasional dan internasional 2. Indeks kinerja dosen >= 3 (Skala 4).
3. Jumlah penelitian yang dipublikasikan 20 %per tahun pada jurnal nasional dan internasional.
2.3. Analisis Kondisi Saat Ini
2.3.1. Perkembangan Capain Kinerja Penelitian
Dengan kesadaran akan pentingnya Tri Dharma Perguruan Tinggi maka UNITAS terus menerus berupaya agar kualitas dan kuantitas penelitian semakin membaik dari tahun ke tahun. Perkembangan dan capaian penelitian bisa dikatakan mengalami kenaikan yang signifikan. Sementara dana penelitian selama ini didapatkan dari 4 (empat) sumber yaitu sumber internal, pemerintah (Kemenristekdikti), swasta dan penelitian biaya mandiri. Sinergi dengan dunia industri baru pada tataran rintisan, sehingga ke depan ada kerjasama penelitian dengan dunia industri yang lebih efektif. 1. Dana Internal
Mulai tahun 2005 Lembaga Penelitian Unitas telah mendanai penelitian sebatas program penelitian pemula. Penelitian pemula ini dimaksudkan sebagai penelitian yang dilakukan oleh dosen baru yang belum mendapat jabatan fungsional. Penelitian ini untuk melatih dosen baru dalam hal penelitian, sehingga pembobotan penelitian ini adalah dilatar belakang, rumusan masalah dan metode penelitian. Penelitian dengan pendanaan internal ini diadakan setiap semester melalui mekanisme yang sudah ditentukan.
2. Penelitian Kemenristek Dikti
Terdapat indikasi kenaikan baik berupa kualitas maupun kuantitas penelitian dosen dengan pendanaan dari Kemenristek Dikti.
Grafik 2. Pendanaan Penelitian dari Kemenristek Dikti
Sumber: Lembaga penelitian, 2016
Dari garfik diatas terlihat bahwa dosen tetap Universitas Tamansiswa Padang sudah memperoleh dana penelitian dari kemenristek Dikti sejak tahun 2009 pada skim penelitian dasar dan penelitian terapan. Kedepan perlu lebih ditingkatkan lagi pada skim penelitian unggulan, pengembangan IPTEKSB dan penelitian institusi. Untuk itu perlunya lembaga penelitian lebih banyak lagi mengadakan kagiatan-kegiatan ilmiah bagi dosen-dosen untuk membuat proposal serta kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya seperti pelatihan dan workshop untuk memotivasi dosen dalam menulis proposal penelitian, publikasi serta dukungan dana dari pihak internal yaitu perguruan tinggi. Sehingga dengan banyak kegiatan-kegiatan ilmiah yang dilakukan akan adanya pengembangan penelitian, publikasi serta hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri. Sehingga kedepan sebagaimana harapan dari pemerintah dimana hasil riset sudah dapat digunakan oleh masyarakat dan industri. Disamping itu diharapkan adanya temuan-temuan baru yang dapat memperbaharui ilmu pengetahuan dosen dalam
Tabel 1. Penelitian yang pernah didanai Tahun 2009-2016
Tahun SKEMA PENELITIAN (Dikti)
KKP3T Total Stranas Fundamental Hibah
Bersaing Dosen Pemula 2009 2 2 5 0 1 10 2010 0 0 2 0 2 2011 0 1 0 2 1 4 2012 1 1 7 3 12 2013 0 0 5 0 5 2014 0 2 6 4 12 2015 2 2 2 1 7 2016 1 0 4 5 10 Jumlah 6 8 31 15 2 62
Sumber: Lembaga penelitian, 2016
Dari tabel diatas terlihat bahwa tahun 2012 dan 2015 jumlah penelitian yang didanai oleh Kemenristek Dikti mengalami perubahan. Misalnya penelitian dosen pemula adanya perubahan jumlah proposal yag didanai dari 3 – 4 proposal yang lolos walaupun tidak terlalu memberikan dampak karena ini adanya kegiatan-kegiatan ilmiah yang diadakan sehingga dosen-dosen baru mulai tertarik untuk meneliti dan juga bayak mau naik jabatan fungsional. Demikian juga dengan penelitian fundamental mengalami sedikit perubahan.
2.3.2. Peran Unit Kerja Pengelola Penelitian
Unit kerja mengelola penelitian dibutuhkan program penelitian terencana antara lain:
1. Bentuk lembaga, Wewenang dan Tanggung Jawab
Unit kerja yang mengelola penelitian di UNITAS sejak berdiri 1998 sampai Oktober 2015 dikelola oleh satu lembaga yaitu Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LP3M). Namun sejak Oktober 2015 lembaga ini dipisahkan menjadi 2 yaitu Lembaga Penelitian (LP) dan Lembaga Pengabdian pada Masyarat (LPM). Dipisahnya lembaga ini diharapkan agar lebih optimal dalam pelaksanaan kegiatan.
Lembaga Penelitian adalah unsur pelaksana akademik yang mempunyai tugas melaksanakan, mengkoordinasikan, memantau, dan menilai pelaksanaan penelitian, serta ikut membangun kompetensi sumber daya manusia yang diperlukan. Sejak berdirinya awal berdiri lembaga ini penelitian maupun lembaga pengabdian pada masyarakat Unitas telah memfasilitasi dan mendorong sivitas akademika di lingkungan
Unitas untuk mengadakan penelitian dan pengabdian masyarakat, baik secara berkelompok maupun individu. Fasilitas yang diberikan berupa pelatihan, sosialisasi, informasi serta aktivitas berupa fasilitasi pendanaan internal, pelatihan, klinik dan pendampingan, seminar, monitoring dan evaluasi, penyediaan literatur dan lainnya.
Kedepan diharapkan Lembaga Penelitian Unitas selain menangani penelitian juga mempunyai tugas dan wewenang dalam pengidentifikasian dan pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), publikasi dan buku ajar sesuai dengan Permendikbud No 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Lembaga Penelitian Unitas memiliki wewenang dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Mengkoordinasikan kegiatan penelitian dalam bidang sains, teknologi, kesehatan, sosial, seni dan humaniora yang dilaksanakan oleh sivitas akademika.
2. Mengkoordinasikan dan memantau pelaksanaan riset agar pelaksanaan riset sesuai dengan perencanaan penelitian.
3. Mengevaluasi kegiatan penelitian di lingkungan Unitas Padang agar lebih efisien, efektif, produktif dan inovatif serta dapat dimanfaat untuk kemajuan masyarakat dan industri.
4. Menciptakan budaya meneliti bagi dosen dilingkungan Unitas Padang agar dilakukan secara berkesinambungan
5. Mengembangkan kapasitas dan potensi penelitian di lingkungan Unitas untuk kesejahteraan masyarakat.
6. Mengidentifikasi dan mengajukan HAKI.
Selain itu juga sebagai lembaga yang bertugas dalam mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bentuk seminar, diskusi, jurnal dan poster serta pembuatan buku ajar. 2.3.3. Potensi yang Dimiliki
1. Potensi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM)
Gambaran klasifikasi jenjang pendidikan dosen tiap fakultas saat ini dimana semua dosen sudah berpendidikan S2 dan banyak dosen tetap yang sedang menyelesaikan pendidikan S3. Sehingga dua tahun kedepan diharapkan mereka sudah menyelesaikan pendidikan dan kembali aktif di kampus untuk melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Sehingga kedepannya sumber daya manusianya dalam hal ini dosen diharapkan akan termotivasi untuk menulis dan berdampak terhadap jumlah proposal yang akan didanai. Dari tabel 2 dibawah ini akan terlihat klasifikasi pendidikan dosen di Universitas
Tabel 2. Data Dosen Tetap per Program Studi April 2016
No. Program Studi Fakultas/ Klasifikasi Jumlah
Guru Besar S3 S2 S1 Profesi 1 Pertanian/Agrotekhnologi 1 5 5 0 0 11 2 Pertanian/Peternakan 0 3 6 1 0 10 3 Pertanian/Matematika 0 0 8 0 0 8 4 Ekonomi/Manajemen 0 0 15 0 0 15 5 Hukum/Ilmu Hukum 0 1 13 0 0 14 Jumlah 1 9 47 1 0 58
Sumber : Lembaga Penelitian, April 2016
Dari tabel diatas terlihat bahwa dosen-dosen Unitas padang sudah memiliki kemampuan dalam menulis proposal sehingga diharapkan apa yang menjadi tujuan lembaga penelitian bisa diwujudkan.
2. Potensi Sarana dan Prasarana
Dalam pelaksanaan penelitian tentu harus didukung oleh sarana dan prasarana yang dimiliki. Adapun gambaran potensi sarana dan prasarana yang dimiliki UNITAS yang dapat mendukung dalam pelaksanaan penelitian bagi dosen-dosen baik penelitian yang didanai dari pihak internalmaupun eksternal, seperti pada tabel berikut :
Tabel 3. Potensi Sarana dan Prasarana
No Fakultas/ Program Studi Nama Laboratorium Optimasi Pemanfaatan Fasilitas Laboratorium 1 Pertanian/Agroteknologi Labor Dasar Praktikum dan penelitian 2 Pertanian/Peternakan Labor Inseminasi buatan Praktikum dan penelitian 3 Pertanian/Matematika Komputer Praktikum dan penelitian 4 Ekonomi/Manajemen Komputer Praktikum dan penelitian 5 Hukum/Ilmu Hukum Peradilan Semu Praktikum dan penelitian
Jumlah
Sumber: Biro Administrasi Umum dan Keuangan, 2016 3. Teknologi Informasi
Dalam rangka meningkatkan pelayanan teknologi dan informasi kepada sivitas akademika khususnya bagi dosen dan mahasiswa, Unitas Padang memiliki Teknologi Informasi (TI) yang memadai. Pelayanan dimaksud telah dimulai sejak tahun 2010,
1. Pembuatan password Portal Akademik bagi dosen, pegawai dan mahasiswa. 2. Konsultasi permasalahan akses portal mahasiswa atau dosen
3. Validasi atau pengecekan registrasi 4. Konsultasi hardware.
Penyediaan layanan teknologi informasi (TI) diselenggarakan oleh Pusat Sistem Informasi (PSI), suatu divisi yang mengelola pelayanan akses terhadap infrastruktur teknologi informasi dan lingkungannya baik di dalam maupun dari luar kampus. Penyediaan layanan TI dimaksudkan terutama untuk memudahkan sivitas akademika (mahasiswa dan dosen) mengakses seluruh spektrum sumber daya informasi dan pengetahuan berbasis elektronik baik yang disediakan oleh Universitas maupun yang tersedia secara global untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian sebagai program utama Universitas. Selain itu, infrastruktur TI juga digunakan untuk mendukung sistem informasi manajemen (SIM) Universitas.
2.3.4. Analisis SWOT
Untuk menentukan strategi kebijakan yang ditempuh Lembaga Penelitian Unitas Padang dalam menentukan program strategis mulai tahun 2016 sampai 2020 maka dilakukan analisis kondisi internal dan eksternal Unitas dengan metode analisis SWOT. Kekuatan (Strength) :
1. Dosen memiliki kualifikasi pendidikan yang bertaraf nasional dan internasional
2. Dosen memiliki kemampuan bersaing dalam memperoleh dana penelitian baik nasional maupun regional.
3. Ada jalinan kerjasama dibidang penelitian dengan beberapa perguruan tinggi, Pemerintah Daerah dan perusahaan swasta
4. Sumber daya manusia dosen yang semuanya menguasai tekhnologi informatika. Kelemahan (Weakness):
1. Kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung untuk penelitian 2. Minat dan motivasi dosen dalam penelitian masih rendah.
3. Penganggaran dana internal yang masih di bawah 1% (satu prosen) dari total anggaran operasional universitas
4. Masih sedikitnya publikasi dosen baik pada jurnal nasional maupun internasional. 5. Belum memanfaatkan jaringan penelitian yang sudah ada.
Peluang (Opportunity):
3. Adanya kerjasama penelitian dengan peneliti senior dari berbagai perguruan tinggi, Pemerintah Daerah dan perusahaan swasta.
Ancaman (Threat)
1. Kompetisi peneliti dalam memperoleh dana penelitian cukup ketat sehingga lebih dikuasi oleh beberapa perguruan tinggi lain.
2. Perkembangan teknologi yang pesat sehingga menjadi kendala bagi dosen dalam menelusuri refernsi penelitian
Gambar 3: Alur Penyusunan RIP Visi,Misi, Sasaran MP3EI 2025 Agenda Riset Nasional Rumusan Masalah Kebijakan Penelitian Unggulan UNITAS
Analisis
SWOT
Tema Penelitian STRANAS Visi Inovasi IndonesiaBAB III
GARIS BESAR RENCANA INDUK PENELITIAN UNITAS PADANG
Berdasarkan analisis evaluasi diri dan analisis SWOT yang disajikan dalam BAB III, maka dapat disusun sasaran pelaksanaan dan strategi kebijakan.
3.1. Sasaran Pelaksanaan
Untuk mendukung tercapainya Visi dan Misi IPTEK Nasional 2025; tercapainya Visi, Misi dan Tujuan Penelitian di Unitas, serta berdasarkan hasil analisa Evaluasi Diri dan SWOT; penelitian di Unitas ditargetkan untuk mencapai sasaran-sasaran berikut ini, yaitu:
1. Meningkatnya kemampuan dan keterampilan dosen dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
2. Meningkatnya keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dosen.
3. Meningkatnya jumlah penelitian dan publikasi ilmiah baik nasional maupun internasional.
4. Meningkatnya jumlah publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi dan internasional terindeks di database bereputasi.
5. Meningkatnya dana yang diperoleh baik dari internal maupun eksternal. 6. Meningkatnya perolehan hak kekayaan intelektual (HAKI).
7. Meningkatnya mitra penelitian dari industri dan lembaga.
8. Meningkatnya pemanfaatan fasilitas internet untuk mendapatkan literature ilmiah. 9. Meningkatnya hasil penelitian yang bisa diterapkan dan dimanfaatkan di
masyarakat.
10. Meningkatnya kuantitas dan kualitas buku ajar berbasis penelitian. 11. Meningkatnya karya seni dan desain.
3.2. Strategi dan Kebijakan
Strategi dan kebijakan bersumber dari arah kebijakan baik dari kebijakan pemerintah maupun Unitas. Kebijakan pemerintah tercantum dalam Permendikbud no 49 Tahun 2014, Agenda Riset Nasional, Visi Inovasi Indonesia 2025, MP3EI dan tema penelitian Stranas. Sedangkan kebijakan dari Unitas bersumber dari Visi, Misi dan Sasaran Mutu serta kebijakan penelitian unggulan lembaga. Dari pijakan arah kebijakan tersebut perlu dipadukan dengan analisis SWOT berkaitan dengan sumberdaya manusia, Laboratorium, Perpustakaan dan sarana prasarana lainnya. Sumberdaya manusia yang dominan dalam hal ini adalah Dosen. Unitas mempunyai 58 orang dosen baik yang
yang paling banyak, beberapa dosen S2 sekarang sedang menempuh perkuliahan S3 baik didalam negeri maupun diluar negeri, sehingga 2 sampai 3 tahun jumlah S3 akan meningkat secara drastis.
Sarana prasarana berupa laboratorium selama ini belum secara maksimal dimanfaatkan sebagai tempat melakukan penelitian. Fungsi dan manfaat laboratorium masih dipadatkan untuk proses belajar mengajar. Akan tetapi melihat sarana prasarana yang ada fungsinya bisa ditingkatkan untuk penelitian. Perpustakaan yang dilengkapi dengan digital library, sangat membantu dalam penggalian ide penelitian yang lebih aktual. Jurnal yang ada sekarang ini memang belum mampu memenuhi kebutuhan dosen dan mahasiswa sesuai disiplin ilmu yang dikaji. Akan tetapi perpustakaan mempunyai cara dalam pemenuhan tersebut baik dari sisi sumber pendanaan maupun pengadaan buku dan jurnal berupa jejaring antar perpustakaan. Dari kebijakan dan kondisi saat ini seperti yang dijelaskan sebelumnya maka perlu ada aktivitas pengembangan berupa pelatihan, workshop, klinik proposal, seminar dan diskusi rutin.
Selain itu ada sistem pemberian reward yang mampu memberikan motivasi dosen dalam melakukan penelitian. Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) sebagai unit yang member jaminan mutu dalam pelaksanaan penelitian perlu dibangun dan dikembangkan agar mutu dari pengelolaan penelitian semakin meningkat. Sentra HAKI sangat dibutuhkan sehingga ada bidang tersendiri yang bertugas untuk mengidentifikasi penelitian yang mempunyai peluang mendapatkan HAKI. Selain itu sentra HAKI juga membantu pengurusan administrasi sampai mendapatkan sertifikat HAKI, sehingga dirumuskan sasaran strateginya sebagai berikut:
1. Pelatihan dan workshop metodologi dan penulisan proposal penelitian, penulisan artikel jurnal ilmiah dan buku ajar.
2. Seminar dan diskusi rutin serta bedah buku.
3. Proaktif mencari informasi grant research baik nasional maupun internasional. 4. Mengembangkan LPMI yang berdaya dan memberdayakan.
5. Mendirikan bidang yang berfungsi sebagai sentra HAKI. 6. Rumusan standar penjaminan mutu bidang penelitian.
7. Adanya database penelitian dan sistem informasi hasil penelitian berbasis internet yang bisa diakses oleh masyarakat dan industri.
8. Peningkatan alokasi dana internal untuk penelitian terapan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Luaran dari kegiatan pengembangan tersebut dapat dilihat dari parameter sebagai berikut:
1. Jurnal terpublikasi baik nasional maupun internasional meningkat. 2. Perolehan HAKI yang mengalami kenaikan.
3. Munculnya dosen yang menjadi pakar pada bidang tertentu. 4. Buku ajar yang bisa dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. 5. Dana penelitian yang semakin meningkat.
6. Pelibatan mahasiswa dalam penelitian sehingga bisa menjadi skripsi.
7. Jumlah hasil penelitian yang dimanfaatkan oleh masyarakat dan dunia industry semakin meningkat.
3.3. Formulasi Strategi Pengembangan
Strategi Pengembangan yang akan dijalankan didasarkan pada butir - butir yang dikelompokkan pada komponen proses, dengan penjabaran sebagai berikut:
1. Sistem Reward
Pemberian penghargaan ini dijadikan strategi utama untuk menggairahkan dan membentuk budaya penelitian yang baik dan bermutu. Sistem ini diwujudkan dalam beberapa bentuk antara lain:
a. Pengukuran dan pemberian stimulus dana berdasarkan Indeks Kinerja Penelitian (LP). b. Pemberian insentif atas karya ilmiah bermutu yang dipublikasikan dalam Jurnal
Internasional, Nasional Terakreditasi, Buku Teks serta artikel opini di media massa nasional.
c. Pemilihan dan pemberian penghargaan untuk Peneliti Terbaik dan Penulis Paling Produktif.
2. Workshop dan Seminar
Untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan peneliti, strategi yang akan ditempuh antara lain adalah mengirim peserta dan menyelenggarakan berbagai lokakarya atau pelatihan, misalnya: lokakarya metodologi dan penulisan proposal penelitian, penulisan karya ilmiah untuk jurnal nasional/internasional, penulisan buku ajar, patent drafting, reviewer proposal dan laporan penelitian, editor dan pengelola jurnal. Secara rutin, seminar-seminar dan kajian ilmiah juga akan diselenggarakan sebagai ajang untuk berbagi informasi dan hasil penelitian, kiat-kiat dan peluang, latihan
3. Kelompok Kajian
Kelompok Kajian dijadikan ujung tombak untuk menjalankan roda penelitian
unggulan. Kelompok kajian di tingkat universitas dimaksudkan untuk menjadi wadah peneliti yang berkolaborasi secara lintas ilmu dan joint research dengan mitra dari institusi lain (dalam atau luar negeri). LP memberikan dukungan dan fasilitas yang diperlukan agar roda kelompok kajian dapat dijalankan dalam bentuk:
a. Fasilitasi pembuatan Surat Keputusan. b. Pemberian penghargaan.
c. Penyediaan ruangan serta fasilitas pertemuan. d. Penyediaan dukungan administrasi.
e. Pemberian dana awal.
f. Dukungan Dana, Fasilitas dan Administrasi.
Berbagai bentuk dukungan yang disiapkan antara lain:
a. Dana untuk mengikuti konferensi untuk mempresentasikan karya ilmiah, baik di dalam maupun di luar negeri.
b. Dana untuk mempublikasikan karya ilmiah di jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional yang terindeks database bereputasi.
c. Dukungan perbaikan karya tulis yang akan dipublikasikan di jurnal ilmiah internasional yang terindeks database bereputasi.
d. Penyediaan fasilitas laboratorium dan perpustakaan. e. Dukungan administrasi penelitian dan pengurusan HAKI. 4. Sentra Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
Pengurusan HAKI akan dikoordinir oleh LP dan hal ini menjadi rintisan pembentukan sentra HAKI di UNITAS. Sentra ini bertugas mengidentifikasi penelitian dosen dan mahasiswa yang berpotensi mendapatkan HAKI. Pengurusan HAKI ditangani langsung baik secara dokumentasi sampai pengajuan.
5. Standar Penjaminan Mutu Penelitian Perguruan Tinggi (SPMPPT)
SPMPPT yang kredibel akan dibangun agar tata kelola penelitian yang baik dapat diwujudkan. Pembangunan sistem ini antara lain akan dilakukan dalam bentuk:
a. Pembuatan dan pemberlakukan Standard Operating Procedure (SOP)
b. Penyiapan sumber daya manusia yang diperlukan berupa pelatihan dan perekrutan reviewer proposal dan laporan hasil penelitian.
6. Manajemen Database dan Sistem Informasi
Data dan hasil karya penelitian dikelola dengan memanfaatkan teknologi informasi agar masyarakat dapat mengakses dan memanfaatkannya. Media dan
teknologi terkini dimanfaatkan untuk mengelola dan mempublikasikan data tersebut melalui jaringan internet.
3.4. Roadmap Penelitian
Secara harfiah, road map dapat diartikan sebagai peta penentu atau penunjuk arah. Dalam konteks upaya pencapaian hasil suatu kegiatan, road map adalah sebuah dokumen rencana kerja rinci yang mengintegrasikan seluruh rencana dan pelaksanaan program serta kegiatan dalam rentang waktu tertentu. (Sumber: Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, No. 9 Tahun 2011).
Road map penelitian Universitas Tamansiswa Padang sebagai sebuah dokumen rencana kerja yang rinci mengintegrasikan seluruh rencana dan pelaksanaan penelitian dalam rentang waktu tertentu. Road map penelitian Universitas Tamansiswa Padang dibuat mengacu pada Renstra Universitas Tamansiswa Padang yaitu perkembangan ekonomi pada masyarakat dengan peningkatan kemitraan yang berbasis pada kebutuhan pengguna/stakeholder.
Gambar 4. Road Map Penelitian Universitas Tamansiswa Padang
Peningkata n publikasi ilmiah Prestasi Internasional dan Haki Masyarak at Unggul 2030 2025 2020
BAB IV
SASARAN, PROGRAM STRATEGIS DAN INDIKATOR KINERJA
4.1. Sasaran
Sasaran, program dan indikator kinerja penelitian pada Unitas Padang yang memiliki 3 Fakultas (Pertanian, Ekonomi dan Hukum) dan 5 program studi (Agroteknologi, Peternakan, Pendidikan Matematka, Manajemen dan ilmu Hukum) bersifat multi disiplin.
Mempertimbangkan analisis SWOT yang sudah dipaparkan di bab sebelumnya maka dirumuskan fokus penelitian unggulan sebagai berikut:
1.
Ketahanan Pangan dan Pelestarian Lingkungan.2.
Penegakan Hukum3.
Pendidikan untuk Pengembangan Berkelanjutan.4.
Pelestarian Seni dan Budaya.5.
Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan,Setiap fokus penelitian mengacu pada penelitian unggulan universitas, roadmap serta didukung oleh para peneliti/dosen dari masing-masing program studi (Pertanian, Hukum dan Eknomi) yang ada di Unitas Padang serta tema riset.
Setiap tema tersebut dilakukan berdasarkan fakultas dan program studi yang ada di lingkungan UNITAS Padang. Fokus penelitian tersebut juga didasarkan pada isu-isu strategis nasional, seperti persoalan kemiskinan, pangan, penguasaan teknologi, hukum, pendidikan, dan mental. Tema yang ada kemudian dijabarkan ke dalam topik-topik penelitian yang beragam, menarik, dan inovatif. Peluang untuk pelaksanaan penelitian yang multidispliner dan sekaligus bermanfaat bagi masyarakat terbuka lebar.
4.2. Program Strategis
Program strategis dan beberapa aktivitas penelitian pada Universitas Tamansiswa Padang disusun berdasarkan tantangan kebutuhan pada saat ini. Program penelitian yang diusun juga mengacu pada agenda riset nasional, renstra kemenristekdikti, dan renstra Universitas Tamansiswa Padang. Disamping itu program disusun juga berdasarkan ketersediaan sarana dan prasarana serta kemampuan Unitas Padang. Maka dari itu disusun program strategis riset serta indiktor pencapaiannya, sebagai berikut:
Program Strategis
Tahun Program Penelitian Indikator Capaian
Tahun 2016 - 2020 Peningatan Publikasi ilmiah
a. Meningkatkan kemampuan dosen dalam publikasi ilmiah melalui pelatihan, workshop, seminar
b. Mewajibkan hasil penelitian bagi dosen untuk dipublikasikan
c. Meningkatnya jumlah publikasi ilmiah baik nasional maupun internasional d. Memberikan insentif bagi tulisan yang dipublikasikan secara nasional dan
internasional
Tahun 2021-2025 Prestasi Internasional dan HaKi
a. Meningkatnya jumlah publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi dan internasional terindeks di database bereputasi
b. Meningkatkan kemampuan dosen dalam memperoleh paten c. Meningkatnya perolehan hak kekayaan intelektual (HAKI).
Tahun 2026 -2030 Masyarakat Unggul
a. Hasil riset sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri b. Pengembangan penelitian yang inovatif
c. Menghasilkan produk penelitian sebagai sumber dana universitas
4.3. Topik Riset Unggulan Universitas Tamansiswa Padang
Topik riset unggulan universitas Tamansiswa Padang disusun mengacu pada Rencana Induk Riset Nasional (RIRN 2015-2045) dan penekanan pada peningkatan kapasitas pengetahuan dan keahlian peneliti Unitas Padang serta agenda riset daerah yang berbasis pada roadmap penelitian Unitas Padang. Program penelitian dan beberapa aktivitas penelitian juga berdasarkan tantangan kebutuhan pada saat ini.
TOPIK UNGGULAN UNIVERSITAS TAMANSISWA PADANG
No Fakultas Bidang Unggulan No Topik Riset Target Sasaran
1 Pertanian
Teknologi pemuliaan
bibit tanaman 1 Pemuliaan tanaman teknik konvensional Varietas lahan gambut
Teknologi Budidaya dan pemanfaatan lahan sub optimal
2 Pertanian lahan sub-optimal basah Paket teknologi budidaya padi, jagung, kedelai di lahan sub-optimal
3 Optimasi sistem pertanian tropis Teknologi bawang merah (Varietas, strorage, pengolahan), meterial pupuk slow release & nano silika
Teknologi ketahanan dan kemandirian pangan
4 Pendukung kemandirian pangan (padi, jagung, kedelai/pajele) dan tanaman perkebunan
Teknologi inderaja prediksi panen padi 5 Kemandirian pangan komoditas ruminansia Teknologi flushing ternak (sapi)
6 Kemandirian pangan komoditas perairan Benih ikan lele unggul 7 Efisiensi rantai nilai hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan Teknologi penglahan kakao Pendidikan untuk
pengembangan keberlanjutan
8 Pendidikan Model pendidikan tinggi sebagai pendukung daya saing Pengembangan
Infrastruktur TIK 9 Pengembangan pendidikan berbasis digital Teknologi pendidikan berbasis digital
2 Ekonomi
Kajian ekonomi dan sumber daya manusia Serta
Pemberdayaan ekonomi kerakyatan
1 Kewirausahaan, UMKM, dan Koperasi Penguatan kapasitas masyarakat untuk pengelolaan usaha
2 Pengentasan kemiskinan dan pengelolaan sumberdaya manusia
Pengembangan inovasi berbasis
kolaborasi, pemerintah dan publik serta peningkatan kualitas SDM
3 Industri kreatif dan home industri Peningkatan skala usaha/bisnis dan UMKM
4 Pariwisata dan kearifan lokal
Model Seni kreatif sebagai pendukung daya saing,
Indeks dan pemetaan modal budaya per wilayah
5
Kajian Penguatan Modal Sosiaal
Inovasi berbasis kolaborasi civil society, akademisi, dan pemerintah
3 Hukum
Penegakan Hukum 1
Penegakan Hukum berbasis masyarakat, tata
kelola pemerintah, dan harmonisasi hukum Peningkatan pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakat
2 Kerja sama dan penataan daerah otonom
Kajian Penguatan modal sosial Kajian Pembangunan Sosial Budaya 3
Reformasi agraria dan penguatan kapasitas masyarakat untuk pengentasan kemiksinan, rekayasa sosial dan pengembangan
pedesaan
Inovasi berbasis kolaborasi civil society, akademisi dan pemerintah
4 CSR Model Realisasi CSR
5 Investasi mewujudkan masyarakat ekonomi Asean Formulasi dalam bidang rekayasa sosial 6 Ciberryime Model pemberantasan kriminal dan penegakan hukum 7 Perlindungan anak dan perempuan Peta potensi dan masalah perlindungan perempuan dan anak
4.4. Topik Bidang Unggulan dan Tahun Penetapan 1. Fakultas Pertanian
No Bidang Unggulan Tahun Penetapan
2016 2017 2018 2019 2020 1 Teknologi Pertanian lahan sub-optimal basah Identifikasi teknologi pertanian lahan sub-optimal basah Kajian Teknologi Pertanian berbasis sumberdaya lokal dalam penyediaan dan perbanyakan benih, bibit, pupuk Paket Teknologi pertanian berbasis sumberdaya lokal untuk mendukung sistem pertanian Optimalisasi sistem pertanian tropis untuk mendukung pengembangan sistem pertanian Paket teknologi budidaya padi, jagung, kedelai di lahan sub-optimal 2 Pendukung kemandirian pangan (padi, jagung, kedelai/pajele), tanaman obat/rempah dan tanaman perkebunan Kajian Keamanan dan kesehatan pangan melalui penjaminan sistem pangan, tanaman obat/rempah dan tanaman perkebunan Identifikasi penyakit bahan pangan untuk mempertahankan kesehatan pangan, tanaman obat/rempah dan tanaman perkebunan Pengembangkan teknologi untuk Mendukung kemandirian pangan, tanaman obat/rempah dan tanaman perkebunan Aplikasi teknologi peningkatan hasil pertanian untuk mendukung kemandirian pangan, tanaman obat/rempah dan perkebunan Teknologi inderaja prediksi panen padi untuk mengatasi keamanan pertanian, tanaman obat/rempah dan perkebunan 3 Kemandirian pangan berbasis produksi bibit unggul ternak lokal disertai Peningkatan Nilai Tambah Produk Pangan dalam upaya konservasi Kajian Kemandirian pangan berbasis produksi bibit unggul ternak lokal disertai
Peningkatan Nilai Tambah Produk Pangan hasil seleksi
Identifikasi bibit lokal unggul potensi dan produksi serta peningkatan nilai tambah produk pangan hasil seleksi
Karakterisasi bibit lokal unggul potensi dan produksi serta peningkatan nilai tambah produk pangan hasil seleksi
Model penakaran bibit lokal unggul dan teknlogi tepat guna peningkatan produksi
- Menghasilkan bibit unggas lokal unggul - Mengasilkan produk pangan fungsional berbasis lokal 25
4
Efisiensi rantai nilai hasil pertanian, perkebunan, peternakan Mengembangkan praktekpraktek pertanian, perkebunan, dan produksi hewan ternak yang lebih kompetitif Mengembangkan teknologi inovatif untuk meningkatkan dampak dari peningkatan hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan hewan terhadap lingkungan. Meningkatkan nilai produk pertanian makanan, peternakan hewan
dan lainnya untuk kedua produsen dan konsumen
dengan menggunakan teknologi konvensional dan
mengembangkan teknologi baru yang dapat diterima secara sosial dan etis.
Mengembangka n teknologi baru yang dapat meningkatkan efisiensi dan kesehatan hewan ternak yang diproses untuk makanan. Meningkatkan teknologi konvensional serta mengembangkan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi produksi pertanian, perkebunan dan ternak. 5 Pendidikan Kajian pendidikan untuk pengembangan keberlanjutan Strategi Pengembangan pendidikan dan keberlanjutan Pengembangan pendidikan dan perancangan Pengembangan keberlanjutan SDM Pemodelan Pembelajaran Untuk Pengembanga Keberlanjutan SDM Evaluasi dan aplikasi Pembelajaran Dan Pengembangan Serta Perancangan Model Potensi SDM 26
2. Fakultas Ekonomi
No Unggulan Bidang Tahun Penetapan
2016 2017 2018 2019 2020
1
Kewirausahaan, UMKM, dan Koperasi Identifikasi, potret kewirausahaan, UMKM dan Koperasi Kajian menumbuh kembangkan kewirausahaan dan bisnis pada masyarakat dan koperasi serta UMKM sertapengembangan dan ekonomi rakyat
Permodelan Membangun kerjasama dengan masyarakat, UMKM, koperasi untuk pengembangan ekonomi kerakyatan
Aplikasi strategi dalam memecahkan persoalan pada masyarakat, UMKM dan koperasi melalui pelatihan, dan pengembangan kepemimpinan Penguatan masyarakat untuk Mengelola usaha UMKM, dan koperasi
2
Pengentasan kemiskinan dan pengelolaan sumberdaya manusia Identifikasi pengelolaan SDM dalam upaya mengurangi pengangguran Kajian pengelolaan SDM dalam upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia Model pengentasan kemiskinan dan peningkatan pengelolaan SDM melalui teknologi Aplikasi pengelolaan dalam meingkatkan kualitas SDM Pengembangan inovasi berbasis kolaborasi, pemerintah dan publik serta peningkatan kualitas SDM3
Industri kreatif dan home industri Identifikasi kompetensi industri kreatif dan home industri dari sisi pemasaran dan kepemimpinan Kajian pengembangan industri serta pembiayaan yang efektif bagi industri kreatif Model Pengembangan Potensi industri Kreatif dan home industriAplikasi
Pengembangan Potensi industri
Kreatif dan home industri
Peningkatan skala usaha pada industri kreatif dan home industri
4
Pariwisata dan kearifan lokalIdentifikasi potensi Pariwisata dan kearifan lokal Kajian pengembangan Pariwisata dan kearifan lokal Model pengembangan Pariwisata dan kearifan lokal Aplikasi pengembangan Pariwisata dan kearifan lokal Terwujudnya pariwisata berbasis lokal yg kompetitif 5 Kajian Penguatan Modal Sosiaal Identifikasi persoalan dan potensi dalam penguatan modal sosial Kajian Identifikasi persoalan dan potensi dalam penguatan modal sosial Model Identifikasi persoalan dan potensi dalam penguatan modal sosial
Aplikasi Identifikasi persoalan dan potensi dalam penguatan modal sosial Terwujudnya masyarakat yang memeiliki modal sosial yg sesuai dengan kearifan lokal 27
3. Fakultas Hukum
No Bidang Unggulan Tahun Penetapan
2016 2017 2018 2019 2020 1 Penegakan Hukum berbasis masyarakat, tata kelola pemerintah, dan hemonisasi hukum Kajian penegakan hukum berbasis masyarakat, tata kelola pemerintah, dan hemonisasi hukum Penegakan Hukum berbasis masyarakat, tata kelola pemerintah, dan hemonisasi hukum
Kerja sama dan penataan daerah otonom Model penegakan Hukum berbasis masyarakat, tata kelola pemerintah, dan hemonisasi hukum untuk peningkatan pelayanan publik Aplikasi penegakan hukum dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis masyarakat dan hemonisasi hukum Peningkatan pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakat dan hemnisasi hukum 2 Reformasi agraria dan penguatan kapasitas masyarakat untuk pengentasan kemiksinan dan kemandirian pangan, rekayasa sosial dan pengembangan pedesaan Kajian reformasi agraria dan penguatan kapasitas masyarakat untuk pengentasan kemiksinan dan kemandirian pangan, rekayasa sosial dan pengembangan pedesaan Identifikasi perkembangan paradigma agraria dan penguatan kapasitas masyarakat untuk pengentasan kemiksinan dan kemandirian pangan, rekayasa sosial dan pengembangan pedesaan Aplikasi kebijakan pemerintah dalam penguatan kapasitas masyarakat untuk dan kemandirian pangan, rekayasa sosial dan pengembangan pedesaan Analisis kebijakan Reformasi agraria dan penguatan kapasitas masyarakat berbasis kolaborasi civil Society,akademisi dan pemerintah untuk peningkatan pelayanan publik Inovasi berbasis kolaborasi civil Society,akademisi dan pemerintah 3 CSR Identifikasi tanggungjawab social lingkungan dan perusahaaan Kajian tanggungjawab social lingkungan dan perusahaaan Model tanggungjawan social lingkungan dan perusahaan Analisis realisasi CSR dan signifikansi atau urgensi lingkungan social dan perusahaan Inovasi berbasis civil socity 28
4 Investasi mewujudkan masyarakat ekonomi Asean Identifikasi Investasi mewujudkan masyarakat ekonomi Asean Kajian Investasi mewujudkan masyarakat ekonomi Asean Model Investasi mewujudkan masyarakat ekonomi Asean Analisis Investasi mewujudkan masyarakat ekonomi Asean Peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat 5 Cyber Crime Indentifikasi jenis kejahatan Cyber Crime Kajian penegakan
hukum Cyber Crime Model penegakan hukum Cyber Crime
Analisis penerapan penaggulangan Cyber Crime Kesedaran hukum masyarakat 6 Perlindungan anak dan perempuan Identifikasi pelanggaran hak- hak anak dan perempuan
Kajian bentuk- bentuk hak anak dan perempuan
Model perlindungan hak anak dan perempuan Analisis model perlindungan anak dan perempuan Terpenuhinya hak anak dan perempuan 7 Indegenous study Identifikasi hak-hak masyarakat hokum adat Kajian hak masyarakat hukum adat Model pembinaan hukum adal Analisis model pembinaan masyarakat hukum adat Pengakuan hak- hak masyarakat hukum adat 29
Target Pagu Dana
Pemerintah TA 2016 800 juta
Asumsi Perolehan Dana
Dana Pemerintah 60 – 75% Internal 5-10% Swasta 15 % Tahun 2017 = Rp 1,2 milyar Tahun 2018 = Rp 1,5 Milyar Tahun 2019 = Rp 1.7 Milyar BAB V
PELAKSANAAN RIP UNITAS PADANG
Pelaksanaan RIP unitas Padang pada dasarnya sangat bergantung pada sumber dana penelitian yaitu dana institusi, pemerintah (Kemenristekdikti), dan swasta. Dalam pelaksanaan RIP ini di dasarkan pada topik riset unggulan universitas yang dilaksanakan pada tingkat fakultas dengan memperhatikan isu-isu strategis penelitian maka disusunlah prioritas kebutuhan anggaran riset untuk 5 tahun (2016-2020).
5.1. Prioritas Kebutuhan Anggaran
Pertanian = 40% Ekonomi = 30% Hukum = 30%
Tahun 2020 = Rp 2 Milyar
5.2. Skenario Porsi Alokasi Anggaran
No
Area Riset
Fokus Riset
Anggaran %
1
Teknologi ketahanan dan kemandirian pangan
Pendukung kemandirian pangan (padi, jagung,
kedelai/pajele) dan tanaman perkebunan 15 Kemandirian pangan komoditas ruminansia 10 Kemandirian pangan komoditas perairan 5 Efisiensi rantai nilai hasil pertanian, perkebunan,
peternakan dan perikanan 15
Pendidikan untuk pengembangan
keberlanjutan Pendidikan 5
4 Pemberdayaan ekonomi kerakyatan
Kewirausahaan, UMKM, dan Koperasi 10
Pengentasan kemiskinan dan pengelolaan
sumberdaya manusia 10
Industri kreatif dan home industri 5
5
Penegakan Hukum
Penegakan Hukum berbasis masyarakat, tata
kelola pemerintah, dan hemonisasi hukum 10 Kerja sama dan penataan daerah otonom 5 Kajian Penguatan
modal sosial
Reformasi agraria dan penguatan kapasitas masyarakat untuk pengentasan kemiksinan dan kemandirian pangan, rekayasa sosial dan pengembangan pedesaan
10
Total 100