PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH PLASTIK PET SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA BETON RINGAN STRUKTURAL
TUGAS AKHIR
Diajukan untuk melengkapi tugas-tugas dan memenuhi syarat untuk menjadi Sarjana Teknik Sipil
Disusun Oleh:
BIDANG STUDI STRUKTUR DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2016
DHIYANDO GIOVANNI ALFIANDI 110404051
Kata Pengantar
Puji dan syukur penulis haturkan kepada Allah swt. yang telah melimpahkan rahmat, ilmu, pengalaman, kekuatan dan kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan baik.
Shalawat dan salam juga penulis sampaikan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan amanah kepada kita yang sampai hari ini masih bisa merasakan indahnya Islam.
Tugas akhir ini merupakan syarat utama yang harus dipenuhi untuk mencapai gelar sarjana teknik dari Universitas Sumatera Utara dengan judul “PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH PLASTIK PET SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA BETON RINGAN STRUKTURAL”.
Dalam menyelesaikan studi di Departemen Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara ini, penulis banyak mendapatkan bantuan dan bimbingan yang datang dari berbagai pihak. Maka dari itu penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. Orangtua Drs. Alfiandi Effendi dan Dewi Tavianti serta adik tersayang Fridhiyano Gialdini yang tanpa lelah terus memberikan dorongan, doa dan semangat hingga akhirnya penulis menyelesaikan studi ini.
2. Prof. Dr. Ing. Johannes Tarigan selaku Ketua Departemen Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara
3. Ibu Nursyamsi, S.T, M.T, sebagai dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan selama ini dalam menyelesaikan tugas akhir inihingga selesai
4. Seluruh dosen penguji yang telah memberikan masukan pada tugas akhir ini 5. Seluruh dosen dan staf administrasi teknik sipil Universitas Sumatera Utara 6. Suci Anugrah Sari untuk berbagai bentuk dorongan dan semangat kepada penulis 7. Don Korleone : Barly, Dika, Taufik, Ridho, Dian, Rizky “Tandem”, Rio “Mbudh”,
Imfim, Ikhlas “Kobol”, Eki, Rizky “Bara”, Hilman, Ilham, Yogi, Raedian, Sukma “Supet”, Rendra dan Wahyu yang memberikan pengalaman tak terlupakan selama menimba ilmu di Teknik Sipil ini
8. Chewy : Dian, Rae, Rio, Rizky, Pida yang telah memberikan kesenangan yang berbeda di tengah hingar bingarnya kehidupan kampus
9. Para pejuang tugas beton Rico, Stephany, Irene, Imma, Mien
11.Adik-adik angkatan 2014 Ridho, Darma, Rizky “Rajib”, Ferry, Mahendy, Rozy yang telah membantu menyelesaikan praktikum tugas akhir ini
12.Dan teman-teman seperjuangan angkatan 2011 yang nantinya akan sukses bersama ke depannya.
Penulis sadar bahwa laporan tugas akhir ini masih jauh dari kata sempurna, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun agar kita dapat menjadi insan pribadi yang lebih baik lagi.
Penulis berharap laporan tugas akhir ini dapat bermanfaat dan dapat memberi ilmu bagi pembaca sekalian.
Medan, September 2016
Penulis
ABSTRAK
Penggunaan barang dengan bahan dasar plastik sudah tidak asing lagi bagi masyarakat kebanyakan. Baik untuk alat rumah tangga, alat elektronik bahkan bahan pembungkus makanan dan minuman. Dalam penelitian ini limbah PET digunakan sebagai pengganti bahan agregat kasar kerikil yang biasanya digunakan untuk campuran beton, dalam penelitian ini adalah campuran beton ringan
Dengan dilakukannya penelitian ini, tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui cara pengolahan limbah PET menjadi agregat campuran beton ringan, untuk mengetahui cara pencampuran bahan aditif foaming agent ke dalam campuran beton ringan dan untuk mengetahui kinerja dari beton ringan dengan agregat limbah PET.
Penggunaan plastik PET sebagai agregat kasar pada beton ringan menghasilkan beton dengan berat rata-rata 1357,113 kg/m3 untuk FM 1 6,317 dengan menggunakan foam, 1733,201 kg/m3 untuk FM 2 6,738 dan 1717,528 kg/m3 untuk FM 3 7,08. Kuat tarik belah dan kuat tekan maksimum dicapai pada sampel FM 3 dengan nilai 5,184 MPa untuk kuat tarik belah dan 15,14 MPa untuk kuat tekan. Berdasarkan syarat berat isi, seluruh sampel dapat dikategorikan sebagai beton ringan struktural karena berat isi berada pada rentang 1400-1800 kg/m3, tetapi untuk kuat tekan sampel tidak dapat dikategorikan sebagai beton ringan struktural karena tidak memenuhi persyaratan kuat tekan minimum 17 MPa.
Dari penelitian ini dapat dikatakan bahwa variasi gradasi dapat mempengaruhi kekuatan dari beton dan penggunaan plastik PET di dalam pembuatan beton ringan masih dapat dilakukan tetapi belum dapat digunakan sebagai beton ringan struktural.