• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

8

LANDASAN TEORI

2.1 Definisi Perancangan

Menurut Adi Nugroho Perancangan adalah suatu tahapan kegiatan yang dilakukan seseorang atau kelompok dalam merancang atau membuat sistem sebelum sistem dibuat dengan tujuan sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan dalam memcahkan atau dengan kebutuhan pengguna.

Menurut Jogiyanto Perancangan adalah mendesain,mengambar sesuatu yang (terdiri dari input,proses,output) dengan mengunakan elemen-elemen atau sub-sub sistem yang saling berhubungan untuk menghasilkan sesuatu keguanaan yang penting bagi penerimanya atau pemakainya sebagai dasar pengambilan keputusan untuk masa yang akan datang

Tujuan perancangan sistem tujuan yang hendak dicapai dari tahap perancangan system mempunyai maksud atau tujuan utama, yaitu sebagai berikut:Untuk memenuhi kebutuhan pemakaian sistem (user) Untuk memberikan gambaran yang jelas dan menghasilkan rancangan bangun yang lengkap kepada pemograman komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat dalam pengembangan atau pembuatan sistem.

Dari dua pengertian di atas dapat ditarik simpulan bahwa perancangan adalah strategi untuk memcahkan masalah dan mengembangkan solusi terbaik yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan dan diperoleh dari pemeliharaan sistem yang terbaik.

Adapun tahapan untuk merancang sebuah sistem informasi menurut Tata Sutabri dalam bukunya yang berjudul Analisa Sistem Informasi, adalah sebagai berikut :

1. Tahap Investigasi Sistem 2. Tahap Analisis Sistem 3. Tahap Rancangan Sistem 4. Tahap Implementasi Sistem.

(2)

Penjelasan dari tahapan perancangan adalah sebagai berikut: 1. Tahap Investigasi Sistem

Merupakan kegiatan untuk menghasilkan suatu laporan studi kelayakan yang berisi rekomendasi, apakah sistem tersebut dapat dibangun atau dikembangkan serta diimplementasikan, termasuk didalamnya pembahasan mengenai keuntungan-keuntungan yang diperoleh serta biaya yang diperlukan untuk membangun atau mengembangkan sistem informasi tersebut.

2. Tahap Analisis Sistem

Merupakan kegiatan untuk menghasilkan laporan yang dapat menggambarkan sistem yang telah dipelajari dan diketahui bentuk permasalahannya serta rancangan sistem baru yang akan dibuat atau dikembangkan.

3. Tahap Rancangan Sistem

Merupakan kegiatan untuk menghasilkan suatu laporan spesifikasi dari bentuk-bentuk keluaran dan masukan serta spesifikasi teknis perangkat lunak yang akan berfungsi sebagai sarana pengolah data dan sekaligus penyaji informasi yang dibutuhkan.

4. Tahap Implementasi Sistem

Merupakan kegiatan untuk menghasilkan suatu laporan hasil pembangunan atau pengembangan sistem informasi yang sudah diterapkan di dalam organisasi atau instansi yang bersangkutan, sebagai produk akhir dalam proses pengembangan sistem, yang berisi pedoman mengenai petunjuk pengoperasian dari sistem yang diimplementasikan.

2.1.1 Definisi Sistem

Menurut Krismiaji dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi menjelaskan yaitu: ”Sistem adalah serangkaian komponen yang dikoordinasikan untuk mencapai serangkaian tujuan”.

Menurut Yakub sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.

Dari dua definisi sistem di atas dapat diambil simpulan bahwa suatu sistem ialah serangkaian komponen yang dikoordinasikan dan saling berhubungan satu dengan lainnya baik phisik ataupun non phisik dan membentuk kesatuan untuk mencapai suatu tujuan.

(3)

Sebuah sistem juga mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yang mencirikan bahwa hal tersebut bisa dikatakan suatu sistem. Adapun karakteristik sistem tersebut menurut Jogiyanto HM dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain adalah sebagai berikut :

1. Komponen Sistem (component) 2. Batasan Sistem (boundary)

3. Lingkungan Luar Sistem (environtment) 4. Penghubung Sistem (interface)

5. Masukan Sistem (input) 6. Keluaran Sistem (output) 7. Pengolah Sistem (proses) 8. Sasaran sistem (objective)

Penjelasan dari karakteristik sistem adalah sebagai berikut: 1. Komponen sistem (component)

Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi suatu proses sistem secara keseluruhan.

2. Batasan sistem (boundary)

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

3. Lingkungan luar sistem (environtment)

Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar dari batas sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

4. Penghubung sistem (interface)

Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.

5. Masukan sistem (input)

Energi yang dimasukan ke dalam sistem disebut masukan sistem. 6. Keluaran sistem (output)

(4)

7. Pengolah sistem (proses)

Suatu sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran sistem (objective)

Sasaran dari sistem sangat menentukan masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.

2.2. Informasi

Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, maksud dari kalimat tersebut yaitu bahwa informasi sangat penting pada suatu organisasi. Informasi (information) dapat didefinisikan sebagai berikut (Yakub. 2012:7)

Informasi adalah data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyaiarti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang. (Tata Sutabri 2012:1)

Menurut Jogiyanto HM dalam bukunya Analisis & Desain mengartikan bahwa: “Informasi adalah data yang telah diorganisasi dan telah memiliki kegunaan dan manfaat”.

Simpulan dari dua definisi di atas tentang informasi ialah sekumpulan data yang diolah dan diubah sesuai dengan keputusan tertentu menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerima.

Karakteristik Informasi menurut Jogiyanto HM adalah sebagai berikut: 1. Relevan 2. Tepat Waktu 3. Akurat 4. Lengkap 5. Rangkuman 6. Update

(5)

Penjelasan dari karakteristik informasi diatas adalah sebagai berikut:

1. Relevan :Penyajian informasi harus sesuai dengan tujuan pemanfaatannya. 2. Tepat Waktu :Umur informasi merupakan faktor yang kritikal dalam menentukan

kegunaannya.

3. Akurat :Informasi harus bebas dari kesalahan yang sifatnya material.

4. Lengkap :Tidak boleh ada bagian informasi yang esensial bagi pengambilan keputusan atau pelaksanaan tugas yang hilang.

5. Rangkuman :Informasi harus diagregasi agar sesuai dengan kebutuhan pamakai. 6. Update :Informasi harus selalu diperbaharui sehingga dapat memenuhi kebutuhan

pemakai.

2.3 Metode Waterfall

Waterfall model sebagai salah satu teori dasar dan seakan wajib di pelajari dalam konteks siklus hidup perangkat lunak, merupakan sebuah siklus yang terdiri dari mulai fase hidup perangkat lunak sebelum terjadi sampai pasca produksi. Beberapa buku menyebutkan model ini sebagai model linear, tetapi beberapa referensi lain masih tetap menggunakan istilah waterfall model.

Langkah – langkah yang terdapat dalam waterfall model juga berbeda antara satu referensi dengan referensi yang lain. Terdapat referensi yang lain yang mengatakan bahwa dalam waterfallmodel hanya terdiri dari empat langkah, sedangkan Sommervile menyatakan bahwa waterfall model memiliki enam tahapan. Bahkan terdapat referensilain yang menyatakan bahwa waterfall model sesungguhnya memiliki delapan tahapan.

Waterfall sendiri memiliki definisi bahwa sebuah proses hidup perangkat lunak memiliki sebah proses yang linear dan sekunsial .meski demikian dalam perkebangannya tahapan yang telah ada dapat dimodifikasi dari bentuk aslinyya dengan melakukan adapasi pada kebutuhan sistem yang ada.Soetam Rizky (2011:).

Menurut Rosa A.S – M. Shalahudin (2011:26) Model SDLC air terjun (waterfall) sering juga disebut model sekuensial linier (sequential linear) alur hidup klasik (classic life cycle). Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan tahap pendukung (support

(6)

2.3.1 Fase Model Waterfall

Gambar 2.1 Fase Model Waterfall

Tahapan dari Waterfall Model merefleksikan pokok-pokok dari aktivitas pengembangan: (Rosa A.S – M. Shalahuddin, 2011:27)

1. Analisis kebutuhan perangkat lunak

Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intensif untuk mespesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan

2. Desain

Desain perangkat lunak adalah proses multilangkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi antarmuka, dan prosedur pengodean. Tahap ini menstranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan

(7)

3. Pembuatan kode program

Desain harus ditranslasikan kedalam program perangkat lunak.Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain.

4. Pengujian

Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji.Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

5. Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance)

Tidak menutup kemungkinansebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirimkan ke user.Perubahan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian atau perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkungan baru.

Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk membuat perangkat lunak baru. Rosa A.S – M. Shalahudin(2011:27:28)

2.4 Definisi UML (Unified Modeling Language)

Unified Model Language (UML), muncul karena adanya kebutujan pemodelan visual untuk menspesifikasikan , menggambarkan, membangun dan dokumentasi dari sistem perangkat lunak. UML merupakan bahasa visual untuk pemodelan dan komunikasi mengenai sebuah sistem dengan menggunakan diagram dan teks-teks pendukung.

UML hanya berfungsi untuk melakukan pemodelan.Jadi penggunaan UML tidak terbatas pada metodologi tertentu, meskipun pada kenyataannya UML paling banyak digunakan pada metodologi berorientasi objek.Rosa A.S-M. Shalahuddin (2011:118)

2.4.1 Use Case Diagram

Definisi use case diagram “adalah pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat dan mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan informasi yang akan dibuat” Rosa, Salahudin (2011:130)

(8)

Tabel 2.1 Simbol Use Case Diagram (Rosa, Salahudin (2011:131))

Simbol Nama Simbol Keterangan

Aktor Seseorang atau sesuatu yang berinteraksi dengan sistem.

Use Case Menggambarkan bagaimana seseorang akan menggunakan sistem.

Aliran Event Untuk mendokumentasikan aliran-aliran logika dalam setiap Use Case.

Include dan

Extends

Include memungkinkan Use Case untuk menggunakan fungsional yang di sediakan oleh Use Case lainnya.

Extends memungkinkan suatu Use Case memiliki kemungkinan memperluas fungsionalitas yang di sediakan oleh Use Case lainnya.

Generalisasi Digunakan untuk memperlihatkan bahwa beberapa aktor atau usecase memiliki sesuatu yang bersifat umum.

(9)

Gambar 2.2 Contoh Use Case Diagram 2.4.2 Sequence Diagram

“Diagram sekuen menggambarkan kelakuan objek pada use case dengan mendeskripsikan waktu hidup objek dan message yang dikirimkan dan diterima antar objek.” Rosa, Salahudin (2011:137). Oleh karena itu untuk menggambar diagram sekuen maka harus diketahui objek-objek yang terlibat dalam sebuah use case beserta metode-metode yang dimiliki kelas yang diinstansi menjadi objek itu

Tabel 2.2 Simbol Sequence Diagram (Rosa, Salahudin (2011:138))

Simbol Nama Simbol Keterangan

Object LifeLine Partisipan Form

Activation Menyatakan objek dalam keadaan aktif dan berinteraksi pesan.

Message Pesan yang mengambarkan komunikasi yang terjadi antar objek.

(10)

Message (Call) Message (Call) Message (return) Lifeline Message (return) Gambar 2.3

Menyatakan bahwa suatu objek memanggil operasi/metode yang ada pada objek lain atau dirinya sendiri.

Menyatakan bahwa suatu objek

memanggiloperasi/metode yang ada pada objek lain atau dirinya sendiri.

Pesan yang dikirim untuk diri sendiri.

Menyatakan kehidupan suatu objek.

Pesan yang dikirim untuk diri sendiri.

Gambar 2.3 Contoh Sequence Diagram

memanggil operasi/metode yang ada pada objek lain atau

Menyatakan bahwa suatu objek

(11)

2.4.3 Activity Diagram

Definisi diagram aktifitas atau activity diagram menurut Rosa, Salahudin (2011:134) “adalah diagram yang menggambarkanworkflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis”. Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa diagram aktifitas menggambarkan aktifitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktifitas yang dapat dilakukan oleh sistem.

Tabel 2.3 Simbol Activity Diagram (Rosa, Salahudin (2011:134))

Simbol Keterangan

Start (titik awal), merupakan tanda awal dari sebuah aktivitas.

End, (titik akhir), merupakan tanda berakhirnya sebuah aktivitas.

Activity (aktifitas),merupakan sebuah gambaran aktivitas yang terjadi.

Branch (cabang), pilihan untuk pengambilan keputusan

Atau

fork (garpu), digunakan untuk menggambarkan sebuah kegiatan yang dilakukan secara bersamaan atau untuk meggabungkan dua kegiatan yang dilakukan bersamaan menjadi satu.

Swimlane, memisahkan organisasi bisnis yang bertanggung jawab terhadap aktifitas yang terjadi.

(12)

Gambar 2.4 Contoh Activity Diagram

2.4.4 Class Diagram

Diagram kelas atau class diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Rosa, Salahudin (2011:122). Kelas memiliki apa yang disebut atribut dan metode atau operasi.

1. Atribut merupakan variabel-variabel yang dimiliki oleh suatu kelas. 2. Operasi atau metode adalah fungsi-fungsi yang dimiliki oleh suatu kelas.

(13)

Tabel 2.4Simbol Class Diagram (Rosa, Salahudin (2011:123))

Simbol Nama Simbol Keterangan

Class Kelas pada struktur sistem.

Package Digunakan untuk mengelompokan kelas-kelas yang mempunyai persamaan.

Boundary class

Boundary class, menggambarkan class yang menjadi antar muka actors dengan sistem.

Control Class Control Class, menggambarkan class yang menjadi control atau perantara antar class dengan database.

Aggregation Aggregation menggambarkan suatu class terdiri dari class lain atau suatu class adalah bagian dari class lain.

Generalization

Generalization merupakan sebuah taxonomic relationship antara class yang lebih umum dengan class yang lebih khusus.

1, 1…*, 0…1

Asosiasi Asosiasi yang menghubungkan class dengan class Multiplycity.

(14)

G

ambar 2.5 Contoh Class Diagram

2.5 Basis Data (Database)

Sebuah sistem basis data dapat memiliki beberapa basis data. Setiap basis data dapat berisi sejumlah objek basis data (seperti tabel, indeks dan lain-lain. Di samping berisi data, setiap basis data juga menyimpan definisi struktur (baik untuk basis data maupun objek-objeknya secara rinci). (Fathansyah, 2012)

2.5. 1 Kamus Data

Kamus data merupakan sebuah daftar yang terorganisasi dari elemen data yang berhubungan dengan sistem, dengan definisi yang tegar dan teliti pemakai dan analisis sistem akan memliki pemahaman yang umum mengenai input, output, komponen penyimpan, dan bahkan kalkulasi inter-mediate.

Kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan informasi suatu sistem informasi. Kamus data terdapat pada tahapan analisis dan perancangan. Pada tahap analisis, kamus data berfungsi untuk mendefinisikan data yang mengalir pada sistem. Sedangkan pada tahap perancangan, kamus data ini digunakan untuk merancang masukan dan keluaran seperti laporan serta basis data. (Indrajani, 2011)

Sumber kamus data, yaitu:

1. Data store (file-file): sekumpulan data yang disimpan pada komputer. 2. Data flow (aliran data): suatu rangkaian aliran data yang saling berkaitan. 3. Data elemen yang dinyatakan dalam spesifikasi data dan berasal dari file.

(15)

2.6

Perangkat Lunak Pendukung 2.6.1 PHP (Personal Home Page)

Menurut kamus computer, PHP adalah bahasa pemograman untuk dijalankan melalui halaman web, umumnya digunakan untuk mengelolah informasi di internet. Sedangkan dalam pengertian lain PHP adalah singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemograman web server-side yang bersifat open source atau gratis. PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada pada server.(Rulianto Kurniawan, 2010:2).

PHP Berjalan pada sisi server sehingga PHP disebut sebagai bahasa server side scripting.Artinya bahwa dalam setiap/untuk menjalankan PHP, wajib adanya server.PHP ini bersifat open source sehingga dapat dipakai secara Cuma-Cuma dan mampu lintas platform, yaitu dapat sistem operasi windows maupun linux. (Agus Saputra, 2011:1)

Contoh terkenal dari aplikasi PHP adalah phpBB dan mediaWiki (software di belakang Wikipedia). PHP juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dari ASP.NET/C#?VB.NET Microsoft, CouldFusion Macromedia, JSP/kompleks berupa CMS yang dibangun menggunakan PHP adalah Mambo, Joomla!, Postnuke, Xaraya, dan lain-lain. (Rulianto Kurniawan, 2010:2)

2.6.2 MYSQL (Structured Query Language)

Jika anda ingin membuat website yang interaktif dan dinamis, perlu adanya media penyimpanan data yang fleksibel dan mudah untuk diakses.Dalam bahasa pemograman sering ada istilah database.Database adalah kumpulan data-data yang saling terkait, tersimpan, dan mudah diakses.

Salah satu program yang dapat digunakan sebagai database adalah MySQL.MySQL merupakan salah satu software untuk database serveryang banyak digunakan .MYSQL bersifat open source dan menggunakan SQL.MySQL bisa dijalankan di berbagai platform misalnya windows, linux, dan lain sebagainya.

MySQL memiliki beberapa kelebihan antara lain:

1. Multiuser. MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah.

2. Peformance tuning. MySQL memiliki kecepatan yang bagus dalam menagani query sederhana, yaitu dapat memproses lebih banyak SQL persatuan waktu.

(16)

3. Jenis kolom. MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed/unsigned integer, float, double, char, text, date, dan timestamp, dan masih banyak lagi.

4. Perintah dan fungsi .MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh dan mendukung perintah select dan where dalam perintah query.

5. Keamanan. MySQL memilki keamanan yang bagus karena beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang lengkap serta sandi tersenkripsi.

6. Skalabilitas dan pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (record) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu, batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.

7. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol tcp/ip, unix soket (UNIX), atau named pipes (NT).

8. Lokalisasi. MSQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa.

9. Antar muka. MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Aplication Programming Interface).

10. Probabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti windows, linux, freeBSD, mac OS X server, solaris, amiga, dan masih banyak lagi.

11. Open source. MySQL didistribusikan secara open sorce, di bawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.

12. Klien dan peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan yang dapat digunakan unuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petujuk online.

13. Struktur dan Tabel. MySQL memliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER ABLE, dibandingkan basis data lainnya, misalnya oracle. (Heni A. Puspitosari. 2011. P:19,20)

(17)

Gambar 2.6 Contoh MySQL 2.6.3 Macromedia Dreamweaver

Menurut Puspitasari (2011:9), Dreamweaver CS5 adalah salah satu HTML Editor

profesional yang berfungsi untuk mendesain web secara visual dan mengelola situs atau

halaman web. Berdasarkan definisi-definisi di atas, maka dapat di simpulkan dreamweaver

adalah suatu aplikasi yang digunakan dalam membangun atau membuat sebuah web.

(18)

2.6.4 Internet

Interconnection network (internet) adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung. Internet berasal dari bahasa latin "inter" yang berarti "antara". Internet merupakan jaringan yang terdiri dari milyaran komputer yang ada di seluruh dunia. Internet melibatkan berbagai jenis komputer serta topology jaringan yang berbeda. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan, digunakan standar protokol internet yaitu TCP/IP. TCP bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan baik, sedangkan IP bertugas untuk mentransmisikan paket data dari satu komputer ke komputer lainya.

Network ini membentuk jaringan inter-koneksi (Inter-connected network) yang terhubungmelalui protokol TCP/IP).Teknologi Informasi dan Telekomunikasi ( Information and Communication Technology/ICT ) merupakan tulang punggung aplikasi Web 2.0.Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang fenomenal danmenjadi awal munculnya aplikasi web adalah internet. Internet yang berawal daririset untuk pertahanan dan keamanan serta pendidikan berkembang menjadi perangkat pendukung bisnis yang sangat berpengaruh. (Yakub, 2012 )

2.7 XAMPP

Xampp adalah paket program web lengkap yang dapat dipakai untuk belajar pemrograman web, khususnya PHP dan MySql, paket ini dapat didownload secara gratis dan legal Digunakan sebagai perangkat lunak untuk mengatur konfigurasi web server dan database. XAMPP berperan sebagai kontrol antar muka untuk memudahkan aktivasi koneksi web server local dengan database yang akan digunakan untuk menjalankan sistem manajemen alur kerja. (Bunafit Nugroho, 2013:1).

(19)

2.8 Konsep E- commerce

Perdagangan elektronik dagang (bahasa Inggris: Elektronik commerce atau e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www atau jaringan komputer lainnya. E-Commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-Commerce ini sebagai aplikasi data penerapan dari e-Business yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-Marketing atau pemasaran online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange / EDI), dan lain-lain.

e-commerce merupakan bagian dari e-Business, di mana cakupan e-Business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dan lain-lain. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan basisdata atau pangkalan data (database), e-mail atau surat eektronik dan bentuk teknologi nonkomputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-commerce ini.

E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halama-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada tahun 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat triliyun dolar US pada tahun 2011. Tata Sutabri (2012:109)

2.8.1 E-Ticketing

E-ticketing atau electronic ticketing adalah suatu cara untuk mendokumentasikan proses penjualan dari aktifitas perjalanan pelanggan tanpa harus mengeluarkan dokumen berharga secara fisik ataupun paper ticket . E-ticketing adalah peluang untuk meminimalkan biaya dan mengoptimalkan kenyamanan penumpang. E-ticketing mengurangi biaya proses tiket, menghilangkan fomulir kertas dan meningkatkan fleksibilitas penumpang dan agen perjalanan dalam membuat perubahan-perubahan dalam jadwal perjalanan.

(20)

Sejalan dengan perkembangan teknololgi informasi, internet kini muncul sebagai alternative system distribusi informasi. Internet merupakan medium yang sempurna untuk menjual paket perjalanan, karena internet sanggup membawa jaringan supplier yang luas dan basis kostumer yang besar ke sebuah market place terpusat.

Adapun pengertian lain dari E-Ticketing, atau penjualan tiket online, merupakan salah satu cara bagi orang untuk membeli tiket untuk acara lokal. Merupakan fasilitas pemesanan tiket online yang dirancang untuk membantu kelompok masyarakat yang tidak memiliki akses ke sistem jenis ini. Hal ini memungkinkan kelompok-kelompok masyarakat untuk meningkatkan kegiatan dan menjual tiket secara online melalui situs web.

Kita tak perlu lagi menghabiskan waktu untuk mengkhawatirkan ‘keamanan’ tiket bepergian nantinya. Lupakan resiko hilangnya tiket, dicuri, tertinggal, atau bahkan tercebur air. Bahkan E-ticketing memungkinkan anda, membelikan tiket untuk kerabat pada saat mendadak.

1. Manfaat E-Ticketing

Saat ini pembelian tiket baik untuk bepergian memakai bus antara kota, maskapai penerbangan ataupun untuk suatu event tidak lagi hanya mengandalkan sistem manual. Tetapi customer bisa memesannya jauh-jauh hari tanpa harus datang langsung ke kantor yang bersangkutan, yaitu melalui sistem e-ticketing. Untuk hal ini banyak sekali manfaat serta keuntungan yang akan didapat baik oleh konsumen ataupun perusahaan. Manfaat tersebut diantaranya :

2. Langkah-Langkah E-Ticketing

Dalam proses e-ticketing terdapat beberapa langkah yang dapat dilakuklan guna mempermudah kita dalam pemesanan tiket secara online.

a. Langkah-langkah E-Ticketing sangat praktis, serta reservasi adalah yang paling utama sebab syarat mutlak dari pemesanan tiket online adalah reservasi dimana data kita disimpan sebagai tanda bukti

b. Langkah berikutnya adalah pembayaran. Dengan mengutamakan kemudahan, anda dapat melakukannya melalui ATM, serta credit card. Call Center yang menjamin keamanan saat memasukkan nomor credit card. Terjamin semua informasi anda akan disimpan dengan rapi dan aman.

(21)

3. Permasalahan E-Ticketing

Saat ini permasalahan pelayanan transportasi baik darat maupun udara yang sangat serius terjadi di wilayah perkotaan terutama di kota-kota besar dan kota metropolitan didunia. Dominasi pennggunaan alat transportasi pribadi dalam melalukan perjalanan tidak seimbang dengan luas jalan-jalan yang ada di tiap daerah. Pada akhirnya akan menyebabkan kepadatan penumpang yang tinggi di setiap lalu lintas.

Salah satu solusi yang fundamental dari pemerintah khususnya mengenai pemesanan tiket adalah dengan menerapkan sistem e-ticketing pada setiap perusahaan transportasi yang ada.

namun di balik kemudahan–kemudahan yang ada terdapat juga beberapa masalah diantaranya :

 Tidak semua orang mengerti tentang internet artinya belum bisa mengoprasikan internet itu sendiri.

 Keterbatasan pihak maskapai penerbangan atau pihak travel agent dalam

memasarkan tiketnya secara online.

[ Haris Iskandar, 2012, Analisa Sistem Informasi E-Ticketing (Elektronik Tiket ) Pada PT. Cipaganti]

2.8.2 Definisi Pemesanan

Pemesanan adalah salahsatu prosedur yang dilakukan pelanggan untuk memperoleh tiket. Menurur Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dimaksud pemesanan adalah “proses, perbuatan, cara memesan (tempat,barang,dsb) kepada orang lain”

2.8.3 Definisi Tiket

Tiket merupakan suatu alat/media yang digunakan oleh perusahaan tertentu sebagai pengganti uang langsung. Tiket biasanya berupa kertas yang didalamnya terdapat item-item tertentu yang menunjukkan suatu nilai. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dimaksud dengan tiket adalah “sesuatu yang dianggap sebagai alat pembayaran yang digunakan olehsuatu alat transportasi yang ada.”

(22)

2.8.4 Pengertian Tiket Bus

Tiket bus adalah merupakan karcis yang harus dimiliki sebelum melakukan perjalanan dengan menggunakan alat transportasi berupa bus. Didalam tiket bus tersebut kita dapat meihat jurusan, jam keberangkatan, jam tiba di tempat tujuan dan nomor tempat duduk. Tiket bus bisa diperoleh dengan cara memesan sebelum hari keberangkatan atau bisa juga dengan cara membeli langsung pada agen penjualan tiket bus pada hari keberangkatannya.

[Pengembangan Sistem Informasi Pemesanan Tiket Secara Online Pada P.O. Bhinneka Sangkuriang Bandung, (Skripsi)]

2.8.5 Visualisasi Informasi

Visualisasi Informasi Visualisasi informasi pada aplikasi ini diwakili dengan Feature. Setiap Feature mempunyai cara memproses dan GUI untuk menampilkan data yang berbeda-beda. Pada aplikasi ini, ada 5 Feature yang akan diimplementasi antara lain:

1. Access Page. Visualisasi yang menggambarkan jumlah akses pada setiap halaman portal

2. Access Status. Visualisasi status pada setiap akses yang terjadi

3. Bandwidth. Visualisasi pemakaian bandwidth keluar masuk setiap akses

4. General. Informasi umum mengenai data file log yang telah diproses

5. Hits. Visualisasi jumlah akses terhadap waktu

6. IP Address. Visualisasi jumlah akses terhadap IP Address pengakses

7. Request. Visualisasi lamanya waktu pemrosesan setiap akses yang terjadi

Background Process Proses pembacaan beberapa file dan parsing data pada setiap file akan mempengaruhi interaktif aplikasi tersebut sehingga aplikasi terkesan seperti hang. Oleh karena itu, semua fase pemrosesan ini dilakukan dengan background process atau asynchronous. Implementasi background process dilakukan dengan memanfaatkan sistem threading. Setiap pemrosesan akan dibuat satu thread dan apabila selesai maka thread ini akan memberitahukan ke aplikasi melalui pendekatan event driven.

(23)

File log pada Remote Web Server Aplikasi ini tidak hanya dapat menerima input file log dari lokal web server tetapi juga dapat melakukan visualisasi file log pada remote web server. Algoritma yang diimplementasi adalah meng-copy semua file log web server dari remote web server ke lokal mesin dimana aplikasi ini dijalankan. Untuk masalah sekuriti ketika melakukan koneksi dan meng-copy file log ke remote web server maka aplikasi melakukan impersonate dengan cara memberikan user dan password yang mempunyai hak pada remote web server

Aplikasi ini dapat melakukan konsolidasi beberapa file log web server untuk sekaligus dilakukan visualisasi informasi. Pada Gambar 8 merupakan algoritma yang diterapkan pada aplikasi memungkinkan dalam melakukan konsolidasi karena aplikasi dapat menerima input beberapa file log sekaligus. Acuan konsolidasi yang digunakan disini mengacu pada data date. Pada data baris yang mempunyai date yang sama akan dikelompokan menjadi satu grup data.

Implementasi Implementasi aplikasi ini memanfaatkan teknologi .NET Framework dan development tool yang digunakan adalah Visual Studio 2008. Sedangkan source code ditulis dengan menggunakan bahasa Visual C#. Hasil implementasi dapat dilihat pada Gambar 2.9

Aplikasi ini juga dikompilasi pada dua target platform yaitu x86 dan x64. Ini dapat dilakukan melalui tool Visual Studio 2008. Sumber kode aplikasi ini juga dipublikasikan sebagai open source project yang dapat diunduh di http://indihiang.codeplex.com

Gambar 2.9 Visualiasi akses terhadap IP address [Desain dan implementasi aplikasi untuk visualisasi informasi pada file offline log web server. Agus Kurniawan.

Gambar

Gambar 2.1  Fase Model Waterfall
Tabel 2.1 Simbol Use Case Diagram (Rosa, Salahudin (2011:131))
Gambar 2.2 Contoh Use Case Diagram 2.4.2 Sequence Diagram
Gambar 2.3 Contoh Sequence Diagram
+6

Referensi

Dokumen terkait

Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk

Desain perangkat lunak merupakan proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat

Penyearah gelombang penuh adalah penyearah yang tersusun dari dioda yang menghasilkan tegangan keluaran dc dalam satu periode dari tegangan masukan AC,

Desain perangkat lunak adalah hasil proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat

Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak,

Pada penerapan yang dilakukan sehari-hari, sebuah perangkat lunak dapat saja mengalami kesalahan baik secara teknis maupun non teknis, maka bisa dilakukan maintanace

Menurut Sadeli dalam Wasiyanti & Talaohu menjelaskan bahwa, “suatu perangkat lunak web editor keluaran Adobe System yang digunakan untuk membangun dan

Menurut Simarmata (2010:264), portability adalah usaha yang diperlukan untuk memindahkan perangkat lunak dari sebuah perangkat keras satu ke perangkat keras lain dan