• Tidak ada hasil yang ditemukan

1 Identitas dan Deskripsi Pengelolaan Lahan Kering dan Lahan Basah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "1 Identitas dan Deskripsi Pengelolaan Lahan Kering dan Lahan Basah"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

IDENTITAS DAN DESKRIPSI MATA KULIAH

A. IDENTITAS MATA KULIAH

Nama Mata Kuliah : Pengelolaan Lahan Kering dan Lahan Basah Kode Mata Kuliah/SKS : PIT 403/3 (2-1)

Prasyarat : Dasar-dasar Ilmu Tanah,

Morfologi dan Klasifikasi Tanah, serta Geografi dan Perkembangan Tanah Indonesia Status Mata Kuliah : Wajib

Program Studi/Strata : Ilmu Tanah/Sarjana (S1)

Semester : VII

Dosen Koordinator : Dr. Ir. Teti Arabia, M.S.

B. DESKRIPSI MATA KULIAH

Pengelolaan Lahan Kering dan Lahan Basah 3 SKS (2-1)

Mata kuliah ini membahas jenis-jenis tanah lahan pertanian (tanah lahan kering dan tanah-tanah lahan basah); pengelolaan tanah-tanah-tanah-tanah lahan kering (Alfisol, Andisol, Aridisol, Entisol, Inceptisol, Mollisol, Oxisol, Spodosol, Ultisol, dan Vertisol); serta pengelolaan tanah-tanah lahan basah (Gelisol; Histosol dan subgrup Histic; Aquent; tanah berglei/Aquept; tanah salin dan alkali/Solonchak, Solonetz, Solodi, Kastanozem dan Chernozem; tanah lahan basah berliat tinggi/Aqualf, Aquox, Aquult, Aquert; serta tanah lahan basah lainnya/Aquand, Aquoll dan Aquod). Mata kuliah Pengelolaan Lahan Kering dan Lahan Basah diberikan pada semester VII (ganjil) dan bersifat wajib bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah di Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala.

Prasyarat: Dasar-dasar Ilmu Tanah,

Morfologi dan Klasifikasi Tanah, dan

Geografi dan Perkembangan Tanah Indonesia

Dosen: Dr. Ir. Teti Arabia, M.S.

C. TUJUAN UMUM PERKULIAHAN

1. Memberikan pengetahuan tentang jenis-jenis tanah lahan pertanian, 2. Mahasiswa menguasai pengelolaan tanah-tanah lahan kering, dan 3. Mahasiswa menguasai pengelolaan tanah-tanah lahan basah.

D. OUTCOME PEMBELAJARAN

Referensi

Dokumen terkait

: Pengelolaan lahan basah pesisir di Citarum hilir secara berkelanjutan Studi kasus : lahan basah Muaragembong, Kabupaten Bekasi).. Penerbit : Balai Besar

Umur kawin pertama di lahan kering lebih lama dibandingkan dengan umur kawin pertama di lahan basah, hal ini dapat disebabkan oleh kawin terlewat akibat berahi tidak

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Bogor.. Karakteristik, Potensi, Kendala, dan Pengelolaan Tanah

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan entok fase grower antara lahan kering dan lahan basah pada warna paruh dan warna bulu, sedangkan ukuran tubuh

Balai Penelitian Tanah, Jl. Tentara Pelajar No. Kawasan budidaya sayuran di lahan kering dataran tinggi beriklim basah terletak pada ketinggian diatas 700 m dpl,

Beberapa hasil penelitian di Lahan kering Alfisol di Jawa menunjukkan bahwa pemberian pupuk 25 kg Urea/ha pada tanah dengan kandungan bahan organik rendah dinilai cukup untuk

Spesifik lokasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah lahan kering yang beriklim basah pada dataran rendah, datar atau diteras, sudah digunakan sebagai lahan

Pemanfaatan lahan basah untuk pertanian dan pembangunan berdampak pada