STS = Sangat Tidak Setuju TS = Tidak Setuju N = Netral S = Setuju SS = Sangat Setuju

28 

Teks penuh

(1)
(2)

LAMPIRAN 1

KUESIONER PROFIL RESPONDEN

1.

Nama :

2.

Jenis kelamin Anda :

Pria

Wanita

3.

Usia Anda: ____tahun

4.

Pendidikan Terakhir : _________

5.

Lama Bekerja :

a.

< 2 Tahun

c. 5-7 Tahun

b.

2-4 Tahun

d. 8-10 Tahun

6.

Posisi Anda Saat Ini :

a.

Junior Auditor

b.

Senior Auditor

PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER

Kuesioner di bawah ini memuat sejumlah pernyataan dan contoh kasus.

Silahka

n anda memberikan tanda checklist ( √ ) pada kotak jawaban yang Anda

pilih yang menunjukkan seberapa besar tingkat persetujuan atau ketidaksetujuan

Anda terhadap pernyataan tersebut.

Keterangan

STS = Sangat Tidak Setuju

TS = Tidak Setuju

N = Netral

S = Setuju

(3)

DAFTAR PERTANYAAN UNTUK VARIABEL SKEPTISISME

PROFESIONAL AUDITOR

NO

PERNYATAAN

NILAI

STS

TS

N

S

SS

1

Auditor diharapkan mempunyai sikap

skeptis selama proses audit.

2

Sikap skeptis berpengaruh dalam

menemukan pelanggaran pelanggaran

dalam laporan keuangan.

3

Auditor dalam mengevaluasi temuan

audit harus menggunakan sikap skeptis.

4

Tuntutan professional seorang auditor

dalam mengaudit mengakibatkan

tumbuhnya sikap skeptis.

5

Auditor diharapkan mempunyai sikap

skeptis terhadap temuan audit yang

berhubungan dengan wajar dan tidaknya

laporan keuangan.

6

Bersikap cermat dan hati hati dalam

melaksanakan tugas audit merupakan

faktor skeptisme.

Sumber : Noviyanti (2008)

DAFTAR PERTANYAAN UNTUK VARIABEL KEAHLIAN

NO

PERNYATAAN

NILAI

STS

TS

N

S

SS

I.

Indikator : Mutu Personal

1

Auditor harus mampu bekerja sama

dalam tim

2

Auditor harus memiliki rasa ingin tahu

yang besar, berpikiran luas dan mampu

menangani

ketidak pastian.

3

Sebagai auditor, saya mampu dan telah

memenuhi kualifikasi personel (indeks

prestasi, asal perguruan, dan lain-lain).

4

Auditor mampu menganalisis dengan

(4)

II.

Indikator : Pengetahuan Umum

5

Untuk melakukan audit yang baik saya

perlu

mengetahui jenis industri klien.

6

Auditor harus memahami Standar

Akuntansi Keuangan (SAK) dan Standar

Profesional Akuntan Publik (SPAP).

7

Auditor harus memiliki kemampuan

untuk melakukan review analitis.

8

Untuk melakukan audit yang baik saya

membutuhkan pengetahuan yang

diperoleh dari tingkat Pendidikan Strata

(D3, S1, S2, S3) dan dari kursus serta

pelatihan.

III.

Indikator ; Keahlian Khusus

9

Auditor harus memahami ilmu statistik

serta mempunyai keahlian menggunakan

komputer.

10

Auditor mampu membuat laporan audit

dan mempresentasikan dengan baik.

11

Keahlian khusus yang saya miliki dapat

mendukung audit yang saya lakukan.

12

Auditor yang memiliki sertifikat dari

kursus dalam bidang akuntansi dan

perpajakan akan menghasilkan hasil audit

yang baik.

Sumber : Eka, Agung (2012)

DAFTAR PERTANYAAN UNTUK VARIABEL PENGALAMAN

NO

PERNYATAAN

NILAI

STS

TS

N

S

SS

I.

Indikator : Lamanya Bekerja

1

Saya melakukan audit lebih dari 1 tahun,

sehingga audit yang saya lakukan lebih

baik.

2

Semakin lama menjadi auditor, semakin

dapat mendeteksi kesalahan yang

dilakukan objek pemeriksaan.

II.

Indikator : Banyaknya Tugas Pemeriksaan

3

Jika saya pernah mengaudit klien

perusahaan besar, maka saya dapat

melakukan audit lebih baik.

(5)

audit yang saya lakukan akan lebih baik

dari sebelumnya.

6

Saya sudah pernah mengaudit perusahaan

yang

Go Public,

sehingga saya dapat

mengaudit perusahaan yang belum

Go

Public.

7.

Semakin banyak pemeriksaan yang saya

lakukan membuat saya lebih baik dari

sebelumnya.

8.

Auditor dalam pelaksanaan kegiatan audit

selalu mempertimbangkan berbagai

tenaga yang diperlakukan untuk

melaksanakan audit meliputi : jumlah dan

tingkat pengalaman, pertimbangan

pengetahuan, dan disiplin ilmu.

Sumber : Eka, Agung (2012)

DAFTAR PERTANYAAN UNTUK VARIABEL SITUASI AUDIT

NO

PERNYATAAN

NILAI

STS

TS

N

S

SS

1

Klien yang baru pertama kali di audit

perlu dilakukan tes ulang sesuai dengan

prosedur audit.

2

Klien yang baru pertama kali di audit

perlu dilakukan konfirmasi langsung

sesuai dengan prosedur audit.

3

Klien yang terindikasi masalah perlu

dilakukan tes tambahan sesuai dengan

prosedur audit.

4

Klien yang terindikasi masalah perlu

dikonfimasi langsung agar memperkuat

bukti audit.

5

Situasi audit yang memiliki resiko tinggi

mempengaruhi ketepatan opini audit.

6

Klien yang telah menjalin hubungan

dengan auditor lebih dari 10 tahun tetap

dilakukan pemeriksaan sesuai dengan

prosedur audit.

(6)

DAFTAR PERTANYAAN UNTUK VARIABEL KETEPATAN PEMBERIAN

OPINI AUDITOR

Kasus 1

PT. Sayap Elang adalah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang

produksi barang-barang furniture. PT. Sayap Elang menjual barang dagangannya dengan

cara konsinyasi (menitipkan barang dagangannya), salah satunya adalah PT. Sayap

Rajawali sebagai

consignee

dan mempunyai hubungan keluarga dengan PT. Sayap Elang.

Auditor telah melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan PT. Sayap Rajawali

dan telah melakukan pengujian terhadap akun-akun kas, piutang, dan penjualan yang

hasilnya sudah sesuai dengan standar akuntansi.

Internal auditornya pun telah menunjukkan kinerja yang memuaskan. Akan tetapi

anda sebagai auditor memutuskan untuk memeriksa kembali akun-akun piutang dan

barang-barang konsinyasi karena waktu jatuh tempo piutang untuk PT. Sayap Rajawali

lebih panjang dari consignee yang lain. Anda diperbolehkan memeriksa semua dokumen

yang ada, namun saat anda memeriksa barang secara fisik digudang, anda tidak

mendapatkan akses tersebut dengan alasan yang kurang jelas. Disamping itu PT. Sayap

Rajawali memperoleh kemudahan-kemudahan dalam perjanjian konsinyasinya, dan

jumlahnya material. Setujukah anda, jika auditor memberikan pendapat wajar dengan

pengecualian (

Qualified Opinion)?

Nilai

STS

TS

N

S

SS

Kasus 2

PT XYZ adalah sebuah perusahaan jasa konsultasi sistem informasi akuntansi dengan

produk-produknya berupa software-software akuntansi dan audit yang laris di pasaran.

PT XYZ memberikan insentif bagi Kantor Akuntan Publik (KAP) ditempat anda bekerja

dengan presentase yang cukup besar. Sebagai bagian dari strategi produksi, PT XYZ

berupaya meningkatkan nilai sahamnya di pasar modal karena itu PT XYZ meminta

bagian keuangan untuk memanipulasi laporan keuangan dengan jumlah yang cukup

material agar menarik investor lebih banyak. Saat anda ingin melakukan pemeriksaan

dokumen, akses anda dibatasi untuk melakukan pemeriksaan sehingga tidak semua

dokumen lengkap, Setujukah anda, jika auditor memberikan pendapat tidak wajar

(Adverse Opinion)

Nilai

(7)

Kasus 3

PT ABC pada tahun ini mengganti auditornya dengan auditor di KAP VY dan mulai

bertugas tahun ini. Ketika membuat perencanaan audit, auditor tersebut harus melihat

hasil audit tahun lalu beserta kertas kerjanya. Untuk keperluan tersebut ia harus

berkomunikasi dengan auditor sebelumnya yaitu di KAP ZA. Karena kesulitan untuk

berkomunikasi dengan auditor sebelumnya, maka auditor berusaha mencari data hasil

audit dengan mencarinya dari catatan rapat direksi yang berisi semua hasil rapat

mengenai strategi-strategi penting perusahaan. Namun informasi yang dibutuhkan oleh

auditor tersebut tidak memadai untuk melakukan

analytical procedure

dikarenakan tdak

semua dokumen dapat dijadikan bukti audit yang jumlahnya material.

Setujukah anda, jika auditor memberikan pendapat wajar dengan pengecualian (

Qualified

Opinion?)

Nilai

STS

TS

N

S

SS

Kasus 4

PT. A perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan baru pertama kali di audit.

KAP anda belum mengetahui secara mendalam kondisi keuangan dan aktifitas operasi

perusahaan tersebut. Pada saat pemberian tugas kepada anda untuk mengaudit laporan

keuangan perusahaan di awal tahun 2010, pimpinan PT.A meminta anda untuk

mengurangi jumlah sampel audit hingga 50%, untuk mempercepat skedul audit dengan

alasan efektifitas dan efisiensi. Dikarenakan keterbatasanya waktu banyak laporan yang

anda temui tidak sesuai dengan standar yang berlaku. Setujukah anda, jika auditor

memberikan pendapat menolak memberikan pendapat tidak wajar (

Adverse Opinion)

Nilai

STS

TS

N

S

SS

Kasus 5

(8)

pencemaran yang sangat berisiko tersebut disatu sisi semua laporan telah sesuai

standard an bersih dari kecurangan. Saat anda tanyakan langsung pada Direktur

Produksi, jawaban lisan yang diberikan pada anda adalah perusahaan telah secara rutin

membayar restitusi limbah ke Pemda. Dengan demikian bagi perusahaan sudah tidak

menjadi masalah. Setujukah anda, jika auditor memberikan pendapat wajar tanpa

pengecualian (

Unqualified Opinion

)?

Nilai

STS

TS

N

S

SS

(9)

LAMPIRAN 2

TABULASI DATA

2.1

TABULASI DATA SKEPTISME PROFESIONAL AUDITOR

(10)
(11)
(12)

29 4 4 4 4 4 4 4 4

2.4

TABULASI DATA SITUASI AUDIT

(13)

20 4 4 4 4 4 4

2.5

TABULASI DATA KETEPATAN PEMBERIAN OPINI

(14)
(15)

2.6

TABULASI DATA RESPONDEN

No.

Jenis

Usia

Jabatan

Pendidikan

Lama

(16)

39

1

26

2

2

2

40

2

21

1

2

1

41

2

25

1

2

1

42

2

24

1

2

1

43

1

24

1

1

1

44

1

23

1

2

1

45

1

32

2

2

3

46

2

25

1

2

1

47

2

32

1

1

2

48

2

30

1

2

2

49

1

23

1

2

1

50

1

24

1

1

1

51

1

25

1

2

1

52

2

25

1

1

2

53

2

32

2

2

3

54

2

32

2

2

3

55

2

25

1

2

1

56

2

24

1

2

1

57

2

25

1

1

2

(17)

LAMPIRAN 3

PENGUJIAN DATA

3.1

UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS SKEPTISME

PROFESIONAL AUDITOR

Reliability Statistics

Cronbach's

Alpha

Cronbach's

Alpha Based on

Standardized

Items N of Items

.849 .855 6

Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if

Item Deleted

Corrected

Item-Total Correlation

Cronbach's

Alpha if Item

Deleted

S1 18.8214 6.840 .651 .820

S2 18.7500 7.064 .525 .847

S3 18.7857 7.008 .687 .815

S4 18.8750 7.202 .661 .820

S5 18.7679 6.981 .707 .811

S6 18.6786 6.731 .602 .832

3.2

UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS KEAHLIAN

Reliability Statistics

Cronbach's

Alpha

Cronbach's

Alpha Based on

Standardized

Items N of Items

(18)

Item-Total Statistics

Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if

Item Deleted

Corrected

Item-Total Correlation

Squared Multiple

Correlation

Cronbach's

Alpha if Item

Deleted

K1 42.6786 20.295 .811 .801 .904

K2 42.7143 21.299 .692 .765 .909

K3 43.0000 22.291 .471 .624 .918

K4 42.9643 21.635 .463 .468 .921

K5 43.1071 21.261 .564 .622 .915

K6 42.8929 20.243 .753 .878 .906

K7 42.8571 20.306 .771 .810 .905

K8 42.8036 21.688 .634 .620 .912

K9 42.7679 21.781 .730 .720 .909

K10 42.8214 21.058 .751 .854 .907

K11 42.8929 21.188 .746 .613 .907

K12 42.7500 21.209 .663 .665 .910

3.3

UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS PENGALAMAN

Reliability Statistics

Cronbach's

Alpha

Cronbach's

Alpha Based on

Standardized

Items N of Items

(19)

Item-Total Statistics

3.4

UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS SITUASI AUDIT

(20)

3.5

UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS KETEPATAN

PEMBERIAN OPINI

Reliability Statistics

Cronbach's

Alpha

Cronbach's

Alpha Based on

Standardized

Items N of Items

.818 .815 5

Item-Total Statistics

Scale Mean if

Item Deleted

Scale Variance if

Item Deleted

Corrected

Item-Total Correlation

Squared Multiple

Correlation

Cronbach's

Alpha if Item

Deleted

KO1 14.3571 3.397 .658 .472 .767

KO2 14.6071 3.552 .705 .626 .754

KO3 14.6607 3.319 .720 .559 .746

KO4 14.6964 3.815 .599 .578 .785

(21)

LAMPIRAN 4

ANALSIS DESKRIPTIF

Statistics

N

Mean Std. Deviation Minimum Maximum

Valid Missing

skeptisisme profesional

auditor 56 0 22.5357 3.12156 14.00 30.00

keahlian 56 0 46.7500 5.00273 32.00 58.00

pengalaman 56 0 30.8036 3.47678 19.00 37.00

situasi audit 56 0 22.8571 2.91970 15.00 30.00

ketepatan pemberian opini 56 0 18.2143 2.34105 12.00 25.00

skeptisisme profesional auditor

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid R 24 44.8 44.8 44.8

T 32 55.2 55.2 100.0

Total 56 100.0 100.0

Keahlian

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid R 30 53.4 53.4 53.4

T 26 46.6 46.6 100.0

Total 57 100.0 100.0

Pengalaman

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid R 21 36.2 36.2 36.2

T 35 63.8 63.8 100.0

(22)

situasi audit

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid R 23 43.1 43.1 43.1

T 33 56.9 56.9 100.0

Total 56 100.0 100.0

ketepatan pemberian opini

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid R 32 56.9 56.9 56.9

T 24 43.1 43.1 100.0

(23)

LAMPIRAN 5

TABULASI SILANG

JenisKelamin * Jabatan Crosstabulation

Count

Jabatan

Total Auditor

Junior

Auditor

Senior

JenisKelamin Laki-laki 28 6 34

Perempuan 17 5 22

Total 45 11 56

Jabatan * Pendidikan Crosstabulation

Count

Pendidikan

Total

D3 S1 S2

Jabatan Auditor Junior 11 34 0 45

Auditor Senior 0 10 1 11

Total 11 44 1 56

Jabatan * LamaKerja Crosstabulation

Count

LamaKerja

Total

<2 2-4 5-7 8-10

Jabatan Auditor Junior 29 16 0 0 45

Auditor Senior 0 2 8 1 11

(24)

LAMPIRAN 6

UJI ASUMSI KLASIK

6.1 UJI NORMALITAS

Tests of Normality

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Unstandardized Residual .155 58 .001 .863 58 .000

a. Lilliefors Significance Correction

Tests of Normality

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Unstandardized Residual .116 57 .056 .966 57 .110

a. Lilliefors Significance Correction

Tests of Normality

Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Unstandardized Residual .108 56 .159 .967 56 .125

(25)

6.2 UJI MULTIKOLONIERITAS

Coefficientsa

Model

Unstandardized

Coefficients

Standardized

Coefficients

t Sig.

Collinearity Statistics

B Std. Error Beta

Toleranc

e VIF

1 (Constant) -2.102 .930 -2.262 .028

TS .125 .057 .167 2.214 .031 .233 4.292

TK .081 .032 .174 2.549 .014 .286 3.499

TP .097 .029 .143 3.320 .002 .711 1.407

TSA .469 .066 .585 7.155 .000 .199 5.032

a. Dependent Variable: TKO

6.3 UJI HETEROGENITAS

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) .727 .518 1.403 .167

TS .048 .032 .421 1.522 .134

TK -.018 .018 -.249 -.996 .324

TP .021 .016 .204 1.287 .204

TSA -.050 .037 -.407 -1.359 .180

(26)

LAMPIRAN 7

UJI REGRESI

7.1 UJI FIT MODEL

ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 281.025 4 70.256 175.606 .000a

Residual 20.404 51 .400

Total 301.429 55

a. Predictors: (Constant), TSA, TP, TK, TS

b. Dependent Variable: TKO

7.2 UJI ADJUSTED R

2

Model Summary

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 .966a .932 .927 .633

a. Predictors: (Constant), TSA, TP, TK, TS

7.3 UJI REGRESI LINEAR BERGANDA

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) -2.102 .930 -2.262 .028

TS .125 .057 .167 2.214 .031

TK .081 .032 .174 2.549 .014

TP .097 .029 .143 3.320 .002

TSA .469 .066 .585 7.155 .000

(27)

LAMPIRAN 8

KARAKTERISTIK RESPONDEN

8.1 BERDASARKAN JENIS KELAMIN

JenisKelamin

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid Laki-laki 34 60.7 60.7 60.7

Perempuan 22 39.3 39.3 100.0

Total 56 100.0 100.0

8.2 BERDASARKAN JABATAN

Jabatan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid Auditor Junior 45 80.4 80.4 80.4

Auditor Senior 11 19.6 19.6 100.0

Total 56 100.0 100.0

8.3 BERDASARKAN PENDIDIKAN TERAKHIR

Pendidikan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid D3 11 19.6 19.6 19.6

S1 44 78.6 78.6 98.2

S2 1 1.8 1.8 100.0

(28)

8.4 BERDASARKAN USIA

Usia

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid 21 3 5.4 5.4 5.4

23 11 19.6 19.6 25.0

24 8 14.3 14.3 39.3

25 14 25.0 25.0 64.3

26 2 3.6 3.6 67.9

28 2 3.6 3.6 71.4

30 8 14.3 14.3 85.7

32 7 12.5 12.5 98.2

35 1 1.8 1.8 100.0

Total 56 100.0 100.0

8.5 BERDASRKAN LAMA KERJA

LamaKerja

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid <2 29 51.8 51.8 51.8

2-4 18 32.1 32.1 83.9

5-7 8 14.3 14.3 98.2

8-10 1 1.8 1.8 100.0

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...