KARYA TULIS ILMIAH
PENINGKATAN PENDAPATAN IBU RUMAH TANGGA
MELALUI WIRAUSAHA KERIPIK PISANG COKLAT DI
DESA PAL BATU (KAMPUNG BARU) KECAMATAN
SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG
Disusun Oleh :
NAMA : LEO FIRNANDO
NPM : 12030049
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS PROF. DR. HAZAIRIN, SH
ABSTRAK
Desa Kampung Baru merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong dengan mayoritas pendapatan sebagai petani. Salah satunya adalah pisang yang banyak terdapat di daerah tersebut. Pisang dapat diolah berbagai hasil dan aneka olahan makanan seperti keripik pisang. Untuk peningkatan pendapatan ibu rumah tangga melalui wirausaha keripik pisang coklat di Desa Kampung Baru sangat kurang, oleh karena itu program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penduduk di kawasan desa Kampung Baru dengan cara memberikan pengetahuan tentang cara berwirausaha yang baik dengan cara itu diharapkan dapat membantu ibu rumah tangga dalam berpola pikir yang baik jika suatu saat nanti ingin memulai membuka usaha suatu hari nanti. Metode yang digunakan adalah wawancara dan bekerja sama dengan warga desa dalam meningkatkan pendapatan ibu rumah tangga melalui wirausaha Keripik Pisang. Analisa yang digunakan adalah analisa kulitatif yang wawancaranya dianalisis untuk memperoleh data pengetahuan tentang wirausaha.hasil analisa menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan warga tentang wirausaha Keripik Pisang masih cukup rendah ,program yang dijalankan adalah melakukan sosialisasi tentang peningkatan pendapatan ibu rumah tangga melalui wirausaha keripik pisang coklat di Desa Kampung Baru dan dengan melakukan demo masak bersama ibu rumah tangga setempat berupa produk makanan yang berasal dari pisang yang di garapkan nantinya dapat menjadi suatu produk yang dibanggakan masyarakat desa Kampung Baru.
PRAKATA
Puji syukur penyusun panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala rahmat yang dilimpahkan oleh-Nya, sehingga dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini. Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini merupakan pembahasan Laporan program individu KUKERTA XXVI dengan judul KARYA TULIS ILMIAH: Peningkatan Pendapatan Ibu-ibu Rumah Tangga Melalui Wirausaha Keripik Pisang Coklat. KTI diajukan sebagai syarat untuk lulus program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) ke XXVI Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu.
Penulis menyadari bahwa KTI ini masih jauh dari sempurna serta masih bersifat sederhana, mengingat terbatasnya waktu dan kemampuan penulis. pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang teleh membantu dalam penyusunan KTI, khususnya kepada:
1. Bapak Prof. Dr. H.Syanurdin, M.pd, selaku Rektor Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu.
2. Dr. Ir. Yulfiperius, M.Si, selaku ketua lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu. 3. Bapak Syofian,SE,M.Si selaku Dekan fakultas ekonomi Universitas Prof.
DR. Hazairin, SH Bengkulu.
4. Bapak Fauzan SE, MM selaku ketua jurusan ekonomi manajemen Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu.
5. Bapak Zumkasri M. Ed, selaku dosen pembimbing lapangan yang telah banyak memberikan bimbingan dengan pengarahan dalam penyusunan Proposal dan laporan Karya Tulis Ilmiah.
6. Orang tua yang selalu berdoa dan mendukung dalam kegiatan ini.
7. Segenap staf edukatif dan administrasi LPPM, BAAK, BAU, Fakultas Ekonomi, Universitas Prof. DR. Hazairin,SH Bengkulu.
8. Ibu-ibu dan Bapak bapak warga Kampung Baru, yang telah memberikan dukungan selama penyusunan tugas akhir.
9. Semua rekan-rekan di jurusan Ekonomi Manajemen Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu yang telah memberikan masukan dan membantu dalam penulisan KTI.
Akhir kata, penyusun berharap karya tulis ilmiah ini dapat memberikan sumbangan nyata bagi kemajuan desa suban ayam pada khusus nya, dan bagi pihak yang memerlukan nya.
Bengkulu, 06 Sep 2015
Penyusun
DAFTAR ISI
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Landasan Teori ... 3
BAB III TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN 3.1. tujuan kegiatan ... 7
3.2. manfaat kegiatan ... 7
BAB IV METODE PELAKSANAAN 4.1. Desain (Tipe) Program Kegiatan... 8
4.2. Lokasi Kegiatan ... 8
4.3. Kondisi dan Potensi Lokasi Kegiatan ... 8
4.4. Instrumen Kegiatan ... 9
4.5. Teknik Pelaksanaan Kegiatan ... 9
4.6. Teknik Analisa Hasil Kegiatan ... 9
BAB V HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Hasil Pelaksanaan Kegiatan ... 10
5.2. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan ... 10
BAB VI SIMPULAN DAN SARAN 6.1. Simpulan. ... 12
6.2. Saran ... 12
BAB I PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Desa Pal Batu (Kampung Baru) berada di Kecamatan Selupu
Rejang Kabupaten Rejang Lebong, di sebelah utara berbatasan dengan
Desa Cawang Lama, di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Air Meles
Atas, di sebelah timur berbatasan dengan Desa Suban Ayam, dan di
sebelah barat berbatasan dengan Desa Simpang Nangka.Jumlah penduduk
laki-laki adalah 2848 jiwa dan perempuan 1501 jiwa. Jenis pekerjaan
penduduk sebagian besar adalah petani.Luas daerah 4.500 H. Fasilitas
pendidikan yang dimiliki antara lain SD, SMP, dan SMA
Sedangkan tanaman perkebunan yang banyak diusahakan adalah
kopi dan palawija. Di Desa Pal Batu tidak ada koperasi melainkan
kelompok tani. Peranan koperasi sangat penting, salah satu tujuan
koperasi adalah untuk mensejahterakan anggotanya. Jenis tanaman
buah-buahan yang kurang peminatnya adalah pisang, Namun di desa Pal Batu
masyarakatnya masih kurang untuk dapat mengelolah hasil pertanian
seperti contohnya buah pisang. Pisang merupakan buah yang
mengandung enam nutrisi yaitu : air, gula, protein, lemak, vitamin dan
mineral karena pisang adalah buah yang sudah dikenal banyak orang.
Pisang dapat diolah menjadi makanan ringan seperti keripik pisang yang
beraneka rasa seperti coklat, keju, dll dengan harga terjangkau maka dari
kalangan apapun dapat membelinya walaupun harga yang murah tetapi
dengan rasanya yang renyah dan sensasi rasa yang nikmat pasti banyak
orang yang menyukainya.
Berdasarkan latar belakang di atas melalui Kuliah Kerja Nyata
Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH ke XXVI maka perlu dilakukannya
1.2Tujuan
Tujuan yang ingin di capai dalam karya tulis ilmiah ini adalah:
- Meningkatkan keterampilaan wirausaha pada ibu rumah tangga di
Desa Pal Batu Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.
- Membantu meningkatkan perekonomian keluarga pada Desa Pal Batu.
1.3Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian diatas maka rumusan masalah karya tulis ilmiah adalah
- Bagaimana cara meningkatkan keterampilan membuat keripik pisang
coklat pada ibu rumah tangga di Desa Pal Batu ?
- Bagaimanakah cara membantu meningkatkan perekonomian keluarga
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Landasan Teori
2.1.1 Pengertian Pendapatan
Menurut Rosjidi ( 1999 : 128 ) Pendapatan adalah peningkatanjumlah
aktiva atau penurunan jumlah kewajiban perusahaan, yang timbuldari
transaksi penyerahan barang dan jasa atau aktivitas usaha lainnya
dalamsuatu periode yang dapat diakui dan diukur berdasarkan Prinsip
AkuntansiBerlaku Umum”. Dalam pengertian ini pendapatan yang
diperoleh daritransaksi penyerahan barang atau jasa atau aktivitas usaha
lainnya itu adalahyang berhubungan secara langsung dengan kegiatan untuk
memperoleh labausaha yang dapat mempengaruhi terhadap jumlah ekuitas
pemilik. Dengandemikian, tidak termasuk dalam pengertian pendapatan,
adalah peningkatanaktiva perusahaan yang timbul dari pengadaan aktiva,
investasi olehpemilik, pinjaman ataupun koreksi laba rugi pada periode
sebelumnya.
Pendapatan adalah jumlah uang yang diterima oleh perusahaan dari
aktivitasnya, kebanyakan dari penjualan produk atau jasa kepada pelanggan.
Bagi investor, pendapatan kurang penting dibanding keuntungan, yang
merupakan jumlah uang yang diterima setelah dikurangi pengeluaran (
wikipedia.com)
Pendapatan sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup perusahaan,
semakin besar pendapatan yang diperoleh maka semakin besar kemampuan
perusahaan untuk membiayai segala pengeluaran dan kegiatan-kegiatan
yang akan dilakukan oleh perusahaan.
Zaki Baridwan (1992 : 30) mengutarakan : “Pendapatan (revenue) adalah
aliran masuk atau kenaikan lain aktiva suatu badan usaha atau pelunasan
utangnya (atau kombinasi keduanya) selama satu periode yang berasal dari
penyerahan atau pembuatan barang, penyerahan jasa, atau dari kegiatan lain
2.1.2.Pengertian Wirausaha
Wirausaha adalah orang yang menjalankan usaha atau perusahaan dengan
kemungkinan untung atau rugi. Oleh karena itu wirausaha perlu memiliki
kesiapan mental, baik untuk menghadapi keadaan merugi maupun untung
besar. Sehingga seorang wirausaha harus mempunyai karakteristik khusus
yang melekat pada diri seorang wirausaha seperti percaya diri, mempunyai
banyak minat, bisa bersepakat, mempunyai ambisi, berjiwa penjelajah, suka
mencoba sesuatu, dan lain-lain
Beriku ini adalah pengertian dan definisi wirausaha menurut beberapa ahli:
1. JOSEPH C. SCHUMPETER
Wirausaha adalah orang yang mampu menghancurkan keseimbangan
pasar dan kemudian membentuk keseimbangan pasar yang baru dan
mengambil keuntungan-keuntungan atas perubahan-perubahan tersebut
2. SYAMSUDIN SURYANA
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki karakteristik percaya pada
tugas dan hasil, pengambil resiko yang wajar, kepemimpinan yang
lugas, kreatif menghasilkan inovasi, serta berorientasi pada masa depan.
3. PRAWIROKUSUMO
Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan
inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya
untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.
Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan
perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru.
Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk:
1. produk baru atau dengan kualitas baru,
2. memperkenalkan metoda produksi baru,
3. membuka pasar yang baru (new market),
4. Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau
5. menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Schumpeter
mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam
2.1.3.Pengertian Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan
dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari
kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru
dan berbeda (create new and different) melaui berpikir kreatif dan bertindak
inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan
hidup. Pada hakekatnya kewirausahaan adalah sifat, ciri, dan
watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan
inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif.
sifat-sifat kewirausahaan
2.1.4.Pengertian Keterampilan
Pengertian dari keterampilan yaitu kemampuan untuk menggunakan akal,
fikiran, ide dan kreatifitas dalam mengerjakan, mengubah ataupun membuat
sesuatu menjadi lebih bermakna sehngga menghasilkan sebuah nilai dari
hasil pekerjaan tersebut (guru keterampilan.com) bisa disimpulkan
bahwa keterampilan dapat dilatih sehingga mampu melakukan sesuatu,
tanpa adanya latihan dan proses pengasahan akal, fikiran tersebut tidak akan
bisa menghasilkan sebuah keterampilan yang khusus atau terampil karena
keterampilan bukanlah bakat yang bisa saja didapat tanpa melalui proses
belajar yang intensif dan merupakan kelebihan yang sudah diberikan
semenjak lahir. Sehingga untuk menjadi seorang yang terampil yang
memiliki keahian khusus pada bidang tertentu haruslah melalui latihan dan
belajar dengan tekun supaya dapat menguasai bidang tersebut dan dapat
2.2Kegiatan Di Bidangnya Yang Relevan
Program kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan aspek
peninjauan dari desa Pal Batu Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang
dengan menerapkan ilmu kewirausahaan yang diharapkan agar ibu-ibu sangat
berperan dalam membantu keuangan keluarga dan dapat memahami apa
pentingnya berwirausaha bagi ibu-ibu rumah tangga agar dapat membantu
BAB III
TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN
3.1 Tujuan
Dalam menjalankan kehidupan diperlukan suatu rencana dalam tiap hal,
terutama sekali dalam berwira usaha. Berwirausaha memiliki arti yang
merupakan proses mencapai yang namanya pendapatan usaha
Usaha keripik pisang ini dapat membantu untuk kita mencapai tujuan
hidup yang lebih baik di masa depan, dimana kita dapat memenuhi kebutuhan
hidup dalam usaha keripik pisang tersebut.
Jadi program kegiatan pembuatan keripik pisang ini berdasarkan aspek
peninjauan dari desa Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten
Rejang Lebong dengan menerapkan ilmu manajemen keuangan yang
diharapkan agar warga sangat berperan dalam mengembangkan keripik
pisang tersebut
Tujuan yang ingin di capai dalam laporan ini adalah:
1. Meningkatkan keterampilaan wirausaha pada ibu rumah tangga di Desa
Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.
2. Membantu meningkatkan perekonomian keluarga pada Desa Kampung
Baru.
3.2 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang
mempengaruhi tinggi-rendahnya pengetahuan ibu rumah tangga tentang
BAB IV
Volume Sasaran Jadwal
Minggu
Lokasi kegiatan penelitian ini dilaksanakan di rumah warga, yaitu rumah
Ibu Eka di Desa Kampung Baru .
4.3. Kondisi dan Potensi Lokasi Kegiatan
perkebunan yang cukup luas. Oleh karena itu kami mencoba mengangkat
potensi pisang di desa kampung baru ini menjadi suatu produk yang dapat
mempunyai nilai jual yang tinggi dengan cara mengolah pisang tersebut
menjadi suatu produk makanan.
4.4. Instrumen Kegiatan
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, peneliti menggunakan:
1. Kuali
Mengamati ibu-ibu rumah tangga yang sedang mengikuti kegiatan
wirausaha keripik pisang coklat.
2. Wawancara
Memberikan pertanyan kepada ibu-ibu rumah tangga tentang wirausaha
keripik pisang coklat.
4.6. Teknik Analisa Hasil Kegiatan
Setelah data terkumpul peneliti akan melakukan pengolahan data
menggunakan teknik analisis kualitatif yaitu reduksi data. Dengan analisis ini
dapat diketahui berapa besar pengetahuan masyarakat desa Kampung Baru
khususnya ibu rumah tangga tentang wirausaha keripik pisang coklat.
Hasil wawancara dianalisis dengan menggunakan sedikit gambar tentang
peningkatan pendapatan ibu rumah tangga desa Kampung Baru Kecamatan
Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong melalui wirausaha keripik pisang
BAB V
HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN
5.1. Hasil Pelaksanaan Kegiatan
Penduduk desa Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten
Rejang Lebong dengan tingkat pendidikan mayoritas SD dan kondisi
pendapatan desa ini cukup baik, hal ini dapat dilihat dari jumlah ibu rumah
tangga yang tidak bekerja.
- Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survei dan observasi terhadap
kondisi sosial budaya serta ekonomi masyarakat didesa Kampung
Baru ini. Salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian ibu
rumah tangga adalah dengan cara wirausaha, contohnya keripik pisang
coklat. Keripik pisang ini sendiri berasal dari pisang yang mana
pisang dapat banyak ditemui di daerah tersebut. Data yang
dikumpulkan berupa cara warga meningkatkan pendapatan rumah
tangga dan cara warga menggunakan potensi desa yang dapat
membantu peningkatan ekonomi keluarga yang dimana potensi desa
itu sendiri adalah keripik pisang yang banyak tetapi tidak bisa
dimanfaatkan dan diolah menjadi suatu produk yang benilai jual.
Dengan tidak memerlukan biaya yang besar pisang bisa diolah
menjadi beberapa produk makanan yang bernilai jual dan yang
sekarang sedang banyak di perbincangkan masyarakat.
- Sedangkan untuk meningkatkan keterampilan membuat keripik pisang
adalah dengan cara penyuluhan dari pemerintah daerah maupun dinas
terkait dan adanya kreatifitas dan inovasi dalam mengolah pisang
menjadi suatu produk makanan yang bernilai jual tinggi dan pelatihan
keterampilan. Keripik Pisang Coklat itu merupakan peluang bisnis
bagi mereka yang bisa melihat peluang bisnis.
Kegiatan selanjutnya adalah melakukan wawancara dengan warga tentang
pengetahuan berwirausaha. Data pendukung lain yaitu berupa data jumlah
Kegiatan penyuluhan dilakukan untuk mengetahui berapa besar
pengetahuan tentang berwirausaha yang dimana penyuluhan dilaksanakan
dirumah Ibu Eka untuk memberikan sedikit penjelasan tentang cara
berwirausaha yang baik.
5.2. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dapat diketahui bahwa
tingkat pengetahuan warga akan wirausaha masih rendah.
Berikut hasil survei yang telah dilakukan kurangnya pengetahuan ibu-ibu di
Desa Kampung Baru tentang pentingnya berwirausaha. Dari survei yang telah
dilakukan dapat dilihat dari 20 orang ibu-ibu hanya sebagian kecil yang
mengetahui pentingnya berwirausaha.
Penyuluhan tentang berwirausaha merupakan salah satu solusi yang
ditawarkan karena dapat mengurangi penggangguran bagi ibu rumah tangga
dan dapat meningkatkan dan menaikan potensi desa yang nantinya
diharapkan juga dapat meningkatkan pendapatan warga khususnya ibu rumah
tangga.
NO
PERTANYAAN KUISONER
1 Apakah ibu-ibu desa Kampung Baru memahami tentang pengolahan Keripik Pisang Coklat ?
2 Apakah ibu-ibu desa Kampung Baru telah menjalankan atau mengaplikasikan usaha dari pisang (keripik pisang coklat) ?
3 Apa warga desa Kampung Baru mengetahui tentang pentinya wirausaha ?
Tabel 5.2. pertanyaan wawancara kepada masyarakat desa kampung baru
NO NAMA MASYARAKAT KUISONER
BAB VI
SIMPULAN DAN SARAN
6.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan, maka dapat
ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Pengetahuan warga tentang wirausaha Keripik Pisang Coklat sudah ada
tapi masih rendah karena kurangnya penyuluhan oleh pemerintah daerah
maupun dinas terkait.
2. Kreativitas dan inovasi warga dalam mengolah pisang menjadi suatu
produk makanan bernilai jual rendah, tidak ada dan tidak ada pelatihan
keterampilan untuk itu.
6.2. Saran
Dari kesimpulan di atas dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut:
1. Perlu dilakukan penyuluhan secara berkala tentang pengetahuan berwirausaha
cara membuka usaha baru guna meningkatkan perekonomian keluarga
2. Perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan keterampilan sehingga dapat
mengolah pisang menjadi suatu produk makanan yang mempunyai nilai jual
yang tinggi.
3. Adanya penyuluhan dari kepala desa kepada masyarakat tentang kemampuan
DAFTAR PUSTAKA
Sumber :
http://www.bestektur.com/2013/05/pengertian-wirausaha-dan-penjelasannya.html#ixzz37bqgpXQ5
http://lifeskill.staff.ub.ac.id/2013/10/01/pengertian-dan-definisi-wirausaha-menurut-para-ahli-2/