• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karya tulis ilmiah leoo. pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Karya tulis ilmiah leoo. pdf"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

KARYA TULIS ILMIAH

PENINGKATAN PENDAPATAN IBU RUMAH TANGGA

MELALUI WIRAUSAHA KERIPIK PISANG COKLAT DI

DESA PAL BATU (KAMPUNG BARU) KECAMATAN

SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG

Disusun Oleh :

NAMA : LEO FIRNANDO

NPM : 12030049

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

UNIVERSITAS PROF. DR. HAZAIRIN, SH

(2)
(3)

ABSTRAK

Desa Kampung Baru merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong dengan mayoritas pendapatan sebagai petani. Salah satunya adalah pisang yang banyak terdapat di daerah tersebut. Pisang dapat diolah berbagai hasil dan aneka olahan makanan seperti keripik pisang. Untuk peningkatan pendapatan ibu rumah tangga melalui wirausaha keripik pisang coklat di Desa Kampung Baru sangat kurang, oleh karena itu program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penduduk di kawasan desa Kampung Baru dengan cara memberikan pengetahuan tentang cara berwirausaha yang baik dengan cara itu diharapkan dapat membantu ibu rumah tangga dalam berpola pikir yang baik jika suatu saat nanti ingin memulai membuka usaha suatu hari nanti. Metode yang digunakan adalah wawancara dan bekerja sama dengan warga desa dalam meningkatkan pendapatan ibu rumah tangga melalui wirausaha Keripik Pisang. Analisa yang digunakan adalah analisa kulitatif yang wawancaranya dianalisis untuk memperoleh data pengetahuan tentang wirausaha.hasil analisa menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan warga tentang wirausaha Keripik Pisang masih cukup rendah ,program yang dijalankan adalah melakukan sosialisasi tentang peningkatan pendapatan ibu rumah tangga melalui wirausaha keripik pisang coklat di Desa Kampung Baru dan dengan melakukan demo masak bersama ibu rumah tangga setempat berupa produk makanan yang berasal dari pisang yang di garapkan nantinya dapat menjadi suatu produk yang dibanggakan masyarakat desa Kampung Baru.

(4)

PRAKATA

Puji syukur penyusun panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala rahmat yang dilimpahkan oleh-Nya, sehingga dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini. Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini merupakan pembahasan Laporan program individu KUKERTA XXVI dengan judul KARYA TULIS ILMIAH: Peningkatan Pendapatan Ibu-ibu Rumah Tangga Melalui Wirausaha Keripik Pisang Coklat. KTI diajukan sebagai syarat untuk lulus program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) ke XXVI Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu.

Penulis menyadari bahwa KTI ini masih jauh dari sempurna serta masih bersifat sederhana, mengingat terbatasnya waktu dan kemampuan penulis. pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang teleh membantu dalam penyusunan KTI, khususnya kepada:

1. Bapak Prof. Dr. H.Syanurdin, M.pd, selaku Rektor Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu.

2. Dr. Ir. Yulfiperius, M.Si, selaku ketua lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu. 3. Bapak Syofian,SE,M.Si selaku Dekan fakultas ekonomi Universitas Prof.

DR. Hazairin, SH Bengkulu.

4. Bapak Fauzan SE, MM selaku ketua jurusan ekonomi manajemen Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu.

5. Bapak Zumkasri M. Ed, selaku dosen pembimbing lapangan yang telah banyak memberikan bimbingan dengan pengarahan dalam penyusunan Proposal dan laporan Karya Tulis Ilmiah.

6. Orang tua yang selalu berdoa dan mendukung dalam kegiatan ini.

7. Segenap staf edukatif dan administrasi LPPM, BAAK, BAU, Fakultas Ekonomi, Universitas Prof. DR. Hazairin,SH Bengkulu.

8. Ibu-ibu dan Bapak bapak warga Kampung Baru, yang telah memberikan dukungan selama penyusunan tugas akhir.

9. Semua rekan-rekan di jurusan Ekonomi Manajemen Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu yang telah memberikan masukan dan membantu dalam penulisan KTI.

Akhir kata, penyusun berharap karya tulis ilmiah ini dapat memberikan sumbangan nyata bagi kemajuan desa suban ayam pada khusus nya, dan bagi pihak yang memerlukan nya.

Bengkulu, 06 Sep 2015

Penyusun

(5)

DAFTAR ISI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Landasan Teori ... 3

BAB III TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN 3.1. tujuan kegiatan ... 7

3.2. manfaat kegiatan ... 7

BAB IV METODE PELAKSANAAN 4.1. Desain (Tipe) Program Kegiatan... 8

4.2. Lokasi Kegiatan ... 8

4.3. Kondisi dan Potensi Lokasi Kegiatan ... 8

4.4. Instrumen Kegiatan ... 9

4.5. Teknik Pelaksanaan Kegiatan ... 9

4.6. Teknik Analisa Hasil Kegiatan ... 9

BAB V HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Hasil Pelaksanaan Kegiatan ... 10

5.2. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan ... 10

BAB VI SIMPULAN DAN SARAN 6.1. Simpulan. ... 12

6.2. Saran ... 12

(6)

BAB I PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Desa Pal Batu (Kampung Baru) berada di Kecamatan Selupu

Rejang Kabupaten Rejang Lebong, di sebelah utara berbatasan dengan

Desa Cawang Lama, di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Air Meles

Atas, di sebelah timur berbatasan dengan Desa Suban Ayam, dan di

sebelah barat berbatasan dengan Desa Simpang Nangka.Jumlah penduduk

laki-laki adalah 2848 jiwa dan perempuan 1501 jiwa. Jenis pekerjaan

penduduk sebagian besar adalah petani.Luas daerah 4.500 H. Fasilitas

pendidikan yang dimiliki antara lain SD, SMP, dan SMA

Sedangkan tanaman perkebunan yang banyak diusahakan adalah

kopi dan palawija. Di Desa Pal Batu tidak ada koperasi melainkan

kelompok tani. Peranan koperasi sangat penting, salah satu tujuan

koperasi adalah untuk mensejahterakan anggotanya. Jenis tanaman

buah-buahan yang kurang peminatnya adalah pisang, Namun di desa Pal Batu

masyarakatnya masih kurang untuk dapat mengelolah hasil pertanian

seperti contohnya buah pisang. Pisang merupakan buah yang

mengandung enam nutrisi yaitu : air, gula, protein, lemak, vitamin dan

mineral karena pisang adalah buah yang sudah dikenal banyak orang.

Pisang dapat diolah menjadi makanan ringan seperti keripik pisang yang

beraneka rasa seperti coklat, keju, dll dengan harga terjangkau maka dari

kalangan apapun dapat membelinya walaupun harga yang murah tetapi

dengan rasanya yang renyah dan sensasi rasa yang nikmat pasti banyak

orang yang menyukainya.

Berdasarkan latar belakang di atas melalui Kuliah Kerja Nyata

Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH ke XXVI maka perlu dilakukannya

(7)

1.2Tujuan

Tujuan yang ingin di capai dalam karya tulis ilmiah ini adalah:

- Meningkatkan keterampilaan wirausaha pada ibu rumah tangga di

Desa Pal Batu Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.

- Membantu meningkatkan perekonomian keluarga pada Desa Pal Batu.

1.3Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian diatas maka rumusan masalah karya tulis ilmiah adalah

- Bagaimana cara meningkatkan keterampilan membuat keripik pisang

coklat pada ibu rumah tangga di Desa Pal Batu ?

- Bagaimanakah cara membantu meningkatkan perekonomian keluarga

(8)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Landasan Teori

2.1.1 Pengertian Pendapatan

Menurut Rosjidi ( 1999 : 128 ) Pendapatan adalah peningkatanjumlah

aktiva atau penurunan jumlah kewajiban perusahaan, yang timbuldari

transaksi penyerahan barang dan jasa atau aktivitas usaha lainnya

dalamsuatu periode yang dapat diakui dan diukur berdasarkan Prinsip

AkuntansiBerlaku Umum”. Dalam pengertian ini pendapatan yang

diperoleh daritransaksi penyerahan barang atau jasa atau aktivitas usaha

lainnya itu adalahyang berhubungan secara langsung dengan kegiatan untuk

memperoleh labausaha yang dapat mempengaruhi terhadap jumlah ekuitas

pemilik. Dengandemikian, tidak termasuk dalam pengertian pendapatan,

adalah peningkatanaktiva perusahaan yang timbul dari pengadaan aktiva,

investasi olehpemilik, pinjaman ataupun koreksi laba rugi pada periode

sebelumnya.

Pendapatan adalah jumlah uang yang diterima oleh perusahaan dari

aktivitasnya, kebanyakan dari penjualan produk atau jasa kepada pelanggan.

Bagi investor, pendapatan kurang penting dibanding keuntungan, yang

merupakan jumlah uang yang diterima setelah dikurangi pengeluaran (

wikipedia.com)

Pendapatan sangat berpengaruh bagi kelangsungan hidup perusahaan,

semakin besar pendapatan yang diperoleh maka semakin besar kemampuan

perusahaan untuk membiayai segala pengeluaran dan kegiatan-kegiatan

yang akan dilakukan oleh perusahaan.

Zaki Baridwan (1992 : 30) mengutarakan : “Pendapatan (revenue) adalah

aliran masuk atau kenaikan lain aktiva suatu badan usaha atau pelunasan

utangnya (atau kombinasi keduanya) selama satu periode yang berasal dari

penyerahan atau pembuatan barang, penyerahan jasa, atau dari kegiatan lain

(9)

2.1.2.Pengertian Wirausaha

Wirausaha adalah orang yang menjalankan usaha atau perusahaan dengan

kemungkinan untung atau rugi. Oleh karena itu wirausaha perlu memiliki

kesiapan mental, baik untuk menghadapi keadaan merugi maupun untung

besar. Sehingga seorang wirausaha harus mempunyai karakteristik khusus

yang melekat pada diri seorang wirausaha seperti percaya diri, mempunyai

banyak minat, bisa bersepakat, mempunyai ambisi, berjiwa penjelajah, suka

mencoba sesuatu, dan lain-lain

Beriku ini adalah pengertian dan definisi wirausaha menurut beberapa ahli:

1. JOSEPH C. SCHUMPETER

Wirausaha adalah orang yang mampu menghancurkan keseimbangan

pasar dan kemudian membentuk keseimbangan pasar yang baru dan

mengambil keuntungan-keuntungan atas perubahan-perubahan tersebut

2. SYAMSUDIN SURYANA

Wirausaha adalah seseorang yang memiliki karakteristik percaya pada

tugas dan hasil, pengambil resiko yang wajar, kepemimpinan yang

lugas, kreatif menghasilkan inovasi, serta berorientasi pada masa depan.

3. PRAWIROKUSUMO

Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan

inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya

untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.

Wirausahawan adalah seorang inovator yang mengimplementasikan

perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru.

Kombinasi baru tersebut bisa dalam bentuk:

1. produk baru atau dengan kualitas baru,

2. memperkenalkan metoda produksi baru,

3. membuka pasar yang baru (new market),

4. Memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau

5. menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Schumpeter

mengkaitkan wirausaha dengan konsep inovasi yang diterapkan dalam

(10)

2.1.3.Pengertian Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan

dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari

kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru

dan berbeda (create new and different) melaui berpikir kreatif dan bertindak

inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan

hidup. Pada hakekatnya kewirausahaan adalah sifat, ciri, dan

watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan

inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif.

sifat-sifat kewirausahaan

2.1.4.Pengertian Keterampilan

Pengertian dari keterampilan yaitu kemampuan untuk menggunakan akal,

fikiran, ide dan kreatifitas dalam mengerjakan, mengubah ataupun membuat

sesuatu menjadi lebih bermakna sehngga menghasilkan sebuah nilai dari

hasil pekerjaan tersebut (guru keterampilan.com) bisa disimpulkan

bahwa keterampilan dapat dilatih sehingga mampu melakukan sesuatu,

tanpa adanya latihan dan proses pengasahan akal, fikiran tersebut tidak akan

bisa menghasilkan sebuah keterampilan yang khusus atau terampil karena

keterampilan bukanlah bakat yang bisa saja didapat tanpa melalui proses

belajar yang intensif dan merupakan kelebihan yang sudah diberikan

semenjak lahir. Sehingga untuk menjadi seorang yang terampil yang

memiliki keahian khusus pada bidang tertentu haruslah melalui latihan dan

belajar dengan tekun supaya dapat menguasai bidang tersebut dan dapat

(11)

2.2Kegiatan Di Bidangnya Yang Relevan

Program kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan aspek

peninjauan dari desa Pal Batu Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang

dengan menerapkan ilmu kewirausahaan yang diharapkan agar ibu-ibu sangat

berperan dalam membantu keuangan keluarga dan dapat memahami apa

pentingnya berwirausaha bagi ibu-ibu rumah tangga agar dapat membantu

(12)

BAB III

TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN

3.1 Tujuan

Dalam menjalankan kehidupan diperlukan suatu rencana dalam tiap hal,

terutama sekali dalam berwira usaha. Berwirausaha memiliki arti yang

merupakan proses mencapai yang namanya pendapatan usaha

Usaha keripik pisang ini dapat membantu untuk kita mencapai tujuan

hidup yang lebih baik di masa depan, dimana kita dapat memenuhi kebutuhan

hidup dalam usaha keripik pisang tersebut.

Jadi program kegiatan pembuatan keripik pisang ini berdasarkan aspek

peninjauan dari desa Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten

Rejang Lebong dengan menerapkan ilmu manajemen keuangan yang

diharapkan agar warga sangat berperan dalam mengembangkan keripik

pisang tersebut

Tujuan yang ingin di capai dalam laporan ini adalah:

1. Meningkatkan keterampilaan wirausaha pada ibu rumah tangga di Desa

Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.

2. Membantu meningkatkan perekonomian keluarga pada Desa Kampung

Baru.

3.2 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang

mempengaruhi tinggi-rendahnya pengetahuan ibu rumah tangga tentang

(13)

BAB IV

Volume Sasaran Jadwal

Minggu

Lokasi kegiatan penelitian ini dilaksanakan di rumah warga, yaitu rumah

Ibu Eka di Desa Kampung Baru .

4.3. Kondisi dan Potensi Lokasi Kegiatan

(14)

perkebunan yang cukup luas. Oleh karena itu kami mencoba mengangkat

potensi pisang di desa kampung baru ini menjadi suatu produk yang dapat

mempunyai nilai jual yang tinggi dengan cara mengolah pisang tersebut

menjadi suatu produk makanan.

4.4. Instrumen Kegiatan

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, peneliti menggunakan:

1. Kuali

Mengamati ibu-ibu rumah tangga yang sedang mengikuti kegiatan

wirausaha keripik pisang coklat.

2. Wawancara

Memberikan pertanyan kepada ibu-ibu rumah tangga tentang wirausaha

keripik pisang coklat.

4.6. Teknik Analisa Hasil Kegiatan

Setelah data terkumpul peneliti akan melakukan pengolahan data

menggunakan teknik analisis kualitatif yaitu reduksi data. Dengan analisis ini

dapat diketahui berapa besar pengetahuan masyarakat desa Kampung Baru

khususnya ibu rumah tangga tentang wirausaha keripik pisang coklat.

Hasil wawancara dianalisis dengan menggunakan sedikit gambar tentang

peningkatan pendapatan ibu rumah tangga desa Kampung Baru Kecamatan

Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong melalui wirausaha keripik pisang

(15)

BAB V

HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Hasil Pelaksanaan Kegiatan

Penduduk desa Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten

Rejang Lebong dengan tingkat pendidikan mayoritas SD dan kondisi

pendapatan desa ini cukup baik, hal ini dapat dilihat dari jumlah ibu rumah

tangga yang tidak bekerja.

- Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survei dan observasi terhadap

kondisi sosial budaya serta ekonomi masyarakat didesa Kampung

Baru ini. Salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian ibu

rumah tangga adalah dengan cara wirausaha, contohnya keripik pisang

coklat. Keripik pisang ini sendiri berasal dari pisang yang mana

pisang dapat banyak ditemui di daerah tersebut. Data yang

dikumpulkan berupa cara warga meningkatkan pendapatan rumah

tangga dan cara warga menggunakan potensi desa yang dapat

membantu peningkatan ekonomi keluarga yang dimana potensi desa

itu sendiri adalah keripik pisang yang banyak tetapi tidak bisa

dimanfaatkan dan diolah menjadi suatu produk yang benilai jual.

Dengan tidak memerlukan biaya yang besar pisang bisa diolah

menjadi beberapa produk makanan yang bernilai jual dan yang

sekarang sedang banyak di perbincangkan masyarakat.

- Sedangkan untuk meningkatkan keterampilan membuat keripik pisang

adalah dengan cara penyuluhan dari pemerintah daerah maupun dinas

terkait dan adanya kreatifitas dan inovasi dalam mengolah pisang

menjadi suatu produk makanan yang bernilai jual tinggi dan pelatihan

keterampilan. Keripik Pisang Coklat itu merupakan peluang bisnis

bagi mereka yang bisa melihat peluang bisnis.

Kegiatan selanjutnya adalah melakukan wawancara dengan warga tentang

pengetahuan berwirausaha. Data pendukung lain yaitu berupa data jumlah

(16)

Kegiatan penyuluhan dilakukan untuk mengetahui berapa besar

pengetahuan tentang berwirausaha yang dimana penyuluhan dilaksanakan

dirumah Ibu Eka untuk memberikan sedikit penjelasan tentang cara

berwirausaha yang baik.

5.2. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dapat diketahui bahwa

tingkat pengetahuan warga akan wirausaha masih rendah.

Berikut hasil survei yang telah dilakukan kurangnya pengetahuan ibu-ibu di

Desa Kampung Baru tentang pentingnya berwirausaha. Dari survei yang telah

dilakukan dapat dilihat dari 20 orang ibu-ibu hanya sebagian kecil yang

mengetahui pentingnya berwirausaha.

Penyuluhan tentang berwirausaha merupakan salah satu solusi yang

ditawarkan karena dapat mengurangi penggangguran bagi ibu rumah tangga

dan dapat meningkatkan dan menaikan potensi desa yang nantinya

diharapkan juga dapat meningkatkan pendapatan warga khususnya ibu rumah

tangga.

NO

PERTANYAAN KUISONER

1 Apakah ibu-ibu desa Kampung Baru memahami tentang pengolahan Keripik Pisang Coklat ?

2 Apakah ibu-ibu desa Kampung Baru telah menjalankan atau mengaplikasikan usaha dari pisang (keripik pisang coklat) ?

3 Apa warga desa Kampung Baru mengetahui tentang pentinya wirausaha ?

Tabel 5.2. pertanyaan wawancara kepada masyarakat desa kampung baru

NO NAMA MASYARAKAT KUISONER

(17)

BAB VI

SIMPULAN DAN SARAN

6.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan, maka dapat

ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Pengetahuan warga tentang wirausaha Keripik Pisang Coklat sudah ada

tapi masih rendah karena kurangnya penyuluhan oleh pemerintah daerah

maupun dinas terkait.

2. Kreativitas dan inovasi warga dalam mengolah pisang menjadi suatu

produk makanan bernilai jual rendah, tidak ada dan tidak ada pelatihan

keterampilan untuk itu.

6.2. Saran

Dari kesimpulan di atas dapat diberikan beberapa saran sebagai berikut:

1. Perlu dilakukan penyuluhan secara berkala tentang pengetahuan berwirausaha

cara membuka usaha baru guna meningkatkan perekonomian keluarga

2. Perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan keterampilan sehingga dapat

mengolah pisang menjadi suatu produk makanan yang mempunyai nilai jual

yang tinggi.

3. Adanya penyuluhan dari kepala desa kepada masyarakat tentang kemampuan

(18)

DAFTAR PUSTAKA

Sumber :

http://www.bestektur.com/2013/05/pengertian-wirausaha-dan-penjelasannya.html#ixzz37bqgpXQ5

http://lifeskill.staff.ub.ac.id/2013/10/01/pengertian-dan-definisi-wirausaha-menurut-para-ahli-2/

(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)

DOKUMENTASI

(32)
(33)
(34)
(35)
(36)

Gambar

Tabel 5.2. pertanyaan  wawancara kepada masyarakat desa kampung baru
Gambar 1. Bahan-bahan Pembuatan Keripik Pisang Coklat
Gambar 2. Proses Pengupasan dan Pengirisan Pisang
Gambar 3. Proses Perendaman dengan Air Kapur
+4

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian : Hasil penelitin menunjukkan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Hiperemesis Gravidarum di Puskesmas 1 Sokaraja Banyumas pada kategori baik sebanyak 4

Hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang mengatakan seseorang yang mempunyai sumber informasi yang lebih banyak akan memperoleh pengetahuan yang lebih luas

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 52 responden menunjukkan hasil tingkat pengetahuan suami tentang alat kontrasepsi pria di Kampung Jantirejo RT 02/ XIII

Hasil penelitian yang telah di lakukan di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri

Hasil dari penelitian ini meliputi karakteristik responden yang meliputi umur, pendidikan dan pekerjaan, tingkat pengetahuan primigravida tentang kehamilan, kecemasan dalam

TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP STAF RUMAH SAKIT NASIONAL DIPONEGORO MENGENAI DEMENSIA LAPORAN HASIL PENELITIAN KARYA TULIS ILMIAH Diajukan sebagai syarat untuk mencapai gelar

 Cukupkah pengetahuan, kemampuan, dan sarana Cukupkah pengetahuan, kemampuan, dan sarana yang diperlukan yang diperlukan  Mungkinkah/mudahkah kita memperoleh data

kurangnya informasi Pada intervensi tinjauan pustaka dilakukan intervensi yang sama pada tinjauan kasus, alasanya pasien mengatakan tidak tau tentang penyakitnya, Data objektif yang