UJI TOKSISITAS DAN IDENTIFIKASI AWAL GOLONGAN SENYAWA AKTIF EKSTRAK ETANOL DAN N-HEKSANA TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) KERING PANTAI KENJERAN SURABAYA
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil uji toksisitas menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% memiliki bioaktivitas yang lebih tinggi diantara ekstrak lainnya terhadap larva udang, yang ditunjukkan dengan nilai
Pengujian terhadap ekstrak etanol daun paku pedang ( Nephrolepis falcata ) dengan metode BSLT didapatkan bahwa konsentrasi untuk mematikan 50% larva udang (
Hasil penelitian berdasarkan analisis rancangan acak lengkap (RAL) dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata jarak (BNJD), menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol Teripang pasir
Ekstrak daun benalu kopi dibuat dalam konsentrasi 20; 40; 60; 80; 100 mg/ml, untuk diuji daya toksisitas dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) menggunakan larva
Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti melakukan pengujian toksisitas ekstrak etanol serta fraksi n -heksana, etil asetat dan air dari teripang Holothuria atra Jaeger
Hasil penelitian berdasarkan analisis rancangan acak lengkap (RAL) dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata jarak (BNJD), menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol
Hasil uji toksisitas dengan metode BSLT dapat diketahui dari jumlah kematian larva udang Artemia salina Leach karena pengaruh ekstrak atau senyawa bahan alam tumbuhan tertentu
Hasil penelitian berdasarkan analisis rancangan acak lengkap (RAL) dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata jarak (BNJD), menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol Teripang pasir