• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 10 Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB 10 Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup"

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 10

PERUBAHAN DAN PELESTARIAN

LINGKUNGAN HIDUP

(2)

Kompetensi Dasar

1. Menganalisis data perubahan lingkungan

dan dampak dari perubahan perubahan

tersebut bagi kehidupan.

2. Memecahkan masalah lingkungan dengan

membuat desain produk daur ulang

(3)

1. Siswa dapat mengubah perilaku untuk

menjaga dan menyayangi lingkungan

hidup sebagai manivestasi pengamalan

ajaran agama yang dianutnya.

2. Siswa dapat menunjukkan sikap

kepekaan dan kepedulian terhadap

permasalahan lingkungan hidup.

(4)

Tujuan Pembelajaran Kognitif

1. Siswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis limbah penyebab berbagai pencemaran.

2. Siswa dapat memprediksi dampak negatif dari pencemaran udara di atmosfer terhadap bumi. 3. Siswa dapat mengemukakan penanganan

(5)

Tujuan Pembelajaran Psikomotorik

(6)
(7)

Pengertian

1) Lingkungan hidup :

Menurut UU No.23 tahun 1997, lingkungan hidup

adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup yang mempengaruhi kelangsungan hidup seluruh makhluk hidup .

2) Pencemaran :

(8)

Pencemaran

Zat yang mencemari lingkungan POLUTAN Semua yang menimbulkan efek penuruan kualitas suatu

lingkungan hingga tidak berfungsi sebagaimana

diperuntukan.

(9)
(10)
(11)

Pencemaran Udara

Atmosfer

• 78% gas nitrogen • 21% gas oksigen • 0,93% gas argon

• 0,032% gas karbon dioksida • Sejumlah kecil gas lainnya

Jika komposisi atmosfer di bumi

sudah tidak sedemikian rupa akan tercema r terdiri dari Zat tercemar seperti

1. Karbon Monoksida (CO) 2. Nitrogen Oksida (NO,

NO2)

3. Chlorofluorcarbon (CFC) 4. Ozon(O3)

(12)

Zat-zat

penyebab

pencemaran

udara

Karbon Monoksida (CO)

Nitrogen Oksida (Nox)

Chloroflourcarbon (CFC)

(freon)

Ozon (O3)

(13)

2. Nitrogen Oksida (Nox)

Sifat :

a. Tidak berwarna b. Tidak berbau c. Tidak berasa

Sumber → gas pembakaran

yang tidak sempurna yang mengandung bahan bakar karbon dan juga muncul dari kawah gunung dan sumur.

Dapat menyebabkan → CO

akan mengikat hemoglobin (Hb) darah sehingga CO masuk

meracuni peredaran darah 1. Karbon Monoksida (CO)

Dapat membentuk NO, dan NO2Sumber : dihasilkan oleh

kendaraan bermotor.

Sifat NO2 :

a. NO2 beracun

b. Berbau menyengat

c. Berwarna cokelat kemerahan d. Penyebab terjadinya hujan

asam

e. Menyebab kan Korosi

NO tidak berbahaya, tapi dalam

(14)

3. Chloroflourcarbon (freon)

Tebentuk dari unsur carbon, klor

dan flour.

Sifat :

a. Tidak berbau

b. Tidak mudah terbakar c. Tidak mudah bereaksi • Manfaat :

Gas pendorong(aerosol) , pendingin lemari es,

pengembang busa polimer, AC.

Mencemari udara → gas CFC

naik keatas bumi dan merusak lapisan Ozon kita, menyebabkan sinar UV ultraviolet makin leluasa untuk masuk ke bumi tanpa

disaring

4. Ozon (O3)

Terdapat didua bagian.

a. Stratosfer(10-60 km dari

kulit bumi) melindungi bumi dari sinar ultraviolet.

b. Tropsfer (0-10 km dari kulit

bumi) → BERBAHAYA.

Bila pada konsentrasi tinggi,

akan menimbulkan efek pusing dan gangguan paru paru pada manusia

Ozon dapat tidak berbahaya

di troposfer jika ia

melepaskan atom O menjadi O2 atau gas oksigen karena

(15)
(16)

5. Gas Rumah Kaca (H

2

O, CO

2

, CH

4

, O

3

, dan NO)

Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi. Atmosfer

tersusun dari berbagai macam gas yang menjadi filter pelindung bumi. Contohnya melindungi kontak langsung dengan meteorit dan sinar ultraviolet.

Lapisannya menjadi 4 bagian : a. Troposfer (0-10 km)

b. Stratosfer (10-60 km) c. Mesosfer (60-120 km)

d. Termosfer(120- luar bumi km)

(17)

Efek rumah kaca Efek rumah kaca adalah keadaan dimana sinar matahari yang menembus lapisan gas-gas tersebut

akan dipantulkan kembali ke bumi. Sinar itu

terperangkap menyebabkan suhu bumi mengalami pemanasan global.

Gas-gas yang

terkandung di Troposfer

a. H2O (air)

b. CO2 (Karbon Dioksida) c. CH4 (Metana)

d. O3 (Ozon)

e. NO (Nitrogen oksida)

Gas-gas yang

terkandung di Troposfer

a. H2O (air)

b. CO2 (Karbon Dioksida) c. CH4 (Metana)

d. O3 (Ozon)

(18)

Efek rumah kaca

1. Pemanasan global (global warming)

2. Meningkatnya permukaan air laut (suhu dibumi makin

panas sehingga es kutub mencair

3. Perubahan iklim bumi (iklim bumi menjadi tidak

(19)
(20)

Pencemaran Air

Pencemaran air adalah masuknya makhluk hidup atau zat lain ke

dalam air yang menyebabkan kualitas air menurun ke tingkat tertentu sehingga tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya

Uji pencemaran air dapat dilakukan dengan 3 parameter, yakni : a. Parameter fisik; meliputi kandungan partikel padat, zat padat

terlarut, kekeruhan, warna, bau, suhu, dan pH.

b. Parameter kimia; meliputi BOD (biochemical oxygen demand),

COD (chemical oxygen demand), dan DO (dissolved oxygen).

c. Parameter biologi; digunakan untuk mengetahui jenis dan

(21)

Sumber Pencemaran Air

a.

Langsung

Berupa elfuen

(buangan) yang

langsung dibuang ke dalam air.

Contohnya adalah air

sungai, saluran air, selokan, laut, dan danau.

b. Tidak Langsung

Merupakan kontaminan yang masuk

melalui air tanah akibat pencemaran air permukaan oleh limbah industri/domestik.

Dibagi menjadi

1) Limbah domestik (deterjen, tinja, tinja

hewan, sampah organik)

2) Limbah industri (merkuri, timbal,

tembaga, krum, nikel)

3) Limbah pertanian (pestisida,

menjadikan peningkatan unsur hara/eutrofikasi)

4) Limbah pertambangan (tambang emas,

(22)

Limbah domestik

Limbah Industri Limbah pertambangan

(23)
(24)

Pencemara n Tanah

Secara

langsung

Secara

tidak

langsung

pencemar langsung memcemari tanah Contohny a Pengunaan insektisida, fungisida, herbisida, DDT, dan

pupuk kimiawi secara berlebihan

Terjadi melalui perantara air dan

udara

Contohny a

Limbah domestik dan industri dibuang ke sistem peairan lalu polutan tersebut terserap ke dalam

(25)

Pencemaran tanah dapat juga disebabkan oleh

limbah yang tidak mudah terurai, mislanya plastik, kaca, sterofoam, dan kaleng.

Dampak negatif pencemaran tanah:

a.

Mematikan organisme di dalam

tanah

b.

Mengganggu

(26)
(27)

Pencemaran

suara

Kebisingan impulsif

Kebisingan impulsif kontinu

Kebisingan

semikontinu

Kebisingan kontinu

(28)

1.

Kebisingan impulsif

Yaitu kebisingan

yang terjadi dalam

waktu singkat dan

biasanya

mengejutkan.

Contoh: suara

ledakan mercon,

suara tembakan

senjata, dan suara

petir.

2.

Kebisingan impulsif

kontinu

Yaitu kebisingan

impulsif yang terjadi

terus-menerus, tetapi

hanya

sepotong-sepotong.

Contoh: suara palu

(29)

3.

Kebisingan

semikontinu

Yaitu kebisingan

kontinu yang hanya

sekejap, kemudian

hilang dan muncul lagi.

Contoh: suara lalu

lalang kendaraann

bermotor di jalanan dan

suara pesawat terbang

yang sedang melintas

4. Kebisingan kontinu

Yaitu kebisingan yang

datang secara terus-menerus dalam waktu yang cukup lama.

Contoh: suara mesin

pabrik.

Kebisingan kontinu,

terutama yang

berintensitas tinggi,

(30)

Untuk menentukan tingkat kebisingan

digunakan alat SLM (Sound Level Meter) dengan satuan desibel (dB).

Kebisingan adalah suara dengan frekuensi

diatas 80 dB.

Kebisingan dapat menyebabkan gangguan

psikologis (kesulitan berkonsentrasi) dan fisiologis (sakit kepala) yang tergantung pada tingkat kenyaringan suara (tingkat kebisingan) dan lamanya telinga

mendengar kebisingan.

Alat SLM

(31)
(32)

Akumulasi Bahan Pencemar dalam

Rantai Makanan

Bahan pencemar yang sulit atau tidak dapat terurai di

lingkungan daat masuk ke dalam tubuh organisme dan berpindah dari satu organisme ke organisme lain melalui rantai makanan atau jaring-jaring makanan.

Contohnya DDT (dikloro difenil trikloroetana), residunya

(33)

DDT juga tidak dapat terurai oleh reaksi didalam tubuh

makhluk hidup

Pada setiap tingkatan trofik akan terjadi peningkatan

akumulasi DDT

Proses peningkatan akumulasi bahan pencemar pada

tingkatan trofik melalui rantai makanan disebut biomagnifikasi.

Konsentrasi bahan pencemar dinyatakan dalam

(34)

Peningkatan akumulasi bahan

(35)
(36)

Penanganan Limbah

Limbah yang merupakan sisa kegiatan manusia tidak

selalu berupa bahan yang mengganggu lingkungan, melainkan ada pula berupa bahan yang masih

bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.

Contoh: sisa bahan makanan dan sayuran, sampah

daun, dan kotoran ternak dapat dimanfaatkan untuk

membuat pupuk kompos.

Berdasarkan wujudnya limbah dapat dibedakan menjadi:

a. Limbah cair

b. Limbah gas

(37)

Penanganan Limbah Cair

1. Pendekatan

Non-teknis

Dilakukan dengan

penerbitan peraturan

sebagai landasan

hukum bagi pengelola

bada air dan

penghasil limbah,

sosialisasi peraturan,

dan peyuluhan pada

masyarakat

(38)
(39)

Penanganan Limbah Tinja Manusia Dapat

Dilakukan Melalui Metode Berikut:

Cubluk

Berupa lubang yang diberi dinding tidak kedap air di

bagian atasnya dan dilengkapi dengan tutup. Limbah dari jamban langsung dialirkan ke dalam cubluk.

Tangki Septik Konvensional

(40)
(41)

Tangki septik biofilter

Terdiri atas bak pengendap, ruangan yang berisi media filter (batu pecah, batu apung, ijuk, dan kerikil), dan ruang resapan (berisi kerikil, pasir, dan ijuk). Bak pengendap

(42)

Instalasi pengolahan limbah cair domestik (IPLCD)

Biasanya dibangun untuk perkantoran, restoran, hotel,

dan rumah sakit.

(43)
(44)

Sistem Penanganan Limbah Cair Industri

a. Penanganan

sistem setempat

Industri membuat

instalasi

pengolahan

limbah sendiri.

b. Penanganan sistem terpusat

Masing-masing industri harus melakukan

pengolahan terlebih dahulu hingga efluen limbah

(45)

Bagan penanganan limbah cair di kawasan industri sistem terpusat

Industri A Industri B

Industri C

Industri D

Industri E

IPAL Industri

Sungai

(46)

Limbah Gas

Limbah gas dapat berupa gas, embun, uap,

kabut, awan, debu,

haze

(partikel tersuspensi

dalam tetesan air), dan asap.

Pada umumnya limbah gas berasal dari

(47)

PENANGANAN LIMBAH GAS

1) Filter udara

2) Pengendap siklon 3) Filter basah

4) Pengendap sistem grafitasi 5) Pengendap elektrostatik

(48)

Limbah padat berdasarkan sumbernya, yaitu: a. Limbah padat domestik

Limbah rumah tangga, perkantoran, perdagangan, rumah sakit.

b. Limbah padat non-domestik

Limbah pertanian, perkebunan, industri konstruksi gedung, industri umum.

(49)

Minimalisasi limbah

padat

Berpedoman pada konsep pelaksanaan

pembangunan

berkelanjutan yang

menghemat penggunaan sumber daya alam, serta pembangunan yang

memberi nilai tambah terhadap sumber daya alam.

1.

Reuse

2.

Replacement

3.

Refusal

4.

Repair

5.

Reconstruct

6.

Redurability

7.

Reduce

8.

Recycle

9.

Recovery

Kegiatan-kegiatan dalam menghemat penggunaan
(50)

PENANGANAN LIMBAH PADAT

Penimbunan tanah (landfill)

Ditimbun dalam tanah agar cepat terurai.

Penimbunan secara berlapis

(sanitary landfill)

Ditimbun dengan ketinggian tertentu.

Pembakaran (incineration)

Pembakaran dilakukan pada jenis limbah padat tertentu seperti

(51)

Penghancuran (pulverisation)

Sampah yang terkumpul kemudian dihancurkan dengan suatu alat.

Pengomposan (composting)

Sampah organik berupa dedaunan, sisa sayuran, kulit budah, maupun kotoran hewan dapat diolah

kembali menjadi pupuk kompos.

Pemanfaatan sebagai makanan

ternak (hog feeding)

Sisa sayuran, ampas tapioka,

(52)

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

Karakteristik: mudah meledak, mudah

terbakar, bersifat reaktif dan korosif,

beracun, dan menyebabkan infeksi.

Contoh: senyawa kimia, obat-obatan

kedaluarsa, limbah radioaktif, limbah

patologis (sisa jaringan, darah, cairan

tubuh, plasenta), bekas jarum suntik,

(53)

Penanganan Limbah Bahan Berbahaya dan

Beracun (B3)

Melakukan reduksi, mengolah, menimbun.Menyerahkan ke pihak pemanfaat limbah B3.Mengelola dengan teknologi.

Mengekspor ke negara lain pemilik teknologi

pengolah limbah B3.

Menyimpan paling lama 90 hari dengan

(54)

Kuis

1. Sebutkan zat-zat yang dapat menyebabkan pencemaran

udara (5)

2. Apa kepanjangan dari CFC?

3. Mengapa peniisan lapisan ozon makin hari makin

meningkat?

4. Apa dampak bila lapisan ozon terus menipis? Bagaimana

cara kalian menangani kasus global warming?

5. Sebutkan empat macam pencemaran berdasarkan

jenisnya!

6. Sebutkan empat macam lapisan atmosfer!

7. Jelaskan proses instalasi pengolahan lombah cair

domestik (IPLCD)!

(55)

7. Bagaimana pendapat kalian mengenai pemilahan

sampah yang belum maksimal di negara Indonesia? Jelaskan.

8. Setujukah kalian terhadap penanganan limbah padat

dengan cara penimbunan tanah (landfill)? Jelaskan.

9. Apa yang akan kalian lakukan terhadap obat-obatan

yang sudah kedaluarsa?

10. Sebutkan dan jelaskan 4 macam pencemaran suara! 11. Apa bedanya sistem penanganan limbah cair industri

setempat dengan terpusat?

12. Sebutkan karakteristik limbah B3! Apa bedanya tangki

septik konvensional dengan tangki septik biofilter?

13. Apa gunanya disinfeksi?

14. Apa bedanya landfill dengan sanitary landfill?

Referensi

Dokumen terkait

Perusakan lingkungan adalah tindakan yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisik dan atau hayati lingkungan, yang

Semua energi yang masuk ke dalam tubuh organisme, populasi, atau ekosistem dapat dianggap sebagai energi yang tersimpan atau yang terlepaskan.. Energi dapat diubah dari

Makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia akan digunakan sebagai sumber energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari, membangun sel-sel tubuh yang baru dan juga untuk

Kista akan masuk ke tubuh manusia, jika makan daging yang tidak dimasak sempurna (setengah matang), sedangkan ookista akan masuk ke tubuh manusia melalui makan sayuran, buah, air

Senyawa industri adalah poliklorinasi bifenil (PCB) dan dioksin. DDT dan PCB dialam dapat mengalami magnifikasi biologi saat memasuki rantai makanan atau senyawa

4) Pangan : Pelatihan untuk mendorong perilaku konsumsi ramah lingkungan, mulai dari makanan dan minuman, konsumsi pakaian, juga untuk waktu luang dan olahraga. Pelatihan

Logam berat timbal (Pb) dapat berpindah dari lingkungan ke organisme perairan suatu saat akan turun dan mengendap pada dasar perairan, membentuk sedimentasi dan

Untuk upaya pelestarian lingkungan, Islam dan Kristen sama- sama memberikan sebuah konsep Menjaga lingkungan sama dengan menjaga agama, Dari sini jelas sekali bahwa