Pemberian KNO3 Dan Air Kelapa Pada Uji Viabilitas Benih Pepaya (Carica papaya L )
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil pengamatan pematahan dormansi dengan perendaman air kelapa berpengaruh nyata terhadap parameter persentase perkecambahan (%), indeks vigor, kecambah normal (%),
Perlakuan keadaan kulit benih tanpa sarcotesta meningkatkan kadar air benih, persentase kecambah normal, indeks vigor, bobot segar kecambah, bobot kering
Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah kecepatan perkecambahan, kecambah normal total, kecambah normal kuat, kecambah normal lemah, kecambah abnormal, benih
terbaik untuk meningkatkan persentase laju perkecambahan, kecambah normal, indeks vigor benih, bobot segar kecambah, dan bobot kering kecambah adalah perlakuan
(penusukan).Untuk menggambarkan viabilitas benih kopi maka pengamatan parameter yang diamati meliputi : daya kecambah, potensi tumbuh, kecepatan tumbuh benih, indeks vigor
Pertumbuhan akar yang terbaik adalah jika suhu tanah tetap berada di atas 15,5°C.. dan menurun di bawah
Parameter pengamatan adalah persentase potensi tumbuh, laju perkecambahan, persentase benih mati, indeks vigor, waktu muncul daun, panjang hipokotil dan panjang
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perendaman benih dengan H2SO4 berpengaruh nyata terhadap kecambah normal, laju perkecambahan, benih yang belum tumbuh dan