• Tidak ada hasil yang ditemukan

LATIHAN SOAL SOAL GEOMETRI TRANSFORMASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LATIHAN SOAL SOAL GEOMETRI TRANSFORMASI"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

GEOMETRI TRANSFORMASI

MODUL 11 SETENGAH PUTARAN DAN PENCERMINAN (REFLEKSI)

Disusun Oleh:

NAMA : SITI JAUHAIRYAH

NIM : E1R 013 052

KELAS : B (REGULER PAGI)

KELOMPOK : V (GANJIL) SEMESTER : IV

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

JURUSAN PENDIDIKAN MIPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MATARAM

(2)

 LATIHAN 1

1. Cobalah bukti contoh 12.1.1. di atas Anda lakukan dengan aljabar (tanpa gambar)

Jawaban :

(contoh 12.1.1: diketahui titik A , B , P dengan σQA , B(P) . Buktikan bahwa

τA ,BσpτA , B−1=σQ¿ Penyelesaian:

Misalkan Misalkan A(a , b), B(c , d), dan P(p , q)

τA ,B=

{

c=a+m→ m=c−a d'=b++n → n=d−b

Sehingga persamaan translasi τA ,B=

{

x '

=x+(ca)

y'

=y+(db)

σp=

{

x'=−x+2p y'=−y+2q

σQA , B(P)=

{

x'=p+(c−a)→ p=x−(c−a) y'=q+ (d−b)→ q=y−(d−b) x−(c−a), y−(d−b)

τA ,BσpτA , B−1

A , Bσp¿

¿τA ,B(−

(

x−(c−a)

)

+2p ,−

(

y−(d−b)

)

+2q) ¿τA ,B

(

x+(c−a)+2p ,−y+(d−b)+2q

)

¿

(

−x+2(c−a)+2p ,−y+2(d−b)+2q

)

¿(−p+(c−a)+2p ,−q+(d−b)+2q)

¿

(

p+(c−a),q+(d−b)

)

¿σQ (terbukti)

2. Diketahui titik A, B, C yang tak segaris. Selidikilah apakah ada titik D sehingga τA ,BDσC

Jawaban :

Andaikan τA ,B(X)=Y . Akan diselidiki bahwa ada titik D sehingga

σDσC(X)=Y . Dari gambar di bawah ini kita dapat mengilustrasikannya:

C D

B

(3)

Jika kita garis AD yang ekuivalen dengan AB maka diperboleh gambar seperti di atas. A adalah titik tengah dari ruas garis BD menurut definisi definisi karena A ≠ B maka ada ruas garis AB. Kemudian ada perpanjangan ruas garis AB kea rah titik A sehingga ruas garis AB ekuivalen dengan ruas garis AD dimana A merupakan titik tengah ruas garis BD

artinya D = SA(B). Sehingga akibat adanya titik D diperboleh σDσC=Y . Jadi dari

keduanya diperoleh τA ,BDσC

3. Buktikan baik dengan menggunakan gambar maupun dengan aljabar bahwa

σQσP=τP ,Q 2

apabila diketahui titik P dan Q

Jawaban :

Misalkan P=(q , r)(x , y)

Q=(s ,t)→(x', y' )

x'=x+a

y'=y+b

τp , q→ s=q+a → a=s−q

t=r+b → b=tr

τp , q 2

=τp ,qτp ,q

¿τp , q(x+a , y+b)

¿

(

(x+a)+a ,(y+b)

)

¿(x+2a , y+2b)

σp=x'=−x+2q

(4)

σp=x '

=−x+2s

y'

=−y+2t

σQσpQ(−x+2q) (−y+2r)

¿−(−x+2q)+2s

−(−y+2s)+2t

¿x−2q+2s → x+2(s−q)→ x+2a

y−2s+2t → y+2(ts)→ x+2b

4. Selidikilah apakah benar bahwa σPτA , BσP=τC , D dengan CP(A) dan D=σP(B)

Jawaban :

Misalkan A(a , b), B(c , d), dan P(p , q)

CP(A)=

{

x'=−a+2p y'=−b+2q

D=σP(B)=

{

x'=−c+2p y'=−d+2q

τC , D=

{

−c+2p=−a+2p+m →m=−c+a −d+2q=−b+2q+n → n=−d+b

Sehingga persamaan translasi τC , D=

{

x '

=x+(−c+a)

y'

=y+(−d+b)

τA ,B=

{

c=a+m→ m=c−a d'=b++n → n=d−b

Sehingga persamaan translasi τA ,B=

{

x '

=x+(ca)

y'

=y+(db)

σP τA ,BσPP τA ,B(−x+2p ,−y+2q) ¿σP(−x+2p+(c−a),−y+2q(d−b))

(

−x+2p+(c−a)

)

+2p ,−

(

y+2q+(d−b)

)

+2q

¿ ¿

(5)

¿

(

x+(−c+a), y+(−d+b)

)

C , D (terbukti)

5. Jika r suatu translasi, buktikan bahwa τ σP adalah setengah putaran mengelilingi

titik tengah ruas garis P ke σPτ . Transformasi apakah dilukiskan oleh σPτ .

Jawaban :

 TES FORMATIF 1

1. Diketahui titik P(−2,3) . Kalau A(4,−5) , maka A'=σP(A) adalah …

A. (8,11)

B. (8,−11)

C. (−8,11)

D.

(

4,11 2

)

Jawaban :

P(−2,3)

A(4,−5)

x'=−x+2a

¿−4+2(−2) ¿−8

y'

=−y+2b

¿5+2(3) ¿11

Jadi, titik A'

=σP(A) adalah C. (−8,11) .

2. Diketahui P=(2,1), Q(1,−2) dan R(0,3) yang tidak segaris. Tentukan titik S sehingga PQRS sebuah jajaran genjang (paralelogram). Maka …

A. (−1,6)=S

B. (6, 1)=S

C. (−6,1)=S

(6)

P=(2,1), Q(1,−2) dan R(0,3)

σR∙σR∙ σR(x , y)=

(

−x+2(a−c+e),−y+2(b−d+f)

)

S(x , y).

¿

(

−x+2(2−1+0),−y+2(1+2+3)

)

=(−x+2p ,−y+2)

¿(−x+2),(−y+12)=(−x+2p ,−y+2q) ¿−x+2=−x+2p ,y+12=−y+2q

¿p=1,q=6 Jadi, titik S adalah D (1, 6) .

3. Diketahui A=(1,1), B=(3,5), dan C=(−4,3) . Apabila τA ,BC , D maka titik

D adalah …

A. (1,2)

B. (−2,4)

C. (−4,3)

D. (−2,6)

Jawaban :

τA ,B=

{

x'=x+a⟹3=1+a⟹a=2 y'=y+b⟹5=1+b⟹b=4

Sehingga diperoleh :

x'=x+2

y'

=y+4

Misal ¿(p , q) , maka :

τC , D=

{

x'=x+a⟹p=−4+a⟹a=p+4 y'=y+b⟹q=3+b⟹b=q−3 Sehingga diperoleh :

x'=x+(p+4 ) y'=y+(q−3) τA ,BC , D

x+2=x+p+4

p=−2

y+4=y+(q−3) q=7 Jadi titik D adalah (−2,7)

4. Diketahui titik-titik X=(a , b), Pi=

(

xi, yi

)

, i=1,2, 3, 4, 5. Kalau O=(0,0) adalah pusat sistem koordinat, maka persamaan transformasi τP4, P3τP3, P4τP2, P3τP1, P2τQ , P1(X)

adalah …

(7)

B.

(

a+x3, b−y3) C. (a−x3, b+y3) D. (a+x3, b+y3) Jawaban :

x+

(

x3x4), y+(y3.y.4) τ P4P3=¿

x+

(

x4x3), y+(y4.y3.) τ P3P4=¿

x+

(

x3x2), y+(y3.y2.) τ P2P3=¿

x+

(

x2x1), y+(y2.y1.) τ P1P2=¿

τ P0P1=(x+x1, y+y1.) I (x+x2, y+y2) II (x+x3, y+y3) III (x+x4, y+y4) IV (x+x3, y+y3)

(b+x3, y+y3)

Jadi, persamaan transformasinya adalah D. (b+x3, y+y3)

(8)

1. isilah tempat-tempat yang kosong atau titik-titik dalam daftar berikut ini dengan cara menggunakan gambar maupun dengan rumus yang tersedia dalam Teorema 11.2 diatas.

(9)
(10)

3=y−(2y−4x) 5 15=5y−2y+4x

15=3y+4x

Dengan menggunakan substitusi diperoleh:

−12x+16y=80

12x+9y=45 7y=35 y=5 20=−3x+4y 20=−3x+4(5) x=0 (0,5)

Persamaan sumbu refleksi g terhadap garis yang melalui titik P dan

P' . Persamaan garis yang melalui titik P dan P' dengan P(5, 3)

dan P'(−8,3) yakni Y=3 sehingga diperoleh persamaan garis g yang

terhadap garis Y=3 dan membagi ruas garis PP' menjadi dua bagian sama panjang yakni

X=3 2

2X=3

Persamaan ruas garis PP’: (x1,y1) = (0,3) ; (x2,y2) = (-3,0) Sehingga persamaan g yaitu:

(11)
(12)
(13)
(14)

a2=b2+2

(

1b1−b2

)

2 2a2=2b2+2b1−2b2

2a2=2b1→ a2=b1

Jadi terbukti a (¿¿1, a2)

(15)

 TES FORMATIF 2

1) Diketauhi garis g dengan persamaan Y=3X dan sebuah titik A. Jika diketahui bahwa σ

g(A)=A’=(3,0), maka A (dengan menggunakan Teorema 11.8) adalah titik . . . .

A.

(

115 ,9 5

)

B.

(

511,9 5

)

C.

(

512,9 5

)

D.

(

−4 5 ,

3 5

)

Jawabanan:

 A’ = (x’,y’) = (3,0) sehingga x’ = 3 dan y’ = 0

 Y= 3X 3X – Y = 0

Dari persamaan di atas diperoleh a = 3, b = -1

x’ = x –

(

2a(ax+by+c)

)

(

a2+b2

)

3 = x –

−1

¿

32

+(¿¿2)

¿

(

2.3(3x−1y)

)

¿

3 = x –

(

6(3x−1y)

)

(9+1) 3 = x - (18x−6y)

10 3 = 10x−1810x+6y

(16)
(17)

2) Diketahui titik T(3, -2). Ada garis dengan persamaan g : 2X – 3Y -4 = 0. Tentukan T’= σ

g(T) tanpa menggunakan Teorema 11.8. Maka, T’ adalah titik . . . .

(18)

 y’ = y - (2b(ax+by+c)) (a2+b2)

y’ = -2 - (2(−3)

(

2.3+(−2) (−3)−4

)

) (22+(−3)2)

y’ = -2 -

(−6(6+6−4))

¿ ¿

(4+9)

y’ = -2 -

−6(6+6−4)

¿ ¿ ¿

y’ = -2 - (−48) 13

y’ = (−26+48) 13 y’ = 1322

E. Jadi T’ adalah titik

(

137 ,22 13

)

3) Diketahui titik-titik T(-a,-b) dan T’(b,a) = σ g(T). Tentukan persamaan g tanpa menggunakan. Teorema 11.8. Maka persamaan g adalah . . . .

A. Y = -X

B. Y = X

C. Y = -2X

D. X = -2Y

Jawabanan:

 T(-a, b) = T(x1, y1) sehingga x1= -a dan y1 = -b  T’(b, a) = T’(x2, y2) sehingga x2 = b dan y2 = a

(19)

xx1

x2−x1

= yy1

yy1

x+a b+a =

y+b a+b (x+a)(a+b)=(y+b)(b+a)

ax + bx + a2 + ab = by + ay + b2 +ba ax + bx – by –ay + a2 - b2 = 0

(a +b)x + (-b –a)y + a2 – b2 = 0

Dari persamaan di atas dapat ditentukan gradien garis TT’ (mTT’):

m TT’ = - a b =

-(a+b) (−b−a) =

(a+b) (a+b) = 1

karena g tegak lurus dengan garis TT’ maka gradien garis g (mg)

mg = - 1

mTT ' = - 1 1 = -1

sehingga persamaan dari garis g yaitu Y = m X

Karena mg= -1 maka Y = - X

Referensi

Dokumen terkait

Pada kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 8 cm Jika titik P ditengah-tengah EF dan Q titik tengah BC maka jarak PQ adalah ….cmA. Pada kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 6 cm jarak garis AF

Secara geometris vektor digambarkan sebagai ruas garis berarah, dengan panjang ruas garis menyatakan besar vektor dan arah ruas garis menyatakan arah vektor.. Titik

Tentukan koordinat titik Q yang membagi ruas garis AB dengan perbandingan 5:

semua sisinya tidak sama panjang, ruas garis-ruas garis yang membentuk segiempat dinamakan sisi, perpotongan ruas garis-ruas garis disebut titik sudut, sudut dibentuk oleh dua

Jika dua garis potong lingkaran dibuat melalui sebuah titik di luar lingkaran, maka hasil kali ukuran ruas garis potong lingkaran dengan ukuran bagian ruas garis  potong

Sedangkan garis berat pada segitiga adalah garis yang menghubungkan antara suatu titik sudut pada segitiga dengan koordinat titik tengah yang membagi dua ruas garis yang

Karena s dan s’ merupakan ruas garis yang tegak lurus terhadap garis yang sama pada titik yang sama, maka kedua ruas garis (s dan s’) tersebut harus terletak.. pada satu garis,

refleksi diambil sebarang garis g, maka anda simpulkan bahwa setiap refleksi pada garis mempunyai tak hingga titik invarian.. Teorema : Setiap setengah putaran mempunyai