• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lewati Persaingan Ketat, Website Dinkes Lampung Juara Lagi Tahun ini

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lewati Persaingan Ketat, Website Dinkes Lampung Juara Lagi Tahun ini"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Lewati Persaingan Ketat, Website

Dinkes Lampung Juara Lagi Tahun

ini

Website Dinas Kesehatan Provinsi Lampung kembali meraih penghargaan Anugerah Situs Inspirasi Sehat Indonesia (E-Aspirasi) Tahun 2019 Kategori Dinas Kesehatan Provinsi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Sekretaris Jenderal, Kemenkes RI, drg.Oscar Primadi, MPH, Jumat (8/11) pada Pameran Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke- 55 di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Banten berkesempatan menyerahkan plakat dan piagam yang diterima Effendi, SKM, M.Kes, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes.

Penghargaan E-Aspirasi 2019 ini adalah penghargaan yang ketiga kalinya diterima Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dalam pengelolaan Website. Penghargaan serupa diterima pada tahun 2017 dan 2018.

Selain E-Aspirasi, Provinsi Lampung juga menerima penghargaan Mitra Bhakti Husada, untuk perusahaan yang mempekerjakan minimal 100 orang wanita yang tergabung di GP2SP yaitu PT. Gula Putih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah yang pembinaan tehnisnya di lakukan oleh Dinas Kesehatan Kab. Lampung Tengah.

(2)

Program ISPA Provinsi Lampung

Download Materi Pertemuan Akselerasi & Evaluasi Program ISPA Provinsi Lampung 2019

RTL Workshop

Akselerasi & Evaluasi Progam ISPA Kebijakan ISPA Lampung

Lampung RR Logistik Tata Laksana ISPA 2019

Festival Batik 2019

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes , turut menghadiri acara Penutupan Festival Batik 2019 di Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Kamis (31/10).

Pada kesempatan tersebut Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengapresiasi dan terus mendorong perajin batik Lampung untuk terus berkreasi sehingga dapat menumbuhkan geliat ekonomi kreatif di Provinsi Lampung.

Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Ibu Riana Sari Arinal selaku penyelenggara juga optimis kegiatan seperti ini dapat membangkitkan animo masyarakat terhadap batik Lampung. “Melalui terobosan yang kreatif dan inovatif, keanekaragaman batik Lampung sedang bersiap untuk naik ke pasar yang lebih tinggi” ujar Riana. Kegiatan Festival Batik 2019 ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari

(3)

Batik Nasional, berlangsung dari tanggal 30 s.d 31 Oktober 2019, melibatkan para perajin batik dari Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Bermacam modifikasi batik Lampung seperti siger, kupu-kupu, gamolan, gajah serta sebage turut ditampilkan.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia (Nunik) mengapresiasi Festival Batik Lampung 2019 sebagai media promosi kerajinan khas dari Provinsi Lampung.

“Acara ini sangat bagus sebagai media untuk promosi. Ternyata banyak pengrajin-pengrajin batik dan motif batik kita bukan hanya satu dua jenis motif, tetapi banyak sekali ternyata,” ujar Wagub Nunik saat mengunjungi Pameran Festival Batik Lampung 2019, di Halaman Kantor Dewan Kerajinan Nasional Daerah

(Dekranasda) Provinsi Lampung, Kamis (31/10/2019).

Provinsi Lampung Menerima

Dukungan Program Nusantara Sehat

Provinsi Lampung kembali mendapatkan dukungan tenaga kesehatan Program Nusantara Sehat yaitu penugasan khusus tenaga kesehatan individual sebanyak 17 orang. Direncanakan ke 17 orang tenaga kesehatan tersebut akan mengisi formasi

puskesmas, dengan perincian Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 9 orang dan 8 orang di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes pada

sambutannya saat penyerahan tenaga kesehatan, Jum’at (1/11) kepada Kabupaten penempatan, mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Kesehatan RI atas penempatan peserta penugasan khusus tenaga kesehatan individual tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga tetap berharap di periode selanjutnya Provinsi Lampung masih diberikan peserta penugasan khusus. Ini dimaksudkan untuk mengisi puskesmas-puskesmas yang belum memenuhi standar

(4)

sumberdaya manusia kesehatan.

Di bagian akhir Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga berharap agar

Pemerintah Kabupaten terus memberi dukungan dan komitmennya pada Nusantara Sehat sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Medical Student Fair and Tracking

Creativity (Mesenterica)

Pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan dan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes saat membuka kegiatan

Medical Student Fair and Tracking Creativity (Mesenterica) Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung pada Jum’at (1/11) di Ruang Sungkai, Kantor Gubernur

Lampung.

Lebih lanjut ditegaskan Gubernur Lampung bahwa SDM yang berdaya saing tinggi merupakan faktor kunci untuk menghadapi berbagai tantangan diera globalisasi (generasi 4.0) yang diwarnai dengan ketatnya persaingan dan tidak adanya batas antar negara dalam ber interaksi hidup dan kehidupan manusia. “SDM berkualitas akan mendorong produktivitas tinggi, yang merupakan modal dasar bagi

(5)

Sementara itu kegiatan Medical Student Fair and Tracking Creativity

(Mesenterica) yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung merupakan ajang pertemuan ilmiah bidang penelitian kesehatan diikuti oleh delegasi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

peringatan Hari Cuci Tangan Pakai

Sabun Sedunia ke-12

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, Senin (04/11), menghadiri Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) Sedunia Ke 12 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019 yang dipusatkan di SDN 01 Bakung, Teluk Betung

Barat, Bandar Lampung.

Pada kesempatan tersebut Ibu Riana Sari Arinal mengajak semua masyarakat untuk senantiasa membiasakan diri Cuci Tangan Pakai Sabun di air mengalir. “Cuci tangan pakai sabun merupakan langkah kecil untuk memulai hidup sehat, dalam rangka melindungi masyarakat secara efektif dari penyakit seperti diare dan infeksi saluran pernapasan (ISPA)” Ujar Ibu Gubernur Lampung tersebut.

Ketua TP-PKK Provinsi Lampung itu juga menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan kampanye CTPS seperti yang dilakukan saat ini adalah suatu upaya bagi penurunan angka kematian dan stunting, akibat penyakit diare yang ditimbulkan karena

kurangnya akses sarana air bersih, sarana sanitasi dan sarana cuci tangan. Untuk itu iya berharap agar sekolah-sekolah dapat memenuhi kebutuhan sarana tersebut yaitu sarana air bersih, sarana sanitasi termasuk sarana CTPS nya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes selaku penyelenggara kegiatan, dalam laporannya menjelaskan bahwa Kegiatan CTPS dengan dikombinasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dapat melindungi anak-anak dari berbagai penyakit. Kegiatan ini dapat dilakukan sekolah dalam

(6)

menjalankan program UKS.

Kegiatan Hari CTPS 2019 diawali dengan penanda tanganan Komitmen CTPS dan Cap tangan, serta Praktek CTPS.

Di kegiatan itu juga Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, mengajak melakukan komitmen Eco school dengan pengurangan sampah plastik dan membiasakan membawa Tumbler. Acara diakhir dengan mengajak anak-anak bermain ular naga serta pembagian doorprize.

Peningkatan Kapasitas Petugas

Kesehatan

Dalam pengelolaan Program TBC selain fokus pada tata laksana kasus individu petugas juga harus mengetahui dan berupaya menurunkan beban TBC pada populasi di wilayah kerjanya.

Harapan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes saat membuka Pertemuan Peningkatan Kapasitas Petugas Program Tuberkulosis di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Provinsi Lampung Tahun 2019, Selasa (5/11) di Hotel Emersia, Bandarlampung.

Lebih lanjut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tersebut mengungkapkan bahwa tuberkulosis masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dimana setiap 1000 penduduk pertahun terdapat 2 sampai 3 orang penderita TBC.

Untuk itu Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes berharap angka tersebut dapat ditindaklanjuti sampai di tingkat Puskesmas untuk dilakukan upaya penemuan dan pengobatan. “Tantangan saat ini adalah penemuan kasus masih rendah dan pengobatan tidak sesuai standar” Ujar Dr.dr.Hj. Reihana, tantangan lain yaitu TBC Resisten obat serta hubungan TBC dengan HIV, TBC dengan diabetes, TBC ex Paru dan TBC anak” ungkapnya.

(7)

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung berharap pertemuan ini dapat mendorong bagi peningkatan cakupan penemuan dan angka kesembuhan yang tinggi sehingga resistensi obat TBC dapat di cegah.

Pertemuan Teknis Pengelolaan SPA

Puskesmas 2019

Salah satu prinsip penyelenggaraan Puskesmas adalah pemerataan, dimana dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan puskesmas harus dapat diakses dan dijangkau oleh seluruh masyarakat secara adil tanpa membedakan status sosial, ekonomi, agama, budaya dan kepercayaan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes pada pembukaan Pertemuan tehnis pengelolaan sarana dan prasarana alat kesehatan (SPA) Puskesmas Tahun 2019, Selasa (5/11) di Hotel Horison, Bandarlampung.

Lebih lanjut Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes mengungkapkan bahwa untuk mendukung

pelaksanaan akreditasi puskesmas perlu adanya penguatan melalui pemenuhan sumber daya puskesmas baik sarana (bangunan), prasarana dan alat.

Diakhir sambutannya Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes berharap penyediaan fasilitas perlu strategi manajerial SDM puskesmas sehingga dapat meminimalisir kegagalan dalam perencanaan dan pengembangan puskesmas, mulai dari penganggaran, perencanaan, konstruksi hingga pelaksanaan.

(8)

Kegiatan yang berlangsung selama 3 tiga hari ini diikuti oleh pengelola program Provinsi dan Kabupaten dengan narasumber dari Kemendagri, Kementrian keuangan serta Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.

Audiensi Tenaga Kesehatan Teladan

Tingkat Provinsi Lampung Tahun

2019

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr dr.Hj. Reihana, M.Kes, Selasa (5/11) menerima audiensi dari Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019 diruang kerja.

Masing-masing mereka; dr. Melly Kemerdasari (dokter), Hajah Ropiati, And.Keb (bidan), Ns. Dwi Morita, S.Kep (perawat), Elta Suri, SKM (Sanitarian), serta Ambar Budiyanto, SKM (Kesmas). Menurut rencana ke 5 tenaga kesehatan teladan tersebut akan di undang ke Jakarta (8 s.d 14 Nopember 2019) utuk menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI, turut hadir pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2019 serta sejumlah agenda kegiatan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr dr.Hj. Reihana, M.Kes pada kesempatan tatap muka tersebut, berpesan agar para tenaga kesehatan teladan untuk dapat menjaga nama baik Provinsi Lampung. Ia juga mengingatkan agar inovasi yang sudah dilaksanakan dapat disampaikan dengan penuh percaya diri. Harapan lainnya yaitu mengikuti acara dengan tertib serta dapat menjaga kesehatan, mengingat cukup padatnya rangkaian acara yang akan diikuti oleh tenaga kesehatan teladan.

(9)

Ibu Riana ajak “booming”kan

mainan tradisional di Lampung

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr.dr.Hj. Reihana, M.Kes menghadiri Pencanangan Gerakan Nasional

#saveourtraditionalgames (Pelestarian Permainan Tradisional), Kamis (17/10), di Mall Bumi Kedaton, Bandarlampung. Acara yang dikemas “Kiss Day Expo” itu dibuka langsung oleh Ibu Gubernur Lampung.

Dikesempatan tersebut Ibu Gubernur Lampung yang juga selaku Bunda PAUD, berpesan kepada anak-anak untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya agar dapat menjadi generasi penerus yang unggul, ia juga berpesan agar orang tua untuk terus mencurahkan rasa kasih sayangnya kepada anak-anak. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diisi sejumlah permainan tradisional, Ibu Gubernur Lampung , Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Dr.dr.Hj.

(10)

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung juga ikut ambil bagian dengan menampilkan booth pameran dengan tema 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Hadir dikegiatan tersebut Ketua Komnas Anak, Aris Merdeka Sirait, Ketua LPA Lampung Aryanto Werta serta sejumlah OPD terkait.

Referensi

Dokumen terkait

Akan tetapi ia kurang mampu ketika mendapat tugas yang berat dengan beban kerja yang menekan (misalnya, harus menyelesaikan tugas yang banyak dengan batas waktu yang

NPP tidak cepat teraglomerasi, sehingga absorbansi yang dihasilkan besar dan max yang dihasilkan kecil, hal ini menunjukkan bahwa jumlah nanopartikel yang terbentuk banyak

 Korelasi antara bus sekolah mengantar (Tepat Waktu) ke sekolah atau ke rumah dengan variabel naik dan turun bus sekolah di halte (Tertib dan Aman) adalah

masalah kesehatan mental pada remaja. Depresi dapat menurunkan kualitas hidup, gangguan sosial dan hubungan personal dan juga mengganggu kehidupan seseorang. Beberapa

Pad Pada a saa saat t pen penger gerjaa jaan n lan lantai haru tai harus di s di len lengkap gkapi dengan kabe i dengan kabel l duc ductin ting g dan pemasangan

Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena atas rahmat dan penyertaan-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Simulasi Mud Volcano di Desa Napan Nusa Tenggara

penyusunan rencana pemulihan pascabencana banjir bandang di Bima, diharapkan dalam penyusunan rencana pemulihan untuk memasukkan dokumen perencanaan penanggulangan bencana;.

Dari target 19 bank baru yang akan diajak bekerja sama, di awal tahun ini, Simas Jiwa telah meresmikan kerja sama pemasaran produk asuransi dengan Bank of China (BoC).. Adapun,