• Tidak ada hasil yang ditemukan

Diversi Terhadap Anak yang Berkonflik Dengan Hukum di Tingkat Penyidikan (Studi di Polresta Medan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Diversi Terhadap Anak yang Berkonflik Dengan Hukum di Tingkat Penyidikan (Studi di Polresta Medan)"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

DIVERSI TERHADAP ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM DI TINGKAT PENYIDIKAN (STUDI DI POLRESTA MEDAN)

TESIS

Diajukan untuk Memperoleh Gelar Magister Hukum dalam Program Studi Magister Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

OLEH:

YATI SHARFINA DESIANDRI 147005008

PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

DIVERSI TERHADAP ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM DI TINGKAT PENYIDIKAN (STUDI DI POLRESTA MEDAN)

TESIS

Untuk Memperoleh Gelar Magister Hukum dalam Program Studi Magister Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum

Universitas Sumatera Utara

OLEH:

YATI SHARFINA DESIANDRI 147005008

PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU HUKUM FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL TESIS : DIVERSI TERHADAP ANAK YANG

BERKONFLIK DENGAN HUKUM DI TINGKAT PENYIDIKAN (STUDI DI POLRESTA MEDAN) NAMA MAHASISWA : YATI SHARFINA DESIANDRI

NIM : 147005008

PROGRAM STUDI : ILMU HUKUM

Menyetujui Komisi Pembimbing

Ketua

Prof. Dr. Madiasa Ablisar, S.H., M.S

Dr. Marlina, S.H., M.Hum

Anggota Anggota

Dr. Edy Ikhsan, S.H., M.A

Ketua Program Studi Ilmu Hukum Dekan,

Prof. Dr. Suhaidi, S.H., MH Prof. Dr. Budiman Ginting, S.H., M.Hum

(4)

Tanggal 25 Agustus 2016 Telah Lulus Diuji Pada

Ketua : Prof. Dr. Madiasa Ablisar, S.H., M.S Panitia Penguji Tesis

(5)

ABSTRAK

Diversi merupakan wewenang dari penegak hukum yang menangani kasus tindak pidana yang dilakukan oleh anak untuk mengambil tindakan meneruskan perkara atau menghentikan perkara. Diversi sebagai usaha mengajak masyarakat untuk taat dan menegakkan hukum negara, pelaksanaannya tetap mempertimbangkan rasa keadilan sebagai prioritas utama disamping pemberian kesempatan kepada pelaku untuk menempuh jalur non pidana seperti ganti rugi, kerja sosial atau pengawasan orang tuanya. Wewenang penyidikan yang dimiliki oleh Kepolisian adalah proses awal dalam suatu proses peradilan anak. Hal ini disebabkan, dapat tidaknya anak yang berkonflik dengan hukum diproses dalam peradilan anak adalah sangat bergantung dari hasil penyidikan yang dilakukan Kepolisian dengan terlebih dahulu meminta pertimbangan atau saran dari pembimbing kemasyarakatan. Dalam hal terhadap anak yang berkonflik dengan hukum, pihak Kepolisian dalam pelaksanaan diskresi dapat melakukan pengalihan perkaranya sehingga anak tidak perlu berhadapan dengan penyelesaian pengadilan secara formal. Dalam Tesis ini, permasalahan yang dibahas adalah mengenai bagaimana pelaksanaan diversi pada tingkat penyidikan di Kepolisian Resort Kota (Polresta) Medan. Diversi yaitu gagasan jika dengan pertimbangan yang layak untuk menghindari stigma (cap jahat) pada anak. Diversi mempunyai pengaruh positif dan negatif bagi anak maupun pihak lain yang terlibat.Terdapat perbedaan antara Telegram Rahasia dengan peraturan perundang-undangan yakni dalam penerapan diversi terhadap anak dalam hal ancaman hukuman, penyidik anak, kesepakatan diversi serta kordinasi dengan pihak penuntut umum (kejaksaan) serta penetapan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri setempat. Pada pelaksanaan diversi di Polresta Medan, pedoman yang digunakan yakni UU No. 11 tahun 2012, Telegram Rahasia Kabareskrim POLRI TR/1124/XI/2006 dan TR/395/ DIT,VI/2008 namun belum menjadikan PP No. 65 Tahun 2015 sebagai Pedoman pelaksanaan diversi. Terdapat beberapa pelaksanaan diversi yang dilakukan Polresta yang tidak sesuai dengan aturan dalam UU No. 11 Tahun 2012. Seharusnya ada aturan yang mengatur mengenai pengawasan dalam pelaksanaan diversi.Sudah sebaiknya peraturan internal Kepolisian yang berkaitan dengan pelaksanaan diversi dan disesuaikan dengan Peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(6)

ABSTRACT

Diversion is the duty of law enforcer handling the case of criminal offenses committed by children to take action to continue or discontinue court cases. Diversion in an effort to urge people to obey and uphold the laws of the country, its implementation still consider fairness as the top priority in addition to providing the opportunity for offenders to take the path of non-criminal as compensation, social work or supervision of their parents. Investigation authority possessed by police is the initial process in a juvenile justice process. This is due, whether or not children in conflict with the law are processed in juvenile justice is highly dependent on the results of investigations conducted by the Police by first asking for consideration or advice from community mentors. In the case of children in conflict with the law, the police in the execution of discretion can upgrade the case so that the child does not have to deal with a formal court settlement. The formulation of the research problem in this study is the first, the effect of the diversion of children in conflict with the law. Second, synchronization regulations on diversion of children in conflict with the law in Indonesia at the level of investigation. Third, the implementation of the diversion of children in conflict with the law in Medan Police. Diversion done to prevent children perpetrators of the negative impact of the implementation of the juvenile justice practice. Diversion is an idea if the appropriate consideration to avoid the stigma (evil cap) in children. Diversion has a positive and negative influence for children and the other parties involved. There are differences between the Secret Telegram with legislation that is in the application of the diversion of children in terms of the threat of punishment, child investigators, diversion agreement and coordination with the prosecution (the prosecutor) and the determination made by the local District Court. On the implementation of diversion in Medan Police, guidelines used namely Act No. 11 of 2012, the Criminal Police Secret Telegram TR / 1124 / XI / 2006 and TR / 395 / DIT, VI / 2008 but has not made the PP 65 Year 2015 as the Guidelines for the implementation of diversion. There are some reasons why the diversion implementation by the police does not comply with the rules in the Act No. 11 Year 2012. There should be rules governing the supervision of the implementation of diversion. Police should own internal regulations relating to the implementation of diversion and adapted to the legislation in force.

(7)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadiran Allah Subhanhu Wa

Ta’ala atas rahmat yang diberikanNya kepada penulis, sehingga penulis dapat

menyelesaikan tesis ini dengan judul “Diversi Terhadap Anak yang Berkonflik

dengan Hukum di Tingkat Penyidikan (Studi di Polresta Medan)”.

Penulisan tesis ini merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi

untuk memperoleh gelar Magister Hukum (MH) Fakultas Hukum Universitas

Sumatera Utara.

Dalam Penulisan tesis ini banyak memperoleh bantuan berupa bimbingan,

pengajaran, arahan dan bahan informasi dari semua pihak. Banyak pihak yang telah

memberikan bantuan dukungan moril berupa masukan dan saran, sehingga penulisan

tesis ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Untuk itu pada kesempatan ini,

penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam – dalamnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Runtung, S.H., M.Hum selaku Rektor Sumatera Utara atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan kepada penulis untuk mengikuti

dalam menyelesaikan pendidikan Program Studi Magister Ilmu Hukum Pada

Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

2. Bapak Prof. Dr. Budiman Ginting, S.H., M.Hum selaku Dekan Fakultas hukum Universitas Sumatera Utara

(8)

4. Bapak Dr. Mahmul Siregar, S.H., M.Hum, selaku Sekretaris Program Studi

Magister Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara

5. Bapak Prof. Dr. Madiasa Ablisar, S.H., M.S, selaku Ketua Komisi

Pembimbing penulis yang telah memberikan bimbingan dan arahan sejak

tahap kolokium, seminar hasil, sampai pada tahap ujian tesis dalam penulisan

tesis ini.

6. Ibu Dr. Marlina, S.H., M.Hum, selaku Anggota Komisi Pembimbing penulis

yang telah memberikan bimbingan dan arahan sejak tahap kolokium, seminar

hasil, sampai pada tahap ujian tesis dalam penulisan tesis ini.

7. Bapak Dr. Edy Ikhsan, S.H., MA, selaku Anggota Komisi Pembimbing yang

telah memberikan bimbingan dan arahan sejak tahap kolokium, seminar hasil,

sampai pada tahap ujian tesis dalam penu;isan tesis ini.

8. Bapak Dr. M. Ekaputra, SH, M.Hum, selaku Dosen Penguji penulis pada Program Studi Magister ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara yang telah

memberikan masukan dan saran dalam penulisan tesis ini.

9. Bapak Dr. Edi Yunara, S.H, M.Hum, selaku Dosen Penguji penulis pada Program Studi Magister ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara yang telah

memberikan masukan dan saran dalam penulisan tesis ini.

10.Seluruh Dosen Universitas Sumatera Utara, khususnya Bapak dan Ibu Guru

Besar dan Staff Pengajar Program Studi Magister ilmu Hukum Universitas

Sumatera Utara, yang telah memberikan ilmu pengetahuan yang sangat

(9)

11.Terima kasih kepada pihak sekertariat yang telah membantu penulis dalam

kelancaran selama berkuliah di Sekolah Pasca Sarjana Ilmu Hukum kak yani,

kak ria, kak juli, kak fitri dll. Terima kasih juga diucapkan kepada bu ganti, bu

niar, bang hendra serta kepada bang dedi (pegawai hukum internasional FH).

12.Terima kasih kepada orang tua penulis yang sangat tersayang Papa Arziyon,

S.E dan Mama Dr. Chairul Bariah Mozasa, S.H., M.Hum yang telah

mendukung penulis baik secara moril maupun materil untuk melanjutkan

program magister serta terima kasih atas semangat yang diberikan papa dan

mama agar penulis semangat untuk menyelesaikan tesis tepat waktu. Terima

kasih doa, bantuan serta dukungannya mama dan papa...

13.Terima kasih untuk kakak penulis yang tersayang Annisa Yulindri, SH dan

Marini Noviandri, S.Psi yang telah mendoakan dan memberikan support,

bantuan serta doa untuk penulis dalam menyelesaikan tesis ini. Serta

diucapkan terima kasih kepada kakanda Euis Wikanita, SH serta abangda

Rahadian, S.Sos yang telah mendoakan dan mendukung penulis untuk

menyelesaikan tesis ini.

14.Terima kasih kepada Keluarga besar (alm) Abd. Rahman dan keluarga besar

(alm) Mohammad Zain Saidi (Mozasa) yang telah memberikan doa dan

dukungan kepada penulis.

15.Terima kasih kepada tante Kompol. Arnis Syafni Yanti, SE yang telah banyak

membantu penulis untuk melakukan riset di Polresta Medan. Serta Terima

(10)

Reskrim Polresta Medan), ibu Iptu. Efriyanti, S.H., (Kanit PPA Polresta

Medan), ibu AKP. Sah Udur Sitinjak, S.H., S.IK. (mantan Kanit PPA Polresta

Medan), bapak Brigadir Frengki Sianipar (Penyidik Reskrim Polresta Medan)

yang telah bersedia meluangkan waktu dan memberikan informasi kepada

penulis untuk bahan pada tesis ini.

16.Terima kasih kepada ibu Azmiati Zuliah, S.H., M.H (PKPA Medan) yang

telah membantu penulis untuk mendapatkan bahan dalam penulisan tesis ini.

17.Terima kasih kepada teman-teman Magister Ilmu Hukum stambuk 2014

azhali, bang zulham, kak rumia, kak silvi, bang jun, zorro, bang saddam, bang

ayub, bang mifa, kak stev, kak puput, bang rambe, bang topik, kak opie, bang

marihot, bang david, ai, winda, yessi, bang annes, bang andar, bang ginda, ci

yol, bang rizal, bang samuel, bang bastian, kak jen, kak ayu, robert, bang

yusuf dan lain-lain yang tidak dapat disebutkan namanya satu per satu. Terima

kasih atas kebersamaan kita selama 2 tahun ini, terima kasih telah membantu

penulis baik dalam masa perkuliahan maupun dalam penulisan tesis.

18.Terima kasih kepada teman lelaki teristimewa penulis: Dandi Anugerah

Muchlis, S.H., dan Ahmad Suraya, S.H. ; Terima kasih kepada teman yang

selalu membuat penulis tidur larut dan tertawa terbahak-bahak pada malam

hari, yang selalu memberikan support dan doa kepada penulis: Nadya Nitami

Gurning, S.H., dan Hendini Dwi Utari, S.H. ; teman- teman arisan S1: Rendy,

puspita, marisa (menyek), jia, aries, madan, bojo dan maulana (emje) ;

(11)

Terima kasih atas doa dan dukungan dari kalian sehingga penulis dapat

menyelesaikan tesis ini.

19.Semua pihak yang telah memberikan penulisan tesis ini yang tidak dapat

disebut satu persatu

Penulis berharap semua bantuan dan kebaikan yang telah diberikan kepada

penulis mendapat berkah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar selalu dilimpahkan

kebaikan, kesehatan, kesejahteraan yang berlimpah kepada kita semua.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa tulisan ini masih jauh dari sempurna,

namun penulis berharap kiranya tesisi ini dapat memberikan manfaat kepada semua

pihak

Medan, Januari 2017 Penulis

(12)

RIWAYAT HIDUP I. DATA DIRI

Nama: Yati Sharfina Desiandri

Tempat/Tanggal Lahir: Medan, 15 Desember 1992 Alamat: Jl. Cahaya No. 6 Medan

Jenis Kelamin: Perempuan Agama: Islam

II.PENDIDIKAN FORMAL

1. SD Harapan 1 Medan (1998-2004) 2. SMP Harapan 1 Medan (2004-2007) 3. SMA Harapan 1 Medan (2007-2010)

4. S-1 Fakultas Hukum, Universitas Sumatera Utara (2010-2014) 5. S-2 Magister Ilmu Hukum, Universitas Sumatera Utara (2014-2016)

Medan, Januari 2017 Penulis,

(13)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

RIWAYAT HIDUP ... viii

DAFTAR ISI ... ix erumusan Masalah ... 10

C. ... T ujuan Penelitian ... 10

D. ... M anfaat Penelitian ... 10

E. ... K easlian Penelitian ... 11

F. ... K erangkaTeori dan Kerangka Konsep ... 12

1. ... K erangka Teori ... 12

2. ... K erangka Konsep ... 18

G.... M etode Penelitian ... 19

1. ... J enis dan Sifat Penelitian ... 20

2. ... S umber Data... 21

3. ... T eknik Pengumpulan Data... 22

4. ... A nalisis Data ... 23

BAB II PENGARUH DIVERSI TERHADAP ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM ... 24

A. ... A nak yang Berkonflik dengan Hukum ... 24

(14)

C. ... K eadilan restoratif (Restorative Justice) dalam Pelaksanaan Diversi ... 49 D. ... P

engaruh Diversi Terhadap Anak ... 53 BAB III SINKRONISASI PERATURAN TENTANG DIVERSI TERHADAP

ANAK YANG BERKONFLIK DENGAN HUKUM DI INDONESIA PADA TINGKAT PENYIDIKAN ... 60 A. ... D

iversi Pada Tingkat Penyidikan ... 60 1. ... U

ndang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak ... 62 2. ... P

eraturan Pemerintah No. 65 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Diversi dan Penanganan Anak yang Belum Berumur 12 (Dua Belas) Tahun ... 69 3. ... S

urat Telegram Rahasia (TR) Kabareskrim Polri No. Pol.: TR/1124/XI/2006 dan Surat Telegram Rahasia (TR) Kabareskrim Polri No. Pol. TR/395/DIT.I/VI/ 2008 ... 75 B. ... S

inkronisasi Telegram Rahasia Kabareskrim terhadap Peraturan Perundang-Undangan Mengenai Diversi. ... 80 BAB IV PELAKSANAAN DIVERSI TERHADAP ANAK YANG BERKONFLIK

DENGAN HUKUM DI POLRESTA MEDAN ... 83 A. ... P

edoman Peraturan yang Digunakan Mengenai Pelaksanaan Diversi di Polresta Medan ... 83 B. ... P

rosedur (Tahapan) Sebelum Pelaksanaan Diversi ... 84 C. ... P

elaksanaan Diversi terhadap Anak yang Berkonflik dengan Hukum ... 88 D. ... H

(15)

DAFTAR TABEL

(16)

DAFTAR BAGAN

Referensi

Dokumen terkait

Universitas Sumatera Utara.. Ichwanul Adenin, SpOG, selaku Dosen Penguji I yang telah memberikan masukan dan saran demi perbaikan Karya Tulis Ilmiah ini. Bapak Ikhsan , selaku

Bapak Notaris Suprayitno, SH, MKn selaku dosen penguji dan Dosen Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, yang telah memberikan masukan

Ade Fatma Lubis, MAFIS, MBA, CPA, CA selaku Ketua Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara yang juga selaku dosen

Hendra Harahap, M.Si, selaku ketua Penguji dan Sekretaris Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara.. Terkhusus untuk

selaku dosen penguji yang telah menguji tesis penulis dan memberikan masukan serta saran agar Tesis ini menjadi lebih baik..9. Ketua Program Studi Magister Teknik

Selanjutnya menurut ketentuan Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, menegaskan bahwa pada proses penegakan hukum pidana

Nisrul Irawati, MBA selaku Sektaris Departemen Manajemen Universitas Sumatera Utara dan sebagai dosen penguji II yang telah memberikan masukan untuk penyempurnaan penulisan

Augustina Kurniasih, ME, selaku dosen penguji sidang tesis dan selaku Kepala Program Studi Magister Managemen Universitas Mercu Buana yang telah memberikan masukan dan saran