• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Identitas Visual "Sundanis" sebagai Grup Musik yang Melestarikan Bahasa Sunda.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Identitas Visual "Sundanis" sebagai Grup Musik yang Melestarikan Bahasa Sunda."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL “SUNDANIS” SEBAGAI GRUP MUSIK YANG MELESTARIKAN

BAHASA SUNDA

Oleh

Satrio Desdiandy Putra NRP 1264146

Seni dan budaya dewasa ini banyak mengalami pergeseran seiring dengan berkembangnya era globalisasi. Dewasa ini kebudayaan Indonesia tidak hanya berkembang dari dalam negeri saja namun juga mendapat pengaruh yang berasal dari luar negeri, baik yang positif maupun negatif. Seperti halnya saat ini bahasa daerah makin jarang digunakan dan kurang diminati oleh generasi muda.

Salah satu grup musik yang menanggapi fenomena ini yaitu grup musik Sundanis. Sundanis mempunyai visi dan misi untuk melestarikan Bahasa Sunda agar tidak punah dan ditinggalkan oleh generasi muda Kota Bandung melalui pendekatan musik. Musik yang dihadirkan oleh grup musik Sundanis adalah hip hop yang cukup digemari oleh kalangan muda di Kota Bandung. Sayangnya, Sundanis belum memiliki identitas visual yang kuat untuk dapat lebih dikenal oleh masyarakat di Kota Bandung.

Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah melalui metode kuantitatif untuk mendapatkan data lapangan melalui kuesioner dan studi literatur untuk dapat merancang visualisasi logo, memperkenalkan produk (album baru) Sundanis melalui media komunikasi visual yang tepat dan sesuai dengan target audience. Perancangan membentuk sebuah identitas visual yang baru bagi grup musik Sundanis dilakukan supaya dapat lebih dikenal oleh masyarakat di Kota Bandung sebagai salah satu grup musik yang mampu melestarikan Bahasa Sunda.

(2)

ABSTRACT

VISUAL IDENTITY DESIGN FOR “SUNDANIS”, A MUSICAL GROUP THAT PRESERVES

THE SUNDANESE LANGUAGE

Submitted by Satrio Desdiandy Putra

NRP 1264146

Art and culture have experienced a lot of shifts as a consequence of the globalisation era. Nowadays, the Indonesian culture does not only develop from within but it is also influenced by other countries. The influence may be good, but it may also be bad. One of the results is the less and less popularity of the Sundanese language among the young generation.

One musical group which responds to this phenomenon is the Sundanis. Their vision and mission is to preserve the Sundanese language and prevent it from going extinct because the young generation stop using it. The group decides to do this by musical approach. The type of music they play is hip hop, which is popular among Bandung young people. It is unfortunate that the Sundanis has not got a strong visual identity to make them more recogniseable among the people of Bandung.

Therefore, the method used for this design is the quantitative method. To gather data, questionnaires are distributed. Literary study is done to design the group’s logo. To introduce their new album, a visual communication medium which suits the target audience is used. This design brings a new shape of the group’s visual identlty. It is done so that the Sundanis becomes more recogniseable and popular among the young generation of Bandung as a musical group that can actually preserve the Sundanese language.

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... .... i

LEMBAR PENGESAHAN ... .... ii

PERNYATAAN ORISINALITAS KARYA DAN LAPORAN ... .... iii

PERNYATAAN PUBLIKASI LAPORAN ... .... iv

(4)

2.2.6 Musik Pop Sunda ... .... 12

3.1.7 Tinjauan Karya Proyek/ Persoalan Sejenis ... .... 25

3.2 Analisis Terhadap Permasalahan Berdasarkan Data dan Fakta ... .... 26

(5)

4.3.3 Facebook (Media Elektronik) ... .... 35

4.3.4 Instagram (Media Elektronik) ... .... 36

4.3.5 iTunes (Media Elektronik) ... .... 37

4.3.6 Album Fisik (Print Media) ... .... 37

4.3.7 Stiker Line (Media Elektronik) ... .... 38

4.3.8 Boombing (Ambient Media) ... .... 38

4.3.9 Event ... .... 39

4.3.10 Merchandise ... .... 40

4.3.11 Rencana Anggaran Biaya (RAB) ... .... 41

4.4 Hasil Karya ... .... 42

4.4.1 Logo ... .... 42

4.4.2 Poster Event ... .... 43

4.4.3 Website ... .... 46

4.4.4 Facebook ... .... 47

4.4.5 Instagram ... .... 48

4.4.6 iTunes Media ... .... 49

4.4.7 Album Fisik ... .... 50

4.4.8 Stiker Line ... .... 54

4.4.9 Ambient Media ... .... 55

BAB V PENUTUP ... .... 60

5.1 Kesimpulan ... .... 60

5.2 Saran ... .... 60

DAFTAR PUSTAKA ... .... 61

DATA PENULIS ... .... 62

(6)

DAFTAR DIAGRAM

Diagram 3.1 Jenis Kelamin Responden ... .... 20

Diagram 3.2 Umur Responden Antara 18-39 Tahun ... .... 20

Diagram 3.3 Pekerjaan Responden ... .... 21

Diagram 3.4 Pendapatan Responden Per Bulan ... .... 21

Diagram 3.5 Penggunaan Bahasa Sehari-hari Responden ... .... 22

Diagram 3.6 Ketertarikan Responden Terhadap Musik ... .... 22

Diagram 3.7 Genre Yang Disukai Responden ... .... 23

Diagram 3.8 Ketertarikan Responden Terhadap Musik Dengan Kebudayaan Sunda ... .... 23

Diagram 3.9 Pengetahuan Responden Terhadap Sundanis ... .... 24

(7)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Skema Perancangan ... .... 5

Gambar 3.1 Logo Grup Musik Sundanis ... .... 17

Gambar 3.2 Foto Personil Sundanis ... .... 18

Gambar 3.3 Logo Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat ... .... 18

Gambar 3.4Perancangan Visual Sampul Album dan Buku Profil Krontjong Toegoe ... .... 18

Gambar 4.19 Profil dan Ucapan Terimakasih Personil ... .... 53

Gambar 4.20 Lirik Lagu ... .... 53

Gambar 4.21 Stiker Line Sundanis ... .... 54

Gambar 4.22 Boombing di bawah Jembatan Pasopati Bandung ... .... 55

(8)

Gambar 4.24 T-Shirt Sundanis ... .... 57

Gambar 4.25 Totebag Sundanis ... .... 58

Gambar 4.26 Masker Sundanis ... .... 58

(9)

DAFTAR TABEL

(10)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

Seni dan budaya dewasa ini banyak mengalami pergeseran seiring dengan berjalannya era globalisasi. Dewasa ini kebudayaan tidak hanya dari dalam negeri saja namun juga berasal dari luar negeri telah banyak diterima oleh kalangan muda secara keseluruhan dari yang baik hingga yang buruk. Seperti halnya saat ini bahasa daerah jarang digunakan dan kurang diminati oleh anak muda. Hal itu dipengaruhi oleh budaya luar yang mulai masuk ke Indonesia dan berpotensi mengubah pola pikir yang dimiliki generasi muda saat ini.

Bahasa Sunda merupakan bahasa yang jarang dipakai oleh generasi muda yang berada di Kota Bandung, jika ada pun kebanyakan generasi muda saat ini menggunakan Bahasa Sunda yang kasar sehingga tidak dapat diterima oleh masyarakat luas. Salah satu grup musik yang melihat fenomena ini yaitu grup musik Sundanis. Sundanis mempunyai visi dan misi untuk melestarikan Bahasa Sunda agar tidak punah dan ditinggalkan oleh generasi muda saat ini melalui pendekatan musik. Musik yang dihadirkan oleh grup musik Sundanis adalah hiphop yang cukup digemari oleh kalangan muda di Kota Bandung.

Sebuah grup musik harus mampu menghadirkan perbedaan antara satu dengan yang lainnya baik dalam genre yang diusung ataupun tujuan mereka bermusik karena sudah menjadi suatu keharusan bagi setiap grup musik untuk memenuhi kebutuhan para penggemarnya. Grup musik harus menciptakan apa yang harus mereka tampilkan kepada masyarakat luas melalui identitas yang melekat. Salah satu aspek yang paling penting dalam hal membangun persepsi yang benar dalam sebuah grup musik adalah dengan melakukan branding secara visual.

(11)

kecapi, dan alat musik sunda lainnya, bahasa yang digunakan dalam musik yang dihadirkan adalah Bahasa Sunda.

Grup musik Sundanis ini tidak memiliki identitas yang cukup kuat untuk menunjukkan musik yang mereka usung. Maka dari itu, guna mendukung pemantapan jati diri atau karakter, dibutuhkan sebuah image melalui identitas visual yang baru. Oleh sebab itu, penulis sebagai seorang yang bergerak di bidang keilmuan Desain Komunikasi Visual tertarik untuk mengangkat kasus ini dengan melakukan perancangan identitas visual dengan sebaik mungkin, melalui perancangan identitas yang dapat meningkatkan citra grup musik dalam promosi juga menunjang grup tersebut agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

1.2 Permasalahan dan Ruang Lingkup

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka didapatkan rumusan masalah dan ruang lingkupnya sebagai berikut :

1. Bagaimana merancang identitas visual yang dapat mewakili konsep yang diusung oleh grup musik Sundanis ?

2. Bagaimana mempromosikan grup musik Sundanis agar lebih dikenal oleh masyarakat di Kota Bandung ?

1.3 Tujuan Perancangan

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dilakukannya perancangan ini adalah :

1. Membuat desain yang modern namun dibalut dengan ciri khas Sunda supaya dapat mewakili konsep grup musik Sundanis.

(12)

1.4 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data

Dalam penyusunan laporan, teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan beberapa metode, antara lain sebagai berikut :

1. Data Primer

Data primer didapat dari wawancara dengan Rudi Sanjaya dan Ahmad Dany Febriansyah sebagai pihak yang kompeten dalam bidang musik hip hop di Kota Bandung, kemudian akan dilakukan juga penyebaran kuesioner dan observasi lapangan.

2. Data Sekunder

(13)

1.5 Skema Perancangan

LATAR BELAKANG

- Bahasa Sunda sebagai bahasa sehari – hari yang mulai

ditinggalkan oleh anak muda di Kota Bandung

- Grup musik Sundanis kurang dikenal oleh anak muda di Kota

Bandung

HIPOTESIS AWAL

- Bahasa daerah yang mulai ditinggalkan

- Kurangnya Promosi Grup Musik Sundanis

STUDI

Merancang identitas visual grup musik Sundanis TUJUAN AKHIR

Kalangan anak muda di Kota Bandung mengenal dan mengetahui lebih dalam keberadaan sebuah grup musik yang dapat melestarikan bahasa daerah seperti Bahasa

Sunda.

(14)

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Setelah melakukan riset dan pendalaman masalah dapat disimpulkan bahwa kalangan

muda di Kota Bandung jarang memakai Bahasa Sunda yang baik dan mulai

ditinggalkan sedikit demi sedikit, Sundanis tidak dikenal sebagai grup musik yang

dapat melestarikan Bahasa Sunda karena keterbatasan promosi dan belum kuatnya

identitas yang dimiliki. Maka, dibuatkan perancangan identitas visual dan promosi

yang menarik dan tepat agar masyarakat lebih mengenal dan mengetahui keberadaan

grup musik yang mampu melestarikan Bahasa Sunda di Kota Bandung. diharapkan

nantinya kalangan muda dapat ikut serta melestarikan Bahasa Sunda seperti apa yang

Sundanis lakukan.

5.2 Saran

Saran dari penulis bagi Sundanis adalah sebagai grup musik yang mampu

menghadirkan konsep bermusik yang unik dan mampu melestarikan Bahasa Sunda

seharusnya lebih gencar dalam melakukan promosi yang tepat dan mengikuti

acara-acara musik yang tidak mengandung unsur etnik agar dapat lebih dikenal.

Beberapa saran dari penguji untuk penulis yaitu perancangan yang dibuat seharusnya

dapat digarap lebih serius dan penggunaan body text jangan terlalu banyak rata

(15)

Daftar Pustaka

Borthwick, Stuart., Moy, Ron. 2004. Popular Music Genres: An Introduction. Edinburgh: Edinburgh University Press.

Fandy, Tjiptono. 2001. Strategi Pamasaran Edisi Ketiga Cetakan Pertama. Yogyakarta: Andi Offset.

Holt, Fabian. 2007. Genre in Popular Music. Amerika Serikat: The University of Chicago Press.

King, Emily., Hyland, Angus. 2006. C/ID: Visual Identity and Branding for the Arts.

London: Laurence King Publishing Ltd.

Landa, Robin. 2014. Graphic Design Solutions, fifth edition. Canada: Cengage Learning, Inc.

Price, Emmet George. 2006. Hip Hop Culture. California: ABC-CLIO.

Rez, Idhar. 2008. Music Records Indie Label. Bandung: DAR! Mizan.

Samovar, Larry., Porter, Richard., Mcdaniel, Edwin. 2010. Communication between cultures, seventh edition. Canada: Cengage Learning, Inc.

Sexton, Jamie. 2007. Music, Sound and Multimedia: From the Live to the Virtual. Edinburgh: Edinburgh University Press.

Shimp, Terrence. 2000. Advertising, Promotion & Supplemental Aspects of

Integrated Marketing Communications. Canada:Dryden Press.

Wheeler, Alina. 2013. design brand identity: An Essential Guide for the Whole

Branding Team. Canada: John Wiley & Sons, Inc.

Wikström, Patrik. 2009. The Music Industry: Music in the Cloud. United Kingdom: Polity Press.

www.dkv.binus.ac.id/2015/03/09/perancangan-visual-sampul-album-dan-buku-profil-krontjong-toegoe/ 28 Februari 2016 jam 15:02 WIB

www.hiphopindo.net/persiapan-sundanis-tour-ke-asia-dan-eropa/ 28 Februari 2016 jam 16:07 WIB

Gambar

Gambar 4.27 Stiker Sundanis ............................................................................
Tabel 4.1 Rencana Anggaran Biaya (RAB) .......................................................
Gambar 1.1 Skema Perancangan

Referensi

Dokumen terkait

Luaran media perancangan ini adalah konsep desain identitas visual berupa karakter maskot yang merepresentasikan Kota Kediri.. Konsep komunikasi karakter dibagi

Visualisasi wujud sebuah karakter sebagai identitas visual telah menjadi sesuatu yang sudah tidak asing di industri profesional.. Umumnya mereka dikenal dengan istilah maskot —

Rumusan masalah dari perancangan ulang identitas visual Tong Susu Cafe Pekanbaru ini yaitu, bagaimana merancang desain komunikasi visual untuk identitas visual

Oleh karena itu, tujuan dari Perancangan Identitas Visual SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah adalah menciptakan identitas visual yang dapat meningkatkan citranya

Dengan adanya identitas visual yang baru, diharapkan Taman Wisata Alam Angke Kapuk dapat lebih mencitrakan nilai-nilai yang dimiliki dan dikenal baik melalui identitasnya

Logo PT PERUM BULOG haruslah memperhatikan aspek-aspek dalam suatu perancangan identitas visual, agar suatu identitas visual mudah diingat, mudah diaplikasikan pada media apapun,

Dari hasil perancangan yang telah diciptakan, penulis merasa identitas visual SMK Sint Joseph yang baru lebih mewakili suatu institusi pendidikan kejuruan

i PUDAK SEBAGAI IKON IDENTITAS PERANCANGAN VISUAL PROMOSI WISATA RELIGI KOTA GRESIK TUGAS AKHIR KARYA Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana Strata-1