• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penilaian Resiko Pengendalian Infeksi Bila Ada Renovasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penilaian Resiko Pengendalian Infeksi Bila Ada Renovasi"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

STANDAR STANDAR PROSEDUR PROSEDUR OPERASIONAL OPERASIONAL Tanggal Terbit Tanggal Terbit 28 Oktober 2018 28 Oktober 2018 Ditetapkan oleh : Ditetapkan oleh : Direktur Direktur dr. RUSTAN MANGGA dr. RUSTAN MANGGA  NIP. 1975101  NIP. 19751018 201101 1 0018 201101 1 0010101 PENGERTIAN PENGERTIAN

1. Program pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit adalah 1. Program pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit adalah

 pencegahan dan penurunan in

 pencegahan dan penurunan infeksi yang berkaitan dengan pelayananfeksi yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan

kesehatan

2. Pembongkaran gedung / bangunan adalah

2. Pembongkaran gedung / bangunan adalah membongkar /meruntuhkanmembongkar /meruntuhkan keseluruhan gedung / bangunan

keseluruhan gedung / bangunan

3. Renovasi gedung / bangunan adalah melakukan perbaikan /

3. Renovasi gedung / bangunan adalah melakukan perbaikan / penyempurnaanpenyempurnaan  baik bagian luar maupun bag

 baik bagian luar maupun bagian dalam pada sebagian bangunan / gedungian dalam pada sebagian bangunan / gedung 4. PPI pada proses pembongkaran, renovasi dan pembangunan gedung adalah 4. PPI pada proses pembongkaran, renovasi dan pembangunan gedung adalah segala presedur yang bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi terhadap segala presedur yang bertujuan untuk mencegah terjadinya infeksi terhadap  pasien, pengunjung serta karyawan R

 pasien, pengunjung serta karyawan Rumah Sakit sebagai akibat prosesumah Sakit sebagai akibat proses  pembongkaran, renovasi maupun

 pembongkaran, renovasi maupun pembangunan gedunpembangunan gedung di lingkungang di lingkungan RSUD Raja Tombolotutu Tinombo.

RSUD Raja Tombolotutu Tinombo.

5. Prinsip-prinsip PPI adalah : penerapan universal precaution sebagai suatu 5. Prinsip-prinsip PPI adalah : penerapan universal precaution sebagai suatu usaha yang dilakukan untuk mencegah terjadinya resiko penularan infeksi usaha yang dilakukan untuk mencegah terjadinya resiko penularan infeksi mikro organisme dari lingkungan klien dan tenaga kesehatan.

mikro organisme dari lingkungan klien dan tenaga kesehatan.

TUJUAN TUJUAN

1. Mencegah terjadinya penularan infeksi

1. Mencegah terjadinya penularan infeksi baik langsung maupun tidakbaik langsung maupun tidak langsung kepada pasien, pengunjung maupun karyawan sebagai akibat langsung kepada pasien, pengunjung maupun karyawan sebagai akibat  proses pembongkaran, renovasi maupun

 proses pembongkaran, renovasi maupun pembangunan gedung dpembangunan gedung dii lingkungan RSUD Raja Tombolotutu Tinombo.

lingkungan RSUD Raja Tombolotutu Tinombo. 2. Memastikan bahwa proses

2. Memastikan bahwa proses pembongkaran, renovasi maupun pembangunanpembongkaran, renovasi maupun pembangunan gedung harus dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip pencegahan infeksi gedung harus dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip pencegahan infeksi yang tepat dan standar kontrol serta rekayasa prosedur untuk mengurangi yang tepat dan standar kontrol serta rekayasa prosedur untuk mengurangi resiko paparan (udara) kontaminan

(2)

RSUD RAJA TOMBOLOTUTU  No. Dokumen 036/PPI/X/2018  No. Revisi 01 Halaman 2/6 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit 28 Oktober 2018 Ditetapkan oleh : Direktur dr. RUSTAN MANGGA  NIP. 19751018 201101 1 001 01 TUJUAN

3. Memastikan tersusunnya jalur komunikasi yang jelas dari semua komponen yang terlibat pada proses pembongkaran, renovasi maupun pembangunan gedung di lingkungan RSUD Raja Tombolotutu Tinombo.

KEBIJAKAN

SK Direktur tentang Pedoman Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi No.

PROSEDUR

TAHAP PENGADAAN –  PERENCANAAN A. Panitia Pengadaan :

1. Merencanakan waktu dan metoda pelaksanaan pada proses pembongkaran, renovasi maupun pembangunan gedung di lingkungan RSUD Raja

Tombolotutu Tinombo.

2. Mencantumkan ke dalam RKT dan RKA tentang pengimplementasian  prinsip-prinsip PPI dalam perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan  proses pembongkaran, renovasi maupun pembangunan gedung di

lingkungan RSUD Raja Tombolotutu Tinombo.

3. Memastikan bahwa konsultan perencanan, konsultan pengawas maupun kontraktor pelaksana di lapangan yang terpilih dapat melaksanakan  pekerjaan di lapangan dengan mengacu pada prinsipprinsip PPI yang

direkomendasikan B. Tim PPI RS :

1. Mengikuti dan berinteraksi selama proses pengadaan, perencanaan,

 pengawasan maupun pelaksanaan proses pembongkaran, renovasi maupun  pembangunan gedung di lingkungan RSUD Raja Tombolotutu Tinombo.

(3)

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit 28 Oktober 2018 Ditetapkan oleh : Direktur dr. RUSTAN MANGGA  NIP. 19751018 201101 1 001 01 PROSEDUR

2. Memberikan masukan kepada panitia pengadaan agar panitia

mencantumkan ke dalam RKT dan RKA tentang prinsip-prinsip PPI dalam  proses pembongkaran, renovasi maupun pembangunan gedung di

lingkungan RSUD ABADI Samboja.

3. Membuat telaah / analisis terhadap perencanaan dari Konsultan perencana, apakah pekerjaan perencanaan proses pembongkaran, renovasi maupun  pembangunan gedung di lingkungan RSUD ABADI Samboja sudah

mengikuti / berpedoman pada prinsip-prinsip PPI

4. Ikut berpartisipasi aktif dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait (  panitia, Konsultan Perencana, Konsultan Pengawas dan Kontraktor ) di

lapangan, terutama terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip PPI sewaktu  pelaksanaan pekerjaan.

C. Konsultan Perencana :

1. Membuat perencanaan sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam RKT dan RKA , termasuk didalamnya memuat tentang prinsip” PPI dalam proses  pembongkaran, renovasi maupun pembangunan gedung di lingkungan

RSUD ABADI Samboja.

2. Bersama panitia pengadaan membuat dokumen lelang untuk proses  pembongkaran, renovasi maupun pembangunan gedung di lingkungan

RSUD ABADI Samboja.

3. Mencantumkan ke dalam dokumen lelang beberapa hal yang berhubungan dengan prinsip-prinsip PPI, antara lain :

(4)

RSUD RAJA TOMBOLOTUTU  No. Dokumen 036/PPI/X/2018  No. Revisi 01 Halaman 4/6 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit 28 Oktober 2018 Ditetapkan oleh : Direktur dr. RUSTAN MANGGA  NIP. 19751018 201101 1 001 01 PROSEDUR

1) Pola lalu lintas dan perlengkapan/ perlatan 2) Sistem ventilasi

3) Fasilitas mencuci tangan

4) Sistem penyimpanan dan pembuangan limbah, terutama limbah infeksius 5) Komposisi permukaan vertikal dan horisontal

6) Sistem pasokan air dan pemipaan 7) Penyimpanan peralatan / perlengkapan

4. Melakukan pengawasan berkala, terutama yang berhubungan dengan  pelaksanaan prinsip-prinsip PPI di lapangan.

TAHAP PELAKSANAAN Kontraktor Pelaksana :

1. Sebelum memulai pekerjaan, maka mengadakan pertemuan dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, antara lain :

a. Panitia pengadaan dan Konsultan Perencana untuk lingkup  pekerjaan

 b. Tim PPI

c. Kementerian Lingkungan Hidup

d. Managemen Fasilitas ( IPS dan Penunjang Sarana )

e. User terkait, membicarakan permasalahan yang berhubungan dengan pencegahan dan pengendalian infeksi selama proses proses  pelaksanaan di lapangan berlangsung, seperti :

(5)

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit 28 Oktober 2018 Direktur dr. RUSTAN MANGGA  NIP. 19751018 201101 1 001 01 PROSEDUR

2) Relokasi pasien ke tempat yang aman

3) Pola lalu lintas orang dan peralatan selama proses berlangsung 4) Pola penyimpanan perlengkapan / peralatan

5) Transportasi bahan bangunan maupun bahan bongkaran 6) Tekanan negatif,dll

2. Membuat gambar dan rencana kerja di lapangan, terutama yang  berhubungan dengan prinsip-prinsip PPI

3. Melaksanakan pekerjaan di lapangan sesuai dengan rekomendasi dan gambar kerja, terutama yang berhubungan dengan pelaksanaan  prinsipprinsip PPI di lapangan

Tim Pengawas :

1. Melakukan koordinasi dengan pihak –  pihak terkait : a. Panitia pengadaan

 b. Konsultan perencana c. Kontraktor

d. Owner ( Tim PPI )

2. Membuat daftar cek list pengawasan, terutama permasalahan pencegahan dan pengendalian infeksi, meliputi :

a. Rancangan proyek

 b. Kelengkapan alat daro kontraktor, terutama yang berhubungan dengan PPI c. Tanda peringatan selama pekerjaan di lapangan

(6)

RSUD RAJA

TOMBOLOTUTU  No. Dokumen

036/PPI/X/2018  No. Revisi 01 Halaman 6/6 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit 28 Oktober 2018 Ditetapkan oleh : Direktur dr. RUSTAN MANGGA  NIP. 19751018 201101 1 001 01 PROSEDUR

1) Penutup/penghalang debu harus tidak ada celah 2) Semua akses pintu kerja tertutup untuk umum 3) Ada tanda area berdebu

4) Ada tanda pintu harus tertutup 5) Ventilasi harus tertutup

e. Lalu lintas proyek :

1) Para pekerja proyek tidak boleh memasuki daerah perawatan pasien 2) Pengiriman bahan bangunan harus terjadwal, tidak berlangsung pada saat  jam sibuk pelayanan pasien

3) Penyimpanan bahan bangunan harus tertutup rapi

4) Tempat pembuangan puing harus di tutup rapat sebelum di buang 5) Rute dan pembuangan puing / bahan bangunan harus ter jadwal, tidak  berlangsung pada saat jam sibuk pelayanan pasien

6) Tersedia akses bebas hambatan dalam kondisi darurat

f. Memberikan peringatan / teguran kepada pelaksana proyek apabila ada hal –  hal yang tidak dilaksanakan / dipatuhi selama pelaksanaan di lapangan.

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu cara untuk meningkatkan nilai karakteristik campuran aspal porus adalah penggunaan Rubberized aspal , diperoleh dari penambahan aspal Konvensional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian insentif dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di bagian Secondary OASIS PT..

memberi informasi tentang arah dan panjang rupture, sehingga lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi gempa bumi susulan dapat diestimasi secara lebih cepat dan bisa

Indonesia Power UPJP Kamojang merupakan salah satu anak perusahaan PT PLN di Indonesia yang bergerak di bidang pembangkitan energi listrik dengan memanfaatkan sumber panas bumi

Pendahuluan (Definisi dan konsep dasar regresi dan korelasi); Regresi linier sederhana (OLS, Anova, pengujian model, prediksi); Regresi linier berganda (pendekatan matriks, OLS

Mampu menentukan rancangan sampling (pengambilan sampel) yang sesuai untuk suatu penelitian, meliputi : rancangan sampling, penentuan ukuran sampel sesuai dengan parameter yang diduga

Pendahuluan (ruang lingkup mata kuliah, klasifikasi dan aplikasi metode peramalan), Trend Analysis , Regresi Linear Berganda, Dummy Variable, Calendar Variation , Metode Naif, Moving

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan berkatNya sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini dengan judul “