• Tidak ada hasil yang ditemukan

(16) Pembelajaran Kognitif B5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "(16) Pembelajaran Kognitif B5"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Contoh Kegiatan Pembelajaran

Bidang Pengembangan Kognitif

KELOMPOK B

(2)

: Memasangkan benda sesuai dengan pasangannya,

jenis, persamaan, dan lain-lain Indikator 5

Kegiatan : Bermain mana pasangan ku?

Metode : Demonstrasi dan pemberian tugas.

Tujuan : - Agar anak berani mengambil keputusan

- Berlatih memperkirakan ukuran/estimasi

Alat dan Bahan - Permainan 1a Odol-sikat gigi, sisir-kaca, buku-pinsil,

dan lain-lain :

- Permainan 1b Bermacam tutup botol/toples.

Langkah -langkah Kegiatan:

1 - a Guru

memperlihatkan alat peraga, berupa sikat gigi, odol, sisir,kaca dll

3 –a

Anak mencari pasangan benda. 2 – a

Anak diajak untuk mengamati benda.

1 - b Guru

memperlihatkan alat peraga, berupa bermacam tutup botol/toples.

2 - b Guru membuka semua tutup botol

3 - b

Anak mencari pasangan tutup botol/toples.

4 – a

Guru memberi pujian kepada anak.

4 - b

Guru memberi pujian kepada anak.

Penilaian :

Observasi, penugasan, hasil karya, unjuk kerja.

Catatan/Keterangan:

Kegiatan ini dapat dilakukan dengan berbagai macam media, misal:

- menjodohkan pasangan sandal

- menjodohkan meja dan kursi sesuai warna - mencari teman yang tingginya sama

Referensi

Dokumen terkait

 Fasilitas fisik yang akan dirancang adalah meja makan konsumen,kursi konsumen, meja kasir, tempat cuci tangan konsumen, kursi karyawan, meja saji, lemari peralatan

Untuk memperbaiki direkomendasikan penggunaan fasilitas kerja berupa meja dan kursi yang sesuai untuk aktivitas Ukuran meja pahat yang dirancang disesuaikan dengan

Fasilitas fisik meliputi meja bersekat, meja panjang, kursi orang yang dilayani, kursi baca, locker , rak buku, meja komputer, meja pengawas dan meja petugas perpustakaan

Kemudian dari segi sarana dan prasarana SMK Negeri 9 Surakarta didukung oleh ruang lab DKV yang sesuai dengan jumlah peserta didik yang dilengkapi dengan meja

Redesain meja dan kursi sekolah yang dilakukan menghasilkan tinggi meja dan tinggi kursi yang adjustable dengan ukuran tinggi minimum meja 41,4 cm dan tinggi maksimum meja 58,9

Rekomendasi yang diberikan kepada pekerja yaitu memperbaiki tata letak meja kerja, mengganti kursi dan meja sesuai dengan postur tubuh dari pekerja.. Evaluation and

Perancangan kursi plus meja ergonomis sesuai antropometri santri MDA Masjid Muhajirin Kampung Tangah menghasilkan rancangan kursi plus meja di sisi kanan yang bisa

Guru menugaskan pada masing-masing anak untuk mencari benda yang disukai sesuai dengan jumlah yang ditentukan.. Guru memberi pujian