• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

65

STANDAR 5. KURIKULUM, PEMBELAJARAN, DAN SUASANA AKADEMIK

5.1 Kurikulum

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi,bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi.

Kurikulum seharusnya memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya yang mendukung tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi. Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi.

Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

5.1.1 Kompetensi

5.1.1.1 Uraikan secara ringkas kompetensi utama lulusan

PS PG-PAUD FKIP Unsri diharapkan menghasilkan lulusan yang memiliki profil sebagai:

1. Memiliki kemampuan menguasai substansi bidang pengembangan anak usia dini.

2. Memiliki kemampuan menyelenggarakan pembelajaran formal, nonformal dan informal AUD.

3. Memiliki kemampuan mengembangkan profesionalisme guru secara berkelanjutan dibidang AUD.

5.1.1.2 Uraikan secara ringkas kompetensi pendukung lulusan a. Memiliki karakter dan berperilaku sebagai pendidik:

(1) Menunjukan keteladanan yang baik dalam bersikap dan bertindak kepada anak didik, teman sejawat, dan masyarakat

(2) Menampilkan sikap dan tindakan sesuai dengan nilai-nilai agama, kebangsaan, etika, dan norma masyarakat

(3) Bersikap terbuka terhadap saran dan kritik-kritik orang lain terhadap kinerjanya

(4) Peduli terhadap teman sejawat dalam lingkungan kerjanyanya b. Memiliki komitmen terhadap profesinya:

(1) Mematuhi kode etik profesi kependidikan

(2)

66 (3) Bersikap toleran dan tidak mengangungkan dirinya sendiri

(4) Memiliki empati dan menghargai pendapat orang lain

(5) Meningkatkan kesadaran, kewajiban, dan tanggung jawab serta komitmen terhadap profesi dan tugas profesinya

(6) Membangun hubungan akademik yang baik dengan teman sejawat dalam rangka meningkatkan pelayanan pendidikan di sekolah

(7) Mengembangkan sikap ilmiah

5.1.1.3 Uraikan secara ringkas kompetensi lainya/pilihan lulusan

a. Mampu menggunakan pengetahuan dan keterampilan di bidang ke PAUD-an dan keprofesan.

b. Memiliki komitmen, tanggung jawab, disiplin, loyalitas, moralitas, dan kemauan tinggi dalam melakukan tugasnya sebagai guru profesional.

Catatan: Pengertian tentang kompetensi utama, pendukung, dan lainnya dapat dilihat pada Kepmendiknas No. 045/2002

5.1.2 Struktur Kurikulum

5.1.2.1 Jumlah sks PS (minimum untuk kelulusan): 144 (seratus empat puluh empat) sks yang tersusun sebagai berikut:

Jenis Mata Kuliah sks Keterangan

(1) (2) (3)

Mata Kuliah Wajib 134

Mata Kuliah Pilihan 10 10 SKS dan 20 SKS yang tersedia

(3)

67 5.1.2.2 Tuliskan struktur kurikulum berdasarkan urutan mata kuliah (MK) semester demi semester, dengan mengikuti format tabel berikut:

Smt Kode MK Nama Mata

Kuliah* Bobot sks sks MK dalam Kurikulum Bobot Tugas*** Kelengkapan****

Unit/ Jur/ Fak Penyelenggara Inti**

Insti-tusional

Deskripsi Silabus SAP

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) I UNI 14101 1. Pendidikan Agama 2 √ √ √ √ √ MPK UNI 14102 2. Pancasila 2 √ √ √ √ √ MPK UNI 14103 3. Pendidikan Kewarganegara an 2 √ √ √ √ √ MPK UNI 14204 4. Bahasa Indonesia 2 √ √ √ √ √ MPK GPAUD 14107 5. Psikologi Perkembangan 1 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14220 6. Pendidikan Seni Rupa I 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GIP 14101 7. Landasan Pendidikan 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GIP 14102 8. Perkembangan Peserta Didik 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14106 9. Konsep Dasar PAUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14118 10. Pengembangan Bahasa AUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD II GPAUD 14208 11. Kompetensi Profesional PAUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14316 12. Pendidikan Seni Musik 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD

(4)

68 GPAUD 14121 13. Metode Pengembangan Seni AUD 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14212 14. Kesehatan dan Gizi 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14214

15. Supervisi AUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD

UNI 14105 16. Bahasa Inggris 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD

GPAUD 14210 17. Psikologi Perkembangan II 3 √ √ √ √ √ MPK GIP 14406 18. Pendidikan Jasmani dan Orkes 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14904 19. Metode Pengembangan Perilaku AUD * 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD III

GIP 14303 20. Bimbingan dan Konseling 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GIP 14701 21. Telaah Kurikulum 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14330 22. Bahasa Inggris AUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14119 23. Pendidikan Seni Rupa II 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14331 24. Pengembangan Kog & Kreativitas 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14317 25. Pendidikan Seni Tari 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 1427

26. IPS PAUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD

GPAUD 14235

27. Pendidikan Jasmani AUD

(5)

69

IV

GPAUD 14121

28. Kurikulum AUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD

GPAUD 14404 29. Media Pembelajaran Anak 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GIP 1405 30. Pengelolaan PAUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14401 31. Belajar dan Pembelajaran PAUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14423 32. Sains AUD 3 √ √ GPAUD 14405 33. Perkembangan Fisik Motorik 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14733 34. Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusu 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14903 35. Pembelajaran Terpadu AUD * 2 √ √ GKM 14912 36. Manajemen Berbasis Sekolah * 2 √ √ V GPAUD 11534 37. Manajemen Pengembangan PAUD 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 11528 38. Strategi Pembelajaran AUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD

(6)

70 GPAUD 39. Perlindungan dan Pemberdayaan Hak Anak* 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14534 40. Bermain dan Alat Permainan 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14701 41. Pendidikan Komputer AUD* 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14803 42. Pendidikan Kewirausahaan 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14524 43. Matematika Anak Usia Dini

3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 11532 44. Statistika Penelitian 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GMB 11705 45. Penilaian Pembelajaran PAUD 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14902 46. Pembelajaran Kelompok Bermain 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD VI GPAUD 14602 47. Evaluasi Pembelajaran PAUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14605 48. Metode Penelitian PAUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GPAUD 14603 49. Perencanaan Pembelajaran AUD 3 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14802 50. Pemberdayaan Masyarakat dalam Penyelenggaraan PAUD 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD

(7)

71 * Tuliskan mata kuliah pilihan sebagai mata kuliah pilihan I, mata kuliah pilihan II, dst. (nama-nama mata kuliah pilihan yang

dilaksanakan dicantumkan dalam tabel 5.1.3.)

** Menurut rujukan peer group / SK Mendiknas 045/2002 (ps. 3 ayat 2e) GKM 14905 51. Permasalahan AUD* 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14906 52. Analisis Pengembangan AUD* 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14910 53. Aplikasi Komputer untuk Pendidikan Anak Usia Dini 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14911 54. Penelitian Tindakan Kelas 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14913 55. Pengelolaan Kegiatan Ekstrakulikuler 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD VII GMB 14709

56. Seminar PAUD 2 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD

GMB 14706 57. PPL 4 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14801 58. KKN 4 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD VIII GMB 14707 59. Seminar Proposal Penelitian 1 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GMB 14708 60. Seminar Hasil Penelitian AUD 1 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD GKM 14804 61. Skripsi 6 √ √ √ √ √ PS. PG-PAUD Total sks 144

(8)

72 *** Beri tanda √ pada mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas

(praktikum/praktek, PR atau makalah) ≥ 20%.

****Beri tanda √ pada mata kuliah yang dilengkapi dengan deskripsi, silabus, dan atau SAP. Sediakan dokumen pada saat asesmen lapangan.

(9)

73 5.1.3 Tuliskan mata kuliah pilihan yang dilaksanakan dalam tiga tahun terakhir, pada tabel

berikut:

Semester Kode MK Nama MK (Pilihan) Bobot sks Bobot Tugas* Unit/ Jur/ Fak Pengelola (1) (2) (3) (4) (5) (6) 5 GKM 14901 Pembelajaran Komputer AUD 2 √ PG-PAUD 5 GKM 14902 Pembelajaran Kelompok Bermain AUD 2 √ PG-PAUD 5 GKM 14903 Pembelajaran Terpadu AUD 2 √ PG-PAUD 6 GKM 14904 Metode Pengembangan Prilaku AUD 2 √ PG-PAUD 6 GKM 14905 Permasalahan AUD 2 √ PG-PAUD 6 GKM 14906 Analisis Pengembangan AUD 2 √ PG-PAUD 6 GKM 14910 Aplikasi Komputer untuk Pendidikan Anak Usia Dini 2 √ PG-PAUD 5 GKM 14911 Penelitian Tindakan Kelas 2 √ PG-PAUD 5 GKM 14912 Manajemen Berbasis Sekolah 2 √ PG-PAUD 6 GKM 14913 Pengelolaan Kegiatan Ektrakulikuler 2 √ PG-PAUD

* beri tanda √ pada mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas (praktikum/praktek, PR atau makalah) ≥ 20%.

5.1. 4 Tuliskan substansi pratikum/praktek yang mandiri ataupun yang merupakan bagian dari

mata kuliah tertentu, dengan mengikuti format di bawah ini: No. Nama Praktikum/Prakte k Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokasi Praktikum/Prakt ek Judul/Modul Jam Pelaksan aan (1) (2) (3) (4) (5)

1 Sains AUD Pedoman Praktik Pengembangan Sains Anak Usia Dini

3 Laboratorium Sains

(10)

74 2 Pengembangan Seni Musik Praktik Pengembangan Seni Musik dalam Pendidikan Anak Usia

Dini

3 Laboratorium Kesenian

3 Pendidikan Tari Pengenalan Gerak Tari Anak Usia Dini

3 Laboratorium Kesenian 4 Kesehatan dan

Gizi

Fun Cooking untuk Anak Usia Dini

3 Laboratorium Tumbuh Kembang

6 Seni Rupa Praktik

Pengembangan

3 7 Bermain dan Alat

Permainan Permainan tradisional dan APE 3 Laboratorium tumbuh-kembang 8 Aplikasi Komputer

Anak Usia Dini

Praktik Pembelajaran Komputer untuk Anak

Usia dini

3 Laboratorium Komputer

5.2. Peninjauan Kurikulum dalam 5 Tahun Terakhir

Jelaskan mekanisme peninjauan kurikulum dan pihak-pihak yang dilibatkan dalam proses

peninjauan tersebut.

1. Mekanisme Peninjauan Kurikulum

Proses peninjauan kurikulum PG-PAUD dilakukan melalui mekanisme berikut ini:

(a) KPS bersama-sama dengan dosen melakukan kajian mendalam terhadap pelaksanaan kurikulum yang sedang berjalan berdasarkan masukan dari dosen, alumni, dan pengguna lulusan

(b) KPS membentuk gugus tugas yang bertujuan untuk menyusun draf hasil-hasil peninjauan silabus, SAP, maupun materi ajar

(c) KPS atas rekomendasi Ketua Jurusan dan keputusan Dekan selanjutnya menyiapkan dan melaksanakan kegiatan lokakarya kurikulum dengan melibatkan Pembantu Dekan I, Ketua Jurusan, KPS, gugus tugas, dosen, alumni, dan pengguna lulusan

(d) Hasil-hasil peninjauan kurikulum berikutmya dirumuskan oleh gugus tugas lalu diserahkan ke Dekan untuk mendapat persetujuan dan penetapan oleh Rektor.

2. Pihak-Pihak yang Dilibatkan

Penyesuaian kurikulum yang dilakukan oleh PS PG-PAUD melibatkan sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam peninjauan kurikulum. Masing-masing memberikan masukan dalam penyesuaian kurikulum PS sebagaimana diuraikan berikut ini:

(a) Pimpinan FKIP (dekan dan Pembantu Dekan) (b) Tenaga Ahli

(c) Ketua Jurusan (d) Dosen

(e) Alumni

(11)

75 Pada tanggal 27 April 2015 telah dilakukan lokakarya mengenai perubahan kurikulum menjadi KKNI yang diikuti oleh seluruh dosen Program Studi PAUD, alumni, dan stakeholders. Lokakarya ini bertujuan untuk meninjau dan mengembangakan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan pasar. Lokakarya pengembangan kurikulum ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan data angket yang diberikan kepada pengguna alumni Program Studi PG-PAUD FKIP Unsri. Lokakarya ini menghasilkan beberapa perubahan dalam kurikulum yakni perubahan kurikulum revisi menjadi kurikulum berbasis KKNI. Hasil lokakarya pengembangan kurikulum ini kemudian disahkan oleh rektor dan mulai diberlakukan pada pada tahun akademik 2015.

Berdasarkan Permendiknas Nomor 49 tahun 2014 mengenai Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang direkomendasikan oleh Pembantu Rektor I melalui Dekan FKIP Unsri, PG-PAUD juga telah melaksanakan revisi terhadap kurikulum. Revisi kurikulum ini dihadiri oleh Dekan, Ketua Jurusan, Kepala Sekolah PAUD, guru PAUD, alumni serta dosen PSPG-PAUD, bertujuan untuk menambahkan profil lulusan, kompetensi lulusan yang mengacu pada KK NI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dan mengakomodir kebutuhan stakehoder dan alumni dalam meningkatkan kualifikasi lulusan PSPG-PAUD.

Dokumen pendukung kegiatan peninjauan kurikulum terdapat pada Lampiran 5.2, yang mencakup Kurikulum terdahulu, notulen lokakarya, dan Kurikulum yang telah disempurnakan.

(12)

76 5.2.1 Tuliskan hasil peninjauan tersebut, mengikuti format tabel berikut.

N o. No. MK Nama MK MK Baru/ Lama/Hapu s Perubahan pada

Alasan Peninjauan Atas Usulan/ Masukan dari Berlaku mulai Sem./Th. Sila bus /SA P Buku Ajar (1 ) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 Menambah Pancasila √ √ Berdasarkan Permen No. 73 tahun 2013 tentang penerapan KKNI bidang pendidikan tinggi 1. TIM Pengembangan Kurikulum 2. Pengguna 3. Alumni Ganjil/ 2015 2 PPL Dirubah menjadi P4, nantinya akan diganti PPG

√ √ Ciri khas Fakultas 1. TIM

Pengembangan Kurikulum 2. Pengguna 3. Alumni

(13)
(14)

78 5.3 Pelaksanaan Proses Pembelajaran

Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, menorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber. Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar. 5.3.1 Mekanisme Penyusunan Materi Kuliah dan Monitoring Perkuliahan

Jelaskan Mekanisme penyusunan Materi Kuliah dan Monitoring Perkuliahan, antara lain: (a) kehadiran dosen, (b) mahasiswa, (c) materi kuliah.

1. Mekanisme Penyusunan Materi Perkuliahan

Sesuai Dengan SOP yang berlaku di FKIP (SOP penyusunan materi perkuliahan terdapat pada Lampiran 5.3.1), Mekanisme penyusunan

perangkat pembelajaran mata kuliah oleh dosen setiap PS harus dilakukan berdasarkan langkah-langkah berikut.

(a) Dosen kelompok bidang ilmu menyusun perangkat pembelajaran, terdiri atas RPKPS, SAP, dan materi untuk mata kuliah yang menjadi tanggung jawabnya.

(b) Sebelum menjelang awal semester, KPS melaksanakan rapat PS yang dihadiri oleh semua dosen kelompok bidang ilmu untuk membahasa draft perangkat pembelajaran. Dosen diminta merevisi perangkat

pembelajaran berdasarkan masukan-masukan dari dosen lainnya. (c) KPS mengundang dosen, pengawas sekolah, dan guru/kepala sekolah

untuk membahas draft kedua perangkat pembelajaran hasil revisi pertama. Pihak eksternal dilibatkan dalam mereview guna mendapat masukan berkenaan validitas, kemutakhiran, dan relevansi dengan tuntutan praktisi pendidikan di PAUD.

(d) Dosen melakukan revisi terhadap perangkat pembelajaran (silabus, SAP, dan materi perkuliahan) sesuai dengan hasil-hasil review

(e) RPKPS, SAP, dan materi perkuliahan dilanjutkan sisyahkan oleh KPS dan siap untuk digunakan di kelas.

2. Monitoring Perkuliahan (a) Instrumen monitoring

PS memiliki instrumen monitoring perkuliahan yang disediakan untuk setiap mata kuliah yang diampuh oleh dosen. Instrumen untuk dosen disebut laporan kegiatan perkuliahan (LPK), sementara untuk mahasiswa berupa daftar hadir. Instrumen pertama meminta dosen untuk menuliskan informasi tentang identitas mata perkuliahan, pokok bahasan, dan tanda tangan dosen pengampu. Sementara, instrumen kedua memuat

(15)

79 tanda tangan kehadiran.

(b) Proses Monitoring

Monitoring perkuliahan dilakukan melalui mekanisme berikut.

(1) Dosen mengisi LPK sesuai dengan informasi yang diminta pada instrumen tersebut untuk setiap pertemuan. Mahasiswa

menandatangani daftar hadir yang disediakan pada setiap pertemuan.

(2) Usai perkuliahan dosen menyerahkan LPK dan Daftar hadir diberikan kepada administrasi PS untuk di input ke dalam sistem remunisasi. (3) Setiap akhir bulan hasil rekapitulasi LPS dan daftar hadir diberikan

kepada KPS dan Kepala Bagian Akademik untuk rekapitulasi di tingkat FKIP.

(c) Tindak Lanjut Hasil Monitoring

KPS melakukan evaluasi terhadap hasil-hasil monitoring untuk menilai kemajuan dan hambatan yang dihadapi oleh dosen dan mahasiswa dalam perkuliahan. Untuk mata kuliah yang belum berjalan sesuai jadwal dan jumlah pertemuan perkuliahan diinformasikan kepada dosen yang bersangkutan guna ditindaklanjuti sesuai dengan standar mutu

perkuliahan, yakni 14 pertemuan, 1 pertemuan untuk UTS dan 1 pertemuan untuk UAS. Dosen pengampu yang perkuliahannya belum mencapai standar minimum 85% dari jumlah pertemuan akan mendapat surat pemberitahuan dan diwajibkan untuk menambah pertemuan sesua kesepakatan dengan mahasiswa, namun tidak boleh melampui batas akhir waktu perkuliahan sesua dengan kalender akademik. Pada setiap akhir perkuliahan dilakukan rapat evaluasi kinerja dosen PS untuk semester yang telah berjalan. Hal ini dilakukan agar pada semester berikutnya terjadi perbaikan dalam kinerja dosen PS. Dokumen pendukung monitoring perkuliahan terdapat pada Lampiran 5.3.1.

5.3.2 Lampirkan contoh soal ujian dalam 1 tahun terakhir untuk 5 mata kuliah keahlian berikut silabusnya.

Pada Lampiran 5.3.2 dilampirkan contoh-contoh soal ujian dengan kelengkapan: (a) RPS, (b) kisi-kisi soal, (c) soal, (d) rubrik penilaian/sitem skoring, untuk mata kuliah: 1. Perkembangan Bahasa AUD

2. Sains AUD 3. Kurikulum AUD

4. Pengembangan kognitif dan kreativitas anak usia dini 5. Kesehatan dan gizi

(16)

80 5.4.1 Tuliskan nama dosen pembimbing akademik dan jumlah mahasiswa yang

dibimbingnya (persemester) dengan mengikuti format tabel berikut:

5.4.2 Jelaskan proses pembimbingan akademik yang diterapkan pada Program Studi ini dalam hal-hal berikut: No Hal Penjelasan (1) (2) (3) 1 Tujuan pembimbingan

(a) Membantu mahasiswa merencanakan studinya khususnya menentukan pilihan dan penetapan mata kuliah yang akan diikuti setiap semester.

(b) Membangun motivasi pada mahasiswa agar mempunyai mengunjukkerjakan kemampuan atau potensi pribadi dalam menghadapi kendala akademik sehingga dapat memecahkan masalahnya sendiri.

(c) Membantu mahasiswa yang mempunyai masalah

personal dan sosial agar mahasiswa yang bersangkutan mampu memahami diri, mengambil keputusan, dan memecahkan sendiri masalahnya.

2 Pelaksanaan pembimbingan

(a) Pembimbingan untuk pemilihan dan penetapan mata kuliah dilakukan pada awal semester. Setelah diperoleh kesepakatan dan persetujuan tentang mata kuliah yang akan ditempuh oleh mahasiswa, mereka mendaftar mata kuliah secara online.

(b) Pembimbingan berkaitan dengan masalah atau kepedulian akademik, pribadi-sosial mahasiswa

dilakukan sepanjang semester, dimana dosen terbuka untuk menerima mahasiswa sesuai dengan kalender akademik.

(c) Pembimbingan untuk evaluasi hasil-hasil perkuliahan dilakukan setelah hasil-hasil penilaian diumumkan secara online pada akhir perkuliahan semester yang telah

berjalan dan awal semester yang akan berjalan.Dosen dan mahasiswa menelaah secara bersama kinerja

No Nama Dosen Pembimbing Akademik Jumlah Mahasiswa Bimbingan Rata-rata Banyaknya Pertemuan/mhs/ Semester (1) (2) (3) (4) 1. Dr. Sri Sumarni, M.Pd 9 3 2. Dra. Syafdaningsih, M.Pd 8 3 3. Dra. Rukiyah, M.Pd 10 3 4. Dra. Hasmalena, M.Pd 10 3

5. Dra. Yetty Rahelly, M.Pd 9 3

6. Dra. Rusnawaty Umar, M.Pd 9 3

7. Dra. Masitoh, M.Pd 9 3

Total 64 18

(17)

81 akademik mahasiswa dan permasalahan yang berkaitan dengan studi mereka.

3 Masalah yang dibicarakan dalam

pembimbingan

Permasalahan yang didiskusikan dosen pembimbing dan mahasiswa pada umumnya berkenaan dengan:

(a) Masalah akademik: pemilihan mata kuliah, penyelesaian tugas akhir

(b) Masalah sosial pribadi: motivasi belajar, hubungan sosial, hambatan ekonomi, kedisiplinan, kegiatan ekstrakurikuler 4 Kesulitan dalam pembimbingan dan upaya untuk mengatasinya

Mahasiswa belum memanfaatkan secara optimal bimbingan dari dosen untuk masalah-masalah yang bersifat pribadi, sehingga frekuensi pertemuan bimbingan sangat minim. Untuk meningkatkan frekuensi pertemuan mahasiswa dan PA, maka PA ditunjuk sebagai pembimbing skripsi.

5 Manfaat yang diperoleh mahasiswa dari

pembimbingan

Mahasiswa termotivasi untuk tepat waktu dalam

menyelesaikan perkuliahan dan memperoleh nilai yang tinggi.

5.5 Pembimbingan Tugas Akhir/ Skripsi

5.5.1 Jelaskan pelaksanaan pembimbingan Tugas Akhir atau Skripsi yang diterapkan pada PS ini:

 Rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen pembimbing tugas akhir (TA) 28 mahasiswa/dosen TA

 Rata-rata jumlah pertemuan dosen-mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir: 8 (delapan) kali mulai dari saat mengambil TA hingga menyelesaikan TA.  Tuliskan nama-nama dosen yang menjadi pembimbing tugas akhir atau skripsi,

dan jumlah mahasiswa yang bimbingan dengan mengikuti format tabel berikut:

No Nama Dosen Pembimbing Jumlah

Mahasiswa (1) (2) (3) 1. Dr. Sri Sumarni, M.Pd 6 2. Dra. Syafdaningsih, M.Pd 6 3. Dra. Rukiyah, M.Pd 6 4. Dra. Hasmalena, M.Pd 6

5. Dra. Yetty Rahelly, M.Pd 6

6. Dra. Rusnawaty Umar, M.Pd 6

7. Dra. Masitoh, M.Pd 6

Total 42

Ketersediaan panduan pembimbingan tugas akhir (Beri tanda  pada pilihan yang sesuai):

(18)

82 Jika Ya, jelaskan cara sosialisasi dan pelaksanaannya.

1. Metode sosialisasi

Setiap PS di lingkungan FKIP Unsri wajib menggunakan panduan pembimbingan tugas akhir yang sama. Panduan pembimbingan tugas akhir (skripsi) terdapat pada Buku Panduan Akademik yang diterbitkan setiap tahunnya (Lampiran 5.5.2). Buku Panduan terakhir, tahun akademik 2014/2015 diterbitkan pada awal Juli 2014. Di dalam buku panduan tersebut tertulis setiap aspek yang berkenaan dengan:

a. proposal dan sistematika proposal

b. seminar proposal dan penilaian hasil seminar proposal, c. pembimbingan penelitian,

d. sistematika laporan tugas akhir, e. ujian skripsi,

f. pedoman penilaian skripsi oleh dosen.

Cara Sosialisasi panduan pembimbingan tugas akhir dilakukan dengan cara berikut ini:

a. Buku Panduan Akademik Unsri

b. oleh dosen pengampu mata kuliah Metodologi Penelitian di PG-PAUD c. oleh dosen pengampu mata kuliah seminar usul penelitian, dan

d. oleh dosen pembimbing tugas akhir yang telah ditugaskan berdasarkan SK Dekan.

2. Pelaksanaan sosialisasi

Pelaksanaan sosialisasi pada masing-masing metode adalah sebagai berikut. a. Buku Panduan Akademik Unsri telah memuat secara rinci pedoman

pembimbingan tugas akhir. Di dalam buku tersebut mahasiswa secara mandiri dapat memperoleh informasi tentang SOP penulisan tugas akhir, penulisan proposal, pelaksanaan penelitian, penulisan laporan, sampai ujian skripsi. b. Dosen pengampu mata kuliah Metodologi Penelitian di PG-PAUD selain

mengkaji materi perkuliahan juga menyampaikan pokok-pokok penulisan tugas akhir, utamanya pada bagian akhir awal dan akhir perkuliahan supaya

mahasiswa memiliki persepsi yang sama tentang tata cara penulisan tugas akhir yang sesuai dengan pedoman.

c. Dosen pengampu mata kuliah seminar usul penelitian menyampaikan pedoman penulisan tugas akhir secara khusus terkait dengan mahasiswa yang akan melaksanakan tugas akhir. Melalui mata kuliah ini mahasiswa mendapat informasi dan terampil dalam menyusun proposal penelitian sesuai dengan tahapan yang ditetapkan. Proposal maupun laporan tugas akhir mahasiswa sejauh ini telah memenuhi sistematika yang dipersyaratkan oleh PS. Artinya sosialisasi oleh dosen berkenaan dengan penulisan tugas akhir sudah sesuai dengan pedoman yang berlaku.

d. Dosen-dosen yang ditugaskan PS sebagai pembimbing tugas akhir (skripsi) turut melakukan sosialisasi kepada mahasiswa bimbingannya dengan harapan tugas akhir mahasiswa akan berkualitas. Karena dosen pembimbing tugas akhir relatif menghadapi mahasiswa dalam jumlah kecil, sosialisasi menjadi lebih terfokus, dengan dampak hasil-hasil penelitian mahasiswa sejauh ini telah memenuhi standar yang ditetapkan.

5.5.2 Rata-rata lama penyelesaian tugas akhir/skripsi pada tiga tahun terakhir: 6 (enam)

(19)

83 bulan. (Menurut kurikulum tugas akhir direncanakan 1 (satu) semester).

5.6 Upaya Perbaikan Pembelajaran

Uraikan upaya perbaikan pembelajaran serta hasil yang telah dilakukan dan dicapai dalam tiga tahun terakhir dan hasilnya.

Butir Upaya Perbaikan

Tindakan Hasil

(1) (2) (3)

Materi perkuliahan

Merevisi tujuan dan deskripsi mata kuliah serta mahasiswa diberikan tugas untuk

melakukan Critcal Book Report dari beberapa buku wajib, mini riset, serta projek

Kompetensi mahasiswa yang berhubungan dengan materi perkuliahan dan keterampilan semakin meningkat

Metode

Pembelajaran

Menerapkan model

pembelajaran yang inovatif dan kreatif serta PAIKEM

Peningkatan kreativitas pada proses dan hasi belajar

Penggunaan Teknologi Pembelajaran

Menggunakan LCD, E-Learning

Penyampaian materi lebih efektif dan efisien ditandai dengan IPK mahasiswa yang semakin meningkat

Cara-cara evaluasi

Melakukan Tes Formatif 1-4 melalui tes tertulis,

presentasi, mini research, tugas projek, makalah, probem solving dan portofolio

Nilai proses dan hasil semakin meningkat

Pengenalan mahasiswa terhadap duni kerja

Melakukan temu Aumni dan guru mitra

Mahasiswa semakin mengetahui informasi dunia kerja yang akan menjadi tempat melaksanakan profesinya

5.7 Upaya Peningkatan Suasana Akademik

Berikan gambaran yang jeas mengenai upaya dan kegiatan untuk menciptakan suasana

akademik yang kondusif di lingkungan PS, khususnya mengenai hal-hal berikut: 5.7.1 Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik).

(20)

84 1. Kebijakan Tentang Suasana Akademik

Kebijakan Unsri tentang otonomi keimuan, kebebasan akademik, dan kebebasan mimbar akademik telah diatur sedemikian rupa sehingga dosen setiap PS sebagai tenaga pengajar di lingkungan Unsri memiiki persepsi yang sama dalam

pelaksanaanya. Statuta Unsri tahun 2003 Bab VII pasal 26, 27, 28 , dan 29 serta Buku Pedoman Akademik FKIP Universitas Sriwijaya tahun 2014/2015 secara jelas telah mengatur pokok-pokok yang berkaitan dengan ketiga hal tersebut

sebagaimana diuraikan di bawah ini (Statuta Unsri dan Buku Pedoman Akademik): a. Otonomi Keilmuan

1) Otonomi keimuan merupakan kegiatan keilmuan yang berpedoman pada norma dan kaidah keimuan yang harus ditaati oleh tenaga dosen dan mahasiswa

2) Perwujudan otonomi keilmuan pada Unsri diatur oeh Keputusan Senat Unsri 3) Dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan ilmu pada Unsri

berlaku kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik serta otonomi keilmuan

4) Kebebasan akademik merupakan kebebasan yang dimiiki dosen dan mahasiswa untuk secara bertanggung jawab dan mandiri melaksanakan kegiatan akademik yang terkait dengan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan teknologi dan/ atau kesenian

5) Kebebasan mimbar akademik berlaku sebagai bagian dari kebebasan

akademik yang memungkinkan dosen menyampaikan pikiran dan pendapat di Unsri sesuai dengan norma dan kaidah kelimuan.

b. Kebebasan Akademik

1) Dalam melaksanakan kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik setiap dosen dan mahasiswa harus bertanggung jawan secara pribadi atas norma dan kaidah keimuan

2) Dalam melaksanakan kebebasan akademik, dosen dan mahasiswa harus mengupayakan agar kegiatan tersebut dan hasinya tidak merugikan Unsri baik secara langsung maupun tidak langsung

3) Dalam melaksanakan kegiatan akademik yang terkait dengan pendidikan dan pengembangan, teknoogi dan/atau kesenian, pimpinan Unsri dapat

mengizinkan penggunaan sumber daya Unsri sepanjang kegiatan tersebut bermanfaat

4) Kebebasan mimbar akademik dapat dilaksanakan dalam pertemuan ilmiah dalam bentuk seminar, ceramah, symposium, diskusi panel, dan ujian dalam rangka pelaksanaan pendidikan akademik dan/atau profesional

5) Kebebasan mimbar akademik dapat dilaksanakan di luar Unsri dengan pertimbangan tertentu

6) Dalam melaksanakan pengaturan pelaksanaan kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik Senat Unsri dapat berpedoman pada norma dan kaidah keilmuan untuk memantapkan terwujudnya pengembangan ilmu

(21)

85 c. Kebebasan Mimbar Akademik

1) Unsri dapat mengundang tenaga ahli dari luar lingkuangan Unsri untuk keilmuan dalam rangka pelaksanaan akademik

2) Pelaksanaan kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik diarahkan untuk memantapkan terwujudnya pengembangan diri sivitas akademika, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian.

2. Pelaksanaan

Ketiga unsur pengembangan suasana akademik yang kondusif tersebut selanjutnya diterjemahkan secara operasional dan tercantum di dalam buku

pedoman Akademik (lampiran 5.7.1.1), dimana di dalamnya tergambarkan tentang etika dosen sebagai pendidik pendidikan tinggi terkait dengan etika di bidang pendidikan/pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

5.7.2 Ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika

Di bawah pengelolaan FKIP dan Unsri, PS PG-PAUD mendapat otorisasi untuk

memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada guna menunjang terciptanya suasana akademik yang kondusif bagi dosen dan mahasiswa dalam menjalankan aktivitas tridarma perguruan tinggi. Pelaksanaan kegiatan akademik PS PG-PAUD sesuai dengan otorisasi tersebut dilaksanakan di dua kampus, yakni Kampus FKIP di Indralaya sebagai kampus induk dan Kampus FKIP di Palembang. Pengadaan,

pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan secara terstruktur oleh FKIP dan Unsri. PS PG-PAUD sebagai bagian dari FKIP juga mendapat dukungan dana untuk menciptakan interaksi akademik seluruh dosen dan mahasiswa. Masing-masing diuraikan secara lengkap seperti berikut ini:

1. Sarana

PS PG-PAUD memiliki sarana yang sangat memadai untuk menunjang

kegiatan akademik di kedua kampus. Sarana perkuliahan yang dimanfaatkan untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif termasuk:

(a) 30 unit komputer jinjing (laptop) (b) 30 unit LCD

(c) 3 unit PC di ruang Jurusan

(d) 150 PC di laboratorium komputer FKIP Unsri (e) buku teks, jurnal, prosiding, skripsi, tesis, disertasi (f) CD media pembelajaran

(g) peralatan kesenian (seni musik, seni tari) (h) Media-media pembelajaran anak usia dini (i) Perpustakaan pusat

2. Prasarana

PS PG-PAUD memiliki prasarana yang memadai untuk menunjang kegiatan akademik di kedua kampus. Prasarana perkuliahan yang dimanfaatkan untuk

(22)

86 menciptakan suasana akademik yang kondusif termasuk:

(a) Ruang kuliah yang dilengkapi pengatur suhu (b) Ruang kesenian

(c) Gedung serta guna

(d) Ruang KPS dan staf administrasi (e) Ruang dosen

(f) Laboratorium komputer, labschool, lab tumbuh kembang, lab sains (g) Ruang observasi dan demonstrasi untuk microteaching

(h) Ruang baca

(i) Ruang internet yang terletak di lantai 2 gedung ruang micro teaching terletak bersebelahan dengan ruang internet di kampus inderalaya.

(j) Gedung sekretariat himpunan mahasiswa, (k) Musholla,

(l) Perpustakaan pusat, (m) Kantin,

(n) Klinik kesehatan, (o) Aula unsri,

(p) Lahan parkir

(q) Kendaraan untuk roda 2 dan roda 4, (r) Percetakan kampus,

(s) Angkutan bus dosen, pegawai dan mahasiswa, dan (t) Terminal.

3. Dana

FKIP sebagai bagian dari Unsri telah menyediakan dana untuk menunjang terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika termasuk sarana dan prasarana. Sumber pendanaan berupa (a) rupiah murni, (c) BOPTN, dan (d) dana hibah lainnya yang berasal dari pihak-pihak lain yang bekerja sama dengan Unsri. Dana tersebut digunakan untuk mendukung program kegiatan yang berkaitan dengan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengadaan. Komposisi pendanaan dituangkan ke dalam Rencana Bisnis Anggaran dan RKAKL (Lampiran RKAKL terdapat pada Borang Institusi).

(23)

87 5.7.3. Program dan kegiatan di dalam dan di luar proses pembelajaran, yang

dilaksanakan baik di dalam maupun di luar kelas, untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif (misalnya seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama, pengenalan kehidupan kampus, dan temu dosen-mahasiswa-alumni).

(24)

88 Setiap tahun akademik sesuai dengan dukungan dana dari FKIP Unsri, PS PG-PAUD melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Program kegiatan dimaksud diuraikan seperti berikut ini:

No Program Kegiatan Bentuk Kegiatan Waktu Pelaksanaan Tempat Peserta/ Nara Sumber 1 Seminar Nasional PAUD Seminar Nasional Setiap Tahun Kampus, Indralaya

Dosen atau tenaga ahli dalam bidang ke PAUD-an dari Universitas luar kampus Unsri, Dosen PG-PAUD Unsri, Alumni, stakeholder, Mahasiswa PG-PAUD Unsri 1 Pengenalan kehidupan kampus Orientasi mahasiswa baru Awal tahun akademik Kampus Indralaya Mahasiswa baru, BEM, dan dosen 2 Seminar Seminar

proposal penelitian

Setiap bulan Kampus Indralaya- Palembang

Mahasiswa tugas akhir, mahasiswa selain mahasiswa tugas akhir, dan dosen 3 Lokakarya Lokakarya penyusunan Kurikulum KKNI Mei 2015 Kampus Palembang Dosen, mahasiswa, alumni, stakeholders/ Prof. Dr. Eko Mulyadi Purnomo 4 Penelitian bersama Penelitian dosen yang melibatkan mahasiswa Satu semester Kampus Indralaya- Palembang Dosen dan mahasiswa 5 Temu dosen- mahasiswa-alumni Reuni dan seminar

Setiap tahun Kampus Palembang

Dosen, alumni, mahasiswa

6 Kuliah tamu Presentasi ilmiah dosen dari perguruan tinggi atau lembaga tinggi Setiap 3 bulan sekali Kampus Indralaya, luar Kampus Indralaya Dosen, mahasiswa 7 PKL Kunjungan ke lembaga-lembaga PAUD international 1 Tahun sekali Malaysia-singapore Dosen, mahasiswa

(25)

89 untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan mahasiswa 8 PPL 1 tahun sekali Lembaga PAUD di Sumsel Mahasiswa

5.7.4. Interaksi akademik antara dosen-mahasiswa, antar mahasiswa, serta antar dosen.

PS PG-PAUD telah mendesain secara sistematik kegiatan yang memungkinkan terjadinya interaksi akademik yang melibatkan dosen dan mahasiswa sehingga dari interaksi edukatif ini terjadi kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian

masyarakat yang menunjang pencapaian visi dan misi PG-PAUD. Interaksi akademik antara dosen-mahasiswa, antar mahasiswa, serta antar dosen diuraikan berikut ini.

1. Interaksi Dosen-Mahasiswa

Interaksi akademik di PS PG-PAUD dilakukan melalui berbagai kegiatan berikut ini: (a) Kegiatan perkuliahan

Kegiatan perkuliahan yang dilaksanakan oleh PS sudah dilakukan dengan menggunakan pendekatan student-centered dan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan perkuliahan yang rata-rata melibatkan mahasiswa secara aktif dalam pengembangan konsep-konsep yang akan diajarkan melalui kegiatan presentasi, diskusi kelompok, problem-based learning, maupun project-based learning. Misalnya pada mata kuliah SAINS AUD, mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing bertugas menyiapkan presentasi untuk setiap pokok bahasan yang telah

ditentukan. Dosen secara aktif memberikan komentar maupun pertanyaan yang mengarahkan mahasiswa dalam memahami berbagai konsep yang

didiskusikan dan mahasiswa dimotivasi untuk memberikan pertanyaan terhadap pokok bahasa terkait. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan

pembahasan topik terkait, mahasiswa melakukan kegiatan praktek langsung fun Cooking berbahan dasar ubi singkong. Kegiatan ini sebagai implementasi dari teori yang telah dibahas sebelumnya.

(b) Seminar Proposal

Interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa juga berlangsung pada kegiatan seminar proposal yang dilakukan setiap hari Rabu untuk mahasiswa kampus Inderalaya dan hari Selasa untuk mahasiswa kampus Palembang. Pada kegiatan ini, mahasiswa memaparkan rencana penelitian dan dosen memberikan masukan dalam rangka perbaikan mutu proposal penelitian mahasiswa yang bersangkutan. Interaksi antara dosen dan mahasiswa secara intensif juga terjadi pada saat pembimbingan tugas akhir. Mahasiswa

melakukan konsultasi secara rutin dengan dosen pembimbing dalam penulisan proposal maupun laporan hasil penelitian yang dapat dilakukan di kampus maupun di luar kampus sesuai dengan kesepakatan antara dosen dan

(26)

90 mahasiswa. Di luar jadwal kuliah mahasiswa bisa mengajak dosen

mendiskusikan materi kuliah dan tugas utamanya dalam penyelesaian tugas akhir mulai dari pengerjaan proposal dan tugas akhir. Interaksi antar mahasiswa terlihat di sela-sela jadwal kuliah.

(c) Pembimbingan tugas akhir

Interaksi akademik juga dilakukan pada kegiatan pembimbingan skripsi, pembimbingan lomba karya tulis atau program kreativitas mahasiswa lainnya, pembimbingan KKN dan PPL, pembimbingan akademik (dalam diskusi-diskusi diluar perkuliahan).

(d) Kegiatan Praktek Kuliah Lapangan (PKL)

Praktek kuliah lapangan merupakan kegiatan yang direncanakan oleh mahasiswa, kemudian diusulkan ke fakultas. Dalam hal ini dosen berperan sebagai pembimbing dalam melaksanakan praktik kuliah lapangan. Kegiatan parktik kuliah lapangan ini dilakukan setiap tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap implementasi mata kuliah yang telah mereka peroleh. Adapun kegiatan yang dilaksanan berupa kunjungan ke TK Tunas Permata Universitas Kebangsaan Malaysia pada tahun 2015.

2. Interaksi Dosen-Dosen

Interaksi akademik antar dosen dilakukan pada rapat rutin mingguan dosen PSPG-PAUD maupun rapat menjelang awal semester untuk membahas mata kuliah yang akan dibina pada semestar tersebut dan pada akhir semester untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan pembelajaran semester yang telah berlangsung. Interaksi juga dilakukan pada diskusi yang dilakukan pada masing-masing peminatan (pertemuan Kelompok Dosen Keahlian/KDK).

Adapun Interaksi antara dosen dengan dosen lainnya dilakukan melalui kegiatan berikut ini:

(a) dalam seminar proposal mahasiswa, (b) kegiatan rapat program studi,

(c) lokakarya, (d) penelitian dan

(e) pengabdian pada masyarakat.

Interaksi antar dosen juga terjadi di luar jadwal kuliah. Ketika tidak mengajar para dosen satu rumpun keahlian mendiskusikan materi kuliah yang mereka gunakan dan meminta masukan dari dosen lain untuk perbaikan mata kuliah yang mereka ampu. Para dosen juga berbagi pengalaman menerapkan berbagai metode mengajar yang mereka gunakan. Selain membicarakan masalah yang berkaitan dengan pengajaran, dosen juga seringkali membicarakan permasalahan yang dihadapi di kelas, terutama yang berkenaan dengan permasalahan yang berkaitan dengan mahasiswa sehingga dapat saling membantu dalam memecahkan

permasalahanyang dihadapi oleh mahasiswa.

3. Interaksi Mahasiswa-Mahasiswa

(a) Di kelas

(27)

91 yang berhubungan dengan perkuliahan di dalam kelas, misalnya dalam

kegiatan kerja kelompok ketika mahasiswa mendiskusikan suatu topic yang berkaitan dengan pokok bahasan perkuliahan yang bersangkutan.

(b) Di luar kelas

Interaksi antara mahasiswa dengan mahasiswa terjadi dalam berbagai kegiatan yaitu dalam rangka menyelesaikan proyek penugasan mata kuliah tertentu. Umumnya mereka mendiskusikan tugas kuliah yang mereka peroleh dari

dosen, tidak hanya sesama satu angkatan, tetapi juga antar angkatan. Interaksi antar mahasiswa lainnya berupa mengadakan kegiatan perlombaan tingkat Sekolah Dasar setiap tahunnya. Hal ini menjadi kegiatan rutin himpunan mahasiswa PS PG-PAUD FKIP Unsri (HMPAUD).

(c) Di luar kampus

Interaksi antara mahasiswa dengan mahasiswa di luar kampus yaitu dengan mengikuti berbagai kegiatan, antara lain seminar, perlombaan seperti festival seni dan tari, english debate competition, karya tulis ilmiah, MTQ, Praktik Kuliah Lapangan (PKL) dan lainnya baik tingkat nasional maupun internasional.

(28)

92 Pengembangan perilaku kecendekiawanan mahasiswa yang telah dilakukan oleh PS PG-PAUD terdiri atas:

1. Kegiatan penanggulangan kemiskinan

(a) Pemberian bantuan sembako ke panti asuhan.

(b) Pemberian santunan korban kebakaran di Gandus, Palembang tahun 2015. 2. Pelestarian lingkungan

(a) Sumbangan alumni berupa bibit tanaman untuk di lingkungan kampus PG-PAUD.

(b) Pembersihan lingkungan masjid Nurul Iman 3. Peningkatan kesejahteraan masyarakat

(a) Kewirausahaan dengan membuat “kourma” (Kolak Ubi Ramadhan). Kegiatan ini dilakukan menjelang bulan Ramadhan. Mahasiswa mengajak ibu-ibu untuk berwirausaha membuat aneka makanan yang bisa di jual saat bulan

Ramadhan. Hal ini dilakukan mengingat pada bulan Ramadhan banyak sekali masyarakat yang berburu takjil untuk berbuka. Kegiatan penanggulangan masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lingkungan lainnya.

(a) Kegiatan bantuan bagi masyarakat yang terkena musibah. Kegiatan yang dilaksanakan berupa turun ke jalan meminta bantuan kepada masyarakat dalam meringankan beban salah satu mahasiswa yang menjadi korban kebakaran tahun 2014. Kegiatan bantuan korban kebakaran, dalam bentuk sumbangan dana dan pakaian (2015).

Referensi

Dokumen terkait

Terciptanya suasana akademik yang kondusif di antara sivitas akademika di lingkungan STAI As-Sunnah harus dijamin oleh terselenggaranya kebebasan akademik, kebebasan

Suasana akademik menciptakan iklim yang kondusif bagi kegiatan akademik, interaksi antara dosen-mahasiwa, antara sesama mahasiswa, maupun antara sesama dosen untuk

Untuk mendorong kebebasan akademik pada setiap semester sesuai dengan buku pedoman pendidikan, mahasiswa diperbolehkan mengambil Mata Kuliah di luar Program Studi (pilihan)

Tutorial: proses tutorial yang bertujuan untuk pendalaman materi mata kuliah juga menjadi salah satu media untuk meningkatkan interaksi akademik antara dosen dan praja

Untuk mengembangkan perilaku kecendikiawanan berbagai upaya yang dilakukan oleh Program Studi Administrasi Publik misalnya mengikuti kegiatan-kegiatan akademik baik secara

Masalah akademik (alur kurikulum, awal proses pembimbingan skripsi), dan masalah lain yang dapat menghambat penyelesaian studi, termasuk komunikasi). 4 Kesulitan

 Selain itu, dosen pembing akademik juga memberikan peluang kepada mahasiswa untuk bertemu secara informal pada kesempatan lain untuk maksud-maksud pembimbingan

USD menciptakan suasana yang kondusif bagi kegiatan akademik, interaksi antara dosen dan mahasiswa, antara sesama mahasiswa, antara sesama dosen yang mendorong