INTEGRAL TAK TENTU (pecahan rasional)
Agustina Pradjaningsih, M.Si.
Jurusan Matematika FMIPA UNEJ [email protected]
DEFINISI 1
Fungsi suku banyak derajad n dengan n bulat non negatif
0 dimana
, )
(
0 1 2 2
n
n n
n
a
x a x
a x
a a
x
P
Fungsi konstan dipandang sbg fungsi suku banyak derajad nol yaitu
0 0 (x) a
P
Fungsi pecahan rasional adalah fungsi dengan bentuk
dengan N dan D fungsi suku banyak.( )
) (
x D
x N
DEFINISI 2
Dalam bagian ini akan dibahas mencari integral tak tentu dari fungsi pecahan rasional yaitu
DN((xx))BENTUK N(x) DAN D(x)
1. N(x)=D’(x)
2. Derajad N(x) tidak kurang dari derajad D(x)
3. Derajad N(x) kurang dari
derajad D(x)
1. N(x)=D’(x)
Dari rumus integrasi dasar telah diketahui bahwa
C ln
dxx xSehingga jika N(x) = D’(x) maka
C )
( ) ln
(
) ( ' )
( )
(
ND xx dx DD xx dx D xC tan
sec ln
sec tan
sec sec
sec tan
sec tan
sec
&
tan sec
dasar integrasi
rumus dari
sec tan
sec )
sec sec (tan
2 2
x x
x dx x
x x
dx x x
C x
x dx x
C x
xdx
x dx x
x x
dx x x
Contoh 1 dx
sec x
Cari
Jika derajad N(x)≥derajad D(x), lebih dahulu dilakukan pembagian N(x) oleh D(x), sehingga
dengan
Q(x) & R(x) suku banyak dalam x, dan derajad R(x)<derajad D(x).
) (
) ) (
) ( (
) (
x D
x x R
x Q D
x
N
2. Derajad N(x) tidak kurang dari derajad D(x)
Integrasi Q(x) sudah dapat dikerjakan.
Integrasi merupakan
integral fungsi pecahan rasional dengan derajat suku banyak pembilang kurang dari derajat suku banyak penyebut.
) (
) (
x D
x R
C O N T O H
x x1 dxCari 2
3
C 1
2 ln 1 2
1
1 2 2
1 2
1
1 1
1
1 1
2 2
2 2
2 3
2 2
3
x x
x dx x x
x dx dx x
x x dx
x x x dx
x
x x x
x x
Contoh 2
Tanpa mengurangi keumumannya, diambil koefisien suku pangkat tertinggi dari x di dalam D(x) adalah satu, kecuali dlm keadaan khusus integral dapat disederhanakan dengan menggunakan subtitusi.
3. Derajad N(x) kurang dari derajad D(x)
Pada bentuk derajat N(x) kurang dari derajat D(x) maka integrand dipisah lebih dahulu menjadi pecahan-pecahan parsialnya.
C 3
ln 15 2
ln 10 1
ln
) 3 15 (
) 2 10 (
) 1 (
6 4
6 6
sehingga
) 3 (
15 )
2 (
10 )
1 (
1
) 3 )(
2 )(
1 (
6 6
6 4
6 6
2 3
2
2 2
3
2
x x
x
x dx x
dx x
dx dx x
x x
x
x x
x
x x
x
x x
x x
x
Contoh 3
x 64xx 6x 6 dxCari 3 2
2
a. Semua akar real dan berlainan
b. Semua akar real dan ada yang sama c. Punya akar tidak real yang berlainan d. Punya akar tidak real yang sama
Dalam memisahkan atas pecahan- pecahan parsialnya, dibedakan 4 keadaan akar-akar persamaan D(x)=0 :
) (
) (
x D
x N
Misalkan D(x)=0 punya akar a,b,c,d yang real dan berlainan, maka
D(x)=(x-a)(x-b)(x-c)(x-d)
a. Semua akar real dan berlainan
untuk setiap nilai x yang diberikan maka nilai ruas kiri sama dengan nilai ruas kanan, sedang A,B,C dan D konstanta yang akan dicari.
Karena koefisien pangkat tertingginya satu dan derajat N(x) tidak melebihi tiga maka
d D c
C b
B a
A )
( ) (
x x
x x
x D
x N
) 2 )(
1 )(
1 (
D )
3 )(
1 )(
1 (
C
) 3 )(
2 )(
1 (
B )
3 )(
2 )(
1 (
A 5
) 3 (
D )
2 (
C )
1 (
B )
1 (
A )
3 )(
2 )(
1 )(
1 (
5
x x
x x
x x
x x
x x
x x
x
x x
x x
x x
x x
x
Contoh 4
Cari integral berikut
x dx x
x x
( 1 )( 1 x )( 5 2 )( 3 )
2D]
- 3C -
6BB -
A 6 [ D]
- C - B A
11 [
2D]
3C 4B
A 6 [ D]
C B
A [
5 3 2
x
x x
x
Ada empat persamaan :
5 2D
- 3C -
6BB -
A 6 (4)
1 D
- C - B A
11 (3)
0 2D
3C 4B
A 6 (2)
0 D
C B
A )
1 (
Diperoleh
4 , D 1
, 1 C
, 1 B
4 ,
A 1
) 3 (
4
1 2
1 1
1 )
1 (
4 1 )
3 )(
2 )(
1 )(
1 (
5
x x
x x
x x
x x
x
C 3
4 ln 2 1
ln 1
ln 1
4 ln 1
3 1 4
1 2
1 1
1 1
1 4
1
) 3 )(
2 )(
1 )(
1 (
5
x x
x x
x dx x dx
x dx x dx
x dx x
x x
x
C a
a ln
x dx x
Dalam keadaan ini hanya dijumpai
satu macam integral yaitu
3 2
2 ( d)
G )
d (
F d
E )
c (
D c
C b
B a
A )
( ) (
x x
x x
x x
x x
D x N
Misalkan D(x)=0 punya akar tunggal x1=a dan x2=b, akar kembar x3=x4=c dan akar berlipat tiga x5=x6=x7=d, maka
D(x)=(x-a)(x-b)(x-c)2(x-d)3 dan derajat N(x) tidak melebihi enam
b. Semua akar real dan ada yang sama
dimana A,B,C,D,E,F dan G konstanta yang dicari.
k 3
3 2
2 1
p) (
p p)
(
p p)
(
p p
p
x x x
x
kJika p akar berlipat k dari D(x)=0 maka di ruas kanan dalam identitas ditulis k pecahan berturut-turut dengan penyebut
(x-p),(x-p)
2,(x-p)
3,…,(x-p)
k.
Jadi pecahan yg sesuai dengan akar p
yang berlipat k ini adalah
3 2
2 3
2
) 1 (
F )
1 (
E )
1 (
D
) 1 (
C 1
B 2
A )
1 (
) 1 )(
2 (
x x
x
x x
x x
x x
x
Contoh 5
Cari integral berikut
(x 2)(x x1)2 (x 1)32 2
2 2
3
3 3
2
) 1 )(
2 (
F )
1 (
) 1 )(
2 (
E
) 1 (
) 1 )(
2 (
D )
1 )(
2 (
C
) 1 )(
1 )(
2 (
B )
1 (
) 1 (
A
x x
x x
x
x x
x x
x
x x
x x
x x
Dari enam persamaan tersebut diperoleh
12 F 1
36 , E 1
432 , D 5
8 , C 1
16 , B 1
27 ,
A 2
3 2
2 3
2
) 1 (
12 1 )
1 (
36 1 )
1 (
432 - 5
) 1 (
8
1 )
1 (
16 1 )
2 (
27 2 )
1 (
) 1 )(
2 (
x x
x
x x
x x
x x
x
) C 1 (
12 1 )
1 (
36 1 1
432 ln 5
) 1 (
8 1 1
16 ln 2 1
27 ln 2
) 1 (
1 12
1 )
1 (
1 36
1 )
1 (
1 432
5
) 1 (
1 8
1 )
1 (
1 16
1 )
2 (
1 27
2
) 1 (
) 1 )(
2 (
3 2
2 3
2
x x x
x x x
x dx x dx
x dx
x dx x dx
x dx
x x
x
x
Dalam keadaan ini dijumpai dua macam integral yaitu
2,3,...) (n
a) C,
)(
1 (
1 )
a . (
2
C a
a ln .
1
1 -
n
x n
x
dx x x
dx
n
T E O
R E M
A
c. Punya akar tidak real yang berlainan
Akar-akar tidak real pada
persamaan derajad tinggi dengan
koefisien real sepasang-sepasang
bersekawan, artinya jika a+bi (a, b
real) suatu akar maka a-bi juga
akar persamaan itu.
Dari teorema tersebut diketahui bahwa a+bi dan a-bi akar dari D(x)=0, sehingga
[x-(a+bi)][x-(a-bi)]
faktor dari D(x).
Hasil kali ini sama dengan (x-a)
2+b
2,
yang merupakan bentuk kuadrat
dalam x yang definit positip.
Misalkan
Jadi
x
1= p, x
2= x
3= q, x
4= a+bi, x
5= a-bi,
x
6= c+di, x
7= c-di akar-akar persamaan tersebut.
} d )
c }{(
b )
a ){(
q )(
p (
)
(x x x x 2 2 x 2 2 D
Karena derajat N(x) kurang dari derajad D(x) maka pemisahan
atas pecahan-pecahan parsial adalah
Dimana konstanta A,B,C,D,E,F dan G konstanta yang dicari.
) (
) (
x D
x N
2 2
2 2
2 ( c) d
G F
b )
a (
E D
q) (
C q
B p
A )
( ) (
x x x
x x
x x
x D
x N
1 1 3
1 )
1 (
3
1 1
3 C 1
3 , B 1
3 , A 1
) C A
( )
C B
A ( )
B A
(
) 1 (
C) B
( )
1 (
A
1 C B
1 A )
1 )(
1 (
1
2 3
2 2
2 2
3
x x
x x
x x
x x
x x
x x
x
x x
x x
x x
x
x x
x
Contoh 6
x x 1 dx
cari
33 C 1 arctan2
3 1 3
6 ln 1 1
3 ln 1 1
arctan 1
2 1 1
6 ln 1 1
3 ln 1
) (
2 1 3
2 ln 1 3 1 1
3 ln 1
1 2
3 1
1 2
2 1 3 1 1
3 ln 1
1 3 - 1 2
2 1 3 1 1
3 ln 1
1 1 3
1 )
1 (
1 3
1 1
2 3
4 3
2 1
4 3 2
4 2 3
2 1 2
2 2
2
2 3
x x x
x x dx
x
x x x
x
x x dx
x x
x x
dx dx x
x x x
x dx x
x x
x dx x
dx x dx x
x x
Dalam keadaan ini dijumpai dua macam integral yaitu
b C arctan a
b
B aA
b )
a (
2 ln A b
) a (
B . A
2
C a
a ln .
1
2 2
2 2
x x
x dx x x x
dx
Analogi dengan bentuk c, jika a+bi merupakan akar berlipat k dari persamaan D(x)=0, maka a-bi, dan faktor-faktor dari D(x) yang sesuai dengan akar-akar ini adalah
[(x-a)
2+b
2]]
kd. Punya akar tidak real yang sama
Misalkan
3 2 2
2 2
2{( a) b }{( c) d }
) q )(
p (
)
(x x x x x
D
akar-akar persamaan tersebut : 1. x
1= p, x
2= x
3= q,
2. Akar tunggal kompleks a+bi & a-bi
3. Akar kompleks berlipat tiga
c+di, dan c-di
Karena derajat N(x) kurang dari derajad D(x) maka pemisahan
atas pecahan-pecahan parsial adalah
dimana konstanta A,B,C,D,E,F,G,H, I,J dan K konstanta yang dicari.
) (
) (
x D
x N
2 2 2 2 23
2 2 2
2
2 ( c) d
K J
d ) c (
I H d
) c (
G F
b ) a (
E D
q) (
C q
B p
A )
( ) (
x x x
x x
x x
x x
x x
x D
x N
x x
x x k
kx
x
2 2
k 2 2
2
2 2
2 2
1 1
d )
c (
B A
d )
c (
B A
d )
c (
B A
tiga suku terakhir yang sesuai dengan faktor [(x c)2 d2 ]3
] d )
c
[(x 2 2
x c) d ]k
[( 2 2
Jika D(x) mempunyai faktor
maka pecahan yang sesuai dengan faktor ini terdiri atas k suku pecahan berturut- turut dengan penyebut
dari pangkat satu sd k dan pembilang suatu bentuk linear dalam x.
0 E
, 1 D
, 1 C
, 1 B
, 1 A
diperoleh
2E) -
2C -
A ( E)
2D -
2B -
(C
) D 2C
B 2A
( )
B 2 C
( B)
A (
) 2 (
E) D
( ) 1 )(
2 (
C) B
( )
1 (
A
1 5
2 3
) 1 (
E D
1 C B
2 A )
1 )(
2 (
1 5
2 3
2 3
4
2 2
2 2
3
2 2
2 2
2 2 3
x
x x
x
x x
x x
x x
x x
x
x x x
x x
x x
x x
x
Contoh 7
3(xx322)(xx2251)21 dxcari
) C 1 (
2 arctan 1
1 2 ln
2 1 ln
) C 1 (
2
1 1
1 2
2 2 1
ln
) C 1 (
2
1 1
2 2
2 2 1
ln
) 1 (
1 1 2
1
) 1 )(
2 (
1 5
2 3
2 2
2 2
2
2 2
2 2
2 2
2 2 3
x x x
x
x x
dx dx x
x x
dx x x
x x
x dx dx x
x dx x
x
x dx x
x x
Dalam keadaan ini dijumpai tiga macam integral yaitu
( Aa) Bb
untuk 2,3,...3.
b C arctan a
b
B aA
b )
a (
2 ln A b
) a (
B . A
2
C a
a ln .
1
2 2
2 2
2 2
n dx
x
x
x x
x dx x x x
dx
n
( Aa) Bb
untuk 2,3,...b C arctan a
b B b aA
) a (
2 ln A b
) a (
B A
2,3,...) (n
a) C,
)(
1 (
1 )
a (
C a
a ln
2 2
2 2
2 2
1 - n
n dx
x
x
x x x dx
x
x n
x dx x x
dx
n n
Pada penyelesaian bentuk terdapat t empat macam integral :
DN((xx))integral keempat dapat diselesaikan jika dapat menyelesaikan
nt dt 1 2
integral keempat dng subtitusi y = x-a.
integral kedua dari ruas terakhir diubah menjadi
Dengan
n nb n y
t dt dy dy
y2 2 2n 2 b2n-1 1 2
B aA
) ( b 1
B aA
b B aA
b t y
dy
y y
y dy d
y dx y
x
x
n n
n
n 2 2 2 2
2 2
2 2
2
2 b
B aA
b ) b (
2 A b
B aA
A b
) a (
B A