KAJIAN TEORI
KAJIAN TEORI
TEKNIK DAN KEERAMPILAN PROMOSI KESEHATAN TEKNIK DAN KEERAMPILAN PROMOSI KESEHATAN
Diajukan Sebagai Tug
Diajukan Sebagai Tugas Mata Kuliah
as Mata Kuliah Komunikasi, Promkes Dan
Komunikasi, Promkes Dan
Epidemiologi
Epidemiologi
Disusun oleh:
Disusun oleh:
Kelompok 8
Kelompok 8
Fitri Hardianti RT P!"#$%&&'$&&(
Fitri Hardianti RT P!"#$%&&'$&&(
)ed* Fine P!"#$%&&'$&+(
)ed* Fine P!"#$%&&'$&+(
eni -uraeni P!"#$%&&'$.&(
eni -uraeni P!"#$%&&'$.&(
JURUSAN AHLI
JURUSAN AHLI TEKNOLOGI LABORAT
TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK
ORIUM MEDIK
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN BANTEN
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN BANTEN
2017
2017
TEKNIK DAN KEERAMPILAN PROMOSI KESEHATAN
/0 PE-1ERT2/- PR3M3S2
KESEH/T/-Promosi kesehatan4pendidikan kesehatan merupakan 5abang dari ilmu kesehatan *ang mempun*ai dua sisi, *akni sisi ilmu dan sisi seni0 Dilihat dari sisi seni, *akni praktisi atau aplikasi pendidikan kesehatan adalah merupakan penunjang bagi program6program kesehatan lain0 2ni artin*a bah7a setiap program kesehatan *ang telah ada misaln*a pemberantasan pen*akit menular4tidak menular, program perbaikan gi8i, perbaikan sanitasi lingkungan, upa*a kesehatan ibu dan anak, program pela*anan kesehatan dan lain sebagain*a sangat perlu ditunjang serta didukung oleh adan*a promosi kesehatan0
Promosi kesehatan bukanlah han*a proses pen*adaran mas*arakat atau pemberian dan peningkatan pengetahuan mas*arakat tentang kesehatan semata, akan tetapi di dalamn*a terdapat usaha untuk dapat mem9asilitasi dalam rangka perubahan perilaku mas*arakat0 Dalam hal ini organisasi kesehatan dunia H3 telah merumuskan suatu bentuk de9inisi mengenai promosi kesehatan :
;Health promotion is the pro5ess o9 enabling people to in5rease 5ontrol o<er, and impro<e, their health0 To rea5h a state o9 5omplete ph*si5al, mental, and so5ial, 7ell6being, an indi<idual or group must be able to identi9* and reali8e aspirations, to satis9* needs, and to 5hange or 5ope 7ith the en<ironment ;0 3tta7a =harter,&#+'(0
>adi, dapat disimpulkan dari kutipan tersebut diatas bah7a Promosi Kesehatan adalah proses untuk meningkatkan kemampuan mas*arakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatann*a0 Selain itu untuk men5apai derajat kesehatan *ang sempurna, baik 9isik, mental, dan sosial, maka mas*arakat harus mampu mengenal serta me7ujudkan aspirasin*a, kebutuhann*a, dan mampu mengubah atau mengatasi lingkungann*a lingkungan 9isik, sosial buda*a dan sebagain*a(0
Selanjutn*a, /ustralian Health Foundation merumuskan batasan lain pada promosi kesehatan sebagai berikut :
;Health promotion is programs are design to bring about ;5hange? 7ithin people, organi8ation, 5ommunities, and their en<ironment ?0
/rtin*a bah7a promosi kesehatan adalah program6program kesehatan *ang diran5ang untuk memba7a perubahan perbaikan(, baik di dalam mas*arakat sendiri, maupun dalam organisasi dan lingkungann*a0
Dengan demikian bah7a promosi kesehatan adalah kombinasi berbagai dukungan men*angkut pendidikan, organisasi, kebijakan dan peraturan perundangan untuk perubahan lingkungan dan perilaku *ang menguntungkan kesehatan 1reen dan 3ttoson,&##+(0 Promosi kesehatan merupakan proses pemberda*aan mas*arakat agar mampu memelihara dan meningkatkan kesehatann*a0 Proses pemberda*aan tersebut dilakukan dari, oleh, untuk dan bersama mas*arakat@ /rtin*a proses pemberda*aan tersebut dilakukan melalui kelompok6kelompok potensial di mas*arakat, bahkan semua komponen mas*arakat0 Proses pemberda*aan tersebut juga dilakukan dengan menggunakan pendekatan sosial buda*a setempat0 Proses pembelajaran tersebut juga dibarengi dengan upa*a mempengaruhi lingkungan, baik lingkungan 9isik termasuk kebijakan dan peraturan perundangan0
A0 PE-B)BH/-
KESEH/T/-&0 Pengertian Pen*uluhan Kesehatan
Pen*uluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan *ang dilakukan dengan 5ara men*ebarkan pesan, menanamkan ke*akinan, sehingga mas*arakat tidak saja sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau dan bisa melakukan suatu anjuran *ang ada hubungann*a dengan kesehatan0
Pen*uluhan kesehatan adalah gabungan berbagai kegiatan dan kesempatan *ang berlandaskan prinsip6prinsip belajar untuk men5apai suatu keadaan, dimana indi<idu, keluarga, kelompok atau mas*arakat se5ara keseluruhan ingin hidup sehat, tahu bagaimana 5aran*a dan melakukan apa *ang bisa dilakukan, se5ara perseorangan maupun se5ara kelompok dan meminta pertolongan E99end*, &##+(0
Pendidikan kesehatan adalah suatu proses perubahan pada diri seseorang *ang dihubungkan dengan pen5apaian tujuan kesehatan indi<idu, dan mas*arakat 0 Pendidikan kesehatan tidak dapat diberikan kepada seseorang oleh orang lain, bukan seperangkat prosedur *ang harus dilaksanakan atau suatu produk *ang harus di5apai, tetapi sesungguhn*a merupakan suatu proses perkembangan *ang berubah se5ara dinamis, *ang didalamn*a seseorang menerima atau menolak
in9ormasi, sikap, maupun praktek baru, *ang berhubungan dengan tujuan hidup sehat Suliha, dkk0, !$$!(0
!0 Tujuan pendidikan kesehatan adalah E99end*, &##+( :
&0 Ter5apain*a perubahan perilaku indi<idu, keluarga dan mas*arakat dalam membina dan memelihara perilaku hidup sehat dan lingkungan sehat, serta berperan akti9 dalam upa*a me7ujudkan derajat kesehatan *ang optimal0
!0 Terbentukn*a perilaku sehat pada indi<idu, keluarga, kelompok dan mas*arakat *ang sesuai dengan konsep hidup sehat baik 9isik, mental dan sosial sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian0 %0 Menurut H3 tujuan pen*uluhan kesehatan adalah untuk merubah perilaku perseorangan dan atau mas*arakat dalam bidang kesehatan0 %0 Faktor69aktor Pen*uluhan Kesehatan
9aktor69aktor *ang perlu diperhatikan terhadap sasaran dalam keberhasilan pen*uluhan kesehatan adalah :
1) Tingkat Pendidikan.
Pendidikan dapat mempengaruhi 5ara pandang seseorang terhadap in9ormasi baru *ang diteriman*a0 Maka dapat dikatakan bah7a semakin tinggi tingkat pendidikann*a, semakin mudah seseorang menerima in9ormasi *ang didapatn*a0
2) Tingkat Sosial Ekonomi
Semakin tinggi tingkat sosial ekonomi seseorang, semakin mudah pula dalam menerima in9ormasi baru0
3) Adat Istiadat
Pengaruh dari adat istiadat dalam menerima in9ormasi baru merupakan hal *ang tidak dapat diabaikan, karena mas*arakat kita masih sangat menghargai dan menganggap sesuatu *ang tidak boleh diabaikan0 4) Kepercayaan Masyarakat
Mas*arakat lebih memperhatikan in9ormasi *ang disampaikan oleh orangCorang *ang sudah mereka kenal, karena sudah timbul keper5a*aan mas*arakat dengan pen*ampai in9ormasi0
) Ketersediaan !akt" di Masyarakat
aktu pen*ampaian in9ormasi harus memperhatikan tingkat akti9itas mas*arakat untuk menjamin tingkat kehadiran mas*arakat dalam pen*uluhan0
.0 Metode Pen*uluhan Kesehatan
Metode *ang dapat dipergunakan dalam memberikan pen*uluhan kesehatan adalah -otoatmodjo, !$$! ( :
&( Metode =eramah
/dalah suatu 5ara dalam menerangkan dan menjelaskan suatu ide, pengertian atau pesan se5ara lisan kepada sekelompok sasaran sehingga memperoleh in9ormasi tentang kesehatan0
!( Metode Diskusi Kelompok
/dalah pembi5araan *ang diren5anakan dan telah dipersiapkan tentang suatu topik pembi5araan diantara C !$ peserta sasaran( dengan seorang pemimpin diskusi *ang telah ditunjuk0
%( Metode =urah Pendapat
/dalah suatu bentuk peme5ahan masalah di mana setiap anggota mengusulkan semua kemungkinan peme5ahan masalah *ang terpikirkan oleh masing C masing peserta, dan e<aluasi atas pendapat C pendapat tadi dilakukan kemudian0
.( Metode Panel
/dalah pembi5araan *ang telah diren5anakan di depan pengunjung atau peserta tentang sebuah topik, diperlukan % orang atau lebih panelis dengan seorang pemimpin0
( Metode Aermain peran
/dalah memerankan sebuah situasi dalam kehidupan manusia dengan tanpa diadakan latihan, dilakukan oleh dua orang atu lebih untuk dipakai sebagai bahan pemikiran oleh kelompok0
'( Metode Demonstrasi
/dalah suatu 5ara untuk menunjukkan pengertian, ide dan prosedur tentang sesuatu hal *ang telah dipersiapkan dengan teliti untuk memperlihatkan bagaimana 5ara melaksanakan suatu tindakan, adegan dengan menggunakan alat peraga0 Metode ini digunakan terhadap kelompok *ang tidak terlalu besar jumlahn*a0 "( Metode Simposium
/dalah serangkaian 5eramah *ang diberikan oleh ! sampai orang dengan topik *ang berlebihan tetapi saling berhubungan erat0 +( Metode Seminar
/dalah suatu 5ara di mana sekelompok orang berkumpul untuk membahas suatu masalah diba7ah bimbingan seorang ahli *ang menguasai bidangn*a0
Dalam melakukan pen*uluhan kesehatan, maka pen*uluh *ang baik harus melakukan pen*uluhan sesuai dengan langkah C langkah dalam pen*uluhan kesehatan mas*arakat sebagai berikut E99end*, &##+( :
&0 Mengkaji kebutuhan kesehatan mas*arakat0 !0 Menetapkan masalah kesehatan mas*arakat0
%0 Memprioritaskan masalah *ang terlebih dahulu ditangani melalui pen*uluhan kesehatan mas*arakat0
0 Mengadakan Kegiatan Pen*uluhan
&0 Men*usun peren5anaan pen*uluhan a( Menetapkan tujuan
b( Penentuan sasaran
5( Men*usun materi 4 isi pen*uluhan d( Memilih metoda *ang tepat
e( Menentukan jenis alat peraga *ang akan digunakan 9( Penentuan kriteria e<aluasi0
g( Pelaksanaan pen*uluhan h( Penilaian hasil pen*uluhan i( Tindak lanjut dari pen*uluhan
DAFTAR PUSTAKA
&0 Departemen Kesehatan R2, Pusat Promosi Kesehatan0 !$$+0 Pedoman pengelolaan promosi kesehatan, dalam pen5apaian PHAS0 >akarta0
!0 Departemen Kesehatan R2, Pusat Promosi Kesehatan0 !$$.0pengembangan Media Promosi Kesehatan0 >akarta0
%0 Poer7adarminta, 0>0S0 &#"'0 Kamus Bmumu Aahasa 2ndonesia0 P- Aalai Puataka : >akarta0
.0 /hmad, /bu, Drs0 &#"+0 Aidaktik Metodik0 = Thoha Putra : Semarang0 0 >oni, T0Raka0 &#+$0 Pengelolaan Kelas0 Pro*ek Pengembangan Pendidikan
1uru P%1( : >akarta0
'0 Mardjo, R/0 Drs0 &#+!0 Mengajar dengan Prosedur Pengembangan Sistem 2nstruksional PSS2(0 = Saudara : Salatiga0
"0 /li, aidin0 !$&$0 Dasar6Dasar Pendidikan Kesehatan Mas*arakat dan Promosi Kesehatan0 Trans 2n9o Media: >akarta