BAB III
TINJAUAN LAPANGAN
A. Studi Lapangan
1. El Samara Coffeespace, Surakarta
Gambar 3.1 Logo El Samara Coffeespace, Surakarta
Sumber : elsamara.id 1) Alamat
El Samara berlokasi tak jauh dari Kota Barat Solo, tepatnya di Jl.
Mawar No.9, Mangkubumen, Banjarsari, Kota Surakarta.
2) Jenis layanan
Jenis layanan yang ada di El Samara Coffeespace yaitu : 1. Shared desk
2. Meeting Room 3. Event Space 4. Private Office 5. Toilet
6. Mushola
7. Smooking Room
8. Creative Room,Sleeping, Dan Gaming.
3) Jam Layanan
El Samara Coffeespace melayani setiap hari senin – jumat dibuka mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
a. Data Non Fisik
El Samara Coworking Space merupakan salah satu bangunan coworking space yang berada ditengah kota Surakarta yang didedikasikan bagi para freelance, startup, entrepreneur maupun akademisi untuk berjejaring dan berkolaborasi. Berdiri sejak tahun 2016 dikota Surakarta tepatnya di alamat Jl. Mawar No.9, Mangkubumen, Banjarsari, Kota Surakarta. Dengan komitmen menjadi wadah perkembangan diri dan startup dengan menggunakan prinsip 3C yaitu community, connect, dan collaborate. Coworking space ini memiliki tujuan menciptakan lingkungan yang memungkinkan klien berfokus pada hal yang benar-benar penting, menyelesaikan pekerjaan, dan bertemu orang-orang yang menarik di satu tempat.
Untuk biaya rinciannya adalah sebagai berikut :
1. Event space dikenai biaya mulai dari Rp.200.000/jam tersedia hingga 30 personil/grup dengan minimal booking 3 jam dan dengan fasilitas tertentu.
2. Meeting Rooms dikenai biaya mulai dari Rp.75.000/jam
3. Private Office dikenai biaya mulai dari Rp.1.500.000/bulan dengan akses 24 jam
4. Shared Desk dikenai biaya mulai dari Rp.20.000/hari b. Data Fisik
1. Fasad Bangunan
Gambar 3.2. Fasad Bangunan El Samara Coffeespace Sumber : elsamara.id
2. Unsur pembentuk Ruang a. Lantai
Material lantai yang digunakan 3amboo33 besar adalah keramik putih biasa seperti pada bagian loby, private office, hingga mushola.
Kemudian pada bagian event space hingga shared desk untuk lantainya menggunakan material keramik kuadrat warna coklat sedangkan untuk smooking area menggunakan keramik motif kotak warna biru, putih dan coklat.
Gambar 3.3 Unsur Pembentuk Lantai Loby, Smooking Area, Shared Desk- Event Space
Sumber : twitter elsamara, 2021
Gambar 3.4 Unsur Pembentuk Lantai private office Sumber : twitter elsamara, 2021
b. Dinding
Material yang digunakan pada dinding El Samara Coworking Space ini adalah beton dan batu bata dengan finishing acian dan cat warna putih. Untuk bagian loby dan smooking area diberi sekat kaca bening dengan frame alumunium hitam. Adapula bagian depan bangunan ini dan juga smooking area menggunakan kaca kaca.
Gambar 3.5 Material penyusun dinding Sumber : elsamara.id, 2021 c. Ceiling
Material yang digunakan pada ceiling adalah gypsum dengan ekspose rangka baja ringan pada bagian smooking area.
Gambar 36 Material ceiling Sumber : elsamara.id, 2021 3. Tata Kondisi Ruang
1. Pencahayaan
Pencahayaan pada El Samara Coworking Space menggunakan pencahayaan buatan dari downlight led untuk ruangan shared desk, event space, meeting room hingga private office. Sedangkan untuk
loby dan juga smooking area menggunakan pencahayaan alami pada siang hari, akan tetapi pada malam hari menggunakan bantuan lampu sebagai pencahayaannya.
Gambar 3.7 Unsur Pencahayaan Ruangan Sumber : elsamara.id, 2021
2. Penghawaan
Penghawaan pada El Samara Coworking Space menggunakan penghawaan buatan yaitu menggunakan AC. Penghawaan Ac membuat pengunjung menjadi merasa nyaman dan betah berlama- lama berada didalam ruangan. Sedangkan untuk smooking area menggunakan penghawaan alami karena selain berada diluar ruangan, smooking area juga tidak disarankan ada AC sebagai penghawaannya sehingga penghawaan alami sangatlah tepat.
Gambar 3.8 Unsur Penghawaan Ruangan Sumber : elsamara.id, 2021
Gambar 3.9 Loby El Samara coworking space Sumber : twitter el samara, 2021
Loby yang terdapat pada El Samara coworking space ini berada didekat pintu masuk. Terdiri dari satu meja resepsionis dan juga dilengkapi dengan sofa dan kursi yang dapat digunakan oleh pengguna. Di area ini juga terdapat meja sebagai tempat coffe maker dan juga disediakan air mineral dll bagi pengunjung.
Gambar 3.10 Smooking area El Samara coworking space Sumber : twitter el samara, 2021
Pada area samping loby terdapat pintu kaca yang menghubungkan loby menuju smooking area. Di area ini terdapat kursi santai dan juga meja yang digunakan pengunjung, ruangan ini cukup terbuka dengan menggunakan kaca untuk dindingnya.
Gambar 3.11 Shared Desk El Samara coworking space Sumber : elsamara.id, 2021
Kemudian masuk kedalam pengunjung/pengguna akan menemukan shared desk. Di area ini biasa digunakan Bersama-sama dan saling terhubung satu sama lain. Selain sebagai shared desk, area ini juga biasa digunakan sebagai event space apabila ada kegiatan lain seperti workshop dsb.
Gambar 3.12. Meeting room Sumber : elsamara.id, 2021
Disamping shared desk terdapat meeting room, merupakan salah satu layanan yang disediakan oleh El Samara Coworking Space bagi pengunjung/pengguna yang akan meeting atau ada pertemuan khusus. Ruangannya didominasi dinding berwarna putih dan juga dilengkapi dengan fasilitas papan, LCD, free wify hingga AC sebagai penghawaannya.
Gambar 3.13. Private Office Sumber : twitter El Samara, 2021
Private Office juga tersedia di El Samara Coworking Space ini, di ruangan ini terdapat meja, kursi dengan nuansa ruangan minimalis dengan dinding berwarna putih.
Selain ruangan-ruangan diatas, adapula fasilitas lain di coworking space ini berupa area gaming, toilet hingga mushola.
El Samara Coworking Space mampu menampung hingga 80 pengunjung dengan latar belakang yang berbeda-beda pula. Berdasarkan penjelasan dan gambar ruangan yang ada di El Samara Coworking Space pada interiornya menggunakan gaya modern minimalis. Kelebihan desain minimalis yang diterapkan adalah identik dengan segala sesuatu yang simple, fungsional, dan tertata rapi serta.biasanya tercipta kesan cantik dan berkelas dari sesuatu yang sederhana sehingga membuat orang jadi penasaran. Dimana desain inimalis mengedepankan pemanfaatan sesedikit mungkin barang sehingga barang yang tidak terlalu diperlukan disimpan tersendiri.
Untuk kekurangannya gaya desain minimalis sudah banyak diterapkan sehingga perlu sesuatu yang berbeda agar selain menjadi pembeda juga dapat menjadi inovasi-inovasi sendiri agar tidak monoton.
2. Dilo Solo
Gambar 3.14 Logo Dilo Solo Sumber : Twitter Dilo Solo,2021 1. Allamat
Jl. Kenanga No.9, Purwosari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57142.
2. Jenis Layanan
1. Coworking Space 2. Meeting Room 3. Class Room 4. Lounge
3. Jam Layanan
Senin – Jumat : 09.00 WIB – 17.00 WIB Sabtu – Minggu : Tutup
a. Data Non Fisik
DiLO merupakan creative camp yang merupakan kerja sama antara MIKTI (Indonesia Digital Creatif Industry Community) dengan Telkom. Hingga saat ini DiLO memiliki banyak cabang di Indonesia, salah satu cabangnya adalah DiLO Solo. DiLO Solo sendiri diresmikan pada tanggal 16 Juni 2014 dengan tujuan sebagai pusat interaksi peminat dan pelaku industry kreatif di kota Solo (Dilosolo.com).
DiLO Solo mulai berdiri tahun 2014 dan dapat dikatakan bahwa DiLO Solo sendiri merupakan yang pertama ada di Indonesia sebelum pada akhirnya membuka cabang diseluruh Indonesia.
DiLO Solo menyediakan fasilitas utama penunjang kegiatan kreatif, dukungan teknis untuk penyelenggaraan kegiatan pelatihan startup, bisnis, UMKM dll. Kegiatan utama/aktivitas yang dilangsungkan adalah coworking space dan seminar bisnis, workshop manajemen, pengembangan ekonomi digital, bussines gathering dan kompetisi 9ambo yang didukung oleh berbagai kelompok dan komunitas (PariwisataSolo.Surakarta.go.id).
Berikut tujuan dari DiLO :
1. Mengembangkan ekonomi kreatif digital nasional 2. Meningkatkan kualitas SDM
3. Menumbuhkan digitalpreneur baru
Berikut ini merupakan start up yang tergabung dengan DiLO Solo antara lain sebagai berikut : Solo Online Community, enjoy Solo, Vocasoul, Solo delicious dll.
b. Data Fisik
1. Fasad Bangunan
Gambar 3. 15 Fasad Bangunan Dilo Solo Sumber : PariwisataSolo.Surakarta.go.id, 2021 2. Unsur Pembentuk Ruang
a. Lantai
Pada sebagian besar ruangan-ruangan yang ada di DiLO Solo ini untuk lantainya adalah menggunakan dominan material keramik putih biasa.
Gambar 3. 16 Unsur pembentuk lantai Dilo Solo Sumber : Solocity.travel, 2021
b. Dinding
Material yang digunakan pada dinding DiLO Solo ini adalah beton dan batu bata dengan finishing acian dan cat warna putih seperti terlihat di meeting room hingga class room. Untuk di meeting room sebenarnya juga terdapat mural doodle dengan warna monokrom sehingga terasa kesan minimalisnya. Di area lounge suasananya lebih cerah karna dinding dihiasi dengan mural dengan motif berwarna dan juga dinding yang difinishing cat coklat.
Gambar 3. 17 Unsur Pembentuk dinding Dilo Solo Sumber : PariwisataSolo.Surakarta.go.id, 2021
c. Ceiling
Untuk unsur pembentuk ruang kategori ceiling, pada DiLO Solo ini menggunakan ceiling dengan material gypsum seperti terdapat pada ruangan meeting.
Gambar 3. 18 Unsur Pembentuk ceiling Dilo Solo Sumber : PariwisataSolo.Surakarta.go.id, 2021
3. Tata Kondisi Ruang a. Pencahayaan
Pencahayaan pada DiLO Solo menggunakan pencahayaan buatan pada meeting room, coworking area, hingga classroomnya menggunakan bantuan lampu downlight LED sebagai pencahayaan buatan.
Penggunaan pencahayaan buatan ini cukup untuk memfasilitasi aktifitas didalam ruangan.
b. Penghawaan
Penghawaan pada DiLO Solo menggunakan penghawaan buatan yaitu menggunakan AC.
DiLO Solo mampu menampung hingga 50 pengunjung dengan latar belakang yang berbeda-beda pula. Berdasarkan penjelasan yang ada di DiLO Solo diatas dapat dijelaskan bahwa pada interiornya menggunakan gaya minimalis. Kelebihan desain minimalis yang diterapkan adalah identik dengan segala sesuatu yang simple, fungsional, dan tertata rapi serta. biasanya tercipta kesan cantik dan berkelas dari sesuatu yang sederhana sehingga membuat orang jadi penasaran. Dimana desain inimalis mengedepankan pemanfaatan sesedikit mungkin barang sehingga barang yang tidak terlalu diperlukan disimpan tersendiri. Untuk kekurangannya gaya desain minimalis sudah banyak diterapkan sehingga perlu sesuatu yang berbeda agar selain menjadi pembeda juga dapat menjadi inovasi-inovasi sendiri agar tidak monoton.