PERTUMBUHAN STEK BATANG TANAMAN BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) DENGAN PEMBERIAN BEBERAPA KONSENTRASI URIN SAPI
Teks penuh
Dokumen terkait
Perlakuan konsentrasi 16,67 % dengan frekuensi pemberian urin 2 hari sekali efektif dalam menambah diameter batang bibit, jumlah akar bibit, panjang akar bibit, tinggi bibit, dan
menunjukkan interaksi pemberian pupuk kandang dengan berbagai panjang stek berpengaruh nyata terhadap panjang tunas dan panjang akar, tetapi tidak berpengaruh nyata
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian konsentrasi Rootone F yang sesuai dapat memicu pertumbuhan Tunas dan Akar stek buah naga, pada dosis 3 g/10 ml air memberikan hasil
Penggunaan urin sapi yang mengandung hormon auksin pada panjang stek yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan stek tanaman buah naga.. Penelitian ini bertujuan untuk
Hasil pengamatan perlakuan perendaman urin sapi terhadap keliling batang tunas stek buah naga super red pada umur 60 hari setelah hari muncul tunas pertama
(2015) menunjukkan bahwa aplikasi air kelapa muda memberikan respons dalam meningkatkan pertumbuhan bibit setek tanaman buah naga yakni pada panjang tunas 30 hst, dan bobot
Pada umur 6-8 MST setek tanaman lada yang diberi konsentrasi urin sapi 0% menunjukkan panjang tunas nyata lebih tinggi dibandingkan dengan yang diberi konsentrasi
komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap waktu munculnya tunas, jumlah tunas, panjang tunas dan panjang akar bibit buah naga; tidak didapatkannya interaksi