• Tidak ada hasil yang ditemukan

Visigothic Perancangan Busana Neo-Gothic dengan Inspirasi Visigoth.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Visigothic Perancangan Busana Neo-Gothic dengan Inspirasi Visigoth."

Copied!
37
0
0

Teks penuh

I. Relevansi Tujuan Pendidikan dan Hasil Pembelajaran dalam Tugas Akhir Perancangan Busana "Visigothic"

Tugas akhir perancangan busana "Visigothic" ini memiliki relevansi yang kuat terhadap beberapa tujuan pendidikan tinggi, khususnya dalam konteks program studi Desain Busana. Penelitian ini memadukan unsur sejarah, teori desain, dan teknik produksi busana, sehingga berkontribusi pada pengembangan kemampuan mahasiswa dalam merancang dan memproduksi busana yang berlandaskan riset mendalam dan konsep yang terintegrasi. Kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif mahasiswa sangat teruji dalam proses perancangan ini, selaras dengan pengembangan kompetensi yang diharapkan dari seorang desainer profesional.

1.1 Pengembangan Kemampuan Riset dan Analisis

Penelitian ini mendemonstrasikan kemampuan mahasiswa dalam melakukan riset yang sistematis. Penggunaan buku panduan tren "Trend Forecasting 2016/2017 Résistance" sebagai acuan, dikombinasikan dengan studi sejarah bangsa Visigoth dan analisis arsitektur Mosque-Cathedral Córdoba, menunjukkan kemampuan analisis yang komprehensif. Proses ini melatih mahasiswa untuk menghubungkan konsep teoritis dengan aplikasi praktis dalam perancangan busana, memperkaya pemahaman mereka tentang proses riset akademis yang berbasis pada sumber-sumber terpercaya.

1.2 Implementasi Teori Desain dan Prinsip-Prinsip Estetika

Tugas akhir ini menunjukkan implementasi teori desain yang komprehensif, mulai dari unsur desain (garis, bentuk, tekstur, ukuran, value, warna) hingga prinsip desain (harmoni, proporsi, keseimbangan, irama, aksen, kesatuan). Penggunaan teori warna dan psikologi warna juga dijelaskan untuk mendukung pemilihan warna yang tepat dan efektif. Dengan demikian, karya ini menjadi representasi dari penguasaan mahasiswa terhadap berbagai teori desain dan prinsip-prinsip estetika yang relevan dalam perancangan busana.

1.3 Penguasaan Teknik dan Teknologi Produksi Busana

Penelitian ini menunjukan penguasaan mahasiswa terhadap berbagai teknik dan teknologi produksi busana. Penggunaan teknik digital print, quilt, laser cut, dan sulam, serta pemahaman terhadap pembuatan pola dasar dan draping, menunjukkan kompetensi teknis yang memadai. Penggunaan teknologi modern, seperti digital print, juga mengintegrasikan aspek teknologi dalam proses produksi, mencerminkan adaptasi mahasiswa terhadap perkembangan terkini dalam industri mode.

1.4 Keterkaitan dengan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Inovatif

Proses stilasi motif rose window dan ukiran dinding Mosque-Cathedral Córdoba menjadi motif geometris pada busana, menunjukkan kemampuan berpikir kreatif dan inovatif mahasiswa. Integrasi antara inspirasi sejarah Visigoth, tren mode terkini, dan teknik produksi yang beragam, menghasilkan karya yang unik dan orisinal. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menciptakan karya yang inovatif dan bernilai tambah.

1.5 Pengembangan Kemampuan Presentasi dan Komunikasi

Penyusunan laporan tugas akhir ini menuntut mahasiswa untuk mampu menyajikan hasil penelitian dan proses perancangan secara sistematis dan terstruktur. Kemampuan menulis dan menjelaskan konsep desain, teori yang digunakan, dan proses produksi dengan jelas dan ringkas, merupakan aspek penting dalam berkomunikasi secara efektif. Hal ini mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan ide dan gagasan kepada audiens, yang penting bagi seorang desainer dalam berinteraksi dengan klien atau kolega.

II. Kesimpulan dan Rekomendasi untuk Pengembangan Kurikulum

Secara keseluruhan, tugas akhir ini memberikan gambaran yang baik tentang bagaimana mengintegrasikan riset akademis, teori desain, dan teknik produksi dalam menciptakan karya perancangan busana yang inovatif. Karya ini dapat dijadikan referensi untuk pengembangan kurikulum program studi desain busana, terutama dalam hal menyeimbangkan aspek teoritis dan praktis, serta mengasah kreativitas dan inovasi mahasiswa.

2.1 Rekomendasi untuk Pembelajaran

Kurikulum dapat diperkaya dengan mata kuliah yang lebih menekankan pada riset desain dan analisis tren. Integrasi studi sejarah, budaya, dan arsitektur ke dalam mata kuliah desain busana dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menginspirasi mahasiswa untuk menciptakan karya yang lebih orisinal dan bermakna. Penguasaan berbagai teknik produksi modern juga harus mendapat perhatian lebih, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan keahlian dan inovasi dalam proses produksi.

Gambar

Gambar 1.1 Bagan Metode Perancangan Sumber : Yang, 2016
Gambar 2.1 Ready-to-Wear Andrew Gn Fall/Winter 2016-2017  http://en.vogue.fr/fashion-shows/defile/automne-hiver-2016-2017-paris-andrew-gn/16611,
Gambar 2.2 Haute Couture Alexander McQueen 2013-2014  http://www.vogue.fr/beaute/en-coulisses/diaporama/en-backstage-du-dfil-alexander-mcqueen-
Gambar 2.3 Contoh pola dasar wanita  http://anaarisanti.blogspot.co.id/2010/05/menggambar-pola-dasar-pakaian-wanita.html,
+7

Referensi

Dokumen terkait

hidup alternatif baru bagi manusia dan mahluk hidup lainnya. Penulis juga menggunakan panduan trend fashion dalam perancangan koleksi busana “ Terraform ” yang di ambil

Perpaduan kedua inspirasi tersebut dituangkan dalam bentuk busana dan dikemas secara modern sehingga koleksi busana “ The Lines ” hadir sebagai koleksi dengan

Nuansa Kerajaan Joseon, Korea Selatan sangat terasa dari pemilihan busana yaitu busana tradisional korea Hanbok dengan tiga warna kerajaan korea yaitu tosca, gold dan merah

Bentuk pakaian yang tegas dan kesan strong dalam koleksi “The Vigorous” ini diambil dari karakter yang terdapat dalam awan Cumulonimbus baik dari pengambilan

2 Universitas Kristen Maranatha Pemilihan tema lautan dan koral memiliki peluang yang sangat bagus,. mengingat wisata laut di Indonesia sedang meningkat

Setelah mendesain rancangan koleksi “ African Fang ” , dapat disimpulkan bahwa unsur kesenian topeng Fang Afrika dapat diolah dan dikembangkan menjadi busana

Bagaimana siluet yang dihasilkan dari penerapan ide Aboriginal Art dan konsep dari Trend Forecast Indonesia dengan tema Timurid terhadap busana pria urban.. Bagaimana menyampaikan

Christian Community Center ini pun diharapkan bisa menjadi salah satu wadah yang dapat menampung berbagai denominasi gereja dalam suatu kegiatan rohani dan sosial dengan