BAB III
ANALISIS PERMASALAHAN &
PERANCANGAN
3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan
PT Diva Chandra Wisata berdiri dan mulai aktif pada tahun 1 Desember 2004, didirikan oleh Ibu Triwayati Ningsih dengan Akte Notaris No. 11 tanggal 1 Desember 2004. PT Diva Chandra Wisata telah mendapat pengesahan dari kehakiman melalui Surat Pengesahan No. C-01256HT.01.01.TH.2005. Dari mulai berdiri sampai sekarang PT Diva Chandra Wisata beralamat di Jalan Mentang Raya No. 32 Jakarta Pusat. PT Diva Chandra Wisata bergerak di bidang tour and travel dan hal lain– lainnya yang berhubungan dengan perizinan perjalanan. Bisnis yang dilakukan terutama yaitu keagenan, ticketing untuk maskapai penerbangan nusantara maupun internasional, ticketing untuk PELNI dan KA, reservasi hotel domestik maupun mancanegara, pengurusan travel document (visa, paspor, KITAS / Kartu Izin Tinggal Sementara), paket tur, perencanaan kunjungan kerja ataupun kunjungan dinas.
Pemanfaatan Teknologi Informasi di PT Diva Chandra Wisata cukup esensial dalam sistem kerja dan proses bisnis. Proses bisnis yang memanfaatkan komputerisasi dalam administrasi perusahaan dan mengadakan hubungan on-line dengan server perusahaan maskapai penerbangan melalui perantara piranti lunak dari perusahaan maskapai penerbangan yang di-install pada komputer perusahaan PT Diva Chandra Wisata untuk memonitor persediaan tiket adalah salah satunya.
Pangsa pasar perusahaan PT Diva Chandra Wisata ialah Walking passanger (pelanggan yang datang membeli tiket langsung ke counter perusahaan), Company (perusahaan swasta), Pemerintah (Dinas, Departemen, PEMDA).
Karena baru berdiri PT Diva Chandra Wisata belum masuk dalam asosiasi
travel agent seluruh Indonesia, sampai saat ini perusahaan masih memproses
keanggotaan tersebut. Rencananya dalam waktu dekat perusahaan ingin melakukan ekspansi dengan menambah counter di sekitar komplek Gambir.
Adapun visi dan misi perusahaan yaitu ”harga terbaik ataupun termurah dengan pelayanan semaksimal mungkin dan reservasi by phone”.
3.1.2 Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi perusahaan yang berlaku dalam PT Diva Chandra Wisata dapat ditunjukkan dalam gambar 3.1.
Gambar 3.1 Gambar Struktur Organisasi Perusahaan Komisaris Direktur Utama Staff Operasional Manager Operasional Staff Ticketing Staff Administrasi Keuangan Manager Administrasi Keuangan Manager Ticketing
3.1.3 Tugas dan Tanggung Jawab
Dalam struktur organisasi perusahaan yang berlaku di PT Diva Chandra Wisata, tiap posisi memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Adapun tugas dan tanggung jawab dari masing-masing posisi ialah:
1. Komisaris
Komisaris sebagai pemilik modal atau yang mewakilinya memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a. Melakukan pengawasan kebijaksanaan dari eksekutif perusahaan yaitu Direktur Utama dan para Manager.
b. Tidak terkait dengan kegiatan eksekutif perusahaan secara langsung. c. Memeriksa keuangan perusahaan dalam rapat pemegang saham.
2. Direktur Utama
Direktur utama merupakan pimpinan perusahaan yang memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a. Mengambil keputusan keputusan yang berhubungan dengan setiap divisi.
b. Memiliki tanggung jawab tertinggi dalam memimpin kegiatan perusahaan.
c. Mewakili perusahaan dalam perjanjian kerjasama dengan partner perusahaan dibantu oleh para Manager.
d. Berhak meminjam dana dari perusahaan dan memberi pinjaman pada perusahaan.
3. Manager Operasional
Manager Operasional berada di bawah posisi Direktur Utama dan bertanggung jawab pada Direktur Utama. Tugas dan tanggung jawab Manager Operasional yaitu:
a. Mengambil keputusan keputusan yang berhubungan dengan divisi operasional.
b. Menentukan dan mengatur jadwal kerja.
c. Melakukan recruiting untuk menunjang kelancaran kegiatan perusahaan. d. Purchasing segala kebutuhan untuk kegiatan perusahaan.
4. Manager Ticketing
Manager ticketing berada di bawah posisi Direktur Utama dan bertanggung jawab pada Direktur Utama. Tugas dan tanggung jawab Manager ticketing yaitu:
a. Mengadakan kerjasama dengan maskapai dan menjalin hubungan yang baik dengan pelanggan.
b. Memiliki dan bertanggung jawab atas LG (Letter of Guarantee).
c. Memproses permintaan pelanggan dengan pelayanan semaksimal mungkin.
5. Manager Administrasi Keuangan
Manager Administrasi Keuangan berada di bawah posisi Direktur Utama dan bertanggung jawab pada Direktur Utama. Tugas dan tanggung jawab Manager Administrasi Keuangan ialah sebagai berikut:
a. Mengecek ulang keuangan untuk dilaporkan pada Direktur Utama yang akan dipertanggungjawabkan dalam rapat pemegang saham.
b. Membuat laporan keuangan harian maupun per periode tertentu.
6. Staf
Staf merupakan bagian perusahaan yang berada di bawah masing-masing Manager. Membantu kerja para Manager tiap divisi yang dihuni dan melaksanakan program kerja yang ditetapkan para Manager adalah tugas utama para staf.
3.1.4 Gambaran Sistem Berjalan
Perusahaan menerima permintaan tiket dari telepon, Walking passanger (pelanggan yang datang membeli tiket langsung ke counter perusahaan), Company (perusahaan swasta) atau Pemerintah (Dinas, Departemen, PEMDA). Lalu perusahaan menawarkan harga kepada pelanggan. Jika terjadi persetujuan atau kecocokan harga maka perusahaan mengantarkan tiket dan mendapat pembayaran.
Perusahaan selama ini hanya menggunakan intuisi dalam menentukan harga tiket, dengan kata lain tanpa menggunakan metode ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
3.1.5 Permasalahan Yang Dihadapi
Sistem lama tentang pendugaan penjualan harga dirasakan sangat riskan terhadap kesalahan karena metode terlalu sederhana, tanpa metode ilmiah dan data-historis di masa lampau tidak dipergunakan atau sia-sia. Karena itu diusulkan metode
peramalan (pendugaan) yang diharapkan memberi nilai kebenaran lebih jika dibanding metode yang sudah berjalan.
Selain itu, data historis penjualan tiket di masa lampau merupakan info setengah jadi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkirakan harga tiket dan lainnya. Jadi, data tersebut tidak sia-sia jika diatur, disusun dan diolah.
3.1.6 Sistem Yang Diusulkan
Dengan memanfaatkan data historis tersebut dapat dibuat suatu program aplikasi penentuan harga tiket dengan metode ilmiah menggunakan peramalan yang bermetodekan analisis regresi linier berganda.
Sistem yang hendak dibuat ialah suatu sistem peramalan yang menggunakan rumus statistik yang sudah teruji kebenarannya. Sistem ini tidak digunakan untuk mengganti sistem lama yang sudah ada namun sistem baru ini digunakan secara sinergis terhadap sistem lama. Alasannya adalah sistem yang ditemukan oleh manusia tentu mempunyai faktor kesalahan apalagi sistem ini pada saat situasi ekonomi yang serba tidak menentu.
3.2 Perancangan
3.2.1 Perancangan Struktur Menu
Rancangan menu umum yang dirancang oleh penulis terdiri dari 3 buah yaitu Data Tiket, Hitung Harga dan Laporan. Yang lengkapnya dapat diperlihatkan pada gambar 3.2.
Gambar 3.2 Gambar Diagram Hierarki Hubungan Menu
Data tiket terdiri dari 5 sub menu yaitu Tujuan Medan, Tujuan Surabaya, Tujuan Jogjakarta, Tujuan Den Pasar dan Tujuan Balikpapan. Hitung Harga terdiri dari 5 sub menu yaitu Hitung Medan, Hitung Surabaya, Hitung Jogjakarta, Hitung Den Pasar dan Hitung Balikpapan.
3.2.2 Perancangan Modul
Gambaran umum mengenai hubungan antar modul yang dirancang oleh penulis dapat diperlihatkan pada gambar 3.3.
Modul Menu Utama
Modul Data Tiket
Modul
Hitung Harga Laporan Modul
Modul Tujuan Medan Modul Tujuan Surabaya Modul Tujuan Jogjakarta Modul Tujuan Den Pasar Modul Tujuan Balikpapan Modul Hitung Medan Modul Hitung Surabaya Modul Hitung Jogjakarta Modul Hitung Den Pasar Modul Hitung Balikpapan
Gambar 3.3 Diagram Hierarki Hubungan Antar Modul
Perancangan modul yang dirancang penulis dapat dijelaskan sebagai berikut. Sewaktu program dijalankan pengguna harus meletakkan basis data “mandala.mdb” ke dalam folder yang sama dimana program tersebut berada (di-install), jika tidak maka program akan menampilkan pesan kesalahan, tidak bisa memunculkan isi basis data ke interface dan data tidak dapat digunakan untuk menghitung harga tiket.
Modul Login Modul Menu Utama Modul Data Tiket Modul
Hitung Harga Laporan Modul
Modul Tujuan Medan Modul Tujuan Surabaya Modul Tujuan Jogjakarta Modul Tujuan Den Pasar Modul Tujuan Balikpapan Modul Hitung Medan Modul Hitung Surabaya Modul Hitung Jogjakarta Modul Hitung Den Pasar Modul Hitung Balikpapan
3.2.2.1 Modul Menu Login
Modul login digunakan untuk membatasi akses ke dalam data dan informasi dengan mengharuskan pengguna untuk memasukkan nama dan password yang terdaftar di basis data “Mandala.mdb” (tepatnya tabel “Login”) agar dapat menggunakan program aplikasi. Jika telah mengisi nama dan password yang terdaftar, maka akan masuk ke modul masuk ke modul menu utama. Rancangan layar
login dapat dilihat seperti pada gambar 3.4.
Gambar 3.4 Rancangan Layar Modul Login
Pada modul ini ada terdapat 2 fungsi utama yaitu tombol MASUK untuk mengecek apakah nama dan password yang dimasukkan pengguna terdapat pada basis data dan apakah nama dan password cocok (berpasangan di record yang sama). Lalu ada fungsi tombol KELUAR untuk keluar program aplikasi dan kembali ke sistem operasi.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection, sebuah ADOCommand dan sebuah ADODataSet. Semua
Masuk Keluar Nama : Password: gambar Label Label Label
komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel MsLogin.
Gambar 3.5 Bagan Transisi dari Login
Pseudocode Modul Login
Entry Nama Entry Password
If (click “MASUK”) then Check Database Nama
If (True) then
Cek database Password
If (True) then
Display Menu Utama
Else
Entry password End if
Else
Print “Tidak terdaftar”
Menunggu proses Layar Login Layar Menu Utama SO Tampilkan Login Tekan KELUAR
Keluar ke SO Validasi gagal
Isi ulang nama dan password Validasi Berhasil
Entry Nama End if
End if
If (click “KELUAR”) then
End program
End if
3.2.2.2 Modul Menu Utama
Modul utama atau main menu digunakan untuk tampilan awal dari program aplikasi Mandala dan menyediakan menu pilihan yang bisa dipilih pengguna. Rancangan layar menu utama dapat dilihat seperti pada gambar 3.6.
Gambar 3.6 Rancangan Layar Modul Menu Utama
Pada modul ini ada terdapat 4 fungsi utama yaitu tombol DATA TIKET untuk masuk ke modul Data Tiket, tombol HITUNG HARGA untuk masuk ke modul Hitung Harga, tombol LAPORAN untuk masuk ke modul Laporan dan yang terakhir tombol KELUAR untuk keluar program aplikasi dan kembali ke sistem operasi.
gambar label Keluar label gambar Laporan Data tiket Hitung harga label
Semua fungsi itu juga dapat diakses dengan komponen visual MainMenu. Dengan meng-klik menu-menu yang disediakan yang ingin dimasuki.
Gambar 3.7 Bagan Transisi dari Menu Utama Pseudocode Modul Menu Utama
If (click “DATA TIKET”) then Display Menu Data Tiket End if
If (click “HITUNG HARGA”) then Display Menu Hitung Harga End if
If (click “LAPORAN”) then Display Menu Laporan End if
If (click “KELUAR”) then
End program Menu Login Layar Menu Utama Layar Hitung Harga SO Validasi Berhasil Tampilkan Menu Utama
Layar Data Tiket
Pilih DATA TIKET Tampilkan Layar
Data Tiket
Pilih MENU UTAMA Ke Menu Utama
Pilih HITUNG HARGA
Tampilkan layar Hitung Harga Tekan KELUAR Keluar ke SO Layar Hitung Harga
Pilih DATA TIKET Tampilkan Layar
End if
3.2.2.3 Modul Menu Data Tiket
Modul Data Tiket digunakan untuk menyediakan menu pilihan kota tujuan yang bisa dipilih pengguna. Rancangan layar menu data tiket dapat dilihat seperti pada gambar 3.8.
Gambar 3.8 Rancangan Layar Modul Menu Data Tiket
Pada modul ini ada terdapat 6 fungsi utama yaitu tombol TUJUAN MEDAN untuk masuk ke modul Tujuan Medan, tombol TUJUAN SURABAYA untuk masuk ke modul Tujuan Surabaya, tombol TUJUAN JOGJAKARTA untuk masuk ke modul Tujuan JOGJAKARTA, tombol TUJUAN DEN PASAR untuk masuk ke modul Tujuan Den Pasar, tombol TUJUAN BALIKPAPAN untuk masuk ke modul Tujuan Balikpapan dan yang terakhir tombol KE MENU UTAMA untuk kembali ke Modul menu Utama. Tujuan BalikPapan Ke Menu Utama gambar Tujuan Medan Tujuan Jogjakarta Tujuan Surabaya Tujuan Den Pasar gambar label label label
Semua fungsi itu juga dapat diakses dengan komponen visual MainMenu. Dengan meng-klik menu-menu yang disediakan yang ingin dimasuki.
Gambar 3.9 Bagan Transisi dari Menu Data Tiket Pseudocode Modul Data Tiket
If (click “TUJUAN MEDAN”) then Display Menu Tujuan Medan End if
If (click “TUJUAN SURABAYA”) then Display Menu Tujuan Surabaya End if
If (click “TUJUAN JOGJAKARTA”) then Display Menu Tujuan Jogjakarta End if
If (click “TUJUAN DEN PASAR”) then Display Menu Tujuan Den Pasar End if Menu Data Tiket Layar Tujuan Medan Layar Menu Utama Layar Tujuan Surabaya Layar Tujuan Jogjakarta Layar Tujuan Den Pasar Layar Tujuan Balikpapan Pilih TUJUAN BALIKPAPAN
Tampilkan Layar Tujuan Balikpapan
Pilih TUJUAN DENPASAR Tampilkan Layar Tujuan
Den Pasar
Pilih TUJUAN JOGJAKARTA
Tampilkan Layar Tujuan Jogjakarta
Pilih TUJUAN SURABAYA
Tampilkan Layar Tujuan Surabaya Pilih TUJUAN MEDAN
Tampilkan Layar Tujuan Medan
Pilih KE DATA TIKET Tampilkan Layar Menu
Data Tiket
Pilih KE MENU UTAMA Tampilkan Layar Menu Utama
If (click “TUJUAN BALIKPAPAN”) then Display Menu Tujuan Balikpapan End if
If (click “KE MENU UTAMA”) then Display Menu Utama End if
3.2.2.4 Modul Menu Tujuan Medan
Modul Tujuan Medan digunakan untuk memasukkan dan memanipulasi data historis harga tiket serta 2 variabel yang mempengaruhinya yaitu: jarak pesan dan keramaian (season) di dalam tabel “KeMedan”. Rancangan layar menu Tujuan Medan dapat dilihat seperti pada gambar 3.10.
Gambar 3.10 Rancangan Layar Modul Tujuan Medan
Pada modul ini ada terdapat 3 fungsi utama yaitu Page control yang memiliki 2 tabsheet yaitu TELUSURI dan MODIFIKASI, lalu ada Navigation bar yang berfungsi untuk menjelajahi data record demi record serta menambah, menghapus
Ke Layar Data Tiket Page Control
Navigation Bar
dan mengedit data yang ada di dalam database “Mandala.mdb” (tepatnya tabel “KeMedan”). Yang terakhir tombol KE LAYAR DATA TIKET untuk kembali ke Modul Data Tiket.
Pada tabsheet TELUSURI terdapat sebuah komponen DBGrid yang berfungsi menampilkan beberapa data sekaligus dan dapat dengan cepat menelusuri data dengan scrollbar. Komponen DBGrid juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi data dan memanipulasi data. Sedangkan
Navigation Bar terdiri dari tombol First, Prior, Next, Last, Insert, Delete, Edit, Post, Cancel dan Refresh.
Pada tabsheet MODIFIKASI terdapat beberapa komponen Edit Box yang menampilkan satu isi record. Pengguna dapat menambah dan memodifikasi data dalam basis data pada satu record saja dalam satu kesempatan. Komponen Edit Box juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi dan memanipulasi data.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection, sebuah DataSource dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeMedan.
Gambar 3.11 Bagan Transisi dari Tujuan Medan Pseudocode Modul Tujuan Medan
If (click “DATA TIKET”) then Display Menu Data Tiket End if
If (click tabsheet “TELUSURI”) then Display sheet Telusuri
End if
If (click tabsheet “MODIFIKASI”) then Display sheet Modifikasi
End if
3.2.2.5 Modul Menu Tujuan Surabaya
Modul Tujuan Surabaya digunakan untuk memasukkan dan memanipulasi data historis harga tiket serta 2 variabel yang mempengaruhinya yaitu: jarak pesan dan keramaian (season) di dalam tabel “KeSura”. Rancangan layar menu Tujuan Surabaya dapat dilihat seperti pada gambar 3.12.
Menu Tujuan
Medan Layar Data
Tiket
Sheet
Telusuri
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Sheet
Modifikasi Pilih tabsheet TELUSURI
Tampilkan sheet Telusuri
Pilih tabsheet MODIFIKASI Tampilkan sheet Modifikasi
Gambar 3.12 Rancangan Layar Modul Tujuan Surabaya
Pada modul ini ada terdapat 3 fungsi utama yaitu Page control yang memiliki 2 tabsheet yaitu TELUSURI dan MODIFIKASI, lalu ada Navigation bar yang berfungsi untuk menjelajahi data record demi record serta menambah, menghapus dan mengedit data yang ada di dalam database “Mandala.mdb” (tepatnya tabel “KeSura”). Yang terakhir tombol KE LAYAR DATA TIKET untuk kembali ke Modul Data Tiket.
Pada tabsheet TELUSURI terdapat sebuah komponen DBGrid yang berfungsi menampilkan beberapa data sekaligus dan dapat dengan cepat menelusuri data dengan scrollbar. Komponen DBGrid juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi data dan memanipulasi data. Sedangkan
Navigation Bar terdiri dari tombol First, Prior, Next, Last, Insert, Delete, Edit, Post, Cancel dan Refresh.
Ke Layar Data Tiket Page Control
Navigation Bar
Pada tabsheet MODIFIKASI terdapat beberapa komponen Edit Box yang menampilkan satu isi record. Pengguna dapat menambah dan memodifikasi data dalam basis data pada satu record saja dalam satu kesempatan. Komponen Edit Box juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi dan memanipulasi data.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection, sebuah DataSource dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeSura.
Gambar 3.13 Bagan Transisi dari Tujuan Surabaya
Pseudocode Modul Tujuan Surabaya
If (click “DATA TIKET”) then Display Menu Data Tiket End if
If (click tabsheet “TELUSURI”) then Display sheet Telusuri
Menu Tujuan
Surabaya Layar Data
Tiket
Sheet
Telusuri
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Sheet
Modifikasi Pilih tabsheet TELUSURI
Tampilkan sheet Telusuri
Pilih tabsheet MODIFIKASI Tampilkan sheet Modifikasi
End if
If (click tabsheet “MODIFIKASI”) then Display sheet Modifikasi
End if
3.2.2.6 Modul Menu Tujuan Jogjakarta
Modul Tujuan Jogjakarta digunakan untuk memasukkan dan memanipulasi data historis harga tiket serta 2 variabel yang mempengaruhinya yaitu: jarak pesan dan keramaian (season) di dalam tabel “KeJogja”. Rancangan layar menu Tujuan Jogjakarta dapat dilihat seperti pada gambar 3.14.
Gambar 3.14 Rancangan Layar Modul Tujuan Jogjakarta
Pada modul ini ada terdapat 3 fungsi utama yaitu Page control yang memiliki 2 tabsheet yaitu TELUSURI dan MODIFIKASI, lalu ada Navigation bar yang berfungsi untuk menjelajahi data record demi record serta menambah, menghapus dan mengedit data di dalam database “Mandala.mdb” (tepatnya tabel “KeJogja”).
Ke Layar Data Tiket Page Control
Navigation Bar
Yang terakhir tombol KE LAYAR DATA TIKET untuk kembali ke Modul Data Tiket.
Pada tabsheet TELUSURI terdapat sebuah komponen DBGrid yang berfungsi menampilkan beberapa data sekaligus dan dapat dengan cepat menelusuri data dengan scrollbar. Komponen DBGrid juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi data dan memanipulasi data. Sedangkan
Navigation Bar terdiri dari tombol First, Prior, Next, Last, Insert, Delete, Edit, Post, Cancel dan Refresh.
Pada tabsheet MODIFIKASI terdapat beberapa komponen Edit Box yang menampilkan satu isi record. Pengguna dapat menambah dan memodifikasi data dalam basis data pada satu record saja dalam satu kesempatan. Komponen Edit Box juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi dan memanipulasi data.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection, sebuah DataSource dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeJogja.
Gambar 3.15 Bagan Transisi dari Tujuan Jogjakarta Pseudocode Modul Tujuan Jogjakarta
If (click “DATA TIKET”) then Display Menu Data Tiket End if
If (click tabsheet “TELUSURI”) then Display sheet Telusuri
End if
If (click tabsheet “MODIFIKASI”) then Display sheet Modifikasi
End if
3.2.2.7 Modul Menu Tujuan Den Pasar
Modul Tujuan Den Pasar digunakan untuk memasukkan dan memanipulasi data historis harga tiket serta 2 variabel yang mempengaruhinya yaitu: jarak pesan dan keramaian (season) di dalam tabel “KeDenPa”. Rancangan layar menu Tujuan Den Pasar dapat dilihat seperti pada gambar 3.16.
Menu Tujuan
Jogjakarta Layar Data
Tiket
Sheet
Telusuri
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Sheet
Modifikasi Pilih tabsheet TELUSURI
Tampilkan sheet Telusuri
Pilih tabsheet MODIFIKASI Tampilkan sheet Modifikasi
Gambar 3.16 Rancangan Layar Modul Tujuan Den Pasar
Pada modul ini ada terdapat 3 fungsi utama yaitu Page control yang memiliki 2 tabsheet yaitu TELUSURI dan MODIFIKASI, lalu ada Navigation bar yang berfungsi untuk menjelajahi data record demi record serta menambah, menghapus dan mengedit data di dalam database “Mandala.mdb” (tepatnya tabel “KeDenPa”). Yang terakhir tombol KE LAYAR DATA TIKET untuk kembali ke Modul Data Tiket.
Pada tabsheet TELUSURI terdapat sebuah komponen DBGrid yang berfungsi menampilkan beberapa data sekaligus dan dapat dengan cepat menelusuri data dengan scrollbar. Komponen DBGrid juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi data dan memanipulasi data. Sedangkan
Navigation Bar terdiri dari tombol First, Prior, Next, Last, Insert, Delete, Edit, Post, Cancel dan Refresh.
Ke Layar Data Tiket Page Control
Navigation Bar
Pada tabsheet MODIFIKASI terdapat beberapa komponen Edit Box yang menampilkan satu isi record. Pengguna dapat menambah dan memodifikasi data dalam basis data pada satu record saja dalam satu kesempatan. Komponen Edit Box juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi dan memanipulasi data.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection, sebuah DataSource dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeDenPa.
Gambar 3.17 Bagan Transisi dari Tujuan Den Pasar
Pseudocode Modul Tujuan Den Pasar
If (click “DATA TIKET”) then Display Menu Data Tiket End if
Menu Tujuan
DenPasar Layar Data
Tiket
Sheet
Telusuri
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Sheet
Modifikasi Pilih tabsheet TELUSURI
Tampilkan sheet Telusuri
Pilih tabsheet MODIFIKASI Tampilkan sheet Modifikasi
If (click tabsheet “TELUSURI”) then Display sheet Telusuri
End if
If (click tabsheet “MODIFIKASI”) then Display sheet Modifikasi
End if
3.2.2.8 Modul Menu Tujuan Balikpapan
Modul Tujuan Balikpapan digunakan untuk memasukkan dan memanipulasi data historis harga tiket serta 2 variabel yang mempengaruhinya yaitu: jarak pesan dan keramaian (season) di dalam tabel “KeBlkPan”. Rancangan layar menu Tujuan Balikpapan dapat dilihat seperti pada gambar 3.18.
Gambar 3.18 Rancangan Layar Modul Tujuan Balikpapan
Pada modul ini ada terdapat 3 fungsi utama yaitu Page control yang memiliki 2 tabsheet yaitu TELUSURI dan MODIFIKASI, lalu ada Navigation bar yang
Ke Layar Data Tiket Page Control
Navigation Bar
berfungsi untuk menjelajahi data record demi record serta menambah, menghapus dan mengedit data di dalam database “Mandala.mdb” (tepatnya tabel “KeBlkPan”). Yang terakhir tombol KE LAYAR DATA TIKET untuk kembali ke Modul Data Tiket.
Pada tabsheet TELUSURI terdapat sebuah komponen DBGrid yang berfungsi menampilkan beberapa data sekaligus dan dapat dengan cepat menelusuri data dengan scrollbar. Komponen DBGrid juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi data dan memanipulasi data. Sedangkan
Navigation Bar terdiri dari tombol First, Prior, Next, Last, Insert, Delete, Edit, Post, Cancel dan Refresh.
Pada tabsheet MODIFIKASI terdapat beberapa komponen Edit Box yang menampilkan satu isi record. Pengguna dapat menambah dan memodifikasi data dalam basis data pada satu record saja dalam satu kesempatan. Komponen Edit Box juga terkoneksi dengan navigation bar yang juga dapat digunakan untuk menjelajahi dan memanipulasi data.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection, sebuah DataSource dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeDenPa.
Gambar 3.19 Bagan Transisi dari Tujuan Balikpapan Pseudocode Modul Tujuan Balikpapan
If (click “DATA TIKET”) then Display Menu Data Tiket End if
If (click tabsheet “TELUSURI”) then Display sheet Telusuri
End if
If (click tabsheet “MODIFIKASI”) then Display sheet Modifikasi
End if
3.2.2.9 Modul Menu Hitung Tiket
Modul Hitung Tiket digunakan untuk menyediakan menu pilihan kota tujuan untuk dihitung harga ramalannya oleh pengguna. Rancangan layar menu hitung tiket dapat dilihat seperti pada gambar 3.20.
Menu Tujuan
Balikpapan Layar Data
Tiket
Sheet
Telusuri
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Sheet
Modifikasi
Pilih tabsheet MODIFIKASI Tampilkan sheet Modifikasi Pilih tabsheet TELUSURI
Tampilkan sheet Telusuri
Gambar 3.20 Rancangan Layar Modul Menu Hitung Harga
Pada modul ini ada terdapat 6 fungsi utama yaitu tombol HITUNG MEDAN untuk masuk ke modul hitung Medan, tombol HITUNG SURABAYA untuk masuk ke modul hitung Surabaya, tombol HITUNG JOGJAKARTA untuk masuk ke modul hitung JOGJAKARTA, tombol HITUNG DEN PASAR untuk masuk ke modul hitung Den Pasar, tombol HITUNG BALIKPAPAN untuk masuk ke modul hitung Balikpapan dan yang terakhir tombol KE MENU UTAMA untuk kembali ke Modul menu Utama.
Semua fungsi itu juga dapat diakses dengan komponen visual MainMenu. Dengan meng-klik menu-menu yang disediakan yang ingin dimasuki.
Hitung BalikPapan Ke Menu Utama gambar Hitung
Medan SurabayaHitung JogjakartaHitung Den PasarHitung gambar label
label
Gambar 3.21 Bagan Transisi dari Hitung Tiket Pseudocode Modul Hitung Tiket
If (click “HITUNG MEDAN”) then Display Menu Hitung Medan End if
If (click “HITUNG SURABAYA”) then Display Menu Hitung Surabaya End if
If (click “HITUNG JOGJAKARTA”) then Display Menu Hitung Jogjakarta End if
If (click “HITUNG DEN PASAR”) then Display Menu Hitung Den Pasar End if
If (click “HITUNG BALIKPAPAN”) then Display Menu Hitung Balikpapan End if Menu Hitung Tiket Layar Hitung Medan Layar Menu Utama Layar Hitung Surabaya Layar Hitung Jogjakarta Layar Hitung Den Pasar Layar Hitung Balikpapan Pilih HITUNG BALIKPAPAN
Tampilkan Layar Hitung Balikpapan
Pilih HITUNG DENPASAR Tampilkan Layar Hitung
Den Pasar
Pilih HITUNG JOGJAKARTA
Tampilkan Layar Hitung Jogjakarta
Pilih HITUNG SURABAYA
Tampilkan Layar Hitung Surabaya Pilih HITUNG MEDAN
Tampilkan Layar Hitung Medan
Pilih KE HITUNG TIKET Tampilkan Layar Menu
Hitung Tiket
Pilih KE MENU UTAMA Tampilkan Layar Menu Utama
If (click “KE HITUNG TIKET”) then Display Hitung Tiket
End if
3.2.2.10 Modul Menu Hitung Medan
Modul Hitung Medan digunakan untuk menghitung harga ramalan untuk kota Medan oleh pengguna. Rancangan layar menu hitung Medan dapat dilihat seperti pada gambar 3.22.
Gambar 3.22 Rancangan Layar Modul Hitung Medan
Pada modul ini ada terdapat 2 fungsi utama yaitu tombol HITUNG dan tombol KE HITUNG HARGA untuk kembali ke Modul Hitung Harga.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu
Hitung Ke Hitung Harga label label Edit1 Nama : Password: Edit2
Untuk Menentukan harga tiket, silahkan masukkan variabel bebas 'Jarak Pesan' dan 'Season' :
label gambar
Dengan persamaan sebagai berikut:
Hasil ramalan adalah sebagai berikut sebagai berikut:
Label Persamaan
digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeMedan.
Gambar 3.23 Bagan Transisi dari Hitung Medan Pseudocode Modul Hitung Medan
If (click “HITUNG”) then Pick from EDIT1 Pick from EDIT2
Calculate Banyak Data
Calculate Total X1 Calculate Total X2 Calculate Total Y Calculate Total X1X2 Calculate Total X12 Calculate Total X22
Calculate Total X1Y Calculate Total X1Y Generate Matriks (x’x) Generate Matriks (x’y) Calculate Kofaktor
Calculate Determinan (x’x)
Generate Matriks (x’x)-1 atau invers matriks (x’x)
Kalikan matriks (x’x)-1 dengan matriks (x’y)
Input b0, b1, b2 to Persamaan
Print Persamaan in Label Persamaan
Menu Hitung
Medan Layar Data
Tiket
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Hasil Hitung
Pilih HITUNG
Hitung data dan tampilkan
Input x1 dan x2 to Persamaan
Calculate Harga Tiket
Print Harga Ramalan in Label Hasil End if
If (click “KE HITUNG HARGA”) then Display Menu Hitung Harga End if
3.2.2.11 Modul Menu Hitung Surabaya
Modul Hitung Surabaya digunakan untuk menghitung harga ramalan untuk kota Surabaya oleh pengguna. Rancangan layar menu hitung Surabaya dapat dilihat seperti pada gambar 3.24.
Gambar 3.24 Rancangan Layar Modul Hitung Surabaya
Pada modul ini ada terdapat 2 fungsi utama yaitu tombol HITUNG dan tombol KE HITUNG HARGA untuk kembali ke Modul Hitung Harga.
Hitung Ke Hitung Harga label label Edit1 Nama : Password: Edit2
Untuk Menentukan harga tiket, silahkan masukkan variabel bebas 'Jarak Pesan' dan 'Season' :
label gambar
Dengan persamaan sebagai berikut:
Hasil ramalan adalah sebagai berikut sebagai berikut:
Label Persamaan
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeSura.
Gambar 3.25 Bagan Transisi dari Hitung Surabaya Pseudocode Modul Hitung Surabaya
If (click “HITUNG”) then Pick from EDIT1 Pick from EDIT2
Calculate Banyak Data
Calculate Total X1 Calculate Total X2 Calculate Total Y Calculate Total X1X2 Calculate Total X12 Calculate Total X22
Calculate Total X1Y Calculate Total X1Y Generate Matriks (x’x) Generate Matriks (x’y) Calculate Kofaktor
Calculate Determinan (x’x)
Generate Matriks (x’x)-1 atau invers matriks (x’x)
Kalikan matriks (x’x)-1 dengan matriks (x’y)
Input b0, b1, b2 to Persamaan
Print Persamaan in Label Persamaan Input x1 dan x2 to Persamaan
Calculate Harga Tiket
Print Harga Ramalan in Label Hasil End if
Menu Hitung
Surabaya Layar Data
Tiket
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Hasil Hitung
Pilih HITUNG
Hitung data dan tampilkan
If (click “KE HITUNG HARGA”) then Display Menu Hitung Harga End if
3.2.2.12 Modul Menu Hitung Jogjakarta
Modul Hitung Jogjakarta digunakan untuk menghitung harga ramalan untuk kota Jogjakarta oleh pengguna. Rancangan layar menu hitung Jogjakarta dapat dilihat seperti pada gambar 3.26.
Gambar 3.26 Rancangan Layar Modul Hitung Jogjakarta
Pada modul ini ada terdapat 2 fungsi utama yaitu tombol HITUNG dan tombol KE HITUNG HARGA untuk kembali ke Modul Hitung Harga.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeJogja.
Hitung Ke Hitung Harga label label Edit1 Nama : Password: Edit2
Untuk Menentukan harga tiket, silahkan masukkan variabel bebas 'Jarak Pesan' dan 'Season' :
label gambar
Dengan persamaan sebagai berikut:
Hasil ramalan adalah sebagai berikut sebagai berikut:
Label Persamaan
Gambar 3.27 Bagan Transisi dari Hitung Jogjakarta Pseudocode Modul Hitung Jogjakarta
If (click “HITUNG”) then Pick from EDIT1 Pick from EDIT2
Calculate Banyak Data
Calculate Total X1 Calculate Total X2 Calculate Total Y Calculate Total X1X2 Calculate Total X12 Calculate Total X22
Calculate Total X1Y Calculate Total X1Y Generate Matriks (x’x) Generate Matriks (x’y) Calculate Kofaktor
Calculate Determinan (x’x)
Generate Matriks (x’x)-1 atau invers matriks (x’x)
Kalikan matriks (x’x)-1 dengan matriks (x’y)
Input b0, b1, b2 to Persamaan
Print Persamaan in Label Persamaan Input x1 dan x2 to Persamaan
Calculate Harga Tiket
Menu Hitung
Jogjakarta Layar Data
Tiket
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Hasil Hitung
Pilih HITUNG
Hitung data dan tampilkan
Print Harga Ramalan in Label Hasil End if
If (click “KE HITUNG HARGA”) then Display Menu Hitung Harga End if
3.2.2.13 Modul Menu Hitung Den Pasar
Modul Hitung Den Pasar digunakan untuk menghitung harga ramalan untuk kota Den Pasar oleh pengguna. Rancangan layar menu hitung Den Pasar dapat dilihat seperti pada gambar 3.28.
Gambar 3.28 Rancangan Layar Modul Hitung Den Pasar
Pada modul ini ada terdapat 2 fungsi utama yaitu tombol HITUNG dan tombol KE HITUNG HARGA untuk kembali ke Modul Hitung Harga.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu
Hitung Ke Hitung Harga label label Edit1 Nama : Password: Edit2
Untuk Menentukan harga tiket, silahkan masukkan variabel bebas 'Jarak Pesan' dan 'Season' :
label gambar
Dengan persamaan sebagai berikut:
Hasil ramalan adalah sebagai berikut sebagai berikut:
Label Persamaan
digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeDenPa.
Gambar 3.29 Bagan Transisi dari Hitung Den Pasar Pseudocode Modul Hitung Den Pasar
If (click “HITUNG”) then Pick from EDIT1 Pick from EDIT2
Calculate Banyak Data
Calculate Total X1 Calculate Total X2 Calculate Total Y Calculate Total X1X2 Calculate Total X12 Calculate Total X22
Calculate Total X1Y Calculate Total X1Y Generate Matriks (x’x) Generate Matriks (x’y) Calculate Kofaktor
Calculate Determinan (x’x)
Generate Matriks (x’x)-1 atau invers matriks (x’x)
Kalikan matriks (x’x)-1 dengan matriks (x’y)
Input b0, b1, b2 to Persamaan
Print Persamaan in Label Persamaan
Menu Hitung
Den Pasar Layar Data
Tiket
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Hasil Hitung
Pilih HITUNG
Hitung data dan tampilkan
Input x1 dan x2 to Persamaan
Calculate Harga Tiket
Print Harga Ramalan in Label Hasil End if
If (click “KE HITUNG HARGA”) then Display Menu Hitung Harga End if
3.2.2.14 Modul Menu Hitung Balikpapan
Modul Hitung Balikpapan digunakan untuk menghitung harga ramalan untuk kota Balikpapan oleh pengguna. Rancangan layar menu hitung Balikpapan dapat dilihat seperti pada gambar 3.30.
Gambar 3.30 Rancangan Layar Modul Menu Hitung Balikpapan
Pada modul ini ada terdapat 2 fungsi utama yaitu tombol HITUNG dan tombol KE HITUNG HARGA untuk kembali ke Modul Hitung Harga.
Hitung Ke Hitung Harga label label Edit1 Nama : Password: Edit2
Untuk Menentukan harga tiket, silahkan masukkan variabel bebas 'Jarak Pesan' dan 'Season' :
label gambar
Dengan persamaan sebagai berikut:
Hasil ramalan adalah sebagai berikut sebagai berikut:
Label Persamaan
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah sebuah ADOConnection dan sebuah ADOTable. Semua komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan, tepatnya tabel KeBlkpapan.
Gambar 3.31 Bagan Transisi dari Hitung Balikpapan Pseudocode Modul Hitung Balikpapan
If (click “HITUNG”) then Pick from EDIT1 Pick from EDIT2
Calculate Banyak Data
Calculate Total X1 Calculate Total X2 Calculate Total Y Calculate Total X1X2 Calculate Total X12 Calculate Total X22
Calculate Total X1Y Calculate Total X1Y Generate Matriks (x’x) Generate Matriks (x’y) Calculate Kofaktor
Calculate Determinan (x’x)
Generate Matriks (x’x)-1 atau invers matriks (x’x)
Menu Hitung
Balikpapan Layar Data Tiket
Pilih DATA TIKET
Tampilkan layar Data Tiket
Hasil Hitung
Pilih HITUNG
Hitung data dan tampilkan
Kalikan matriks (x’x)-1 dengan matriks (x’y)
Input b0, b1, b2 to Persamaan
Print Persamaan in Label Persamaan Input x1 dan x2 to Persamaan
Calculate Harga Tiket
Print Harga Ramalan in Label Hasil End if
If (click “KE HITUNG HARGA”) then Display Menu Hitung Harga End if
3.2.2.15 Modul Menu Cetak Laporan
Modul Cetak Laporan digunakan untuk menyediakan menu pilihan kota tujuan untuk dicetak data historisnya oleh pengguna. Rancangan layar menu cetak laporan dapat dilihat seperti pada gambar 3.32.
Gambar 3.32 Rancangan Layar Modul Menu Cetak Laporan
Cetak BalikPapan Ke Menu Utama gambar Cetak
Medan SurabayaCetak JogjakartaCetak Den PasarCetak gambar label
label
Pada modul ini ada terdapat 6 fungsi utama yaitu tombol CETAK DATA MEDAN untuk masuk ke modul Cetak Data Medan, tombol CETAK DATA SURABAYA untuk masuk ke modul Cetak Data Surabaya, tombol CETAK DATA JOGJAKARTA untuk masuk ke modul Cetak Data JOGJAKARTA, tombol CETAK DATA DEN PASAR untuk masuk ke modul Cetak Data Den Pasar, tombol CETAK DATA BALIKPAPAN untuk masuk ke modul Cetak Data Balikpapan dan yang terakhir tombol KE MENU UTAMA untuk kembali ke Modul menu Utama.
Semua fungsi itu juga dapat diakses dengan komponen visual MainMenu. Dengan meng-klik menu-menu yang disediakan yang ingin dimasuki.
Adapun komponen non-visual yang berhubungan dengan database ialah 5 buah ADOConnection, 5 buah ADOQuery, 5 buah DataSetProvider dan 5 buah ClientDataSet. Semua komponen non-visual itu digunakan untuk menghubungkan dengan basis data “Mandala.mdb” dan mengatur aliran data yang diperlukan oleh masing-masing kota. Sedangkan untuk komponen laporan, penulis memanfaatkan fasilitas pada Delphi 7, yaitu Rave Report. Komponen non-visual yang digunakan untuk meng-generate laporan ialah 5 buah RvDataSetConnection dan 5 buah RvProject untuk masing-masing kota.
Gambar 3.33 Gambar Bagan Transisi dari Cetak Data Tiket Pseudocode Modul Cetak Data Tiket
If (click “CETAK MEDAN”) then
Retrieve data from KeMedan
Layar
Cetak Layar Menu
Utama
Tekan Ke Menu Utama Tampilkan Menu Utama
Run Rave Project Generate Report End if
If (click “CETAK SURABAYA”) then
Retrieve data from KeSura Run Rave Project
Generate Report End if
If (click “CETAK JOGJAKARTA”) then
Retrieve data from KeJogja Run Rave Project
Generate Report End if
If (click “CETAK DEN PASAR”) then
Retrieve data from KeDenPa Run Rave Project
Generate Report End if
If (click “CETAK BALIKPAPAN”) then
Retrieve data from KeBlkPan Run Rave Project
Generate Report End if
If (click “KE MENU UTAMA”) then Display Menu Utama End if
3.2.3 Perancangan Basis Data
Basis data yang dirancang oleh penulis dalam menunjang program aplikasi menggunakan Microsoft Access 2002 Service Pack 3. Penulis menggunakan 7 basis data yang dapat diperlihatkan pada tabel-tabel berikut:
Tabel 3.1 Tabel MsLogin
Nama tabel : MsLogin Primary Key : Nama
Keterangan : menyimpan nama dan password untuk login ke menu utama
Nama Kolom Tipe Data Ukuran Keterangan
Nama Text 30 Username
Password Text 30 Kata sandi
Tabel 3.2 Tabel KeMedan
Nama tabel : KeMedan Primary Key : KdTiket
Keterangan : menyimpan data historis harga dan variabel bebas tujuan Medan
Nama Kolom Tipe Data Ukuran Keterangan
KdTiket Text 10 Kode Tiket
TglBerangkat Date / Time Short Date Tanggal Berangkat TglPesan Date / Time Short Date Tanggal Pesan
HargaTiket Number Double Harga Jual
Season Number Double Keramaian
Selisih Number Double Beda hari antara tanggal
pesan dan tanggal berangkat
Tabel 3.3 Tabel KeSura
Nama tabel : KeSura Primary Key : KdTiket
Keterangan : menyimpan data historis harga dan variabel bebas tujuan Surabaya
Nama Kolom Tipe Data Ukuran Keterangan
KdTiket Text 10 Kode Tiket
TglBerangkat Date / Time Short Date Tanggal Berangkat TglPesan Date / Time Short Date Tanggal Pesan
HargaTiket Number Double Harga Jual
Season Number Double Keramaian
Selisih Number Double Beda hari antara tanggal
Tabel 3.4 Tabel KeJogja
Nama tabel : KeJogja Primary Key : KdTiket
Keterangan : menyimpan data historis harga dan variabel bebas tujuan Jogjakarta
Nama Kolom Tipe Data Ukuran Keterangan
KdTiket Text 10 Kode Tiket
TglBerangkat Date / Time Short Date Tanggal Berangkat TglPesan Date / Time Short Date Tanggal Pesan
HargaTiket Number Double Harga Jual
Season Number Double Keramaian
Selisih Number Double Beda hari antara tanggal
pesan dan tanggal berangkat
Tabel 3.5 Tabel KeDenPa
Nama tabel : KeDenPa Primary Key : KdTiket
Keterangan : menyimpan data historis harga dan variabel bebas tujuan Jogjakarta
Nama Kolom Tipe Data Ukuran Keterangan
KdTiket Text 10 Kode Tiket
TglBerangkat Date / Time Short Date Tanggal Berangkat TglPesan Date / Time Short Date Tanggal Pesan
HargaTiket Number Double Harga Jual
Season Number Double Keramaian
Selisih Number Double Beda hari antara tanggal
pesan dan tanggal berangkat
Tabel 3.6 Tabel KeBlkPan
Nama tabel : KeBlkPan Primary Key : KdTiket
Keterangan : menyimpan data historis harga dan variabel bebas tujuan Jogjakarta
Nama Kolom Tipe Data Ukuran Keterangan
KdTiket Text 10 Kode Tiket
TglBerangkat Date / Time Short Date Tanggal Berangkat TglPesan Date / Time Short Date Tanggal Pesan
Season Number Double Keramaian
Selisih Number Double Beda hari antara tanggal