KARYA TULIS AKHIR
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DENGAN KEJADIAN SKABIES DI PONDOK PESANTREN
BAHRUL MAGHFIROH MALANG
Oleh :
FATHIN NUR ANISAH 201610330311076
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
FAKULTAS KEDOKTERAN
2019
ii
HASIL PENELITIAN
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Hidup Bersih dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang
KARYA TULIS AKHIR Diajukan kepada
Universitas Muhammadiyah Malang untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan
dalam Menyelesaikan Program Sarjana Fakultas Kedokteran
Oleh:
Fathin Nur Anisah 201610330311076
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS KEDOKTERAN
2019
15 Oktober 2019
iv
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Puji syukur kehadirat Allah SWT Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang atas segala rahmat, taufiq, hidayah, nikmat serta karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis akhir ini dengan baik. Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-Nya yang telah berjasa membawa syiar dakwah islam ke seluruh dunia.
Penelitian tugas akhir ini berjudul “ Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Hidup Bersih dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang “ diajukan untuk memenuhi persyaratan Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan tugas akhir ini jauh dari sempurna sehingga kritik dan saran yang konstruktif dari semua pihak sangat penulis harapkan demi kesempurnan ini. Semoga karya tulis ini dapat menambah wawasan ilmu dan bermanfaat bagi semua pihak.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Malang, 15 Oktober 2019
Penulis
vi
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Puji syukur kehadirat Allah SWT Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang atas segala rahmat, taufiq, hidayah, nikmat serta karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis akhir ini dengan baik. Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-Nya yang telah berjasa membawa syiar dakwah islam ke seluruh dunia.
Penelitian tugas akhir ini berjudul “ Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Hidup Bersih dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang “ diajukan untuk memenuhi persyaratan Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.
Dalam penyusunan karya tulis akhir ini, tidak lepas dari bimbingan, bantuan, pengarahan, dan motivasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu dengan penuh hormat dan rasa terima kasih yang tak terhingga, pada kesempatan ini penulis sampaikan kepada :
1. Allah SWT yang telah memberikan nikmat-Nya karena tidak akan pernah terwujud segala sesuatu di dunia ini tanpa kehendak-Nya.
2. Yang Tercinta, Ibunda Herekno Anen Siswati, Alm. Ayahanda Sugino, dan kakak tercinta Daniar Nur Hanifah yang selalu memberikan kasih sayang, do’a, dukungan, semangat, kepercayaan, dan segalanya demi keberhasilan penulis dalam penyusunan tugas akhir ini.
3. Dr. dr. Meddy Setiawan, Sp. PD selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang atas ilmu dan bimbingannya selama di
vii
FK UMM. dr. Moch Ma’roef, Sp. OG selaku Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang atas ilmu keagamaan yang bermanfaat bagi mahasiswa. dr. Sri Adilla Nurainiwati, Sp. KK selaku Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang atas kesabaran dan ketekunan dalam membimbing mahasiswa FK UMM. dr. Indra Setiawan, Sp. THT-KL selaku Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang atas motivasi yang diberikan kepada mahasiswa.
4. Dr.dr. Sulistyo Mulyo Agustini, Sp.PK selaku pembimbing I, dr. Djaka Handaya, MPH selaku pembimbing II, dan dr. Dwi Nurwulan Pravitasari, Sp.KK atas bimbingan, dukungan, saran, kesabaran, dan ketelitiannya dalam penyusunan karya tulis akhir sehingga tugas ini dapat terselesaikan dengan baik serta bantuannya dalam mendiagnosis scabies pada santri sehingga penelitian berjalan dengan lancar.
5. Staff Laboratorium Biomedik dan Tata Usaha Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang atas bantuan yang diberikan.
6. Pengurus dan Penanggungjawab Pondok, Ustadhz Fadhil, Ustadhz Samsul Arifin, Ustadhz Wildhan, Kepala Sekolah SMP dan SMA, serta seluruh staff dan karyawan Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang atas bantuan, dukungan, dan informasi yang diberikan selama penyusunan tugas akhir ini.
7. Sahabat tercinta, Danang Tri Nurcahyo yang tidak pernah lelah memotivasi, memberikan dukungan, saran, dan bantuan dalam penyusunan tugas akhir mulai dari penyusunan makalah, konsultasi, penelitian, ujian skripsi, hingga selesainya tugas akhir ini dengan baik.
viii
8. Sahabat seperjungan, Oktaviana Putri Utami, Klaudia Vindy Puspitasari, Nurhaning Ilmika, Nanda Ayu, Tea Olivia, Asri Nugrahandini, Putri Alya, Naufal Hamda, Wahyu Estu, Salma Nurisna, Fara Nindya, Febriana Nurlaily, Zulfadiana, Nova Dhika, Ghina, Abdul Hafdhz, dan lain-lain terimakasih atas bantuan, dukungan, motivasi, saran, dan kebersamaannya.
9. Teman-teman sejawat Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang angkatan 2016 (Pulmo) atas canda tawa, dukungan, dan bantuan selama di FK UMM.
10. Keluarga KKN 87 Desa Sukodadi Kecamatan Wagir Kota Malang yang memberikan pengalaman berharga bagi penulis.
11. Semua pihak yang turut membantu dalam menyelesaikan karya tulis ini juga mendoakan demi suksesnya karya tulis ini yang tidak bisa penulis sebutkan satu-persatu.
Tiada kata yang dapat mewakili rasa terima kasih atas segala bantuan dan motivasinya. Semoga Allah SWT selalu merahmati dan mengganti dengan yang lebih baik. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan tugas akhir ini jauh dari sempurna sehingga kritik dan saran yang konstruktif dari semua pihak sangat penulis harapkan demi kesempurnan ini. Semoga karya tulis ini dapat menambah wawasan ilmu dan bermanfaat bagi semua pihak.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Malang, 15 Oktober 2019
Penulis
ix
x
Anisah, Fathin Nur. 2019. “ Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Hidup Bersih dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang ”. Tugas Akhir, Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Malang. Pembimbing : (I)Sulistyo Mulyo Agustini(1), Pembimbing : (II) Djaka Handaja (2).
(1)Doses Pengajar Patologi Klinik , Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Malang
(2)Doses Pengajar Ilmu Kesehatan Masyarakat , Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Malang
ABSTRAK
Latar Belakang : SkabiesNadalah penyakitNkulit menular akibat Sarcoptes Scabiei VariannHominis dan scabies menempati 12 penyakit kulit terseringndi Indonesia.
Angka kejadian skabies seringkali ditemukanndi lingkungan yang padat penghuni, sanitasi buruk, dan kontak interpersonal tinggi sepertinpondok pesantren.
Tujuan : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuanndan perilaku hidup bersihndengan kejadian skabiesndi Pondok PesantrennBahrul Maghfiroh Malang.
Metode : ObservasionalNanalitik menggunakan jenis kuantitatif denganNdesain penelitian crossectional. Subjek penelitian ini adalah seluruh santri yang tinggal menetap di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang. Penentuan sampel dilakukan d menggunakan Consecutive Sampling dengan jumlah 80 responden.
Hasil Penelitian dan Diskusi : Data analisis dengan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil diagnosis dokter sebanyak 59 santri dari 80 santri terkena skabies. Faktor tingkat pengetahuan (p=0,000; OR= 0,067) dan perilaku (p=0,000; OR=3,625).
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku hidup bersih dengan kejadian skabies di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang.
Kata Kunci : Pengetahuan, Perilaku hidup bersih, Kejadian skabies.
xi
Anisah, Fathin Nur. 2019. “ Relationship between The Level of Knowledge and Clean Living Behavior with the Insidence of Scabies in Bahrul Maghfiroh Islamic Boarding School, Malang ”. Final Assignment, Faculty of Medicine,
University of Muhammadiyah Malang. Advisor:
(I) Sulistyo Mulyo Agustini (1), Advisor : (II) Djaka Handaja (2).
(1)Lecturer of Clinical Pathology , Faculty of Medicine, Muhammadiyah Malang University
(2)Lecturer of Public Health , Faculty of Medicine, Muhammadiyah Malang University
ABSTRACT
Background : Scabies is a contagious skin disease due to Sarcoptes scabiei Varian Hominis and occupying 12 of the most common skin diseases in Indonesia. The incidence of scabies is often found in densely populated environments, poor sanitation, and high interpersonal contacts such as islamic barding school.
Objective: To determine the relationship between the level of knowledge and clean living behavior with the incidence of scabies in Bahrul Maghfiroh Islamic Boarding School, Malang.
Method: Observational Analysis using quantitative types with cross-sectional research designs. The subjects of this study were all students living in the Bahrul Maghfiroh Islamic Boarding School, Malang. Determination of the sample is done by using consecutive sampling with a total of 80 respondents.
Results and Discussion: Data analysis by Chi-Square test (α = 0.05). The doctor's diagnosis results as many as 59 students from 80 students affected by scabies.
Knowledge level factors (p = 0,000; OR = 0.067) and behavior (p = 0,000; OR = 3,625).
Conclusion: There is a relationship between the level of knowledge and clean living behavior with the incidence of scabies in Bahrul Maghfiroh Islamic Boarding School, Malang.
Keywords: Knowledge, clean living behavior, the incidence of scabies.
DAFTAR ISI
BAB 1 ... 1
PENDAHULUAN ... 1
1.1Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 3
1.3Tujuan Penelitian ... 3
1.3.1 Tujuan Umum Penelitian ... 3
1.3.2 Tujuan Khusus Penelitian ... 4
1.4 Manfaat Penelitian ... 4
1.4.1 Manfaat Akademis ... 4
1.4.3Manfaat Klinis ... 4
BAB 2 ... 5
TINJAUAN PUSTAKA ... 5
2.1 Skabies ... 5
a. Definisi Skabies ... 5
b. Etiologi... 5
c. Epidemiologi:... 9
d. Gambaran klinis ... 9
e. Bentuk-Bentuk Klinis Skabies ... 10
f. Komplikasi ... 13
g. Diagnosis ... 13
h. Pencegahan penyakit skabies ... 15
i. Pengobatan penyakit skabies ... 15
j. Prognosis ... 16
2.2 Pengetahuan ... 17
a. Definisi pengetahuan ... 17
b. Tingkat pengetahuan ... 17
b. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan ... 18
c. Pengukuran tingkat pengetahuan ... 19
2.3 Perilaku ... 20
a. Definisi Perilaku ... 20
b. Faktor yang mempengaruhi perilaku ... 20
c. Perilaku Kesehatan ... 21
2.4 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) ... 21
xii
a. PHBS secara umum ... 21
a. PHBS di pondok pesantren ... 22
a. Pengertian ... 24
b. Jenis-Jenis pondok pesantren ... 24
BAB 4 ... 35
METODE PENELITIAN... 35
4.1 Jenis Penelitian ... 35
4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 35
4.2.1 Lokasi Penelitian ... 35
4.2.2 Waktu Penelitian ... 35
4.3 Populasi dan Sampel Penelitian ... 35
4.3.1 Populasi Penelitian ... 35
4.3.2 Sampel Penelitian ... 35
4.3.3 Karakteristik Sampel Penelitian ... 36
4.3.4 Besar Sampel Penelitian... 36
4.3.5 Teknik Pengambilan Sampel ... 37
4.3.6 Variabel Penelitian ... 37
4.3.7 Definisi Operasional ... 38
4.4 Alur Penelitian ... 39
4.5 Metode Pengumpulan Data ... 40
4.5.1 Sumber Data ... 40
4.5.2 Teknik Pengambilan Data ... 40
4.5.3 Instrumen Pengumpulan Data ... 41
4.6 Teknik Pengolahan Data ... 41
4.7 Analisis Data ... 42
4.7.1 Analisis Data Univariat ... 42
4.7.2 Analisis Bivariat ... 43
BAB 5 ... 45
HASIL PENELITIAN DAN ANALISA DATA ... 45
5.1 Hasil Penelitian ... 45
5.1.1 Karakteristik Responden ... 45
5.2 Analisis Data ... 47
5.2.1 Analisis Data Univariat ... 47
5.2.2 Analisis Data Bivariat ... 54
xiii
5.2.3 Analisis Data Multivariat ... 60
BAB 6 ... 64
PEMBAHASAN ... 64
6.1 Gambaran Karakteristik Responden ... 64
1. Gambaran Karakteristik Responden Berdasarkan Usia terhadap Kejadian Skabies ... 64
2. Gambaran Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan terhadap Kejadian Skabies ... 65
3. Gambaran Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pengetahuan terhadap Kejadian Skabies ... 65
4. Gambaran Karakteristik Responden Berdasarkan Perilaku Santri terhadap Kejadian Skabies ... 66
6.2 Analisis Bivariat ... 66
1. Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dengan Kejadian Skabies ... 66
2. Hubungan antara Perilaku dengan Kejadian Skabies... 68
6.3 Analisis Multivariat ... 75
SIMPULAN DAN SARAN ... 76
7.1 Simpulan ... 76
7.2 Saran ... 76
DAFTAR PUSTAKA ... 78
xiv
xv
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
Tabel 4.1 Definisi Operasional...38 Tabel 5.1 Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Usia...45 Tabel 5.2 Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan...46 Tabel 5.3 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Tingkat Pengetahuan Responden Penelitian...47 Tabel 5.4 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Perilaku Responden Penelitian di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...48 Tabel 5.5 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Perilaku (Bergantian
Pakaian atau Alat Shalat) di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...49 Tabel 5.6 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Perilaku (Bergantian Handuk) di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...50 Tabel 5.7 Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Perilaku (Tidur Berhimpitan) di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...51 Tabel 5.8 Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...52 Tabel 5.9 Kejadian Skabies berdasarkan Usia pada Santri di Pondok Pesantren
Bahrul Maghfiroh Malang Tahun
2019...53 Tabel 5.10 Kejadian Skabies berdasarkan Tingkat Pendidikan pada Santri di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...53 Tabel 5.11 Tabulasi Silang antara Tingkat Pengetahuan terhadap Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...54 Tabel 5.12 Tabulasi Silang antara Perilaku santri terhadap Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019..55
xvi
Tabel 5.13 Tabulasi Silang antara Perilaku (Bergantian Pakaian atau Alat Shalat) terhadap Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Bahrul
Maghfiroh Malang Tahun 2019...56
Tabel 5.14 Tabulasi Silang antara Perilaku (Bergantian Handuk) terhadap Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...57
Tabel 5.15 Tabulasi Silang antara Perilaku (Tidur Berhimpitan) terhadap Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...58
Tabel 5.16 Hasil Analisis Chi-square...59
Tabel 5.17 Tabel Nagelkerke R Square...60
Tabel 5.18 Uji Signifikansi Model “ Omnibus Test Of Model Coefficients”...60
Tabel 5.19 Uji Regresi Logistik...61
xvii
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
Gambar 2.1 Sarcoptes Scabiei betina...6
Gambar 2.2 Sarcoptes scabiei jantan...7
Gambar 2.3 Skabies pada orang bersih...10
Gambar 2.4 Skabies pada bayi dan anak-anak...10
Gambar 2.5 Skabies nodular (nodular scabies)...11
Gambar 2.6 Skabies krustosa ( Norwegian Scabies, Crusted Scabies)...11
Gambar 2.7 Skabies hewan (Animal Transmitted Scabies)...12
Gambar 2.8 Skabies incognito...12
Gambar 2.9 Skabies terbaring di tempat tidur (Bed Ridden)...13
Gambar 3.1 Kerangka Konseptual...32
Gambar 5.1 Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Usia...45
Gambar5.2Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan...46
Gambar 5.3 Tingkat Pengetahuan tentang Skabies...47
Gambar 5.4Distribusi Responden Berdasarkan Perilaku di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...48
Gambar 5.5 Distribusi Responden Berdasarkan Perilaku (Bergantian Pakaian atau Alat Shalat) di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...49
Gambar 5.6 Distribusi Responden Berdasarkan Perilaku (Bergantian Handuk) di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...50
Gambar 5.7 Distribusi Responden Berdasarkan Perilaku (Tidur Berhimpitan) di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...51
Gambar 5.8 Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang Tahun 2019...52
xviii
DAFTAR SINGKATAN
WHO : World Health Organization
TK : Taman Kanak
SLTA : Sekolah Lanjutan Tingkat Atas PHBS : Perilaku Hidup Bersih dan Sehat NTDs : Neglected Tropical Diseases STD : Sexual Transmitted Disease
TTU : Tempat-Tempat Umum
DPRD : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah LSM/LSOM : Lembaga Swadaya Masyarakat Poskestren : Pos Kesehatan Unit Pesantren
AIDS : Acquired Immuno Defficiency Syndrome JPKM : Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat
xix
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Halaman
1. Surat Hasil Deteksi Plagiasi...82
2. Surat Keterangan Layak Etik...83
3. Surat Ijin Penelitian...84
4. Surat Keterangan dari Pondok Pesantren...85
5. Kuesioner ...86
6. Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner...93
7. Data Karakteristik Responden Penelitian...99
8. Analisis Data...106
9. Surat Keterangan Bimbingan Metodologi Penelitian...115
10. Surat Persetujuan Ujian Tugas Akhir/Kompre...116
11. Kartu Konsultasi Tugas Akhir...117
12. Dokumentasi...118
78
DAFTAR PUSTAKA
Afriani, B. (2017). Hubungan Personal Hygiene dan Status Sosial Ekonomi dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren. Jurnal Ilmu Kesehatan, II(I), 1-10.
doi: httpsdoi.org10.30604jika.v2i1.25/ISSN 2502-4825 (print)/ISSN 2502- 9495 (online).
Al-Mayah, S. H. (2018, January). Species diversity, prevalences and some ecological aspects of Ectoparasites of buffalo Bubalus bubalis in Basrah Province, Iraq. Journal of Entomology and Zoology Studies, VI(II), 390- 394. E-ISSN: 2320-7078.
Andi, A. (2018). Classifying Beneficiaries of Islamic Boarding School Rehabilitation Aid Based on Neural Network Approaches. International Conference on Information and Communications Technology (ICOIACT), 454-459.
Arif, M. (2013). Perkembangan Pesantren di Era Tekhnologi dalam Tradisi Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam " Association of Indonesian Islamic Education Scholars ", XXVIII(II), 307-322. ISSN : 2460-8149.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian : Suatu Tindakan Praktik (Ed.Rev.2010, Cet.ke-14 ed.). Jakarta: PT Rineka Cipta. doi:9789800000000.
Cassel, j. (2018). Scabies outbreaks in ten care homes for elderly people:a prospective study of clinical features, epidemiology,and treatment outcomes. Journal of Lancet Infectious Disease, XVIII(VIII), 894-902.
doi:10.1016/S1473-3099(18)30347-5.
Currie, B. (2017, April). Problems in Diagnosing Scabies, a Global Disease in Human and Animal Populations. Journal Of American Society for Microbiology " Clinical Microbiology Reviews ", XX(II), 268-279.
doi:10.1128/CMR.00042-06.
Davis JS, M. S. (2013). A Novel Clinical Grading Scale to Guide the Management of Crusted Scabies. Journal of PLoS neglected tropical diseases, VII(IX), 1-5. doi:10.1016/S1473-3099(15)00132-2.
Dharmawan, R. (2016). Path Analysis on Factors Associated with the Risk of Scabies Among Students at Darussalam Islamic Boarding School, Blokagung, Banyuwangi, Indonesia. Journal of Epidemiology and Public Health, I(I), 18-26. doi:10.26911/e-ISSN: 2549-0273.
Dinkes Lumajang. (2013, September 27). PHBS 5 Tatanan dan Pondok Pesantren.
Diambil kembali dari http://dinkes.lumajangkab.go.id/phbs-5-tatanan-dan- pondok-pesantren/ diakses pada tanggal 12 Mei 2018.
79
Griana, T. P. (2013, September). Skabies : Penyebab, Penanganan, dan Pencegahannya. el-Hayah Journal of Biology, IV(I), 37-46.
doi:10.18860/elha.v4i1.2619.
Handoko, R. (2010). Skabies dalam Buku Ilmu Penyakit Kulit (6 ed.). Jakarta: FK UI.
Haukelbach, J. (2018, June 4). Scabies in Resource-Poor Communities in Nasarawa State, Nigeria: Epidemiology, Clinical Features, and Factors Associated with Infection. Journal of Tropical Medicine and Infectious Disease, III(59), 1-10. doi:10.3390/tropicalmed3020059.
Hermawati, E. (2016, September). Faktor Resiko yang Berperan Terhadap Gejala Klinis Skabies di Pondok Pesantren Daarul Mughni Al-Maaliki Klapanunggal Cileungsi, Bogor Tahun 2013. Jurnal Ilmu Kesehatan, VIII(II), 58-67. ISSN : 2656-1190.
Hossain. (2016, October 2). Socio-demographic Characteristics of Childrens Infested with Scabies in Densely Populated Communities of Residential Madrashas (Islamic Education Institutes) in Dhaka, Bangladesh. Journal of The Royal Institute of Public Health, 121, 923-934.
doi:10.1016/j.puhe.2016.10.019.
Ihtiaringtyas, S. (2019, Juni). Risk Factor of Scabies on Students of An Nawawi Islamic Boarding School in Berjan. Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, XV(I), 83-90.
doi:10.22435/blb.V15i1.1784/ISSN/ISBN : 1858-0882/2338-9982.
Indriani, D. (2015, July). Scabies Infection Control Analysis at Pondok Pesantren (Boarding School) Darussalam Banyuwangi District. International Journal of Advanced Engineering Research and Science (IJAERS), II(VII), 73-76.
Kemenkes RI. (2010). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2009.
Kemenkes RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013 " Prevalensi Skabies di Indonesia ". 8.
Korycińska, J. (2015, June). Scabies:Clinical Manifestations and Diagnosis.
Journal Of Polish Annals Of Medicine, XXII(I), 63-66.
doi:10.1016/j.poamed.2015.04.002.
Lacarrubba, G. (2018). Atlas Of Pediatric Dermatoscopy. Italy. doi:10.1007/978- 3-319-71168-3_8.
Lilis, M. (2017, Desember). The Effect of Health Promotion to Decrease Scabies Events. (D. Mulawarmanti, Penyunt.) Journal Of Sain Med, 9(2), 83-143.
80
Ma’rufi I, K. S. (2012). Faktor sanitasi lingkungan yang berperan terhadap prevalensi penyakit skabies studi pada santri di pondok pesantren kabupaten Lamongan. Jurnal kesehatan lingkungan, II(I), 11-18.
Marjorie, M. (2013, August 5). Sarcoptes scabiei Mites Modulate Gene Expression in Human Skin Equivalents. PLoS ONE (Public Library of Science), VIII(VIII), 1-11. doi:10.1371/journal.pone.0071143.
Matius, S. (2016, October). Gambaran Kondisi Sanitasi Lingkungan dan Perilaku Santri Terkait Penyakit Skabies (Studi di Pondok Pesantren Darussalam Banyuwangi). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), IV(IV), 514-520.
ISSN: 2356-3346.
Merlinae, R. (2015, July). Relationship between Knowledge, Environmental Sanitation and Personal Hygiene with Scabies (Observational Study in The Diamond Miners Community of Cempaka District Banjarbaru South Kalimantan). Scientific Research Journal (SCIRJ), III(VII), 25-30. ISSN 2201-2796.
Mu’linatu, S. (2015). Hubungan Higiene Perorangan, Sanitasi Lingkungan, dan Riwayat Kontak dengan Kejadian Skabies. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, X(I), 38-46. ISSN: 1693-3443.
Mursyida, S. (2018, December 26). Analisis Personal Higiene dan Pengetahuan dengan Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Al-ikhwan Kota Pekanbaru tahun 2017. Journal Of Community Health, IV(II), 63-67.
doi:10.25311/keskom.Vol4.Iss2.196/ p - ISSN : 2088-7612/e - ISSN : 2548- 8538.
Naftassa, Z. (2018, August). The Prevalence of Scabies Correlated to Sex, Education Level, and Knowledge On Qotrun Nada Islamic Boarding School Students Depok City. Journal Of Biomedika, X(II), 115-119.ISSN : 2541- 2582.
Notoatmodjo S. (2017). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2010). Metedologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT RINEKA
CIPTA. Diambil kembali dari
http://www.digilib.unipdu.ac.id/beranda/index.php?p=show_detail&id=35 63
Notoatmojo, S. (2017). Metodologi Penelitian Kesehatan.
PerMenKes. (2012). Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Indonesia Nomor:
2269/MENKES/PER/.
81
Rangganata, E. (2014). Tingkat Pengetahuan Mengenai Pencegahan Skabies dan Hubungannya dengan Karakteristik Demografi Santri di Pesantren X, Jakarta Timur. Medical Journal Indonesia, VII(II), 1-20. ISSN: 0853-1773 Romani, L. (2015, June 16). Prevalence of Scabies and Impetigo Worldwide.
Journal of Lancet Infectious Diseases, XV(IX), 1-8. doi:10.1016/S1473- 3099(15)00132-2
Salavastru. (2017, March). European Guideline for The Management of Scabies.
Journal European Academy of Dermatology and Venereology, I(III), 1-6.
doi:10.1111/jdv.14351.
Setyaningrum, Y. I. (2016). Life Cycle Sarcoptes scabiei and Pathogenicity Mite in Boarding School Malang, Indonesia. International Journal of ChemTech Research, IX(III), 384-389. ISSN: 0974-4290
Setyowatie, L. (2018). Intisari Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin. (S. Prawitasari, Penyunt.) Universitas Brawijaya Press. ISBN : 9786024324490.
Sudiyo, S. (2016). Pondok Pesantren. Kajian Tentang Pendidikan Agama, 9-25.
Sutejo, I. R. (2017, january). Prevalence, Characteristic, and Factors Of Scabies in Pesantren Nurul Qarnain Jember. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, V(I), 30-34.
issn : 2355-178X
82