• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Observasi Teori Belajar di SMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Observasi Teori Belajar di SMA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PENERAPAN TEORI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN

BIOLOGI KELAS XII MIA 2

DI SMAN 1 SINGOSARI MALANG

LAPORAN OBSERVASI

Yang disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Belajar dan Pembelajaran

Yang dibimbing oleh Ibu Sri Endah Indriwati

Disusun oleh Kelompok 2/ Kelas B: Irma Rizqi Taufika (140341603440) Joddy Oki Ibrahim (140341606446) Lia Kusuma Wardani (140341605082) Ni’matul Khoiriyyah (140341605274)

The Learning University

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI

(2)

A. IDENTITAS SEKOLAH

Nama Sekolah : SMA Negeri 1 Singosari Malang

Alamat : Jalan Ki Hajar Dewantara 1, Singosari, Malang, Jawa Timur Nomer Telepon : (0341) 454113

B. IDENTITAS GURU

Nama : Zainal Fanani, S. Pd.

Alamat : Dkh. Bletok RT. 5 RW. 2 Pandanajeng Tumpang

C. TUJUAN OBSERVASI

1. Mengamati pengaplikasian teori belajar yang digunakan oleh guru di SMA Negeri 1 Singosari Malang.

2. Mengamati permasalahan pengaplikasian teori belajar yang digunakan oleh guru di SMA Negeri 1 Singosari Malang.

3. Membuat pemecahan permasalahan dalam pengaplikasian teori belajar yang digunakan oleh guru di SMA Negeri 1 Singosari Malang.

(3)

D. HASIL OBSERVASI DAN WAWANCARA a. Hasil Observasi

No .

Tahapan Kegiatan pembelajaran Kegiatan tambahan pada siswa

Pembukaan 1. Apa yang dilakukan guru di awal pembelajaran? Di awal pembelajaran guru memberikan penjelasan terkait perihal yang akan dipelajari dalam pertemuan hari ini. Guru menyampaikan indikator-indikator pembelajaran. Kemudian guru membagi keseluruhan siswa dalam kelompok-kelompok kecil, dalam hal ini menerapkan diskusi kelompok. Guru juga memberikan LKS kepada siswa untuk di diskusikan dalam kelompok tersebut.

2. Apakah guru menyampaikn tujuan pembelajaran? Iya, guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu tentang struktur DNA.

3. Indikator apa yang akan dicapai dalam pembelajaran?

Dalam pembelajaran kali ini guru mengambil KD

1. Apakah siswa siap dalam mengikuti pembelajaran? Siswa terlihat siap mengikuti pembelajaran, dengan salah satu ciri yaitu siswa terlihat fokus memperhatikan penjelasan guru di awal pembelajaran dan terlihat antusias.

2. Apakah siswa termotivasi untuk melaksanakan pembelajaran?

Sebagian besar siswa termotivasi dan antusias, namun ada yang tidak termotivasi.

(4)

(Kompetensi Dasar) 4.9 untuk kelas XII semester 1 yakni, Menyajikan hasil analisis DNA suatu makhluk hidup dan menggambarkannya atau membuat model wujud fisiknya sebagai produk. Dalam hal ini indikator yang dicapai yakni menganalisis struktur DNA dan menjelaskan bagian atau komponen-komponen penyusun DNA. Inti 1. Prediksikan jenis teori pembelajaran yang

diterpakan oleh guru di kelas? Beri alasan?

Teori belajar konstruktivistik, humanistik, behavioristik, sibernetik, dan kecerdasan ganda. Hal ini terlihat bahwa siswa mengkonstruk sendiri pemahamannya terhadap materi yang telah dipelajari melalui diskusi kelompok. Selain itu, guru juga menjadi fasilitator dan pendamping selama proses diskusi kelompok tersebut. Dalam pemebalajaran, antar kemlompok saling bertukar hasil pembiuatan model struktur DNA, hal ini bertujuan agar siswa saling menghargai karya

1. Apakah siswa saling berinteraksi dalam proses pembelajaran?

Tiap individu terlihat saling aktif dalam diskusi kelompok serta bertukar pendapat dan masukan satu sama lain.

2. Apakah siswa fokus dalam proses pembelajaran? Beri alasan berdasarkan fakta di lapangan!

Dalam pembelajaran kali ini terlihat seluruh siswa fokus dalam proses diskusi kelompok, walaupun ada 1 atau 2 siswa yang terlihat tidak fokus (tidak aktif dalam proses diskusi kelompok).

(5)

orang lain. Dalam pembelajaran ini juga tidak hanya mengaplikasikan satu macam kecerdasan saja, tapi juga menerapkan kecerdasan ganda, diantaranya kecerdasan verbal, visual, intrapersonal, interpersonal, logika.

2. Bagaimana relevansi antara materi pembelajara dengan teori belajar yang digunakan guru?

Antara materi pembelajaran dan teori belajar yang digunakan guru sudah sesuai. Dari proses siswa membuat model struktur DNA hingga menganalisis struktur DNA yang dibuat kelompok lain, siswa dapat membangun pemahamannya sendiri. Namun guru tetap mendampingi dan meluruskan konsep yang dipahami siswa.

3. Bagaimana aktivitas belajar siswa di kelas?

Dalam pembelajaran kali ini menerapkan model diskusi kelompok, tiap kelompok terdiri dari 4 siswa. Tampak siswa terlihat aktif dalam proses diskusi kelompok. Siswa mendiskusikan tentang struktur DNA dengan berdasarkan pada

yang telah ditetapkan guru?

Siswa berhasil mencapai tujuan pembelajaran, hal ini terbukti dengan baiknya pemahaman materi oleh siswa ketika mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

(6)

pertanyaan-pertanyaan yang sudah tersedia di LKS. Setelah diskusi kelompok, tiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Guru juga memberikan penguatan materi untuk memperjelas dan meluruskan hasil diskusi kelompok agar tetap pada jalur indikator kompetensi yang akan dicapai.

Penutup 1. Bagaimana orientasi ketercapaian pembelajaran di kelas?

Pembelajaran di kelas yang menggunakan berbagai macam teori ini berjalan dengan baik. Sebagian besar siswa mampu mencapai tujuan pembelajaran, terlihat dari presentasi hasil analisis. Dalam pembelajaran ini siswa aktif untuk mencari informasi dari berbagai sumber, sedangkan guru menjadi fasilitator dan membimbing diskusi siswa. 2. Fakta unik apa yang ditemukan dalam

pembelajaran terkait teori yang pembelajaran yang telah saudara pelajari?

Bahwasanya dalam pembelajaran ini, setiap

1. Apakah siswa ikut serta dalam menyimpulkan pembelajaran?

Pembelajaran belum tuntas baru satu kelompok yang mempresentasikan hasil analisisnya, sedangkan kelompok lain melanjutkan pada pertemuan selanjutnya. 2. Apa kesimpulan anda atas pembelajaran yang dilakukan

oleh siswa?

Dalam pembelajaran ini siswa dituntut untuk aktif agar memperoleh pemahaman materi. Bahkan sebelum pembelajaran tentang struktur DNA, siswa diminta untuk membuat media pembelajaran model struktur DNA secara berkelompok, hal ini selain meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, juga dapat

(7)

kelompok membuat sendiri model struktur DNA, kemudian model struktur DNA tersebut ditukar dengan kelompok lain untuk dianalisis.

3. Apa kesimpulan anda atas pembelajaran yang dilakukan oleh guru?

Dalam pembelajaran ini guru bertindak sebagai fasilitator dan membimbing proses diskusi siswa. Pada saat diskusi, guru berkeliling pada tiap kelompok untuk mengamati proses diskusi dan meluruskan pemahaman kelompok.

membangun kreativitas dan kerja sama dalam kelompok.

b. Hasil Wawancara

No Draft Pertanyaan Jawaban

1. Apa teori pembelajaran yang biasanya Bapak gunakan selama pembelajaran?

Dalam pembelajaran kali ini, saya menerapkan teori pembelajaran Konstruktivis. Karena dengan pembagian kelompok (diskusi kelompok) siswa dapat mengkonstruk secara mandiri konsep dan pemahaman materinya. 2. Persiapan apa yang bapak lakukan sebelum memulai

pembelajaran?

Persiapan yang diperlukan antara lain mempersiapkan pemahaman keilmuan tentang materi yang akan dipelajari, penyiapan media seperti Power Point, video animasi, LKS

(8)

yang akan dibagikan ke tiap kelompok. 3. Apa kendala yang Bapak temui dalam proses

pembelajaran?

Kendalanya terkadang sulit mengkondisikan kelas. Hal ini dikarenakan satu kelas terdiri dari 35 siswa.

4. Bagaimana cara Bapak menangani hal tersebut? Saya biasanya diawal pembelajaran berusaha melakukan sesuatu yang akan memusatkan perhatian siswa. Selain itu, membentuk kelompok diskusi dalam pembelajaran agar lebih mudah dalam mengontrol kelas. Karena dalam kelompok pun pasti sesama anggota kelompok juga melakukan kontrol terhadap sesama anggotanya.

5. Siapa yang membagi anggota kelompok dalam kelas? Saya sendiri sebagai guru. Tentunya teknis pembagian kelompok ini saya buat secara heterogen, artinya komposisi anggota dalam kelompok tersebut beragam, ada yang

kemampuannya bagus ada yang sedang dan ada yang kurang, agar saling melengkapi satu sama lain.

6. Bagaimana cara bapak dalam membagi kelompok? Kelompok saya bagi secara heterogen. Biasanya satu kelompok terdiri dari lima anggota. Dua diantaranya saya ambil dari anak yang tergolong berkemampuan tinggi, dua diantaranya lagi saya ambil dari yang tergolong

berkemampuan rendah, dan satu yang berkemampuan sedang untuk menjadi perantara komunikasi antra empat anak tadi

(9)

7. Apa kegiatan yang sering dilakukan dalam proses pembelajaran?

Kegiatan yang paling sering dilakukan adalah diskusi. Selain itu, dengan membawa media yang digunakan dalam

berdiskusi, siswa akan lebih termotivasi dan antusias terhadap materi yang akan dipelajari.

8. Apa media yang sering Bapak pakai dalam pembelajaran?

Saya paling sering pakai adalah Power Point, video animasi dan hal ini didukung oleh adanya fasilitas dari sekolah berupa LCD.

9. Apakah Bapak telah menerapkan prinsip 5M dalam pembelajaran?

Sudah, tapi siswa belum sering mengomunikasikannya langsung dikarenakan seringnya waktu yang terbatas. 10. Apakah siswa sering melakukan presentasi di kelas? Ya, sering. Setiap pembelajaran saya memberi kesempatan

pada siswa untuk mempresentasikan konsep materinya. Namun terkadang juga tidak maksimal hal ini karena kerterbatasan waktu.

(10)

E. ANALISIS HASIL WAWANCARA DAN OBSERVASI

1) Teori yang diterapkan oleh guru biologi di kelas XII MIA 2 SMA Negeri 1 Singosari Malang adalah kombinasi dari berbagai macam teori belajar yaitu: teori belajar konstruktivistik, humanistik, behavioristik, sibernetik, dan kecerdasan ganda. Dalam pembelajaran ini siswa membuat sendiri model struktur DNA jauh sebelum pembelajaran dimulai, kemudian model DNA tersebut ditukar dengan kelompok lain untuk dianalisis. Siswa menganalisis struktur DNA dan membandingkannya dengan berbagai sumber. Dalam proses analisis guru membimbing siswanya dan meluruskan pemahaman siswa.

2) Dalam pembelajaran siswa berpartisipasi aktif sebelum dan saat pembelajaran berlangsung. Siswa menunjukkan kreativitasnya dalam membuat model struktur DNA, kemudian menganalisis hasil kerja kelompok lain. Dalam hal ini siswa belajar untuk saling memahami dan menghargai karya orang lain. Dalam berdiskusi, siswa saling menyampaikan pendapat dan menggunakan berbagai sumber untuk memperoleh pemahamannya. Guru bertindak sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam memperoleh pemahamannya.

F. KENDALA/MASALAH PEMBELAJARAN DI KELAS DISERTAI PEMECAHANNYA

Kendala yang terjadi selama pembelajaran di kelas XII MIA 2 SMA Negeri 1 Singosari Malang, yaitu:

1. Suasana kelas kurang kondusif, ada beberapa siswa yang berkeliling kelas dan mengganggu kelompok lain, kadang siswa membahas hal lain di luar materi pelajaran.

2. Kurangnya motivasi siswa dalam membuat media pembelajaran. Ada siswa yang kurang antusias karena hasil karya mereka sebelumnya banyak yang rusak karena dibiarkan tidak terawat di belakang kelas.

Untuk menyelesaikan masalah diatas dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu:

1. Guru harus mengenali siswanya dan harus pandai mengkondisikan kelas agar siswa tetap tenang selama berdiskusi dan tetap fokus pada materi pelajaran.

(11)

2. Setelah guru memberikan tugas membuat media, seharusnya media disimpan dengan baik pada tempat yang seharusnya agar tidak rusak, sehingga siswa tidak kecewa dengan kerja keras dalam pembuatan media tersebut.

G. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PEMBELAJARAN DI KELAS

Kelebihan yang terjadi selama pembelajaran di kelas XII MIA 2 SMA Negeri 1 Singosari Malang, yaitu:

1. Dapat membangun kreativitas siswa.

2. Dapat melatih keterampilan siswa dalam menyampaikan argumen, menghargai orang lain, dan cara berinteraksi dengan baik dalam kelompok.

3. Dapat mengetahui kesalahan dirinya sendiri dan orang lain melalui analisis model struktur DNA yang dibuat kelompok lain.

Kekurangan yang terjadi selama pembelajaran di kelas XII MIA 2 SMA Negeri 1 Singosari Malang, yaitu:

1. Suasana kelas kurang kondusif.

2. Kurangnya motivasi siswa dalam membuat media pembelajaran.

H. KESIMPULAN

1. Teori yang diterapkan oleh guru biologi di kelas XII MIA 2 SMA Negeri 1 Singosari Malang adalah kombinasi dari berbagai macam teori belajar yaitu: teori belajar konstruktivistik, humanistik, behavioristik, sibernetik, dan kecerdasan ganda. Dalam pembelajaran siswa berparitisipasi aktif sebelum dan saat pembelajaran berlangsung. Siswa menunjukkan kreativitasnya dalam membuat model struktur DNA, kemudian menganalisis hasil kerja kelompok lain. Guru bertindak sebagai fasilitator yang membimbing siswa dalam memperoleh pemahamannya.

2. Kendala yang terjadi selama pembelajaran yaitu: (1) suasana kelas kurang kondusif, ada beberapa siswa yang berkeliling kelas dan mengganggu kelompok lain, kadang siswa membahas hal lain di luar materi pelajaran dan (2) kurangnya motivasi siswa dalam membuat media pembelajaran. Ada siswa yang kurang antusias karena hasil karya mereka sebelumnya banyak yang rusak karena dibiarkan tidak terawatt di belakang kelas. 3. Solusi untuk menyelesaikan dalam pembelajaran model ini yaitu: (1) guru

harus mengenali siswanya dan harus pandai mengkondisikan kelas agar siswa tetap tenang selama berdiskusi dan tetap fokus pada materi pelajaran

(12)

dan (2) setelah guru memberikan tugas membuat media, seharusnya media disimpan dengan baik pada tempat yang seharusnya agar tidak rusak, sehingga siswa tidak kecewa dengan kerja keras dalam pembuatan media tersebut.

I. DOKUMENTASI

Model struktur DNA buatan siswa Proses diskusi siswa

Siswa mempresentasikan hasil analisisnya

Referensi

Dokumen terkait

Menyatakan bahwa skripsi saya berjudul “ MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ROLL DEPAN DALAM SENAM LANTAI MELALUI PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA PADA SISWA KELAS XII MIA 4

Perkebunan Nusantara (PTPN) XII (Persero) Banjarsari Jember dan Pemanfaatannya sebagai Sumber Belajar Biologi SMA; Awinda Dewi Wahyuning Tiyas, 080210193033; 2012: 84

penelitian di SMA Yadika Bandar Lampung terdapat kesesuaian bila teori tersebut diterapkan, karena hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa variabel X

Penelitian dengan judul pengaruh model pembelajaran Novick terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XI MIA pada pembelajaran biologi di SMA Negeri 2 Purwokerto

Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah ( Problem Based Learning ) berpengaruh terhadap hasil belajar biologi aspek afektif siswa kelas X MIA

Hasil yang ingin dicapai dari tulisan ini ialah (1) fungsi dan manfaat teori belajar dan pembelajaran ditentukan pada penerapannya, dan (2) teori behavioristik dapat diterapkan

table , deskripsi hasil belajar biologi siswa kelas XII SMA Negeri I Ladongi, hasil belajar siswa dalam mata pelajaran biologi dapat meningkat setelah penerapan

Hubungan antara Persepsi siswa tentang kompetensi sosial para guru dengan Motivasi Belajar Siswa di SMA N 1 Singosari Malang. Salah satu yang menjadi ketertarikan peneliti untuk